Nias Barat Siapa Yang Punya ?

I LOVE YOU NIAS

  • Top Posts

  • KITA ADALAH HAMBA KEBENARAN

    Jadilah hamba kebenaran,Hamba tidak memiliki hak untuk membenarkan diri, Hamba tidak memiliki apa-apa di dunia ini, Hamba bukan ahli waris, Hamba pasti tidak memiliki harta yang melebihi kekayaan Tuannya. Hamba Kebenaran tidak melawan kebenaran, Hamba kebenaran pasti dihina dan dicaci karena berjuang demi kebenaran, Seorang Hamba lebih rendah dari tamu-tamu Tuannya, Hamba kebenaran adalah HAMBA TUHAN, Hamba tidak berkuasa atas dirinya, dan Hamba Kebenaran Tidak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Salam, Mustika Ranto Gulo. Pemerhati Nias Barat
  • BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA

    Baca Buku "BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA" oleh Charles H. Craft. Kami referensikan buku ini karena mampu memberi inspirasi yang sangat nyata dalam berkomunikasi. Buku ini sangat berguna sebagai buku pedoman bagi para KOMUNIKATOR KRISTEN yang menerapkan metode Komunikator ala Tehologi Kristen. Saya yakin buku ini mampu bekuasa untuk mengantar anda kepada level kehidupan baru dalam rangka bagaimana anda berkomunikasi dengan baik.
  • PILAR NIAS BARAT

    SEJARAH PILAR NIAS BARAT Pada tanggal 5 Mei 2007, Segenap Masyarakat Nias asal Nias Barat berkumpul di Aula DPP Partai Golkar DKI Jakarta di Jalan Penggasaan Barat No 24 Jakarta Pusat dan menyatakan dengan tekad bulat untk mendirikan organisasi bernama "PILAR NIAS BARAT". Pada saat itu melakukan pemilihan pengurus DPP Pusat dengan hasil yang sangat demokratis adalah Ketua Umum Ir. Mustika Ranto Gulo, Sekretaris Umum Meiatasi Dolai, Bendahara Umum Otenieli Hia. Dalam Rapat tersebut diputuskan bahwa target 6 bulan pertama kerja Pengurus DPP dengan harapan dapat mencapai hasil adalah: 1. AD/ART dan Pengurusan Legalitas sebagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) 2. Membuka DPW dan DPC diseluruh Indonesia dan mengutamakan Wilayah Nias dan Sumatera Utara dan Jawa. 3. Melaksanakan Deklarasi Pilar Nias Barat (telah dilaksanakan tgl 26 Mei 2007) di Gedung Landmark Lantai 22 Tower A Jalan Sudirman No.1 Jakarta Pusat. 4. Melakukan kunjungan dan dengar pendapat kepada semua instansi pemerintah yang terkait dengan PEMEKARAN DAERAH. (5) Melakukan event SEMINAR tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam menyikapi Pra Pemekaran Nias Barat. 6. Mengajukan Permohonan ke BI dan Bank Swasta agar membuka kantor bank cabang pembantu di Kecamatan Lolofitu Moi, Kecamatan Mandrehe dan Kecamatan Sirombu sebagai kantong-kantong ekonomi rakyat. 7. Mempersiapkan MUNAS pada awal tahun 2008 di Jakarta untuk meletakkan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi Pilar Nias Barat. Berbagai program lainnya yang akan dikonsolidasikan terus kepada komponen masyarakat Nias di Jakarta termasuk kepada PANITIA BPP KANISBAR di Nias, SUMUT dan Jakarta. "SALAM SUKSES PILAR NIAS BARAT"
  • Kertas Putih Yang Tercoret Tanpa Arti

    Hidup ini bagaikan lembaran kertas putih yang polos dan tak beracat cela. Hari-hari kita satu menit ke depan sungguh tak terduga. Tidak ada seorangpun yang sanggup memahami masa depan sekalipun dia seorang peramal ulung. Kertas putih itu kita isi dengan sebuah lukisan yang sangat indah yaitu lukisan tentang kehidupan. Ada yang melukisnya dengan warna yang sederhana, bahkan ada yang menuangkan ribuan warna-warni, ada yang membiarkannya tanpa cretan apapun, banyak yang berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa dalam hidupnya. Ada juga orang yang hanya menunggu uluran tangan sang pelukis lain, dia berharap agar orang lain yang menorehkan warna kehidupan dalam hidupnya, sangat tragis. Mengapa bukan kita sendiri yang menorehkan lukisan itu ? Bukakah kita berhak berbuat apa saja dalam hidup kita ? Apakah itu baik atau jahat, keputusan ada dalam tangan anda. Saran saya, jangan biarkan ada tangan lain yang memberi warna dalam hidup anda. Dan berikanlah yang terbaik dalam lukisan itu, yaitu kebajikan dan kemurahan, suka cita, kasih dan sebagainya yang dipandang baik dan mulia. Jagalah, kwalitas tinta dan tatalah warna-warninya yang bisa dipandang manis dan lemah lembut. Sungguh hari esok ada, dan semuanya terserah anda bagaimana melukisnya dengan indah. Kertas Putih yang tercoret tanpa arti, membuktikan bahwa kita tak berarti pula, kita telah menyia-nyiakan waktu begitu saja berlalu. Hari ini, telah kulukiskan dalam hidupku sesuatu yang baik dan mulia, aku akan buktikan. Amin. Ir. Mustika Ranto Gulo
  • MULAI DARI DIRI SENDIRI

    Bangsa yang makmur berasal dari keluarga yang makmur dan keluarga yang makmur berasal dari setiap individu yang makmur. Individu yang makmur berasal dari produktifitas dan efesiensi yang maksimum. Jika kita menghasilkan yang baik tentu efek baliknya terhadap keluarga dan bangsa. Jadilah entrepreuner yang sejati untuk meningkatkan produktifitas dan efesiensi hidup yang baik. Saya selalu mengusulkan agar SDM Nias selalu berpikir dan belajar menjadi enterpreuner. Maaf, tidak betujuan merendahkan prinsip dan pola hidup aman yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Nias saat ini yaitu ramai-ramai menjadi "PEGAWAI NEGERI". Padahal sumber daya alam yang dapat diolah sangat menjanjikan di daerah kita, sedangkan gaji PNS belum diperbaiki oleh pemerintah, masih dibawah rata-rata Pendapatan perkapita Regional Asia. Akibatnya sangatlah fatal, karena biaya hidup besar, akhirnya terjerumus dalam Lingkaran Setan yaitu mencari peluang dan kesempatan lain. Misalnya menghemat anggaran dilingkungannya agar dapat dinikmti (dikorupsi). Faktor utama yang membuat bangsa ini semakin terpuruk adalah cara dan pola hidup seperti ini. Coba, jika kita memilih untuk menjadi enterpreuner, maka cara-cara diatas dapat diminimalis bahkan tidak akan terjadi. SAran, mulailah dari diri anda sendiri untuk memulihkan bangsa ini. Pulihkan dirimu sejak dini sehingga keluargapun dapat dipulihkan juga, yang pada akhirnya membawa dampak bagi kemakmuran Nias dan bangsa kita. Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo
  • Arship

  • Kategori Tulisan Adalah:

Tentang Nias

Saya mengelola situs ini untuk tujuan memberi informasi demi masa depan anak-cucu kami di Nias, terutama yang berasal dari Nias Barat (West Nias)

Tentang Nias (ABOUT NIAS):

Nias Island in North Sumatra Province, Indonesia suffered substantial damage and loss of life in the aftermath of the 26 December 2004 tsunami and the earthquake  that struck on 28 March 2005. The cultural heritage of Nias comprises a rich combination of cultural landscapes with physical evidence of megalithic sites, traditional settlements, remarkable vernacular architecture and a variety of crafts and traditional customs.

Stakeholder Meeting on Nias Cultural Heritage Development

http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Nias

http://www.niasisland.com

DOWNLOAD BERITA BRR NIAS BLUEPRINT

http://www.britannica.com/eb/article-9055687/Nias

www.kompas.co.id

http://e-aceh-nias.org

www.waspada.co.id

http://www.surfasu.com.br/

22 Tanggapan ke “Tentang Nias”

  1. eni kurniawati Zendato Berkata:

    Yaahowu,
    Terimakasih Nias mempuyai website, ini merupakan suatu kebanggaan buat kita teristimewa buat anak2 perantau seperti saya yang sudah lahir di kalimantan barat, memang di tanah rantau kita orang nias sangat susah untuk mengembangkan budaya sendiri, tidak seperti orang batak walaupun diujung kolon dia tinggal, budayanya tidak dia lupakan, saya mohon kepada semua kita orang tua walaupun kita tidak tinggal dipulau nias perkenalkan budaya nias kepada keluarga masing2. dengan demikian kita bisa mempertahan budaya nias.
    sekian.
    eni K Zendato

  2. EMORISI ZENDRATO Berkata:

    Saya bangga sebagai putra nias bisa ditampilkan web-site tentang nias. saya harap kepada para perantau untuk kembali ke nias dengan tujuan membangun nias kembali pasca bencana. saya salah satu korban yang telah mengalami sendiri bencana tersebut pada saat gempa terjadi.saya sekarang kuliah di manado dan saya berjanji untuk kembali membangun nias yang baru.harapan saya kepada saudara yang lain memiliki tujuan seperti apa yang diharapkan. dari emo zendrato.saohagolo

  3. Said Berkata:

    saya memang bukan orang nias, saya berasal dari aceh, cuma hanya saja saya ditugaskan bekerja di sebuah NGO international dinias selatan, wilayah kerja kami 3 kecamatan. Teluk dalam, Amandraya dan Gomo.
    disini saya bermaksud inginkan menyampaikan kepada putra putra nias yang telah sukses diluar daerah, hendaknya mari sama sama sejenak melihat perkembangan daerah terutama nias selatan, saya atas nama pribadi melihat bahwa nias selatan mempunyai prospek yang cerah kedapan apabila para putra putra daerah mau mengembangkan daerahnya sendiri. terus terang saya melihat daerah nias selatan masih ketinggalan dibandingkan dengan daerah digunung sitoli namun nias selatan akan mempunyai prospek yang jauh lebih besar dimasa depan bila ada perhatian dari putra putra daerahnya sendiri.

  4. Mesi Berkata:

    Maaf Pak numpang beri info, saya temukan ini di google
    http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=798004&p=9999

    boleh jadi bahan informasi.

    Mesi

  5. Ama Gambi moroi ba Nitawisole Berkata:

    Tq Ms.Mesi atas infonya..gambarnya saya sudah copy semua untuk koleksi pribadi…

  6. ranto Gulo Berkata:

    Mau Lihat NIAS http://www.youtube.com/watch?v=vNmWcSJh0zQ

  7. Nico Ge'e Berkata:

    ya’ahowu, saya nico asal Teluk dalam dan sekarang sdg kuliah di Salatiga.

    saya senang adanya situs ini, sehingga kita ono niha dapat salimg berkomunikasi walaupun kita tidak berada di Nias.

    himabauan saya bagi kita semua Ono niha yang berada diluar Nias, ingatlah rumah kita NIAS. jangan terlena dengan kesibukan pribadi dan karier anda sehingga, anda lupa dan tidak punya waktu untuk merawat dan membangun Nias.

    kebanyakan dari kita, baru ingat atau mau pulang Nias jika ada mau kita di Nias dan sampai di Nias bukan membangun melainkan memperjuangkan kedudukan/jabatan dan mengumpulkan harta pribadi.

    alasan lain Ono niha pulang Nias karena tidak mendapat pekerjaan diluar Nias sedangkan kalau mendapat pekerjaan yang baik maka, lebih memilih kerja buat orang lain dan tidak mau pulang.

    hai.. ono Niha yang berada diperantauan ingatlah Nias, dia sangat membutuhkan tenaga dan pikiran anda.

    pesan saya buat para pimpinan pemeritahan Nias seluruhnya, tolong dicari dan dibuat solusi untuk mengembangkan potensi yang ada di Nias khususnya Pariwisata. jangan tunggu lagi kita sudah ketinggalan jauh dengan daerah lain, padahal potensi alam kita jauh lebih kaya.

    ya’ahowu fefu,
    Nico, Salatiga

  8. nehesi Berkata:

    Apa Kabar Nico?

    Saya baru klik topik ini dan saya baca komentar anda, selamat bergabung ya. Saya ingin menyumbang tulisan, takut nggak pas… kurang PD.

    Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia Nias melimpah ruah, tetapi butuh waktu sedikit lagi untuk belajar bagaimana memanfaatkannya. Mungkin saja ada suku lain yang lebih dulu memanfatkannya dulu, baru kita menyusul. Mari belajar untuk memproduksi banyak hasil pertanian kita. Contoh membuat keripik pisang dan dodol duren.

    Bagaimana? mulai dari yang kecil dululah. Saya ada teman dari SM pembda Nias Namanya Hariwemona Ge’e apakah kenal? dimana dia sekarang. Kalau nggak salah dari mazingo.

    Salam

  9. Info Nias Berkata:

    Pak Ketua Pilar Nias yth.

    Kami mohon agar kita (org Nias) memiliki porsi yg wajar memprotes saudara Bupati Nias B3. Beliau saat ini sedang sakit dan berobat di Penang Malaysia, pak SEKDA juga kesana.
    Melalui situs ini saya ajak kita semua berdoa agar beliau cepat sembuh dan diberikan penghiburan dan ketabahan kepada keluarga yang terdekat (istri dan anak-anak). Kami baru kembali lagi dari Medan, dan sempat mendengar info Nias Barat bahwa, belum ada rekomendasi / Permohonan dari Bupati itu sendiri. Kita ampuni beliau dan jangan semakin menambah beban.
    Salom semua ya.

    OT.HAREFA

  10. Pdm.PETERADY CHRISTIAN ZENDRATO Berkata:

    Yth.Mr.MUSTIKA RANTO GULO,
    agar hasil keputusan DPRD SUMUT di back up secara terpadu DENGAN KONSEP MEJAKANI ( MEDAN JAKARTA NIAS ) DENGAN LINK 4 ANGGOTA PARLEMEN SUMUT SERTA 4 ANGGOTA PARLEMEN NIAS DI JAKARTA.
    ADA RENCANA SEMINAR PERCEPATAN PELAKSANAAN KANISBAR DI MEDAN, SAYA DAN PRIMUADI HIA SERTA AMA RINI HIA MASIH MENGGODOK FESTIVAL BUDAYA RANCANG BANGUN PERCEPATAN KANISBAR DI MEDAN , SYALOOM.
    SELAMAT BERJUANG TUHAN MEMBERKATI PEMBENTUKAN KANISBAR

  11. Catatan Niasisland.com Berkata:

    Wed, 06 June 2007 10:45:57 | Postinus Gulö (IP = 202.81.60.133) | Bandung
    Aktivis Sejati: Suatu Refleksi Bagi Pilar Nias Barat

    Jakarta (NiasIsland.Com)

    Oleh Postinus Gulö

    Dalam http://www. Niasbarat.wordpress.com, khususnya dalam artikel yang berjudul “Semakin Dihambat, Semakin Merambat”, Bapak Ir. Mustika Ranto Gulö, pernah menulis: “Solidaritas masyarakat akar rumput Nias Barat semakin merambat, mengapa ? Karena mereka dihambat oleh oknum intelektual yang sengaja menggagalkan Kabupaten Nias Barat. Siapa oknum intelektual tersebut? Mereka adalah orang-orang yang menghalalkan segala cara, suka mencari muka dan menjilat penguasa demi tercapainya keinginan hati mereka. Mereka pikir kelicikan mereka untuk mengelabui data dan bermain mata dengan trik-trik kotor adalah solusi. Mulai saat ini oknum intelektual tersebut tidak bisa lagi mengatas namakan dirinya sebagai wakil masyarakat Nias Barat”.

    Dari kutipan di atas, jelas bahwa Bapak Ir. Mustika Ranto Gulö adalah seorang aktivis Nias Barat yang berjuang demi masyarakat akar rumput Nias Barat. Perjuangan beliau (bersama masyarakat Nias Barat lainnya) tidak dengan menghalalkan cara. Beliau adalah seorang aktivis yang tidak mencari sensasi politik: tidak menjilat penguasa dan tidak melakukan trik-trik kotor. Semoga!

    Tulisan di bawah ini, menyinggung soal komitmen seorang aktivis sejati. Tulisan ini mungkin bisa menjadi bahan refleksi bagi kita, masyarakat Nias Barat (dan khususnya bagi Pilar Nias Barat di bawah komando Bapak Ir. Mustika Ranto Gulö), yang memang sedang berjuang demi terwujudnya Kabupaten Nias Barat.

    Ross Perot pernah menulis demikian: “The activist is not the man who says the river is duty. The activist is the man who cleans up the river” (Aktivis bukanlah seorang yang hanya bisa mengatakan sungai itu kotor. Aktivis adalah orang yang membersihkan sungai tersebut). Kata-kata Ross Perot ini sangat mendalam. Ada dua sikap yang saya tangkap di balik asumsinya ini. Pertama, ada orang yang hanya “ngomong doang” (the man who says the river is duty). Kedua, ada orang yang tidak hanya berteori, tidak hanya berkoar-koar tetapi ia langsung turun-tangan, berjuang sampai cita-citanya terwujud. Jadi, tidak hanya “ngomong doang” (the man who cleans up the river). Sikap kedua ini yang diidealkan oleh Ross Perot. Dari uraian ini, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa aktivis sejati adalah orang yang tidak terlalu senang berdebat mengenai hal yang muluk-muluk. Aktivis sejati adalah orang yang sedikit bicara tetapi banyak bekerja.

    Ross Perot memang mewanti-wanti siapa saja yang menyebut dirinya aktivis, pejuang kepentingan umum. Mengapa? Agar para aktivis tidak menjadi anggota organisasi NADO: No Action Dream Only atau agar para aktivis tidak sekedar berkata: the river is duty!
    Hampir sudah menjadi “tradisi” di negeri ini, setiap ada sesuatu hal yang diperjuangkan selalu ada gerakan masyarakat yang kemudian diinstitusikan. Dan, tentu mereka ini termasuk aktivis. Itulah yang terjadi saat ini di Pulau Nias. Nias Barat diperjuangan menjadi Kabupaten Nias Barat (Kanisbar) lantas para “aktivis” yang notabene masyarakat Nias Barat mendirikan organisasi Pilar Nias Barat (PNB). Tentu kita akui bahwa organisasi adalah salah satu bentuk institusi yang berperan untuk memobilisasi suatu cita-cita. Oleh karenanya, berdirinya PNB “seharusnya” menjadi pembawa angin segar bagi masyarakat Nias Barat agar cita-cita Kabupaten Nias Barat dapat tercapai. Saya sendiri sangat mendukung berdirinya PNB. Mengapa? Karena saya “berharap” bahwa organisasi PNB ini benar-benar berfungsi sebagai sarana perjuangan atau “alat” pembinaan kekuatan (machtsvorming) sekaligus menjadi “alat” machtsaanwending (pengerahan kekuatan) untuk menggolkan suatu cita-cita. Pendeknya, saya berharap bahwa PNB memang benar-benar menjadi ‘pilar’ bagi Nias Barat untuk mewujudkan cita-cita, yakni: terbentuknya Kanisbar. Oleh karenanya, yang perlu dibangun di dalam tubuh PNB adalah kepemimpinan organisasi yang berwibawa dan acceptable, ada kohesi dan adhesi antara pemimpin dengan yang dipimpin (antara kepala dan anggota) berdasarkan shared responsibilities (tanggungjawab partisipatif ). Jadi, godaan ambisi pribadi harus dijauhi. Selain itu, harus disadari bahwa kematangan jiwa dan wawasan sangat diperlukan dalam kepemimpinan organisasi PNB.

    Kita semua tahu bahwa peran aktivis di negeri ini sungguh luar biasa. Tergulingnya rezim otoriter Soeharto tidak terlepas dari peran para aktivis mahasiswa. Namun, kita tahu juga bahwa di zaman Reformasi pun masalah pelik masih kita hadapi. Jadi, dari sisi ini benar apa yang pernah diungkapkan oleh Soepardjo Rustam dalam seminar 20 tahun Orde Baru, 3 Maret 1986 di Jakarta: dalam kemajuan ada perubahan dan tentu kemajuan membawa serta permasalahan yang sifatnya majemuk. Salah satu masalah di dalam kemajuan tersebut adalah terjadinya perubahan nilai-nilai: ada nilai-nilai lama yang harus ditinggalkan, ada nilai-nlai baru yang harus dicernakan. Dan perubahan nilai tersebut bukanlah sesuatu yang berjalan sendiri; tidak jarang ia terkait dengan perubahan institusi dan bahkan seringkali perubahan itu membawa dampak terhadap kenyataan sosiologis dan psikologis di dalam masyarakat. Dari analisis Rustam ini ternyata “permasalahan” adalah fenomena yang tak dapat terelakkan dalam perubahan. Walau saya tidak menegasi pendapat beliau ini, namun saya melihat bahwa para aktivis seharusnya seoptimal mungkin meminimalisasi permasalah manakala terjadi perubahan. Oleh karenanya, yang perlu adalah bukan hanya sekedar mengadakan change melainkan tindakan apa yang harus ditempuh untuk me-manage perubahan itu sendiri.

    Akhir-akhir ini, dinamika politik Nias makin aksentuatif mengumandangkan pemekaran Nias yang notabene dianggap sebagai tuntutan publik. Pertanyaannya, sejauh mana nantinya kita me-manage pemekaran ini? Cukupkah Pulau Nias dimekarkan menjadi beberapa kabupaten atau ada yang lebih daripada itu? Selain itu, sejauh mana kesiapan kita untuk meminimalisasi “permasalahan” yang akan timbul nantinya?

    Saya yakin bahwa para “aktivis” yang mendirikan dan menggabungkan diri dalam PNB “tidak” termasuk organisasi NADO: No Action Dream Only atau bukanlah orang yang hanya mengatakan “sungai itu kotor”. Dan, saya percaya juga bahwa mereka-mereka ini sangat kompeten untuk memperjuangkan Kabupaten Nias Barat. Tidak hanya itu, saya juga percaya bahwa para aktivis PNB bukan orang-orang yang justru mencari sensasi politik. Semoga kepercayaan dan “dugaan” saya ini tidak meleset!

    Postinus Gulö, berasal dari Dangagari, Desa Sitölubanuafadoro (Nias Barat). Sekarang sedang mendalami ilmu filsafat di Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

  12. Tobias Duha Berkata:

    Ya’ahowu Fefu:
    website nias sangat mendukung untuk kita berbagi informasi srsama warga nias khususnya, disisi juga saya mau beritahi ada website nias lainnya yaitu: http://www.niaspost.com dan http://www.imaniyea.com
    saohagolo fefu ira talifusoda.

  13. Tobias Duha Berkata:

    Ya’ahowu Fefu:
    website nias sangat mendukung untuk kita berbagi informasi srsama warga nias khususnya, disisi juga saya mau beritahi ada website nias lainnya yaitu: http://www.niaspost.com dan http://www.imaniyes.com
    saohagolo fefu ira talifusoda.

  14. madogulo Berkata:

    Kepada Yth, Bapak Ama Maya Gulo (Mustika Ranto Gulo)
    Perkenalkan saya adalah pengelola http://madogulo.wordpress.com yang selama ini mengundang banyak kontroversi. Saya minta maaf kepada saudaraku dimanapun berada, suatu hari kita akan bertemu juga dan berkenalan di Indonesia nantinya, saya tidak ada waktu melanjutkannya. Sebab itu saya setuju dengan surat bapak di kolom komentar untuk dikelola dengan baik.

    Melalui komentar ini saya akan memberikan password dan juga user name untuk blog tersebut agar biasa dilanjutkan dengan baik.

    saya sdh kirim ke ranto@microtellindo.com pass and user name. Bapak silahkan diperbagus sehingga menjadi forum mado gulo ke depan.

    yaahowu
    madogulo@gmail.com
    +31 20 779 81 06
    amsterdam

  15. Den Berkata:

    Hallo Kawan-kawan jam 03.55, saya dengar CNN menyatakan ada gempa di Nias dan saya cross check ke Nias memang cukup besar! smoga tidak ada korabn.

    Kia doa saja

  16. Belum Ada Pernyataan Resmi Pemerintah Soal Gempa Tadi Malam Berkata:

    Saya lihat pemerintah sudah tidak peduli bencana, sampai saat ini kami sedang menunggu pernyataan resmi pemerinah tentang gempa tadi malam di Nias sekitarjam 12 malam (Jam 24.14″)

    Info dari detik.com sbb

    Jakarta (Detik.Com)

    Gempa yang terjadi di Gunung Sitoli, Nias mengakibatkan sejumlah korban, baik meninggal dunia maupun luka. Itu terjadi karena bangunan yang roboh.

    “Untuk korban meninggal dunia bernama Adi Mei Putra Zalukhu (11) dan 4 korban luka-luka. Saat ini semuanya masih berada di RS Gunung Sitoli,” kata Kapolres Nias AKBP AS Sitorus saat dihubungi detikcom, Rabu (23/1/2007).

    Dia menambahkan korban pada umumnya tinggal di Asrama Kodim Gunung Sitoli. “Mereka tertimpa seng dan plapon, beberapa rumah roboh. Padahal itu bangunan baru,” tambah Sitorus tanpa memerinci lebih jauh.

    Namun dia memastikan saat ini keadaan di sana sudah tenang dan normal. “Memang saat gempa terjadi keadaan menjadi panik. Gempa terjadi sedikit keras dan penduduk lari ke ketinggian,” tandasnya.Sedang data yang diperoleh dari pusat penanggulangan krisis Depkes, nama-nama lengkap korban yakni Gafo Majaluhu (10), Uzia Hulu (60), Arafia Zebua (40), Sutiono (35). Dan korban yang dirawat jalan yakni Rostina Piliang (80).
    ( ndr )

    Ref: Indra Subagja - detikcom

  17. NIASTOP Berkata:

    Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang baik dalam rangka membangun bangsa dan negara ini, teruama dalam kerangka membarantas korupsi baik di daerah maupun di seluruh daerah propinsi dan ibu kota Jakarta.

    Media Gara@nsi saat ini sudah memiliki perwakilan di Jakarta melalui koresponden kami yaitu Bapak Mustika Rano Gulo, Direktur Utama PT. Micro Tellindo, Plaza Merpati Nusantara Airlnes, 2nd Floor Blok B15, Kav 2-3, Kemayoran Jakarta Indoensia. Karena Media Gar@ansi memiliki visi dan misi yang bisa dikembangkan bersama demi kesejahteraan masyarakat, maka selaku Ketua Umum PIlar Nias Barat (PNB), sangatlah tepat untuk bermitra sejajar. Apalagi sekarang sedang giat-giatnya melakukan MUSYAWARAH NASIONAL KE II PNB untuk memilih Pengurus Harian yang baru.

    Media ini terbit sejak 11 Juli 2005, sebagai pendiri adalah Bapak Y. Restu Gulo SH dimana Penerbitnya adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Gerakan Pemberantasan Korupsi dan Diskiminasi dengan SK No. 112/LPM-GARANSI/VII/2005.

    Pembina: Brigjend Pol Drs. Bambang Pihadhy SH,

    Dewan Penasihat: Drs. Shohibul Anshor Siregar, M.Si dkk

    Pimpinan Umum: Y. Restu Gulo SH

    Pimpinan Perusahaan: SahabudinDuha, SE

    Penasehat Hukum: Benhard Mangunsong SH, CN. Simatupang SH, M.H., Irfan SH, M.H, Farid Wajdi, SH M.H, Julheri Sinaga, SH, M.H.

    Pimpinan Redaksi: F Budi,

    Redakstur Pelaksana: Putra Bastian

    Perwakilan Jakarta: Bapak Ir. Mustika Ranto Gulo

    Perwakilan Naggroe Aceh Darussalam: Kamaluddin AR

    Perwakilan Pekan Baru: H. Aliaman Siregar

    Perwakilan Batam: Uyun Koto

    Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi, kolusi dan Nepotisme dan Diskriminasi demi terwujudnya Good Govermance dan Clean Government.

    Untuk berlangganan di Jakarta ilahkan hubungi telp 021 68861905!

    Salam Sukses.

  18. Lattreiyan Alo'oa hia Berkata:

    UCAPAN SELAMAT UNTUK BUPATI TANGERANG

    Kami sebagai Masyarakat Nias Tangerang mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Bapak Drs. H. ISMET ISKANDAR dan H. RANO KARNO sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab. Tangerang, masa periode Tahun 2008-2013 melalui Pilkada langsung pada tanggal 20 Januari 2008 dan berdasarkan penetapan KPUD Kab. Tangerang tanggal 26 Januari 2008. Semoga dibawah kepempinan Bapak Kabupaten Tangerang lebih maju, sejahtera, aman dan damai. Harapan kami sebagai Masyarakat Nias Tangerang semoga Bapak Bupati Ismet Iskandar dapat memudahkan kami untuk memperoleh ijin temapat ibadah serta memberi perlindungan kepada kami yang minoritas.

    Adapun alasan masyarakat nias tangerang mendukung Bpk. H. Ismet Iskandar karena didasarkan atas pertimbangan rasional misalnya telah terbukti berhasil membangun Kab. Tangerang, memiliki tingkat kepedulian sosial yang tinggi tanpa membeda-bedakan SARA.

    Dan selain kelebihan diatas, sosok Ismet Iskanadar memiliki hubungan emosional dengan Masyarakat Nias Tangerang, dimana pada saat Nias dilanda Tsunami Desember 2004, Pemeritah Kab. Tangerang membantu korban Tsunami yang disampaikan melalui sdr. Era Era Hia sebagai Ketua Panitia Peduli Kasih-Ikatan Keluarga Masyarakat Nias Tangerang (IKMNT). Bantuan yang disalurkan melalui PMI Kab. Tangerang ini meliputi sekitar 100 karung pakaian layak pakai, 346 dus indomie, 219 dus roti dan susu.

    Bantuan Bupati Tangerang kembali berlanjut pada saat Nias dilanda Gempa Bumi, Pemerintah Kab. tangerang membantu korban Gempa Nias sebesar Rp. 100 juta dan diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang kepada panitia peduli Nias- Perhimpunan Warga Nias Banten (PWNB) pada tanggal 01 Agustus 2005 di pendopo dan disaksikan oleh sdr. Era Era Hia sebagai Ketua Panitia Peduli Nias yang dibentuk PWNB. dan selain bantuan materi Bupati Tangerang memberikan rekomondasi kepada panitia untuk mengumpulkan bantuan kepada masyarakat dan bersedia menjadi penasehat panitia.

    Keprihatinan Bupati Tangerang kepada masyarakat nias kembali berlanjut dengan mengijinkan rombongan DPRD Kab. Nias untuk melakukan studi banding dibeberapa Dinas di lingkungan Kab. Tangerang dan berkenan menerima delegasi DPRD Nias yang difasilitasi dan diarahkan langsung oleh sdr. Era Era Hia di pendopo untuk berbagi pengalaman.

    Sebagai rasa ungkapan terima kasih masy nias atas perhatian dan kepedulian Bpk. H. Ismet Iskandar kepada masyarakat nias selama ini, maka delegasi masyarakat Nias yang berdomisili di Kab. Tangerang telah menyatakan dukungan dan komitmen untuk ikut serta memenangkan Bpk. H. Ismet Iskandar menjadi Bupati Tangerang periode 2008-2013 yang disampaikan secara langsung kepada Bapak Drs. H. Ismet Iskandar pada tanggal 27 Juli 2007 di pendopo, dan sebagai wadah perjuangan masyarakat Nias tersebut telah membentuk Komunitas Nias Pendukung Ismet (KNPI) yang digagas oleh pemuda nias tangerang seperti, Era Era Hia, Pdt. Haeli Hia, Yeremia Lase, Damearo Harefa, Rafali Daeli, Lattreiyan Alo’oa Hia, serta satuada Ama Marina Gulo.

    Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada sdr. Era Era Hia selaku TIM SUKSES ” ISMET RANO” yang telah memperkenalkan masyarakat nias kepada Bupati Tangerang sehingga pada pertemuan Akbar/Natal Masyarakat Nias Tangerang pada tanggal 22 Desember 2007 Bapak Bupati Tangerang berkenan hadir pada acara tersebut. yang dihadiri sekitar 950-1000 orang masyarakat nias dan beberapa Tokoh Masyarakat Nias. Semoga kedekatan masyarakat nias kepada penguasa tangerang dapat bermanfaat bagi kita masyarakat nias tangerang. Walaupun banyak Tokoh Masyarakat Nias Tangerang yang tidak setuju akan perjuangan pemuda nias untuk mendukung Ismet Iskandar dan rano Karno tetapi kami masyarakat nias (yang pemikirannya jernih) sangat berterima kasih kepada kalian semua karena melalui KOMUNITAS NIAS PENDUKUNG ISMET maka masyarakat nias dapat dikenal dan diketahui keberadaannya. Sebentar lagi PILKADA KOTA TANGERANG semoga masyarakat nias dapat mengambil bagian dalam Pilkada tersebut. Maju terus.

    Tangerang, 09 Pebruari 2008

    Pdt. Haeli Hia, STh.
    Ketua KOMUNITAS NIAS PENDUKUNG ISMET

    Pdt. Yeremia Lase, SH.
    Ketua Panitia Natal Bersama Perkumpulan Organisasi Masyarakat Nias Tangerang Tahun 2007/2008

    by. Lattreiyan Alo’oa Hia
    0815 33 92 711/ 021. 990 19 777

  19. Zalukhu Berkata:

    Yaahowu fefu.
    Salam Kenal Saja ya.
    Semoga Blog ini makin rame aja.

    Yaahowu

    Augus Zalukhu

  20. suarmyn daely Berkata:

    YA’AHOWU ……

    Kita bersyukur atas kerjasama pengurus
    website Pilar NIAS BARAT telah mnjd satu program
    yang baik kita banggakan Nias barat ………..
    dan pertama kali
    1 jangan lepas dari TUHAN …….
    2 Jangan ada kesombangan
    3 Kita menghargai sesama
    4 Harus pengurus mengadakan kekompakan jangan kata FAYA’OSA
    5 Nias Barat semoga sekses……..

    oke saohagölö
    Y A’ A H O W U
    TUHAN MEMBERKATI

  21. Firuzama Hia Berkata:

    YA’AHOWU!!!
    SAYA SANGAT BANGGA ATAS DITAMPILKANNYA WEBSITE PULAU NIAS SEHINGGA KAMI PARA GENERASI PENERUS DARI PULAU NIAS DAPAT MELIHAT SITUASI PERKEMBANGAN PULAU NIAS. KAMI HARAP AGAR MASYARAKAT KITA TETAP MENJAGA KEKOMPAKKAN. KITA HARUS BANGKIT DEMI PULAU KITA YANG TERCINTA INI.

    SATU LAGI KITA JANGAN PERNAH MELEPASKAN DIRI DARI TUHAN KARENA SEGALA SESUATU BERASAL DARI-NYA……….

    SAOHAGOLO
    YA’AHOWU.

  22. Pgn Jalan2 ke Nias Berkata:

    mmm.. tapi knapa pemda nias dan nisel hingga kini blum punya official web site ya? saya butuh logo kabupaten 2 kabupaten tsbt padahal.. hehehe

Tinggalkan Balasan

XHTML: kamu dapat menggunakan tag-tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>