SDM NIAS, BELUM MEMADAIKAH?

Infrastruktur di Pulau Nias Pasca Bencana Gempa 2005 semakin membaik, sekarang apa masalahnya?

Dalam perjalanan yang melelahkan ternyata “PENELITIAN IKAN TUNA NIAS” mulai 3 km dari pantai sampai ke laut lepas SAMUDERA HINDIA tidak kalah dengan kwalitas dan kwantitas produksi Indonesia Timur. Bagaimana mengelolanya?

Ketika bersama-sama dengan Mr. Ruben dari Belanda (Pengusaha) pengelola IKAN TUNA di Indonesia Timur, menyatakan keinginannya untuk melirik Nias sebagai basis pengelolaan IKAN TUNA bagian barat. Mungkinkah?

 Ruben & Ranto

Pantai yang indah ini menggiurkan sekali, dalam studi banding di Lopana Beach beberapa waktu lalu, hati rasanya ingin memeluk gunung, karena Nias pun memiliki SDA yang tak kalah dengan Maluku dan Ternate, Nias tiada duanya, Apakah Nias Barat sudah siap? Ini doa kita semua, target bersama, membangun Nias yang mandiri ke depan.

Keraguan yang besar, mengapa?

Contoh, jika seandainya kota Gunung Sitoli disyahkan menjadi Kotamadya (Pemkot) dengan segala keterbatasan fasilitas selayaknya sebuah kota-kota lainnya di Sumatera Utara. Misalnya ada investor yang akan menyediakan kendaraan ‘TAKSI’, agar kota itu menjadi ramai dan hidup, adakah SDM yang siap menjadi supir? Mengapa selalu ada keraguan dihati tentang integritas kemitraan di Nias?

Contoh lainnya, RS G Sitoli baru diresmikan, namun dokter yang bersedia ditempatkan di Pulau ini, sangat terbatas dan selalu menganggap pulau ini adalah PULAU TERISOLIR dari informarsi luar. Sekali lagi, SDM NIAS belum memadai atau belum bersedia pulang ke kampung halamannya. Tidak mungkin orang lain yang datang untuk membangun Nias, apa yang sudah kita lakukan untuk Nias? Pertanyaan lain, berapa banyak dokter putra daerah sekarang ini yang bersedia mengabdi ke Nias? Tindakan Pemerintah Daerah untuk memberi Beasiswa khusus Fakultas Kedokteran adalah tindakan yang sangat tepat, dengan prediksi 5 tahun ke depan SDM Nias akan terpenuhi secara berkala.

Contoh lainnya, Sumber Daya Alam (SDA) Nias, sangat kaya, apakah pengelolaan Agro Bisnis dan Agro Wisata kita sudah ditangani? Seandainya Investor meliriknya, kembali kepada pertanyaan ‘Apakah SDM NIAS sudah siap?’. Keahlian dibidang pertanian dan Agro Wisata sangat dibutuhkan di Nias. Apakah mungkin kita persiapkan SDM dalam waktu 5 Tahun? Ketika Infrastruktur Nias sudah memadai saat ini, akhirnya pun tidak dapat dimaksimalkan dengan mengisinya dengan berbagai kegiatan bisnis dasar.

Contoh lainnya, fasilitas laut lepas ‘samudera hindia’ sangat menggiurkan hasil ikannya seperti ikan tuna. Jika investor bersedia untuk melirik daerah Nias terutama Nias Barat, mungkinkah kita dapatkan SDM Nias yang memadai?

Apa Kriteria SDM yang Memadai?

  1. Skill, harus memiliki skill yang tangguh untuk mengelola bisnis sesuai dengan jurusannya masing-masing. Keraguan para investor adalah kemampuan skill putra daerah yang serba tanggung. Misalnya pendidikan S1 jurusan pertanian, namun tidak mengerti struktur tanah dan pengujiannya, lebih parahnya adalah ketika orientasinya menjadi pegawai yang duduk dibelakang meja dan tidak mau terjun ke lapangan.

  2. Integritas, sangat dibutuhkan namun pertanyaannya sekarang, adakah SDM yang bisa dipercaya dan menjadi MITRA kerja sama dengan investor luar? Sangat diragukan, ini pekerjaan rumah (PR) kita bersama, mengapa?

  3. Non Local Mindset, Pola Pikir lokal, sangat menggangu proses pencapaian target bisnis ke depan. Karena cara pikir yang masih lokal dan belum memiliki wawasan bisnis yang luas. Adakah SDM kita yang siap menjadi enterpartnership yang menjunjung TRUSTING (Sebuah Kepercayaan)?

Saya masih ragu, mengapa?

Pemikiran sederhana ini dapat menjadi sumber inspirasi kita bersama dan bagaimana cara agar bisa menjadi kenyataan nantinya, sebab cepat atau lambat arah kita adalah membangun Nias dengan membawa para investor.

 Mustika Ranto Gulo

Iklan

15 pemikiran pada “SDM NIAS, BELUM MEMADAIKAH?

  1. syaLLLLooomMM….
    yaahowu….!!!!
    aku juga anak Nias yang menginginkan NIAS_ISLAND lebih maju lagi..!!
    marilah kita berSATU ‘tuk m’bangun Pulau kita ni…!

  2. Dalam perjalanan ke Nias, saya ingin share catatan kecilku:

    Mengapa Orang Bule ragu SDM di Nias atau cara dan pola pikir ONO NIHA (SUKU KECIL DENGAN POPULASI YANG SANGAT KECIL) Baru 759.000 jiwa. salah satu suku yang terkecil di dunia, dan dalam 20 tahun ke depan budayanya disinyalir hilang.

    Suku ini berada ditengah2 suku Batak namun dipisahkan oleh lautan. Pengaruh suku lainnya sangat tinggi terutama suku dari Sumatera Barat. Logat bahasanya masih kacau karena pengaruh melayu pesisir.

    Cara berpikirnya masih Local Minded (Culture Primitif), untungnya pola pikir dan budayanya banyak dipengaruhi oleh ajaran Agama Kristen (125 thn) agama tersebut sdh masuk ke Nias.

    Di Nias terkenal “LANGU” atau RACUN YG MEMATIKAN untuk mematahkan dan membunuh musuh lawan-lawannya, kebiasaan ini masih ditemukan di beberapa lokasi di Nias. Masyarakatnya sangat ramah, namun semua mengklaim diri sebagai orang yang hebat dan yang lain tidak. Kebiasaan ini karena cerita turun temurun nenek moyang yang menganggap leluhur saya adalah BALUGU. Balugu suatu jabatan sangat terhormat karena sanggup memberikan makan ratusan orang dengan cara memotong babi ribuan ekor. Sehingga sebutan BALUGU diberikan kepadanya.

    Kebiasaan diri menganggap hebat itulah yang membuat setiap org berusaha mengalahkan lawannya dengan cara apapun. Salah atau tidak seseorang yang yang nasibnya lebih baik, pasti dianggap musuh atau pesaing dalam masyarakat. Apakah Benar ?

    Perjalanan panjang ke Lahusa, Teluk dalam dan Sirombu, jantung kami hampir saja copot (Hehehe), sebab dalam beberapa kali kebaktian “kharismatik” selalu yang didoakan agar racun pembunuh yg ada di tangan warga diserahkan atau dihancurkan oleh Tuhan” … selalu ini topik doa yang pertama.

    Catatan saya banyak, dan akan saya sharekan khusus untuk kita disini. Katakan saya salah dan saya akan memperbaikinya.

    Terima kasih kepada Bapak Pdt Luther Simorangkir, Pdt Maryono MA, Pdm Hasogo Harefa, Sth.
    Terima kasih atas donasi dari Bapak M Ranto Gulo, Drs. B La’ia, Bapak Ama Christian Lase (Nias).

    Salam untuk semua.

  3. Betul, Ranto tdk usa ikut-ikutan berganisasi kalau tidak punya pengalaman, nanti bisa dikadalin ama orang-orang yang lebih jago dari anda. apalagi saya melihat anda tidak punya pengalaman di organisasi. Anda cocoknya Foto Model.

  4. Good Luck untuk anda yang mau berinvestasi di Nias, termasuk bapak Mustika Ranto Gulo. Cara anda saya pilih adalah yg terbaik, tidak usah berorganisasi deh dgn orang Nias, mereka jadikan anda sebagai kuda yg mengantar mereka ke tujuan mereka yg tersembunyi.

    Maju terus cari investor u Nias sajalah, itu sdh benar, tidak usah tanggapi org2 yang masih primitif itu.

    Mohon anda konsisten untuk mengajak SDM yang layak berbisnis di Nias.

    Saohagolo

  5. Situs ini bagus, kita harus dukung program investasi. Dari pembicaran dgn pak Ranto di preperation WOC (World Oceanic Conference) di Manado, bahwa Nias memiliki potensi Alam yang luar biasa. Kalau bisa Pejabat Nias ikut di undah dalam acara itu.

    Keberangkatan ke Nias Tanggal 14 Desember 2007, harap konformasi ulang dengan Mr. Ruben agar jadwal bisa di atur kembali. Pak Ranto segera hubungi kita semua.

    Informasi ikan Tuna Nias masih simpang siur. Mohn data lengkap, dan juga rencana Based On Packing di sirimbu pantai Nias Barat, katanya sdh okay lahannya?

    Kabar secepatnya.

    Salam Mario L Laher

  6. Ya’ahowu Bp. Firman Hia (A. Gaby),

    Memang ada benarnya yang dikatakan oleh talifusogu A. Gaby bahwa figur SDM tersebut telah kelihatan melalui foto2 dsb he…8x, maka perlu didukung 1000% dan “Semoga itu terjadi sesuai dengan kehendakNya”.

    Saya sependapat dengan Bp. A. Gaby Hia bahwa ada 4 (empat) key point untuk mengembangkan potensi alam di Pulau Nias saat ini yaitu :
    1. Percaya diri (self confidence)
    2. SDM
    3. Dukungan masyarakat & pemerintah yang ingin adanya perubahan yang terarah & berkelanjutan menghadapi era globalisasi abad ke-21.
    4. Investor lokal maupun overseas.

    Shalom,
    Arifman Gulo

  7. Kakek mau tambahkan aja, PT (Percaya Tuhan)dulu, baru PD (Percaya diri) hehehehehehehehe..

  8. Jika SDM “Di Nias”, mungkin benar, belum memadai. Tetapi jika yang dimaksud adalah “SDM Nias” maka itu adalah salah besar. Tidak usah di data lagi….sudah jelas di depan mata banyak orang Nias yang “pakar” di bidangnya masing2. Jika mau bukti, bukalah lowongan yang memang benar2 menarik, maka saya percaya orang2 Nias pasti sanggup menggapainya.

    Menurut saya, yang kurang adalah Pengusaha yang mau invest di Nias. Mengapa…? Sebagian sudah terjawab dengan tulisan Moderator, tetapi memang bukan hanya itu……

    Lalu…? Ya masih sebatas komentar….

    Salam,
    pd

  9. Menggali potensi alam di pulau Nias, salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh sebuah kemajuan. Bila hal ini tidak dimanfaatkan oleh putra-putri Nias dan masyarakat setempat maka kemajuan daerah di Pulau Nias akan mematung alias tidak bergerak. Potensi alam seperti yang diungkap oleh Bp. MRG, memang benar adanya, untuk itu bila kita tidak percaya diri (PD), sdm dan investor tidak mau melirik kekayaan alam tersebut, maka potensi alam di Pulau Nias hanya menjadi sebuah pajangan yang tidak berarti dan tidak berharga.

    Misal; penelitian yang dilakukan belakangan ini, sungguh merupakan hal luar biasa. Dengan demikian penelitian semacam itu, diharapkan sdm-sdm (putra-putri) Nias semestinya sudah mulai belajar PD (Percaya diri)dengan memanfaatkan keahliannya dan wawasannya untuk mengembangkan potensi alam tersebut menjadi kemajuan untuk pulau Nias.

    Kemajuan sudah ada didepan mata, tetapi kapan kemajuan itu kita capai bila potensi alam yang beragam jenisnya di Pulau Nias kita telantarkan begitu saja ?…

    Untuk itu Pulau Nias butuh orang yang punya kepercayaan diri tinggi untuk merangkul Investor baik didalam dan luar negeri dan SDM2 pulau nias harus percaya diri dan berani untuk pulang kedaerah asal, sehingga potensi alam yang ada dapat berkembang untuk kemajuan Pulau Nias.

    Ada 3 (tiga) kunci untuk mengembangkan potensi alam di Pulau Nias saat ini yaitu :
    1. Percaya Diri (PD)
    2. Investor
    3. SDM
    4. Dukungan Masyarakat dan Pemerintah.

    Keempat item diatas, merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan. Untuk itu kita dituntut untuk siap dan lebih siap lagi….untuk menghadapi/mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

    Kalau Bung A. Niso/Arifman mengatakan figur sdm tersebut sudah kelihatan, maka saya dukung 1000% dan mengatakan “Semoga itu terjadi sesuai dengan kehendakNya” Amin 1000x.

    Sekian dan Terima kasih.
    Firman Hia
    A.Gaby

  10. potensi Ikan Tuna Nias pantas dikelola secara professional bung, sdm kita mudah2an siap. bgm kelanjutannya?

  11. Tgl 11 November 2007 kemarin situs Ono Niha telah dilaunching di Bandung oleh Marinus W. dan Cs…situs ini adalah saudara dari situs nias baru. karena itu, jangan heran kalau ada berita atau opini yang kadang sama…

    Alamat situs Ono Niha:

    http://www.ononiha.worpdress.com

  12. Mas Ranto seksi juga tuh… kelihatannya Mas Ranto ini berpotensi jadi foto model majalah Playboy hahahahaha…8x

    Sukses ya, Mr Playboy…

  13. Ya’ahowu & selamat hari Minggu Bung A.Maya Gulo,

    Fotonya bagus dengan background panorama yang di indah di pantai, laut & cahaya sunset ditambah kombinasi figur Western & West Nias people ala Hong Kong or Japan style he…8x.

    Perlu dimantapkan persiapan SDM dalam rangka kompetensi SDM Ono Niha jangka panjang, learning organization serta perlu adanya kolaborasi SDM antar Nias dgn daerah/negara lain.
    SDM yang bung A. Maya Gulo maksudkan sebenarnya jangan dicari jauh2 dulu, karena salah seorang figurnya telah mulai kelihatan dari sekarang, Gbu.

    Shalom,
    Arifman Gulo
    (A.Niso Gulo ≈ ANG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s