DPRD SUMUT BERJANJI PARIPURNAKAN KAB NIAS BARAT

Medan, (Analisa)

DRPD Sumatera Utara diminta agar mempercepat rapat paripurna untuk membahas persetujuan pemekaran Kabupaten Nias Barat yang sempat tertunda beberapa waktu lalu.

_________

Soalnya mengingat batas waktu yang diberikan DPR-RI tentang pemekaran 27 calon otonomi daerah (Otda) akan segera pula diparipurnakan. Jika sempat tertunda dalam bulan ini, masyarakat Nias Barat harus menanti setelah Pemilu 2009 mendatang seperti diamanatkan presiden baru-baru ini.

Masyarakat Nias Barat sangat mendambakan legislatif segera membahas persetujuan pemekaran Kabupaten Nias Barat dan Pemda Nias lebih proaktif menindaklanjuti proses pemekaran tersebut.

Hal itu dikemukakan Ir Abisaloni Gulo, MM, Ketua Badan Pimpinan Pusat Pilar Nias Barat dan Ebenezer Hia, Direktur Eksekutif Lembaga Pemberdayaan Potensi Nias saat berbincang dengan Analisa di Medan, Kamis (30/8).

Seusai bertemu Wakil Ketua DPRD Sumut Japorman Saragih didampingi Aliozisokhi Fau, SPd, kemarin Gulo menjelaskan dalam pertemuan itu, wakil ketua dewan menyambut baik dan berjanji mengagendakan paripurna pembahasan pemekaran Kabupaten Nias Barat pada 17 September 2007.

Bukan hanya itu, Ebenezer juga menilai pemerintah pusat dan DPR-RI sangat terbuka terhadap pemekaran sejumlah wilayah terutama daerah-daerah tertinggal. Ini untuk mempercepat proses pembangunan daerah tertinggal seperti yang diprogramkan pemerintah melalui Kementerian Percepatan Daerah Tertinggal (PDT).

Dia menyebutkan DPR mencatat dari 27 daerah Otda hanya 12 daerah memenuhi syarat. Sedang 15 daerah lagi belum lengkap persyaratannya termasuk Nias Barat.

“Yang belum lengkap administrasi yaitu surat rekomendasi DPRD Sumut dari hasil rapat paripurna yang menyatakan persetujuannya terhadap pemekaran Nias Barat. Selain itu surat usulan Gubernur Sumut kepada Mendagri agar dibentuk dan disahkan Nias Barat menjadi daerah otonomi baru,” ungkap Ebenezer.

Menyinggung tentang tertundanya pemekaran Nias Barat sejak 2003, Gulo melukiskan Nias dibagi dua, Nias Barat dan Nias Utara. Pada 2004 Ketua DPR-RI yang waktu itu dijabat Akbar Tanjung mengirim surat kepada presiden agar Nias Barat dijadikan kabupaten.

Pemerintah diminta membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk pemekaran Nias Barat. Namun terjadi keterlambatan karena Pemilu 2004. Akhirnya rencana pemekaran tertunda dilaksanakan.

SYARAT

Bertepatan dengan keluarnya UU Nomor 32/2004 tentang Otda, jelas Gulo maka Nias Barat tidak memenuhi syarat jumlah kecamatan. Soalnya UU tersebut mensyaratkan minimum 5 kecamatan.Padahal sebelum lahir UU itu Nias Barat sudah memenuhi syarat.

“Pada 2005-2006 kembali kita usulkan dibahas kembali pemekaran itu. Setelah DPRD Nias dan Pemda Nias memekarkan sejumlah kecamatan di Nias Barat dari tiga kecamatan menjadi 8 kecamatan,” tambah Ebenezer.

Pada 2006 kata dia kembali tertunda karena kesibukan Pilkada. Pada 2007 ini, masyarakat Nias Barat mendesak kembali Pemda Nias, DPRD Nias DPRD Sumut dan Pemprovsu agar meneruskan pemekaran Kabupaten Nias yang sempat tertunda itu. (bay)

Iklan

9 pemikiran pada “DPRD SUMUT BERJANJI PARIPURNAKAN KAB NIAS BARAT

  1. Syalom Ama Maya,

    saya sdh cari nama Pak Ama Ema Hia di Simalingkar, saya tanya sama ibu pendeta BNKP, saya tanya Abang Zalukhu, kog aneh, Ama Ema Hia itu tidak jelas tinggal dimana yang saya tahu beliau tdk bisa internetan, pasti bukan dia yang tulis ini. Bohong kalian semua orang2 jakarta.

    Saya akan cari bapak Ama Ema Hia dan harus tanya apakah dia menulis di web site ini. Se’umur saya memakai warnet di tempat bapak Am Dera Gulo Di pasar lima, tidak pernah saya lihat atau dengar Bapak Ama Ema Hia ini ke Internet.

    Penyesalannya mengenai bapak tidak datang ke Medan, itu bohong… pasti orang yang tulis ini dari orang dalam Pilar Nias Barat sendiri yg merasa dirinya sdh datang ke Medan.

    Kami tidak tergoda dengan kalian semua, saya dengar Pak Ang Gulo mau jadi ketua PNB di Medan. Sory2 saja…. ya. Kalau cara2 kalian kotor tdk usah datang ke medan tgl 17 nanti. Ada yg otaknya kotor di antara Pilar, saya duga itu sepulang dari tangerang kemarin. Boleh Telepon Nama Ivan Gulo pasar kemis, dia tahu seluk beluk ini semua. Hati2 Ama Maya!

    Bubarkan saja Pilar ini, dan jangan saling menghujat, urus diri sendiri. Itu usulku untuk Ama Maya Gulo.

    yahowu

  2. Salam Kenal Ama Ema Hia

    Kita satu Kampung, saya ada di Jalan Rotan XX No. 5 Depan Ex Rumah Ama Koko Bate’e. Sama2 kita belum kenal, saya tinggal di Simalingkar 8 tahun sejak 1986 sampai 1992. Rumah itu sekarang ditempati saudara. Rumah abang Ama Ema Hia dimana?

    Bagus Komentar anda, saya bangga kepada anda jika sudah bisa memberi komentar di situs kita ini. Apakah Abang Kenal dengan Ama Josua di RRI, Rumah Abang Ama Nika Gulo (Pdt). Alamat abang dimana?

    Semoga tidak ada halangan nantinya, based camp kita bisa pakai rumah saya, dan kita kerahkan 5 kendaraan, saya sdh koordinasi dengan teman2 untuk tgl 17 Sept 2007.

    HP Saya bisa dijadikan SMS Center 08557878556, saya akan kirim SMS ke semuanya mohon di forward kesiapapun tentang pertemuan akbar tersebut.

    terima kasih Pak Ama Ema Hia
    Mustika Ranto Gulo
    08557878556 / 081 88 44 224

  3. Syalom,

    Adikku Eben Hia dan Abang Ama Abisaloni Gulo, kami bangga atas perjuangan yang telah dilakukan dimedan dalam beberapa hari terakhir ini. Saya baru tahu kalau kalian sedang ada di Medan ketika menonton TVRI Jam 5 Sore Hari Jum’at. Kehadiran kedua Saudaraku dari Jakarta telah memberikan semangat baru bagi kami di Medan. Saya baru menemukan nomor telpon Adikku Eben dari Abang Ama I’In Hia sepulang Gereja.

    Bila sekali lagi datang ke Medan maka jangan hanya LPPN, PNB, HIMNI dan PMN yang ikut bergerak melainkan ajak juga tokoh-tokoh Gereja sehingga kita semua masyarakat Nias dilihat kompak. Saya bangga kepada Adikku Eben sekalipun banyak yang tidak senang dengan gebrakan-gebrakan yang adik lakukan tetapi dampak positifnya banyak yang sudah terbukti dari pada banyak orang hanya bisa berkoar-koar tetapi hanya Omong Kosong.

    Himbauan kepada Panitia Pemekaran baik Nias Barat, Nias Utara dan Gunung Sitoli mari kita pro aktif agar rapat paripurna nanti 17/09/2007 benar-benar efektif dan tidak mengecewakan kita semua.

    Saudara Ir. Mustika Ranto, kami tidak kenal Anda secara langsung tetapi saya salut kepada Anda, sayangnya Anda tidak bisa hadir di Medan mendampingi utusan Pilar Jakarta. Kedatangan sejumlah masyarakat Nias di DPRD SU hari Kamis yang lalu yang di wakili oleh Tokoh2 LPPN, PNB, HIMNI, SAMAERI, PMN, LSM GARANSI yang dikoordinir oleh Adikku Eben Hia dan Abang Abisaloni Gulo membuktikan bahwa DPRD-SU tidak memandang sebelah mata permohonan mereka untuk mendesak DPRD-SU mengagendakan Rapat Paripurnya Pemekaran membuahkan hasil.

    Bila ingin kami bergabung dengan team perjuangan ini kepada siapa kami berhubungan dan berapa nomor telpon mereka.Apakah PNS bisa terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti ini.

    Terima kasih.

    Ama Ema Hia
    Perumnas Simalingkar Medan

  4. Pak Moderator, misi anda pasti ingin Nias Barat bersatu.

    Kalau begitu “komentar” pemecah persatuan harap di hapus.

    itu saja.

    Drs. T. Gulo ( Ama Charlie Gulo & Kel)
    Jalan Merapi Raya Bantul Jogya

  5. Salut………………!

    tetapi, maafkan saya pak herianus waruwu, sdr ebenezer mengatasnamakan organisasi lain … hati2 itu bukan PILAR (PNB).

    Kita uji semua langkah2 kawan-kawan yang berjuang…uji sejalan dengan waktu.

    RD

  6. Tak ada kata yang bisa saya ucapkan selain Salut dan hormat buat personil Pilar yang bertugas menelusuri progres pemekaran kabupaten Nias.

    Kenapa saya hormat, karena abang-abang itu tadi saya lihat di Pesta pernikahan di Bekasi, terus saya cari-cari informasi (karena Bang Eben Hia dan Bang Loni tidak mengenal saya tapi saya kenal mereka ) :

    Kenapa mereka berdua datangnya terlambat dan tidak begitu rapi ternyata katanya mereka baru tiba di Jakarta dari Medan langsung dari Bandara ke Bekasi……salut deh, ini mental baja, hormat karena yang dikerjakan adalah kepentingan masyarakat banyak dan tanpa gengsi-gengsian (seadanya) menghadiri pesta yang dihadiri orang banyak berpakaian necis..

    Selamat berjuang bang semoga Pilar menjadi suara masyarakat Nias.

    H.Waruwu
    Bekasi

  7. Ya’ahowu !!!

    Saya pribadi bersyukur & mengucapkan terima kasih kepada bung Abisaloni Gulõ(Ama Asni Gulõ) & bung Ebenezer Hia (Ama Michael Hia atas wawancara yang telah dilakukan di TVRI Medan dan juga di media cetak koran Analisa Medan.

    Semoga kita masyarakat Nias mengantisipasinya sebagai tantangan yang dalam tempo se-singkat2-nya harus dicari solusinya mengingat timingnya di bulan Sept 07 ini juga sbg penentuan persetujuan rekomendasi dari DPRD Prop Sumut, sebelum nantinya berlanjut lagi pada pembahasan di DPR RI Jkt.

    Kinerja PNB mulai landed alias mendarat pada landasan yang tepat & mulus he…8x. Harapan saya & tentunya kita semua agar segera dikomunikasikan dengan piawai kepada PD Syallom di Gunungsitoli, KANISBAR Pusat Nias/Medan/Jkt serta Tim Fasilitasi, sehingga nantinya tidak terjadi pro-kontra dalam implementasi strategi lebih memuluskan untuk mendapatkan rekomendasi dari DPRD Prop Sumut, belum lagi nantinya pada tahap lanjutan pembahasan di DPR RI. Inilah saatnya dibutuhkannya suatu team work yang solid untuk kepentingan pemekaran Nias yang harus lebih dikedepankan/diutamakan dibandingkan kepentingan pribadi maupun kelompok/golongan.

    Moga2 moment ini menjadi kenyataan seperti kisah alunan nada/lagu “September Ceria” bagi masyarakat Nias (Barat, Utara & G.Sitoli).

    Shalom,
    ANG
    HP.: 0815 1424 8880
    Email: ama_ng888@yahoo.com

  8. Yahowu ita fefu.

    Saoha golo wa’erege dodomi banuada.
    Kalau Surat Rekomendasi DPRD SUMUT sdh ok, kita ramai-ramai ke DPR RI nanti utk mengantarnya.

    Seandainya ada orang di DDN menggagalkannya bagaimana? karena saya dengar mereka sangat tersinggung atas terobosan anda2. Pak AB Gulo, sebaiknya kita bareng2 saja pak, kami tidak pro apapun. Nias Utara, sebenarnya bukan diam, masalahnya kami tidak tahu harus bagaimana. Kami selama ini percaya dengan tindak tanduk para PANITIA TEAM FASILITASI PEMEKARAN.

    ya begitulah

    Hulu

  9. Bukti Proaktifnya PNB adalah bukan hal yang dibesar-besarkan dan bukan juga untuk misi pribadi. Semua sudah dirancang dari awal bahwa PILAR NIAS BARAT berjuang untuk mewujudkan dan menyelamatkan perjuangan kabupaten Nias Barat.

    Kita harus mengetahui apa penyebab kegagalan dan tertundanya pertsetujuan atas Nias Barat tersebut. Belajar dari kegagalan tersebut, maka kita cari solusi.

    Mohon maaf kepada saudara yang merasa diri dilangkahi, jangan sampai salah tafsir lagi atas upaya ini, sehingga suasana hati kita jadi panas.

    Pengurus PILAR NIAS BARAT menyatakan terima kasih atas wawancara sdr. Ir. Abisaloni Gulo, MM di TVRI Medan dan semoga Masyarakat Nias Barat mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

    Kami menghargai usulan agar diberitahukan kepada KANISBAR dan PD SALOM, boleh2 saja, namun alangkah baiknya kalau kedua organisasi kemasyarakatan itu proaktif untuk mencari berita. Itu bukan tugas pokok atau kewajiban kita, justru tugas ini adalah tugas BPP KANISBAR JAKARTA seharusnya.

    Terima Kasih atas kerja sama yang baik, Ya’ahowu.
    KOKOH NIAS BARAT

    Mustika Ranto Gulo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s