LAPORAN TEAM MODAR PILAR NIAS BARAT

Nias Barat Siapa Yang Punya ?

Pertanyaan ini (NIAS BARAT SIAPA YANG PUNYA?), menggeliti hati saya, mengapa? Karena Nias Barat yang diklaim oleh orang-orang tertentu merasa sudah bekerja untuk Nias Barat dan merasa memiliki Nias Barat, kini terbongkar semua kedok perjuangannya. Hanya Woyo-Woyo, dan harus dipertanyakan “Berapa Biaya Yang dikeluarkan untuk mengurus Surat Rekomendasi Gebernur Sumatera Utara?”. Siapa dibalik ini semua?

Team Mission Otonomi Daerah (MODAR) PILAR NIAS BARAT telah melaksanakan penelusuran di DPR RI pada Rabu, 22 Agustus 2007 Jam 14.00 – 15.30. Diawali dengan Team Modar berkumpul tepat jam 13.00, lalu mengadakan briefing mengaur Pola Strategi dan Operasi.

Team MODAR memasuki gedung Nusantara I dan Parkir kendaraan team tepat didepan Pintu (keren amat, tak semua kendaraan bisa parkir disitu). Team MODAR memasuki Sekretariat Komisi II menanyakan posisi Usulan Pembentukan kabupaten Nias Barat. Dinyatakan bahwa usulan Nias Barat telah melewati Komisi II dan telah dikirim ke Badan Legislasi (BALEG).
Team MODAR penasaran dan pindah menuju sekretariat BALEG dan bertemu dengan Bapat WIDIHARTO (Tel : 5755059 HP 0815 8802011) Kepada Team Dijelaskan sbb:

1. Usulan Pembentukan Kabupaten Nias Barat bersama 15 daerah otonomi lainnya (total 27 0tda) telah selesai di-HARMONISASIKAN di Baleg dan sudah disampaikan kepada Pimpinan DPR RI.

2. Ke 27 usulan otda terbagi dalam 2 kategori yaitu : 12 usulan otda lengkap semua persyaratannya dan 15 usulan lainnya masuk dalam kategori BELUM LENGKAP persyaratannya termasuk Nias Barat

3. Nias Barat kekurangannya yaitu ada 2 pertama Surat Persetujuan Gubsu yang ada kurang sesuai muatan isinya dengan kebutuhan DPR RI dan yang kedua Surat Persetujuan DPRD kurang sesuai muatan isinya dengan kebutuhan DPR RI yang hanya persetujuan PIMPINAN DPRD SUMUT seharusnya PERSETUJUAN HASIL SIDANG PARIPURNA DPRD SUMUT.

Penjelasan dari Bapak Widiharto, merupakan bekal buat team guna menghadap Pimpinan DPR RI, namun sayang Pimpinan DPR dalam hal ini bidang otonomi daerah, yaitu Bapak Sutarjo Guritno sedang ke istana SBY utk konsultasi akhirnya ketemu staf sekretariat pimpinan DPR RI yaitu Ibu Suratmi, Bapak Joko dan staff ahli Bapak Arwani ( telp. 5715722 ).

Dari beliau-beliau tersebut penjelasannya hampir sama dengan penjelasan pak Widiharto diatas HANYA 12 DARI 27 USULAN OTONOMI DAERAH YG LENGKAP PERSYARATANNYA DAN NIAS BARAT TERMASUK DI 15 USULAN OTDA YANG BELUM LENGKAP PERSYARATANNYA YAITU MUATAN ISI SURAT PERSETUJUAN GUBSU DAN DPRD SUMUT TIDAK SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DPR RI.

Tolong disebarkan informasi ini seluas-luasnya, siapa tahu ada yang bisa membantu melengkapi persyaratan dari Sumut tersebut.

Terima kasih

Tuhan memberkati

Team MODAR PILAR

Iklan

34 pemikiran pada “LAPORAN TEAM MODAR PILAR NIAS BARAT

  1. Sebagai Kuli Tinta saya berterima kasih atas berita-berita di atas. Saya sarankan untuk mendukung teman-teman pejuang. Res No. 31, jangan begitu deh, tidak ada yang mencari muka, sebab mukanya belum hilang. Kalau saya analisa semua tulisan di sini menunjukkan perjuangan Pilar Nias Barat yang murni untuk pemekaran.

    PILAR NIAS BARAT ada karena organisasi perjuangan lainnya tersumbat oleh berbagai tantangan. Termasuk Kata Ketua Umum “tantangan Konspirasi tingkat tinggi”. Saya sebagai Penulis Berita, bisa cepat ambil keputusan, bahwa PNB itu ada karena Panitia KANISBAR sudah kerja 5 tahun tanpa hasil. Dan organisasi Orang Nias Barat di GUSIT dibawah kendali sdr FG Marthin dkk, yang nota bene, sedang Fully Service ke BINAHATI BAEHA karena mereka satu Team. Orang Mandrehe PNS di NIAS yang macam-macam … pasti digeser dari Jobnya.

    Hal-hal ini seharusnya anda perjuangkan, jangan subjektif menilai para pejabat. Sekarang ini sudah zaman terbuka, datangi saja mereka satu2 dan tanya, rekama semua jawaban para pejabat tersebut.

    Orang Nias Barat, sungkan dan takut2 atau apa ya?
    PNB suatu terobosan, mungkin saja kami dari Nias Utara juga akan membentuk LSM secanggih PNB.

    saohagolo yahowu fefu.
    B Zil

  2. SUKSES SELALU MENYERTAI ANDA, saya belum melihat TVRI kayak apa muka Abang saya dan juga onombini’o ma Ir. ABISALO GULO yang ganteng itu. Jangan maki-maki dululah, mereka ke Medan dengan usaha sendiri kata Paka Ketua Umum…tanpa Pamrih. Tidak ada target pribadi..itu menyusul. Target sekarang ini PILAR NIAS BARAT harus sukses memperjuangkan Nias Barat jadi kabupaten.

    Orang2 gunugsitoli dan utara diam saja, karena permainannya beda. hehehehe

  3. Sepertinya anakku ama Rambe ini, iri hati ya sama Nak Abisaloni Gulo. Seharusnya kamu Nak bangga sama Nak Abisaloni, tolong baca fakta yang jelas diatas.
    Cara dan cara berpikir Nak Ama Rambe inilah ciri ono niha yang kampungan dan tidak bisa melihat orang lain maju maklum sudah dari sononya kali.
    Kasihan aja cara pemikiranmu Nak.

  4. Ya benar kan…ternyata mereka hanya mencari muka saja di muka umum. coba lihat abisalomi gulo, eh malah di studi TVRI…ngapain sih itu ngomong2 yang tidak jelas saja and also buang-buang waktu saja…saya sarankan agar pejuang niasbarat benar-benar serius akan tugasnya jika memang menjadi fasilitator masyarakat niasbarat, and dont you seperti abisalomi gulo daona! ha wocari muka mano hahahahahha.
    kemarin saya juga lihat abisalomi itu, and saya to feel shame, because gaya-gayanya. apakah tidak ada orang niasbarat selain dia? maybe pak ranto?
    minta maaf kalau agak keras, because too for kepentingan umum!

  5. Betul juga Nak Lius Ndruru, kita tunggu aja laporan Team MODAR PILAR NIAS BARAT sepulang dari Medan. Biar kita dapat Info yang Jelas Akurat dan terpercaya, bukan seperti info dari Ama Klara Daeli (Ketua Team Fasilitasi) yang banyak ga jelas alias banyak boongnya.
    Sekali lagi saya angkat topi & salut buat Team Modar Pilar Nias Barat. Sukses selalu ya.
    Kemaren sore saya lihat di Televisi Nak Abisaloni Gulo yang ganteng dari Team Modar diwawancarai dialog di studio TVRI (siaran langsung berita sore).
    Rekamannya jangan lupa ya Nak.

  6. Saya setuju Kakek Ama Gambi.
    Mohon laporan perjalanan Team MODAR di medan dialporkan juga. Sebab supaya teman-teman tahu di Jakarta. Sejauh mana peran HIMNI dalam hal ini? Semoga Team Fasilitasi merasa dirinya sudah telanjang …. malu ach

  7. HIDUP MODAR PNB…!!!!

    Kemaren mereka dengan gigih berdialog dengan pimpinan DPRD SUMUT, dan mendesak agar NISBAR dapat diplenokan pada Paripurna DPRD Sumut, ini adalah langkah jitu yang sangat bagus untuk Nias Barat. Saya tidak tahu dimana hidung para tim Fasilitasi yang menjadi boneka B3 kemaren mereka tidak ada. Malah saya dapat info (saya tidak bisa memastikan) bahwa Team Fasilitasi tersebut dimusuhi di DPRD Sumut karena sepek terjangnya B3 yang sudah tidak akur lagi dengan DPRD maupun Kantor Gubernur.

    Saya hanya prihatin Team Fasilitasi ini hanya boong-boongan aja atau sengaja di bentuk untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dalam melakukan misi yang tak jelas.
    Kalau melihat hasil surat rekomendasi dari DPRD dan Gubsu yang dibangga-banggakan Team Fasilitasi tidak laku di DPR dan sudah dibuang di tong sampah, berapa banyak uang yang telah dikeluarkan?
    Walau beberapa rekan2 yang meragukan bahkan menghina PILAR NIAS BARAT, inilah faktanya bahwa PILAR mau memperjuangkan Nias Barat tanpa pamrih tanpa ada unsur merebut kekuasaan, PILAR NIAS BARAT tidak mengumpulkan uang masyarakat untuk perjuangan pemekaran ini tapi Team Modar melaksanakan tugasnya baiaya pribadi dengan kegigihan. PILAR NIAS BARAT mau menerima kritik dan masukan, bukan spt Team Fasilitasi atau BPP Kanisbar kalau di kritik atau dikasih saran malah dianggap musuh dan meremehkan.

    Semoga masyarakat tau,bahwa Tuhan itu baik, memperlihatkan siapa yang tulus siapa yang berakal bulus dan membohongi masyarakat Nias Barat.

    Sekali lagi SELAMAT BERJUANG buat TEMA MODAR PILAR NIAS BARAT!

  8. KAMI NISBAR TIDAK DIRAGUKAN>………………….!

    Ketua Bid Organisasi ABISALONI GULO dan Salah seorang Pengawas PILAR NIAS BARAT sedang berupaya berdialog dengan para anggota DPRD Tingkat I SUMUT. Dan hasilnya anda bisa yakini, ternyata NIAS BARAT sengaja di tahan oleh B3 dengan alasan penduduk Nias Barat tidak memenuhi syarat.

    Pada hal B3 bicara manis kepada pemuka2 Nias Barat. Dasar……..!

    Banyak kebohongan, ach!

  9. Tanggal 14-24 Juni 2007 silam saya libur ke Nias. Dan, saya mendengar rumor seperti yang ditulis oleh Bapak yang berinisial Borokoa Moroi Ba Zinga Laja. Bahkan ada seorang orang Mandrehe (saya lupa nama Bapak itu) yang hendak ke jakarta kala itu bareng dengan saya sampai di Medan lalu kami ngobrol di jalan tentang hal itu. Beliau mengatakan, banyak orang dari Nias Barat yang disingkirkan. Saya juga kurang tahu apakah rumor ini benar atau tidak. Ya’ahowu

  10. Saya setuju pendapat dorohia. therefore, para pejuang nias barat jangan banyak berteori or berargumen kosong tapi bergeraklah sampai mimpi-mimpi anda terwujud

    Saya mau nyari informasi nih dari saudara-saudaraku nias barat…

    Apakah benar Binahati (satu-satunya orang yang menolak protap)dalam pemerintahannya sudah banyak yang dia singkirkan terutama para pejabat dari nias barat? jika benar, saya mohon informasi lebih lanjut!

  11. Sekarang take action:
    1. Masyarakat Nias Barat di Medan segera kumpul dan bersatu mendatangi Gubernur dan juga DPRD I SMUT. Sampaikan Inspirasi anda bahwa kami Nias Barat sudah ditipu oleh Penguasa Nias dengan omong kosongnya menolak Protab.
    2. PILAR NIAS BARAT di jakarta segera Kontak DPR RI dan buat surat keberatan atas ketidak pedulian Sdr. Presiden atas surat Akbar Tanjung selaku ketua DPR RI waktu itu.
    3. Ama Klara daeli, tidur saja dan silahkan ngorok bareng-bareng Team Fasilitasi Pemekaran Nias bentukan Bina-hantu.
    4. Sdr. Ketua Pilar, hajar habis para pengkhianat, seret aja, bongkar boroknya.

    jangan main-main ya.

  12. Kachau sekale…….menurutku : Bila masih ada waktu/kesempatan untuk melengkapi persyaratan administrasi tersebut, saya mengajak untuk mendukungnya. Sekarang kekurangan2 syarat sudah ketahuan, jadi kita jangan hanya membahas sebab akibatnya dan adu argumentasi yang tak pernah habis itu.

    Yang perlu dibahas adalah bagaimana cara supaya persyaratan tersebut bisa dilengkapi?….Bila saudara-saudara mempunyai saran silahkan sampaikan ke forum ini. Selama ini komunikasi antara Tim Fasilitasi dengan masyarakat tidak ada, makanya terjadi kucing-kucingan.

    Terima kasih.
    FSH/A.Gaby

  13. Saya setuju dengan pendapat Postinus Gulo, dan saya coba cari tulisan sdr. Ranto Gulo tentang Burgainning Power Nias dengan PROTAB.

    Aduh, pak Dekha, mari kita diskusi, jangan menyudutkan pribadi orang. Tanggal 30 ini kata Pak Lius Ndruru dari Medan menyatakan DPRD SUMUT akan PAripurna menntukan Nias Barat dan Kab lainnya disetujui atau tidak oleh DPRD SUMUT?

    Kalau saya hitung suaru anggota DPRD SUMUT, saya memilih untuk mendukung Protab dengan Imbalan Rekomendasi Nias Barat. Sebab BINAHATI BAEHA, sudah tidak memiliki ketulusan untuk Nias Barat lagi.

    Jadi Apa yang kita harapkan dari Binahati dan FG. Marthin Zebua (SEKDA yang mungkin sdh menghianat Nias Barat) itu?

    Jadi, Nias Barat sebaiknya mendukung PROTAB 100%, bukan berarti kita menjadi ORANG BATAK … jangan bodohlah pak DEKHA.

    thx

  14. Mengapa Nias Selatan Sukses?

    Nah, mendukung Protab itu ada baiknya, dan tidak ada resiko apapun kepada Nias Selatan. Kami tetap Nias dan tidak disebut sebagai suku batak. nah, inilah omong kosong Binahati Baeha itu, dia menghembuskan kata-kata kebencian bercampur dengan orang batak di setiap momen penting. Mulutnya nggak di kontrol, akhirnya apa jadinya?

    Saya setuju dengan pemikran pak Postinus Gulo baik di niasisland maupun dimana saja. Saya juga setuju apa yang disampaikan Pak Ranto mengenai “Burgaining Power Nias”. Kita harus hitung-hitungan, saya ambisi saja Nias jadi beberapa Kabupaten, saya tidak mungkin jadi bupati Nias Barat, saya orang Nias selatan. Tetapi Jiwa Ragaku demi kemajuan Nias.

    Pikirkanlah pak Bupati Baeha, apa nasihat Abang Christian Mendrofa (C Mendrofa), … itu baik adanya. Jangan sok dan sombong pak, berpolitik itu jangan cari musuh, aku terpaksa nasihati anda nih.

    semoga Paripurna DPRD SUMUT tgl 30 ini, menyetujui Pemekaran nantinya, dan tiga-pemekrana dinyatakan layak.

    Saya dengar upaya permainan “FULUS” di Medan…jangan bos, Pak Sudirman Halawa selaku Tokoh Nias (HIMNI) di Medan, jangan biarkan bos hal ini terjadi.

    Lius Ndruru

  15. Buat nak Marinus W

    Saya memahami apa yang nak Marinus pertanyakan diatas tentang hasil laporan team MODAR Pilar Nias Barat, perlu kita semua memahami bahwa sejak awal PILAR Nias Barat lahir sebagai Mitra dan memposisikan diri sebagai Sosial kontrol buat kemajuan Nias Barat pada umumnya secara luas termasuk salah satunya Perjuangan Pemekaran. Jadi PNB berjuang melakukan sesuatu hanya bersifat membantu tanpa pamrih dan atas kebenaran, dan saya bisa katakan orang2 PNB tidak ada ambisius dalam merebut kekuasaan nak, karena mereka pejuang sejati dan berkorban untuk kemajuan Nisbar.
    Kalau saya menilai anakku Marinus disini berpikir terlalu jauh dan selalu cenderung berpikir NEGATIF bukan POSITIF terhadap PNB. Saya bisa menjamin kalau semuanya baik BPP Kanisbar maupun Team Fasilitasi berpikir positif dan tidak saling mencurigai satu sama lain semuanya bisa lancar kata populer alangkah indahnya dunia ini, namun dalam hal ini ada kelompok yang mau menguasai dan unjuk gigi tapi tidak tau strategi perang yang memadai, ada juga kelompok hanya ikut-ikutan hasutan orang dengan menawarkan roti empuk, ada juga kelompok Yudas pengkhianat yang memanfaatkan situasi dan haus duniawi dijadikan boneka dan tentu melupakan perjuangan yang sesungguhnya nah ini yang parah.
    saya bisa menjamin kepada Nak Marinus bahwa PNB tidak ada ambisius untuk hal demikian, Ranto tidak ambisius menjadi Bufati Nak. Justru para Yudas pengkhianat ini yang paling pantas memimpin Niasbarat sebenarnya, tapi sayang mereka sudah salah kaprah.

    Salam buat Nak Marinus, saya rindu buah pikirnanmu demi kemajuan Nias Barat.

    Dari Kakekmu,
    Aama Gambi moroi ba nitawisole

  16. Sdr Dekha (yang malu menulis nama aslinya di berbagai situs Nias). Anda itu sedang apa sih? Kok temperamen Anda tinggi banget. Marah dan marah. Apakah Anda dendam pada saya? Saya rasa Anda itu seorang yang berpendidikan (yang tahu cara-cara mengkritik dan sopan santun). Tetapi kata-kata Anda sangat menohok, bahkan memalukan dan memilukan. Menarik, Anda mengatakan di akhir komentar Anda: Berpikirlah : normal saja, bahwa perbedaan pendapat itu sangat perlu untuk menajamkan analisa demi pemecahan masalah yang bersifat konstruktif.Anda di situ memakai kata “konstruktif”. Lantas, renungkanlah kata-kata Anda pada saya: apakah Anda bukan justru menghujat saya? Saya kan berbeda pendapat, dan jika memakai kata-kata Anda berarti analisa saya juga justru untuk menajamkan analisa demi pemecahan masalah yang bersifat konstruktif. Kalau saya perhatikan, Anda bukan konstruktif melainkan dekonstruktif.

    Selain itu, Anda rupanya kurang tajam menganalisa opini saya. Lihat kalimat saya: “jangan-jangan cara-cara masyarakat Nias (Kab. Nias Utara) menolak pembentukkan Protap akan menyulitkan kita ke depan terutama jika kita mengusulkan pembentukkan Kabupaten.”

    Jadi, kata kunci adalah “cara-cara” kita menolak Protab.

    Saya pikir Anda ini hebat sekali.Tapi ternyata Anda adalah pendedam (mungkin Anda terluka dengan tanggapan saya di http://www.amoretvita.wordpress.com) kali ya…

    Nggak apa-apa, biarlah saya go to hell. Dengan begitu apakah Anda puas….puas…he…..(1000x). Dan, jika demikian ide-ide Anda itu konstruktif?

    Salam dari saya (Postinus Gulo). Saya sih udah biasa dihujat-hujat. Jadi, silakan saja menghujat saya. Kalau Anda sudah capai berhenti sendiri kok nantinya. Saya punya prinsip: orang yang tahan akan kritik dan hujatan adalah orang yang lebih dewasa.

    Masalah pembentukkan Kabupaten Nias Barat semakin sulit. Soalnya, Presiden di hadapan DPR dan DPD menegaskan bahwa dipending dulu tentang pemekaran daerah (selengkapnya bisa dibaca pada Koran Kompas, Kamis 23/8/07 baru lalu).

    Itu aja kok repot-repot
    bye….

  17. Postinus di no. 15.

    Anda cukup aneh (pendapat) sebagai seorang yang mengaku diri mahasiswa filsafat. Seharusnya anda (kalau) sebagai seorang calon ilmiahwan, jangan sombong. Biar juga orang lain berpendapat seperti yang mereka pikirkan dan tidak perlu sinis seperti itu.

    Kalau bagi saya sih, penolakan terhadap Protap adalah tepat. Sebabnya adalah karena mereka bersifat sukuisme. Apakah Postinus mau menjual harga diri hanya untuk mendapatkan rekomendasi itu ? Go to hell your recommendation, if … (teruskan sendiri kalau merasa seperti yang saya tulis diatas).

    Kesimpulan : jangan buru-buru memvonis pendapat orang lain (seperti yang Postinus gembor-gemborkan). Berpikirlah : normal saja, bahwa perbedaan pendapat itu sangat perlu untuk menajamkan analisa demi pemecahan masalah yang bersifat konstruktif.

    Yaahowu

  18. Pernyataan Presiden SBY di atas sumbernya baca: KOMPAS TGL 24 AGUST`07 JUMAT (halaman depan).

    Bahan refleksi untuk team MODAR Pilar Nisbar…
    1. Apakah pemekaran nisbar bermanfaat bagi masyarakat niasbar or sebaliknya…
    2. Apakah ada kepentingan terselubung dibalik semua perjuangan team tersebut?
    3. Apakah nisbar sudah mampu memenuhi standar otonomi seperti yang juga diungkapkan oleh presiden SBY, antara lain: penyerahan pembiayaan, personel, peralatan, dokumen (D3D), batas wilayah, dukungan dana, mutasi pegawai, serta pengisian jabatan dan tata ruang?

    Selamat!

  19. Otonomi daerah.
    “Kamis tgl 23/8 Presiden SBY di depan sidang paripurna mengajak DPR dan DPD bersama pemerintah mengevaluasi daerah otonomi baru. Lanjutnya, pemekaran daerah diperlukan kecermatan dan kearifan merespons tuntutan pemekaran daerah. Jika dinilai tidak memiliki urgensi dan tidak memberi manfaat nyata bagi rakyat, tuntutan pembentukan daerah otonom baru itu harus dengan tegas dan berani ditolak”

    Usaha team MODAR pilar nias barat kayaknya akan berhenti ditengah jalan ya. kenapa? saya melihat hampir semua orang-orang nias barat yang dulunya diharapkan mampu memyampaikan aspirasi masyarakat nisbar di pusat lepas tangan, dan hidungnya tidak pernah kelihatan. kedua, perjuangan team MODAR pilar nias barat perlu didukung, tapi saya meragukan perjuangan mereka, kenapa? jangan-jangan dibalik usaha mereka tersebut ada kepentingan terselubung yaitu untuk mengejar kekuasaan belaka, dan mencari popularitas di masyarakat nisbar. ketiga, banyaknya pengkhianat, dan juga koruptor yang membuat usaha tidak akan berhasil

  20. Ya’ahowu Sdr. C. Mendrofa dan Sdr masyarakat Nias Barat.

    Analisa Anda amat kritis dan rasanya hampir sejalan dengan analisa saya. Pas hangat-hangatnya pembentukan Protap, saya beberapa kali menulis di Situs NiasIsland.com dan Niasonline.net, yang kurang lebih sejalan dengan pendapat Sdr. C. Mendrofa: jangan-jangan cara-cara masyarakat Nias (Kab. Nias Utara) menolak pembentukkan Protap akan menyulitkan kita ke depan terutama jika kita mengusulkan pembentukkan Kabupaten.

    hipotesis saya di atas sejalan dengan analisa Sdr (saya kutip lagi):

    “Selain itu, Bupati Nias B3, dengan segala trik-triknya, telah dianggap “BUSUK” di DPRD Sumatera Utara. Mudah2an tidak diludahi pimpinan kita ini, kalau bertandang ke sana. Mengapa? Karena sikap POLITIK B3 yang menolak PROTAB dan menghunus pedang peperangan dengan para anggota DPRD dari Protab. Yah, pantas saja Rekomendasi DPRD SUMUT di tahan….”ini Medan Bung”.”

    Tetapi ketika saya menulis hipotesis saya di atas, banyak orang yang mengecam saya. Mereka kira bahwa omongan saya itu asal-asalan. Istilah kren mereka: hanya artifisial. Sekarang, jika benar analisa Sdr. C. Mendrofa, maka tentu saya bangga pada omongan saya yang dianggap artifisial itu: ternyata opini saya itu sangat visioner dan antipatif.

    Oleh karena itulah, saya sarankan: jika kita menanggapi komentar orang atau opini orang, dalami dulu perkaranya. Lihat “kanan-kiri, depan-belakang”, atau berbagai sudut, segi, celah.

    Ya’ahowu.

  21. KALAU BISA, KITA BERIKAN NAMA ASLI KITA AGAR KOMENTAR KITA TIDAK DIANGGAP SAMPAH. SEBUTKANLAH NAMA ANDA DAN PASTI LEBIH BERARTI KHAN? ANDA LEBIH BERHARGA PASTI.

    TRIMS
    Redaksi

  22. SIOPO DIO kata orang palembang…hehehe! ini cuma konsumsi orang2 jakarta saja. Pengkhianat itu jangan2 anda sendiri. Or siapa ya? Pak Ebenezer Hia, bukan anda yang dimaksud penulis “Seret- menyeret” di atas. Jangan tersinggunglah sekalipun sangat parah cara berpolitik anda. Akal bulus anda tidak ada yang mempan untuk nias barat, jadi pulanglah ke habitat anda sendiri. Saya jamin pengkhianat itu sekarang ketakutan setengah mati. Sering muji2 ketua Pilar Dulu ya, sekarang anda jelek-jelekin … hehehe SIOPO DIO…? Pengkhianat ini, satu selimut, bahkan orang ini nebeng cari makan sama orang yang dikhianati. Itu namanya baru orang Nias, hehehe, nggak bisa dipegang omongannya. ……….Jangan dibunuh orang ini, untuk apa kita berdosa atas pendosa. Biaar saja dia hidup gentayangan, hidupnya pas-pasan kog, ngomongnya selangit. nggak usah berorganisasilah kalau begitu, minum teh manis saja nebeng… ach… pinjam sana-sini.

    hei……….malu dong ya… ayo!
    yahowu ami he, hehehehehe

  23. Kabar bagus, kelihatannya Pimpinan Pilar Nias Barat akan menyeret para Penghianat. Kami setuju……….. dan memberikan dukungan kepada Tuan Ranto Gulo. Asal jangan hanya omong kosong dan hanya bisa berkoar-koar. Hehehehe

    Penghianat harus diseret ke Pengadilan dan Tuan Ranto segera melaksanakan Sidang darurat Pilar biar jelas wajah si Penghianat Pilar tersebut. Buat apa dia ada dipilar kalau hanya menjadi duri dalam daging, harus dimusnahkan……. Basmi ……… bila perlu Bunuh saja sekalian……..

  24. Saya sebagai kytua Team Fasilitasi dibawah lindungan Bapak Binahati Baeha, sedang mengusahakan surat Gubsu dan DPRD Sumut yang sesuai dengan permintaan DPR RI.

    Yang dulu kami kasih itu, memang belum penuh kekuatan hukumnya, nanti yang terakhir ini akan memiliki kekuatan hukum yang kuat.

    Yang dulu itu, sebagai pemancing aja…hehehe

    Marilah dukung dana yang dibutuhkan untuk itu. Kita sedang giat mencari dukungan dana sekarang, semoga Bapak/Sdr turut membantu.

    Terima kasih

    Drs Marthin Luther Daeli/Ama Klara Daeli
    Ketua Team Fasilitasi

  25. Berarti selama ini kita membuang-buang waktu dan duit untuk perjuangan 2 kabupaten+ 1 kotamadya sampai heboh begitu. Hasil yang didapat “NIHIL” Dibahas pun tidak.
    Saya makin prihatin saja sama nasib pemekaran ini, karena kalau ditinjau dari segi birokrasi semua surat yang kita dapatkan hanya rekomendasi pribadi Gubernur dan DPRD I yang bersifat memahami saja. Apalagi surat Gubernur yang salah alamat ditujukan ke Mentri Dalam Negri yang seharusnya ke DPR.
    Saya mengharapkan kepada yang Team Fasilitasi agar jangan Besar Kepala dan dengarkan apa kata masyarakat, jangan marah kalau dikritik tapi anggap kritik tsb suatu pelajaran dan ambil yang positifnya. Sekarang kedok dan hasil kerja kalian sudah ketahuan hasilnya Nihil. Ingat bahwa masyarakat di Pulau Nias dan diperantauan bahu membahu mengumpulkan uang untuk biaya sogok orang -orang Farisi yang duduk dikursi empuk.

    Sekarang mumpung masih ada sisa waktu, lakukan yang terbaik dan kejarlah kesempatan emas ini, masyarakat Nias ada dibelakangmu.

    Saya memberi Kredit POIN Plus untuk anggota MODAR PILAR NIAS BARAT…..Maju terus berjuang demi kebenaran.

  26. Terima kasih informasi ini dari siapapun dia, Tuhan memberkati anda dan team modar, karena anda telah memberitahukan informasi dan jalan mengecek kebenaran status usulan peembentukan Kabupaten Nias Barat, dan Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli.

    Saya menelpon Sekretariat Badan Legislasi (BALEG)dengan Bapat WIDIHARTO (HP 0815 8802011) dan Bapak Joko ( telp. 5715722 ).

    HASILNYA SAMA DENGAN JUDUL DIATAS KE 3 KAB.NISBAR, NIAS UTARA DAN KODYA GSITOLI statusnya PERSYARATANNYA TIDAK LENGKAP masuk kelompok 15.

    Sangat memprihatinkan, Tolong Bapak Bupati Binahati,Ama Klara daeli, Ama Grace Zebua dan team fasilitasi diminta surat yang belum lengkap tersebut,

    JANGAN MEMBOHONGI RAKYAT NIAS DI 3 Kab/Kota calon otonomi tersebut.

    Bagi yang belum percaya informasi ini, silahkan hubungi Bapak/Ibu tersebut diatas di DPR RI melalui nomor telepon yang ada, Bapak/Ibu akan mendapatkan keterangan mengenai Pemekaran wilayah NIsbar,Nistra dan GST dari mereka yang melaksanakan proses pemekaran tersebut.

    Semoga Tuhan Menolong kita semua.

    Saohagolo

    Gerald Daeli/ Ama Petro
    Surabaya

  27. Hati2, organisasi Nias hancur karena selalu ada pengkhianat.
    Saya baru tahu semuanya, karena aku ditelp terus oleh pengkhianat itu dan untuk pimpinan Pilar saya sdh kasih tahu.

    Orang ini diseret saja, paka Redaksi saya bisa panggil ybs dan kita sidang saja.

    PILAR bakal hancur kalau orang ini masih menganggap dirinya pengawas Pilar, bicaranya ngawur dan menghanyutkan.

    Tolong set waktu untuk menelanjangi orang ini.

    Thank You
    DH

  28. PILAR NIAS BARAT untuk 9 Pilar daerah penyangga ekonomi Nias Barat:
    Kecamatan Mandrehe
    Kecamatan Ulu Moro’o
    Kecamatan Sirombu
    Kecamatao Lolofitu Moi
    Kecamatan Mandrehe Utara
    Kecamatan Mandehe Barat
    Kecamatan Lahomi
    Kecamatan Moro’o
    +
    Kepulauan Hinako.

    Jadi sudah jelas kata mandrehe sudah melebur bukan seperti dulu lagi, sdh menjadi 5 kecamatan.
    PILAR NIAS BARAT Milik Masyarakat Nias Barat, bukan orang mandrehe.
    Yaahowu.

    Redaksi

  29. Mibahe khoda talifuso, nano afoli ami ba awena mibato dania.
    PILAR, tidak lebih dari Org ndraono Mandrehe saja, Sirombu dan Lahomi tidak ikutan. Ebua siai mbawa ranto da’o chomi, awena oroma ia me’owi goi, ba no alawa mbawa. Pilar bingung kerjakan apa ya? Hehehe Para Pengangguran Berontak Nih? Siapa? Abisaloni, Kasaro? (lo halowo), Ama Valen cari dukungan akar rumput, dia tunggangin Pilar, Ebenezer Hia, sifatewu ba Lahomi…hehehe.

    Mibahe ba? nano gagal Nias barat dania, ba mi’a omi fefu.

    OYO-AITO

  30. Yahowu ita fefu.
    Saya akui web ini ada daya tarik terseniri, namun sayang karena hanya dikonsumsi oleh orang Nias Barat. Namun, saya pikir saya tak apa memberi komentar sebagai masukan saja.

    Saya tahu persis ketika sdr Ranto Gulo (KETUM) ketika bertemu di DPR RI bulan Juli 07, bahwa NIAS BARAT mendaftarkan diri di BALEG, namun terhambat 4 masalah. Saya sarankan agar mengadakan komunikasi langsung dengan Masyarakat Nias Di Gunungsitoli. Agar jangan mengumpulkan uang apapun. Karena digunakan dengan tidak benar.

    SURAT REKOMENDASI GUBERNUR bisa dibeli, dan seharusnya SURAT ITU keluar setelah ada rekomendasi dari DPRD SUMUT. PARIPURNA DPRD SUMUT belum ada sama sekali, jadi, Gubernur SUMUT telah salah kaprah, mengeluarkan Surat Rekomendasi Pribadi.

    Selain itu, Bupati Nias B3, dengan segala trik-triknya, telah dianggap “BUSUK” di DPRD Sumatera Utara. Mudah2an tidak diludahi pimpinan kita ini, kalau bertandang ke sana. Mengapa? Karena sikap POLITIK B3 yang menolak PROTAB dan menghunus pedang peperangan dengan para anggota DPRD dari Protab. Yah, pantas saja Rekomendasi DPRD SUMUT di tahan….”ini Medan Bung”.

    Cara-cara B3, sudah tidak populer lagi, mari kita doakan pimpinan kita ini agar diberi hikmat oleh Tuhan. Ada guyonan di Nias bahwa issue Pemekaran Nias hanya sebagai TAMENG untuk menyatukan hati para LSM yang sedang gencar memburu DATA KORUPTOR di NIAS.

    Jadi, Kabupaten Nias Barat, saya pikir belumlah waktunya. Kalau saya pelaari cara-cara Panitia KANISBAR, lebih kepada “FULUS”…UANG dan UANG. Sudahlah ..mari kita tenang sejenak.

    Saya kasihan sdr2 dari Nias Barat, kalau menghabiskan waktu untuk ini.

    Selamat untuk Kawan Kita Mustika Ranto Gulo.
    Salam Sukses

  31. “REPORT TEAM MODAR PNB”

    I want to try to translate in English has have been presented by moderator.

    This question (WEST NIAS WHO HAS?), tickles my liver,why?. Because West Nias claimed by certain people feels has worked for West Nias and sense of belonging West Nias, at this time made known he struggle masks. Only “Woyo-Woyo” and must be questioned “How much cost released to manage letter of recommendation of North Sumatra Governor?”. Whose returned to be all these?

    Pilar…..Praises God,

    Mission team area autonomy Pilar (Modar team) has executed scanning in Parliament RI at Wednesday 22 August 07 at 2-3.30 pm.

    Started with Modar team to gather at place which has been determined precise at 1 pm, after performing briefing strategy pattern and operation, team enters Nusantara building I and park vehicle of team precise front the door (very nice, do not all vehicles can park there).

    Team enters secretariat Komisi II to ask position of Forming Proposal sub-province West Nias. Expressed that proposal West Nias has passed Komisi II and has been sent to Badan Legislasi (BALEG). Team move towards secretariat BALEG & met with Mr.Widiharto (phone no: 5755059, HP. 0815 8802011). He already explained to the team as follow:

    1. Forming Proposal of Sub-Province West Nias Barat with 26 others autonomy areas (Total 27 Otda) has in harmonized in BALEG & have been submitted to Chief of Parliament RI.

    2. To 27 proposals Otda divided in 2 category that is: 12 complete Otda proposals of all its and 15 other proposals entered in categorizing has not is complete is including West Nias.

    3. The defect list of West Nias is there are 2 point, first of the approval letter from Gubsu less suitably is its contents load with requirement of Parliament RI and second approval letter from DPRD less suitably is its contents load with requirement of Parliament RI which acceptance only Chief of DPRD SUMUT ought to acceptance result of plenary conference of local Parliament of North Sumatra.

    Explanation from Mr.Widiharto be create stock team to face Chief of Parliement RI, however the Chief of Parliament RI in this case area autonomy area that is Mr.Sutarjo Guritno went to palace SBY for consultancy. Finally the team met Parliament leader secretariat staff that is Mrs.Suratmi, Mr.Joko & staff expert Mr. Arwani (phone:5715722).

    From them the explanation much the same to with explanation of Mr. Widiharto only 12 of 27 proposals Otda which complete of its & West Nias is including in 15 proposals Otda which not complete, namely load contents of acceptance letter from Gubsu and local Parliament of North Sumatra as according to requirement of Parliament RI.

    Please is propagated this information with a width of broadness who knows something can assist complementing clauses from local Parliament of North Sumatera.

    Thanks, God bless us.

    MODAR TEAM PILAR

  32. Dengan ini memberikan penghargaan yang tingg atas upaya yang dilakukan oleh Team MODAR dan sukses selalu. Rasanya ada kepuasan tersendiri setelah memndengar langsung informasi yang sesuangguhnya.

    Kami harapkan Panitia KNB segera action mengurus kekuarangan dokumen tersebut dan berharap Nias Barat dapat direstui sebelum 2009. Terima kasih

    Ama Maya Gulo

  33. Saya rasakan getaran Nias Barat yang luar biasa ini.
    1. Info ini membuktikan bahwa peran Firman Jaya Daeli (ex Ang DPR RI) tidak ada sama sekali dalam perjuangan Nias Barat, soryy saya lihat Pemekaran Nias Barat jadi lahan empuk nih, karena begini:
    a). Untuk mendapatkan Surat Rekomendasi Gubernur butuh ongkos, anggarannya dari mana? Apa dipotong dari APBD urusan Otonomi Daerah. Lalu siapa yang mempertemukan Bapak Rudolf dengan PEMINTA SURAT tersebut. Wow, sangat mendebarkan jantung jika ini diusut ya. Mudah2an kawan kita ini bersih baik dihadapan Tuhan dan dihadapan Manusia.
    b). Lebih gilanya lagi, surat dari DPRD sumut itu bersifat pribadi dan bukan hasil rapat Pleno (paripurna). Saya dengar langsung dari Ranto Gulo (ketua Umum PNB) bahwa surat2 itu menjadi ahan lelucon di DPR RI. Gubernur seharusnya menyurati MENTRI DALAM NEGERI menyatakan bahwa memberi rekomendasi Pemekaran Nias Barat. Malah Suratnya langsung kepada DPR RI komisi II. Aneh, pantas saja banyk makian kepada anda2 ini, bodoh atau terlalu pintar. Drs. Marthin Luther Daeli, MSI sepertinya melarikan diri. Hilang dari peredaran, setiap ketemu dia cerita pembelaan atas diinya dan menganggap PILAR NIAS BARAT cuma ANAK KECIL.
    c). Tanggapan kita-kita, orang Nias yang berada di luar Nias Barat, merasa geli melihat tingkah laku Baik Pengurus PANITIA KANISBAR maupun Para Pejabat di Nias. Bupati Nias, tidak mungkin tidak tahu proses tersebut, Kog diam saja. Nah, silahkan simak opini saya ini.

    Yaahowu Fefu.

  34. Bagus, MODAR itu istilah baru ya? intinya adalah mengapa Surat Rekomendasi Gubernur itu cuma bohong-bohongan? Oknum pengurus Partai apa dibalik surat GUBSU tersebut?

    Trus, Info dari TEAM MODAR menyatakan sulit untuk mendapatkan persetujuan NIAS BARAT pada tahun ini?

    Mohon diskusi yang akurat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s