12 Kata Mutiara

PILAR NIAS BARAT

Kita sudah mengetahui & menyaksikan bersama bahwa pada hari Sabtu, 26 Mei 2007 Deklarasi Pilar Nias Barat telah dilaksanakan dengan baik dan sukses hanya karena Kuasa KasihNya yang besar terhadap umatNya khususnya asal Nias Barat didukung oleh Bapak Rahmat Tatang B, Bapak Fauzi Bowo (calon Gubernur DKI Jakarta) yang memberikan kepercayaan kepada Bp. Kasaro Daeli untuk mewakili, Bp. S. Halawa, Bp. Fa’a Daeli, Bp. Danieli Hia, Bp. S. Laoli, Bp. I. Ndruru dll.

Masih dalam rangkaian nuansa sukacita dengan Deklarasi Pilar Nias Barat kemarin, baiklah saya memberikan 12 (dua belas) rangkaian kata-kata mutiara sehingga akan menambah semangat dan kerendahan hati di hadapan Tuhan.

1. Kesuksesan adalah hasil perpaduan kerja otak, kerja hati dan kerja keras (Edward Linggar).

2. Kemajuan dan kesuksesan mustahil dilakukan dan diraih tanpa perubahan. Dan mereka yang tidak mampu mengubah pemikirannya, maka mereka tidak akan mampu mengubah apapun (George Bernard Shaw).

3. Kesuksesan dapat dirumuskan dalam sebuah formula yang sangat sederhana, yaitu lakukanlah yang terbaik, maka percayalah orang lain pasti akan selalu menyukainya.

4. Orang sukses ialah orang yang mampu mengerjakan tugas dalam nuansa kehidupan dengan baik. Ia mencari yang terbaik dari orang lain, dan memberikan yang terbaik yang ia miliki.

5. Untuk meraih kesuksesan, kita harus menemukan sesuatu yang bisa menjadi pegangan hidup, sesuatu yang dapat memotivasi kita dan menjadi inspirasi kita, yakni: TUHAN.

6. Sikap Arif bijaksana adalah kemampuan seseorang memilih yang utama diantara yang terbaik. Karena itu hanya orang yang gemar melakukan yang terbaik yang bisa berbuat bijaksana.

7. Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk terhadap anda. Setitik kebaikan akan menghapus sejuta keburukan.

8. Cara memecahkan masalah adalah jangan memulai dengan mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, tetapi mulailah dengan bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan.

9. Dengki akan memakan kebajikan, sebagaimana api yang membakar kayu. Sedangkan kebajikan bisa menghapus kesalahan, sebagaimana air yang memadamkan api.

10. Pelangi terlihat indah dipandang mata, karena terdiri dari aneka warna. Interaksi kehidupan akan terlihat indah jika beribu perbedaan pendapat dapat dipadukan.

11. Pemimpin yang baik tidak akan berusaha memerintah dengan menekan bawahannya. Pemimpin diakui karena kualitas kerjanya dan tindakan dalam menyelesaikan masalah.

12. Suatu lukisan menjadi mahal, karena lukisan itu memiliki arti yang kuat di dalamnya. Manusia akan berharga jika ia berarti bagi Tuhan, bagi diri sendiri dan bagi sesama.

Demikian yang saya sharingkan kepada kita semua.

Hidup PD SYALOM! ;

Hidup Panitia BPP Kanisbar Pusat Nias-Medan-Jakarta! ;

Hidup PILAR NIAS BARAT! PILAR……..Kokoh Nias Barat!

Shalom,
Arifman Gulo (Ama Niso)
HP.: 0815 1424 8880
Email: arifman888@yahoo.co.id

Iklan

7 pemikiran pada “12 Kata Mutiara

  1. Terima kasih Puisi di atas pak Ariefman Gulo, saya ada pertanyaan untuk kita semua:

    Mengapa kita (orang Nias Barat) bikin PNB (pilar Nias Barat) lalu dihancurkan dan ketuanya dijelek-jelekan. Nama PNB baik di luar maupun kawan2 mahasiswa sangat baik dan punya wibawa yang baik. Coba lihat web site lainnya selalu kedengkian yang mereka tujukan. Ketika ketua PNB bertandang ke kampus kami, kesimpulan kami Pak Ranto adalah pilihan Tuhan.

    Bagaimana dengan puisi no:#9. Dengki akan memakan kebajikan, sebagaimana api yang membakar kayu. Sedangkan kebajikan bisa menghapus kesalahan, sebagaimana air yang memadamkan api.

    sayang ya, kebiasaan kita mendengki orang belum terhapus.

    terima kasih kepada penulis puisi ini, sangat menggugah.

    Kami butuh dukungan juga untuk IMANI
    Salam Nias Yaahowu.

  2. Ya’ahowu Bp. “J” (4),

    Saya ingin memberikan penjelasan singkat yang ditanyakan oleh no.4.
    Jika kita mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, maka lebih cenderung membuka peluang saling menyalahkan dsb yang implikasinya akan memperlambat ditemukan suatu solusi. Suatu masalah memang perlu dipikirkan, misalnya mengapa masalah tsb dapat terjadi dst, dan hal tsb bagian dari proses evaluasi.

    Sebagai ilustrasi: ada seseorang yang mendapat kecelakaan di jalan raya dan membutuhkan pertolongan yang harus dibawa segara ke rumah sakit saat itu juga. Namun jika dipersoalkan terlebih dahulu oleh orang2 di sekitar jalan raya tsb, mengapa terjadi kecelakaan dsb, siapa salah & benar dalam kecelakaan tsb, maka orang yang mendapat kecelakaan tsb bisa2 tidak tertolong nyawanya. Artinya: bagaimana orang yang kecelakaan tsb dapat dicari jalan keluarnya dulu dari permasalahan (kecelakaan) yang terjadi untuk bisa tertolong jiwanya. Setelah orang tsb dicari jalan keluarnya untuk ditolong dan dibawa ke rumah sakit, maka barulah proses evaluasi berlangsung: mengapa kecelakaan tsb dapat terjadi dst?

    Namanya masalah atau problem pasti dimiliki setiap insan yang relatif sifatnya. Kalangan konglomerat sampai ke kalangan kolongmelarat pasti memiliki permasalahan masing2. Namun bagaimana kita memandang suatu masalah atau problem tsb menjadi suatu anugerah yang perlu disyukuri, dinikmati & dihadapi dengan kepala dingin walau kadang hati panas he…8x agar masalah tsb ditemukan solusinya.
    Saya optimis para top manajemen/pejabat PNB memiliki kredibilitas sebagai soluter2 yang handal dalam rangka proses perjalanan dinamika organisasi dimanapun berada. Tuhan memberkati.

    Shalom,
    ANG
    3.15am

  3. shalom…saya ingin menanyakan kata mutiara bang arif..!!anda mengatakan bahwa Cara memecahkan masalah adalah jangan memulai dengan mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, tetapi mulailah dengan bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan…yang mau saya tanyakan bagaimana kita bisa menyelesaikan suatu masalah kalau kita tidak mengetahui bagaimana masalah itu terjadi..??

  4. RINGKASAN KHOTBAH (Stephen Tong)

    (Dikutip dari renungan Khotbah tgl 25 September 2005, di Gereja Reform Injili Indonesia Singapore).

    “Jikalau seseorang menganggap dirinya adalah orang yang sangat takut kepada Tuhan, orang yang hidup suci, maka biarlah dia menahan lidahnya. Karena kalau seseorang sembarangan berbicara, maka ia adalah seseorang yang palsu kerohaniannya. “

    Menguasai dunia harus dimulai dari menguasai diri. Menguasai diri mulai dari menguasai lidah. Menguasai diri mulai dari menguasai kalimat2 yang keluar dari mulut. Kadang2 lidah kita terlalu mudah berbicara, berbicara sesuatu yang kemudian kita sesali.

    Orang yang diberikan ujian yang berat, tidak tentu karena dosanya. Orang mengkritik kamu, bless them. Orang yang me-maki2 kamu, berdoalah bagi mereka. Talk something good, talk something not cursing others but blessing others. Mulut kita diciptakan Tuhan untuk berbicara.

    Marilah kita merubah hidup ini menjadi benar-benar hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan yang benar. Bagaimana caranya?

    1. Alkitab menyatakan semua hal yang kotor jangan dibicarakan. Semua kalimat yang kotor jangan keluar dari mulutmu.

    2. Semua kalimat yang menjatuhkan Iman dan Rohani orang lain, jangan dibicarakan. Janganlah menjadi batu sandungan, menjatuhkan sesama, membuat orang lain kecewa, putus asa, tidak ada pengharapan. Itu semua adalah pembicaraan yang tidak membangun.

    3. Kalimat2 yang tidak bertanggung jawab jangan keluar dari mulutmu.

    4. Kalimat2 yang bikin pecah hubungan orang lain jangan keluar dari mulut kita. Jangan membuat kebencian, permusuhan dan hal-hal negatif. Kita harus membuat damai antara orang2. Barangsiapa dengan kalimat yang bijaksana memperdamaikan orang, dia akan disebut sebagai anak-anak Allah.

    5. Kalimat2 yang ber-sungut2 jangan keluar dari mulut kita. Banyak orang Kristen pada waktu mengalami sakit atau banyak masalah, kita marah kepada Tuhan. Saat itu setan melalui manusia yang iri/dengki kepada kita akan senang dan tertawa melihat kita jadi ter-pecah2 dan terporak-poranda.

    Marilah kita mendedikasikan mulut kita kepada Tuhan, memakai mulut kita untuk memuji Tuhan, bersyukur kepada Tuhan, dan mengabarkan Injil melalui tingkah laku kita se-hari2 di dalam kehidupan kita terlebih dahulu, sehingga orang lain akan melihat kebenaran yang ada di dalam kehidupan kita dan Tuhan kita.

  5. Kepada saudara saya Era-Era Hia,
    Saya banyak dengar cerita and menjadi bahan pemicu pertengkaran Nias Barat. Di rumah Ama Surya anda ktakan bahwa Ama Maya Gulo meminta agar Ama Klara legowo untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Panitia BPP Kanisbar Jakarta. Disisi lain anda bicara ke Ama Maya Gulo lain lagi, bahwa AMA Klara, tidak mau mundur dengan konsekkwensi apapun. Meraka sudah siap dengan kondisi apapun. Jadi, anda ini plin-plan, kamu itu tidak tahu resiko apa dari akibat bicara anda. Segera klarifikasi semuanya sebelum ada resiko lebih besar lagi. Anda ini berpendidikan tinggi kog anda bersikap ambivalensi? Anda itu bukan siapa2 masih saudara kami, apalagi istri abangmu itu ponakan kami kandung. Jadi, jangan lempar sebunyi tanganlah, anda jadi bua bibir di tangerang dan banyak orng tidak suka pada anda. Mari kita bersatu dan mendamaikan kawan-kawan yang bersengketa. Aku kasihan kepada Ama Maya Gulo karena dia pasti diseret dgn masalah ini. Anda kenal saya?

    Ama Ivan Gulo
    Pasar Kemis Tangerang

  6. Salam Bang Arif
    Tulisan anda sangat bagus, kalau boleh saya memberi komentar sedikit bahwa:
    1. Sukses itu belum berakhir sampai pada sukses acara kemarin. Kita menantikan agenda berikutnya, dari Pengurus Harian.
    2. Tulisan tersebut di atas mengajak kita agar kita menjunjung tinggi norma-norma kehidupan. Jika berkenan kita jangan saling menfitnah lagi, kami heran mengapa orang-orang saling cai maki ya ?
    3. Kami di Luar Jakarta bangga dengan, segala upaya PUTRA NIAS dari NIAS BARAT. Maju terus dan bertindak hati-hati.

    Salam
    Rahman W

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s