Siapa Tokoh Nias Barat, menurut anda?

Tokoh Nias Barat,

Kita semua adalah Tokoh Nias Barat, yang membedakan adalah hasil karya anda dan saya. Tuliskan identitas orang-orang yang anda kenal, yang selama ini mereka tersembunyi, low profil, padahal memiliki potensi SDM yang luar biasa.

Jangan kecil hati, jika nama saudara belum tertulis disini, tulis sendiri, disertai dengan tulisan tentang pemikiran anda yang hebat.

Jika saudara rindu menulis profil orang lain, itu sangat baik, siapa kandidat anda dan prestasi apa yang pernah dicapainya.
Kami yakin siapapun dia pasti masuk kategori sebagai tokoh Nias Barat. Berikanlah informasi yang benar dan tulus, jangan bermaksud menjatuhkan orang tersebut. Kami berharap anda jujur, dan jangan lupa menulis Nama, Umur, daerah asal serta prestasinya ataupun organisasi kemasyarakatan yang pernah digeluti.

Tuhan Memberkati Anda !

Iklan

41 pemikiran pada “Siapa Tokoh Nias Barat, menurut anda?

  1. Tokoh Nisbar banyak, apakah semua bersehati untuk memajukan Nisbar?????? secara peribadi yang saya harapkan adalah pemimpin yang memimpin dgn pikiran dan hati yang benar. jauh dari KKN. Nisbar maju jika pendidikan diprioritaskan. pendidikan yang baik akan mempercepat kemajuan suatu masyarakat. tidak ada yang hebat dan kuat jika berjalan sendiri-sendiri. Mari bergandengan tangan bersama-sama untuk membangun daerah kita Nisbar. jangan sampai terjadi lagi anggaran dikembalikan ke kas negara. salam… saya Nofedin Waruwu mengucapkan Ya’ahowu (talau faohe tanga wangehao banuada)

  2. tenga simano dao na tabee mene-mene ba mbanuada le, boi talau wehede simano dao, fefu zino alua bateroi furi sae dao boi latohugo bazisomifona sae. tabee semangat woile awena nias barat dao tola berkembang baziso mofona, boi tamundurko zinoso boto?he………he….

  3. Tafareso dododa zamosana ita……………….

    Moi ita bagahe rofa Yesu Soaya………………

    Hana Wa sifalele-lele mano nono niha andro? ……

    Te ono mbekhu ira andro ?………………………………

    Sohoro-horo, sanago-nago, ono sitefuyu, losi sokhi bambawa mi …alai nono mbekhu soroi dano mbekhu (tenga tano niha).

    Lasuno-suno NDRA’O bawara, ba lau-lau mo horo-horo, mamakareua, dombua ndronga.
    Tenga Tokoh Nias Ami andro talifuso…boro me fabahe-bahe ami misa bazinga lala.

    alai ndra’ugo tokoh mbekhu!
    Bekhu!

  4. yaaga moroi ba lawelu, mabee sambua fehede awena nias barat tetap maju oc.
    di lawelu skrg dah ad kemajuan yg bs membuat pr anak2 muda utk mlnjtkn sklh,
    inilah sbg yg hrs dikembangkan lg oleh kec. ulumoroo.
    desa saloo yg skrg ini sdng membangun sklh SMK N. ULUMOROO, agar pembangunan itu bs brlngsng dengan baik.

  5. Ternyata Sumber Daya Manusia putra-putri Hinako, luar biasa ya, dari daerah Hinako pertama kali yang menjabat Bupati Nias yang dulu dikenal namanya Kepala Luhak. Dan ada juga mantan Sekda diluar Nias, itu prestasi gemilang, Salut untuk Hinako.

    Dan sekarang banyak Putra-putri dari Hinako yang belajar dan kuliah di Jogjakarta. Ini sebagai aset Nias Barat kedepan. Lanjutkan…..

    Lalu dari Sirombu, Bpk. A. Ugi Daely & Firman Jaya Daely Pernah duduk di senayan sebagai Anggota DPR. (Khusus Orangtua kita Alm. A. Surya Daely pernah menjabat anggota DPRD DKI Jakarta selama 2 kali periode dari fraksi TNI).

    Lanjutkan…….. sebagai info untuk kita semua, lalu adakah regenerasi dari pendahulu kita itu???????

  6. Ya’ahowu !

    Berikut ini beberapa Tokoh Nias Barat asal P.Hinako :
    – (Alm.)Pdt.Karel Dalihuku Marunduri(Ama Dasima) atau biasa disebut P.K.D.Marunduri, putra (alm.)Tuhenori Balugu Bawazihono Marunduri(Ama Masati). Beliau dikenal sebagai tokoh pendiri gereja ONKP(Orahua Niha Keriso Protestan).
    – (Alm.)Daliziduhu Marunduri(Ama Suka), mantan Kepala Luhak atau Bupati Nias pertama. Setelah itu diangkat menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Nias.
    – (Alm.)Daligolo Marunduri, mantan Penasihat Bupati Nias.
    – (Alm.)S.W.Marunduri, mantan Sekda Bupati di P.Siantar
    – (Alm.)S.Daely / Ama Sorana, mantan Sekda Kab.Nias.
    – Fena Marunduri, cucu (alm.)P.K.D.Marunduri. Dikenal sebagai Pendiri Yayasan Delasiga Cinta Anak Bangsa(DCAB), sebuah LSM yang membangun ratusan unit rumah bantuan bagi korban tsunami/gempa diSirombu-Nias Barat.
    Maju teruusssss . . Nias Barat !!!

  7. Ya’ahowu….

    Wah kalau berbicara masalah profile yang akan memimpin NISBAR agak susah juga sih karena tidak kita sering menilai apa yang kelihatan dari kulitnya namun visi dan misinya ?? hanya diri sendiri yang punya jawaban.

    Akan tetapi saya pribadi berpendapat bahwa siapapun dia yang akan memimpin NISBAR adalah :

    1. Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    2. Sehat Jasmani dan Rohani.
    3. Berasal dari Nias Barat.
    5. Berpendidikan Minimum SMA/Sederajat.
    6. Umur minimal 30 – 60 tahun
    7. Mempunyai wawasan yang luas.
    8. Berjiwa kepemimpinan dan tidak mementingkan diri sendiri.
    9. Tidak kenal pamrih untuk berkreasi dan memberikan ide-ide positif untuk kemajuan dan perkembangan NISBAR kedepan.
    10. Benar-benar bebas dari KKN dan masih banyak lagi yang perlu dibenahi terutama moral dan hati nurani yang bersih tanpa adanya interfensi dari semua pihak.

    Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua demi kemajuan dan perkembangan NIASBAR yang kita cintai bersama.

    …….SELAMAT DAN SUKSES…..

  8. Diam-diam juga PUTRA NIAS BARAT yang sudah menelorkan 200 lebih sarjana SPAK, STH dan jurusan lainnya, perkenalkan:
    Nama : Pdt. Orwel S. Gulo, M.Th.
    Pelayanan: Gereja Sungai Yodan Jakarta
    Jabatan: Sekretaris Sinode sejak 2003 – sekarang
    Dekan Fakultas Pascasarjana Institut Theologi & Pendidikan Pelita Bangsa.

    Mengajar di berbagai sekolah theologi, seperti ITKI Petamburan, STT Agathos, STT Palita Bangsa, STT Tiberias.

    Putera Nias yang telah berjuang membuka jalan bagi pemuda-i untuk menjadi sarjana, yang kemudian diutus ke Nias menjadi berkat. Sebagian dari mereka yang telah lulus telah menjadi pegawai negeri dan juga menjadi gembaja di gereja lokal.

    Dengan ini kami anak2 nias berterima kasih kepada Bapak, Maju terus dan Tuhan memberkati.

  9. yang namanya tokoh di nias barat adalah orang yang mau mengabdikan diri untuk membangun daerahnya sendiri, karena itu akan berdampak pada masyarakat dan daerah itu sendiri. tidak selalu yang sukses diluar daerah, toh jangan2 mereka lupa karena keasyikan hidup di luar..
    Ir.Fa’ahakhö Dödo Gulö yang di publikasikan LPAM – Nias telah melakukannya.

  10. Kalau kita hanya membahas mengenai tokok-tokoh Nias Barat rasa menghabiskan energi sehingga tujuan utama kita akan terbengkala. Tokoh itu akan muncul dengan sendirinya. Yang penting sekarang ini adalah bagaiamana kita dapat bersatu orang-orang nias barat yang ada di nias dan orang-orang Nias barat yang ada dipeantauan. Seperti pepatah mengatakan:
    “Noro nifalului wahea, noro nifalului waoso tafofo na enau tafae na esolo”. Persatuan itu adalah modal utama untuk mewujudkan suatu cita-cita yang mulia yaitu Kab. Nias Barat.

    Ya’ahowu fefu Ono niha

  11. Kepada saudaraku Ama Klara, Ama Maya dan Era Era Hia….Jangan tanggapi resp. 27. Tujuannya agar perpecahan diantara kalian terjadi.

    Tingkatkan komunikasi agar tidak bisa diadu domba…….

    Kepada resp. 27, apa untungmu menghasut ketiga tokoh nias barat diatas???????????????????

    Lagian, mereka tidak mungkin percaya kepada anda…..mereka tidak bodoh….

    Upaya resp 27 untuk menghasut pasti tidak terwujud. Apalagi tokoh-tokoh masy Nias barat sudah alergi atau tidak baca web ini……. sehingga mereka sudah pasti tidak terhasut….ok bung…..

  12. Sdr Resp # 29 atau yang mengaku Redieli Mendofa, anda adalah penuh enerjik, saya sarankan kau boleh ampunilah dia yang mengaku”Jaya Daeli” bawalah dia dalam doamu supaya dia menjadi baik.

    Semoga bermanfaat
    GBU

  13. Jaya Daeli,
    Sepertinya saya kenal anda tinggal di bekasi, atau di ujung kulon ya? kalau salah, Tuhan tahu anda dimana! Jangan begitu deh, masa anda tega sama ranto .. bukankah Bapaknya dulu pernah menolong bapakmu? COba anda tanya, kalau tidak percaya, tanya Tuhan saja. Jaya daeli yang sesat, kembali ke jalan yang baik. Aku rela mempertaruhkan apapun membela ranto itu, gaul donk ama dia, supaya kamu tahu bahwa 63 orang mahasiswa yang di donasinya di kampus ini, semua berhasil…..tidak pernah diekspos. hahaha? siapa anda ha? Dia tidak mau diekspos……………! Sedangkan anda hanya cacing yang sebentar lagi ………hehehe.

    Redieli Mendrofa
    Saya Cari Anda dengan cara apapun, kami sekarang sudah tahu!

  14. Saudara resp # 27 berpikirlah yang baik, up date personality anda. Jangan menganggap orang lain jahat/jelek.
    Doakan mereka supaya menjadi orang baik.

    Saya angkat jempol buat sdr Eben dan Dolai yang tidak membalas tuduhan/hinaan orang lain terhadap diri mereka, mereka semakin dewasa.

    Saohagolo

  15. Sdr. Yoris:
    Masyarakat yang membangun Pilar Nias barat adalah
    Kecamatan Sirombu
    Kecamatan Mandrehe
    Kecamaan Ulu Moro’o
    Kecamatan Lahomi
    Kecamatan Lolofitu Moi
    Kecamatan Mandrehe Utara
    Kecamatan madrehe Barat
    Kecamatan Moro’o
    +
    Hinako (Kita Peruangkan menadi Kecamatan)

    PILAR NIAS BARAT tetap jaya, jangan ada prasangka yang buruk, saya dengar sendiri Ketua Umum Mustika Ranto Gulo menyatakan mendukung BPP KANISBAR. Msalah yang kita hadapi adalah rumor dari Era-era Hia yang menghasut Marthin Luther bahwa ada wacana melengserkannya dari kursi kerajaan. Panitia BPP Kanisbar dipertahankan mati-matian, karena hobinya kumpulin dana masyarakat, sedang genjar untuk mencari dana dalam malam pesona budaya nias… hehehe nanti kita korupsi lagi ya? .. hm…aduh…hm

  16. Saya dukung Pilar Nias Barat karena disana orang-orangnya mewakili semua kecamatan.

    Pilar sebaiknya memberikan pencerahan kepada saudara/i kita yang lain agar menjadi baik.

    Sabar dan berdoa selalu sambil terus bekerja.

    Tuhan memberkati

  17. tokoh pengecut/penmghancur Nias :

    Eben Ezer Hia
    MNeiatasi Dolai
    A. Agus Daeli
    Ranto Gulo
    aMA pRATAMA dAELI

    Tokoh Hebat : FJD dong…….. dia kelas nasional.

    Kalau nama tadi kelas preman……he…he……..

  18. Saudara/i yang diberkati Tuhan

    Nias barat tidak pernah dan tidak akan terpecah oleh kekuatan manapun. Namun perbedaan pendapat itu sah sah saja, jangan ngge ngge aja mas, mungkin anda pernah mengikuti berbagai seminar, simposium, panel diskusi atau sidang skripsi, tesis,desertase dll. disana nuansa perbedaan pemikiran sangat kental…….

    artinya orang-orang NIAS BARAT ITU MEMILIKI PEMIKIRAN SENDIRI-SENDIRI DAN TIDAK MAU MENERIMA PENDAPAT ORANG LAIN YG TIDAK BISA MEMBERIKAN ARGUMENTASI YG LOGIS.

    Jadi tidak benar klo ada yg bilang bahwa nias barat pecah. Kasih tahu disini antara siapa dengan siapa yang pecah/bermusuhan. Akan saya tunjukkan kepada anda bahwa mereka bisa berkomunikasi. INI GARANSI.

    Tetapi jika ada yang tidak pada tempatnya, apakah kita diam aja ?? Tentu tidak, kita jernihkan.

    Bagi Sdr/i di luar Jakarta, khususnya Medan dan Syalom di G.Sitoli anda jangan khawatirkan keadaan kami di Jakarta. Siapapun dia orang Nias barat di jakarta masih akur-akur aja.
    Yang ada hanya perbedaan pendapat saja.

    Disini yang dituakan masih banyak seperti Bapak Ama Surya Daeli(Fa’ano, Sitolubanua),Ama Dicky Gulo (Fatiaro, Simae’asi), Ama Soza maruhawa (Yeremia),Ama Soma Marunduri(Adrianus), Ama Ugi Daeli (Matias, Lasara), Ama Anto Daeli(Olo,Lolowa,u),Ama Falen Zebua (Sinufa,ononamolo),Kasaro Daeli (Ama Agus,onolimbu) dll.

    Anak mudanya : Era-era Hia, Eben Hia,Firman Jaya,Firman Nefos,Firman Hia,Ranto Gulo,Fadaosi Waruwu,Yosia Halawa,Tibe Zaluchu,Oloheta marunduri,Yoseti Gulo, Sateli Gulo, Abineri Gulo,Sulaeman Daeli,Fa’a Daeli’Fa’a Maruhawa,Sonari Daeli,oto daeli, elifati daeli,Herman Zebua,marthin luther daeli, Dodo Hia, Etika Hia, Fena marunduri,Haeli,jefri ufati Zebua, azokhigo zaluchu,Meiatasi Dolay,Epherson Hia,Otenieli Hia,Fidelis waruwu,Agus Daeli,Sosialis daeli,Pariaman daeli,Tema’aro Gulo,Be’eli Gulo dan masih banyak lagi

    Kami semua dalam keadaan akur-akur saja

    ORANG NIAS BARAT SAMA SEPERTI IRAONO GIZARAELI…ITU SAJA..hehehe

    Tuhan memberkati

  19. Saya usulkan TOKOH masyarakat Nias Barat, RANTO GULO, Alasan bisa melakukan fitnah dan melempar isu memecah Nias Barat.

    Wajar kalau Ranto menerima mendali dan masuk MURI sebagai tokoh yang bisa memecah Nias Barat

  20. Pak Mod aku berencana bikin topik nih, judulnya : Angowuloa Mado Gulo Talau Lalou disingkat AMAGU TALU.
    Tujuannya utk saling kenal saudara/saudara kita dimanapun berada.
    Kan ada pepatah tak kenal maka tak sayang, siapa tahu bisa bersinergi jika sudah saling mengenal.

    Kenapa khusus Mado Gulo ? bukan bermaksud untuk dikotomi dengan non Gulo, tetapi hanya mengefektifefisienkan saja biar agak fokus gitu.

    Buat Mado Lain kalau ada yang minta juga di kasih aja, biar adil gitu.

    Salam Perjuangan

  21. saya juga mengusulkan bung Ranto dikelompokkan sebagai Tokoh, buktinya Bung Ranto membuka wweb side ini dan sangat bermanfaat bagi semua orang Nias….jadi sangat layak dan masuk dalam kriteria tokoh sebagaimana defenisi dan kriteria Era Era Hia diatas.

    Jadi bukan leluco, and sekarng dapat dikatakan sebagai tokoh muda Nias Barat, jauh lebih hebat dibanding Faebuadodo Hia, Fa’ahakhododo Maruhawa maupun Era Era Hia.

    Hidup Mustika Ranto………..

  22. Hehe, Nama saya dikategorikan sebagai Tokoh Muda Nias Barat, terima kasih.
    Permohonan saya, silahkan saja asal saya jangan menuai makian dan cacian dari siapapun karena pasti menimbulkan pro kontra.
    Usul saya, bagaimana kalau kita sambut usul Pak “Bewamati Gulo” di atas masuk dalam kategori lelucon. dan tertawa lebar penuh suka cita “hehehe, hahaha, hihihi, nias baratku tercinta akan sukses!”

    Mari bersuka cita atas semua berkat Tuhan pada kita.
    Amin

  23. Siapa tokoh muda Nias Barat menurut saudara ? (Maximal umur 45 tahun), saya usulkan :
    1. Mustika Ranto Gulo
    2. Faebuadodo Hia — tapi kelihatannya lewat 45 tahun ya atau masih ABG beliau?
    3. siapa menurut saudara?

  24. Iya kan saya dah bilang Tokoh itu ga usah dibilah-bilah karena pucing tambah puyeng tak ada ujungnya…
    Bagi kami rakyat jelata yang tidak tahu apa-apa dan masih ingusan, hanya mengenal tokoh yang telah nyata-nyata mengabdikan dirinya untuk masyarakat, bukan orang yang menjadikan masyarakat objek kepentingan pribadi atau kelompok.
    Mudah-mudahan KNB setelah pemekaran (kalau Goal) semakain Maju spt.Kata Pak Solis (Ama Dian) tapi sekarang ini Track record daerah pemekaran di Indonesia kebanyakan makin Miskin dan Hancur-hancuran, kecuali beberapa daerah seperti Gorontalo/Bangka Belitung yang makin maju setelah pemekaran karena punya potensi dan sumber alam terutama tambang yang luar biasa….NIas Barat punya apa…?
    Selamat Berjuang Doa kami selalu menyertai para Tokoh dan jangan menjadi kehendak kita tapi Kehendak”NYA”

  25. YAHOWU FEFU ONO NIHA ….?!

    Siapapun tokoh masyarakat Nias, bukan masalah. Yg penting bagaimana kita sendiri memberikan kontribusi untuk kemajuan Nias.
    Pemekaran adalah salah satu cara untuk membangun Nias. Untuk itu marilah kita mendukung pemekaran Nias dengan tidak mengeluhkan apapun.

    Salam buat ONO NIHA semua dan khusus untuk saudara saya: Mustika Ranto (A. Maya), Era Era Hian (A. Desta), Firman Hia (A. Gebi) Dll.

    SOSIALIS DAELI

  26. Yth. Moderator/netters

    Berbicara tentang tokoh, sebenarnya hanya membuat kita memutar2 otak/memilih dan memilah dsb, karena satu persatu tokoh yang kita sebutkan diatas pasti ada baik/jeleknya, kurang lebihnya dan ini hanya memposisikan kita pada pembahasan yang tidak pernah habisnya. Seperti kata Moderator/Netter sebelumnya bahwa orang Nias yang asalnya dari Nias Barat adalah “SEMUANYA TOKOH NIAS BARAT”

    Kita jangan lupa bahwa seorang tokoh punya latar belakang masing-masing.

    Para tokoh yang disebutkan diatas saja, memerlukan sebuah tahapan/jenjang sehingga mereka sampai saat ini disebut tokoh dan hal itu tidak gampang. Sebutan Tokoh timbul karena latar belakang pendidikan, status sosial, jabatan, dituakan (Umur), dan bahkan ada menjadi tokoh karena sifatnya yang 1/2 preman. Dan tak kurang juga seseorang menjadi tokoh karena latar belakang keluarga yang punya aliran darah pemimpin (Ingat Bibit/bobot)

    Sudah menjadi budaya bangsa kita saat ini, bahwa tokoh-tokoh yang ingin duduk pada salah satu jabatan, rata-rata melakukan tindak/tanduk yang seharusnya tidak mereka lakukan. Kata “AMBISI” adalah salah satu kata racun yang merusak sifat/moral para tokoh yang memang sangat bahaya bagi tatanan hidup bermasyarat nantinya sehingga tingkat kesadaran akan dirinya (tokoh) rendah. Tidak peduli bisa atau tidaknya dia memimpin, tak peduli kepentingan rakyat yang penting duduk dikursi empuk, dihormati orang dan tentunya kantong semakin tebal.

    Marilah kita merenung dan berpikir dengan logika :
    Siapa tokoh yang kita pilih? Apakah perlu/wajar kita memilih seorang tokoh dengan karakter yang saya sebut diatas?. Perlu saya tekankan bahwa kalau kita mau Nias Barat maju dan sejahtera kedepan, pilihlah tokoh atau pemimpin yang memang benar-benar tokoh dan benar-benar pemimpin.

    Kita bisa membuka mata, melihat, menilai siapa-siapa tokoh kita yang wajar / murni menjadi tokoh yang sebenarnya. (Maksud saya bukan tokoh-tokohan)

    Potensi generasi muda, kita jangan sepelekan dan hanya orang-orang tua saja yang menjadi tokoh. Begitu banyak tokoh-tokoh nias barat yang masih tergolong muda, berwawasan luas dan punya akses kepemerintahan. Bila nanti pemekaran Nias Barat ini sukses, alangkah baiknya, jika tokoh-tokoh yang masih muda-muda ini yang di prioritaskan menjadi pemimpin Nias Barat ke Depan.

    Himbauan saya kepada para tokoh/calon pemimpin agar memeperhatikan hal-hal sbb:

    1. Jangan malu-malu untuk melihat diri dicermin alias maaf “NGACA DULU”
    2. Berjiwa besarlah dan saling mendukung.
    3. Harus bisa berkorban tanpa pamrih.
    4. Kalahkan “AMBISI”(-) dan berjuanglah untuk “AMBISI” (+)
    5. Hindarilah dalam hati Nurani anda untuk sedini mungkin “KKN ITU”
    6. Harus mengingat bahwa Kab.Nias Barat, adalah ibarat seorang bayi yang baru lahir. Yang memerlukan perhatian serius dari pengasuhnya/orang tuanya.
    7. Jangan pernah berpikir akan kesempatan yang akan menimbulkan kerugian masyarakat dan menghambat kejauan Nias Barat.

    Untuk masyarakat Nias Barat seluruhnya ;
    Untuk memilih tokoh/calon pemimpin kita nantinya, jangan pernah memilih tokoh-tokoh yang tidak sesuai dengan hati nurani anda. Lihatlah tokoh/pemimpin yang memang benar-benar tokoh/pemimpin. Jangan pernah memilih tokoh/pemimpin yang tidak mampu. Hal ini terjadi karena adanya tali persaudaraan, uang, iming-iming dsb.
    uang. Salah memilih adalah kesalahan yang fatal untuk kedepan. RUUUUUSAAAAAKKKKKK. DDDDDDDEEEEEEEHHHHHH….

    YAAHOWU…!!!

    Terima kasih.
    Firman Hia

  27. Aku setuju yang dikatakan oleh bapak Era Era Hia, bahwa yang disebut dengan tokoh adalah orang yang telah dan terus-menerus mengabdikan dirinya untuk orang lain/masyarakat.

    Jadi tokoh tidak melulu identik dengan jabatan seseorang atau status sosial seseorang. Misalnya si A menjabat sebagai Bupati, atau jabatan strategis lainnya, tetapi selama dia memimpin tidak pernah peduli dengan rakyat, apakah ini dapat dikatakan dengan tokoh?

  28. Menurut saya, yang disebut dengan tokoh adalah orang yang telah dan terus-menerus mengabdikan dirinya untuk orang lain/masyarakat.

    Jadi tokoh tidak melulu identik dengan jabatan seseorang atau status sosial seseorang. Misalnya si A menjabat sebagai Bupati, tetapi selama dia memimpin tidak pernah peduli dengan rakyat, apakah ini dapat dikatakan dengan tokoh?

  29. kepada pak Herison Gulo di Tangerang anda sebenarnya sangat potensial menjadi pemimpin masa depan, tapi utk mewujudkannya anda harus banyak bergaul atau mengenal dan dikenal orang lain.

    Anda jangan merasa seperti katak dalam tempurung, merasa hebat sendiri padahal tak ada apa-apanya. Anda masih muda, masih banyak waktu, anda pergi kenalan sama orang-orang Lawelu atau orang-orang Nias yang ada di Tangerang, disana ada banyak Mado Gulo atau anda pergi silaturahmi ke tokoh orang Mandrehe di Jakarta seperti Sinufa Zebua,SH/Ama valen, Ama maya Gulo, Ama Dicky Gulo.

    Nanti kalau anda sudah jadi Bpati Nias barat jangan lupain saya ya, orang yang memberi nasehat kepada anda.

  30. Kami dari Lawelu, Ulumoro’o
    Begini saja kita semua adalah tokoh tetapi agar kelihatan tokoh, kita harus rajin datang waktu pertemuan ono zalawa. syrat lainnya adalah:
    1. Takut Akan Tuhan
    2. Bukan Tokoh yang pernah KKN
    3. Ada hasil karya, minimal pernah jadi anggota ormas, atau minmal SNK (SATUA NIHA KERISO) ini minimal.
    4. Satu istri, hehehe jangan sampai ada selingkuhan bagaimana bisa dipanggil tokoh kalau begitu
    5. Tidak mesti kaya, atau bermobil (setuju)
    6. Bijaksana, niha sitobali naha wanofula zato
    7. lurus dan rendah hati, tulus dan tidak suka nyindir orang lain.
    8. Bukan pembual, asal ngomong saja.

    itu saja, dari saya. Kalau saya perhatikan tulisan sebelumnya bahwa nama-nama tersebut segera di update.
    Tolong masukan nama saya!
    Herison Gulo
    Lahir 23 Maret 1980 di Lawelu raya, sekarang karyawan PT ASM Tangerang

  31. Yth. Moderator.
    Benar kata Mr. Solis, bahwa seorang tokoh tidak mesti kayo, mofaka, alawa zekola. Justru dengan background
    diatas, tindakan para tokoh suka tidak sesuai dengan hati urani masyarakat. Bahkan tak sedikit yang tidak punya “RASA BEBAN MORAL” terhadap daerah masing-masing.

    Kriteria yang dimaksud Mr. Solis, menurutku boleh-boleh saja dipaparkan disini, namun demikian, kita harapkan dalam memilih tokoh yang akan menjadi pemimpin masa depan, kita tidak terlalu banyak tuntutan masyarakat (yang mesti sempurna). Kita juga lupa bahwa didunia ini tidak ada yang sempurna, tetapi untuk menyempurnakan sesuatu perlu kerja sama yang baik.

    Kalau boleh saya berpendapat, mengenai sosok tokoh yang selalu sempuna adalah RENDAH HATI dihadapan Tuhan dan Manusia.Kerendahan hati seseorang yang akan membawanya untuk menjadi seorang yang sempurna.

    Terima kasih./Yaahowu…!
    Firman Hia

  32. Yth.: Moderator

    Menurut saya yg dikategorikan Tokoh, baik tokoh masyarakat Nias keseluruhan ataupun Nias Barat adalah orang yang peduli akan kepetingan orang Nias dan Nias itu sendiri, tidak mesti orang kaya, berpangkat, berpendidikan tinggi,dll.

    Apakah orang Nias yang kaya, berpangkat, sukses, dll.tapi tidak pernah peduli pada kepetingan Nias dan juga pada pada orang-orang Nias. Tolong diberi kriteriannya sehingga netters bisa memberi penilaian.

    Yaahowu

    SOSIALIS DAELI

  33. Pak Mareko Halawa, Pak Agus dan Amada Talu (#),
    Terima kasih commentnya ya, Salam Kenal, Hanya Fhoto ini yang bisa saya pampangkan untuk hadiah Paskah kita. Sebuah Phaspoto kecil, yang kelihatan ganteng kata bapak Amada Talu. Trims. ya PUJIANNYA. bisa saja AmadaTalu menulis begitu mantapnya.
    Pak Halawa, cepat atau lambat kita pasti akan kenal, saya mohon kirim nama-nama Tokoh Nias Barat yang ada di sana. Kampung Bapak Pasti sudah masuk dalam territorial Nias Barat. Jadi, sekarang bapak yang menjdai koresponden kita di sana, ya. Pak Marunduri, salam mais dari Niasbarat.wordpress ya.
    Pak Agus, susunan pengurus KNB 2003 belum ada datanya pak, apa bisa di tulis disini, supaya lengkap informasinya.
    Selamat PASKAH
    Ya’ahowu.

  34. Yahowu pak Halawa ba Padang
    Si’oföna ma’owai ami fefu mbanuada siso ba ranah Minang “Ya’ahowu wanahae Duada Yesu”, maaf nano tobali ami dawa he, balö hana-hana khöda ononiha He Dawa ba he Niha, oi ira talifusöda fefe……..ma tenga da’ö Halawa.

    Ya’ira simöi ba Senayan wö, ba me mangawuli ira ba latunö-tunö khö namara Talu, da’ö wa’u’ila, so ndra Ama Leo/Yosia Halawa ba da’ö, lö’u’ila na fa’ila ami ma zui banuami, Pengusaha sukses da’ö…….asese möi ifondrongo-ndrongo mene-mene khögu, ba sökhi sibai gamuatania, no adölö-dölö manö dödö ba lalania, lö ahole-hole, da’ö wa’ifahowu’ö ia Amada ba zorugo (pak ama Leo sorry ya, intermeso only).

    Iya mengenai Banuada siso ba da’ö, kirim ma sura manö döira ba da’a, halöwö ndra moderator sa’ae wangowuloi da’ö dania. Pak Marundruri hadia pak Anemala Marundruri ya, na ya’ia ba ö’wa’ö khönia HARUS IBOKAI INTERNET DA’A ba i sura komentarnia, börö oya sibai nawönia si sambua banua khönia, ba he tenga yaia ba na mado Marundruri sa’ae pasti saling kenal.

    Oke…na’omasi’ö kenalan khö moderator ba harus pintar-pintar ita wangakali tödönia, me’u’alui ia me ha’uga bongi ba’uwalinga pdt no.1 di Indonesia Pendeta Gilbert Lumoindong, STh, manado banget wajahnya gitu lho, maklum, anak-anak Tuhan.

    Rupanya beliau-beliau moderator ini adalah IRA TUADA SANGA’A SALIWA (Bos-bos yang gerah akan ketidakbenaran dan ketidakefektifan peningkatan pembangunan yang diterima Nias barat selama ini, sorry moderator).

    Ira tuada no maoso ira moroi ba nahiara, no lafurugö yawa gahe zaraewara, no laböbö högöra nukha, lö umbakha’ö sa’ae hadia ziso ba löwi-löwira faoma sisi ba dangara ba nilu’ira (tebak aja) ba hiza i no labua’ö ira ba wangondrasi ni’aluira ………hehehe……ngeri dan horror…banget nuansanya.

    Terima kasih, Nias barat maju terus

  35. Puji Tuhan, Kisah sukses yang ditulis Pak Arozatulo Telaumbanua, perlu diabadikan. Orang yang diceritakan ini, benar-benar nyata, saya kenal orangnya, teman waktu Sekolah. Mandrehe sekarang ini merupakan kantong penghasil coklat yang luar biasa. Kisah sukses itu membuat orang Mandrehe menanam coklat. Sekarang, masyarakat sedang giat-giatnya menanam coklat, namun yang menjadi masalah adalah ulah pra tengkulak yang seenaknya saja menentukan harga coklat dari petani. Pemerintah daerah tidak mampu mengontrol harga-harga komoditi hasil dari rakyat Nias. Saya curiga, malah para pemimpin Nias mulai dari bupati dan DPRD, sampai ke Camat serta yang lain-lainnya tidak memahami hal ini. Mereka tidak ada andil sama sekali membangun perekonomian rakyat. Mereka hanya menunggu jatah (uang Sogokan) jika ada jadwal penerimaan PNS. Mereka membagi-bagi jatah, minimal mendapat jatah untuk memasukkan wakilnya 2 orang (per pejabat). Mereka menunggu siapa yang berani bayar, lalau mereka memasukkan calonnya ntuk menjadi PNS. Sungguh, ini bukan hanya certita usapan jempol, benear-benar nyata. Bayangkan, untuk tingkat Pendidikan Sarjana di Nias, harga masuk PNS sekitar 75 sampai 100 juta. Kalau ditanya pasti nggak ngaku kalau dia sudah nyogok. Makanya setelah jadi PNS “wajib” untuk korupsi agar dapat menyicil pinjaman uang sogokan tersebut. Hal ini yang membuat orang-orang kita terkutuk, sebab Tuhan sangat benci cara hidup mereka. Anak-anak mereka besar dan disekolahkan dari hasil korupsi, lalu setelah anaknya besar, pasti menjadi pejabat koruptor. Bagaimana menghentikan mata rantai ini? Jadilah Petani seperti Pak Gulo di Mandrehe menanam coklat. Oh Tuhan Ampuni mereka….ampuni kami.

  36. Sarjana Yang Berani Pulang Kampung

    Sumber LPAM-Nias
    Tetehösi, Mandrehe,
    Sore itu cuaca begitu menyejukkan. Di sebuah desa di sebelah Barat Nias, kami bertemu dengan Tuan Rumah. Sorotan matanya menampakkan kejujuran dan idealisme. Nada katanya bersahaja, bermakna dan membumi. Ada kebanggaan di dalam dirinya dan masih sangat kental keinginan hatinya untuk berbuat lebih kepada masyarakatnya.
    Tamat dari Fakultas Pertanian Universitas Methodis Medan pada tahun 1992, Tuan Rumah, Ir.Fa’ahakhö Dödo Gulö memilih kembali pulang kampung. Bukan pilihan yang gampang, karena tentu “frame berpikir” orang pada umumnya adalah setelah selesai kuliah kemudian bekerja. Gulö tentu memilih jalannya sendiri dan kembali pulang kampung dengan misi yang jelas membangun kampung halamannya. Pada tahun 1992 itu akhirnya dia memulai menanam coklat. Pada awalnya hanyalah 2 ha tetapi kemudian berkembang 8 ha seperti sekarang ini.
    Kisah sukses ini tentu tidak datang begitu saja datang.Pernah dia merasa sakit hati dan sepertinya “diusir” dari kampung ketika dia memulai perkebunan coklatnya, orang—orang mengatakan kepadanya supaya kembali saja ke Medan dan cari kerja. Alasannya banyak masyarakat desa yang tidak ingin menyekolahkan anaknya karena mereka berpikir bahwa kalau anaknya sekolah, toh akhirnya pulang kampung dan hanya menjadi “petani”. Dan memang setelah mulai menanam coklatnya dan sudah mulai tumbuh, dia tidak tahan juga terhadap ocehan-ocehan itu dan pergi ke Medan dengan rencana akan menjadi karyawan di Perkebunan. Setelah 8 bulan di Medan dan hampir mau bekerja di PTPN, ternyata panggilan hatinya lebih kuat dibanding bekerja di PTPN dan dia memutuskan untuk kembali ke Nias mengurus kembali kebun coklatnya; Menyelesaikan yang sudah dimulai.
    Pergulatannya dan pekerjaannya tidak sia—sia. Setelah dua tahun, barulah ia mulai memetik hasilnya. Bahkan disaat harga coklat mencapai Rp 18.000 per kg pada tahun 2003, orang—orang berdecak kagum kepadanya. Gulö yang satu ini memang lain. Di tengah banyak sarjana Nias berduyun—duyun melamar menjadi PNS, dia justru menikmati hasil coklatnya dan membangun rumahnya dan kehidupan desanya di atas kegigihannya.
    Gulö bertahan dan dia akhirnya cukup berhasil sehingga dia terpilih sebagai satu-satunya petani coklat yang berhasil di pulau ini. Orang desanya sekarang tentu tidak lagi mengusirnya dari kampung dan justru dia menjadi penyuluh tanpa bayaran kepada masyarakat desa dan mendorong anak—anak desa untuk sekolah dan dengan harapan suatu saat bisa berbuat sesuatu ke desa mengangkat derajat masyarakatnya dari garis kemiskinan yang sangat kasat mata. Menjadi petani seharusnya tidaklah berarti menjadi miskin dan menjadi kelompok marginal di tanah air tercinta ini.

  37. Hebat Sekali data dari Amada Talu, trims ya, aku baru saja telepon abang saya di Nias menanyakan berapa kecamatan hasil pemekaran kec. Mandrehe dan berapa kecamatan pemekaran Kec Sirombu. Saya baru tahu bahwa Moi masuk dalam rencana wilayah Nias Barat.

    Apakah kami yang di Kota Padang dapat diperhitungkan juga? ada persatuan Nias di sini dan beberapa orang tua berasal dari Nias Barat, Seperti Bapak Marunduri dan Pak Hia (Padang Panjang)juga.

    Data-data mereka akan segera kami sampaikan, selumnya kami tanyakan tentang asal mereka yang sesungguhnya. Kalau bisa kita harus kenal “moderator” internet ini, siapa nmanya?

    Sukses Nias Barat.
    Salam

  38. Kabupaten Nias barat rencananya ada 10 kecamatan, namun ibukota tiap kecamatan ada yang tahu ya, tolong dikasih tahu ya.

    1.Kecamatan Mandrehe ibukotanya Mandrehe
    2.Kecamatan Mandrehe Barat……………
    3.Kecamatan Mandrehe Utara ibukotanya Lahagu
    4.Kecamatan Moro’ő………………..
    5.Kecamatan Ulu Moro’ő ibukotanya Lawelu
    6.Kecamatan Sirombu ibukotanya Tetesua
    7.Kecamatan Lahőmi ibukotanya Sitőlubanua
    8.Kecamatan Lőlőfitu Moi………..
    9.Kecamatan Samőlő-mőlő…………..
    10.Ma’u…………

    Nah kita perlu kenal putra-putra daerah dari masing-masing kecamatan seperti :

    1.Kecamatan Mandrehe : Ir.Arif Gulo

    2.Kecamatan Mandrehe Barat : Drs.Taroni Hia (Kanwil P&K Medan), Drs FG Marthin Zebua (Sekda Nias), Ama Valen Zebua,SH.

    3.Kecamatan Mandrehe Utara : Dr.Fonaha Lahagu (Jogja),….

    4.Kecamatan Moro’ő : Zemi Gu1ő, SH (Nias), Dr.Fakhili Gulő (Palembang), Yupiter Gulő,SE,MM (Nias), Ir.Angandrőwa Gulő (Medan), Ir.Adieli Gulo (Kontraktor G.Sitoli), Drs.Fidelis Waruwu MM (Dosen UPH,Untar Jakarta), Asli Waruwu, W.Christian Gulő (Bekasi)

    5.Kecamatan Ulu Moro’ő : Ir.Mustika R Gulő (Jakarta)

    6.Kecamatan Sirombu : Ir.Firman Nefos daeli,MKes.Firman Jaya Daeli,SH , Ir.Tiberius Zalukhu, Ebenezer Hia, Ama Della Marundruri, Ama Sona Marundruri, Ama Soza Maruhawa, Ama Feri Marundruri, (Jakarta)

    7.Kecamatan Lahőmi : Drs.Marthin Luther Daeli,MSi,Ama Surya daeli, Ama Ugi Daeli,Ama Anton Daeli, Ama Agus Daeli (Jakarta).

    8.Kecamatan Lőlőfitu Moi :Drs Sudirman Halawa (Medan), Yosia Halawa (Jakarta)..

    9.Kecamatan Samőlő-mőlő…………..

    10.Ma’u…………………………..

    Tolong diisi nama-nama yang anda kenal ya.

  39. Tokoh Nias Barat pak Lahagu :
    Prestasi mendapatkan strata S3 (Doktor)
    Berpartisipasi memekarkan satu kecamatan Mandrehe lama menjadi 5 kecamatan.

  40. ANGGOTA DPRD SUMUT ASAL NIAS

    Mohon dengan hormat agar ada yang bisa menulis di rubrik ini tentang profil anggota DPRD SUMUT asal Nias. Kirim fotonya kepada kami agar dipublikasikan. Apa saja prestasi mereka sejak jadi Bos SUMUT ya ?
    Salam
    Ranto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s