Arsip untuk 'Opini' Kategori
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 18 May 2008 20:06:16 +000006Minggu 4, 2007
Jakarta 18 Mei 2008
Pertanyaan ini menimbulkan banyak tafsir yang sangat bias, karena “kegagalan” tidak enak didengar bahkan dialami dan dirasakan. Sejak tahun 2003 isu pemekaran khusus Nias Barat sangat gencar dan telah mengalami berbagai tahap proses yang gemilang suksesnya. Namun, akhirnya pada hari ini, penulis mendapatkan informasi aktual bahwa “PEMEKARAN BUKAN DITUNDA TETAPI DITOLAK” hal ini tidak merubah pernyataan Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu di Koran-koran nasional.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSat, 09 Feb 2008 20:29:21 +000029Sabtu 4, 2007
Tulisan kami pertama pada tanggal 15 Oktober 2007 yang lalu; “Siapa Gubernur Sumatera Utara 2008 yang berpihak kepada Rakyat Nias? (1)”
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengulas kembali, bagaimana dan siapa gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang benar-benar berpihak kepada masyaraka Nias, baik yang masih tinggal di Nias maupun yang sudah merantau di daratan Sumatera Utara tentunya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 11 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpTue, 05 Feb 2008 01:22:12 +000022Selasa 4, 2007
Tulisan ini terinspirasi dari sebuah Komentar “HULO DALAHO BANARO ZOLE”, seharusnya perilaku ini sudah tak laku lagi di zaman teknologi informasi sekarang ini. Kemiskinan di Nias dan daerah terpencil lainnya di Indonesia bukan semata-mata kemiskinan material, tetapi kemiskinan terbesar adalah ”KEMISKINAN MENGELOLA INFORMASI”.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 5 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 10 Jan 2008 09:50:41 +000050Kamis 4, 2007
Natal 2007, dirayakan dengan sangat sederhana, sungguh sebagian besar gereja merayakannya dengan sederhana, bahkan ada juga yang sama sekali berdiam diri di rumah dan tidak melakukan apapun kecuali riual natal di gereja masing-masing.
Namun, orang Nias di Jakarta dan beberapa kota besar, merayakan Natal Secara Berlebihan. Ah, yang benar? Apa Maksudnya?
Memang semangat Natal sangat berarti, sebagai moment untuk bertemu kerabat sesama Orang Nias di perantauan, kesempatan mengikuti kebaktian di gereja-gereja suku, seperti BNKP, ONKP dan gereja lainnya, sangat berarti. Kami sangat setuju kebiasaan merayakan Natal seperti ini, namun apa yang kami lihat disisi lain sangat memprihatinkan sekali.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 4 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 21 Dec 2007 09:37:13 +000037Jumat 4, 2007
Bupati Daerah Pemekaran Dilarang Ikut Pilkada
Sabtu, 24 November 2007
JAKARTA (BP) – Ini peringatan bagi pejabat (pj) bupati daerah pemekaran. Menteri Dalam Negeri Mardiyanto menegaskan, masa jabatan bagi pejabat yang ditunjuk hanya satu tahun.
Pj bupati itu juga tidak boleh mundur di tengah jabatannya. ’’Masih dijumpai yang enam bulan kerja lalu mundur, tiba-tiba maju dalam pilkada. Itu tidak boleh,” katanya setelah melantik tiga pejabat bupati hasil pemekaran di Gedung Sasana Bhakti Praja, Depdagri (23/11).
Mereka yang dilantik adalah Arsyad sebagai pj bupati Padang Lawas Utara, Soripada Harahap sebagai pj bupati Padang Lawas, dan Frans B. Padju Leok sebagai pj bupati Manggarai Timur. Padang Lawas dan Padang Lawas Utara adalah daerah pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Manggarai Timur adalah daerah pemekaran dari Kabupaten Manggarai, NTT.
Menurut Mardiyanto, pj bupati harus menghilangkan ambisi pribadi menjadi kepala daerah hasil pemekaran. Selain itu, pj bupati dituntut fokus bekerja untuk mempersiapkan sekretariat daerah dan membentuk DPRD setempat dalam jangka waktu dua bulan setelah dilantik.
’’Saya juga ingatkan agar struktur organisasi lebih ramping, supaya hemat,” ujarnya. Bagaimana jika ada pj bupati yang nekat maju pilkada? ’’Saya sudah ingatkan, kalau yang taat hukum pasti patuh,” ujarnya.
Dalam acara kemarin, Depdagri juga membagikan dana APBN-P 2007 sebesar Rp. 92 miliar pada 19 daerah pemekaran dan 13 kabupaten non pemekaran. (rdl/jpnn)
Ditulis dalam Opini | 1 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 23 Nov 2007 23:00:36 +000000Jumat 4, 2007
Artikel dari Adolf Gulo (Nias, 14 Juni 2007, Jam 23.00 Wib)
Saya sependapat bahwa kecerdasan emosional terbukti berpengaruhi positif terhadap kinerja pada semua bagian organisasi dan sangat relevan bagi pekerjaan yang membutuhkan tingkat interaksi sosial yang tinggi.
Pada kesempatan ini saya tambahan mengenai TEORI MOTIVASI untuk menyempurnakan bagaimana seseorang memotivasi dirinya untuk menuju kesuksesan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 9 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSun, 11 Nov 2007 09:20:34 +000020Minggu 4, 2007
Infrastruktur di Pulau Nias Pasca Bencana Gempa 2005 semakin membaik, sekarang apa masalahnya?
Dalam perjalanan yang melelahkan ternyata “PENELITIAN IKAN TUNA NIAS” mulai 3 km dari pantai sampai ke laut lepas SAMUDERA HINDIA tidak kalah dengan kwalitas dan kwantitas produksi Indonesia Timur. Bagaimana mengelolanya?
Ketika bersama-sama dengan Mr. Ruben dari Belanda (Pengusaha) pengelola IKAN TUNA di Indonesia Timur, menyatakan keinginannya untuk melirik Nias sebagai basis pengelolaan IKAN TUNA bagian barat. Mungkinkah?
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 13 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 08 Nov 2007 01:01:53 +000001Kamis 4, 2007
Hulo niha sowuwusi aro Wulawa, ihawui horo nia bacha
Maksud Kiasan ini adalah “bagaikan meniup Terawang Asap, Kena Mata Sendiri” artinya seseorang yang mengoyakkan bajunya sendiri di depan umum, auranya sendiri terungkap. Kiasan atas perilaku seseorang yang mengungkap boroknya sendiri. Manusia seperti ini tidak memiliki rasa malu lagi, rela mempermalukan keluarga dan kelompoknya demi terwujudnya cita-citanya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 21 Sep 2007 12:49:12 +000049Jumat 4, 2007
Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman.
Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu,
bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?
Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.
2 Kor 13:5
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 1 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 18 Sep 2007 13:10:01 +000010Selasa 4, 2007
Ketua Umum BPP Nias Barat, Ir Mustika Ranto Gulo mengatakan langkah selanjutnya meminta DPRD Sumut agar menyampaikan surat keputusan paripurna ke Mendagri dan Komisi II DPR-RI untuk diundangkan sebagaimana telah disyaratkan dalam usulan inisiatif pada 11 September lalu.
Seharusnya “Ketua Umum BPP Pilar Nias Barat, Ir Mustika Ranto Gulo mengatakan langkah selanjutnya meminta DPRD Sumut agar menyampaikan surat keputusan paripurna ke Mendagri dan Komisi II DPR-RI untuk diundangkan sebagaimana telah disyaratkan dalam usulan inisiatif pada 11 September lalu.
__________________________________Koreksi sudah diperbaiki, terima kasih. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpWed, 12 Sep 2007 19:23:45 +000023Rabu 4, 2007
Kiriman Bapak Tal Waruwu:
Nias merupakan Salah Satu Daerah Termiskin, Namun Peningkatan Penerimaannya yang Dramatis, Menawarkan Kesempatan Besar untuk Pertumbuhan (Siaran Pers)
World Bank Office Jakarta
Jakarta Stock Exchange Building
Tower 2, 12th Floor (62-21-5299-3000)
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 1 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSat, 08 Sep 2007 06:15:12 +000015Sabtu 4, 2007
Saya pribadi masih berharap bahwa Nias Barat benar-benar disetujui untuk dimekarkan. Sekalipun terakhir ini banyak sekali kendala sesuai dengan situasi dan pengalaman atas pemekaran daerah lain. Iman saya “Nias Barat Pasti Menjadi Kabupaten”, tinggal menunggu waktunya Tuhan. Segala sesuatu di alam ini, dibawah kolong langit ini, dibawah kendali Tuhan, sehingga masalah waktu adalah urusannya Tuhan.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Berita Nias, Opini | 1 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 07 Aug 2007 22:37:55 +000037Selasa 4, 2007
Aoha Mate Na Moroi Aila, ungkapan Bahasa Nias ini bukan hanya sekedar Pameo belaka, ini sungguh-sungguh terjadi. Artinya, lebih baik mati dari pada malu (r=dipermalukan). Itulah sikap jentelmen Orang Nias Sejati, sifat ini diwariskan turun temurun. Untuk mendukung ungkapan/pameo ini ada kalimat “he aechu ba gomo asala boi aila”. itulah salah satu penyebab acara pernikahan di Nias selalu dipestakan dengan besar-besaran, sebagai bukti harga diri dan martabat. Sisi negatifnya adalah “he aechu ba gomo = sekalipun terlilit hutang …asalkan pesta sehari itu tidak memalukan.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 8 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSat, 04 Aug 2007 09:16:40 +000016Sabtu 4, 2007
Terima Kasih Tulisan Ini Dimuat,
Berjuang untuk kebenaran, atas nama kebenaran, bahkan rela mati demi kebenaran atas nama Tuhan. Itulah sumber inispirasi para pahlawan dalam mempertahankan sebuah kebenaran yang diyakininya. Namun KEBENARAN itu sendiri bukanlah satu-satunya kebenaran, tetapi KEBENARAN MANUSIA hanya sebagian kecil dari KEBENARAN SEJATI. Sebab kebenaran kita (manusia) adalah kebenaran yang berpihak pada diri kita sendiri, yang menurut pemikiran kita itu adalah benar. Namun orang lain memiliki cara pikir yang lain, yang mengklaim dirinya juga benar. Orang lain belum tentu meyakini apa yang kita yakini itu benar. Ada Tulisan Mark Christoper ” Kebenaran sejati bersumber dari Tuhan, Sang Pengendali”. Jadi, manusia (kita semua) masih belum benar, sehingga kita harus aktif menjadi orang yang benar, saksi kebenaran. Dalam bukunya saya tidak menemukan pendapat orang-orang yang mengatas-namakan dirinya memiliki kebenaran sejati. Semua orang mengakui bahwa dirinya benar, berdasarkan apa yang mereka yakini atau imani. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel, Opini | 21 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 15 Jul 2007 14:20:17 +000020Minggu 4, 2007
Dalam Buku Selamatkan Generasi Kristen, saya temukan tulisan ini bahwa peran Ayah sangat mempengaruhi keberhasilan anak-anaknya. Selamat Menikmati Minggu yang cerah ini.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 6 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 02 Jul 2007 20:57:15 +000057Senin 4, 2007
Otonomi Daerah Belum Sesuai dengan Harapan Masyarakat
Jakarta, Kompas
Pelaksanaan otonomi daerah selama ini ternyata belum banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat lebih menyukai otonomi daerah dibandingkan pola hubungan pemerintah pusat-daerah seperti yang terjadi pada masa Orde Baru. Demikian kesimpulan survei oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertema “Demokrasi Kedaerahan dan Kebangsaan” yang dipaparkan Selasa (20/3) di Jakarta.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 29 Jun 2007 11:58:30 +000058Jumat 4, 2007
Dalam Catatan Awal,
Saya tulis ini sebagai pendapat pribadi (opini) saja dan biarlah dijadikan sebagai bahan informasi untuk masyarakat, khususnya Masyarakat Nias Barat yang sedang gencar-gencarnya memperjuangkan wilayah ini menjadi kabupaten sejak tahun 2003 yang lalu. Di mana pun saudara berada terimalah salam kami Ya’ahowu (Salam Hormat dari bahasa Nias). Sumber tulisan disadur dari berbagai informasi lisan dan tulisan (catata-catatan kecil) yang kami terima dari berbagai nara sumber.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 4 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpWed, 20 Jun 2007 23:42:38 +000042Rabu 4, 2007
Salam Ya’ahowu,
Saudaraku dari Kepulauan Nias dan khususnya Nias Barat, terima salam hangat kami Ya’ahowu, semoga sehat-sehat semua dan sukses selalu.
Pertanyaan: “Masih Mungkinkah Pemekaran KANISBAR?”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 18 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSat, 16 Jun 2007 08:49:20 +000049Sabtu 4, 2007
Sabtu, 16 Juni 2007
Mendagri Resmikan Kabupaten Batu Bara
MEDAN — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ad interim Widodo Adi Sucipto, Jumat (15/6), meresmikan kabupaten Batu Bara sebagai kabupaten baru di Sumatra Utara. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 5 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpWed, 13 Jun 2007 00:01:22 +000001Rabu 4, 2007
KECERDASAN EMOSIONAL ADALAH KUNCI KESUKSESAN SESEORANG
By Ir. Abosaloni Gulo, MM
Menurut Penelitian Daniel Goleman (2002) keberhasilan orang-orang sukses lebih banyak ditentukan oleh kecerdasan emosional yang mereka miliki yang mencapai 80 % sedangkan kecerdasan intelektual hanya berperan 20 % dalam kesuksesan mereka.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 24 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 11 Jun 2007 20:22:16 +000022Senin 4, 2007
“Perjuangan seekor Katak”
Pada suatu waktu seorang Raja Katak menggelar perlombaan menaiki sebuah menara yang sangat tinggi dengan 100 tingkat ketinggian, dan tentu pemenangnya adalah katak yang paling cepat mencapai puncak menara dengan hadiah mendapat tempat terhormat dikerajaan plus putri raja nan cantik.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 6 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpWed, 06 Jun 2007 23:39:41 +000039Rabu 4, 2007
Moderator Menulis:
AECHULA artinya matahari terbenam, namun menurut Bapak Firman Hia, kata AECHULA mengandung arti pelesetan, karena mengandung dua kata kiasan yang berbeda untuk sebuah koreksi diri bagi pribadi dan individu.
MARI KITA IKUTI ALUR PIKIRANNYA:
Yaahowu Fefu, NIAS BARAT = NIHA GAE(AE)CHULA Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 2 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpThu, 24 May 2007 22:28:53 +000028Kamis 4, 2007
Selamat Atas Deklarasi Pilar Nias Barat!
Pada Hari Sabtu Tanggal 26 Mei 2007, Di Landmark Tower A Lantai 22 Jalan Sudirman No. 1 Jakarta Pusat, akan di deklarasikan Pilar Nias Barat. Acara deklarasi ini, sempat heboh sekali, karena bertepatan dengan situasi Nias Barat yang sedang hangat diperjuangkan untuk menjadi Kabupaten Baru di Pulau Nias tersebut.
Ada apa dengan Pilar Nias Barat ?
Pilar Nias Barat lahir sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat Nias Barat untuk menyatukan hati dan merapatkan barisan untuk membangun dan memberdayakan semua komponen masyarakat, potensi serta sumber daya yang ada di Nias Barat. Sepintas semangat ini semakin membara karena situasi perjuangan atas PEMEKARAN NIAS BARAT MENJADI KABUPATEN dinilai tidak jelas hasilnya dan tidak transparan apa yang sudah dicapai selama ini. Lahirlah Pilar Nias Barat, yang diwakili oleh delapan kecamatan dan satu wilayah Kepulauan Hinako.
Apa yang diperjuangkan oleh PILAR NIAS BARAT?
- Meningkatkan & memberdayakan Perekonomian masyarakat Nias, khususnya masyarakat Nias Barat.
- Menghimpun & memberdayakan SDM masyarakat Nias Barat, untuk bersatu hati membangun Nias Barat.
- Mengawal BPP KANISBAR dalam rangka melanjutkan perjuangan pemekaran kabupaten Nias Barat.
Apa Platforms Perjuangan Organisasi Pilar Nias Barat?
-
Platforms Tingkat Nasional
a. Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu berdasar Pancasila dan UUD - NKRI.
b. Memperjuangkan penegakkan hukum yang adil dan
tertib serta martabat dan hak-hak asasi manusia.
-
Platforms Tingkat Daerah Nias
a. Memperjuangkan penegakkan hukum nasional dan PERDA yang adil dan tertib serta martabat dan hak-hak asasi manusia di Nias.
b. Membantu PEMDA Kabupaten Nias mensosialisasikan kebijakan-kebijakan PEMDA kepada warga di Nias Barat.
c. Membantu PEMDA dan aparat hukum lainnya untuk pemberantasan korupsi dan KKN dalam berbagai bentuk.
-
Platforms Terkait Nias Barat
a. Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa
yang pasti dalam hidup di dunia ini hanyalah
“perubahan”.
b. Membantu masyarakat membangun hubungan ekonomi berdasar “kebersamaan” (mutuality) dan “asas kekeluargaan” (brotherhood atau ukhuwah, bukan kinship, atau kekerabatan) yang partisipatif dan emansipatif. Keadilan yang genuine hanya bisa terwujud di dalam suasana kekeluargaan (brotherhood atau ukhuwah) itu.
c. Membantu masyarakat untuk melaksanakan pelaksanaan pembangunan yang berdasarkan inisiatif lokal. Melalui program “Gerakan Satu Desa Satu Komoditas”.
d. Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan waktu, terutama yang tekait dengan pembicaraan “huku hada”.
e. Menggali nilai-nilai positif dari budaya Nias yang menunjang pembangunan.
Jadi, PILAR NIAS BARAT memiliki tujuan yang luhur demi perjuangan Nias Barat, sekalipun mendapat tantangan dan halangan dari oknum tertentu namun PILAR NIAS BARAT tidak terbendung karena kesehatian dan solidaritas yang tinggi untuk tetap bersatu.
Selamat!
Team Redaksi
Ditulis dalam Opini | 23 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 17 May 2007 03:06:33 +000006Kamis 4, 2007
SEHARUSNYA KITA ADALAH SATU
Ada 5 (lima) alasan mengapa Nias Barat harus bersatu:
Ir. Mustika Ranto Gulo
1. Secara Religius Nias Barat yang terdiri dari 8 Kecamatan dan 1 Hinako memiliki kepercayaan “iman” yang mayoritas sama sekalipun berbeda-beda organisasi keagamaan yang dipilih sebagai induk organisasi sekterian, misalnya ONKP, BNKP, GPDI, KATOLIK, dan lain sebagainya.
2. Secara Emosional Nias Barat yang disebut sebagai IRAONO GAECHULA, artinya PUTRA MATAHARI TERBENAM. Memiliki ikatan emosional yang sangat dalam diantara masyarakatnya. Tidak ada sebutan ini ditempat lain kecuali sebutan NIHA RAYA, NIHA YOU, NIHA HILI dan sebagainya. Iraono Gaechula memiliki POWER yang besar yang dibangun oleh IRAONO artinya PEMUDA, Generasi Muda, Angkatan Muda dan sebagainya.
3. Secara Social Culture Nias Barat yang memiliki hubungan kekerabatan yang dibangun oleh nenek moyang kita sejak dulu. Contoh, Sitolu Banua Lahomi berbesan dengan Lawelu atau Simaeasi. Ono Limbu mengambil putri Hiliwa’ele Bukit Tinggi. Hiliwase dengan Sisarahili Moro’o dan seterusnya. Jadi, di Nias Barat itu tidak ada siapa-siapa, semua bersaudara dengan tali kekerabatan yang sangat dalam. Hali ini sudah berlangsung secara turun temurun dan memang bertujuan supaya kita tetap bersatu.
4. Secara Political Act Nias Barat yang sering mengalami perlakuan tidak adil oleh kelompok lain di daerah Nias pada umumnya. Kita harus akui bahwa Nias Barat mendapat perlakuan nomor dua dalm kancah politik yang disebabkan oleh “kekurang Sadaran berpolitik”, “Kekurang Mampuan memahami politik” mudah dibeli dan menjilat kepada penguasa. Pembelajaran politik yang belum matang, selalu saja ada yang menghianati dan menghalangi saudaranya maju. Sehingga semangat untuk merdeka atau menjadi kabupaten baru di Propinsi Sumatera Utara sangat besar, seakan-akan semangat juangnya setara dengan perjuangan untuk merdeka.
5. Secara Bahasa “etnis - language” Nias Barat yang sangat berbeda dengan bagian Nias lainnya, seperti “SOMBUYU LI” dimana vocal dan intonasi serta iramanya sangat KHAS. Sehingga orang yang mendengarnya langsung memahami dengan mudah bahwa kita dari Nias Barat.
Lalu, apa masalah kita? Masalah kita ada 5 kebiasaan (5 Habit) bersifat klasik, dimana hal ini mungkin saja terjadi disetiap orang, a.l.:
1. Egocentris, dimana orang ini belum matang dari semua aspek kehidupan, tetapi ingin menampilkan namanya, ingin cepat kaya dan ingin punya nama, sulit untuk mengakui orang lain, selalu ingin lebih dari siapapun. hal ini terjadi kepada anak2 Nias yang merantau, ingin menunjukkan kepada orang-orang dikampungnya bahwa dirinya sudah sukses, sudah makmur dan sebagainya. Jadi, jika ada orang lain yang tampil “lebih”, orang itu adalah musuh yang harus dibasmi. Tidak akan memberi waktu dan kesempatan kepada yang lain. Susah bersatu!
2. Dikotomi, dimana selalu menunjukkan perbedaan antara dirinya, nenek moyangnya dengan orang lain. Sehingga orang ini selalu saja tampil exclusif dimana pun dia berada. Bagaimana bisa bersatu?
3. Jealos, dimana orang ini tidak bisa melihat orang lain sukses, selalu iri dan sulit untuk setia. Selalu memposisikan dirinya sebagai korban, selalu mengataan aku sakit hati, lalu membalasnya dengan segala cara. Bagaimana bisa bersatu?
4. Hyperbolic, dimana orang ini selalu mengatakan “lebih” dari yang sesungguhnya, sehingga orang lain lebih rendah dan lebih lemah. Contoh dalam kata “lo uto” artinya tidak ada otak, dihyperbolic menjadi “Lo uto-uto”. Ada pengulangan kata disetiap objek, misalnya “mara-marase wo ndra’aga”. Jika bahasa ini dipakai dalam setiap proses perjuangan maka semua orang akan terbawa arus sehingga salah mengambil tindakan. Tidak bisa memimpin, bagaimana bisa bersatu ?
5. Integritas, sulit dipercaya, tidak jujur dan sangat diragukan dalam setiap kesepakatan, Bagaimana bisa bersatu?
Pesan:
“WARISKAN SESUATU YANG BAIK KEPADA ANAK CUCU KITA DI NIAS BARAT”
Dalam Tutur Kata, Kesantunan dan Kesopanan.
Ditulis dalam Opini | 21 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 03 May 2007 05:35:15 +000035Kamis 4, 2007
Analisa Moderator,
Ya’ahowu Ono Niha, Terima kasih atas kunjungan saudara di FORUM NIAS BARAT ini. Mengingat betapa pentingnya sebuah kepastian, sehingga kami mengangkat kembali topik ini kepada para netters supaya jangan salah kaprah. Mengenai tanggapan saudara Drs. Marthin Luther, Msi di Forum ini beberapa waktu lalu juga di NiasIsland.Com, menyatakan “klasrifikasi dengan jelas” mengenai keterlambatan atau histori dana bantuan tersebut.
Beberapa catatan penting:
1. Beliau sudah berjanji untuk mengundang masyarakat Nias Barat pada rapat bulan Mei 2007 ini. Jadi, tidak ada yang perlu ditanyakan lagi, kita menunggu dan menghormati sebuah komitmen. Bagi saudara-saudara yang bertanya, kami mohon untuk tidak menanyakan via handphone kami, tetapi cukup menulis di kolom komentar dibawah ini, kami pasti menjawab, kita harus sabar menunggu.
2. Menyatakan dengan rendah hati, bahwa sudah lama mempertanyakan hal ini kepada Panitia Malam Peduli Nias itu. Pernyataan ini bukan cuci tangan dan melimpahkan kesalahan kepada Panitia. Penjelasan yang sangat jujur dan tidak ditutupi memang demikian adanya.
3. Beliau juga menyatakan tidak pernah menerima Dana tersebut baik secara organisasi (BPP KANISBAR) maupun secara pribadi. Sehingga tuduhan-tuduhan serta cacian kepada beliau sudah tidak pada tempatnya. Siapapun yang salah dalam masalah ini, kita tidak berhak mengfonis beliau dengan begitu saja sebab ada sebuah proses mulai dari penjelasan, klarifikasi, pertanggung jawaban tertulis, analisa terhadap laporan keuangan, auditing terhadap laporan dan diskusi serta masih banyak prosesnya. Sehingga kami berkesimpulan agar tidak terburu-buru memberi hukuman atau sejenisnya kepada orang yang belum tentu bersalah.
MODERATOR TIDAK MEMIHAK, INI PENTING SEBAB SEGALA SESUATUNYA ADA ARGUMENTASINYA.
Keimpulan:
- Kita harus sabar menunggu rapat yang dimaksud pada point 1 di atas.
- Kita menghormati sebuah penjelasan yang begitu jujur dari orang lain, jangan timbul presepsi baru lagi, seperti tak ada akhirnya, saya yakin beliau “bukan cuci tangan lalu melimpahkan kesalahan kepada Panitia”.
- Jangan menuduh atau menfitnah atau apapun namanya, karena masalah ini sedang dipersipkan laporannya oleh Panitia. Kami harapkan kepada para netters untuk sabar dan tidak anarkhis.
Komentar: Dengan ini saya memohon untuk memberi komentar yang baik dan sopan, kita adalah “hamba kebenaran”.
Moderator
Ditulis dalam Opini | 17 Komentar »