KM LAWIT Ke Nias Lagi, Masyarakat Nias Menyambut Dengan Gembira

Jakarta, 6 Januari 2009

Ucapan Selamat Dan Terimakash Masyarakat melalui HIMNI

Ucapan Selamat Dan Terimakash Masyarakat melalui HIMNI

Masyarakat Nias menjadi lega setelah sekian lamanya pelayaran ke pulau paling barat di Sumatera ini dihentikan karena masalah teknis. Kini, Kapal Motor (KM) Lawit telah dijadwalkan pada pertengahan Januari 2009 yang akan datang akan berlayar kembali menuju Pulau Nias yang kini sudah menjadi 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya itu. Masyarakat Nias yang berada di Jakarta dan kota lainnya dapat menikmati liburan dengan biaya murah yang bisa terjangkau untuk kembali ke kampung halaman. 

Upaya ini telah lama diperjuangkan oleh masyarakat Nias di Jakarta, sehingga melalui program trip KM Lawit merupakan suatu hasil negosiasi para tokoh masyarakat Nias di Jakarta. Menurut sdr. Benny Advis Daeli, SE bahwa “HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) merupakan salah satu ormas yang memperjuangkan agar PT. PELNI dapat mengaktifkan kembali jadwal pelayaran di jalur barat tersebut”. 

“Kita wajib berterima kasih atas upaya HIMNI ini sebagai wujud Kerja Keras salah satu ORMAS Nias yang ada di ibu kota Jakarta” tambah sdr. Herman Zebua, SH sebagai BENDUM Pilar Nias Barat, ketika dihubungi redaksi disela-sela kesibukan mempersiapkan diri untuk ikut dalam trip KM Lawit tersebut.

“Kami sangat bangga dan senang atas upaya ini, dan dimasa yang akan datang kita harapkan agar semua pihak terutama pimpinan pemerintahan di Nias tetap berprestasi mengupayakan kepentingan masyarakat umum” tambah Ir. Martinus Lase selaku Ketua HKNB (Himpunan Keluarga Nias Bekasi) dan Sekitarnya. “Kita bangga atas upaya Bapak Ir. Ichtiar Ndruru selaku Ketua Umum HIMNI dan Drs. Edison Ziliwu, MSi, MM  selaku Sekretaris Umum HIMNI” tambahnya.

“Kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Kesempatan ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Nias dimana pun, setelah meninggalkan Nias sejak gempa tahun 2005 untuk pulang kembali dan kami sarankan untuk tinggal tetap di Pulau Nias membangun kampung halaman kita sendiri. Ini adalah kerinduan kami” Ungkap saudara Faigiziduhu Ndruru (Ama Putri Ndruru) selaku HUMAS HKNB di Bekasi. “Saya menghimbau agar masyarakat harus menjada image dan wibawa kita, karena PT PELNI itu adalah perusahaan yang harus untung dan menjaga keamanan dan keselamatan armadanya juga”. Demikian himbauan Bapak Ama Putri Ndruru di Bekasi Jakarta.

Begitu besar antusias masyarakat untuk menyambut baik rencana TRIP KM LAWIT ke Nias, mudah-mudahan dapat berlanjut dan tidak hanya untuk bulan Januari ini saja.

Beberapa hal yang belum jelas secara konkrit adalah jalur perhentian KM Lawit akan berlabuh dipelabuhan  mana saja. Karena sampai saat ini informasinya masih simpang siur sehingga diharapkan dari Pihak PT. PELNI untuk segera mengumumkan rencana tersebut supaya masyarakat  mendapat kepastian jadwal.

Selamat jalan kepada saudara saya yang akan segera pulang ke Nias dan semoga sehat selalu dalam perjalanan dan bertemu dengan keluarga tanpa kekuarangan apapun.

Moderator

About these ads

22 pemikiran pada “KM LAWIT Ke Nias Lagi, Masyarakat Nias Menyambut Dengan Gembira

  1. Malem Jumat enggak bisa tidur. Daripada suntuk mendingan blogwalking aja deh. Nyari ilmu baru dan nyari sahabat baru. Salam kenal aja dari saya. klo mau berkunjung balik ke blog saya, cuma kata terima kasih yang dapat saya sampaikan. Setelah menyimak isi artikelnya maka ijin komentar ya gan….

    Wiro Sableng dukung semoga bukan cuma KM Lawit aja… moga moga di tambahi dengan kapal kapal yang lain…

  2. Syukurlah KM Lawit bisa mengambil rute Ke Nias tercinta…
    jd mari kita Putra/putri menjaga kepercayaan tersbut…

    Ngmong2 mari kita doakan secara bersama untuk perkembangan Pulau Nias, supaya dunia tau bahwa NIAS bisa…!@ baik dalam Pendidikan, politik, budaya dan kebersamaan…
    Saohagolo-.

    Ya’ahowu…!!

  3. yes, tgl 20 des 2009 (minggu) kapal akan berabgkat lagi dari tanjung priouk, siapa mau ikut pulang …kesibolga and Nias…

    Horas, Yaahowu Majua-jua

    GBU all

  4. ya”ahowu ononiha gmn kabarnya? baru kali ini aja sy membuka website P.nias, sy sangat snang krna bsa berkumpul dan bergabung lagi dengan orang2 nias. walau kt ngak pernah bertemu tp sy harAPKAN kerja sama yg baik antar organisasi,dan lembaga kemasyarahatan pulau nias. yaahowu ononiha . . . . .group yae sby

  5. Lagi nganggur membuat saya melongok situs2 tentang Nias.
    Menyedihkan sekali membaca komentar2 tentang KM Lawit dari beberapa tokoh di atas.
    Inilah keunikan kita orang Nias, meski sudah di situs internet yang identik dengan kemajuan jaman dan teknologi, sikap “kampungan” yang saling mengejek dan mencela tetap aja ya….
    Barangkali ini salah satu faktor terhambatnya kemajuan Nias yaitu faktor SDM yang unqualified dalam karakter

  6. Syukurlah PENLI bisa berlayar kembali. Kita bisa pulang kampung sambil menjelajahi Samudera Raya.
    Terima kasih juga buat Faris Hia anda luar biasa karena mampu mengatakan yang sebenarnya. Sukses juga buat Pak Eben Hia dan saya melihat setiap nama Bapak disebut diwebsite ini ada yang kebakaran jenggot. Hehehehehe. Kacian bangat tuh orang yg membenci saudaranya sendiri.

    Buat Ama Maya, gimana kalau karakter anda itu dipoles sedikit agar lebih baik dari tahun 2008, ini sdh tahun 2009 semestinya wawasan anda sudah lebih baru dari yang sebelumnya. Jangan cemburu dong sama Pak Eben Hia, beliau kan tdk mengganggu anda. Coba saja lihat situs http://www.yaahowu.com sangat menarik untuk dibaca dan selalu update info niasnya bahkan ada Radionya lagi. Sementara Anda sendiri dengan Blog ini hanya dijadikan sebagai ajang muji-muji diri sendiri dan menghina-hina orang lain. Bertobatlah karena hari kiamat sudah dekat. Ngomong-ngomong apa kegiatan Pilar Sekarang apakah tidak ada acara Natal atau Syukuran Tahun Baru ? Bagus juga tuh dilaksanakan.

  7. Halo Pak Faris Hia,

    Sangat disayangkan, mengapa bapak membawa-bawa nama ebenezer hia di sini, pada hal dia sedang duduk bersila berdoa, dia tenang-tenang menikmati hidup dan sedang duduk besama pak Menteri Parawisata memikirkan Nasib Sumatera Utara dan Nias, ini bisa salah paham nantinya pak Faris.

    Aku mohn kepada kita untuk mendukung pak Eben Hia dari Nias Selatan untuk duduk di legislatif di Jakarta (kurang jelas dapemnya) apakah dapem nias atau lampung selatan.

    HIMNI dan eben Hia sejalan dalam menngarungi perjuangan, bedanya HIMNI banyak orang, sedangkan Eben sendirian (bertindak atas nama personal). Mari kita doakan beliau agar bisa segera masu dalam goal yang dicita-citakan, jgn dihapus komentar ini pak. Sebagai dukungan moril saya menyumbang bendera partai 10 buah.

    Terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini.

    Melodi Hia

  8. sekarang kapalnya da masuk nias…
    bangga dan senang boleh-boleh aja, tapi warga nias juga harus turut menjaga kebersihan kapal itu sendiri…??
    karena kapal itu milik bangsa indonesia, milik masyarakat nias yang akan di pake untuk terus melayani anda…??
    Hidup PELNI………
    Tuhan Yesus Memberkati…..

  9. Alhamdullilah Kapal Lawit beroperasi lagi ke Nias. Saya sebagai warga Jakarta yang bekerja di nias merasa bersyukur karena dengan adanya kapal Lawit ke Nias berarti menambah wacana alat transportasi bagi warga di dalam/luar Nias untuk memilih, armada mana yang cocok bagi mereka. Saya pribadi merasa senang bisa pulang ke jakarta bisa naik Kapal Lawit.

  10. Ya’ahowu Fefu Nono Niha.
    Sukses buat kita semua, saya percaya KM.Lawit ke Nias adalah jawaban dari Doa kita semua.Mari kita syukuri dan jaga bersama agar lawit tetap berlayar ke Nias. Ini adalah fasilitas umum (bukan WC umum/bukan hari mbale/ tenga ba mboro hafea ).
    Untuk sdr.Hia diatas…………,coba belajar menghargai orang lain dan juga Media ini, sayang rusak oleh anda. Media ini terbuka bung siapa aja bisa baca .
    Untuk semua orang Nias yang telah memberikan kontribusi dan yang telah ikut mendoakan agar KM.Lawit bisa kembali berlayar Ke Nias, thanks.

    Regards,
    Ononiha

  11. Ya’ahowu Ama Maya Gulõ,

    Menyambung komentar Ketum PNB & salah seorang pendiri yayasan “INFFo” Bapak Mustika Ranto Gulõ (MRG) di atas (No.7), bahwa memang benar menghormati karya orang lain merupakan suatu perbuatan positif & terpuji.

    Hendaknya menjadi diri kita sendiri dan menjadi insan yang menghargai sesama dimana masing-masing insan memiliki talenta yang tidak dimiliki oleh insan lainnya.

    Oleh karenanya, marilah kita membangun semangat saling menghormati & menghargai sesama dengan masing-masing karyanya di berbagai aspek kehidupan.

    “Harmony makes small things grow, lack off it makes great things decay”, Gbu.

    Shallom,
    ArifmanGulõ

  12. Selamat atas suksesnya perjuangan putra daerah Nias yang memang konsentrasi membangun Nias dari sisi manapun. Kepada Ketua & Sekretaris HIMNI kami dukung anda dengan segala kekuatan untuk membangun masyarakat kita.

    1. Kita membutuhkan karya nyata, saat ini tidak perlu banyak bicara, tetapi perbuatan mulia dan karya nyata sangat menentukan. Bukan hanya gagasan saja sehingga orang lain mencibir anda kalau itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
    2. Konsentrasi membangun diri sendiri dan membangun SDM Nias pada umumnya sebagai dasar untuk memenangkan hati rakyat kita, pesan khusus kepada bapak/ibu yang akan duduk sebagai legislatif nantinya.
    3. Majulah dan hormatilah karya orang lain, itu saja harapan saya untuk kita semua.

    Yaahowu
    MRG

  13. to : Mr Faris Hia

    Ketahuan anda selalu membanggakan diri sendiri, sekan-akan hanya anda yang bisa dan yang lain bodoh, memangnya siapa kamu sebenarnya? (mungkin Faris Hia adiknya mentri perhubungan kali?) saya melihat anda tidak bisa menerima keberhasilan orang lain dan tidak mengakui kelemahan anda sendiri.
    Kalau anda berpikir positif harusnya sebagai masyarakat Nias patut kita bersyukur berterimakasih kepada HIMNI yang telah memfasilitasi dan berjuang supaya PELNI mau membuka rute ke Nias.
    Saya harapkan kedepan anda jangan bawa-bawa kepentingan pribadi anda dalam kepentingan publik masyarakat Nias, saya dengar anda seorang caleg dan pasti anda tidak senang dengan saingan anda dalam merebut kursi panas tersebut.

    Saya sudah menghubungi beberapa keluarga saya bahkan kampung saya dan semua sitenga bo’o saya di Nias supaya tidak memilih anda pada pemilu kedepan karena pola pikir anda yang jauh dari bening.

    Coba anda renungi kata-kata saya ini, selamat berjuang Faris Hia

  14. Yaahowu,

    Saya Faris Hia staff Dinas Perhubungan Kab. Nias, Berlayarnya PELNI ke Nias bukan sebuah kebetulan tetapi kendala selama ini karena pelabuhan (Dermaga) di Gunung Sitoli belum Siap makanya PELNI menunggu hingga Selesai.

    Setelah BRR menyelesaikan Pembangunan Dermaga tersebut baru Departemen Perhubungan mengajukan kepada kepada PELNI untuk dibuka rute kembali ke Gunung Sitoli Nias. Itu bukan karena HIMNI atau siapapun memang sudah Wajib PELNI ke Nias apalagi tidak ada alasan karena kapal tidak bisa bersandar.

    Kebetulan HIMNI mengirimkan surat ke PELNI karena HIMNI mendapat bocoran informasi dari BRR dan Dinas Perhubungan sehingga HIMNI memberikan dukungan agar prosesnya lebih cepat.

    Kalau bicara Caleg bukan hanya Pak Eben Hia yang punya tanggung jawab Moral terhadap itu, itu tanggung jawab semua orang, justru yang memanfaatkan isu ini adalah Ketua Umum HIMNI demi kepentinga Kampanye, padahal tanpa HIMNI kirim suratpun PELNI memang harus jalan ke Nias karena Pelabuhannya sudah selesai. Aneh… manusia ini selalu saja ambil-ambil nama.

    Bukan karena kebetulan Pak Eben Hia semarga dengan saya tetapi menurut saya Pak Eben Hia sudah banyak berbuat untuk Nias terutama dalam mendorong Departemen Kebudayaan dan periwisata RI agar Objek-Objek Wisata Nias masuk dalam aset-aset wisata nasional dan aset budaya Dunia. Masalah ini pernah diparakan oleh salah seorang DEPUTI Pariwisata dan Budaya kepada Pemerintah Kab Nias dan Nias Selatan beberapa bulan lalu di Jakarta dan Nias. Tetapi Pak Ebenezer Hia tidak pernah gembar-gemborkan.

    Biar diketahui di Nias dari sekian yang sudah bersolialisasi, Pak Eben Hia yang masih belum beraksi namun namanya bergema dimana-mana terutama dikalangan elite, tokoh agama, dan aktivis. Anda bisa bayangkan bila beliau ke Nias dan melakukan terobosan, beliau sangat berkharisma. Maaf ya… ini bukan memuji beliau, ini sebuah kenyataan.

    Terima kasih.

    Faris Hia

  15. Nias sudah lama dilanda krisis, dan ditambah dengan sikap pemerintah yg sengaja mempersulit kapal ke daerah ini karena adanya kongkalikong antara pengusaha penerbangan yg sedang merauh keuntungan di Nias untuk jalur Medan Nias.

    sudahlah ngga usah bersandiwara semua!
    apa upaya pak Bupati?

    Sinar S

  16. Mario Saragih Berkata:
    pada
    Pak Nias, bukan kalian saja yang senag, kami juga di Sumater, trims Lae atas perjuangan kalian

    Yahobu, Horas

    M Saragih

  17. Ya’ahowu !!

    Horrrreeee…..ada kabar gembira lagi rupanya. Perlu kita syukuri bersama atas kerja keras dan upaya yang baik dari HIMNI untuk me-lobi PT. PELNI agar membuka pelayaran kembali ke wilayah barat khususnya ke NIAS. Dan ini merupakan suatu BERITA GEMBIRA dan semoga belanjut terus sehingga masyarakat NIAS yang ada di JAKARTA atau sebaliknya NIAS – JAKARTA dapat menikmati perjalanannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak.

    Dalam informasi ini juga kalau bisa ditambahkan pak Moderator route perjalanan dan berapa kali pelayaran dalam sebulan sehingga masyarakat NIAS yang ada diperantauan baik di JAWA, SUMATERA dapat mengetahuinya.
    Syukur-syukur bisa singgah ke pelabuhan SIROMBU untuk NIAS BARAT jadi lebih hemat lagi, bukan ??

    Terima kasih dan selamat berjuang. Enjoy your travel by ship to Nias Island. Tuhan memberkati..!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s