Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSat, 28 Jun 2008 06:20:36 +000020Sabtu 4, 2007
Aku jelang malam yang pekat,
Bagiku Langit hanya sejengkal,
Terlalu mudah untuk kuduga, terlalu mudah untuk kujawab.
Wahai ….. Badai,
Bagiku engkau hanya sesaat,
Semua orang berkata “Badai Segera Berlalu”.
Hahahahaha…. (Sombong Sekali)
Tetapi….Malam semakin Pekat, Aku Menggigil,
Aku larut dalam puing-puing kehancuran,
Badai semakin ganas, bertubi-tubi !
Datang dari timur, datang dari barat, dari selatan dan utara.
Kesombonganku luluh lantah terhuyung-huyung,
Mengapa nakhodaku kehilangan arah,
Mengapa juru mudiku kehilangan akal ….?
Aku bertanya,
Hai Kemiskinan, Pembodohan, Keangkuhan dan Keserakahan
Dimana sengatmu?
Badai ini………….terlalu besar !
Telah datang bertamu ….. dipintu gerbang bangsa ini
Badai tidak sendiri …… badai bersama puting beliung
Bersaudara dengan ‘tsunami, banjir, longsor, gempa …!
Dengarkah hai telinga, sendu tangis dimana-mana…!
Oh…larut malam yang pekat, sepertinya aku mati disini, ….dalam badai.
Akan kuhembuskan nafas terakhirku, aku sekarat!
kupandang ke belakang kapalku
Siapa yang tidur di buritan kapalku.
Seketika aku bangkit sebelum mati konyol
Aku berseru: “Guru, bangunlah kita akan mati”
Seketika aku sadar, ternyata …… aku telah lama tertidur lelap !
Aku terlalu cuek dalam penderitaan bangsa ini…..!
Sekarang, aku hidup :“Guru, tenangkanlah badai ini! demi hambaMu”.
Oleh : FMG
Ditulis dalam Artikel | 4 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 24 Jun 2008 13:42:57 +000042Selasa 4, 2007
Jakarta, Kompas - DPR bersama pemerintah bakal ”melahirkan” 12 daerah otonom baru pada Rapat Paripurna DPR, Selasa (24/6) ini. Seluruh 10 fraksi di Komisi II DPR telah menyepakati rancangan undang-undang atau RUU pembentukan 12 kabupaten tersebut disahkan, tetapi masih tersisa catatan mengenai batas dan cakupan wilayah, penetapan ibu kota, bantuan dana untuk menunjang penyelenggaraan pemerintahan di daerah baru, serta potensi konflik horizontal sebagai imbas pro dan kontra pemekaran.Ke-12 calon kabupaten baru itu adalah Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Utara (Sumatera Utara), Kota Sungai Penuh (Jambi), Bengkulu Tengah (Bengkulu), Kepulauan Anambas (Kepulauan Riau), Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat), Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur (Sulawesi Utara), Sigi (Sulawesi Tengah), Toraja Utara (Sulawesi Selatan), serta Buru Selatan dan Maluku Barat Daya (Maluku).
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel | 1 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 23 Jun 2008 18:42:13 +000042Senin 4, 2007
Jakarta (Nias Barat).
Tersirat dalam sidang hari ini Senen 23 Juni 2008, bahwa Mayoritas fraksi di DPR-RI sepakat untuk membahas dan menuntaskan usul pembentukan Provinsi Tapanuli dan 14 kabupaten/kota dalam masa sidang keempat tahun ini yang akan berakhir 18 Juli 2008 mendatang. Oleh karena itu, Pemerintah diminta segera menurunkan tim Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) untuk melakukan kajian.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel | 11 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 17 Jun 2008 14:44:50 +000044Selasa 4, 2007
Jakarta, 17 Juni 2008
Golongan Putih makin marak, bahkan secara nyata-nyata kelompok ini berkampanye untuk mencari simpatik. Kita belajar dari PILKADA SUMUT DAN JABAR, sebagai bukti kekecewaan masyarakat kepada Pemerintah, rakyat memilih untuk diam dan tidak menentukan pilihan kepada salah seorang calon yang ada dalam pesta demokrasi tersebut. GOLPUT bisa mencapai 25% kurang lebih, yang sesungguhnya justru sangat mengkawatirkan semakin bertambah lagi menjelang pemilu 2009.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pilar Nias Barat | 3 Komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 13 Jun 2008 21:01:21 +000001Jumat 4, 2007
Jakarta, 13 Juni 2008
Dana Langsung Tunai alias BLT, telah membeli harga diri “ORANG MISKIN” agar tutup mulut dan tidak memprotes kebijakan-kebijakan yang diambil oleh sang DERMAWAN BANGSA ini. BLT bisa dikonotasikan sebagai kebijakan untuk tujuan “test case” mengelola rakyat di level akar rumput. Okelah, misinya demi orang miskin, namun defenisi orang miskin di Indonesia seperti apa?
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 09 Jun 2008 20:24:33 +000024Senin 4, 2007
Jakarta, 8 Juni 2008
Kegagalan adalah bagian dari keberuntungan, bagaimana bisa?
Ketika saya tulis artikel “Siapa Yang Jadi Tumbal Kegagalan Pemekaran Kabupaten Nias ?” pada tanggal 18 Mey 2008 yang lalu, saya di telepon bertubi-tubi oleh teman-teman seperjuangan menyatakan ada yang keberatan atas tulisan itu. Saya sudah menduga hal itu terjadi, kenapa? Karena Fungsi ”social control” masyarakat kita masih belum begitu dipahami, karena budaya “Yes Sir” dimasa Orde Baru masih dianut. “Yes Sir” artinya dalam bahasa Nias “Ya’ia mano da’o tua! Sindruhu da’o”. Sehingga ketika ada tampil tulisan seperti ini, pasti belum bisa diterima oleh orang yang takut gagal. Pada hal ini hanya sebuah warning kepada kita, karena kegagalan itu belum datang.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Artikel | 5 Komentar »