BUKTI SWADAYA MASYARAKAT NIAS BARAT, PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA JADI KENYATAAN
Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpTue, 18 Mar 2008 11:57:51 +000057Selasa 4, 2007
Masyarakat Nias Barat, tua dan muda, kaya - miskin ataupun mereka yang jauh dan dekat, tetap terbeban mengambil bagian dalam membangun Nias Barat.
Sebagai bukti adalah Gedung Serba Guna Masyarakat Nias Barat di Ibu Kota Kabupaten Nias Barat, Onolimbu, hampir rampung. Semuanya berasal dari swadaya masyarakat Nias Barat dan beberapa donatur lainnya dari seluruh wilayah Indonesia.
Ganbar dibawah ini menunjukkan “Rangka Bangunan Serba Guna” di Onolimbu Nias Barat, Target April 2008 ini bisa digunakan dan dimanfaatkan.
Gedung Serba Guna Masyarakat Nias Barat tersebut sekarang sudah berdiri dan tinggal melanjutkan pemasangan atap yang diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat ini, targetnya april 2008 yang akan datang.
Kesematan ini merupakan kesempatan emas bagi saudara-saudara kami dari seluruh Indonesia untuk memberikan bantuannya dalam bentuk apapun. Jika saudara terbeban untuk menyumbang 1 (satu) lembar atap seng kami persilahkan. Bisa menghubungi Ketua BPP KANISBAR NIAS atau menghubungi kami melalui kolom komentar dalam website kita ini.
Buktikan dirimu sebagai putra daerah, berikan yang terbaik sebagai persembahan kasih bagi perjuangan Nias Barat yang sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Sejarah mencatat dan Tuhan juga pasti membalas sumbangsih saudara sebagai tanda kepedulian terhadap kampung halaman.
“Jangan terlambat, sebab kami menantikan perhatian anak-anak kami terutama dari Jakarta, dukungan moril dan dukungan materil sangat diharapkan, siapa lagi?”, pesan-pesan para sesepuh Nias Barat yang bergabung dalam PD SALOM di Gunungsitoli kepada Bapak Ariefman Gulo, ST saat berada di Nias.
Ketua Umum Pilar Nias Barat menghimbau: “saudara-saudaraku Masyarakat Nias Barat setanah Air, bahkan yang ada di luar Indonesia sekalipun, mari menyambut himbauan orang tua kita dari Nias, hubungi kami segera dan bantuan anda kami bisa fasilitasi ke Panitia Pembangunan Gedung Serba Guna di Onolimbu tersebut”.
Dalam kesempatan kunjungan Panitia Adhoc DPD RI ke Onolimbu tersebut, Ketua BPP KANISBAR Bapak Zemi Gulo, SH menyampaikan sejarah perjuagan pemekaran Nias Barat sejak diawali dari tahun 2003.
DPD RI telah menyaksikan betapa besarnya antusias masyarakat Nias Barat menyambut Pemekaran Daerah itu. “Bangunan ini belum selesai namun, ini adalah bukti kemandirian masyarakat mendukung Pemekaran” ungkap salah seorang Tokoh Masyarakat Nias Barat Bapak Ama Ariefman Gulo yang dampingi oleh Bapak Drs. FG Marthin Zebua, Drs. TD Gulo, R. Daeli, SIp dan juga Zemi Gulo, SH.
Dalam foto dibawah ini, terlihat Bapak Drs. FG Marthin Zebua, sedang menjelaskan tentang progess Pemekaran kepada Team Pan Adhoc DPD RI di bawah tenda yang sederhana di Gedung Serba Guna yang sedang dibangun itu.
“Saran kami agar tetap bersatu, sekalipun ada tantangan dari orang yang mengklaim merasa memiliki Nias Barat, namun jika tiba pada giliranya bertindak untuk mengambil bagian dalam bentuk fisik atau materil, hilang seribu langkah”.
Foto dibawah ini, terlihat Bapak Drs. TD Gulo dan Bapak R. Daeli, SIp sedang duduk bersama dengan PAN Adhoc DPD RI.
Terima kasih kepada PAN ADHOC DPD RI yang mau berkunjung di bagian Indonesia yang paling barat di wilaya NKRI ini, kami bangga dan kami menantikan UU pengesahan Kabupaten Nias Barat itu segera sebelum pemilu 2009 yg akan datang.






PMpTue, 18 Mar 2008 17:50:32 +000050Selasa 4, 2007 pada
Betul pak Ranto, dulu juga pernah kamu bilang, saudara Ranto pernah buat statement ” Pemekaran Nias Barat tidak akan pernah terwujud, tanpa persatuan” Bagaimana sekarang??? terbukti kan?
Ingat, pemekaran tidak terlepas dari perjuangan saudara-saudara kita yang selama ini dihujat di web site ini. Masyarakat Nias mendukung dan mendoakan Panitia BPP Kanisbar dan Tim Fasilitas Pemekaran Nias, perjuanganmu berasal dari UANG RECEHAN MASYARAKAT (JANGAN BANGGA DEH) apakah patut diingat u selamanya bahwa dosa itu dicatat oleh masyarakat nias barat.
PILAR NIAS BARAT swadaya dalam berjuang, itu hebat
PMpWed, 19 Mar 2008 14:31:56 +000031Rabu 4, 2007 pada
Yaahowu!
Selamat untuk masyrakat Nias Barat, dan terlebih-lebih untuk para pejuanganya. Lupakanlah perbedaan pendapat, dan egoisme pribadi. Mari kita bersatu membangun masyrakat Nias Barat yang sebentar lagi akan menjadi Kabupaten.
Eh…pasti banyak yang jadi pegawai negeri nanti nich ya…
Bandung
PMpWed, 19 Mar 2008 22:14:06 +000014Rabu 4, 2007 pada
Aduh duh kenapa gini.
Bagus pak Ranto sbg ke\tua umum pilar yg memuat perkembangan pemekaran nias barat c.q foto foto diatas.
Artinya adanya keserasian di antara PD Salom ; Kanisbar ; Pilar. jadi siapa yg selama menghujat org lain di situs ini selama ini ? dengan adanya tayangan fotofoto diatas berarti bukan pak ranto orgnya. ada orang lain kali yg bikin onar di pilar nias barat selama ini
PMpTue, 25 Mar 2008 19:26:59 +000026Selasa 4, 2007 pada
Harapan kita semua agar bangunan itu tidak segera ambruk. Mengapa ? Karena Kabupaten Nias Barat tidak akan terwujud dalam waktu dekat ini. Paling cepat terwujud pada tahun 2015 dan paling lambat 2020. Ini bukan ramalan, tetapi berdasar fakta.
Saran saya : bangunan itu tetap diselesaikan segera dan digunakan untuk harimbale atau tempat mengadakan kursus-kursus yang berguna untuk rakyat banyak. Bukan untuk kegiatan politik sesaat.
Selamat “tetap memiliki semangat”emperjuangkan Nias Barat.
PMpTue, 25 Mar 2008 22:39:37 +000039Selasa 4, 2007 pada
PILAR PENGHANCUR ATAU WADAH PEMERSATU NIAS BARAT?
Terlebih dahulu saya ucapkan selamat untuk Ketum,Sekum,Bendum Pilar Nias Barat. Suara dan Dukungan masy nias barat melalui MUNAS merupakan suatu bukti kepercayaan,harapan dan amanat masy nias barat kepada saudara yang terpilih, Semoga Pilar Nias Barat dapat memberi dampak positif bagi masyarakat Nias Barat.
SEJARAH PRESTASI NIAS BARAT/NDRAONO GAECHULA
Mungkin kita lupa sejarah” FAHASARA DODO NDASATUADA MEFONA” Sehingga kita mulai ada pengelompokan antara kita, saya sering mendengar perkataan; Iraono Zirombu, Iraono Mandehe pada hal kita Sesunggunya NDRAONO GAECHULA, dari perkataan atau pengelompokan seperti itu timbul rasa iri hati diantara Ndraono Gaechula dan jika ini terus berlanjut maka perjuangan kita untuk pemekaran nias barat akan buyer karena setiap perjuangan harus dibarengi dengan kekompakkan, tetapi kita bersyukur pemekaran nias sudah didepan mata, tidak terlepas dari hasil perjuangan kita, BPP Kanisbar, Tim Fasilitasi dan serta dukungan masy nias barat. Semoga pemekaran menjadi perbaikan untuk masy nias barat kedepan.
Kita harus bangga terhadap prestasi Nias Barat, baik dilevel Nasional maupun dilevel Nias. Prestasi Nias Barat tidak malu-maluin dibanding orang nias lainya, bahkan Nias Barat yang pertama kali berprestasi atau tenar dijakarta ini, Mungkin kita masih ingat satuada A. Surya Daeli (Drs. Fa’ano Daeli, Letkol TNI AL Purn) Orang tua kita ini yang mencetak sejarah orang nias pertama yang menjabat sebagai perwira militer dan beliau mantan Anggota DPRD DKI Jakarta 2 (dua) kali periode. Kemudian kita dikejutkan dengan prestasi Mathias J. Daely, SH (A. Ugi) yang dapat menembus level nasional, beliau juga tercatat sebagai anggota MPRS,Depdiknas,BP-7 (anggota perumus & penulis buku PMP) selama beliau bekerja di Depdiknas banyak Ndraono khoda nidebinia tanga, misalnya: Daniel Hia, Elifati Daeli (A. Devi), A. Ivan Daeli, A.Karunia Daeli dan lain-lain. Kemudian muncul Oleheta Daely, Kol.TNI AU.Purn. Dan Satuada A. Marius Gulo (Purnawirawan Kolonel polisi) Itu semua kebanggaan kita sebagai Ndraono Gaechula.
Saya juga masih ingat sewaktu saya sekolah di Gunungsitoli, kekompakan nias barat begitu kental dan hampir 15 tahun Nias barat menguasai kantor Bupati sejak kepemimpinan Bupati Larosa dan Bupati Zakaria Lafau, dan inilah yang menjadi kecemburuan orang nias terhadap Nias barat sehingga begitu Bupati Binahati Baeha menjabat Bupati Nias, maka satu persatu Orang Nias Barat ditendangnya dipemerintahan. Dizaman kepemimpinan Bupati Zakaria Lafau Orang Nias Barat sangat dominan bahkan nyaris menguasai kantor Bupati, dulu waktu itu dikantor bupati ada 7 (tujuh) Kepala bagian dan 5 (lima) orang diantaranya dari sirombu/Nias Barat dan selain itu seingat saya banyak orang nias barat sebagi Kepala Dinas, Antara lain:
Kepala Dinas PU : A. Arles Waruwu (Hinako)
Kepala Dinas Pendapatan Daerah : A. Wike Daely (Sirombu)
Kepala Departemen Pendidikan : A. Feman Daely (Sirombu)
Kepala Dinas P & K : A. Eri Zebua (Mandrehe)
Kepala Rumah Sakit Umum : A. Lira Daeli (Sirombu)
Kepala Dinas Samsat : A. Seri daeli (Sirombu)
Kepala SMU Neg 1 Gunungsitoli : Sudirman Waruwu (Hinako)
Kepala SMU Neg 3 Gunungsitoli : TD. Gulo (Mandrehe)
Kepala SMP Neg 1 Gunungsitoli : Pramuadi Hia (Sirombu)
Kepala SMP Neg 3 Gunungsitoli : HB Marulafau (Hinako)
Dan masih banyak lagi orang Nias barat yang memegang jabatan penting pada waktu itu. sehingga banyak orang Nias yang ingin memecah belah kekompakan dan persatuan Nias barat, sehingga untuk mengantisipasi serangan luar maka dibentuklah organisasi atau wadah pemersatu nias barat yaitu DPP SHALOM singkatan dari SIROMBU, LOLOWAU, MANDEHE. organisasi ini terbukti dapat mempersatukan masy nias barat yang berdomisili di Gunungsitoli, semoga kekompakan ini menjadi motifasi kita atau pemicu semangat nias barat (contoh untuk pilar) bagaimana kita meneruskan persatuan, prestasi orang tua kita dulu.
MASYARAKAT NIAS BARAT TIDAK ADA REGENERASI
-Siapakah yang dapat menggantikan Firman jaya Daeli sebagai Anggota DPR-RI?
-Siapa yang dapat menggantikan Marthin F. Zebua sebagai Sekda Nias yang sudah pensiun?
-Siapa yang dapat menggantikan Bpk. A. Ester Daeli sebagai PLT. SEKDA NIAS SELATAN?
-Siapa yang dapat menggantikan A. Wike Daeli Mantan Kepala Dinas, Asisten I dikantor Bupati (dulu bapak ini yang diminta jadi Sekda Nias tetapi karena beliau waktu itu sakit sehingga Marthin F. Zebua yang menjadi Sekda Nias)?
-Siapa yang dapat menggantikan Taroni Hia sebagai Kepala Dinas P & K di prop. Sumut?
-Siapa yang dapat menggantikan Torowa Daeli di Mahkamah agung?
Dan mungkin masih banyak lagi saudara kita yang memasuki masa pensiun. dan kita juga bangga dan bersyukur banyak saudara kita nias barat yang sedang kuliah diberbagai Universitas diseluruh Indonesia atau pun PNS yang masih muda-muda, sebut saja sdr. Faebuadodo Hia (Kasubdit Otda di depdagri dan sebentar lagi eselon II / calon2 Direktur dimasa akan datang), Sdr. Sorni Paskah Daeli, dan lain-lain.
Kita juga bersyukur ada Generasi Nias Barat yang sedang mengikuti pendidikan AKPOl dan AKMIL,
AKPOl : Ada 3 orang yaitu; 1 orang dari Sirombu, 1 orang dari Hinako dan 1 orang dari Mandehe
AKMIl : 1 orang dari Sirombu
Untuk itu marilah kita saling bergandengan tangan, mendorong dan membuka jalan untuk kemajuan bersama, “BOI SIFADEBI AHE”
HARAPAN NIAS BARAT, PILAR WADAH PEMERSATU
Adakah pilar dapat mempersatukan Nias Barat? memang pertanyaan yang sangat sulit, dan kenyataan membuktikan selama pilar terbentuk tidak ada satupun dampak eksistensi pilar yang dapat bermanfaat bagi masy nias barat, justru sebaliknya. Kegagalan dimasa lalu marilah kita perbaiki bersama dengan membuang ego masing-masing dan menyatukan tekad untuk memajukan Nias barat, ini tugas berat pilar kedepan harus mampu mempersatukan Nias Barat, pengurus pilar membuka diri, jujur dalam diri sendiri serta memperbaiki image pilar sehingga masy tidak antipati masuk pilar, semoga pilar maju, eksis, dan menjadi wadah pemersatu???
AMpWed, 26 Mar 2008 10:34:31 +000034Rabu 4, 2007 pada
Betul juga kata Saudara Brian Daeli.
Kita akan berpikir untuk maju mulai sekarang bukan besok atau tahun depan tapi mulai sekarang.
PMpThu, 27 Mar 2008 15:00:09 +000000Kamis 4, 2007 pada
Saya setuju dengan saudara Brian Daeli. Mulai sekarang marilah kita bersatu, tidak perlu saling curiga, saling maki, dan mencela. Marilah kita bangun dari keterpurukan.
Memang saya bukkkkan dari Nias Barat, tapi saya senang kalau cNias Barat maju. BRAVO PILAR NIAS BARAT
AMpFri, 28 Mar 2008 08:54:15 +000054Jumat 4, 2007 pada
Ya’ahowu ga’a oroma watenga ndraono gaekhula ndra’ugo he.he.he.he. hana wa asese sibai falukha-lukha ita ba pertemuan?