IKATAN MAHASISWA NIAS INDONESIA (IMANI) JAKARTA MENOLAK NIAS & NISEL BERGABUNG KE PROPINSI TAPANULI
Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 16 Mar 2008 17:05:37 +000005Minggu 4, 2007
Jakarta 14 Maret 2008,
Ketua IMANI (Ikatan Mahasiswa Nias Indonesia) Amati Dachi, dan sejumlah rekan-rekan mahasiswa lainnya bersama sama dengan Ketua Umum Pilar Nias Barat di Jakarta berdiskusi serius untuk mengambil sikap atas isu Propinsi Tapanuli yang akan memaksakan kehendaknya supaya Kabupaten Nias dan Kab Nisel bergabung dalam Propinsi tersebut.
Dalam diskusi tersebut disimpulkan bahwa “tidak ada keuntungan apapun yang didapatkan Nias Selatan dan Nias untuk bergabung dalam Propinsi Tapanuli”. Sayangnya beberapa orang pejabat Nias Selatan latah untuk terlalu buru-buru menyatakan bergabung dengan Protap tersebut.
Katua Umum Pilar Nias Barat, menyatakan bahwa Jika kita bergabung dengan PROTAB maka kandas sudah cita-cita kita untuk menjadikan Nias Sebagai Propinsi pada tahun 2015 nanti. Karena UU menyatakan bahwa daerah yang baru dimekarkan harus sep[uluh tahun ataupun 25 tahun baru bisa dimekarkan kembali. Selain itu, tidak ada garansi bahwa PROTAP benar-benar berpihak kepada rakyat Nias yang selama ini dipandang sebelah mata. Kita harus berhitung, apap alasannya bergabung dan apa alasannya juga kita menolak. Selain itu, Garis Historical menyatakan bahwa NIAS bukan bagian dari TAPANULI, ini juga harga mati.
Masyarakat banyak yang bingung, karena para penjilat demi uang rela bergabung dengan Protab. Jangan sampai kita biarkan Nias menjadi korban yang berdarah-darah nantinya, sebab sebagaian mahasiswa di Nias Selatan yang menamakan dirinya FORBES telah menyatakan mendukung. Sedangkan IMANI di Jakarta akan menggelar aksi menolak bergabung protab tersebut dengan jumlah masa 2000 orang. Menurut saya jika terjadi bentrok, akhirnya toh yang rugi adalah PUTRA2 NIAS SENDIRI.
Saya menghimbau agar kita menahan diri, dan kita berdoa agar NIAS dan NIAS SELATAN jangan dijadikan bahan percobaan oleh propinsi baru tersebut. Mari kita lihat dengan jernih apa yang bisa diberikan oleh PROPINSI TAPANULI ini kepada kita Masyarakat Nias.
Jika dipaksakan berarti “akan terjadi konflik horinzontal secara besar-besaran digaris akar rumput, pemerintah harus jeli dan tidak mengorbankan masyarakat tentunya”. Nias memiliki hak untuk menolak dan janganlah dipaksakan, kita masih bersaudara dan jangan sampai akhirnya berdarah-darah dan tidak ada yang diuntungkan. Amin
PMpSun, 16 Mar 2008 17:14:38 +000014Minggu 4, 2007 pada
Yaahowu Pak Gulo (moderator)!
NIAS BUKAN BATAK, BATAK BUKAN NIAS, Jadi Propinsi Tapanuli, adalah Propinsi orang2 Tapanuli, propinsi Nias adalah Propinsi orang2 Nias Indonesia adalah negara orang2 Indonesia.
Kepada M Panggabean yang terlalu memaksakan kehendaknya, anda akan menuai hasilnya dengan air mata darah nantinya sebab kami berharga di MATA TUHAN, jika memaksakan untuk bergabung dengan anda, tentu anda sudah berhitung bukan?
Pak Amati Dachi, dan Pak Ranto…maju …… Benar itu, tidak ada untungnya bagi kita bergabung PROTAB, maju terus….!
KAMI DARI NIAS SIAP MATI DEMI PERJUANGAN, HAJAR!