oleh : Pdt. Effendi Susanto, S.Th.
Menara Babel adalah satu kudeta. Menara Babel adalah usaha manusia melengserkan Tuhan dan menjadikan dirinya sebagai pusat alam semesta. Menara Babel adalah peristiwa historis dimana manusia bersatu menurunkan Tuhan dari tahta-Nya sebagai Raja secara paksa (The Dethronement of God). ”Marilah kita mencari nama” (Kej 11:4) adalah usaha manusia untuk melepaskan dirinya sebagai satu makhluk yang tercipta. Menara Babel adalah usaha manusia untuk “denies his creaturehood.” Slogan manusia dari “Old Tower of Babel” adalah “Marilah kita membuat nama untuk diri kita sendiri.” Semangat yang sama tetap hidup dalam kehidupan modern kita. Slogan manusia dari “Modern Tower of Babel,” diwakilkan oleh cetusan Existentialist modern, Jean Paul Sartre, “Man is nothing other than what he makes of himself.”