Belajar dari sejarah sejak merdeka bahwa Pulau Nias yang dihuni oleh Suku Ono Niha tersebut tidak mendapat perhatian khusus dari kalangan penguasa, pebisnis dan juga investor asing. Pada tahun 1996 pernah digalakan kampanye wisata di Lagundi, Teluk Dalam (sekarang Kab Nias Selatan) namun terhenti sejak rezim Suharto bubar. Master planingnya tinggal kenangan dan semua investor lokal dan investor asing tidak ada yang tersisa di pulau itu.