Nias Barat Siapa Yang Punya ?

I LOVE YOU NIAS

  • Top Posts

  • KITA ADALAH HAMBA KEBENARAN

    Jadilah hamba kebenaran,Hamba tidak memiliki hak untuk membenarkan diri, Hamba tidak memiliki apa-apa di dunia ini, Hamba bukan ahli waris, Hamba pasti tidak memiliki harta yang melebihi kekayaan Tuannya. Hamba Kebenaran tidak melawan kebenaran, Hamba kebenaran pasti dihina dan dicaci karena berjuang demi kebenaran, Seorang Hamba lebih rendah dari tamu-tamu Tuannya, Hamba kebenaran adalah HAMBA TUHAN, Hamba tidak berkuasa atas dirinya, dan Hamba Kebenaran Tidak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Salam, Mustika Ranto Gulo. Pemerhati Nias Barat
  • BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA

    Baca Buku "BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA" oleh Charles H. Craft. Kami referensikan buku ini karena mampu memberi inspirasi yang sangat nyata dalam berkomunikasi. Buku ini sangat berguna sebagai buku pedoman bagi para KOMUNIKATOR KRISTEN yang menerapkan metode Komunikator ala Tehologi Kristen. Saya yakin buku ini mampu bekuasa untuk mengantar anda kepada level kehidupan baru dalam rangka bagaimana anda berkomunikasi dengan baik.
  • PILAR NIAS BARAT

    SEJARAH PILAR NIAS BARAT Pada tanggal 5 Mei 2007, Segenap Masyarakat Nias asal Nias Barat berkumpul di Aula DPP Partai Golkar DKI Jakarta di Jalan Penggasaan Barat No 24 Jakarta Pusat dan menyatakan dengan tekad bulat untk mendirikan organisasi bernama "PILAR NIAS BARAT". Pada saat itu melakukan pemilihan pengurus DPP Pusat dengan hasil yang sangat demokratis adalah Ketua Umum Ir. Mustika Ranto Gulo, Sekretaris Umum Meiatasi Dolai, Bendahara Umum Otenieli Hia. Dalam Rapat tersebut diputuskan bahwa target 6 bulan pertama kerja Pengurus DPP dengan harapan dapat mencapai hasil adalah: 1. AD/ART dan Pengurusan Legalitas sebagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) 2. Membuka DPW dan DPC diseluruh Indonesia dan mengutamakan Wilayah Nias dan Sumatera Utara dan Jawa. 3. Melaksanakan Deklarasi Pilar Nias Barat (telah dilaksanakan tgl 26 Mei 2007) di Gedung Landmark Lantai 22 Tower A Jalan Sudirman No.1 Jakarta Pusat. 4. Melakukan kunjungan dan dengar pendapat kepada semua instansi pemerintah yang terkait dengan PEMEKARAN DAERAH. (5) Melakukan event SEMINAR tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam menyikapi Pra Pemekaran Nias Barat. 6. Mengajukan Permohonan ke BI dan Bank Swasta agar membuka kantor bank cabang pembantu di Kecamatan Lolofitu Moi, Kecamatan Mandrehe dan Kecamatan Sirombu sebagai kantong-kantong ekonomi rakyat. 7. Mempersiapkan MUNAS pada awal tahun 2008 di Jakarta untuk meletakkan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi Pilar Nias Barat. Berbagai program lainnya yang akan dikonsolidasikan terus kepada komponen masyarakat Nias di Jakarta termasuk kepada PANITIA BPP KANISBAR di Nias, SUMUT dan Jakarta. "SALAM SUKSES PILAR NIAS BARAT"
  • Kertas Putih Yang Tercoret Tanpa Arti

    Hidup ini bagaikan lembaran kertas putih yang polos dan tak beracat cela. Hari-hari kita satu menit ke depan sungguh tak terduga. Tidak ada seorangpun yang sanggup memahami masa depan sekalipun dia seorang peramal ulung. Kertas putih itu kita isi dengan sebuah lukisan yang sangat indah yaitu lukisan tentang kehidupan. Ada yang melukisnya dengan warna yang sederhana, bahkan ada yang menuangkan ribuan warna-warni, ada yang membiarkannya tanpa cretan apapun, banyak yang berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa dalam hidupnya. Ada juga orang yang hanya menunggu uluran tangan sang pelukis lain, dia berharap agar orang lain yang menorehkan warna kehidupan dalam hidupnya, sangat tragis. Mengapa bukan kita sendiri yang menorehkan lukisan itu ? Bukakah kita berhak berbuat apa saja dalam hidup kita ? Apakah itu baik atau jahat, keputusan ada dalam tangan anda. Saran saya, jangan biarkan ada tangan lain yang memberi warna dalam hidup anda. Dan berikanlah yang terbaik dalam lukisan itu, yaitu kebajikan dan kemurahan, suka cita, kasih dan sebagainya yang dipandang baik dan mulia. Jagalah, kwalitas tinta dan tatalah warna-warninya yang bisa dipandang manis dan lemah lembut. Sungguh hari esok ada, dan semuanya terserah anda bagaimana melukisnya dengan indah. Kertas Putih yang tercoret tanpa arti, membuktikan bahwa kita tak berarti pula, kita telah menyia-nyiakan waktu begitu saja berlalu. Hari ini, telah kulukiskan dalam hidupku sesuatu yang baik dan mulia, aku akan buktikan. Amin. Ir. Mustika Ranto Gulo
  • MULAI DARI DIRI SENDIRI

    Bangsa yang makmur berasal dari keluarga yang makmur dan keluarga yang makmur berasal dari setiap individu yang makmur. Individu yang makmur berasal dari produktifitas dan efesiensi yang maksimum. Jika kita menghasilkan yang baik tentu efek baliknya terhadap keluarga dan bangsa. Jadilah entrepreuner yang sejati untuk meningkatkan produktifitas dan efesiensi hidup yang baik. Saya selalu mengusulkan agar SDM Nias selalu berpikir dan belajar menjadi enterpreuner. Maaf, tidak betujuan merendahkan prinsip dan pola hidup aman yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Nias saat ini yaitu ramai-ramai menjadi "PEGAWAI NEGERI". Padahal sumber daya alam yang dapat diolah sangat menjanjikan di daerah kita, sedangkan gaji PNS belum diperbaiki oleh pemerintah, masih dibawah rata-rata Pendapatan perkapita Regional Asia. Akibatnya sangatlah fatal, karena biaya hidup besar, akhirnya terjerumus dalam Lingkaran Setan yaitu mencari peluang dan kesempatan lain. Misalnya menghemat anggaran dilingkungannya agar dapat dinikmti (dikorupsi). Faktor utama yang membuat bangsa ini semakin terpuruk adalah cara dan pola hidup seperti ini. Coba, jika kita memilih untuk menjadi enterpreuner, maka cara-cara diatas dapat diminimalis bahkan tidak akan terjadi. SAran, mulailah dari diri anda sendiri untuk memulihkan bangsa ini. Pulihkan dirimu sejak dini sehingga keluargapun dapat dipulihkan juga, yang pada akhirnya membawa dampak bagi kemakmuran Nias dan bangsa kita. Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo
  • Arship

  • Kategori Tulisan Adalah:

Arsip untuk Oktober, 2007

Bagaimana Menghadapi Kegagalan?

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpWed, 31 Oct 2007 08:34:06 +000034Rabu 4, 2007

Artikel Kiriman Elia”s S:

Menghadapi  kegagalan memang menyebalkan, gimana engga. kita baru saja mulai bermimpi indah untuk mencapai kesuksesan, eh tiba-tiba semuanya lenyap. Perasaan sedih dan kecewa kadang membuat kita merasa sepertinya dunia runtuh, Tapi apa iya sampai segitu?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 3 Komentar »

MENGUBAH SUDUT PANDANG NEGATIF MENJADI POSITIF

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpMon, 29 Oct 2007 11:47:01 +000047Senin 4, 2007

Tulisan ini dikirim oleh Saudara Agustinus Daeli (Ama Haga) Sekretaris Umum Pilar Nias Barat. Saya tergugah dengan tulisan ini, saya baca dengan hati-hati, karena mengandung makna yang sangat dalam. Selamat menikmatinya semoga menjadi berkat bagi kita semua.

________________________________________________________________

REFRAMING.

Reframing yaitu, bagaimana kita “membingkai ulang” sudut padang kita sehingga sesuatu yang tadinya tampak negatif dapat menjadi positif. Berikut ini kisah nyata yang dapat membantu memahami cara mengubah sudut pandang kita terhadap segala sesuatu di lingkungan sekitar kita.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 3 Komentar »

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSat, 27 Oct 2007 02:02:39 +000002Sabtu 4, 2007

PEREMPUAN Nias Maria Zebua, 21, menawarkan cumi berukuran hampir 1 meter kepada Media Indonesia  di Jalan Diponegoro, , Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut), pekan lalu.

Zebua menjajakan ikan segar yang dipajangnya di sebuah warung ukuran empat meter bujur sangkar beratap rumbia tanpa dinding di pinggir Jalan Diponegoro. Ikan yang dijajakan antara lain cumi, tuna, tongkol, kakap merah, dan ikan gembung. Ikan-ikan besar  digantungkan dan yang berukuran kecil digelar di atas meja.

Ikan itu dijual dengan keadaan begitu segar dan relatif murah. Harganya bisa lebih murah 30-50persen daripada harga ikan di daerah lain. Ada yang dijual per ekor dan ada juga yang dijual per tumpuk. Ikan cumi ukuran sekitar 70 cm panjangnya dan 40 cm lebarnya atau sekitar 12 kg beratnya hanya dijual seharga Rp75 ribu per ekor. Ikan merah dengan berat sekitar 2 kg juga hanya dihargai Rp25 ribu per ekor. Di antara ikan yang dijajakan itu, ikan tuna harganya sedikit lebih mahal, tapi relatif lebih murah dibandingkan dengan harga ikan tuna di daerah lain. Seekor ikan tuna dengan berat sekitar 3 kg di Nias hanya sekitar Rp40 ribu. Jika di daerah lain itu bisa mencapai Rp60 ribu per ekor. Zebua berjualan ikan setiap sore sama seperti puluhan pedagang ikan lainnya di sepanjang Jalan Diponegoro.  Ikan yang mereka jual hasil tangkapan para nelayan yang mendarat pada sore hari. Alat tangkap para nelayan itu sederhana dan umumnya tradisional yang hanya mampu melaut tak jauh dari garis pantai Pulau Nias.

Potensi

Bupati Nias Binahati B Baeha mengatakan laut Pulau Nias memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi. Jumlah tangkapan nelayan di Puau Nias jauh lebih kecil dibandingkan dengan potensi ikan yang ada. “Sampai saat ini nelayan luar Pulau Nias masih lebih dominan melakukan penangkapan ikan di laut Pulau Nias, karena mereka menggunakan alat tangkap yang canggih. Itu tak mungkin disaingi nelayan Nias dengan menggunakan alat tangkap tradisional dan alat tangkap berkapasitas sangat terbatas,”
katanya.

Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Sumut pada 2005 mencatat produksi ikan penangkapan di laut di Pulau Nias sekitar 16.645 ton yakni Nias (5.707 ton) dan Nias Selatan (10.938 ton). Nilai produksinya yaitu Nias Rp17,6 miliar dan Nias Selatan Rp34,1 miliar. Total dua kabupaten itu Rp51,7 miliar pada 2005. “Jumlah tangkapan itu jauh lebih kecil daripada potensi perikanan laut di perairan Pulau Nias yang bisa mencapai ratusan ton per tahun,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Yosep Siswanto kepada Media Indonesia di Medan, Jumat lalu.

Hasil tangkapan ikan laut di Pulau Nias masih minim karena terbatasnya alat tangkap. Pada 2005, jumlah nelayan di Pulau Nias (Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan) sebanyak 6.819 orang nelayan yakni Nias (2.318)  dan Nias Selatan (4.501). Sekitar 66.6 persen di antaranya nelayan tradisional yakni nelayan tanpa perahu Nias (765) Nias Selatan (475) dan nelayan pengguna perahu tanpa motor yakni Nias (1.955) Nias Selatan
(2.561). Selebihnya nelayan yang menggunakan perahu motor tempel Nias (404) Nias Selatan (171), dan kapal motor dengan ukuran 5-10 GT sebanyak Nias (169) Nias Selatan (127).

Selama ini tak ada kapal berkapasitas di atas 30 GT yang dioperasikan di Pulau Nias. Rencananya tahun ini baru ada dua kapal berkapasitas 30 GT yang akan dioperasikan di Pulau Telo (Nias Selatan).  Dua kapal itu milik Pemprov Sumut bantuan APBN yang pengoperasiannya dikerjasamakan dengan PT Cahaya Ocean Indonesia. “Sebenarnya dua kapal ini sudah diserahkan kepada koperasi nelayan Pulau Telo pada 2006, tapi karena kemampuan pihak nelayan tak memadai mengoperasikannya akhirnya dikerjasamakan dengan perusahaan swasta. Kalau pengoperasian kapal ini sukses, pada 2008 akan dilibatkan kembali KUDnelayan Pulau Telo dalam pengoperasiannya. Ini juga upaya membuktikan kepada ivestor bahwa usaha penangkapan ikan di Pulau Nias memiliki
potensi,” kata Yosep.

Yosep mengatakan pihaknya mempermudah penambahan jumlah kapal di Perairan Pulau Nias. “Pada 2006 kami menerbitkan izin kapal penangkap ikan di Pulau Nias sebanyak 23 izin dengan kapasitas 10-30 GT. Khusus kapal kapasitas 5-30 GT pada 2006 ini mencapai  661 unit. Itu masih bisa ditambah dua kali lipat untuk memaksimalkan penangkapan ikan di Pulau Nias,” katanya.

Jumlah kapal kapasitas 5GT-50GT sebanyak 14.176 unit di Sumut. Hanya 1.695 unit di pantai barat termasuk di antaranya 661 unit kapal di Nias dan Nias Selatan. Selebihnya kapal itu beroperasi di Pantai Timur, padahal Pantai Barat lebih luas daripada pantai Timur.

Wakil Bupati Nisel Daniel Duha mengatakan untuk mendorong peningkatan kapal di Pulau Nias perlu kemudahan bagi investor dalam mengurus izin. “Sampai saat ini kewenangan Pemkab hanya untuk pengurusan izin kapal kapasitas lebih kecil dari 5GT. Untuk kapasitas 5-30 itu kewenangan provinsi dan lebih besar dari 30 GT kewenangan pemerintah pusat. Ini perlu ditinjau lagi, sebab kalau Pemkab hanya memiliki kewenangan 5GT, Pemkab tak akan bisa mendorong investor baru, karena kapal yang diharapkan bertambah itu kapal berkpasitas di atas 5 GT,” katanya.

Belum Diolah

Wakil Ketua Apindo Nias Jhonson Hutagalung mengatakan hasil ikan tangkapan perlu diolah untuk pengawetan sekaligus meningkatkan nilai tambah. Sampai saat ini sebanyak 11.836 ton dari total tangkapan ikan di Pulau Nias itu dikonsumsi segar dan hanya sebagian kecil yang diolah dengan pengasinan. “Salah satu yang harus dikembangkan pengolahan cumi yang bisa dikemas menjadin produk khas Nias. Saya pikir cumi berukuran besar menjadi ciri khas Nias,” katanya.

Ketua Komisi B DPRD Sumut termasuk membidangi Perikanan dan Kelautan, Ahmad Hosen Hutagalung mengatakan pemerintah harus serius menangani penangkapan ikan di perairan Pulau Nias, Pantai Barat. “Penambahan kapal boleh dilakukan untuk memaksimalkan hasil tangkapan ikan, tapi pemerintah harus menawasi penangkapan ikan sesuai dengan hukum yang berlaku agar tak terjadi kerusakan kekayaan laut, jangan sampai terjadi seperti di Bagan Siapiapi (Riau) yang hanya tinggal kenangan karena maraknya praktik pemboman ikan dan penggunaan pukat yang merusak lingkungan,” kata anggota dewan dari PPP asal Pantai Barat Sumut. **

http://kennortonhs.wordpress.com/2007/07/11/potensi-perikanan-pulau-nias-yang-belum-dikembangkan/

Ditulis dalam Artikel | Tidak ada komentar »

Keuntungan Pendengar Yang Baik

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpTue, 23 Oct 2007 08:15:07 +000015Selasa 4, 2007

Jakarta, 22 Oktober 2007, Sumbangan Pemikiran dari Agustinus Daeli, SE dalam artikel:

Keuntungan Pendengar Yang Baik

1. Edgar Watson Howe berkata, “tak seorang pun mau mendengar Anda bicara kalau ia tidak tahu bahwa selanjutnya adalah gilirannya untuk berbicara.” Artinya, di mana saja kita akan menemukan banyak orang yang lebih senang berbicara dari pada menjadi pendengar yang baik.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 3 Komentar »

Detik-detik Kulminasi Kabupaten Nias Barat

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 22 Oct 2007 23:53:33 +000053Senin 4, 2007

Kabar gembira pada minggu kemarin 21 Oktober 2007, kami dapat berita aktual dari koresponden niasbarat.com di Medan yang menyatakan bahwa Surat Rekomendasi Gubernur Sumatera Utara telah ditandatangani oleh Bapak Rudolf M Pardede beberapa hari lalu. Surat rekomendasi yang dimaksud adalah perihal pemekaran Nias Barat, Nias Utara dan Kota G Sitoli dan hal ini sudah dapat dipastikan  kebenarannya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita Nias | 3 Komentar »

Persiapkan Pahlawan Masa Depan di Nias

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSun, 21 Oct 2007 11:46:55 +000046Minggu 4, 2007

Pahlawan Masa Depan

 Anak adalah buah hati ‘orang tuanya’ termasuk kakek neneknya. Berarti kita semua adalah buah hati orang tua kita, namun tidak sedikit anak yang malang tidak menikmati kasih sayang orang tuanya. Bahkan ada anak yang dibuang oleh orang tua yang melahirkannya. Bagaimana dengan buah hati kita?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Budaya Nias | 1 Komentar »

Pilar Nias Barat (PNB) Tidak Memiliki Website Resmi

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSun, 21 Oct 2007 01:01:58 +000001Minggu 4, 2007

www.niasbarat.com melaporkan:

Klarifikasi Pilar Nias Barat dalam keputusan Rapat Pleno (turut hadir Penasihat, Pembina dan Pengurus serta jajarannya) tanggal 20 Oktober 2007, memutuskan bahwa Organisasi PNB tidak mau memiliki website sampai saat ini. Keputusan itu diambil terkait dengan maraknya situs yang mengatas-namakan Pilar Nias Barat dengan bermacam-macam nama sehingga membingungkan masyarakat, maka situs yang memakai nama yang berhubungan Pilar Nias Barat diminta untuk tidak mengatasnamakan PILAR NIAS BARAT, contohnya antara lain:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 7 Komentar »

IMANI (Ikatan Mahasiswa Nias Indonesia) Adakan Acara Deklarasi 28 OKtober 2007

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 19 Oct 2007 10:20:51 +000020Jumat 4, 2007

www.niasbarat.com, melaporkan: 

Pilar Nias Barat (PNB) mendapat undangan resmi dari IMANI (Ikatan Mahasiswa Nias Indonesia) di Jakarta dalam rangka Deklarasi organisasi itu yang direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Nias Bapak Binahati B Baeha.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 5 Komentar »

Kertas Putih Yang Tercoret Tanpa Arti

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpWed, 17 Oct 2007 01:46:35 +000046Rabu 4, 2007

Tangan Yang Bersih Membuahkan Karya yang baik
dan Jiwa yang sehat menghasilkan pemikiran sehat.
Dosa membuahkan maut !

Mengabdi kepada generasi yang akan datang, mewariskan pemikiran brilian dan sehat. Hidup ini bagaikan lembaran kertas putih yang polos dan tak beracat cela. Hari-hari kita satu menit ke depan sungguh tak terduga. Tidak ada seorangpun yang sanggup memahami masa depan sekalipun dia seorang peramal ulung.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 4 Komentar »

Nias Bukan Tertinggal Tetapi Memang Ditinggalkan

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 16 Oct 2007 21:24:58 +000024Selasa 4, 2007

Belajar dari sejarah sejak merdeka bahwa Pulau Nias yang dihuni oleh Suku Ono Niha tersebut tidak mendapat perhatian khusus dari kalangan penguasa, pebisnis dan juga investor asing. Pada tahun 1996 pernah digalakan kampanye wisata di Lagundi, Teluk Dalam (sekarang Kab Nias Selatan) namun terhenti sejak rezim Suharto bubar. Master planingnya tinggal kenangan dan semua investor lokal dan investor asing tidak ada yang tersisa di pulau itu.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Budaya Nias | 3 Komentar »

Siapa Gubernur Sumatera Utara 2008 yang berpihak kepada Rakyat Nias? (1)

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 15 Oct 2007 18:48:37 +000048Senin 4, 2007

Adakah Gubernur yang berpihak kepada rakyat Nias ?

Menurut Harian Kompas 23 September 2007, peluang Rudolf Pardede sangat kecil karena terganjal masalah ijazah SLTAnya yang belum bisa dibuktikan. Oleh karena itu siapa Calon Gubernur 2008 yang akan memperhatikan Pulau Nias yang sedang menanti perhatian khsus itu?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 8 Komentar »

Ada 25 Kriteria Pemimpin Ideal Versi Kristiani

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpMon, 15 Oct 2007 00:23:23 +000023Senin 4, 2007

Bicara mengenai “Kriteria Pemimpin Masa Depan” sangat sulit rasanya, kenapa tidak? Karena kehidupan birokrasi telah sekian lama dipisahkan dari kehidupan ROHANI. Ada yang memberi nasihat seperti ini “jangan sebut-sebut ayat Alkitab dalam pembicaraan ini”. Saya tidak tahu alasan apa yang membuat kita menjadi munafik yang memisahkan iman percaya kita dengan dunia sekuler. Seakan-akan dunia kita ada dua, seakan-akan ada dua penampilan wajah kita. 

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 14 Komentar »

Tidak Ada Kapal Laut Ke Nias

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 14 Oct 2007 21:25:50 +000025Minggu 4, 2007

Dalam tiga hari ini, sejak tanggal 9 Oktober sampai 13 Oktober, kami mundar mandir ke kantor PELNI dan dilayani oleh pegawainya secara bergantian untuk menanyakan Kepastian Kapal ke Pulau Nias. Pada hari terakhir karena situasi lebaran, sudah tidak ada lagi pelayanan, namun kalau ditelepon no. 021 79180606 ada yang mengangkat mengaku sebagai agent Call Centernya PELNI, dan menyatakan tidak ada informasi mengenai Pelayaran Kapal Laut ke Nias. juga, dalam pertemuan kami dengan karyawan PELNI yang kami tanyakan tidak tahu menahu jadwal kapal ke Nias. Sehingga kami putus asa dan tidak bisa pulang ke kampung halaman kami, mohon agar jeritan hati masyarakat Nias ini dapat dimuat di situs ini oleh bapak Moderator.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita Nias | Tidak ada komentar »

Sekilas Tentang Kepemimpinan

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSat, 13 Oct 2007 23:02:44 +000002Sabtu 4, 2007

KEPEMIMPINAN

Semoga para calon pemimpin Nias Barat ke depan membaca tulisan ini.

Kepemimpinan bukanlah sesuatu yang muncul atau didasarkan pada pangkat dan gelar semata. Seorang ahli Ariwibowo Prijosaksono mengemukakan pendapatnya tentang kepemimpinan sejati. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 2 Komentar »

Antara: “Cagub Sumut Harus Sosok Merakyat”

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 12 Oct 2007 18:53:17 +000053Jumat 4, 2007

Laporan 12/07/07 15:53

Medan (ANTARA News) - Para calon Gubernur Sumatera Utara yang akan bertarung pada pemilihan gubernur (pilgub) tahun 2008 diharapkan benar-benar figur yang merakyat dan bisa membawa perubahan mendasar bagi masyarakat Sumut.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 1 Komentar »

Kekecewaan Anggota DPRD Nias Dapem II Atas Kinerja BRR Nias, Jangan Bernuansa Politis Saja.

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 12 Oct 2007 17:27:09 +000027Jumat 4, 2007

Tanggapan Pilar Nias Barat
Menanggapi berita yang dilansir oleh Koran harian dan berita-berita online mengenai kekecewaan Anggota DPRD Nias, Aluizaro Telaumbanua, kami berharap agar jangan bernuansa politis saja.  Kekecewaan tidak menghasilkan apapun tanpa
ada tindakan prefentif dilapangan, sehinggga kalau masyarakat kecewa atas kinerja BRR (Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi) Nias bidang perumahan karena Mudes (Musyawarah Desa) harus sampai tuntas dan disaksikan oleh masyarakat yang dirugikan. Kantor DPRD di Kota Gunungsitoli hanya ditempuh beberapa menit saja ke kantor perwakilan BRR. Sehingga ungkapan kecewa tersebut jangan bernuansa politis seakan-akan dengan berita tersebut telah menyelesaikan masalah. Masyarakat mendukung langkah awal yang dilakukan oleh Bapak Aluizaro Telaumbanua tersebut, mudah-mudahan masalah ini masih berlanjut dan para Anggota DPRD Nias yang lainnya ikut melakukan pengawasan dan benar-benar berpihak kepada rakyat. 

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita Nias | Tidak ada komentar »

Mengapa Organisasi Nias hanya Seumur Jagung?

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 12 Oct 2007 11:52:11 +000052Jumat 4, 2007

Keluarga adalah organisasi pertama (organisasi tertua) yang dibentuk oleh Tuhan di dalam dunia ini, yaitu Adam sebagai ketua dan Hawa sebagai wakil (penolong) dan anak-anaknya sebagai anggota. Tragis sekali, dalam keluarga itu terjadi percecokan karena alasan cemburu, irihati dan amarah. Kain membunuh adik kandungnya sendiri karena cemburu dan irihati. Membunuh karena didalam hatinya telah merancangkan pelampiasan kecemburuannya, yaitu “Mengapa HABEL sejahtera, dia ini dekat dengan Allah dan doanya selalu didengar oleh Allah, mengapa habel sejahtera?”.

Dalam jiwanya tertanam kebencian yang sangat luar biasa, alasannya karena iri hati dan cemburu. Membuahkan dosa yaitu kematian karena dibunuh, tindakan sadis dari anggota organisasi itu sendiri.

Menurut John W. Atkinson mengelompokkan tiga kebutuhan yang memicu motivasi intrinsik, yakni:

  1. Kebutuhan berprestasi (needs for achievement),

  2. Kebutuhan berkuasa (needs for power),

  3. Kebutuhan berafiliasi (needs for affiliation). 

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 8 Komentar »

RANCANG BANGUN KONSEP PELESTARIAN KEBUDAYAAN NIAS

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpMon, 08 Oct 2007 07:32:35 +000032Senin 4, 2007

OLEH : Pdm.PETERADY CHRISTIAN ZENDRATO

Medan, 3 Oktober 2007

PENDAHULUAN

1.      Mengapa Ori harus dihidupkan kembali :

  • Ori adalah struktur tatanan hidup masyarakat NIAS selama dia hidup dan mengaku Suku NIAS.

  •  Ori adalah merupakan Struktur yang mengatur dan mengadopsi Fondrako sebagai hukum adat masyarakat NIAS itu sendiri.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 4 Komentar »

Mengabdi Kepada Kemanusiaan Sebagai Cita-cita Luhur Seorang Pemimpin Masa Depan

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 07 Oct 2007 22:11:31 +000011Minggu 4, 2007

Hari itu, kota menjadi mendung bukan karena gejala hujan akan datang, tetapi karena asap yang membumbung tinggi menutupi langit dan matahari. Kota itu hancur luluh, api dimana-mana, tangisan yang histeris masih menyisakan ditelinga, dan ledakan-ledakan kecil telah mengganti nada-nada indah yang biasanya dilantunkan dari pintu ke pintu rumah di kota indah itu. Para Seniman dan artis hilang lenyap dan menjadi abu, hangus terbakar bersama seluruh keluarga mereka, penguasa menghilang dan mungkin saja mereka sudah mati bersama api yang mnyulut kota itu tanpa ampun.

Mengapa Kota Itu?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 21 Komentar »

Next Action West Nias

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 05 Oct 2007 07:00:24 +000000Jumat 4, 2007

Apa Langkah Selanjutnya Nias Barat

Peta Batas Wilayah Nias Barat yang terbaru silahkan download adalah:

Peta Buatan Ranto 

download.pdf Baru: Wilayah Nias Barat versi MRG270707

Tanggapan (niasbarat.com) Menanggapi Saran dari Sdr saya yang mengasihi Tuhan Pdm. Peterady Christian Zendrato, di bawah ini, saya sangat bangga karena ada 3 alasannya:

  1. Alasan pertama, Pemahamannya dengan kondisi Nias saat ini sudah cukup dalam, serta peta politiknya sudah terlihat begitu kentalnya. Menggiring proses administrasi dengan kerja sama yang baik dan kompak. Relakan waktu dan secara bergantian memantau sampai dimana posisi – progress pengurusannya.

  2. Alasan kedua, Memiliki misi yang dapat dicapai dengan cara yang sederhana yaitu “BERSATU” didalamnya terkandung arti koordinasi. Koordinasi dengan semua teman-teman di parlemen dan termasuk kepada pengurus partai. Jangan menutup dir dan membatasi hubungan dan komunikasi, jangan memilah-milah. Itu artinya menghargai semua orang, jangan memandang orang rendah. Hal ini sangat penting.

  3. Alasan ketiga, Rela berkorban dan melpaskan hak jika itu diminta sekalipun, artinya siapapun pemimpin Nias Barat pasti atas ridhoNya Tuhan. Berapa lama lagi orang2 kita masih naik ojek dari G Sitoli kemandrehe dan sebaliknya. Sangat menyayat dihati, inilah yang terbaik dan yang terbaik, wujudkan Nias Barat atau mati.

 Inilah komentar Pdm.PETERADY CHRISTIAN ZENDRATO Berkata:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Siraman Rohani | 2 Komentar »

Mendagri Evaluasi Pemekaran Daerah

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 02 Oct 2007 23:33:13 +000033Selasa 4, 2007

07/09/07 17:51

Semarang (ANTARA News) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) H Mardiyanto mengatakan, tahun ini Depdagri akan mulai mengevaluasi daerah yang ingin melakukan pemekaran, menyusul maraknya keinginan daerah untuk melakukan pemekaran wilayah.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 7 Komentar »

Ina Esther Gulo, Telah Pulang Ke Rumah Bapa

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpMon, 01 Oct 2007 08:53:30 +000053Senin 4, 2007

Laporan niasbarat.com

Seluruh Masyarakat Nias Barat melalui Pilar Nias Barat (PNB) menyampaikan turut belangsukawa atas kepergian Ibu Ina Esther, Istri Ir. Angandrowa Gulo (Ama Esther Gulo) untuk selamanya, karena sesuatu penyakit (komplikasi) di Medan Sumatera Utara, tanggal 30 September 2007, jam 10 malam.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Pilar Nias Barat | 6 Komentar »