Berjuang Untuk Kebenaran

Terima Kasih Tulisan Ini Dimuat,

Berjuang untuk kebenaran, atas nama kebenaran, bahkan rela mati demi kebenaran atas nama Tuhan. Itulah sumber inispirasi para pahlawan dalam mempertahankan sebuah kebenaran yang diyakininya. Namun KEBENARAN itu sendiri bukanlah satu-satunya kebenaran, tetapi KEBENARAN MANUSIA hanya sebagian kecil dari KEBENARAN SEJATI. Sebab kebenaran kita (manusia) adalah kebenaran yang berpihak pada diri kita sendiri, yang menurut pemikiran kita itu adalah benar. Namun orang lain memiliki cara pikir yang lain, yang mengklaim dirinya juga benar. Orang lain belum tentu meyakini apa yang kita yakini itu benar. Ada Tulisan Mark Christoper ” Kebenaran sejati bersumber dari Tuhan, Sang Pengendali”. Jadi, manusia (kita semua) masih belum benar, sehingga kita harus aktif menjadi orang yang benar, saksi kebenaran. Dalam bukunya saya tidak menemukan pendapat orang-orang yang mengatas-namakan dirinya memiliki kebenaran sejati. Semua orang mengakui bahwa dirinya benar, berdasarkan apa yang mereka yakini atau imani.

Anehnya, semua agama meyakini dirinya benar, orang-orangnya juga menjadi benar karena ajaran yang mereka yakini, dan akhirnya terjadilah perang, manusia saling membunuh untuk membela kebenaran menurut apa yang mereka yakini. Jadi, saya tulis ini untuk Pak Moderator, saya menanggapi tulisan disamping kiri yang menyatakan bahwa kita adalah hamba kebenaran. Izinkan saya untuk menambahpengertiannya menjadi “Kita adalah Saksi Kebenaran”. Maksud saya adalah kita bukan hanya pelaku kebenaran itu sendiri, bukan hanya hamba kebenaran itu sendiri, tetapi kita semua adalah saksi kebenaran. Artinya, adalah Kita semua harus berjuang untuk kebenaran, bukan hamba kebenaran yang pasif, tetapi aktif, kita harus siap menjadi saksi. Saksi, artinya turut bertindak untuk berjuang dan rela berkorban mempertahankan kebenaran sejati itu. Selain itu, Kebenaran yang kita perjuangkan adalah KEBENARAN ILLAHI, artinya, apa yang baik, apa yang adil, apa yang suci dan kudus, apa yang mulia, apa indah dan semua hal-hal yang bersumber dari TUHAN dan bermuara untuk PERDAMAIAN, itulah yang saya maksud kebenaran sejati.

Demikian tulisan ini semoga dimuat, bukan koreksi tetapi hanya sbuah opini akhir minggu ini. Sampaikan salam untuk orang Nias dimana pun berada di dunia ini.

EMO

About these ads

22 pemikiran pada “Berjuang Untuk Kebenaran

  1. Yth Bang Marinus W.

    Kebenaran itu Rahasia ALAM, Alam dikendalikan oleh SANG PENGUASA yang disebut oleh Filsuf Yunani sebagai Z’jebaoth artinya “Pengendali Alam Smesta”. Dia disebut oleh Orang Israel sebagai “YEHOVA ZEBAOTH”. Mereka menganggap bahwa nama ini nama “TUHAN” yang mereka sembah. Namun, dalam buku-buku lainnya disebut “ZEBAOTH” itu salah satu sifat TUHAN itu sendiri. DIA menguasai alam smesta, termasuk rahasia alam dan seluruh isinya.

    Sory, bang, saya tidak menggurui, tetapi saya kasih saran “KATA FILSUF ADALAH SEUMPAMA TRIAL & ERROR”. Bang kata2 mereka jangan ditelan bulat-bulat…hehehe. DI uji dan di test, dianalisa, itu bukan kebenaran. Saya masih berkutat di “Religius Minded” karena saya sedang menguji dan menganalisa kebenarannya. Mengenai “Jesut Christ”, sebagai Juru Selamat, itu harga mati bang untuk saya dan seisi keluarga kami. Bapak saya mengajarkan tentang “KAIH YANG SEMPURNA ITU ADA DALAM YESUS”. Maafkan saya, kalau itu mengganggu pembicaraan kita. Tetapi, sejauh ini belum ada ajaran yang menyamai AJARAN YESUS SESUAI BIBLE sampai detik ini. Kalau mu kita, sharring lebih dalam silahkan, justru itulah yang membuat saya memilih Fakultas Filsafat dari awal. Saya ingin memngumpulkan pendapat manusia tentang Yesus. Mengapa 63% penduduk dunia percaya kepadanya, bahwa DIA TUHAN dan JURU SELAMAT? perlu kita cari alasannya, mengapa orang2 itu memilih demikian.

    Kebenaran sampai dimana batasnya bang? Apakah hanya sebatas kemampuan daya pikir manusia dengan otaknya sebesar bakpao ini?

    Hehehe, sukses ya bang. “Saran saya, pakailah ilmu padi, makin berisi makin menundukkan diri. hehehehe!

    Nehesi
    JOGYA

  2. to sdr. nehesi no.15

    Jika kebenaran yang hakiki adalah rahasia alam, tapi bagaimana dengan saudara-saudara kita yang kristen yang dengan lantang menyerukkan bahwa “kebenaran yang hakiki adalah “Jesus Christ”. Apakah juruslamat orang kristen juga termasuk dalam rahasia alam? dan bagaimana dengan saudara saudara kita para scienctism yang telah menemukan kebenaran really yaitu sains, apakah itu juga rahasia alam? saya kira anda masih dalam tahap berilusi or masih mengandalkan intuisi.

    Apakah para filsuf pra-sokratik juga baca bible? hahaha setahu saya di zaman mereka dulu inggak ada yang namanya bible…bible baru muncul bersamaan dengan munculnya agama-agama modern.

    sdr.nehesi permintaan anda kepada saya untuk menjelaskan kebenaran menurut sains kayaknya tidak bisa terpenuhi sebab bisa-bisa penjelasannya sampai berlembar-lembar…tapi saya pingin mengajak anda untuk membaca teorinya “The Big Bang”, anda bisa cari di perpust filsafat or gramed. teori “the big bang” mudah dipahami lho bukan seperti kitab suci kita…
    teori the big bang hanyalah satu dari sekian banyak teori tentang kebenaran sains! you understand? ok

    “Agama tanpa filsafat adalah buta dan sesat, tapi Filsafat tanpa agama adalah………..

  3. Sangondrasi nifosumange,
    Iraonogu ba ira ma’uwugu fefu,

    Hana wa mihalo badodomi zilokarua? Boi miailasi ndra’aga ira satuami milau fasondra-sendra bada’a ba mi’ila da’o wa saekhu ba zilosokhi. Ya’ami iraonogu ni’omasi’ogu mifareso dodomi hadia no’atulo ami fona ndra talifusomi niha gaekhula ba abolo-bolo fona Lowalangi? Nasimane-mane ami ba hulo zamolo ita laosi mano balo tansondra he wa’ae ogonekhe satua-tua sabolo boto ita.

    Fa’atua-tuami menao ba mi’ogunao ba wamazokhi khoda Gaekhula meno oi lalimo auri ita ira amada bufati fao nda simangamboli yudas niha gaekhula, ahakho dododa ita nogu.
    Heha madobi-dobiga bawe’amoi wolului halowoda andre, he marase mbotoma meno atua sa’ae ba jiwama ba hulo zi felewitu fahke namafaigi-faigi ya’ami iraonogu bawolau sisokhi ba Gaekhula khoda.

    Ba nalo mibato lagu-lagu mi andre ba atulosa mi sobi-sobi gambigu adre sino afusi daripada lo halowomi.

    Mifareso dodomi hadia no atulo ami?

    Satuami,

    Ama Gambi Moroi ba Nitawisole

  4. Yahowu #Hasaeli Duha, ini nama benaran atau samaran? setahu saya tidak ada marga Duha dari Nias Barat. Jadi, anda hanya berkomentar tidak karuan saja. Berikan nama asli anda dan kita menggapi masukkan anda di sini.

    1. Cara Pikir anda mungkin benar bagi yang meyakini pikiran itu
    2. Anda menyebar konflik dan menuduh orang lain penyebabnya
    3. Anda bermuka dua dan suka menghasut
    4. Anda ini trouble maker dimana-mana, BPP KANISBAR anda hancurkan sekarang anda menyusup ke PILAR NIAS BARAT
    5. Anda suka menghasut orang tua, karena anda pintar merubah muka anda, dan bertingkah seperti banci.
    6. Anda menuduh KETUM berbohong, dll…..?

    BERTOBATLAH

    Redaksi

  5. Milau mano khoda ira balio, tafareso pendapat Marinus w, siapa tahu benar. aefa da’o tafareso goi pola pikir ranto gulo, ingin mengambil alih tugas BPP Kanisbar jkt. Kurang kerja’an ya dek, melamar ditempat saya saja, ngecat langit…. u lius ndruru, saya kenal anda, nggak usah sok pintar lhu kasih komentar di situs kampungan ini. PILAR sebentar lagi bubar, dan tdk ada urusan anda di nias barat, jgn ikut campur.
    saya cuma, nasihati anda2 ya u tdk sembarangan nuduh org. sip deh.

  6. Ketemu lagi kawan,
    Saya tidak mengerti, apa maksud pak Marinus Waruwu, saya heran kog tidak nyamubung dengan Judul dan Isi tulisan ini. Menurut saya:
    1. Mari kita kembangkan hal-2 baik, dan jangan memperlakukan orang lain sebagai kuli, pekerja dan babu kita yang harus menuruti kehendak kita.
    2. Perlakukan orang lain sebagai mitra dan akhirnya, kita menyadari bahwa orang lain begitu berarti bagi kesuksesan kita.
    3. Memberi Tanggapan, atau menanggapi omongan orang lain harus hati-hati, baca dulu baru berikan komentar.
    4. Kebenaran manusia, bukan kebenaran Sejati, jadi sdr2, jangan marah2 kalau anda dianggap belum benar. Karena pndangan setiap manusia berbeda-beda.

    okay,
    Lius Ndruru.

  7. Salam Bang Marinus Waruwu,

    Saya bangga atas diskusi tentang topik ini, karena menambah wawasan saya yang lagi mau belajar Filsafat. Namun, kesimpulan saya bahwa KITAB yang saya baca yang memiliki hakekat kenenaran adalah BIBLE. Saya tida menyebutkannya “AGAMA”…sekali lagi BUKAN AGAMA. Tetapi kepercayaan…Iman itu tidak bisa dibeli…nah, ini adalah kebenaran.

    Satu hal yang saya anggap BUKU REFERENSI TERTUA YANG DIBACA OLEH SEMUA FILSUF DUNIA adalah BIBLE. Tidak ada hubungannnya dengan iman kepercayaan agama kristen (Pengikut Kristus). Buku2 yang abang sebut di atas saya sdh baca bang, saya tidak begitu saja diterima oleh akal kita sebagai generasi di era abad 21 ini. Justru kita adalah KOREKTOR atas Pemikiran para Filsuh tersebut. Dunia diseret ke dalam pemikiran sempit, pada hal dunia ini masih luas dan banyak RAHASIA YANG BELUM DIUNGKAPKAN. RAHASIA itulah yang saya maksud…Kebenaran Ilahi, manusia belum dapat memahaminya…. apalah manusia. Manusia mencoba mencari jalan keluar misalnya menganggap api sebagai maha kuasa, ternyata ditelan zaman dan api dinyatakan bukan Tuhan, ada yang menganggap matahari adalah Tuhan, dan ditelan zaman juga, ada yang bilang gunung adalah Tuhan, ternyata salah juga. Kalau itu benar, bahwa manusia menciptakan agama, maka rahasia alam ini ada yang mengendalikannya yaitu “SANG KEBENARAN”. Hehehehe

    Jadi Kebenaran yang hakiki adalah Rahasia Alam!!!!!, saya juga tidak memahami mengapa orang-orang yang pintar menganggap keneran itu eksata? Bisa dijelaskan?

    hehehe
    Salam untuk Bang Postinus juga, saya sudah akses web site anda, cukup bagus. Trims ya, wawasan saya bertambah.
    Bang Marinus Waruwu, jangan emosional bang, ternyata Orang Nias banyak yang sdh pintar dan kuliah di FILSAFAT. Suatu waktu kita kenalan……..!

    Yaahowu

  8. Ketika kita berfilsafat, kita harus menyadari bahwa kita adalah pecinta kebenaran, sahabat kebenaran (philosofein) dan bukan justru menjauh dari kebenaran. Ada banyak tawaran kebenaran yang ditawarkan oleh para filsuf. Ada kebenaran ala kaum saintis, rasionalis, pragmatis, materialis, positivis, agamis, ateis, dll. Jadi, kebenara itu plural: siapa yang mencetuskannya.

    Jadi, marilah kita bertukar pendapat bukan hanya mendekonstruksi tetapi juga merekonstruksi. Kepiawaian kita mendekonstruksi (mengkritik) menguji kepiawaian kita merekonstruksi secara inovatif suatu gagasan indikatif (pernyataan).

    D/Postinus
    (silahkan Anda melihat blog : http://www.amoretvita.wordpress.com, di sana saya sering menulis tentang filsafat)

  9. Sdr.Nehesi, kayaknya anda ini bentukan Fakultas Filsafat UGM or SADAR (Sanata Darma) ya. pantasan pemikiran anda masih berbau teologi gitulah. Tapi saya berpesan, ajaran agama tentang kebenaran mutlak itu jangan diterima begitu saja (dengan mata tertutup atau buta). KS atau Teologi yang mejadi ajaran agama hanyalah refleksi atas iman manusia dan tidak turun begitu saja dari surga seperti pandangan saudara-saudara kita fundamentalis. Ajaran agama tentang kebenaran mutlak hanyalah karya manusia semata, karena itu, punya kelemahan dan kekurangan yang tidak terbantahkan. Jadi menurut saya sdr.Nehesi, kata “kritis” adalah kata yang sangat cocok untuk mendalami dan memahami ajaran agama sdr. Apalagi sdr kan sedang mendalami Ilmu Filsafat. jadi, sdr. bisa memahami lebih kritis lagi ajaran agama sdr, tentu dengan menggunakan pisau bedah filsafat. Dan saya percaya suatu saat sdr. nehesi akan menemukan yang namanya “kebenaran mutlak” yang sedang sdr cari.
    Saya adalah orang beragama yang percaya akan adanya Tuhan dan bukan ateis seperti anggapan sdr. Namun saya berpandangan bahwa sainslah kebenaran mutlak. Apakah sdr percaya bahwa manusia modern maju seperti yang kita lihat sekarang, itu bukan karena agama tapi itu adalah hasil sains yang berasal dari akal budi manusia.
    Apakah sdr percaya pada pandangan para filsuf yang mengklaim bahwa agama: Karl Marx, Agama adalah candu masyarakat, S.Freud, Agama adalah hanya sisi psikologis manusia, F. Nietzsche, Agama Kristen adalah agama orang-orang lemah yang tidak mampu menghadapi kenyataan hidup, Lugwig Feurbach, Agama adalah proyeksi diri manusia saja, atau Henri Bergson yang berkata dalam bukunya yang berjudul:Les Deus sources de la morale et de la religion, bahwa Agama berasal dari dongeng-dongeng yang turun temurun, dan hasil intuisi manusia tentang yang trasenden.
    jadi, apakah dalam agama masih ada kebenaran sejati, kalau ia hanyalah “Karya Manusia” belaka? Ini adalah bahan refleksi utnuk sdr. Nehesi!

    Sdr.Nehesi, saya juga masih mendalami Ilmu Filsafat di Unpar, Bandung

    Ya`ahowu

  10. Yup…………!
    Anda menulis bahwa:
    Kebenaran manusia adalah hanya sebagian kecil dari kebenaran sejati. Berarti Manusia belum pasti benar….? Sedangkan pemahaman Marinus Waruwu adalah kebenaran yang bisa diukur dengan ilmiah. Pada hal Kebenaran tidak bisa dibuktikan dengan ilmiah….! Makanya kalau anda baca riwayat hidupnya Mr. Apollo yang berteriak….”Dimana Tuhan? Dimana Kau Tuhan, buktinyakan dirimu kalau engkau ada?…” begitu sombongnya mencari kebenaran sejati ketika ia menginjakkan kaki di bulan. Menurut orang eksata (Manusia Ilmiah seperti Marinus Waruwu) ini, tidak mengakui adanya TUHAN. Sebab Menurut tulisan di atas menyatakan bahwa SUMBER KEBENRAN ADALAH TUHAN. Akhirnya Apollo, menghembuskan nafasnya yang terakhir, dan mengatakan “..AKU MATI, DAN AKAN BERTEMU TUHAN, DIA BENAR-BENAR ADA…!”. Lalu Applo pun meninggal dan dia dikubur dimana? disalahsatu gereja Katholik …. karena dia mengakui Kebenaran Tuhan di akhir Hayatnya. Orang-orang sombong yang suka melihat kenyataan sebagai kebenaran dan mengukurnya dengan pengetahuan manusia, sangat menentang TUHAN.

    itu yang saya tahu, saya baru smester 5 di Fak Filsafat di salah satu perguruan tinggi di Jogya. Kalau saya ikut pola pikir para filsuf, manusia bisa gila, bahkan manusia ada yang menyebutkannya sebagai binatang jalang. Hehehehe…Salam ya untuk Marinus Waruwu.

    Nehesi

  11. Kebenaran bukan mimpi-mimpi kosong atau khayalan belaka seperti istilah anda “kebenaran manusia dan kebenaran sejati”.
    Bagi saya, sesuatu dikatakan benar, bila kebenaran tersebut dapat dipastikan dan dapat diukur secara ilmiah. Ciri-cirinya adalah metodis dan sistematis, testable secara inter-subjektif, mengandung tingkat kepastian tertentu (presisi tinggi), logikannya koheren atau tidak mengandung kontradiksi interen, reliable artinya data-datanya dapat dipercaya.
    jadi, kebenaran yang anda tawarkan adalah kebenaran yang tidak dapat dipahami secara ilmiah atau kebenaran yang penuh dengan mimpi-mimpi atau khayalan.
    Ya`ahowu…

  12. Ya’ahowu Redaksi,

    Saya setuju usul tsb, tapi rupanya orang-orang yang tidak senang dengan web ini, mana mungkin mereka punya ide/karya/buah pikiran yang berguna bagi masyarakat Nias.
    Soalnya teman-teman ini hanya berani memaki dan menghina, iri dan dengki yang ada dalam hati. Mereka tidak senang dengan perkembangan orang lain.
    Kalau teman-teman ini punya hati dan niat baik, mungkin Web ini kita gunakan sebagai bahan diskusi untuk kemajuan Nias agar segala kendala dan hambatan selama ini dapat solusinya.
    Disini saya hanya elus-elus jenggot saya yang sudah mulai memutih ini melihat sepak terjang teman-teman kita ini, padahal mereka sebenarnya sangat berpotensi dan mampu untuk berbuat sesuatu namun mereka salah kaprah dan pemikir kampungan.

  13. Yaahowu fefu,
    Hewisa mena’o talau lomba TULIS KARYA dari pada fasondra-sondra ita ba web da’a?

    Judul “Menggali Potensi Mutiara Tersembunyi di Nias” hewisa kawan? naso zibarani ba miaine tafazokhi tulisan daa.

    o/t

  14. Saya setuju Ama Gambi dan Pak Eben Hia (AMA MIKHAEL), kalau kita tidak suka web ini, jangan dibaca donk. Ada yang mengatasnamakan orang lain seperti Eben H, lucu sekali. Maaf Pak Doro Hia, ini nama benaran atau samaran. Saya sangat tertantang membaca web ini, sungguh. bukan megada-ngada, saya tidak kenal moderatornya, itu lebih baik. Justru kalau saya kenal pribadinya “yang katanya pak Ama Sona orang ini seorang Pendeta”. Wah, saya malah salut kepadanya. Tidak ada yang memuji dirinyalah, kita kan jujur ya…. sekian tahun Org Nias masih terbelakang. Sekarang org Nias tidak bisa dipandang sebelah mata eih, blog yang berhubungan dengan Nias banyak sekali. Mengapa kita justru memaki-maki saja. Wajar kan kalau ada yang sukses seperti web ini dan kita puji. Mengapa kita pelit menyatakan salut kepada yang baik.

    Saya bukan Orang Nias Barat, urusan saya apa, tetapi khan lihat sumber pemikiran disini, baguslah. Kita justru selalu irihati kepada orang yang menonjol. Orang ini tidak pernah memuji diri, semoga dia diberkati Tuhan. Saya baca dari a sampai z, moderator tidak pernah bilang “saya hebat”. Aku malah simpatik. Maju Pak… Orang2 Nias masih malas baca? masih malas tulis dan malas berbuat baik? atau masih malas-malasan … apalagi memberi pengakuan dan pujian…? afu-afuda tabunu niha sisokhi….. hehehehe.
    Hebat Nias Barat
    Lau Bale, Milau Khoda, boi mi’ailasi ita he.
    Lius Ndruru

  15. Lucu saja teman-teman ini, selalu menghina web ini dan menghakimi Redaksinya, kalau kalian pintar kenapa tidak kalian bikin Web.sendiri? atau kalian gagap teknologi ttg internet? klu mau Ama Maya dan Mr.Eben atau Bapak Kris J Mendofa mau membantu buatkan. Kalian tidak punya rasa malu menulis dan berkomentar di milis yang kalian benci. Lagian juga kenapa kamu baca kalau kamu merasa tidak cocok? he8x sekarang saya lagi ketawa terbahak-bahak membaca komentar teman-teman ketahuan karakternya.
    Jangan bawa-bawa sentimen pribadi disini tapi berpikir positif aja bos, lagian kenapa salahkan blog ini yang salah sebenarnya yang mengomentari blog ini bukan webnya kasihan aja kalian.

  16. Yahowu doro Hia

    Lau ba Doro Hia, yaia mano khomo. yamutolo mano ndraugo soaya… ya alio mangowalu’o. He..hehehehe

  17. Terus terang saya sangat merindukan suatu informasi yang komunikatif, dan memang saya rasakan semua berita Nias jadinya disampaikan kadang2 berlebihan. Di situs ini, saya pandang berbeda, saya rasakan suatu kebencian terhadap org2 tertentu. Saran saya, seandainya kita mau berkarya, baiklah kita memberi dukungan yang baik. Jika ada misi tertentu, mari kita koreksi dgn baik juga. Kasihan, kalau-kalau org lain menganggap orang nias itu tempramental, sangat kasar dan mudah tersinggung, mudah sekali berkelahi. Padahal, situs-situs nias kan semuanya baik.
    Ayolah berkarya, jangan saling membunuh….

    Ya’ahowu ami siso ba perantauan.
    B Gulo

  18. Gernando Daeli,

    Laua pak, akha lapuji-puji ia bale, boi abao dodou chonia, lo ukenal niha da’a,tapi tefasala ita na tawa’o goi isinya kosong? hehehehe. Iri ya?

    Lius

  19. Lau bale : waő-waő manő khőda, őbato sa’ae na’atage’ő.

    Ingat bahasa tetangga/Ira La’omi : Puji Tuhan Haleluya, puji diri hamagoan/kehilangan.

    Kayaknya di web gratisan ini, sedikit sekali manfaatnya dan hanya itu-itu orang aja yang nulis (tak sampai 10 oranglah, itupun banyak yg oleh kalian-kalian aja/pura-pura ganti nama saja….hehehe Ya’ia wő…mibahe manő khőda.

    Kenapa orang malas nulis ????? karena isi web ini,hanya muji-muji diri aja si Ama Maya. Padahal isinya, maaf tong kosong.

    Semoga ini tak dihapus, dan anda menyadarinya dan tidak merasa dicaci, anggap sebagai pandangan orang lain terhadap anda. Dan itulah sebenarnya diri anda (penilaian orang lain, bukan penilaian diri sendiri). God bless u

  20. Puji Tuhan,
    Dalam Website ini banyak riak-riak kecil dan ada juga gelombang pasang naik, yang menanjak naik dan turun lagi. Itu semua adalah fariasi kehidupan kita semua. Ada yang menulis indah dan ada juga menulis asal-asalan saja. Ternyata, masih ada rekasi yang sangat luar biasa atas tulisan dan informasi di website ini. Kami merencanakan untuk memindahkannya ke http://www.niasbarat.com sudah dibayar lunas tentunya… hehehe. Memang wordpress gratisan namun, sangat informatif bagi pengguna blok seperti kita. Saudara-saudara yang sering meremehkannya bahwa ini gratisan, saya pikir jangan lihat dari gratisnya, tetapi penyuguhan tulisannya. Anda bisa berkarya disini, atau bisa buat blok sendiri, belajarlah dan anda pasti diberkati Tuhan. Sebab, barang siapa mencari, mendapatkan dan barang siapa yang mengetok pintu, baginya pintu dibukakan. Jika saudara tertarik untuk membuat web resmi juga silahkan, konsekwensinya adalah waktu dan dana.

    Ada yang menyinggung profesi saya dan makian bertubi-tubi, saya pikir itu hanya sebagian kecil dari DINAMIKA perjuangan kita, pahala kita semakin besar, amin? ….yes amin.. hehehe.

    Mari berjuang untuk Nias Barat, Ya’ahowu

    Mustika Ranto Gulo

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s