Apakah Yesus Tuhan ?

Menurut saudara, siapakah tokoh yang paling terkemuka di sepanjang masa?

Jawabnya “YESUS” … Mengapa YESUS?

Apakah YESUS Pemimpin yang paling hebat?

Apakah YESUS Guru yang paling luar biasa?

Apakah DIA Orang yang telah melakukan paling banyak hal demi kemanusiaan?

Apakah Benar DIA Manusia yang hidup paling kudus diantara manusia manapun?

Apa kata kitab lain ?

Isa AS yang disebut Yesus itu berkuasa dan terkemuka di dunia dan di akhirat baca : “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”

Artinya : Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.(Al Imran, 3:45) Catatan: Jika ada terjemahan versi lain, silahkan sampaikan di kolom komentar.

Seandainya saudara pernah menjelajahi dunia ini, dan berbicara kepada orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat, latar belakang agama, dan keyakinan; jika mereka mengetahui tentang sejarah, walaupun besar kesetiaan mereka terhadap agama atau kepercayaan mereka, mereka akan mengatakan bahwa tidak ada pribadi yang seperti Yesus Kristus.

Ia adalah tokoh yang unik disepanjang masa.

YESUS ADALAH TOKOH YANG TELAH MENGUBAH SEJARAH.

Tanggal yang tertera pada koran yang saudara baca hari ini bertarik Masehi. Giro dan Cek transaksi uang anda adalah tahun MASEHI (YESUS TUHAN). Bahkan Tanggal Lahir Saudara ditulis dengan penagggalan MASEHI (YESUS TUHAN). Kata ini berasal dari kata Mesias, dalam bahasa Arab: Al Masih.Bahasa Inggris menyebut tarik ini AD (Ano Domini) yang berarti Tahun,  Tuhan Kita. Hal tersebut memberi kesaksian bahwa Yesus dari Nazaret pernah hidup di bumi ini 2000 tahun yang lalu dan Ia telah mengubah arah sejarah dunia.

KEDATANGANNYA TELAH DINUBUATKAN.

Beratus tahun sebelum kelahiran Yesus, Kitab Suci mencatat perkataan para Nabi Israel yang menubuatkan kedatanganNya. Kitab-kitab Perjanjian Lama, yang ditulis oleh para nabi yang diilhami oleh Allah dalam kurun waktu lebih dari 1.500 tahun, berisi lebih dari 300 nubuat yang menyebutkan tentang kedatanganNya. Semua nubuat itu digenapi Allah, termasuk kelahiranNya yang ajaib, hidupNya yang tanpa dosa, mujizat-mujizat yang dilakukanNya, kematian dan kebangkitanNya.

Kehidupan Yesus dan firman yang diucapkanNya menunjuk pada kenyataan, bahwa Ia bukan sekedar manusia biasa. Yesus menyatakan, “Aku dan Bapa adalah satu” (Yohanes 10:30), “Siapa saja yang telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa’” (Yohanes 14:9) dan “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6). Bapa yang dimaksud oleh Yesus adalah Allah.

HIDUP DAN PENGAJARANNYA TELAH MENYEBABKAN PERUBAHAN.

Sepanjang sejarah, jika saudara memperhatikan hidup dan pengaruh Yesus Kristus, maka Saudara akan menyaksikan bahwa Ia dan pengajaranNya telah menghasilkan perubahan besar di dalam hidup umat manusia dan bangsa-bangsa. Ke mana saja ajaranNya diberitakan, maka kekudusan perkawinan, hak-hak kaum wanita, dan nilai-nilai demokrasi diakui; Perguruan tinggi-perguruan tinggi didirikan oleh mereka yang hidupnya sudah diubahkan oleh Yesus dan melalui pendidikan itu mereka mempersembahkan hidupnya untuk melayani Yesus. Itulah awal terbentuknya perguruan tinggi-perguruan tinggi mula-mula seperti Oxford , Harvard, Yale, dll.

Disamping itu pengaruh Yesus juga mempengaruhi bidang hukum.

Undang-undang perlindungan terhadap anak-anak dibuat dan sejumlah besar perubahan dibuat demi kebaikan umat manusia. Hidup manusia secara pribadi juga mengalami perubahan secara besar-besaran.Di tahun lima puluhan ada sebuah film super kolosal yang pernah diputar di bioskop-bioskop berjudul Ben Hur. Film ini diangkat dari salah satu novel Inggris terbesar.

Tetapi tahukah saudara siapa orang dibalik suksesnya novel yang diangkat menjadi film super kolosal ini? Ia adalah Lew Wallace, seorang jendral terkenal dan pujangga yang sangat genius, sebelumnya dikenal sebagai orang yang tidak mempercayai adanya Tuhan.

Selama dua tahun Wallace di perpustakaan yang terkenal di Eropa dan Amerika untuk mencari informasi yang dapat menghancurkan kekristenan selamanya. Ketika ia sedang menulis pasal kedua dari sebuah buku yang dirancang untuk ditulisnya, tiba-tiba ia mendapati dirinya sendiri berlutut sambil berseru kepada Yesus, “Tuhanku dan Allahku”. Karena bukti-bukti yang tidak dapat disangkal lagi, ia tidak dapat menyangkal lebih jauh, bahwa Yesus Kristus adalah Allah.Sama dengan pengalaman Jendral Wallace, almarhum CS Lewis, guru besar Universitas Oxford di Inggris, yang semula seorang Atheis yang selama bertahun-tahun menyangkali keilahian Kristus. Namun dia juga, dengan kejujuran intelektualnya, ia menyerah dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya setelah mempelajari bukti-bukti yang sangat banyak mengenai keilahian Yesus.

BENARKAH YESUS ADALAH TUHAN?

Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes menyebut Yesus sebagai Tuhan oleh orang-orang yang berinteraksi dengannya.

Dalam buku “Mere Christianity”, Lewis menulis pernyataannya ini, “Seorang manusia biasa yang menyatakan hal-hal seperti yang diucapkan dan dilakukan oleh Yesus, tidak mungkin hanya sekedar guru etika yang agung. Dari sikap dan perbuatanNya, Ia menyatakan diri sebagai Allah.
Menanggapi pernyataan itu, saudara hanya memiliki tiga pilihan untuk menyebut Dia siapa. Saudara dapat menyebut Dia sebagai orang gila, penipu atau benar seperti yang Ia nyatakan, Ia adalah Allah.

Agungnya ajaran yang Ia sampaikan tidak mungkin Ia seorang gila. Seorang penipu tidak mungkin bersedia mati untuk kebohongannya. Jadi tinggal satu kemungkinan yang benar yaitu Yesus benar seperti yang dinyatakannya bahwa Ia adalah Allah.”Siapakah Yesus bagi Saudara? Hidup saudara di bumi dan seluruh hidup Saudara di alam kekekalan dipengaruhi oleh jawaban Saudara atas pertanyaan ini.

Keluarkan para pendiri agama-agama dari disiplin dan praktik ibadah mereka, maka hanya sedikit perubahan yang terjadi.
Sebaliknya, keluarkan Yesus Kristus dari kekristenan, maka akan terjadi perubahan secara menyeluruh. Kekristenan yang alkitabiah bukan hanya merupakan filsafat hidup, bukan pula standar etik atau kepatuhan terhadap ritus-ritus keagamaan. Kekristenan yang sesungguhnya didasarkan pada hubungan pribadi yang vital dengan Juruselamat yang hidup dan yang sudah bangkit dari kematian.

MANUSIA YANG TELAH BANGKIT, NAIK KE SORGA YANG ABADI DAN KEKAL

IA naik ke sorga, tinggal dalam sorga, memerintah dari sana, berarti DIA adalah TUHAN!.

Yesus dari Nazaret disalibkan di kayu salib, dimakamkan di kubur berbentuk goa yang dipinjamkan oleh seorang petinggi agama Yahudi bernama Yusuf Arimatea, dan tiga hari kemudian bangkit dari kematian.
Kekristenan dalam hal ini unik. Argumentasi apapun terhadap keabsahan kekristenan tergantung pada bukti mengenai kebangkitan Yesus dari Nazaret. Di sepanjang abad, sebagian besar ahli terkemuka yang mempertimbangkan bukti-bukti kebangkitan Yesus telah percaya dan tetap percaya, bahwa Yesus hidup.

Almarhum Simon Greenleaf adalah orang yang bertanggung-jawab terhadap segala hal yang berkenaan dengan perundang-undangan pada Harvard Law School (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Harvard). Setelah memeriksa kesaksian mengenai kebangkitan Yesus yang disampaikan oleh para penulis Injil, ia menyimpulkan: “Karena itu tidak mungkin murid-murid Yesus dapat dengan gigih menyatakan dan mempertahankan kebenaran secara tepat dalam tulisan mereka kalau seandainya Yesus tidak sungguh-sungguh bangkit dari kematian. Mereka telah menjadi saksi hidup dari kebenaran itu.”Jika ada yang mengatakan bahwa kematian Kristus adalah tipuan yang dilakukan Allah, mengapa Allah harus menipu umatNya?

Mungkinkah Allah mengingkari hakekatNya yang Maha benar?

Kalau Allah mau menyelamatkan Yesus ia bisa melakukannya dengan cara lain dan tidak dengan memperdayakan umatNya.

Jim Singleton Coplley, dikenal sebagai salah seorang pemikir yang hebat di bidang perundang-undang dalam sejarah Inggris, berkomentar, “Saya tahu apa yang dimaksudkan dengan kesaksian, dan saya menyatakan, bahwa kesaksian mengenai kebangkitan Yesus itu belum pernah dapat digugurkan.”

YESUS ADALAH MILIK SEMUA UMAT MANUSIA !

About these ads

447 pemikiran pada “Apakah Yesus Tuhan ?

  1. sayangnya …. Michael Hart seirang Christisan Scientist JUSTRU menempatkan Muhammad sebagai manusia NOMOR 1 BERPENGARUH didunia dalam kitabnya 100 TOKOH …… koq bisa yaaaa….?

  2. LIhat sejarah peradaban agama2 besar dunia…..semua umatnya PASTI memuja/memuji Sang Penyebar Utamanya sebagai TUHAN YANG WAJIB DISEMBAH….!!! Begitupun terjadi bagi umat Krsitiani, dimana mereka semuanya diajarkan oleh para pendetanya untuk MENYEMBAH YESUS yang identik sebagai TUHAN SEMESTA ALAM.

    Berbeda dengan Islam, dimana kami tidak menyembah Muhammad SAW….tetapi kami sangat mencintainya dan selalu mengirimkan shalawat sebagai salam kami kepadanya, jika namanya disebut. Dengan tegas, kami menyatakan bahwa Hanya ALLAH SWT sebagai TUHAN YANG WAJIB dan LAYAK untuk disembah dan Muhammad s.a.w adalah RasulNYA yang bertugas utk menyampaikan risalah ilahi kepada segenap manusia dan alam semesta…

    Jadi beda banget yaa…konsep ke-TUHAN-an dan ke RASUL-an di Kristen dan Islam. Dan perbedaan itu….jumlahnya cukup banyak kalo mau dicari lagi….

    Sampai hari ini, saya merasa heiran…kalo umat kristen masih yakin bahwa ALKITABnya adalah merupakan kitab suci…padahal mereka tahu bahwa apa yang dituliskan oleh Markus, Lukas, Matius dan Yohannes…..tidak identik sama 100 %. Ke-empat tokoh ini juga hidup pada masa yang berbeda…dan tidak saling berkaitan. Dengan kata lain, isi tulisan mereka itu sebagian sama dan sebagian lainnya berbeda…….Oleh karena itu,….dimana letak kesuciannya….?

    Kembali ke tokoh utama yakni Yesus. Yuuk…kita perhatikan penulisan ajarannya ketika Yesus masih hidup. Pertanyaanya……adakah diantara muridnya yang secara langsung mencatat semua yang diucapkan, semua yang dilakukan dan segala hal lainnya …..secara langsung ketika Yesua masih hidup? Maksudnya, jika ada catatan yang salah….maka secara langsung akan dikoreksi oleh Yesus. Mumpung Sang Tokoh Masih Hidup. Hayoo….tolong dijelaskan…..!!!

    Jika catatan itu ada dan memang masih ada lembar aslinya (bisa diuji dengan metoda Carbon Test), maka..seharusnya catatan itulah yang menjadi rujukan utama…..Tetapi mengapa justru yang dijadikan rujukan adalah kumpulan tulisan Yohannes, Markus, Lukas dan Matius….? Artinya, dapat disimpulkan bahwa……apa yang tertulis dalam ALKITAB sekarang ini adalah……tidak IDENTIK 100% perkataan/tindakan Yesus..
    melainkan hanya himpunan ingatan dari ke-empat penulis- diatas yang mama mereka tidak hidup sezaman dengan Yesus…! Jika mereka melakukan kesalahan dalam mengingat ajaran Yesus……siapa yang memiliki hak utk melakukan koreksi….?

    Setahu saya…yang namanya ALKITAB yang dipakai sekarang ini di Indonesia, adalah merupakan turunan dari penerjemahan The Holly Bible…yang merupakan buku rujukan dalam Bahasa Inggris. Mungkin udah puluhan kali diterjemahkan dengan kosa kata terjemahan yang semakin disempurnakan sesuai dengan perkembangan zaman…..tetapi tetap tidak pernah bisa melakukan TERJEMAHAN LANGSUNG dari INJILnya Yesus….karena memang kitab itu tidak pernah ditemukan catatan aslinya…..Nah lhoo….., dah jelas seperti itu, kok…masih diyakini sebagai kitab kebenaran mutlak?

    Berdasarkan sejarah kitab sucinya yang tidak sesuai dengan aselinya, maka konsep ketuhanan Yesus harus diajarkan dan diterima secara dogmatis…..dengan menekankan pada kata ‘PERCAYA…PERCAYA…dan PERCAYA’. Tidak ada ruang untuk mempertanyakannya secara detil….karena selalu berlindung pada kalimat ‘Rahasia Ilahi’. Peranan akal akan dimatikan…..Bagi mereka yang tidak pernah mengkritisi konsep ini, maka rasa percaya akan sangat dominan dan mereka akan patuh…sedangkan bagi mereka bersikap kritis…..cara2 dogmatis ini akan menimbulkan keresahan bathin, kebingungan….dan ujung2nya ….bersikap skeptis atau bahkan atheis…

    Sampai hari ini, umat Kristen tidak memiliki sejarah kehidupan Yesus secara lengkap, misalnya informasi masa remajanya, informasi masa mudanya….hingga beliau berumur sekitar 30-an. Hanya sekitar 3 tahun berdakwah, trus beliau disalibkan…..Ingat, hanya dalam kurun waktu 3 tahun lhoo……Selengkap apa…ajaran tentang kehidupan manusia dan alam semesta, cuma diajarkan dalam masa 3 tahun saja? Oleh karena itu…tidak heran, jika sebenarnya Yesus juga melaksanakan dan meneruskan ajaran Taurat. Artinya, apa yang diajarkan oleh Yesus sebenarnya melengkapi apa yang sudah disampaikan oleh Musa a.s….dan tidak merubahnya, walau setitik noktahpun….!!! Namun apa yang dilakukan oleh umat Kristen saat ini? Ajaran Musa a.s disebut sebagai Perjanjian Lama dan ajaran Yesus disebut sebagai Perjanjian Baru. Pertanyaannya, ….apakah konotasi Lama dan Baru ini mengandung makna bahwa:
    1. Perjanjian Lama sudah tidak dipakai lagi (kecuali hanya sebagai rujukan sejarah), karena sudah digantikan dengan Yang Baru?
    2. Kata Lama dan Baru hanya menunjukkan perbedaan masa, namun keduanya tetap memiliki derajad yang sama untuk dipakai bersama?
    Sepertinya, alasan no (1) aqdalah yang dipakai oleh umat Kristen saat ini. Segala apa yang didakwahkan….selalu merujuk pada Perjanjian Baru. Memang sesekali dibuka juga Perjanjia Lama, namun itu hanya sekedar menunjukkan adanya kaitan sejarah atau pas kebetulan punya kisah yang sama utk saling menguatkan cerita…..Namun hukum2 utamanya sudah tidak dipakai lagi…

    Himbauan saya kepada mereka yang beriman kepada Yesus,….segeralah berhenti menuhankan mahluk, menyembah mahluk….namun sembahlah TUHANnya YESUS (bukan TUHAN YESUS) !!!. Sembahlah Allah SWT….yang menciptakan/mengutus Yesus ke bumi melalui rahim Maria, yang mematikan Maria, yang mematikan Yesus, yang mematikan semua penulis utama dalam AlKitab, yang mematikan semua pendeta, yang mematikan semua Rasul/Nabinya dan….yang akan mematikan semua mahluk di muka bumi ini…semuanya tanpa terkecuali. Hanya Allah SWT yang Maha Kekal….dan yang lainnya adalah Fana…!!!

  3. Bunda Maryam adalah Wanita Sholeh, Nabi Isa Alaihi Salam adalah Mulia di Mata Kami Muslim karena Beliau Adalah Nabi yang diturunkan Allaah untuk Bani Israil, Bukalah mata hati pikiran kalian yang luas :
    1. Isa A.s adalah Nabi (Manusia Biasa) yang mengajarkan ke-ESA-an Tuhan
    2. Penyaliban yang dikira kalian Isa a.s adalah PAULUS / YUDAS
    3. Nabi Kalian diangkat ke Langit untuk Kemudian kelak diturunkan kembali kepada Kalian dan memilih Kalian Umatnya, menyembah Allaah SWT, Tuhan yang ESA ataukah TRINITAS yang Pagan (Berhala)/Syirik/Neraka.
    4. Lembu Emas adalah Praktik Penjerumusan Yahudi dan Nashrani oleh Yahudi SAMIRI (buka Sejarah kalian) dan bukan HARUN (ingat) carilah TAURAT & INJIL yang Asli yang sebelum orang-orang Yahudi Jahil “MERUBAHNYA”!
    5. Logika kalian diapakai 1 Umat 1 Kitab, hanya Nashrani dan yahudi yang Kitabnya bermacam-macam : Perjanjian Lama, Baru, Talmud, (kitab Injil di edit sana-edit sini), ANEH Kitab Asli kalian dimana? maka di situlah Wahyu Allaah sebenarnya. “Jika Kalian Mau Berfikir!”

  4. Menjawab pertanyaan Siapakah Yang Paling Terkemuka di sepanjang Masa? Jawabnya adalah:
    a. Jika dibadingkan secara berimbang, maka yang bisa menandingi kehebatan Yesus adalah Sri Kresna (tokoh di dalam agama Hindu). Baca saja riwayat hidupnya Sri Kresna, maka anda pasti merasa takjub. Dan jika anda ‘percaya’ dengan konsep reinkarnasi, maka boleh jadi dapat disimpulkan bahwa Sri Kresna itu menitis kepada bangsa Israel sebagai Yesus.
    b. Jika dibandingkan dari sisi kelahirannya Yesus yang ajaib (tanpa adanya hub sexual antara Maria dengan pria), maka penciptaan Adam pasti akan ‘Super Ajaib’ karena tanpa adanya ibu & ayah.
    c. Jika dibandingkan dengan kemampuan Yesus menghidupkan mahluk yang sudah mati, maka Nabinya orang Yahudi (Uzair) juga melakukan hal yang sama.
    d. Jika dibaningkan dengan penyebutan nama yang paling banyak disebut, maka pastilah Muhammad SAW yang paling banyak disebut. Silahkan dihitung dan diteliti, berapa kali dalam sehari orang muslim menyebutkan nama Muhammad SAW. Yang wajibnya saja 9 x /hari. Yang sunnahnya tidak terbatas….
    Berdasarkan pemaparan di atas, maka anggapan Yesus sebagai tokoh yang paling terkemuka sepanjang masa tidaklah tepat, karena selalu ada tandingannya.
    Menurut saya, banyak sekali kelemahan Yesus sebagai TUHAN YANG MAHAKUASA dan WAJIB DISEMBAH, diantaranya :
    1. Ketika Yesus hidup, negrinya berada dalam penjajahan bangsa Romawi. Apa yang diajarkan oleh Yesus sebagai TUHAN dalam menghadapi penjajahan?
    2. Ketika Yesus hidup, apa yang pernah diciptakannya sebagai TUHAN?
    3. Ketika Yesus hidup, bagaimana bisa dia memberikan solusi menghadapi problem rumahtangga dari umatnya, dimana pada saat yang sama dia dinyatakan tidak menikah?
    4. Ketika Yesus hidup, bagaimana dia bisa memberikan arahan hidup bernegara atau negara dalam keadaan perang, dimana sepanjang hidupnya dia tidak pernah jadi pemimpin negara dan mengalami perang?
    5. Ketika Yesus hidup, dia tidak pernah menyatakan ajaran yang dibawakannya adalah Kristen. Atas dasar apa sekarang ini ajaran Yesus disebut ajaran Kristen? Perlihatkan ayat di AlKitab yang menyatakan bahwa ‘ Sesungguhnya Yesus menyampaikan agama (ajaran) Kristen bagi semua domba Israel’. Adakah ayat ini?

    Yang lainnya menyusul dech…..soalnya capek juga kalo dituliskan semua…

  5. Apakah benar bahwa jawaban yang betul,yang selaras dengan alkitab,tidak akan ditayangkan?
    Kalau benar,mengapa? Bukankah itu menyalahi ajaran firman Allah.

    Terima kasih.

  6. Buat umat Kristen, saya memiliki beberapa pertanyaan yang memerlukan penjelasan yang sesuai nalar keilmuan kita. Adapun pertanyaannya adalah :
    1. Kapankah Yesus dinobatkan menjadi TUHAN YANG (WAJIB) DISEMBAH oleh semua umat Kristen. Apakah sebelum alam semesta diciptakan, ataukah setelah Yesus berdakwah, ataukah ketika Yesus di salibkan atau puluhan tahun kemudian pasca penyaliban? Tampilkan bukti otentik yang fokus terhadap ‘waktu’ atau ‘kurun waktu tertentu’ yang menunjukkan bahwa YESUS menjadi TUHAN YANG (WAJIB) DISEMBAH…!
    2. Maria adalah ibunya YESUS, yang mengandung YESUS (bayi) tanpa adanya hubungan sexual dengan pria. Peristiwa ini sangat ajaib dan bisa disebut sebagai mukjizat. Namun proses melahirkannya…yaa sebagaimana manusia pada umumnya, pasti lewat vagina dan ibunya mengalami masa nifas (tidak suci karena darah masih keluar) selama 40 hari. Yesus bayi lahir dan menyusu pada ibunya. Selanjutnya dia besar sebagai kanak-kanak, remaja, dewasa…..dan kemudian pada usia 33, mati disalib. Karena ibunya adalah manusia, PASTILAH Yesus memiliki gen /DNA ibunya. Pertanyaanya, apakah juga sekaligus sejak lahir YESUS memiliki gen/DNA TUHAN ALLAH?
    3. Maria kemudian menikah dengan Yusef dan pasti punya anak. Berarti TUHAN punya saudara sekandung tapi berlainan bapak. Apapun itu, yang jelas saudara Yesus ini memiliki hubungan separuh genetik ibunya dan separuh genetik Yosef. Artinya, ada kemungkinan…..keturunan Maria (atau saudaranya Yesus), masih ada sampai sekarang. Jika suatu sat dia ditemukan….maka berbanggalah dia, sebab dia adalah manusia biasa (bukan Nabi/Rasul) yang nenek-moyangnya memiliki hubungan famili dengan TUHAN YANG MAHA ESA. Wow………..!!! Bagaimana menurut anda?
    4. Maria menjadi tua dan mati. Siapa yang menentukan ajalnya dan mencabut nyawanya? TUHAN ALLAH? Bukankah TUHAN ALLAH = TUHAN YESUS? Bukankan Maria itu IBUNYA TUHAN YESUS = IBUNYA TUHAN ALLAH? Berarti TUHAN ALLAH mematikan IBUNYA TUHAN YESUS = mematikan IBUNYA TUHAN ALLAH, pada saat yang sama TUHAN YESUS adalah anak dari Maria. TUHAN YESUS mencabut nyawa ibunya sendiri?
    5. Kacau….kacau….dan kacau…..Konsep pemikiran di atas akan saling bertentangan satu dengan lainnya….yang ujung2nya membuat umat dihadapkan pada suatu pilihan, yakni BERIMAN (TANPA MENGGUNAKAN AKAL) atau BERIMAN (BERFIKIR). Karena takut melawan sesuatu yang dianggap suci, maka pastilah akan memilih yang pertama. Itulah yang disebut DOGMATIS….!!! Bagaimana menurut anda?

  7. Kita tidak perlu saling memaki, karena akan menimbulkan tindak-balas. Kalo seperti itu, sampe kiamat juga skornya adalah 1:1. Oleh karena itu, saya mengusulkan adanya perubahan cara utk menunjukkan ‘kelemahan’ atas lawannya dengan cara bertanya. Artinya, suatu pertanyaan pasti punya argumen. Nah tuliskan argumennya dan selanjutnya silahkan bagi ‘lawan’ untuk menjawab dengan sejumlah alasannya sebagai kontra-argumen.
    Dengan demikian akan dapat dilihat dengan jelas, siapa yang pertanyaannya bagus dan siapa yang nekad memberikan jawaban bodoh. Masalah tampilan ayat, boleh saja bila memang sangat diperlukan…namun ayat itu harus ditampilkan lengkap (jangan dipotong-potong). Hal ini penting, karena pemotongan itu biasa dilakukan oleh seseorang yang ingin memelintir makna ayat….Saya anggap cara ini tidak fair….Gmn, setuju….?

  8. YESUS KRISTUS TUHAN

    Yesus Kristus berasal dari atas.

    Yohanes 8:23 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

    Yesus Kristus sudah ada sebelum Abraham jadi.

    Yohanes 8:58 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

    Yesus Kristus adalah kudus, Anak Elohim.

    Lukas 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” 35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Elohim Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Elohim.

    Amsal 30:4 Siapakah yang naik ke sorga lalu turun? Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya? Siapakah yang telah membungkus air dengan kain? Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Engkau tentu tahu!

    Yesus Kristus adalah gambaran Elohim.

    2 Korintus 4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Elohim.

    Yesus Kristus adalah jalan, kebenaran dan hidup, seorangpun tidak sampai kepada Bapa jika tidak melalui Dia.

    Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

    Yesus dibuat menjadi Tuhan dan Kristus oleh Elohim.

    Kisah Para Rasul 2:36 Jadi seluruh orang Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Elohim telah membuat Yesus yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.

    Roma 14:9 Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.

    Pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, adalah bagi kemuliaan Elohim Bapa.

    Filipi 2:5-11 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Elohim sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Elohim, Bapa!

    Pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.. akan menyelamatkan manusia.

    Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

    Untuk menjadi percaya dan mengaku, Tuhan telah merancang “pembuktian kebenaran” pada akhir zaman. Penyataan akhr. Inilah kesaksian Yesus, pekerjaan yang dilakukan-Nya di dunia ribuan tahun yang lalu.. Dia ada di dunia untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang akan memberi kesaksian akan kebenaran.

    1 Petrus 1:20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

    Yohanes 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”

    Yesaya 28:16 sebab itu beginilah firman Tuhan ELOHIM: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!

    Orang yang menjadi percaya oleh karena kesaksian Yesus ini, kemudian bertobat, mengaku dan dibaptis dalam nama Yesus Kristus, mendapatkan pengampunan dosa.

    Ibrani 9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.

    Kisah para Rasul 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.

    Kisah para rasul 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

    Orang yang menjadi percaya oleh karena kesaksian Yesus ini, tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Pembuktian kebenaran ini bukan berdasarkan hikmat manusia.

    1 Korintus 2:7 Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Elohim yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Elohim bagi kemuliaan kita.

    Suatu rancangan yang dirancang sendiri oleh Yang Maha Kuasa sejak dunia belum dijadikan, dan dilaksanakan atas kehendak-Nya, pada waktu-Nya. Dan indahlah semua pada waktunya.

    Yesaya 46: 9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Elohim dan tidak ada yang lain, Akulah Elohim dan tidak ada yang seperti Aku, 10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,

    Pengkhotbah 3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Elohim dari awal sampai akhir.

    Rancangan ini adalah inisiatif Tuhan dan merupakan suatu hal yang ajaib di mata manusia.

    Mazmur 118:23 Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

    Berhati-hatilah untuk tidak gegabah dan menghina.

    Kisah para rasul 13:39 Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa. 40 Karena itu, waspadalah, supaya jangan berlaku atas kamu apa yang telah dikatakan dalam kitab nabi-nabi: 41 Ingatlah, hai kamu penghina-penghina, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu, suatu pekerjaan, yang tidak akan kamu percayai, jika diceritakan kepadamu.”

    Puji Tuhan! hikmat pembuktian akan kebenaran itu.. ada pada Kesaksian Kabar Baik 1; Kedok Penipuan Iblis Dibuka, Kebenaran Yang Memerdekakan, dan Kabar Baik 2; Keselamatan Datang, Selamat Oleh Kasih Karunia Melalui Iman.

    Terima kasih ya Tuhan atas pekerjaa-Mu yang besar menyelamatkan kami, membebaskan dari penyesatan, mengampuni dosa kami, membawa kami kepada jalan yang lurus. Rancangan yang Engkau laksanakan dengan penuh keteguhan.

    Yesaya 25:1 Ya YHWH, Engkaulah Elohimku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu.

    Mazmur 92:5 Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya YHWH, dan sangat dalamnya.

    Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, saya menulis ini. Amin.

    16112011

  9. Seorang nabi yang terlalu berani mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan unhtuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi tersebut harus mati.
    (Ulangan 18:20)

    Nubuatan fiman ini terhadap seorang nabi palsu Muhammad bin Abdulah, dia selalu berani memakai nama Allah, dan selalu berani menurunkan wahyu atas nama Allah, sedangkan Allah tidak perintahkan hal itu pada Muhammad.

    IBN WARRAG seorang ilmuhan terkenal mengenal islam dan Muhammad dia berkata; Muhammad adalah seorang pembohong, penipu terhebat, tukang kawin, dan seorang pemimpin yang haus darah. Fakta telah membuktikan bahwa Muhammad adalah nabi palsu.

    Jesus berkata; Akan muncul seorang nabi palsu yang akan menyesatkan manusia, itulah Muhammad yang terlalu berani memakai nama Allah untuk kenabiannya dan berakhirnya kematian dan kutukan bagi nabi palsu Muhammad.

    Dengar doa Muhammad setelah dia mengetahui ajal telah dekat;
    Ya Allah! Kasihanilah saya! dan ampunilah dosa saya! dan hubungilah saya dengan teman yang maha tinggih. (Shahih Bukahari 59:715)
    Siapa teman yang maha tinggih yang dimaksudkan Muhammad..?
    Ialah Isa Almasih Jesus yang berada disurga disisih Allah.

    Dan kemana perginya nabi palsu Muhammad bin Abdulah…..?
    kesiksaan kuburan di Medinah…..dan muslim sedunia diperintahkan
    Syahlawat Salam doa untuk nabi cabul yang sedang berada dalam siksaan kuburan. Apa kata Anas bin Malik;

    Dosa Muhammad tidak dapat diampuni, dan pintu surga tertutup bagi Muhammad, dan kasihan pada muslim yang memuliahkan seorang kriminal, pembunuh, penipu, tukang kawin,pimimpin mereka yang haus darah dijadikan nabi termuliah……mari saudara-saudara kita menyelamatk muslim dari kebodohan mereka agar mereka terlepas dari siksaan neraka.

    Karena didalam ajaran Muhammad islam tidak ada jaminan jalan keselamatan, terbukti lihat dimana Muhammad sekarang berada…?
    sedang mereka muslim sedang memintah keselamatan bagi nabinya..?
    dan siapa yang akan menyelamat muslim agar dapat masuk kepintu surga ?

    Karena Jesus berkata; Akulah jalan keselamatan dan hidup, tiada seorang manusia yang dapat kesurga jika tidak melalui Jesus.
    Fakta membuktikan kan sekarang Jesus berada disurga, sedangkan Muhammad berada dalam kuburan.

    Kalau mengikuti ajaran islam Muhammad kepastiannya pintu neraka tersedia bagi muslim, jika mengikuti jalan yang lurus Isa Almasih Jesus kepastian jaminan pintu surga terbukah bagi mereka.

    Mengapa muslim harus tetap berdoa pada Allah melaui syahlawat salam bagi Muhammad….?????apakah doa Syahlawat salam sudah terjawab…..?fakta kan belum, karena salah jalur.
    Kasihan ajaran sesat islam yang diimani oleh muslim akan berakhir bertemu Muhammad dan Ahmet Deedat di kuburan.

    Jika muslim ingin bertemu Isa Almasih yang berkuasa didunia dan Akhiran Dia berada sekarang disurga, karena kunci kerajaan maut dan surga berada ditangan Jesus….Dia sekarang ini sedang menunggu jawaban muslim…..maukah kamu kesurga…?

    ikutlah Jesus dan dia berkata;
    Jika engkau mengakui dengan mulutmu, bahwa Jesus adalah Tuhan,
    dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau diselamatkan.

    Ini ‘SYAHADAT YANG BENAR JIKA MUSLIM MAU SELAMAT TERLEPAS DARI PINTU NERAKA, MENGAKUI SYAHADAT DENGAN MEMAKI NAMA JESUS, PASTI MUSLIM SELAMAT.

    Tetapi jika memakai Syahadat memakai nama Muhammad….?
    pintu nereka terbuka bagi muslim. Saksikan sekarang Muhammad sedang berada dineraka; masukan kata sandi ke Google,

    Muhammad speaks from hell- Youtobe.
    ————————————————-

  10. REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA — Wakil presiden RI, Boediono, dipastikan membuka penyelenggaraan Konferensi Media Islam Internasional pada Senin (12/12) malam di Hotel Sultan, Jakarta. Konferensi ini akan dihadiri oleh 400 peserta, 130 peserta di antaranya berasal dari luar negeri.

    Sekjen Kementerian Agama, Bahrul Hayat, menjelaskan negara peserta yang akan mengikuti konferensi ini akan datang dari 39 negara. Sejauh ini, para peserta dari luar negeri yang berjumlah sekitar 130 orang sudah tiba di Jakarta. ”Selain itu persiapannya juga sudah hampir selesai semua,” kata Bahrul.

    Bahrul menjelaskan, konferensi ini merupakan hasil kerjasama Indonesia dengan Rabithah Alam Islami (Liga Dunia Islam). Konferensi ini merupakan gelaran kedua setelah kali terakhir digelar pada 1980.

    Ia menambahkan, konferensi ini memiliki peran sangat strategis bagi pemberitaan Islam di dunia. Ia mengharapkan konferensi ini bisa menghapus streotip negatif yang selama ini diberitakan oleh media asing terkait dengan Islam di dunia.

    ”Kita juga berkepentingan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sebagai penduduk Islam terbesar di dunia, memiliki perilaku yang demokratis dan moderat,” kata Bahrul.

    Bahrul juga menegaskan, kegiatan yang akan digelar hingga Kamis (15/12) mendatang, diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan praktisi media di berbagai negara Islam di dunia.

    Apakah akan ada agenda bersifat politik yang akan dilahirkan dari konferensi ini? Bahrul menegaskan,”Konferensi ini tidak ada sama sekali berniat untuk dijadikan wadah politik. Tetapi kami ingin menjadikan konferensi ini sebagai wadah memperkuat ukhuwah di antara media-media di negara Islam.”

    Sebelumnya pada konferensi pertama yang juga digelar di Jakarta, sempat terlahir kesepakatan politis, di antaranya melakukan desakan terhadap negara-negara Islam agar peduli pada persoalan Palestina.

    Konferensi ini akan menghadirkan 20 pembicara utama dari berbagai negara. Dari Indonesia akan tampil seperti Prof Dr Azyumardi Azra MA, Prof Dr Komaruddin Hidayat, pakar komunikasi Prof Dr Alwi Dahlan dan Parni Hadi.n mohammad akbar

  11. @buoteq, ini info selengkapnya.
    Saya setuju, Umat Islam harus tampil mempesona di panggung dunia, hindari politik dalam agama kita, dan media islam harus lemah lembut, usahakan berhenti memaki-maki bangsa lain; yahudi biarkan saja demikian, urus dirimu sendiri hai ISLAM yang rahmani. Amerika ? bukan urusan islam karena kita bukan agama negara atau negara agama…! Islam itu universal…setuju ? Media Islam harus bagus dan membangun moral bukan kebencian….banyak wartawan yg selalu menulis di media bagaiamana besarnya kebencian islam kepada negara2 tertentu, kepada agama kristen, …skrg berhenti! Yesus yg mereka bilang Tuhan, bukan urusan kita…… baca nih :

  12. Kalo Umat Islam berbuat/mengingatkan, itu dianggap teroris, tapi kalo umat kristen melakukan pembunuhan, pembakaran, liat di Ambon, Poso, Maluku umat Islam dibantai disana tapi sepelaku pembantaian tidak dianggap terorist, siapa yang sebenarnya terorist…….?

  13. @charlie :
    yesus ga pernah ngajarin apa yg dilakukan orang kristen skr..kayak gereja, paus, keuskupan, bahkan natal! jd dy bkn tuhan

    gereja yang sebenarnya bukan gedungnya, tetapi umatnya

    paus dan keuskupan : bagian dari usaha para gembala dalam membimbing umat. dalam berbagai denominasi, ada juga hal-hal fungsional seperti paus dan keuskupan namun dalam istilah yang berbeda.

    natal : peringatan kelahiran Insanillahi/Mesias/Yahsua/Kristus, merupakan kesepakatan para gembala umat (dan umatnya sendiri tentu saja) yang tidak pernah dipersoalkan oleh pengikut kekristenan.

    jadi kesimpulannya, apakah harus segala hal didiktekan oleh Yesus? kalau memang begitu, seharusnya juga tidak boleh ada alkitab online, percetakan buku-buku rohani, dsb karena itu juga TIDAK PERNAH diajarkan oleh Yesus. dengan demikian Anda berusaha memperbodoh kami dengan kata-kata licin, seperti tertulis dalam Daniel 11 ; 32 “Orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Tuhannya akan tetap kuat dan akan bertindak.”

    panduan hidup dan ibadah para pengikut Yesus sudah tertulis dalam alkitab, contohnya “10 Perintah Tuhan / The Ten Commandments” dan juga “Hukum Yang Terutama”.

  14. BEBERAPA WAKTU YG LALU, ADA ACARA ISLAM SEDUNIA YAITU “MUFAKAT MEDIA ISLAM DUNIA. saya menangkap pesan2 dlm rapat itu bhw kita telah tampil sebagai manusia yg seram, islam itu menakutkan, Tampil garang dan klo ada tulisan apapun sangat menakutkan.
    Wahai kaumku, akhiri sikap itu, mufakat itu u menampilkam musli yg rahmani dan rahimin….bukan seperti teroris …apa kita lagsg saja menuduah amerika, apa apa langsung menuduh yahudi dan kristen. Penurunan jumlah muslim di dunia, karena kesalahan kita …tidak memberikan kenyaman dan tidak bersahabat. Agama kita sempurna..nah buktikan bhw kita yg terbaik, bukan yg tergarang, terbengis.

    setuju?

  15. yesus ga pernah ngajarin apa yg dilakukan orang kristen skr..kayak gereja, paus, keuskupan, bahkan natal! jd dy bkn tuhan

  16. Manusia akan terus mengklaim sesembahannya atau Tuhannyalah yang benar dan paling mulia, padahal sesuangguhnya mereka tidak akan pernah menjumpaiNYA sampai maut menjemput. Adapun semua bentuk ataw citra yang kita sebut sebagai Tuhan itu adalah hal terjauh yang dapat kita yakini sendiri yang paling bermanfaat bagi kehidupan kita. Agama yang lebih tua mencari benda benda hebat untuk perantara berkomunikasi dengan Tuhannya, orang Kristen mencari manusia paling sempurna untuk hal yang sama, sementara orang Islam dengan jaman yang lebih cerdas mencari sesuatu yang lebih tinggi lagi dari pada sekedar benda atau mahluk sehingga sebutan ALLAH dalam ucapan/fikiran dan hati yang dipuja-puja, sementara orang yang merasa lebih cerdas lagi menyembah rasa yang dia yakini terus melingkupi dirinya dan alam semesta dengan sifat-sifat yang sempurna yang dia puja-puja, namun sesungguhnya semua itu hanya upaya agar dia yakin dia telah menyembah Kebenaran yang paling Benar, namun sesungguhnya semua itu masih Indrawi masih material walau semakin halus, yang pasti itu semua tetap tidak akan dapat melukiskan DIA semua itu masihlah berhala-berhala dunia bukan DIA kebenaran yang tidak membutuhkan kebenaran lain apalagi sekedar benda/mahluk/sebutan atau fikiran, DIA tidak mendapat manfaat apa-apa dari karena DIA pemilik semua keadaan dan ketiadaan.
    “Kebaikan sebesar apapun tidak akan menaikkan singgasanaku dan kekejian sebesar apapun tidak akan menurunkan singgasanaku”

  17. Sebagai seorang muslim yang bodoh saya hanya bisa mendoakan dan menghimbau, hendaknya forum ini digunakan untuk saling memberikan kebaikan rasa sayang menyayangi antar umat beragama dan terutama antar umat kristiani sendiri. sesungguhnya agama bagi saya tidak memerlukan pembuktian kebenaran sama sekali melainkan keyakinan positif pada diri masing masing untuk dapat menenangkan jiwa menguatkan keyakinan dan akhirnya melahirkan pribadi yang baik bagi dirinya sendiri dan bagi orang orang disekitarnya. perkuatlah keimanan kita bukan dengan memaksa orang mengikuti tetapi memberikan contoh yang baik dengan kemulian kehadiran kita, ucapan kita dan doa kita untuk mereka semua. Kita mulia bukan karena kita aria/yahudi/arab/jawa/china atau kristen/islam/hindu/budha melainkan karena kita berkurban untuk kemanusiaan seperti yang dicontohkan Tuhan Yesus atau Isa Putra Maryam dia tidak akan terhinakan walau terlahir dari apapun yang orang boleh memikirkannya, misalnya bukan anak Tuhan tapi anak haram tetapi didalam hati mereka mereka sesungguhnya meyakini Dia datang membawa kemuliaan pembebasan bagi umatnya dia melebihi semua raja.

  18. Saudaraku yang terkasih,yang namanya injil tidak ada itu dalam ajaran kristen injil paulus yang diimani oleh umat kristen Injil KRISTUS yang ditulis oleh Rasul Paulus,paulus itu dalam iman Kristen dipakai oleh TUHAN YESUS untuk menulis InjilNYA YESUS berkata”apkah sebabnya kamu tidak menerti bahasaKU? sebab kamu tidak dapat menangkap FIRMANKU.iblislah yang menjadi bapamu.ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran,sebab didalam dia tidak ada kebenaran ,apabila ia berkata dusta ,ia berkata atas kehendaknya sendiri,sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta Injil Yohanes 8:43-44.Kemudian YESUS berkata pula, kamu menyebut AKU GURU dan TUHAN dan tepat katamu sebab memang AKUlah GURU dan TUHAN injil yohanes 13 ayat 13.YESUS berFIRMAN lewat wahyuNYA kepada muridNYA Yohanes di pulau patmos, kata YESUS”AKU adalah ALFA dan OMEGA,yang PERTAMA dan yang TERKEMUDIAN,yang AWAL dan yang AKHIR’ berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya,mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan mereka melalui pintu-pintu gerbang kedalam kota itu (surga red ) tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir ,orang-orang sundal,orang-orang pembunuh penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya tinggal diluar (neraka red ) AKU YESUS telah mengutus malaikatKU untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. AKU adalah TUNAS Daut BINTANG TIMUR yang GILANG GEMILANG,Injil wahyu 22 ayat 13-16.Sungguh TUHAN YESUS ampunilah orang-orang yang selau menghinaMU,sebab mereka tidak tau apa yang mereka berbuat,hingga mereka terus menerus munghinaMU,AMIN datanglah TUHAN YESUS ( Maranata )

  19. Kasihan orang2 kristiani, selalu mendambahkan keselamatan dan sorga, padahal hanya fatamogana, mengapa…..? Karena yang di imani adalah injilnya “…..PAULUS………”

  20. Yesus kemudian mengalihkan perhatiannya kepada ‘Barnabas sambil berkata; “Dan ketahuilah Barnabas, bahwa tak diragukan lagi, Engkau yang menulis gospel-ku berkaitan dgn semua yang telah terjadi selama aku tinggal didunia ini, Dan tulislah dgn cara yang menjatuhkan yudas, agar orang2 yang beriman menjadi tidak tertipu karenanya, dan agar setiap orang hendaknya dapat meyakini kebenaran” Kemudian Barnabas menjawab; “Semua akan aku lakukan, dgn izin Tuhan, O Guru; tapi bagaimana dgn yang terjadi pada yudas, aku tidak mengetahuinya, karena aku tidak menyaksikan semua yg terjadi.”
    Yesus menjawab; “Disini ada John dan peter yang telah menyaksikan semua yg terjadi, dan mereka akan menjelaskan kepadamu semua yg telah berlangsung.” kemudian Yesus memerintahkan kami untuk memanggil murid2nya yang beriman agar mereka dapat melihatnya. kemudian james dan John memanggil ke 7 murid yang lain Nicodemus dan Joseph, juga ke 72 murid, dan mereka semua makan bersama dgn Yesus.Pada hari ke 3 dari kehadirannya, Yesus berkata; “Pergilah ke gunung Olives (Zaitun) bersama ibundaku, karena disanalah aku akan naik menuju langit, dan engkau semua akan menyaksikan siapa yang akan mengangkatku kelangit. dan setelah mengatakan ini, dia berdoa kepada Tuhan demi keselamatan orang2 yg beriman, dan agar para pendosa mengalami konversi dan bertobat. dan ketika dia telah selasai memanjatkan doa, dia memeluk Ibundanya, sambil berkata; “Damailah engkau, Ibundaku, tenangkan dirimu dlm kehadiran Tuhan yg telah menciptakan engkau dan aku.” dan setelah mengatakan ini, dia menoleh kepada murid2nya, sambil berkata; “Semoga berkah dan rahmat Tuhan besertamu.”
    Kemudian dihadapan mata kepala mereka, ke 4 malaikat itu membawa Yesus naik keatas menuju langit.- Story diatas menandahkan yesus bukan Tuhan dan tidak mati disalib.-

  21. Mitos Yesus Yesus Mitos jadi bukan sejarah, sebab injilnya yesus tidak perna dari mulut yesus sendiri yang mana yesus bekata bahwa; aku tuhan maka sembah aku. yang menyebut yesus tuhan adalah penulis injil sendiri dan paulus yang mana banyak pertentangan atau kontradiksi

  22. MUHAMMAD tidak menentang Yesus Isa ALMASIH…. Islam harus tahu masalah ini, jangan dibodohi oleh orang arab yang benci kepada YAHUDI! ingat ya, malah muhamad minta tolong agar umat manusia berdoa (solat isa) memohon kepada ISA ALMASIH agar muhamad (baca ahmad) diampuni dosanya.

    sudah selesai persoallannnya….!

  23. kalo tuhan lah kok bisa mati…kalo tuhan bisa mati apa beda nya sama manusia…
    yesus berlutut di taman getsemani sebelum dia disalib,yesus berdoa,bapa ampunilah dosa mereka,mereka tidak tahu apa yg mereka lakukan…
    siapakah bapa itu?
    yesus disalib dan ketika dia hendak merenggang nyawanya, bapa kuserahkan nyawaku ke dalam tangan mu….
    lagi2,,siapakah bapa itu???
    tuhan kok punya nyawa kyk manusia…hehehehe aneh…

    peace…

  24. 8. Salib dan Yang Tersalib

    Yesus Kristus datang ke muka bumi dengan satu tujuan utama: menyelamatkan umat manusia dari ancaman kematian kekal di neraka. Untuk penyelamatan itu Yesus harus mati sebagai kurban-tebusan (mati di atas kayu Salib), menggantikan kematian kekal atas seluruh umat manusia yang berdosa. Dalam Hukum Ilahi, orang berdosa tidak dapat menanggung dosa sesamanya. Sedangkan setiap orang telah berdosa, dan upah dosa ialah maut. Jadi satu-satunya cara untuk memenuhi pengadilan Tuhan bagi orang yang bersalah, adalah orang yang berdosa tersebut harus mati bagi dosanya sendiri, atau “seseorang” yang tidak berdosa bersedia menggantikan tempatnya. Siapakah “seseorang” yang tidak berdosa yang pernah ada di dunia? Ialah Yesus Kristus, sempurna dan tidak bercacat, dimana Hukum Ilahi di atas tidak bisa dikenakan kepada diriNya. Ialah yang menjadi Domba Paskah yang dikurbankan bagi penebusan dosa umat manusia. Inilah arti penebusan dalam konsep keselamatan Tuhan sejak Adam terusir dari Firdaus, dan dilambangkan dengan pencucuran darah (tanda kematian) baik dimasa Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

    *[Satu Adam dalam Perjanjian Lama yang jatuh dalam dosa telah menyebabkan dunia dikuasai kutuk dosa yang mematikan, maka satu Yesus – sebagai “Adam Baru” dalam Perjanjian Baru – yang memberikan nyawaNya (darah-Nya) di atas kayu salib, demi menghidupkan semua umat manusia . (Mat.20:28)]

    Perjanjian Lama berbicara mengenai lambang anak domba Paskah (darah domba atau lembu tak bercacat yang dikurbankan

    Dalam hal ini Yesus telah mendeklarasikan tentang kedatanganNya ke bumi ini: ”Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Markus 10:45)

    *[Muslim tidak banyak yang tahu, tetapi itulah yang dilambangkan Tuhan, ketika Abraham terang-terangan diperintahkan Tuhan untuk mempersembahkan anaknya Ishak sebagai kurban bakaran. (Ini jelas bukan versi Quran yang mendongengkan mimpi Ibrahim untuk menyembelih sang anak, sebuah mimpi yang mustahil bisa dipercayai oleh Anda atau Ibrahim bahwa Allah menginginkan anak Anda/ dia dibunuh oleh Anda/ dia sendiri!). Disini Ishak melambangkan anak manusia yang harus mati karena dosanya, namun anak domba yang tak bercacat telah melambangkan Mesias, Anak Domba Elohim, yang ganti menjadi kurban tebusan bagi dosa anak manusia. Itu sebabnya dalam Quran masih tampak jejak perlambangan Sang-Kurban, namun diselewengkan oleh para ulama Islam menjadi “kurban binatang untuk sedekahan” dihari raya Haji.

    Lihat cermat-cermat Surat 37:107, terjemahan Depag, “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”. Ini adalah terjemahan yang menyesatkan. Karena teks-asli tidak berurusan dengan kata-kata “seekor” atau “sembelihan” yang mengarah kepada binatang, melainkan “And We ransomed him with a great sacrifice” (atau a mighty/ noble sacrifice, berturut-turut terjemahan Yusuf Ali, Arberry, dan Dawood), yang mengarah kepada sosok “Kurban Agung” atau “Kurban Mulia” atau “Kurban Dahsyat” sesuai dengan kata aslinya yang dirujukkan kepada salah satu Asma Allah Al-Azhim, Yang Maha Agung). Kurban Agung itulah Yesus, yang disaksikan Nabi Yahya: “Lihatlah, Anak Domba Elohim yang menghapus dosa dunia”! (Yoh.1:29)

    Kita ingin mempertanyai Muslim, untuk apakah Isa didatangkan Tuhan Elohim kedunia ini dengan segunung kuasa mujizat, padahal dia sebesar-besar kegagalan dalam pendakwaannya (menurut versi Islam)! Sebab tak ada murid aslinya yang “Islami” tersisa, semuanya ditelan oleh murid Paulus yang sesat, dan tak ada “Injil Asli Islami” yang dapat memberkati dunia, semuanya lenyap seperti hal dirinya Isa yang juga dilenyapkan Allah entah kemana?!

    Sesungguhnyalah, Salib dan Penyaliban Yesus adalah tujuan yang paling pokok kenapa Yesus harus datang kedunia sesuai dengan janjiNya, “Sebab inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan (sebagai kurban) bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” (Mat.26:28) Salib adalah satu-satunya harapan manusia untuk diselamatkan, namun ia sengaja diselewengkan menjadi batu sandungan bagi Muhammad yang “ummi”, dan pengikutnya yang ummi rohani!]

    9. Apakah Alkitab Diubah?

    Dalam bab dua, kami telah menunjukkan betapa meragukan dan membingungkan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai Sabda Allah yang sejati. Juga bertambah keraguan setelah mempelajari kehidupan Muhammad sebagai sosok yang katanya diutus oleh Allah. Mudah melihat bahwa seorang Socrates akan tampak jauh lebih mulia daripada Muhammad.

    Namun untuk menutup keraguan umat, Islam mencari sasaran musuh bersama, yaitu menuduh Alkitab telah dipalsukan orang-orang yang tidak mempercayai kenabian Muhammad. Umat Islam sudah terpatri berpikir bahwa Alkitab telah diubah untuk setiap issue yang tidak selaras dengan Quran! Namun saya mengajak umat Muslim perlu mengheningkan diri sambil mencairkan kebekuan nalarnya dengan melihat ayat-ayat berikut ini.

    Tuhan Yesus telah menyatakan: “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

    Kitab Mazmur Daud juga mengkonfirmasikan keabsahan dan kekekalan peraturanNya: “Aku tidak akan melanggar perjanjianKu, dan apa yang keluar dari bibirKu tidak akan Ku ubah.”

    Kita bisa meneruskan essensi ini sampai ke langit, seperti yang diucapkan Yesus dalam Injil Matius: “Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.”

    Bagaimana dengan pesan Musa kepada umat Israel? Lihat Kitab Ulangan yang mengatakan: “Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.”

    Dan Tuhan sendiri memberikan sebuah peringatan yang luar biasa pada paragraph terakhir dalam kitab terakhirNya di Alkitab: “Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”

    Di atas tadi adalah beberapa dari kumpulan ayat-ayat yang meyakinkan kita bahwa firman Tuhan Semesta tidak pernah akan berubah. Juga haram merubah atau mengganti perkataan-Nya sendiri, seperti yang sering terjadi di dalam ayat-ayat Al-Qur’an dimana Allah bahkan mengumumkan untuk mengubah pikiran dan mengganti perkataanNya sendiri (baca: menjilat air ludah sendiri). Kenyataannya Allah yang mengucapkan sesuatu dengan pasti, namun Dia pula oknum yang menyangkalnya dengan kepastian! “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan pesan (wahyu disemua kitab-Nya) dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya (Surat Yunus 10:64).

    Muslim sering lupa bahwa sebagian orang-orang Arab dizaman Muhammad itu mempelajari Alkitab pada masanya, seperti Pendeta Nawfal dan keponakannya, Khadijah, yang sering meminta nasihat tentang ke- Nasranian. Mereka inilah antara lain yang mengetahui bahwa Alkitab dulu itu tidak pernah dituduh palsu, melainkan justru dirujukkan kebenarannya! Itu sebabnya, Alkitab bahkan sampai dijadikan rujukan resmi oleh Muhammad, ketika ia menyatakan bahwa didalam kitab Injil terdapat Petunjuk dan Cahaya, yang membenarkan kitab Taurat, yang memberi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Surat 5:46)

    Bagaimana umat Islam bisa menuduh umat Kristen mengubah kitab mereka, padahal Allah di dalam Al-Qur’an selalu mendesak Muhammad melihat kepada Alkitab jika ia membutuhkan pertolongan untuk memahami sesuatu yang sifatnya spiritual? Akankah Muhammad diperintahkan untuk melihat kepada Alkitab jika Alkitab telah diubah? Al-Qur’an mengatakan:

    “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan (Kristen dan Yahudi) jika kamu tidak mengetahui.”

    [199] [200] [201]

    *[Ini tentu saja merupakan suatu tamparan yang telak tanpa usah ditafsir-tafsirkan lagi, yang seharusnya menyadarkan setiap Muslim yang telah terbius dan terus saja berputar-putar menyalah-nyalahi Alkitab!]

    10. Betapa Al-Qur’an Memutar-balikkan Al-Kitab

    Dalam bab ini, Anda akan melihat bagaimana beberapa kisah penting dalam Alkitab diputar-balikkan di dalam Al-Qur’an.

    *[Ringkasan ini cukup membatasi satu saja kisah yang diputar-balikkan, yaitu tentang kisah terkenal dari Abraham dengan setting asli Israel, hendak diubah menjadi setting Arab.]

    Abram yang Menjadi Abraham

    Kisah tentang Abraham ditulis di dalam Taurat. Dimulai dengan Kitab Kejadian pasal 11, yang membahas tentang keturunan Sem, anak Nuh. Abraham adalah salah satu keturunan Sem. Di pasal 12, Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan Haran. Alkitab katakan: “Lalu pergilah Abram (yang kemudian namanya diubah oleh Tuhan menjadi Abraham dan istrinya Sarai menjadi Sara) seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.”

    *[Dari Haran mereka masuk ketanah Kanaan, dekat Sikhem, dimana Tuhan berbicara dengan menampakkan diriNya kepada Abram. Maka Abram mendirikan Mezbah disitu. Lalu Abraham berpindah ke dekat Betel dimana ia mendirikan pula mezbah bagi Yahweh, dan kelak di Hebron mendirikan mezbah bagi keluarga dan keturunannya. Jadi tampak jelas bahwa di tempat-tempat tertentu dimana Abraham menetap, ia tidak lupa untuk mendirikan Mezbah untuk menyembah Tuhannya. Mezbah pertama mustahil didirikan puluhan tahun kemudian di Mekah seperti yang didongengkan Islam. Bahkan menurut Islam sendiri, Tuhan Elohim tidak pernah muncul dan menampakkan diriNya di Mekah kepada nabi manapun, termasuk Muhammad!]

    Abraham membawa Sarai, isterinya, bersamanya. Kedua laki-laki itu, Abraham dan Lot, adalah orang yang sangat makmur, masing-masing memiliki sejumlah besar binatang ternak gembalaan dan domba. Setelah mereka tiba di tanah Kanaan, kelaparan melanda negeri itu. “Ketika kelaparan timbul di negeri itu, pergilah Abraham ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, sebab hebat kelaparan di negeri itu.”

    Abraham lalu kembali ke Palestina, di mana Tuhan berkata kepadanya: “Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.” Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.”

    [203]. [204] Agaknya Muhammad ingin mengatakan bahwa Abraham tidak beribadah dengan mezbah selama puluhan tahun menetap di Kanaan? Sungguh penghinaan terhadap Abraham![205]]

    Abraham tinggal menetap di Hebron, yang sekarang dikenal dengan Al-Khalil (artinya, sahabat Tuhan, dinamakan menurut nama Abraham), di mana mezbah dan makamnya masih tetap ada.

    *[Itulah mezbah utama Nabi Abraham dan keluarganya, dan lucu kalau diklaim tanpa bukti, dialih-paksakan Islam ke Mekah, dimana Ka’bah dianggap sebagai Baitullah pertama yang dibangun di dunia oleh Ibrahim dan Ismail:

    “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) ialah Baitullah di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.”

    Ibraham memiliki hubungan yang sangat erat dengan Tuhan, dan mereka berdua kerap mengadakan percakapan yang bersahabat. Suatu ketika, Abram berkata kepada Tuhan: “Ya Tuhan, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu…. Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.””

    Hal ini dikarenakan istrinya, Sara, mandul dan tidak dapat melahirkan anak. Sebagai gantinya, Sara meminta Abraham untuk mengambil Hagar, budak yang diberikan kepada Sara oleh Firaun ketika ia masih di Mesir, supaya Hagar menjadi isteri, agar dapat memberikan Abraham keturunan. “Jadi…Abraham menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu. Lalu berkatalah Sarai kepada Abram: “Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu; akulah yang memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi baru saja ia tahu, bahwa ia mengandung, ia memandang rendah akan aku…. Kata Abram kepada Sarai: “Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik.””

    Akibatnya, Sarai memperlakukan Hagar dengan sangat buruk, sehingga ia melarikan diri. ”Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur. Katanya: “Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?” Jawabnya: “Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku.””

    *[Apa yang Anda tampak disini? Baik Sara, maupun Abraham, dan Malaikat TUHAN tetap menyebut Hagar sebagai hamba Sarai, sekalipun Hagar sudah diperistri oleh Abraham! Artinya Hagar dan keturunannya cuma mendapatkan hadiah, tetapi tidak menjadi ahli waris dari kekayaan – apalagi kenabian – Abraham! Ia malahan dipersalahkan lebih jauh karena mudah menjadi sombong dan telah melawan dengan memandang rendah nyonyanya sendiri, sifat yang kelak diturunkan pula kepada Ismael. (Kej.16:12)]

    Kurang lebih tiga belas tahun kemudian, ketika Abraham berusia 99 tahun, malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dan menjanjikan kelahiran anaknya dari Sara yang saat itu berusia 90 tahun. Di samping itu, dalam Kejadian 17 tersebut, Tuhan:

    § Menjanjikan anak laki-laki Abraham akan lahir setahun kemudian.

    § Mengubah nama Abram menjadi Abraham.

    § Mengubah nama istrinya dari Sarai menjadi Sara.

    Cerita ini berlanjut:

    “Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.” Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.

    Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu.”

    Abraham menunjukkan kekesalannya atas permintaan Sara mengenai Hagar, namun Tuhan menampakkan diri dan menyuruhnya untuk mendengarkan Sara.

    *[Abraham yang teruji itu tentu taat sepenuhnya kepada Tuhan, maka iapun menyuruh (baca: mengusir menuruti Sara) hamba perempuan itu persis seperti apa yang perintahkan Tuhan kepadanya. Namun Muhammad dengan Jibrilnya yang tak teruji itulah yang membelotinya menjadi Abraham yang ikut mengantar Hagar dan Ismael sampai ke Mekah. Suatu penyelewengan kisah yang tak masuk ke akal, mengingat Sara dan Ishak pasti tak mungkin ditinggalkan Abraham demi melayani Hagar yang hamba yang diusir itu, karena sempat berdosa terhadap nyonyanya (sombong dan memandang enteng Sara yang tadinya mandul.)]

    “Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. Ketika air yang di kirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak, dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum. Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir (seorang wanita dari tanah kelahiran Hagar).”

    *[Abraham tak bisa lain kecuali menyiapkan bekal berupa roti dengan sekirbat air kepada Hagar dan Ismael. Itu berarti bahwa bekal ini hanya mampu bertahan sebatas perjalanan yang sangat pendek (hingga Bersyeba), tidak mungkin sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun hingga ke Mekah. Sebagai makhluk yang dihargai dan dikasihi, Tuhan menciptakan bagi mereka sebuah sumur disitu – tentu bukan sumur ZamZam di Mekah seperti yang didongengkan sesukanya – sehingga kehidupannya dapat berkelanjutan sebagai bangsa yang besar seperti yang dijanjikan Tuhan. Ismael bersama ibunya yang orang Mesir itu menetap seterusnya di padang gurun Paran sebagai orang Mesir dan menikah dengan wanita Mesir.]

    Ketika Ishak berusia kurang lebih empat belas tahun, Tuhan memerintahkan Abraham untuk membawa Ishak ke Gunung Moria, di mana ia harus mempersembahkan anaknya yang tercinta sebagai korban kepada Tuhan. Abraham mematuhinya, karena itu adalah perintah langsung dari Tuhan dengan berfirman, jelas dan spesifik, yaitu ISHAK (bukan mimpi atau tafsiran mimpi seperti yang didongengkan Quran, yang tidak berani menyebutkan nama si anak yang diminta oleh Tuhan untuk dikurbankan bagiNya!).

    *[Ternyata perintah Tuhan untuk pembunuhan sang anak yang tadinya terasa sangat aneh dan kejam itu bukanlah sekedar ujian Tuhan semata untuk iman Abraham, (Allah sudah lebih tahu) melainkan justru untuk mengilustrasikan betapa Ishak (yang menyimbolkan anak manusia yang harus dihukum mati karena dosa-dosa yang dibuat manusia) ditebus oleh Anak-Domba (yang melambangkan kurban penebusan Yesus di atas kayu salib kelak, seperti yang sudah diterangkan di depan.)]

    Alkitab berkata: “Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai kurban bakaran pengganti anaknya. Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”

    Ketika Abraham meninggal, ia berusia 175 tahun. “Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua Makhpela, di padang Efron bin Zohar, orang Het itu, padang yang letaknya di sebelah timur Mamre.”

    § Abraham meninggalkan seluruh kehidupannya di Palestina setelah meninggalkan Haran, kecuali sebuah kunjungan singkat di Mesir.

    § Ia tidak pernah mengunjungi Semenanjung Arab. Ismael juga tidak pernah tinggal di Mekah di Semenanjung Arab, tetapi tinggal di dekat ayahnya, yang memungkinkan dia bisa hadir pada saat pemakaman ayahnya.

    Jadi, mari kita cari tahu kebenarannya: Apakah Al-Qur’an menceritakan kisah ulang yang asli tentang Abraham sebagaimana yang telah ditulis dalam Alkitab, ataukah ia membajak ceritanya dengan sensoran, imbuhan, dan plintiran yang menjadikannya malah kabur dan tak masuk nalar??

    Perhatikan dua jenis perintah aneh dalam Al-Quran seperti dibawah ini.

    Yang satu perintah Allah kepada Abraham dan Ismael untuk membersihkan Ka’abah: “Dan ingatlah ketika kami menjadikan rumah itu tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian makam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang itikaf, yang rukuk dan yang sujud (berdoa).”

    Yang ke dua, perintah dari Abraham kepada anak-anaknya yang hidup lebih dari dua ribu tahun sebelum Islam itu sendiri muncul (¡): “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub, “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.”

    Bagaimana mungkin pernyataan sedemikian konyol, dapat dipercaya sebagai wahyu, sebab Yakub (yang dinamai Israel) dan seluruh keturunannya adalah orang-orang Yahudi totok, dan mereka hidup ribuan tahun sebagai bangsa Israel sebelum Islam datang dan memusuhi mereka? Setting Israel hendak ditelan oleh dongeng apaan dari Qur’an ini?!

    Mengenai kisah Zamzam, Al-Qur’an mengatakan Allah memerintahkan agar As-Shafa dan Marwah

    Maka Muhammad pun membuat tujuh perjalanan Hagar mencari air sebagai bagian dari ritual umat Islam yang naik haji, seperti yang dikatakan dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar (ritual) Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke baitullah (Ka’abah di Mekah) atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan Sai antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.”

    Memindahkan setting Israel ke Arab tentu kurang memuaskan bila tidak menafikan “keyahudian” Abraham itu sendiri. Maka dikatakanlah bahwa Abraham itu bukan seorang Yahudi bukan pula seorang Nasrani, tetapi seorang Muslim yang sangat taat (Surat 3:67). Kita layak bertanya, apakah “Islam” yang disebutkan di dalam Al-Qur’an ini memakai retorika pidato ataukah berdasarkan arti yang sebenarnya sebagai wahyu, bahwa ia adalah seorang Muslim, ribuan tahun sebelum Islam itu sendiri muncul?

    *[Bagaimana mungkin Muslim mempraktekkan standar ganda mengatakan Abraham – bapak Ishak dan Yakub (Israel) dari keturunan Yahudi – bukan sebagai kepala suku bangsa Yahudi, sementara Ismael yang berdarah Mesir dan kawin dengan istri Mesir, itu disebut sebagai kepala suku bangsa Arab? Kitab Taurat dan seluruh Alkitab menyebutkan Tuhan Elohim itu sebagai Tuhannya Abraham, Ishak, dan Yakub. Tak ada disangkutkan dalam kesejajaran dengan Ismael.

    Kisah keseluruhan Abraham ini tersebar di dalam Al-Qur’an, dalam lebih dari delapan puluh ayat, yang kemudian dikumpulkan dan dirangkaikan oleh Al-Hamid Al-Sahhar menjadi sebuah kisah yang sebagiannya disangkutkan kepada “fakta” yang seharusnya dibuktikan (namun sudah dianggap fakta), dan sebagian lainnya diusahakan untuk dicocok-cocokkan ke akal. Namun menyisakan begitu banyak antagonisme dan pendongengan yang tidak satupun tercarikan jejaknya dimasa silam. Misalnya Hagar dikisahkan sebagai seorang yang berpendidikan, ex-istri dari Raja Mesir Selatan. Raja ini ditaklukkan oleh Firaun, lalu mengambil Hagar sebagai tawanan budak, yang nantinya dihadiahkan kepada Sara.]

    Lebih jauh lagi, Al-Qur’an mengatakan bahwa Al-Qur’an hanya mendongengkan bahwa Abraham bermimpi, lalu merasa harus mempersembahkan seorang anak sebagai kurban. (tanpa disebut namanya, padahal itu hendak dijadikan dasar untuk mengkoreksi Alkitab). Tetapi Alkitab, sebagai sumber cerita yang sebenarnya, meyakinkan kita semua bahwa Tuhan berbicara dengan Abraham dan meminta Ishak secara spesifik untuk dipersembahkan, di atas bukit Moria, sebelah utara Hebron, bukan jauh di padang gurun Arab entah dimana.

    Akhir kata, sebagai seorang Muslim, mereka telah diajarkan oleh Al- Qur’an bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang sempurna, sekalipun para Ahli Kitabnya banyak yang korup. Oleh karena itu, selayaknyalah kita harus mempercayai apa yang dikatakan Alkitab. Jika kita katakan Alkitab telah diubah ke-aslian-nya, pertanyaannya adalah, “Mengapa?” dan “Untuk kepentingan siapa?” [Dan bagaimana hal itu dapat dilakukan mengingat begitu sakral-nya setiap ayat itu dipelihara, baik oleh kubu Yahudi, maupun oleh Nasrani, yang saling bersaing dikala itu.] Semua bukti justru menunjukkan hal yang sebaliknya, yaitu bahwa Alkitab tidak pernah berubah, melainkan dibenarkan. Bahkan, cukuplah bagi kita untuk memperoleh kesaksian dari Al-Qur’an yang meyakinkan bahwa Alkitab adalah sempurna, dengan menyatakan Tuhan telah menurunkan Peringatan (Alkitab) dan bahwa Allah memeliharanya.

    Jika kita menerima bahwa Alkitab adalah benar, maka kebanyakan cerita dalam Al-Qur’an telah merubahnya. Jika kita percaya bahwa Alkitab adalah benar dan Al-Qur’an juga benar, maka kita akan memiliki dua “Tuhan”, satu Tuhan di dalam Alkitab dan satu lagi Tuhan yang menurunkan cerita yang berbeda di dalam Al-Qur’an. Tetapi tidak mungkin, Alkitab dan Al-Qur’an memiliki kesamaan dalam hal ini, karena hanya ada satu Tuhan, bukan dua. Jadi sudah jelas, kitab mana yang benar dan berotoritas

    Kesimpulan

    Saya menulis buku ini agar teman-teman dan kerabat-kerabat Muslim saya, secara khusus keluargaku yang tinggal di Mesir, negara-negara Arab dan kepada umat Islam di seluruh dunia dapat membedakan yang batil dan kebenaran yang lurus. Bahwa kebenaran itu ada dalam diri Yesus Kristus dari Nasaret. Umat Islam berdoa beberapa kali sehari agar Allah dapat menuntun mereka kepada jalan yang lurus.

    Yesus berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

    Inilah JALAN LURUS yang dicari umat Muslim sedunia!

    Yesus Kristuslah Jalan Lurus itu, jalan yang akan membawa Anda ke surga. Jika Anda ingin mencapai surga, tidak ada jalan lain selain percaya kepada Sang Jalan, yaitu Yesus Kristus yang telah mati untuk menebus dosa-dosa Anda. Terimalah Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda. Damai sejahtera akan menjadi milik Anda saat disini, dan surga disaat nanti. Anda tidak akan menjadi kecewa. Amin.

    [1] Pembaca yang hendak melihat lebih jauh Empat terjemahan utama Al-Qur’an terdapat di:

    [2] Berbagai tulisan Hadits dan Sunah dapat ditemukan di: http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/

    [3] Mu’ammar al-Qadhafi, presiden Lybia, terkenal anti Barat dan Israel.

    [4] Lihat bagan di akhir dari Pendahuluan ini.

    [5] Surat ini dalam Al-Qur’an dengan jelas mengatakan bahwa Allah me-nyesatkan orang yang ia kehendaki: 4:88; 6:39; 13:27; 14:4; 16:93 dan 74:31.

    [6] Juga dikenal dengan nama ‘Amr bin Hisham. Lihat juga Bab 3.

    [7] Orang-orang yang disebut sebagai “Kristen” dalam buku ini, biasanya merujuk kepada agama yang berakar dari agama Roma Katolik.

    [8] Dari Al-Sira Al-Halabia oleh Burhan El-Deen Al-Halabi.

    [9] Al-Sira Al-Halabia oleh Al-Halabi, hal. 380. Lihat juga Hadith of Sahih Muslim & The Life of Muhammad oleh Dr. Muhammad Hussein Haikal (1982), hal. 148-149.

    [10] Imam Abu al-Fadl ‘Abd al-Rahman ibn Abi Bakr Jalal al-Din al-Suyuti (1445-1505) adalah seorang guru Mesir, mengarang hampir 500 karya tulis; salah satu penulis Muslim yang produktif. Dia biasa dikenal dengan sebutan “Al-Suyuti.”

    [11] The Jurisprudence of the Life of Muhammad oleh Al-Suyuti, hal. 68-69.

    [12] The Life of the Prophet by Ibn Hisham, hal. 174.

    [13] Lihat The Beginning and the End oleh Simail Ibn Kathir, Vol. III, hal. 15; Sirat Al-Maghzai, oleh Ibn Ishaq, hal. 133; Rawd Al-Unuf oleh Ibn Hisham, hal. 271-272; The Life of Muhammad oleh Dr. Haikal (1982), hal 152; dan Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaba (Finding the Truth in Judging the [Muhammad’s] Companions) oleh Ibn Hajar Asqalani (1372-1449), Vol IV, hal. 273.

    Liat The Life of the Prophet’s Wives oleh Dr. Sa’id ‘Ashur, hal. 37 dan 49; Assad Al Galba (The Lion of the Forest) oleh Ibn Al-Athir, hal. 189; Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaba, Part IV, hal. 330; dan The Wives of the Prophet oleh Al-Shati’, hal. 59-60.

    [25] Dalam cerita yang serupa lihat Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources oleh Martin Lings (1983), hal. 106.

    [30] Untuk informasi selanjutnya, baca “Yurisprudensi dari Kehidupan Muhammad (Faqh Al-Sirah) oleh Sa’id ‘Ashur, hal. 126; dan Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaba oleh Ibn Hajar Asqaliani, Vol. IV, hal. 307.

    [35] Sahabat dekat dari Muhammad, dikenal dengan sebutan “Orator dari Rasul Allah.” Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 5, Book 590, #659 & 662; dan Hadits Sahih Muslim, Book 1, #215 & Book 29, #5650.

    [36] Lihat The Life of the Prophet (Sirat Al-Nabi) oleh Ibn Ishaq & The Wives of the Prophet oleh bint Al-Shati’, hal. 173-176, “The Beautiful Captive.” Hal ini ditermukan dalam bentuk lain di Sunan Abu-Dawud, Book 29, #3920 dan Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources by Martin Lings (1983), hal. 241-242.

    [37] The Wives of the Prophet, hal. 137.

    [38] Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaba oleh Ibn Hajar, Vol. IV, hal 284.

    [41] Lihat Al-Isaba fi tamyiz al-Sahaha oleh Ibn Hajar Asqalani, Bagian VII. Hal. 291 dan The Wives of the Prophet, hal. 217.

    [43] Lihat Hadith dari Sahih Bukhari, Vol. 3, Buku 43, #648 dan Sura Al-Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)

    [44] Surat Al-Tahrim (Pengharaman), 66:1

    [45] Lebih dari 20 sarjana Muslim mencatat cerita ini, termasuk: Al-Istiab, Vol. IV, hal. 1812; Oun Al-Ithr, Vol. II, hal. 402; Al-Samt Al-Thamin, hal. 85; Al-Zamkhashri, hal. 562-63; The Causes of Descendancy oleh Al-Suyuti, hal. 280; Al-Ittiqan oleh Al-Suyuti, Vol. IV, hal. 92; Fuqaha’ Al-Sahaha oleh Abd. Al-Aziz Al-Shanwi, hal. 38; dan The Life of Muhammad by Dr. Haikal, hal. 450, entitled, “The Revolution of the Wives of Muhammad.”

    [46] Lihat, sebagai contoh, Surat An-Nisa’ (Wanita) 4:89

    46a Lihat surat al-Baqara 2:197

    [47] Surat Al-Abzab (Golongan Yang Bersekutu) 33:50

    [49] Lihat Surat Al-Baqara (Sapi) 2:222

    [51] Dalam salah satu versi dari kejadian ini, lihat Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources oleh Martin Lings (1983), hal. 117.

    [52] Lihat Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources, hal. 58. Abu-Jahl (‘Amr bin Hismam) disebutkan terus dalam Hadits Sahih Bukhari dan Sahi Muslim, demikian pula dalam Sunan Abu-Dawud.

    [53] Yaitu, anak perempuan dari Abu Jahl (Abu Al-Hakam).

    [54] Variasi dari kalimat terakhir dapat ditemukan pada Hadits Sahih Bu-khari, Vol. 5, Book 57, #61 & 111; Hadits Sahih Muslim, Buku 31, #6000. Cerita lengkapnya bisa ditemukan dalam Hadits Sahih Bukhari, Vol. 4, Book 53, #342; Vol. 5, Book 57, #76 dan Hadits Sahih Muslim, Buku 31, #5999, 6001 & 6002.

    [55] Surat An-Nisaa’ (Wanita)

    [56] Cerita ini dikonfirmasikan dalam The Causes of Descendancy oleh Al-Suyuti, hal. 73; dalam Al-Zamkhashri, Vol. I, hal. 131; dalam The Sahih oleh Musnid, hal. 47 dan dalam sebagian besar referensi Islam.

    57 The Beginning and the End oleh Ibn Kathir, Vol. IV, hal. 339.

    [58] Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 4, Book 53, #370; demikian pula Hadits Sahih Muslim, Kitab 19, Bab 13 “Mengenai hak para pembunuh untuk memiliki seluruh harta dari orang yang mereka bunuh dalam pertempuran,” #4340-433. Lihat juga Jawami’ Al-Sira oleh Ibn Hazm, hal. 191 dan The Jurisprudence of the Life of Muhammad (Faqh Al-Sira) oleh Al-Bouti, hal. 299.

    [59] Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Maret, 624.

    [60] Hudhayfah Ibn al-Yaman (meninggal tahun 656).

    [61] Hadits mengatakan bahwa hanya mereka yang pada Perang Badar yang menjadi Muslim yang akan diselamatkan. Inilah mengapa Hudhayfah marah! Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 5, Book 59, #354; Vol. 9, Book 83, #5; dan Hadits Sahih Muslim, Boku 1, #173-175.

    [62] Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 4, Buku 56, #704-705; Vol. 9,

    Bab 1”The People Are Subservient to the Quraish and the Caliphate is the Right of the Quraish,” # 44… .

    [63] The History of the Caliph oleh Al-Suyuti, hal. 10.

    [64]Hadits Sahih Bukhari, Vol. 4, Book 56, #705 dan Vol. 9, Book 89, #254.

    [65] Hal ini bersumber dari apa yang dinamakan Farewell Adresss dari Muhammad: “Hai orang-orang! Sesungguhnya Tuhanmu itu hanya satu dan Bapamu juga satu. Kamu semua berasal dari keturunan Adam dan Adam diciptakan dari tanah liat. Tidak ada keistimewaan orang Arab di atas orang non Arab dan orang non Arab di atas orang Arab … kecuali dalam hal kesalehan.”

    [66] The Beginning and the End oleh Ismail Ibn Kathir, hal. 171.

    [69] The Light of Certainty (Nur Al-Yaqin), 24th edition, p. 235-237.

    [70] Kehidupan Muhammad, Dr. Haikal, p. 441-442; The Beginning and the End, IBn Kathir, Vol. IV, p. 353; Jawami’ Al-Sira, Ibn Hazm, p.159; Rawd Al-Unuf , As-Suhaili, Vol. IV, p. 156-157; Al-Sira Al-Halabia, Al-Halabi, Vol. III, p.85-97; dan History of Nations and Kings oleh Al-Tabari, Vool. III, p. 175-76.

    [72] Lihat The Life of the Messenger oleh Imam Muhammad bin Abd Al-Whab, hal. 85.

    [73] Surat Al-Baqara (Sapi) 2:217.

    [75] Surat Al-Anfat (Rampasan Perang) 8:12.

    [76] Surat Al-Anfat (Rampasan Perang) 8:1.

    [78] Surat Nuh (Nabi Nuh) 71:26

    [79] Perang Uhud terjadi pada tanggal 23 Maret, 625.

    [80] Surat Al-Imran (Keluarga Imran) 3:121-181.

    [81] Tahun ke-empat Hijrah. Yaitu tahun 626 (empat tahun setelah Hijrah, perginya Muhammad dari Medinah ke Mekah).

    [83] Kisah ini, dari sudut pandang Aisha diberitahu dalam Hadits Sahih Bukhari, Vol 3 Book 48, #805, 829; Vol. 5, Book 59, #462-464; dan Vol. 6, Book 60, #274-278.

    [84] Untuk “pencerahan” lengkapnya, lihat Surat Al-Nur (Cahaya) 24:1-26.

    [85] Surat Pewarisan (dikecualikan dari semua Al-Qur’an Sunni) terdapat dalam semua Al-Quran Syiah, terdiri dari lima ayat: “Demi Allah yang maha pengampun lagi maha penyayang. 1. Wahai orang beriman! Berimanlah pada nabi dan Pelindung. 2. Yang berasal dari yang lain. 3. Dan aku yang mendengar dan mengetahui. 4. Yang beriman dan berbudi baik akan mendapatkan surga. 5. Terpujilah Tuhanmu, dan Ali adalah salah satu saksi.”

    [87] Lihat juga The Life of the Prophet oleh Ibn Hisham, Vol. III, hal. 118-143 (yang juga menulis kejadian-kejadian lain yang tidak dimuat di sini); The Life of Muhammad oleh Haikal, hal. 347-351 (yang menambahkan lebih banyak perjelasan mengenai kekejaman Muhammad); dan Al-Sira Al-Halabia oleh Al-Halabi, Vol. II, hal. 675-677. Cerita ini juga ditemukan dalam Rawd Al-Unuf oleh Imam As-Suhaili, Vol. III, hal. 267-271 dan dalam buku-buku oleh Al-Tabari, Ibn Kathir, Ibn Khaldoon, Al-Booti, Al-Khudri dan Al-Adid. Semua pengarang menulis mengenai cerita mengerikan ini.

    [88] Lihat The Perfect in Histroy oleh Al-Athir, Vol. II, hal. 142.

    >The history of Nations and Kings oleh Al-Tabari, Vol. II, hal. 127.

    [90] Kehidupan Nabi, Vol. IV, hal. 134.

    [91] Lihat The Beginning and the End oleh Ibn Kathir, Vol. V, hal. 989; dan The Life of Muhammad oleh Dr. Haikal, hal. 488.

    [92] Ayat-ayat Al-Qur’an yang memprovokasi kaum Muslim untuk berpe-rang dan mendorong mereka untuk membunuh termasuk Surat An-Nisaa’ (Wanita) 4:76, 77, 89, 91, 95 & 104.

    [94] Surat Al-Anfal 8:65. terjemahan Yusuf Ali.

    [95] Matius 5:39.

    [96] Surat Muhammad 47:35, terjemahan Yusuf Ali.

    [98] Dia seorang pengkhotbah Al-Qur’an yang terkenal di Mesir.

    [99] 2.5% – yaitu, Al-Zakat. Lihat Bab 4, Catatan kaki #54.

    [100] Lihat Surat Al-A’raf (Tempat Tertinggi) 7:160.

    [101] Lihat Surat At-Tauba (Pengampunan) 9:69.

    [102] Lihat Surat Al-Hajj (Haji) 22:69.

    [103] Lebih jelas lagi, Al Qur’an “diwahyukan” dalam dialek suku Quraish. Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 6, Buku 61, #507.

    [104] Lihat Hadits #5751 (Mishkat, Vol. 3). Bukan dalam Ahadits Bukhari atau Muslim, tetapi dari ucapan asli Muhammad, menurut Kamus Hadits Al-Qari (Al-Asrar Al Marfu’a), diterjemahkan dan ditulis oleh GF Haddad. Bahasa Arab juga ditekankan dalam Al Qur’an. Lihat Surat Ash-Shu’ara’ (Para Penyair) 26:195; Az-Zumar (Rombongan-rombongan) 39:28; Ha Mim Sajdah (Yang Dijelaskan) 41:3, 44; Ash-Shura (Musyawarah) 42:7; Az-Zukhruf (Perhiasan) 43:3; Ad-Dukhan (Kabut) 44:58; Al-Ahqaf (Bukit-bukit Pasir) 46:12; dan An-Nahl (Lebah) 16:103.

    [105] Lihat Bab 3, catatan kaki #18 untuk lebih jelasnya.

    [106] Disebut sebagai “tanda diacritical”, yang diletakkan di atas atau di bawah sebuah huruf yang dapat mengubah arti atau kala (tenses) sebuah kata, pengucapan atau suasana; atau untuk membedakan antara satu kata lain dengan kata yang benar-benar berbeda.

    [107] Majmoo’ Al-Fatawa (Kompilasi Fatwa), Vol. XVII, hal 101.

    [108] Lihat Al-Ittiqan oleh Al Suyuti, Vol. I, hal 160. Lihat juga Behind the Veil: Unmasking Islam oleh Abd El Schafi (1996), hal 189-194.

    [109] Lihat Hadits Sahih Bukhari, Vol. 3, Buku 41, #601; Vol. 4, Buku 54, #442; Vol. 6, Buku 61, #513-514; Vol. 9, Buku 93, #640; dan Hadits Sahih Muslim, Buku 4, Bab 139: “Al Qur’an telah Diwahyukan dalam Tujuh Cara Baca dan Artinya,” #1782-1790.

    [110] Al-Ittiqan oleh Al-Suyuti, Vol. I, hal 100.

    [111] Lihat Al-Baydawi, hal 123; Al-Kashaf oleh Al-Zamkhasri, Vol. I, hal 53; Al-Ittiqan oleh Al-Suyuti, hal 98; Sahih Al-Mustanad, hal 53; dan The Causes of the Revelation oleh Al-Wahidi, hal 98.

    [112] Lihat The Causes of Descendancy oleh Al-Suyuti, hal 12 &121.

    [113] Surat Al-An’am (Binatang Ternak) 6:93.

    [114] Surat Al-Imran (Keluarga Imran) 3:195.

  25. Kontradiksi Tentang Kewafatan Sayidina Isa Al-Masih

    Pertentangan yang paling kritis dan ketara dalam Qur’an adalah mengenai Kewafatan (kematian) Yesus (Isa). Apakah Dia telah dibunuh atau tidak? Surat An-Nisa 4:157 berkata:

    …”Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa Putra Maryam, Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula disalib-nya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.”

    Umat Islam selalu mengutip ayat yang tanpa saksi dan bukti ini – satu-satunya ayat yang dipunyai Quran — untuk menjawab pernyataan orang Kristen tentang penyaliban Kristus. Untuk menanggapi hal itu, umat Islam terpaksa harus melupakan Surat Al-Imran 3:55:

    “Ingatlah, ketika Allah berfirman, “Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan menyebabkan kematianmu

    Di sini Al-Qur’an tidak hanya menyebutkan tentang kematian Yesus (Isa) yang bertentangan dengan ayat sebelumnya, tetapi juga dinyatakan bahwa siapapun yang menjadi pengikut Yesus akan berada di atas orang-orang lainnya pada hari kiamat! Al-Qur’an juga menyebutkan tentang kematian Isa di dalam Surat Maryam 19:33: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”

    Disini ada dua ayat dalam Qur’an yang mengkonfirmasikan kematian Isa anak Maryam, melawan satu ayat yang menolak kematiannya. Apakah ada dua Tuhan berbeda yang masing-masing menyuarakan ”hidup-mati-nya” Isa yang berbeda? Padahal Muhammad berkata, ”Tiada Tuhan selain Allah?” Bagaimana umat Muslim melihat pertentangan yang gamblang ini?

    Contoh Kesalahan Fatal Lainnya

    Tidak ada nara sumber manapun yang menyebut bahwa Maria yang melahirkan Yesus mempunyai seorang saudara laki-laki. Tetapi Tuhannya Muhammad mengatakan dalam Al-Qur’an bahwa Maria mempunyai saudara laki-laki, (Maryam 19:28). Masih tentang subyek yang sama, Al- Qur’an mengatakan bahwa Maria adalah saudaranya Harun. Ini juga kesalahan fatal sebab Harun adalah orang dari suku Lewi, sementara Maria berasal dari suku Yehuda. Lebih fatal lagi, Harun hidup 1500 tahun SM (sebelum Isa lahir)! Tentulah akan menyulitkan laki-laki itu menjadi saudara laki-laki Maria!

    Al-Qur’an juga berspekulasi bahwa istri Firaun-lah yang menemukan Musa di sungai Nil, padahal yang benar adalah Puteri Firaun.

    *[Kebenaran ini dinyatakan oleh Musa sendiri yang menulis Taurat dan yang mencantumkan dirinya diasuh oleh putri Firaun! Akankah Muhammad lebih tahu dari Musa tentang Musa? Sedangkan kemustahilan melaksanakan wajib shalat 50x sehari (yang semula diwajibkan Allah bagi Muhammad), itu saja tidak diketahui Muhammad. Dan itu hanya diketahui oleh Musa, sehingga Muhammad disuruhnya untuk menawar kepada Allah hingga jatuh hukum finalnya menjadi 5x sehari! (lihat HS Bukhari 211). Sungguh seluruh Muslim berutang budi kepada Musa yang mencetuskan ”ide-brilliant” kepada Muhammad untuk bernegosiasi dengan Allahnya Muhammad.]

    Kesalahan Al-Qur’an terkait dengan ilmu pengetahuan, juga membuktikan bahwa ia bukanlah buku yang berasal dari Tuhan. Sekiranya itu berasal dari Tuhan, seharusnya “kenyataan mengenai alam semesta” adalah yang sebenarnya. Bahkan seandainyapun Al-Qur’an nguping mengutip dari Alkitab, ia tidak melakukannya secara akurat. Sebagai contoh, Alkitab menyatakan bahwa bumi adalah bulat, sebuah globe. Dan itu dinyatakan secara jelas pada abad ke delapan SM – hampir seribu tahun sebelum Muhammad. Yesaya menulis tentang bulatan bumi: “Dia yang bertahta di atas bulatan bumi….”

    “Yang Menghapuskan dan Dihapuskan” (Mansukh wa’al Nasikh)

    Doktrin ini ada dalam Al-Qur’an. Ini berarti bahwa Muhammad memiliki hak untuk menghapus dan membatalkan ayat-ayat di dalam Al-Qur’an sesuai
    kehendaknya. Beberapa kritik menyatakan bahwa tuhannya Muhammad akan membacakan ayat-ayat, dan kemudian setelah beberapa waktu, Ia akan membatalkan atau menghapuskannya. Beberapa ayat dalam Al-Qur’an dibatalkan atau diubah hanya beberapa jam setelah penurunannya kepada Muhammad. Bagaimana Muhammad menangani masalah ini, dan bagaimana ia membenarkan tindakannya atas hal ini?

    Alasan pokok: Allah Menggantikan dengan idea yang Lebih Baik?

    Pada satu titik, keseluruhan panggilan dan misi Muhammad hampir merupakan kesalahan total. Rupa-rupanya orang-orang Yahudi di Arab sangat kenal akan gaya dan kebiasaan Muhammad tatkala menyampaikan ajaran kenabiannya. Mereka menyatakan bahwa setelah Muhammad memberikan perintah kepada para pengikutnya, ia biasa akan menariknya tidak lama kemudian. Dan seperti biasanya, Tuhan selalu siap untuk mengirim “jibril” dengan sebuah ayat untuk menolongnya keluar dari dilema, serta meyakinkan orang-orang bahwa Allah-lah, dan bukan Muhammad yang memerintahkannya untuk menghapus ayat tertentu: “Ayat mana saja yang kami cabut atau kami jadikan lupa kepadanya, kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

    Menurut Al-Suyuti, “Pencabutan berarti penghapusan atau pembatalan.”

    Dibatalkan oleh Ayam-Ayam?

    Banyak ayat yang ditambahkan di dalam Al-Qur’an secara seketika setelah kematian Muhammad. Banyak lagi ayat lainnya yang dihapuskan oleh Utsman bin Affan, yang memerintahkan agar Al-Qur’an diperbaiki dan menaruh penekanan-penekanan pada huruf-hurufnya. Tetapi kemana perginya semua surat dan ayat-ayat yang dihapuskan itu?

    Kita bahkan dapat bertanya: Kemana perginya Al-Qur’annya Muhammad? Menurut Ibn Hazm, Aisyah mengatakan bahwa beberapa ayat, seperti mengenai melemparkan batu dan menyusui anak,

    Beberapa sarjana Muslim boleh saja menyatakan bahwa ayat-ayat yang telah dimakan oleh ayam tersebut telah dibatalkan. Tetapi tentu saja, mereka tidak mengetahui dengan pasti karena mereka tidak bersama-sama dengan ayam yang memakan ayat-ayat tersebut. Tetapi bagaimana ayat-ayat tersebut dibatalkan setelah Muhammad meninggal? Dan bagaimana mungkin ayam-ayam membatalkan ayat-ayat tersebut, sedangkan beberapa ayat yang sudah dimakan ayam-ayam masih terdapat di dalam Al-Qur’an?

    Selanjutnya, Umar bersikeras menambahkan Al-Qur’an dengan ayat-ayat mengenai menyusui anak setelah ia mendengar Aisha menceritakan hal itu. Ia juga hampir menambahkan ayat-ayat mengenai melemparkan batu, setelah mendengar kisahnya dari Ka’b. Namun anehnya, ke mana perginya dua ratus ayat yang sedianya ada dalam Surat Al-Ahzab?

    *[Hadits narasi Aisha mengatakan bahwa surat al-Azhab 33 terdiri atas 200 ayat di masa Muhammad. ”Ketika Utsman menyalin ‘masahif’ (kodex) maka kami tidak tahu lagi apa-apa, kecuali bahwa apa yang kita punyai sekarang ini (maksudnya surat al-Azhab entah bagaimana kini hanya berisi 73 ayat seperti Quran di saat ini. Lihat Al-Suyuthi, Al-Itqan II.p.25)]

    Bukankah tuhannya Muhammad berkata: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya dari penyelewengan.”

    Lalu bagaimana mungkin tuhannya Muhammad tidak menjaga firmannya dan Al-Qur’annya dari ayam-ayam tersebut? Menjaga ayam-ayam itu untuk tidak melahap ayat-ayat Al-Qur’annya? Atau mencegah Utsman untuk menghapus ratusan ayat dari Al-Qur’an? Dr. Mousa Al-Mousawi, seorang sarjana Iran modern, menyatakan: “ Diantara mereka kelompok-kelompok Islam yang mengatakan bahwa ada perubahan di dalam Al-Qur’an, maka para sarjana Shiah adalah persentase yang terbesar di antara mereka.”

    Ayat yang Hilang – Surat yang Hilang

    Kita menyaksikan dengan mata sendiri bahwa ayat pertama (basmalah) juga dihapuskan dalam Surat-9, At-Tauba. Al-Suyuti, seorang sarjana Muslim terkemuka menegaskan bahwa lebih dari 100 ayat dihapuskan dari surat tersebut.[142] Ia menyebutkan bahwa Ibn Malik mengatakan banyak ayat yang dihapus dari Surat At-Tauba, termasuk ayat “basmalah” tadi. Dan ditegaskan kembali bahwa jumlah ayat sebelumnya adalah sama dengan jumlah ayat dalam Surat 2 (Al-Baqara

    Kemana perginya ke dua surat itu? Bagaimana mereka bisa menghilang dari Al-Qur’an salinan Utsman, yang dibaca oleh kelompok umat Muslim Sunni saat ini, tetapi berbeda bentuknya dengan yang dibaca oleh kelompok Shiah? Al-Qur’an Sunni memiliki 114 surat, sedangkan Al-Qur’an Shiah memiliki 115 surat, dimana Surat Al-Wilaya (Pengganti) ditambahkan di dalam Al-Qur’an tersebut.[145]

    Cara Al-Qur’an Dihimpun Menjadi Kitab

    [Kita sedih membaca di banyak tempat – termasuk di Muqadimah terjemahan Al-Qur’an – yang tetap nekad menyatakan bahwa sebelum Nabi wafat, “semua ayat-ayat Quran sudah terturun dan disusun final, menurut tertib urut yang seharusnya, dan terjaga dan terpelihara baik oleh Allah”. Dan Muslim awam mempercayai pernyataan itu mentah-mentah! Jauh dari kebenaran!]

    Padahal Muhammad sendiri semasa hidupnya tidak mengumpulkan ayat-ayat yang tesebar di berbagai tempat (selama lebih dari 20 tahun) menjadi sebuah kitab, yang kemudian disebut Al-Qur’an (artinya bacaan).

    [Beliau juga tidak pernah memerintahkan para sahabatnya untuk mengumpulkannya dari ayat-ayatnya yang terserak di atas pelbagai alas-tulis yang

    dipakai sekenanya oleh tiap pengikutnya. Mereka ini hanya mencatatkan ayat-ayat favoritnya sendiri-sendiri, itupun kalau mereka kebetulan hadir tatkala Nabi mendapat wahyu, yang tempat dan waktunya tidak pernah menentu. (Bisa di rumah, sendirian atau bersama seseorang, di mesjid, dalam perjalanan, di siang hari, atau malam, bahkan dalam peperangan, di bumi atau di surga) Pencatatan dilakukan pada potongan-potongan kayu, lempeng tanah, batu, daun kurma, tulang, kulit binatang, apa saja, dan menyimpannya sendiri-sendiri pula secara lepasan. Ada pula yang mencatat bagiannya dalam otak, alias dihafal. Alhasil, tak ada yang terkumpul penuh, tak ada yang teratur, tak ada urutan yang dibakukan, melainkan masing-masing adalah seporsi himpunan ayat-ayat favorit yang saling berbeda. Itu sebabnya setelah Nabi wafat, Zaid bin Tsabit pada awalnya tetap menolak ketika kepadanya diminta untuk melakukan pengumpulan Quran: “Bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan Rasulullah?” (Suyuti, Itqan, i, p.59, dll.) Jelas sekali bahwa penolakan ini sekaligus mematahkan usaha Muslim saat ini untuk menutup-nutupi kenyataan bahwa Quran belum terkumpul, kecuali berserakan, di saat wafatnya Muhammad.]

    Namun, Abu Bakarlah, yang kemudian mengumpulkan setelah kematian Muhammad. Tugas itu berlanjut ke tangan Zaid bin Thabit, yang sebelumnya ia merasa harus menyatakan keberatannya: “Ali Ibn Abu Talib datang kepadaku, memintaku untuk melanjutkan Al-Qur’an dan mengumpulkannya menjadi satu. Demi Allah, jika mereka mendelegasikan tugas kepadaku untuk memindahkan gunung, itu tidak akan lebih sulit bagiku dibandingkan apa yang mereka minta aku kerjakan”

    Kesulitan macam apakah yang membuat Zaid menjadi begitu tertekan?

    As-Suyuti menegaskan dalam bukunya, Al-Itqan, bahwa Utsman memerintahkan untuk membakar semua salinan Al-Qur’an itu, termasuk salinan Ali dan Ibn Mas’ud.

    1. Mengapa Muhammad tidak menyusun sendiri Qur’annya semasa hidupnya?

    2. Mengapa tuhannya Muhammad atau “jibril” tidak memerintahkan untuk mengumpulkannya sebelum Nabi meninggal?

    3. Apakah Allah tidak menjaga firman-Nya (jika itu benar-benar firman-Nya) dari kemungkinan hilang atau diubah?

    4. Apakah Allah tidak bisa mencegah pertumpahan darah Utsman dan ribuan orang Muslim lainnya yang berbeda mengenai ucapan-ucapan Allah?

    Muhammad bin Abu Bakar, terang-terangan menuduh Utsman menjelang saat membunuhnya, “Engkau telah mengubah buku Allah!” Seperti bin Abu Bakar, begitulah sejumlah besar umat Islam mengatakan dengan yakin bahwa Al-Qur’an telah diubah.

    *[Dikatakan dalam buku Nabhan Husein: Tinjauan Ahlus Sunnah terhadap faham Syi’ah tentang Al-Quran dan Hadits, dan juga Hadits Hisyam bin Salim yang diriwayatkan Abi Abdillah, bahwa “Kaum Syi’ah menyatakan bahwa setidak-tidaknya ada 219 ayat-ayat Quran yang palsu. Mereka bahkan percaya bahwa jumlah ayat Al-Quran yang dibawa oleh Jibril kepada Muhammad adalah 17.000 ayat”. Jadi yang terhilang hampir 2x yang tersisa! Inilah perselisihan yang tidak terselesaikan sebagai warisan dari Muhammad. Intinya terletak pada kenyataan bahwa Islam telah kehilangan sumber-sumber otentik lainnya yang diakui pernah ada – berbeda dari yang ada saat ini – namun yang harus dimusnahkan oleh perintah Utsman secara diktator! Dan Syi’ah yang malang terpaksa menerima Quran sekarang apa adanya!]

    Jadi pelajarilah semua bukti yang mengelilingi Al-Qur’an dan sejarah rekonstruksinya, yang tentu saja logis sering disembunyikan bagi umum, karena memalukan dan menyesakkan hati!

    6. Yesus Kristus (Isa Al-Masih) vs. Muhammad

    Pada bab ini, akan kami buktikan keilahian Kristus dari dalam Al-Qur’an dan pernyataan Muhammad dalam Al-Hadits. Kami juga akan membahas mengenai kelahiran, hidup dan penyaliban Kristus. Dan kami akan membandingkannya dengan kehidupan Muhammad, nabi besar umat Islam.

    Kelahiran Yesus (Injil vs. Qur’an)

    Injil Yohanes pasal 1:14,15 memberi kesaksian tentang eksistensi dan bagaimana Yesus datang ke dunia ini. Nabi Yahya (Yohanes pembabtis) mengatakan dengan berseru: “Inilah Dia (Yesus) yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian daripadaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Bagaimana Kristus bisa ada sebelum nabi Yahya padahal Yesus lahir enam bulan kemudian setelah dia? Konsepnya jelas. Nabi Yahya berbicara mengenai kekekalan Kristus, karena Ia telah ada sejak kekal. Baik Injil maupun Al-Quran menyaksikan kelahiran Yesus, tetapi alangkah beda bobot kedua kesaksian tersebut sebagai wahyu.

    Kesaksian Injil Lukas:

    “Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya takhta Daud, bapa leluhurNya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan KerajaanNya tidak akan berkesudahan.”

    Gabriel, sang malaikat damai, datang kepada Maria, dan mengatakan, “Damai sejahtera atasmu.”

    *[Wahai, teman-teman Muslim, ketahuilah bahwa inilah kesaksian, sekaligus pemenuhan nubuat nabi Yesaya (Ilyas) yang tiada taranya tentang kelahiran Yesus, “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel (artinya: Tuhan beserta kita).”

    Kesaksian Qur’an

    Berikut kita menyaksikan bagaimana Al-Qur’an, Surat 19 (Maryam), menyimpangkan wahyu sejati seperti yang tertulis dalam Injil dan mengarang rekaannya sendiri yang jelas merupakan sebuah kesalahan yang tak masuk akal.

    “Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur’an, yaitu ketika menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus roh kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata, “Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.” Ia (Jibril) berkata, “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.” Maryam berkata, “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!” Jibril berkata, “Demikianlah. Tuhanmu berfirman “Hal itu adalah mudah bagiku dan agar dapat kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.” Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata, “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.” Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.”

    Qur’an menceritakan hal yang berlainan, yaitu bahwa Maryam melarikan diri sendirian dari keluarganya ke tempat yang jauh, di-timur antah-berantah, tapi entah kenapa. Padahal tak ada alasan kenapa ia ketakutan dan harus melarikan diri sendirian, karena ia belum hamil disaat itu.

    *[tampaknya ada kesalahan Muhammad yang terlanjur menghadirkan suasana kesalahan/ ketakutan Maria sejak awal kisahnya seolah ia sedang was-was memikul sebuah “kesalahan” yang belum dibuatnya.]

    Injil menjelaskan Maria tidak melarikan diri, melainkan dalam keadaan mengandung dari Roh Kudus, berangkat ke kampungnya di Betlehem, kota Daud, bersama Yusuf yang menikahinya. Mereka taat melakukan pendaftaran kependudukan (sensus) di kampung asalnya, sesuai dengan perintah kaisar Agustus yang diberlakukan kepada seluruh bangsanya. Tatkala mereka sampai disana, tiba waktunya bagi Maria untuk bersalin.

    *[Dan ini persis tepat menggenapi nubuat nabi Mikha secara ajaib, “Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil diantara kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagiKu seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala’’ (Mikha 5:1). Apakah Muslim bisa melihat betapa kesaksian nabi Yahya saling berkonfirmasi disini, yaitu bahwa Yesus telah ada sebelum Yahya ada, bahkan sebelum segala permulaan yang pernah ada. Dan konfirmasi ini terjadi secara nubuat ilahi 800 tahun sebelum Masehi, sehingga tidak ada cara manusia yang dapat menolak kebenarannya, dan sekaligus menafikan setiap manipulasi “Mesias” dari setting Israel, menjadi setting Arab-Mekah.]

    Penyimpangan yang sama konyolnya lagi-lagi terjadi ketika Al-Quran melaporkan bahwa Maryam melahirkan sang anak di pangkal pohon kurma, dan kali ini bukan mau melarikan diri, melainkan mau mati saja! “Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata, “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.” (Surat 19:23)

    *[Aneh, Muslim diam tanpa bertanya kenapa perempuan yang sekaliber Maryam yang telah dipilih khusus, disucikan, dan dilebihkan Allah diatas segala perempuan yang ada di alam semesta itu (Surat 3:42), ternyata hanyalah perempuan kerdil dan berpikiran kotor yang menginginkan kematiannya disaat kesakitan mau melahirkan anaknya. Kematian yang akan membunuh sang anak SUCI yang Allah titipkan dalam rahimnya? (19:19). Bagaimanapun debat orang, Allah pastilah telah memilih perempuan yang salah, lebih rendah dari ibu rata-rata!]

    Dosa Muhammad versus Kesucian Isa Al-Masih (Yesus Kristus)

    Muhammad mengakui bahwa ia tidak lebih dari seorang manusia, dan Al-Qur’an jelas menunjukkan buktinya: “Katakanlah, sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu.”

    *[Muhammad sangat tahu bahwa ia dan para nabi lainnya semuanya sama adalah manusia berdosa. Al-Quran telah berulang menegaskan keberdosaan dari Adam, Ibrahim, Musa, hingga kepada dia Muhammad sendiri (a.l. Surat 2:36; 7:22. 23; 26:82; 28:15,16; 38:24, 25; 37:142; 40:55; 47:19; 48:1,2) Itu dikatakan oleh Tuhan dengan pengecualian Isa Al-Masih (Surat 19:19, 34, HS Bukhari 1493). Itu sebabnya Muhammad sampai saat kritis terakhirnya masih mencari pengampunan Allah dan minta dihubungkan dengan Yesus, sebagai “TemanYang Maha Tinggi”. Sebaliknya, dimanapun – di Al-Quran atau Alkitab – Yesus tidak pernah minta ampun apapun kepada Tuhan, malah sebaliknya memberi pengampunan bagi orang berdosa: “Hai anakKu, dosamu sudah diampuni” (Mar.2:5). Jadi siapa yang hendak kita agungkan dan andalkan?]

    Muhammad Jadi Juru-Syafaat dan Perantara?

    Alkitab secara langsung memberitahukan kita bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya perantara dan penengah antara manusia dengan Tuhan: “Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.”

    Sebaliknya, banyak umat Islam percaya bahwa Muhammad dapat menjadi perantara dan penengah di hadapan Tuhan. Tetapi Al-Qur’an menegaskan bahwa Muhammad tidak dapat, dalam situasi apapun, menjadi perantara atau penengah bagi siapapun, termasuk dirinya: “Kamu (Muhammad) mohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). Kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada mereka.”

    Ironisnya, umat Islam, dalam doa-doa mereka, tampaknya malahan menjadi perantara untuk Muhammad! Dengan menyebut nama Muhammad, setiap orang Islam berdoa bagi Muhammad, dengan berkata, “Kiranya Allah mendoakannya dan memberikannya damai sejahtera.”

    Lihat, dimanapun semua nabi adalah pembela umatnya. Tetapi Muhammad adalah satu-satunya nabi yang meminta para pengikutnya untuk mendoakan dirinya, supaya Allah mendengar doa permohonan ratusan juta orang atas namanya, dan memberikan belas kasihan kepadanya.

    Muhammad dan para pengikutnya telah mengabaikan satu kebenaran, bahwa tak ada doa di dunia yang bisa mengubah posisi orang di alam baka, “sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.”

    * [Muslim perlu lebih jeli melihat isi Al-Quran dari segi hubungan dan peran Muhammad dalam alam akhirat dan penghakiman, khususnya dalam perkara keselamatan atau hidup yang kekal. Itu adalah bagian dari keputusan kita kepada siapa kita mempertaruhkan iman. Muhammad langsung angkat tangan dan berkata terus terang: ”Aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku dan dirimu” (Qs.46:9). Demikian juga kepada anaknya, ”Fatimah, beramallah sebanyak-banyaknya, karena aku tidak dapat menyelamatkan kamu” (HS Muslim I/ 116).

    Sebaliknya Yesus berkata: ”Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendakiNya. Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa ... barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup”. Yoh.5:21, 22, 24].

    Muhammad Dibawah Kuasa Setan

    Adalah Muhammad sendiri yang membedakan Kristus dengan semua manusia. Ia, seperti yang dikutip oleh Al-Bukhari, mengatakan sbb: “Setan menusuk dengan jarinya ke bagian tubuh setiap manusia pada saat ia lahir, kecuali Isa, anak Maryam, ketika menusuknya, ia menusuk kain pelindungnya.”

    Mengapa Setan tidak menusuk/ menyentuh Yesus tetapi menusuk Muhammad? Jawabannya terletak pada ucapan baik Yesus maupun Muhammad sendiri. [Muhammad, seperti yang sudah dikatakan, menyatakan bahwa Isa Al-Masih itu sosok yang suci tanpa dosa dan selalu berkata benar (Surat 19:19, 34), sehingga kuasa dosa (setan) tidak menaklukkannya.] Yesus berkata: “…Penguasa dunia ini (setan) datang, dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diriKu.”

    Namun setan mempunyai kuasa atas semua manusia yang berdosa. Al- Qur’an memberitahukan bahwa Muhammad sama persis dengan manusia lainnya, semuanya rentan dikuasai oleh setan, sehingga harus minta perlindungan : “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.”

    Lebih lanjut, Al-Qur’an sendiri malahan membuktikan kuasa setan telah berlaku atas Muhammad:

    “Dan jika engkau diganggu oleh setan dengan sesuatu gangguan maka hendaklah engkau berlindung kepada Allah…”

    Beberapa sarjana muslim mencoba menyangkal bahwa Muhammad berada di bawah pengaruh mantera jahat, meskipun para sejarawan Muslim mengakui kenyataan yang menggemparkan tersebut. Cukuplah dikutib disini pernyataan seorang sejarawan Muslim yang terbesar, dimana beliau harus setuju bahwa Muhammad pernah dimanterai. Al-Suhaili menulis:

    “Lubaid bin Al-A’sam dari suku Zuraiq menaruh mantera kepada Muhammad. Hal ini diberitakan terbuka dan diketahui dengan baik di antara banyak orang, dan ditegaskan oleh seluruh sarjana yang menulis Hadits (ucapan Muhammad). Mo’ammar mengutip Al-Zuheiri yang mengatakan bahwa Sang Nabi berada di bawah mantera jahat selama satu tahun. Sehingga Nabi berkhayal bahwa ia melakukan sesuatu padahal ia tidak melakukan apapun. Jumlah mantera jahat itu ada sebelas macam, dan Zainab orang Yahudi itu membantu Lubaid bin Al-A’sam untuk melengkapinya.[167]

    Al-Bukhari menulis,[168] untuk memberikan penjelasan mengenai apa yang terjadi terhadap…

    “Muhammad, dan bagaimana ia dimanterai oleh Lubaid dengan pertolongan puteri-putrinya sendiri, yang mengambil beberapa rambut Muhammad dan sisirnya, yang dikubur di sumur Zi Arwan, yang berada di salah satu taman kota.”

    Mereka yang belum tahu tetapi ingin yakin akan kebenaran cerita tentang Muhammad yang takluk di bawah kuasa setan dengan mantera, bisa membaca banyak referensi Islam yang menegaskan hal ini.[169]

    Sheikh Muhammad Mutawalli Al-Sha’rawi menulis:

    “Masalah ini, yaitu Muhammad berada dalam pengaruh mantera, ditulis oleh Sahih Al-Bukhari, dan hal ini jelas diterima sebagai sebuah kenyataan, dimana ia berkhayal (berhalusinasi) melakukan sesuatu padahal ia tidak melakukannya.” [170]

    Jadi bagaimana mungkin seorang rasul Tuhan bisa dikuasai oleh mantera jahat [dan kelak – seperti yang telah dikupas di depan – rasul ini juga dikuasai oleh racun makanan, yang turut mempercepat kematiannya], padahal ia seharusnya memiliki kuasa untuk mengusir setan dan mementalkan racun?

    Bacalah Al-Qur’an, dan tidak usah yang lain. Apakah Anda menemukan satu dari dua puluh empat nabi yang disebutkan di dalam Al- Qur’an yang terkena mantera, sihir, atau dibelenggu oleh kuasa setan, seperti Muhammad? Tidak ada, selain Muhammad.

    Setelah semua itu, teman Muslim kita masih mengatakan, Muhammad adalah “penutup dari semua nabi dan tuan dari semua utusan!” Nabi apa? Dan utusan yang mana? Nabi yang sesungguhnya memiliki standar moral dan kekudusan yang jauh lebih tinggi daripada sekedar Muhammad.

    Dalam perbandingan, Al-Masih mengatakan:

    “Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.”[171]

    Tetapi, Rasul Islam mengatakan:

    “Aku diperintahkan untuk memerangi orang-orang sampai mereka mengatakan, Tidak ada Tuhan selain Allah. Jika mereka mengatakan itu, maka darah mereka dan barang milik akan diberikan belas kasihan”[172].

    “Hai nabi, berjihadlah (lawanlah) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka.”[173]

    [Utusan Terbesar harus ditandai dengan sesuatu transformasi universal yang mudah tampak dan diakui dalam perubahan dan pemulihan ke dunia baru, dimulai dari pembaharuan hati menjadi manusia baru. Dan itulah yang dilakukan oleh Yesus, diakui baik oleh Injil maupun Al-Quran!:

    Oleh Injil:

    "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." (Luk4:18-19).

    Lalu orang-orangpun menyatakan pengakuannya:

    “(mereka) takjub dan tercengang dan berkata: "Ia (Yesus) menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

    Oleh Al-Quran:

    “…orang yang paling dekat kasih sayangnya terhadap orang-orang beriman, ...yaitu orang Nashara... disebabkan diantara mereka ada pendeta-pendeta dan rahib-rahib, dan sesungguhnya mereka itu tidak menyombongkan diri.”

    “…dan Kami berikan Injil kepadanya, dan Kami jadikan perasaan santun dan kasih sayang dalam hati pengikut-pengikutnya...”

    (Surat 5:82, 57:27).

    Sebaliknya, tak ada ayat dalam Quran dan Hadits dan Sirat Nabi yang menunjukkan bahwa Muhammad membuat pembaharuan hati, melainkan hanya membuat para pengikutnya keluar memerangi kafir dan menjarahi hartanya, namun ke dalam juga saling mengkafiri dan membunuh sesama Muslim. Persis seperti yang telah dinubuatkan dalam Taurat Musa tentang keturunan Ismael, ”Engkau (Hagar) mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya." (Kej.16:11-12)]

    7. Al-Masih dalam Al-Qur’an

    Keberadaan Isa Al-Masih dikisahkan Al-Qur’an dengan seratusan ayat. Dua puluh lima diantaranya menyebutkan nama Isa.

    *[Banyak keistimewaan Isa yang supranatural sudah diungkapkan Quran, namun sebanyak itu pula yang disembunyikan, dikaburkan, dikerdilkan, atau diplintirkan oleh para ulama Islam di sepanjang masa. Diantaranya pengakuan para Malaikat yang maksud aslinya diselewengkan, sehingga seterusnya keseluruhan keberadaan, sifat dan hakekat Isa menjadi oknum lain dari yang dimaksudkan.]

    Al-Qur’an menyaksikan kisah kelahiran Yesus, dari seorang perawan yang paling mulia sejagad, dipilih untuk “melahirkan” Kalimat Tuhan kedunia:

    “Dan (ingatlah) ketika Malaikat berkata, ‘Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia.”

    [175] Tersebar dalam surat-surat utama Al Baqara (2), Al-Imran (3), Maryam (19), Al-Mu’minun (23 dan Al-Hadid (57). [176]. Lihat foote-note.

    “Dan (ingatlah) ketika Malaikat berkata, ‘Wahai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, nama-Nya Almasih ‘Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia termasuk di antara orang-orang yang saleh.”[177]

    *[Semestinya para Malaikat (bukan satu malaikat) memaksudkannya sbb: “... Allah memberikan kepadamu kabar-baik (Injil) dengan satu Kalimat dari Allah yang namaNya Almasih, ‘Isa, putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, ditempatkan dekat dengan Allah...”. Dengan terjemahan asali ini, maka kita tidak termakan oleh tafsiran plintiran seolah-olah Isa terjadi karena suara-kalimat “Kun” (Jadilah!), melainkan satu sosok Firman Tuhan yang diturunkan menjadi Isa. Karena Ia itu Firman, maka – tanpa usah plintiran – Ia senantiasa lurus berfirman (berwahyu), bahkan sejak bayipun! (Surat 19:29-34). Dengan demikian semua keberadaan (being) dan unsur-unsur supranatural dari Isa Al-Masih dapat dipahami tanpa kontradiksi, tanpa nyeleweng, atau dipaksa- plintirkan.]

    Ingatlah: Muhammad menceritakan kisah tentang Kristus, kadang-kadang dengan mengutip apa yang didengarnya dari Alkitab, namun kebanyakan dengan menambahkan atau menghilangkan kebenarannya. Al-Qur’an menyatakan kehidupan dan perbuatan Al-Masih.

    “Dan sebagai nabi bagi bani Israel, (yang berkata kepada mereka), ‘Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mujizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung

    Pada ayat di atas, Muhammad menegaskan bahwa Al-Masih adalah Tuhan dan bukan seorang nabi biasa, karena sifat menciptakan hanya dimiliki oleh Tuhan, dan Tuhan tidak pernah memberikan kuasa tersebut kepada siapapun. Jika Tuhan mengijinkan manusia untuk memilikinya, maka akan ada persaingan antara Tuhan dan manusia. Akibatnya, bisa terjadi kekacauan.

    *[Lebih jauh lagi, seperti yang sudah diutarakan, Isa juga satu-satunya dinyatakan suci tanpa dosa, satu-satunya diperkuat oleh Rohulqudus, berbicara langsung (muka per muka) dengan Allah (3:55; 5:110; 3:48), tahu hal-hal ghaib (3:49), atau dalam istilah Injil: “mengetahui isi hati manusia”, dan ini mutlak diperlukan pada waktu Isa kelak menjadi Hakim yang Agung di hari penghakiman! Ada dua lagi sifat dan otoritas keilahian Isa yang tak bisa disangkal dengan cara apapun. Yaitu Isa mampu mengadakan makanan surgawi (5:112-115), sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh seorang Allah. Menyusul Isa mempunyai otoritas membuat dan menetapkan hukum Allah (3:50). Quran mengatakan ini secara lurus, bukan tafsiran. Dia-lah Hukum, ketika Ia berkata: “Kamu telah mendengar firman: ‘Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu...” (Mat.5:27-28)]

    Yesus menentang orang-orang Farisi, yang mengetahui bahwa Yesus adalah Anak Daud, tetapi tidak mengetahui bahwa Dia adalah juga Tuhan. Oleh karena itu Yesus bertanya kepada mereka (dan kini bertanya sama kepada Muslim), “Jika Kristus adalah anak Daud, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya?”[180] Orang-orang Farisi, yang merupakan pemimpin agama pada saat itu, langsung bungkam karena mereka mengetahui bahwa Raja Daud, yang juga Nabi, dalam rohnya, dapat melihat Yesus sebagai Tuhan yang Maha Kuasa.

    Jika Anda mempelajari sifat-sifat Kristus di dalam Al-Qur’an, Anda akan menyadari bahwa Al-Qur’an membenarkan sifat-sifat Yesus yang hanya dimiliki oleh Tuhan. Al-Qur’an menyebutkan 25 nabi, termasuk Muhammad. Pertanyaannya disini, “Mana di antara nabi-nabi tersebut yang dapat melakukan apa yang telah ditunjukkan oleh Yesus?” Dapatkah Muhammad menyembuhkan orang sakit? Ia bahkan tidak dapat menyembuhkan dirinya sendiri! Muhammad tidak dapat menjamin seseorang untuk hidup kekal. Ia tidak bisa menjamin untuk dirinya sendiri. Kenyataan yang terbalik, satu-satunya yang dapat dijamin oleh Muhammad adalah bahwa semua orang Islam akan pergi ke neraka:

    “Dan tidak ada seorangpun daripadamu kecuali mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan”[181]

    Trinitas Al-Qur’an dan Alkitab

    Setelah memperlihatkan unsur-unsur keilahian Isa Al-Masih, Al-Qur’an juga memberikan contoh yang sangat indah untuk menggambarkan Trinitas yang Kudus menurut kata-kata aslinya (bukan menurut tafsiran):

    “Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya.”[182]

    Dalam ayat ini, Allah sedang berbicara mengenai Firman-Nya (“Anak” yang diutus), dan Roh-Nya. Hal ini memperjelas tentang, keilahian Bapa, keilahian Anak dan keilahian Roh Kudus, dalam kesatuan Tuhan. Bagaimana hal ini mungkin terjadi? Sederhana. Sama seperti ketika Anda mengalikan 1x1x1 dan hasilnya adalah 1. Dalam ayat di atas, penulis Al-Qur’an mengutip dari nara-sumber Nasrani (Alkitab) dengan caranya sendiri dan cara pengungkapannya sendiri. Sayangnya, penulis Al-Qur’an mandek sepenggal-sepenggal dan tidak “mengutipnya” secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

    Namun semua penggalan kisah Alkitab yang ditulis dalam Al-Qur’an tetap saja dianggap oleh umat Islam sebagai “cerita dari para nabi.”

    Sebagai contoh, Muhammad mengambil puasa dan perpuluhan dari Perjanjian Lama, tetapi karena kurang mengetahui, ia lalu menyelewengkannya. Ketika ia membahas tentang hak laki-laki dan perempuan, perempuan hanya diberikan setengah dari bagian yang dimiliki laki-laki. Mengapa? Dimana keadilan dan kesetaraan Islam yang dislogankan? Tidak seorangpun yang tahu.

    Iman pada Satu Tuhan

    Ayat-ayat Al-Qur’an yang menarik perhatian saya – dan perhatian setiap umat Islam yang membaca Al Qur’an – adalah: “Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.”

    Ayat ini menuduh orang Kristen telah menambahkan partner bagi Tuhan (mempersekutukan Tuhan). Lebih dangkal lagi, umat Muslim berasumsi bahwa umat Kristen mengajarkan bahwa Tuhan berhubungan intim dengan manusia (Maryam), yang kemudian menghasilkan seorang anak. Betapa pemahaman yang kotor dan menjijikan.

    Menyesal sekali

    Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa hanya ada satu Tuhan. Taurat menyatakan ke-esa-an Tuhan: “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”

    Injil melanjutkan menegaskan ajaran dari Taurat dan Perjanjian Lama tentang doktrin ke-esa-an Tuhan. Rasul Paulus menulis kepada jemaat Efesus bahwa orang-orang Kristen percaya pada “Satu Tuhan, satu iman….”

    Dan Yesus Kristus mengajarkan pada pendengar-Nya sebuah pelajaran maha-penting yang entah kenapa justru diabaikan oleh umat Islam: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu…. Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.”

    Soal Tritunggal

    Umat Muslim menuduh bahwa orang Kristen sesat karena percaya pada tiga Tuhan. Tentu itu salah wahyu, sebab ke-Trinitas-an Tuhan dalam konsep Kristen bukan tiga Tuhan, melainkan satu Tuhan dalam tiga pribadi seperti yang telah dijelaskan. Mereka bertanya, bagaimana engkau bisa mempercayai bahwa satu di dalam tiga dan tiga di dalam satu? Apakah itu masuk akal? Pertanyaan ini mudah saja, mudah sekali. Alam semesta dan segala yang ada di dalamnya diciptakan untuk menunjukkan ke-tritunggal-an dari Tuhan Tritunggal. Yaitu, dari atom yang sangat kecil sampai dengan matahari yang sangat besar, mereka dibuat dalam trinitas. Anda tidak bisa menemukan satu jenispun di alam semesta ini yang tidak satu di dalam tiga dan tiga di dalam satu.

    Substansi atom bisa disebut atom kalau ia terdiri dari neutron, proton dan electron: tiga di dalam satu dan satu di dalam tiga. Bagaimana kita dapat menerima ke-tritunggal-an alam semesta dan semua obyek di sekitar kita, namun kita menolak ke-tritunggal-an Tuhan?

    Dalam keterbatasan hakekat manusia, konsep tiga adalah satu, juga sesungguhnya tercermin dalam diri manusia yang terdiri dari Tubuh, Roh dan Jiwa. Untuk alasan ini, Kristus dapat berkata, “Aku dan Bapaku adalah satu.”

    *[Mereka juga menyerang: Trinitas tidak terdapat dalam Perjanjian Lama (PL), kenapa sifat hakekat Allah jadi berubah dalam Perjanjian Baru (PB)? Mereka salah lagi, karena PL justru banyak menggambarkan keberadaan Tuhan yang tritunggal, yang kelak dideskripsikan lebih jelas dalam PB. Baca antara lain Kitab Kejadian 3:22, Yesaya 48:16, dan 63:8-10.]

    Namun demikian, para ulama Islam telah memberikan pemikiran yang berurat-akar kepada umat Islam bahwa umat Kristen menyembah tiga Tuhan. Kekristenan percaya kepada satu Tuhan yang tidak mempunyai (pasangan) isteri, dan tidak dilahirkan dari hubungan keduanya seperti dituduhkan umat Muslim secara buta. Satu-satunya yang secara keji memberikan pasangan kepada Tuhan adalah Islam dan umat Islam sendiri dan bukan orang Kristen!

    *[Encyclopedia Britannica (yang diakui sangat otoritatif) secara obyektif mengungkapkan adanya kekeliruan Quran tentang Trinitas, dalam vol.2, p.7008:

    “(There are) mistaken concepts of the Trinity in Quran”...

    Bukti kedangkalan pemahaman Muhammad (sekaligus kesalahan) disini tercatat dalam pernyataannya atas nama wahyu; “Allah tidak mempunyai anak dan tiada Tuhan bersama-Nya, kalau sekiranya demikian niscaya tiap-tiap tuhan membawa makhluk yang diciptakannya dan sebagian dari tuhan tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain” (Surat 23:91). Dia tidak cukup canggih untuk tahu bahwa 3-Pribadi yang Dzat-KodratiNya Mahakasih itu tidak usah dan tidak mungkin bersaingan dan berperang sesamanya! Muhammad bahkan tidak tahu Mahadewa Tri-Murti yang eksklusif sekalipun tidak harus berperang sesamanya!

    Dan apa yang disebut Muhammad dengan “3 Tuhan”, ternyata salah pula pewahyuan akan oknumnya, karena ia menduga Allah kekristenan adalah Bapa Allah, kawin dengan Ibu Allah (Maryam), menghasilkan Anak Allah (Isa), sesuatu yang diharam-jadah-kan oleh setiap orang Kristen (Surat 6:101; 5:116; 9;30; 5:75). Kita prihatin begitu banyak Muslim yang tidak sadar akan kesalahan Muhammad terhadap “Trinitas”, tetapi malahan ikut-ikut menuduh apa yang tidak dipelajarinya dengan baik. Menyembah 3-Tuhan itu syirik, dosa yang tak terampuni menurut Islam. Namun menfitnah Kristen menyembah 3-Tuhan itu lebih syirik. Bagaimana itu harus diampuni Allah secara konsekwen, yang berkata: “Jangan kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar.” (Surat 4:171)]

  26. 4.
    Terorisme dan Intimidasi dalam Islam
    Dari Faithfreedompedia
    Langsung ke: navigasi, cari
    Cover Buku: Christ, Muhammad and I

    Bab 4
    Dari Buku:

    * Buku: Al-Masih, Muhammad dan Saya

    Kisah nyata yang hakiki

    * Oleh Mohammad Al Ghazoli
    * Alihbahasa oleh Winston Mazakis
    * Diedisi oleh David W. Daniels

    Sumber:

    * http://www.answering-islam.org/bahasa
    * Faithfreedom Indonesia

    Dalam bab ini, kami akan membahas serangan dan pertempuran kaum Muslim di bawah kepemimpinan Muhammad dan penerus-penerusnya, para Kalifah. Kita juga akan membahas kekejaman tak terbatas dari orang yang dianggap sebagai orang yang pengampun dan pengasih.

    Semua tindakannya, sesungguhnya sedang mencerminkan sebuah inferioritas yang akut – kompleks yang dia alami semasa hidupnya – sebagai akibat dari hidupnya yang miskin hingga umur dua puluh lima tahun, dan tidak berpendidikan. Untuk mengimbangi masa lalunya, dia memberikan dirinya kekayaan, kehormatan dan predikat kenabian.

    Sudah dikatakan di depan bahwa di Medinah, Muhammad berhasil melipat gandakan pengikutnya untuk mendukung misinya. Tetapi sekarang dia menghadapi masalah. Dari manakah dia akan mendapatkan uang yang ia butuhkan untuk menghidupi anak buahnya? Dia tidak menemukan cara lain, selain melakukan serangan, penjarahan dan perampokan – atas nama Allah – yang mengakibatkan pembunuhan dan pertumpahan darah.
    Daftar isi
    [sembunyikan]

    * 1 Empat Serangan Pertama
    * 2 Perang Badar
    * 3 Perang Uhud
    * 4 Affair
    o 4.1 Surat Pewarisan
    o 4.2 Akar-akar Terorisme dalam Al-Qur’an
    o 4.3 Kisah Rihana bint Amro
    o 4.4 Kisah Fatimah bint Rabi’a
    o 4.5 Tambahan Kisah Safiyah bint Huyay
    * 5 Ikuti Muhammad dalam Perang atau: Mati
    * 6 Kasih versus Teror
    * 7 Perang antar Muslim: Pembunuhan Utsman bin Affan
    * 8 Bab 5

    Empat Serangan Pertama

    Serangannya yang pertama dikenal dengan serangan Al-Iwa’, di mana dia menyerang sebuah caravan unta, yang dimiliki oleh beberapa kaum Quraishi.

    * [Tidak ada satupun yang hakekatnya dapat dikaitkan kepada Allah, namun tetap dikatakan sebagai “perang demi Allah” atau demi “membela Allah”. Allah ini sudah terlalu banyak dibajak namanya, persis seperti yang dilakukan teroris sampai saat ini.]

    Serangan ke empat dikenal dengan Al-Nakhla, sebuah tempat diantara Mekah dan Taif. Abd Allah bin Jahsh, memimpin dua belas orang dalam sebuah serangan atas caravan yang membawa kurma dan kain. Karavan itu dipimpin oleh Amr bin Al-Hadrami, yang dibunuh pada Bulan Haram, bulan dimana kaum Islam dilarang untuk membunuh dan berkelahi. Tetapi untuk Muhammad, dia berdiri diatas pelarangan. Maka lagi-lagi turunlah ayat dari mulutnya: “Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi dari jalan Allah, kafir kepada Allah…lebih besar dosanya di sisi Allah.”

    Perjanjian antara Muhammad dengan komplotannya adalah dia mendapatkan 20% dari hasil penjarahannya, dan anak-buahnya mendapatkan 80%. Sebagai hasil dari perampokan-perampokan, Muhammad dan anak-buahnya mendapatkan hasil permodalan yang sangat besar. Dengan modal itu, mereka mendapatkan orang dengan jumlah lebih banyak lagi, dan melakukan pekerjaan yang lebih besar lagi. Akibatnya, Perang Badar terjadi pada hari Farkan di bulan Ramadan.
    Perang Badar

    Siapa yang memulai serangan dalam perang Badar?

    [Muslim selalu merasa bahwa perang ini ”defensif ” untuk menghancurkan musuh-musuh (agresor) Islam yang dituduh kelewat batas.]

    Namun jawablah dulu

    * [Karena bala bantuan ”milisi kafir” dari Mekah inilah, maka Muslim mendalilkannya sebagai ”perang militer” melawan musuh-musuh Allah yang kafir, padahal itikad aslinya adalah merampok sebuah karavan kaya dari si kafir Abu Sufyan, termasuk menawan wanita-wanita cantik yang bisa dipakai semaunya.]

    Seperti biasanya, “jibril” membantu Muhammad dengan ayat yang diturunkan: “Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakukan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.”

    Muhammad mengambil 70 tawanan wanita. Abu Bakar menyarankan kepada Muhammad untuk membebaskan mereka agar Allah dapat membimbing mereka untuk beriman terhadap kenabian Muhammad. Sa’d Ibn Mua’dh juga berkata sama. Tetapi Muhammad lebih mementingkan penjarahan ketimbang pertobatan iman. Sisa tawanan yang tidak dibunuh ditawarkan untuk dibebaskan atas tebusan (Surat Muhammad 47:4), dengan akibat kaum Quraishi harus menjual rumah mereka demi menebus tawanan tersebut dari tangan Muhammad.

    Sa’d Ibn Mua’dh mengkritik kekejaman yang dilakukan Muhammad. Namun Muhammad berkata kepadanya, “Kamu sepertinya membenci apa yang dilakukan para pengikutku.” Dia menjawab, “Ya. Membunuh tahanan bukan tradisi Rab.” Muhammad menjawab, “Tetapi mereka adalah kafir.” Dia kemudian berkata kepada Muhammad dalam pernyataannya yang terkenal: “Sepertinya membunuh jauh lebih penting bagimu daripada membiarkan orang-orang itu hidup.”

    Muhammad pergi untuk membagikan hasil rampasan perang diantara dirinya dan anak buahnya. Tetapi setelah hasil rampasan dibagikan, dalam perjalanan pulang, Muhammad membunuh Al-Nadr bin Al-Haris. Dan ketika mendekati gerbang kota, dia membunuh Akaba bin Abi Al-Mu’ait. Inilah kelicikan Muhammad terhadap orang-orang yang telah membantunya. Namun seperti biasanya, Muhammad mengatasi masalah kelicikannya ini dengan mendapat ”pertolongan” ayat Allah yang diturunkan kepadanya: “Mereka menanyakan kepadamu tentang pembagian harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul.”

    * [Pembelajaran dari perang ini menyangkut 3 aspek bagi setiap Muslim: (1). Awas-awas terhadap pemlintiran istilah, dari aslinya “perampokan” menjadi “perang militer yang gemilang menghancurkan orang kafir”. (2).Awas-awas terhadap metamorfosa “Jibril” yang selalu ngurusin pengecualian dan penghalalan bagi Muhammad dari ketentuan-ketentuan Allah yang baku. (3). Awas-awas terhadap penyesatan “Jibril” bahwa setiap barang jarahan kafir adalah halal, namun tidak ada satu orang kafirpun yang halal hidup diatas bumi, kecuali Muslim saja, seperti yang didoakan nabi Nuh Islam: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.”

    Perang Uhud

    Tidak lama setelah perampokan Badar, orang-orang Quraishi memutuskan untuk balas dendam atas serangan terhadap Muhammad dan pengikut-pengikutnya. Segera ketika Abu Sufyan tiba di Mekah, dia membangun kekuatan untuk melawan Muhammad dan komplotannya. Abu Sufyan dan pasukannya berangkat menuju Medina. Mereka berkemah dekat Gunung Uhud, mempersiapkan diri untuk menyerang kota. Muhammad diberitahu mengenai pasukan yang siap menggempur mereka.

    Muhammad meyakinkan pengikut-pengikutnya bahwa dengan nama Allah dan malaikat-malaikat, kemenangan akan memihaknya, “Aku akan meminta Allah dan malaikatNya untuk berperang bagi kita.” Ketika perang dimulai, ternyata Muhamad dan pasukannya dikalahkan dan para pengikutnya lari ketakutan. Muhammad mencoba untuk memberikan penjelasan meyakinkan atas Perang Uhud yang memalukan. Rakyat bertanya: Dimanakah tuhan dari Muhammad? Dimanakah 20.000 malaikat yang dijanjikan untuk berkelahi membela mereka? “Dimanakah mereka berada, Muhammad?” Teriak Sa’d Ben, yang terluka parah selama perang. Para pendiri Islam berkumpul mengelilingi pemimpin mereka dan bertanya kepadanya: “Abu Kasem (itulah nama yang digunakan sahabat-sahabatnya untuk memanggilnya), apa yang akan kita lakukan? Sekarang Al-Ansar (sekutu) tidak akan mempercayai kita lagi.”

    Muhammad meminta anak buahnya waktu sejenak untuk mendapatkan sebuah jawaban. Dan “jibril” sudah siap. Namun kali ini kaum Al-Ansar tidak akan bisa diyakinkan hanya dengan satu ayat, sehingga enampuluh satu ayat diturunkan dan menjadi bagian dari sebuah Surat!

    Karena Al-Ansar bersungut mengenai apa yang dilakukan Muhammad terhadap Al-Nadir, Surat 59 Al-Hashr (Pengusiran) diturunkan untuk menghentikan semua pertikaian. Sepertinya tuhannya menjadi begitu bermurah hati dengannya sehingga dia tidak hanya mengirimnya hanya satu ayat seperti sebelumnya, tetapi sekarang sebuat surat penuh turun untuk membenarkan tindakannya!? Inilah model tuhannya Muhammad!?
    Affair

    Muhammad berhubungan intim dengan Aisyah, pada saat dia berumur sembilan tahun. Pada umur itu, seorang gadis muda tidak sepenuhnya sadar mengenai apa yang terjadi pada dirinya secara seksual. Disamping itu, dia tidak memiliki perasaan dewasa yang membedakan antara seorang laki-laki dengan yang lainnya, dan ke arah mana perasaannya ditujukan. Namun, ketika Aisyah bertambah umur, perasaannya juga bertambah dewasa.

    Lihatlah kejadian di seputar pertumbuhan kedewasaannya.

    Pertama, pada saat penyerangan terhadap kaum Al-Miraysi, Muhammad agaknya tidak cukup sabar untuk pulang ke rumah, hingga ia meminta Aisyah untuk menemaninya. Dengan kata lain, ketika anak buahnya sedang menyerang, merampok dan mencuri, sang nabi sedang berada dalam tendanya berhubungan intim dengan Aisyah.

    Kedua, ketika sahabat-sahabat Muhammad mengambil wanita suku Al-Mustaliq, mereka mempertontonkan wanita-wanita tahanan. Diantara mereka adalah Juwairiyyah bint Al-Haris, yang sangat cantik dan Muhammad ingin menikahinya. Tetapi karena dia merupakan bagian rampasan perang dari Thabit bin Qais, Muhammad menawarkannya banyak uang, untuk membeli wanita itu bagi dirinya. Transaksi tersebut bahkan terjadi saat Aisyah sedang bersamanya di dalam tendanya.

    Apakah reaksi dari Aisyah? Aisyah meninggalkan untanya ketika kelompok tersebut mendekati kota, dan dia masuk ke dalam salah satu rumah yang kosong. Setelah tujuh jam, dia kembali bersama Safwan bin Al-Mu’attal,

    Tidak lama kemudian, Ali melihat kejadian tidak senonoh dari Aisyah, sehingga dia mengatakannya kepada nabi: Kali ini, Muhammad memutuskan bahwa Aisyah harus dibunuh. Dia pergi kepadanya dengan Ali, dan dengan pedangnya, siap untuk membunuhnya. Muhammad memasuki rumah dan Ali menunggu di luar, tetapi Muhammad keluar satu jam kemudian, berkeringat dan keletihan. Ali bertanya kepadanya: “Apakah kamu membunuhnya, Sepupu?” Muhammad menjawab, “Tidak Ali. Sebuah ayat turun dari Allah untuk membenarkannya lagi.”

    Tetapi kali ini lain, ayat tersebut menuduh Ali yang berbohong, dan mengatakan bahwa gosip tersebut berasal dari “kelompok diantara kamu.”

    [84] Sejak hari itu, Ali memusuhi Aisyah dan Aisyah memusuhi Ali, Padahal mengenai Ali, Muhammad mengatakan, “Dia adalah sepupuku dan saudara yang menebus nyawaku. Dia adalah kebenaran, dia adalah Ali bin Abu Talib.” Tetapi tuhannya Muhammad kini berbalik dan menuduhnya berbohong kepada Ali, demi menyelamatkan kisah Aisyah…
    Surat Pewarisan

    [85] [86] Di sini, saya hanya mempersoalkan sebuah pertanyaan klasik: Apakah itu adalah perilaku dari seorang nabi yang diutus Tuhan? Sangat jelas bahwa Islam berkembang dilandasi dengan banyak darah tertumpah. Dimulai dengan perampasan, pembunuhan, pencurian dan perampokan karavan-karavan kaum Quraishi yang datang dari Damaskus ke Mekah. Kemudian berlanjut dengan menyerang kaum Yahudi, baik itu di Khaybar maupun di Medina, dan kaum Nasrani di Medina dan Taif juga tidak luput dari pembantaian. [87]

    Pertikaian keluarga, antara Muhammad dengan Ali menyebabkan dihapusnya Surat Pewarisan, yang seyogyanya menurunkan kekalifahan kepada Ali oleh Muhammad. Harap catat: pendukung Ali (kaum Syiah) tetap mempertahankan keberadaan Surat-Pewarisan dan membacakannya dari dalam Al-Qur’an mereka hingga kini. Ketika Kalifah ‘Utsman mengumpulkan Al-Qur’an, dia menolak untuk memasukkan Surat tersebut dan menuntut untuk menghapuskannya. Tetapi surat itu masuk dalam salinan Ibn Mas’ud dari Al-Qur’an dan terdapat di dalam Al-Quran yang dibaca oleh rakyat Iran dan semua orang Syiah pada umumnya. Mereka berjumlah sekitar 40% dari semua orang Muslim. Sehingga, Al-Quran yang dibaca oleh kaum Syiah berjumlah 115 surat, sedangkan Al-Qur’an yang dibaca oleh kaum Sunni berjumlah 114 surat. Perbedaan ini menimbulkan sebuah pertikaian penting yang terjadi setelah serangan Muraisa, dalam tahun kelima Hijrah.
    Akar-akar Terorisme dalam Al-Qur’an

    Peristiwa seperti ini adalah mirip dengan perkawinan Muhammad dengan Juwairiyyah bint Al-Haris, yang terjadi ketika nabi membunuh ayah dan suaminya yang ditawan, lalu mengawini sang istri. Aisyah menjawab perilaku Muhammad ini dengan mengkhianatinya sebagaimana dikutip di atas.

    Kaum Muslim hingga kini mengikuti langkah-langkah Muhammad, sebagai pendiri Islam. Itu sebabnya, hari ini kita menyaksikan para Islamist di Mesir merampok gereja-gereja dan toko-toko orang Kristen, membunuh mereka tanpa perasaan. Di Aljazair, Muslim fanatik telah membunuh orang-orang tidak berdosa tanpa pertanyaan, Muslim maupun non-Muslim, hanya karena merasa ada pihak-pihak yang menentang agenda politik dan agama Islam. Kenapa mereka harus ragu melakukan hal-hal ini jikalau nabi mereka membiarkan dan memimpin aksi-aksi yang menjijikan ini? Aksi-aksi terorisme dan intimidasi Muhammad telah didokumentasikan dalam biografi-biografi Islamic yang terbaik tentang sepak-terjang Muhammad (sebagai “pahlawan perjuangan”).

    Orang-orang harus mengerti bahwa Muhammad telah menjadi contoh bagi umat Muslim di dunia Timur maupun Barat.
    Kisah Rihana bint Amro

    Ketika tangan dan baju Muhammad masih berlumuran dengan darah orang-orang Bani Quraiza, Muhammad memerintahkan para tahanan wanita dipajang di hadapannya. Seperti biasanya, Muhammad memilih untuk dirinya wanita yang paling cantik. Kali ini pilihannya jatuh pada seorang wanita yang suaminya dan ketiga saudara laki-lakinya dan seluruh keluarganya telah diperintahkan untuk dipenggal kepalanya di depan matanya. Nama wanita itu adalah Rihana bint Amro. Muhammad berkata kepadanya, “Daripada menjadi budakku, saya akan membebaskan kamu dan menikahimu.” Ia menjawab: “Lebih terhormat bagiku untuk menjadi budakmu daripada menjadi istri seorang penjagal manusia.” Dia kemudian meludahinya dengan harapan agar sang nabi besar itu akan memerintahkan dirinya untuk dibunuh. Tetapi ternyata Muhammad tidak membunuh wanita cantik. Melainkan, dia menyimpannya sebagai seorang budak dan berhubungan intim dengannya sementara kaki dan tangan wanita itu terikat.

    Allah seperti apa yang akan mengirim seorang nabi yang bajunya masih berlumuran darah sembilan ratus orang, dan mencari kepuasan seksual dengan seorang wanita yang lebih memilih menjadi budak dan kematian, daripada menjadi “istri dari seorang penjagal manusia.”

    Tentu saja kaum Yahudi sejak itu mewarisi kebencian terhadap Muhammad dan para pengikutnya. Dan mereka masih mengingat betapa banyak pembunuhan dan penyiksaan yang dia lakukan terhadap nenek moyang mereka dari Bani Quraiza.

    Terorisme hari ini bukan datang tiba-tiba, bukan pula temuan metode baru! Muhammad telah memberi patron terbaik untuk sebuah teror dan intimidasi dengan penutup jubah perjuangan demi agama Allah.
    Kisah Fatimah bint Rabi’a

    Fatima bint Rabi’a adalah wanita dipakai sebagai contoh karena harkat dan martabatnya. Dia menolak untuk mengakui Muhammad sebagai seorang nabi, malahan mengutuknya. Dan Muhammad, nabi yang dianggap pengampun, ternyata tidak melupakan orang ini. Ketika Muhammad menginvasi suku Bani Fazara, dia membunuh sebagian besar rakyatnya tetapi mengambil Fatimah bint Rabi’a sebagai tawanan bersama dengan anak perempuannya. Muhammad memerintahkan agar Fatimah itu disiksa, sebagaimana yang ditulis oleh Al-Athir dalam buku-nya.

    Setelah budak tersebut selesai melakukan perbuatannya yang najis, Muhammad masih memanggil Zayd bin Haritha dan memerintahkannya untuk menuntaskan pembunuhan terhadap Fatimah, walaupun banyak orang meminta pengampunan untuk dirinya. Al-Tabari menulis: “Muhammad memerintahkan Zayd bin Haritha untuk membunuh Fatimah, yang dikenal sebagai Umm Qirfa. Dia membunuhnya dengan sadis yaitu dengan cara mengikat kedua kakinya dengan dua tali yang diikat pada dua unta. Dia memaksa unta tersebut berlari ke arah yang berlawanan sehingga perempuan itu robek menjadi dua bagian.”

    Betapa menjijikkan pembunuhan itu! Tuhan manakah yang dapat mengilhami seseorang untuk melakukan hal tersebut, dan tetap harus disebut sebagai Tuhan yang ”Maha Pengasih dan Maha Penyayang?” Bagaimana Muslim bisa mempercayai bukan saja kebohongan dan kepalsuan Muhammad, tetapi juga kekejamannya?! Jangan lupa bahwa kekejaman seperti itu berkali-kali dilakukan dalam setiap kesempatan sehabis perangnya Muhammad.

    Betapa jauhnya perbuatan nabi besar itu dari ajaran Yesus dari Nazaret, yang rela mengampuni mereka yang mengolok bahkan menganiaya dan menyalibkan diriNya, dan yang dibalas oleh Yesus dengan meminta pengampunan atas dosa mereka kepada Bapa-Nya.
    Tambahan Kisah Safiyah bint Huyay

    Kisah yang baru saja Anda baca tidak berbeda dengan kisah Kinana bin Al-Rabi’a, yang menjadi tawanan pada serangan Khaibar. Muhammad bertanya mengenai letak hartanya yang disembunyikannya. Sebagai jawabannya, Kinana sekaligus kehilangan semua kekayaan yang tersimpan.

    * [Muslim selalu mendalilkan motif Nabinya disini berperang melawan kafir Yahudi, tetapi lihatlah betapa kasat mata motif sejatinya adalah perampokan.]

    Muhammad kemudian memerintahkan untuk membawa Safiyah, istri Kinana, dan menyaksikan bagaimana suaminya diikat, dilepaskan bajunya, dan di capkan dengan besi kepada bagian-bagian tubuh Kinana yang sensitif. Safiyah didudukkan dipangkuan Muhammad, dipaksa untuk menonton suaminya disiksa. Setelah penyiksaannya, Muhammad memerintahkan agar Kinana dipenggal dengan pedang dimuka umum, kemudian menikahi istrinya!

    Bila hal seperti itu terjadi pada nabi selain Muhammad, kaum Muslim akan mengutuki: “Nabi binatang!” atau “Setan alas!” Coba periksalah semua perilaku para nabi satu persatu tanpa pembelaan buta: Bisakah perilaku seperti itu bagian dari perilaku nabi Tuhan yang sejati?

    Beberapa kaum Muslim mungkin akan mengatakan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut adalah palsu terhadap rasul mereka. Saya menjawab: Saya berharap dari lubuk hati saya bahwa itu adalah tuduhan palsu, tetapi kebenaran selalu pahit. Saya mengetahui ini dari pengungkapan fakta-fakta yang diplintirkan, juga dari pengalaman pribadi, karena saya merasakan sendiri kepahitan yang sama dari ajaran dan tindakan-tindakan nabi dan tuhannya Islam, saat saya menemukannya sendiri. Mengerikan, sangat mengerikan, untuk menghubungkan Tuhan yang Suci dan Murni dengan kejahatan dan tipu daya palsu, sementara Tuhan sejati sama sekali tidak bersalah atas ucapan dan tindakan-tindakan Muhammad.

    Tipu daya Muhammad berhasil karena kebodohan orang Arab di zaman kebodohan. Bagaimana tipu daya ini bisa diterima oleh orang-orang terpelajar pada abad ke 21, dimana ilmu pengetahuan menyediakan begitu banyak fakta dan pencerahan?
    Ikuti Muhammad dalam Perang atau: Mati

    Ketika Amr bin al-Aas tiba di Yaman untuk memaksa rajanya membayar upeti jika dia tidak memeluk Islam, sang raja bertanya kepadanya: “Bagaimanakah semua kaum Quraishi menjadi Muslim?” Al-Aas menjawab:

    “Kaum Quraishi mengikuti Muhammad karena mereka mempunyai keinginan untuk memeluk Islam atau karena mereka takut sebab mereka dikalahkan dengan pedang. Dan sekarang kamu adalah satu-satunya yang tersisa (yang bukan Muslim). Jika kamu tidak memeluk Islam hari ini, kuda-kuda akan berlari di atasmu dan rakyatmu. Peluklah Islam dan kamu akan hidup dalam kedamaian dan kuda-kuda serta penunggangnya tidak akan menyerangmu.”

    Dengan kata lain, pilihannya hanya Islam atau mati. Ikuti Muhammad atau mati – sebuah pilihan perbudakan dan sebuah taktik teroris yang teramat keji, rancangan Muhammad Utusan Allah. Ibn Ishaq menulis:

    “Utusan Allah mengirim Khalid bin Al-Walid kepada bin Al-Haris, untuk disampaikan kepada suku Najran, yang beragama Kristen dan berkata kepadanya: Jika kamu memeluk Islam dan membayar zakat, kamu akan diterima; jika kamu bilang tidak, aku akan membunuhmu dengan pedang.”

    Suku tersebut mengirim beberapa orang dari Al-Haris kepada Utusan Allah dengan patuh. Apa yang dikatakan Utusan Allah kepada orang-orang tersebut? “Jika kamu tidak memeluk Islam, aku akan memenggal kepalamu di bawah kakimu!”

    Teror dan mental terorisme tidak hanya didemonstrasikan dalam tindakan-tindakan Muhammad, tetapi juga dicatat sebagai pewahyuan dari Allahnya dalam Al-Qur’an, yang mendukungnya untuk menteror, membunuh dan menumpahkan darah orang tidak berdosa.

    Surah 4:74 mengatakan

    Surah Muhammad mengatakan

    Surah Al-Anfal 8:60 mengatakan

    [94]: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang kamu menggetarkan (teror) musuh Allah, musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya.”

    [Surah 33:26 mengatakan, ”…dan Dia memasukkan rasa takut (teror) kedalam hati mereka. Sebagian kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan”
    Kasih versus Teror

    Teror jelas-jelas diperintahkan Allah, untuk ditanamkan ke dalam hati para musuh Islam. Maka Islam adalah tempat subur untuk menggunakan teror dan terorisme sebagai alat untuk menaklukkan keimanan seseorang.

    Saya percaya, kebenaran sejati yang datang dari Surga tidak membawa pedang, ataupun memerintahkan pertumpahan darah orang tidak berdosa. Surga menyatakan: “Kasihilah musuhmu.” Dia tidak mengatakan, “Jagallah musuhmu.” Surga mengatakan: “Berkatilah mereka yang mengutukmu.” Tidak mungkin Surga mengatakan: “Wahai Nabi, kobarkanlah semangat para mu’min itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus diantaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.”

    Surga yang mengampuni berkata

    Tetapi Surga tidak akan menghasut dan menyombong

    Penyebaran Islam setelah Muhammad juga dicapai dengan ujung pedang, seperti yang digambarkan dalam bendera mereka. Ibn Al-Asam Al-Garhami mengatakan di dalam bukunya Tales of Battles bahwa jumlah orang yang terbunuh dari awal panggilan kenabian Muhammad hingga kematiannya melebihi 30,000 jiwa. Dan mereka yang menemui ajalnya oleh pedang Islam dari awal pendirian Islam hingga 1250 Hijrah (sekitar tahun 1750 Masehi) mencapai sekitar sepuluh juta jiwa. Di Spanyol sendiri, kaum Muslim membunuh lebih dari 1.5 juta jiwa dari abad ke-8 Masehi hingga mereka diusir dari Spanyol pada tahun 1492.
    Perang antar Muslim: Pembunuhan Utsman bin Affan

    * [Muhammad memberlakukan pedang dan menghalalkannya terhadap kafir. Ia mungkin tidak sadar akan firman Yesus yang mengatakan sebaliknya, “Siapa yang menggunakan pedang akan binasa oleh pedang” (Mat.26:52). Pedang disini tentu “pedang” dalam arti luas tentang kebrutalan, pembunuhan, dan pertumpahan darah. Dan benarlah, ternyata pengembangan Islam yang mengandalkan pedang berbalik menjadi korban pedang itu juga di kalangannya. Kenapakah Muslim tidak me-renunginya serta menganalisa dan memastikan sejarah intern Islam itu sendiri?]

    Kejadian yang paling tepat menggambarkan “pedang makan tuan” adalah fakta pembunuhan terhadap penerus-penerus Muhammad (yakni para Kalifah) dan pemimpin-pemimpin Muslim oleh kalangan Muslim sendiri. Salah satu diantaranya adalah Utsman bin Affan, Khalifah ketiga yang menyumbangkan 10,000 dinar kepada Muhammad, ketika dia pertama kali mulai menyebar-luaskan panggilan kenabiannya. Al-Halabi menulis tentang dia:

    “Utsman bin Affan datang dengan uang sepuluh ribu dinar dan meletakkannya di dalam tangan dan dada Muhammad. Muhammad mulai mengambil uang tersebut, memeriksanya, membalik-balikannya ke setiap arah dengan hati-hati dan gembira sambil berkata, ‘Semoga Allah memberikan pengampunan atas semua dosamu, yang tidak diketahui dan yang diketahui oleh umum, Wahai Utsman. Semoga Allah memberikan kepadamu pengampunan untuk apa yang kamu lakukan di hari kemarin dan apa yang kamu lakukan di hari esok hingga hari pengangkatan. Tidak akan ada sesuatu apapun yang dilakukan Utsman yang akan melukai dirinya mulai hari ini.”

    Penulis-penulis Islam sendiri memberikan kita banyak penjelasan mengenai pembunuhan terhadap diri Utsman. Dua orang Muslim yang berpengaruh, Muhammad bin Abu Bakar dan Ammar bin Yasir, datang ke hadapan Utsman ketika dia sedang membaca Al-Qur’annya Muhammad. Mereka menyiksanya kemudian membunuhnya. Mereka juga menginjak jenggotnya dengan sepatu mereka – sebuah tanda penghinaan besar. (Jangan lupa bahwa Utsman adalah salah satu dari 10 pembawa kabar baik yang berkhotbah tentang Surga. Dia juga adalah orang yang telah diberikan kepastian oleh Muhammad bahwa semua dosanya, yang lalu dan yang akan datang, akan diampuni, setelah dia membayar 10.000 dinar.)

    Ironisnya, dia dibunuh oleh seorang pembawa kabar baik lainnya, Ammar bin Yasir, yang berasal dari sebuah suku yang disiksa oleh kaum Quraishi karena Muhammad. Dengan demikian, seperti ucapan Muhammad, bukankah yang membunuh dan yang dibunuh sesama Muslim akan masuk ke dalam api neraka? Apakah Utsman benar-benar pergi ke Surga hanya karena sepuluh ribu dinar yang dia sumbangkan kepada Muhammad, karena ia memang dijanjikan Surga? Apakah Ammar bin Yasir, salah satu dari pembawa kabar baik tentang Surga – tetapi yang membunuh sesama orang Muslim – pergi ke Surga? Apakah kaum Muslim memikirkan hal-hal ini? Apakah Utsman dan Ammar pergi ke surga atau ke neraka? Menurut Muhammad, mereka pergi ke surga. Tetapi juga menurut Muhammad mereka pergi ke neraka! Faktanya, Kalifah ketiga ini dibunuh oleh Ammar dan anak dari Khalifah pertama.

    * [Muhammad sendiri tidak luput dari hukum “pedang berbalas pedang”. Ia kena racun dari perempuan Yahudi yang ditawannya di Khaibar, dan Allah tidak menghindarkan atau memunahkan racun itu dari padanya, seperti yang diakui oleh Anas bin Malik: ”Saya selalu mengetahui pengaruh racun itu dalam kerongkongan beliau (HS Bukhari 1220). Aisyah menyaksikan betapa Muhammad menderita, bukan hanya karena sakit keracunan makanan tersebut di saat-saat kritisnya, ”Hai Aisyah! Saya senantiasa merasa pedih makanan (racun) yang saya makan di Khaibar. Itulah waktunya saya merasa tali jantung saya putus karena racun itu”; Tetapi harapan dan permohonannya untuk keselamatan dirinya di akhirat juga tidak menentu, karena tidak ada tanda-tanda dijawab lagi oleh Jibril maupun Allah. Muhammad hanya bergumul sendirian dengan maut. Ketika seseorang siap-siap menghembuskan nafas terakhirnya, ia akan melepaskan segala atribut ke-egoannya dan dengan kata-kata terakhir ia mengakui dengan sepenuh kejujuran. Dan itulah yang juga terjadi pada diri Muhammad, yang berkata: “Wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan Teman yang Mahatinggi... Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: “Teman Yang Maha Tinggi”. Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau.” (HSB.1570, 1573, 1574). Tak bisa lain lagi, Muhammad harus dengan jujur meninggalkan dua kebenaran diujung napas terakhirnya: (1). Bahwa ia adalah orang berdosa yang perlu diampuni. Dan (2) bahwa ada satu sosok baru yang disembunyikannya selama ini, yaitu, ”Teman Yang Maha Tinggi” yang akan mengadilinya di hari pengadilan.]

    Bab 5

  27. Dalam bab ini, Anda akan melihat bagaimana Muhammad berperilaku dalam masyarakat secara umum. Silahkan Anda mempertimbangkan apakah tindakan-tindakan tersebut pantas untuk seorang nabi yang mengaku sebagai utusan Allah.
    Daftar isi
    [sembunyikan]

    * 1 Kisah tentang Ali
    * 2 Berhubungan Intim dengan Wanita yang sudah Menikah
    * 3 Hak untuk Membunuh
    * 4 Lebih buruk dari Standar Ganda
    * 5 Bab 4

    Kisah tentang Ali

    Ali bin Abu Talib adalah sepupu dari Muhammad dan salah satu dari sepuluh sahabat nabi yang membawakan pesannya. Dia pernah satu kali menyelamatkan Muhammad, dengan cara mengambil posisi Muhammad di tempat tidurnya (di mana dia sendiripun hampir mati), ketika Muhammad kabur dari kota tersebut.

    Ali adalah suami Fatimah, anak perempuan dari Muhammad. Hal paling buruk yang ditakuti oleh Fatimah adalah bahwa Ali akan meniru Muhammad dan sahabat lainnya yang masing-masing memiliki banyak istri, setidaknya empat seperti yang diizinkan oleh Al-Qur’an, Muhammad, “Jibril” dan Allah. Benarlah, ketika Ali mengumumkan pertunangannya dengan anak perempuan ‘Amr bin Hisham

    Keputusan nabi ternyata melupakan ajaran Tuhannya dan tunduk pada keinginan anak perempuannya, dan melarang Ali untuk memiliki istri selain Fatimah. Saat nabi pergi ke Masjid pada masa itu dan dari panggung, dia berteriak: “Aku tidak mengizinkan, aku tidak mengizinkan, aku tidak mengizinkan dia untuk menceraikan anak perempuanku karena anak perempuanku adalah bagian dari diriku. Apa yang menyakitinya, menyakitiku.”

    Mengapa Fatimah, anaknya bisa dikecualikan? Apakah anak perempuannya memiliki perasaan yang tidak dimiliki oleh para istri lain? Aisyah, Hafsah, Umm Salamah, Maria, Zainab dan lain lain harus menerima nasib dimadu, tetapi kenapa Fatimah tidak diizinkan dimadu? Muhammad membela diri dan berkata: “Fatimah adalah bagian dari diriku dan apa yang menyakitinya, menyakitiku.” Mengherankan! Tidakkah Aisyah adalah bagian dari ayahnya, Abu Bakar, sahabat Nabi dan penerusnya yang pertama? Tidakkah Hafsah, anak perempuan dari Umar adalah bagian dari Umar, sahabat Nabi dan penerusnya yang kedua? Sangat mengherankan bila menyaksikan bagaimana umat Muslim mencoba membenarkan keputusan diskriminasi sang nabi dengan mengatakan: “Tunangan dari Ali adalah seorang Muslim, tetapi karena ayahnya adalah seorang kafir, maka Ali tidak diizinkan untuk menikahinya.” Tetapi tidakkah Umm Salamah adalah seorang Muslim saat Muhammad menikahinya dan ayahnya adalah seorang kafir? Bagaimana dengan Maria orang Mesir yang Kristen Coptic / Kibti ? Mengapa Allah izinkan wanita-wanita ini dinikahi dengan Muhammad?

    Saya berani bertaruh, jika Ali tetap bertekad atas keputusannya untuk menikah lagi, pasti akan turun sebuah ayat ”jibril” pada keesokan harinya untuk membatalkan niat Ali! Ulama Muslim yang mencoba melindungi Muhammad dari diskriminasi ini hanyalah mampu melakukan argumentasi yang bodoh.
    Berhubungan Intim dengan Wanita yang sudah Menikah

    Di sini terdapat kisah lain yang bisa mengakibatkan seseorang untuk merasa muak. Sang Nabi mengatakan: “Wanita-wanita yang sudah menikah diantara kaum tahanan adalah sah untuk kamu nikahi, Wahai kaum Muslim.” Setelah serangan Awtas, banyak wanita yang menjadi tahanan (budak tawanan), ketika suami mereka masih hidup. Sejumlah pejuang Muslim yang masih ada moral menolak untuk melakukan hubungan intim dengan wanita-wanita tersebut terlepas dari fakta bahwa nabi telah memerintahkan mereka. Namun untuk meyakinkan pengikutnya, Muhammad sudah siap dengan sebuah ayat dari tuhannya, dan “jibril” sudah siap-sedia untuk menurunkannya:

    “dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) diantara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

    Sangat menabjubkan! Banyak ulama mendukung kisah sang nabi, yang menjadikan sah bagi seorang Muslim untuk melakukan hubungan intim dengan wanita-wanita tawanan yang sudah menikah.

    Ibn Kathir menyebutkan cerita lengkapnya:“Abu Sa’id Al-Khudri mengata-kan, kami menangkap beberapa wanita tahanan Awtas dan mereka memiliki suami. Sehingga kami berpikir adalah sebuah kezaliman untuk melakukan hubungan intim dengan mereka. Namun, sang Nabi memerintahkan kita untuk melakukannya, tetapi kami menolak. Akibatnya, sebuah ayat turun yang membuat vagina mereka halal bagi kami.”57

    Namun mereka harus menerima kenyataan bahwa Tuhan demikian hanyalah tuhan yang paling bejad amoral, karena hubungan tersebut sama saja dengan pemerkosaan! Allah manakah yang menghalalkan perkosaan atas wanita tawanan yang bersuami?

    * [Dan surga manakah yang tidak akan ribut tatkala suaminya memprotes sipemerkosa Muslim itu kelak diakhirat?]

    Itu sebabnya walaupun sekarang kita hidup dalam masa pesawat luar angkasa, jauh lebih maju dari masa Badui-nya Muhammad, pemerkosaan budak masih diterima di negara-negara Islam.

    Hal lain yang tak kalah kejinya adalah, pernyataan yang dibuat oleh Muhammad dalam Al-Hadits yang merupakan esensi dari gerakan terorisme, dalam pemahaman yang paling dalam: “Dia yang membunuh seseorang, mempunyai hak atas segala hartanya.”
    Hak untuk Membunuh

    Kesewenangan Muhammad tidak hanya terbatas pada diskriminasi yang mengecualikan anak perempuannya, Fatimah. Muhammad juga menghalalkan seorang saudara membunuh saudaranya sendiri atau seorang bapak membunuh anaknya, atau seorang anak membunuh bapaknya, selama perang dalam menyebarkan Islam. Disitu seorang anak dapat membunuh ayahnya jika ayahnya tidak memeluk Islam. Menjadi halal untuk membunuh seorang saudara atau teman yang tidak beriman pada Islam, sehingga dianggap musuh Allah! Namun ajaib, kembali hukum ini tidak berlaku untuk saudara-saudara dari Muhammad! Diskriminasi tidak logis dan yang sesuka hati ini dicatat dalam lebih dari satu referensi Islam, termasuk The Life of the Prophet oleh Ibn Hisham, yang menulis:

    “Ibn Ishaq bercerita bahwa Ibn Abbas mengatakan, bahwa Nabi berkata kepada sahabat-sahabatnya selama Perang Badar.

    Setelah Hudhayfah menantang Muhammad mengenai masalah ini, Muhammad berkomentar kepada Umar Ibn al-Khattab: “Apakah paman dari Rasul Allah harus dibunuh dengan pedang?” Logika aneh apakah itu? Tidakkah pamannya juga seorang kafir sama seperti kafir lainnya? Tidakkah keluarganya adalah kafir sama seperti kafir lainnya di Quraishi, sukunya sendiri, yang diperintahkan untuk dibunuh tanpa ampun oleh anak-anak mereka sendiri, ayah mereka, saudara dan teman-teman mereka?
    Lebih buruk dari Standar Ganda

    Kisah diskriminasi dan standar ganda Muhammad bukan hanya terbatas pada diri dan keluarganya, melainkan diteruskan hingga ke kesukuan bangsanya, tercermin dalam pernyataannya: “Penerusku hanya boleh diberikan di antara kaum Quraishi.”

    Perkelahian sengit terjadi pada saat Muhammad meninggal, karena kandidat pertama untuk menggantikan Muhammad adalah Sa’d Ibn Ubadah dari Ansar. Al-Suyuti berkata: “Muhammad mengatakan, kepemimpinan dan kekhalifahan setelahku harus berada di tangan suku Quraishi.”

    Lebih jauh lagi, Muhammad tidak hanya memberi hak eksklusif kepada Quraishi sebagai penerus Kalifah, namun juga mempraktekkan diskriminasi pada saat pembagian penjarahan perang. Ia memporsikan rampasan kepada Quraishi pagan lebih banyak ketimbang kepada Muslim non-Quraishi!

    Sheikh Abu Sa’id Al-Khudri menceritakan:

    “Nabi, setelah Perang Hunein,

    Sikap ketidak-adilan Muhammad kerap terulang dan Anda dapat membacanya dalam banyak referensi tentang keislaman.

  28. 1.
    Muhammad anak yatim piatu sejak kecil. Ia diasuh oleh kakeknya. Setelah kematian kakeknya, pamannya Abu Talib menjadi walinya, dari umur 8 hingga 25 tahun. Dia kemudian menikahi Khadijah. Abu Talib masih hidup hingga tahun kesepuluh dari “siar kenabian” Muhammad. Dia dan anak-anaknya merupakan pendukung terbesar Muhammad. Namun kita harus bertanya mengapa Abu Talib, pamannya sendiri, tidak mengakui kenabian Muhammad hingga ajalnya? Ketika ajal menghampiri Abu Talib, Muhammad memasuki kamarnya, dimana Abu Jahl dan Abd Alla bin Umia juga berada. Muhammad berkata: “Paman, katakanlah, ‘Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah.” Tetapi paman ini berkata, “Saya adalah pemeluk agama Abd Al-Muttalib (ayahnya).” Dia jelas menolak undangan Muhammad untuk memeluk Islam.

    Apakah Abu Talib, seorang Yahudi, Kristen atau kafir? Beberapa sarjana mengatakan dia adalah seorang pagan yang mengimani Manat dan Uzza, dewi-dewi pujaan Mekah. Yang lain mengatakan dia simpatisan Kristen yang mengimani Al Masih dan Alkitab, buktinya terdapat dalam pernyataannya: “Orang-orang terbaik mengetahui bahwa Kutum (panggilan untuk Muhammad) adalah pengikut dari Musa dan Al Masih anak Maryam.” Walau demikian, Abu Talib tetap menolak untuk mengakui Muhammad sebagai nabi dan terus memanggil dia dengan sebutan Kutum.

    Abu Jahl adalah paman kedua dari Muhammad, dikenal dengan nama Abu Al-Hakam,

    Muhammad telah mencapai umur 25 tahun, dan belum juga menikah, walaupun umur rata-rata bagi kaum pemuda untuk menikah adalah 18 tahun. Ketika seorang pemuda mencapai umur 20-an tanpa menikah, dia biasanya dipertanyakan! Mengapa Muhammad tidak menikah hingga berumur 25 tahun? Ya, paman dari Muhammad (Abu Talib) ini teramat miskin. Semasa itu, Muhammad tidak mempunyai sesuatu apapun yang dapat membantu dirinya untuk menikah. Karena alasan ini, Muhammad tidak dapat menikah hingga datangnya seorang janda berumur 40 tahun dengan banyak harta. Namanya adalah Khadijah bint Khuwailid, seorang janda sekte Kristen yang mendapatkan banyak warisan dari suaminya. Pada pernikahannya, Abu Talib, pamannya membuat pernyataannya yang terkenal: “Terpujilah Allah yang telah melepaskan kita dari kekhawatiran dan kesulitan.”

    Muhammad menikah setelah upacara kristiani dilaksanakan dalam salah satu biara. Dia tidak berani menikahi wanita lain selama Khadijah masih hidup, walaupun Khadijah hampir berumur 70 tahun pada saat kematiannya. Namun frustrasi serius muncul dalam diri Muhammad setelah kematian Khadijah, hingga dia menikahi dua gadis muda pada malam yang bersamaan: Aisha yang berumur sembilan tahun dan Sawdah bin Zam’ah yang berumur 27 tahun.
    Daftar isi
    [sembunyikan]

    * 1 Panggilan Kenabian Muhammad
    o 1.1 Al-Halabi menulis
    o 1.2 Ibn Hisham telah menulis
    o 1.3 Al-Halabi mencatat
    * 2 Bab 2

    Panggilan Kenabian Muhammad

    Kapankah pewahyuannya mulai? Bagaimana Muhammad mengaku bahwa dirinya adalah nabi? Siapa yang mengatakan kepadanya bahwa dia adalah Rasul Allah untuk bangsa itu? Kisahnya dimulai di gua Hira ketika Muhammad bertapa hingga terlelap. Lalu datanglah satu sosok (ruh) yang memaksanya membaca sesuatu hingga 3 x sambil mencekiknya setiap kali ia (Muhammad) menjawab ”aku tak bisa membaca”. Apa komentar para ahli dan sarjana Muslim tentang kisah ini?
    Al-Halabi menulis

    * [Dan bagaimana Khadijah mampu memastikan hal-hal tentang ruh dan kenabian, sementara dia hanya seorang awam-agama dan pedagang, dan bahkan belum tahu Islam?]

    Al-Suyuti

    Mempelajari sejarah Muhammad menimbulkan banyak pertanyaan. Tidak dapatkah si pembawa wahyu turun kepadanya tanpa menimbulkan banyak masalah? Tidakkah si malaikat dapat meyakinkan Muhammad bahwa dia adalah Rasul Allah? Apakah dia tidak mampu meyakinkannya mengenai panggilannya? Bagaimana mungkin malah istrinya yang meyakinkan Muhammad daripada si malaikat yang diutus itu? Tidak dapatkah malaikat menghilangkan kebingungannya, sampai-sampai dia mengira malaikat itu adalah setan? Bukankah malaikat tersebut dapat dengan mudah membuktikan bahwa dirinya adalah malaikat Tuhan, jika dia memang benar-benar demikian? Disinipun kita sudah menemukan kejanggalan luar biasa!

    Tapi ada yang lebih janggal lagi: Bagaimana Muhammad dan Khadijah pada akhirnya yakin bahwa Muhammad adalah salah satu dari para nabi? [Sebuah testing yang berkonotasi sex dilakukan oleh Khadijah terhadap Ruh/ Jibril.]
    Ibn Hisham telah menulis

    “Khadijah mengatakan kepada Muhammad, apakah engkau dapat mengatakan kepadaku tatkala kawan yang mengunjungimu (ruh/ Jibril) itu datang? Muhammad menjawab, ”Ya”. Ketika dia datang, Muhammad memberitahukan kepada Khadijah. Khadijah berkata lagi ”Apakah engkau melihatnya sekarang”? Muhammad menjawab, ”Ya”. Dia mengatakan, berbaliklah dan duduk di paha sebelah kananku. Muhammad pun melakukannya. Dia mengatakan kepadanya, ”apakah engkau masih dapat melihatnya”? Muhammad menjawab, ”Ya”. Khadija kecewa dan membuka kijabnya dan melemparkannya ke bawah, saat Muhammad sedang duduk di pangkuannya, Khadijah berkata kepada Muhammad: ”Apakah engkau masih dapat melihatnya”? Dan Muhammad menjawabnya, ”Tidak”. Khadijah berkata kepadanya: ”Yakin dan bersukacitalah, demi Allah, dia adalah malaikat dan bukan setan, karena setan tidak akan malu (dan menghilang jika wanita membuka baju), tidak seperti malaikat.”

    [12] [13] Ini adalah ujian dari Khadijah untuk memastikan bahwa Muhammad adalah seorang nabi, dan bayangan tersebut adalah malaikat, bukan setan. Masuk akalkah ini?!

    Semua nabi-nabi terdahulu tidak perlu diyakinkan mengenai wahyu dari Tuhan. Lalu mengapa cerita tersebut dibutuhkan untuk memastikan pemanggilan Muhammad sebagai nabi? Tidakkah Tuhan dapat memberikan semua pengetahuan tersebut kepada nabinya tanpa cerita-cerita dongeng yang aneh-aneh? Saya melihat keganjilan lainnya. Mengapa ruh yang diutus menurunkan wahyu itu harus mencekiknya hingga hampir mati, tiga kali? Cerita itu menimbulkan banyak pertanyaan dan keanehan.

    * [Dan lagi, sebetulnya apa perlunya penyampaian teks tersebut harus mati-matian dipaksa baca oleh Muhammad yang memang ummi itu? Bukankah Qur’an sendiri diyakini diturunkan dengan ayat-ayat yang “terang”, dengan “lidah Arab yang jelas?” Surat 57:9, 26:195, dll.]

    Al-Halabi mencatat

    “Setiap kali (bagian dari) Al-Qur’an turun kepada Muhammad, dia akan pingsan setelah sebelumnya dia gemetar dan merinding. Matanya tertutup dan mukanya letih dan dia akan mendengkur seperti unta. Hal-hal tersebut terjadi kepadanya sebelum pewahyuan turun kepadanya. Mereka juga berusaha melindunginya dari mantra si mata jahat.”

    Dia juga mencatat:

    “Pada waktu wahyu turun kepadanya, dahi Muhammad akan berlumuran keringat, bahkan pada hari-hari dingin, dan matanya akan menjadi merah seperti orang mabuk. Muhammad biasa mengatakan, Setiap kali saya menerima wahyu, aku berpikir bahwa aku akan mati.”

    Setiap dokter cenderung memastikan bahwa hal-hal tersebut adalah tanda-tanda penyakit epilepsi. Mengapa seorang nabi besar mendapatkan serangan sejenis epilepsi ketika sebuah wahyu turun kepadanya? Yang seharusnya terjadi dalam setiap penampakan selayaknyalah kedamaian, suka cita, keyakinan dan kepercayaan. Dapatkah kita belajar mengenai sifat asli dari “Jibril,” yang justru memberikan dampak buruk seperti yang dirasakan oleh Muhammad?

    Namun, apakah seorang malaikat benar-benar muncul di hadapan Muhammad? Atau itu adalah ciptaan imajinasinya sendiri? Saya yakin itu bukan malaikat. Pertama, malaikat Tuhan membawa damai sejahtera bukan ketakutan! Sebagai contoh, ketika malaikat datang ke Maria untuk menyampaikan berita tentang kelahiran dari Kristus, hal pertama yang dia katakan adalah, “Damai sejahtera atasmu.” Maria dipenuhi dengan kedamaian, iman dan suka cita. Dia tidak dicekik, ataupun mengalami pengalaman yang aneh-aneh, sakit kepala dan mata berputar-putar. Malaikat asli datang dengan kedamaian, bukan dengan gejala epilepsi!

    Kedua

    * [malahan digambarkan disitu bahwa ”Jibril” berkeliaran tanpa menurunkan wahyu atau entah apa kerjanya secara khusus. Bukankah kehadirannya tidak akan sembarangan, melainkan penuh makna, khidmat dan berotoritas? Dan bukan asal-asalan – bahkan tidak senonoh – seperti yang didongengkan itu? (Lihat Qs.53:4-14)]

    Malaikat macam apa yang tidak menyadari hal sekecil ini? .

  29. Ketika saya duduk di kelas 1 SMP, guru agama kami, Mahmood Qasem, mengatakan bahwa “Allah membimbing siapapun yang dia inginkan” dan “Allah mensejahterakan siapapun yang dia inginkan tanpa batas.” Saya mempunyai hubungan yang sangat baik dengannya. Sayangnya, hal tersebut tidak berlangsung lama, karena suatu hari dia mengatakan di kelas: “Allah mensejahterakan siapapun yang dia kehendaki tanpa batas.”

    Kemudian dia mengkontradiksikan dirinya dengan mengutip ayat yang lain: “Carilah dengan rajin di tempat-tempat paling rendah dan makanlah makanannya, karena pada Dialah terdapat keputusan terakhir.” Ayat-ayat lain dari Al-Qur’an mengatakan bahwa Allah menyesatkan siapapun yang dia inginkan.

    Kira-kira empat bulan kemudian, guru saya mengutip sesuatu yang mirip dengan yang sebelumnya, mengandung kontradiksi serupa. Dan saya kembali mempertanyakannya! Dan ia berjanji akan menjawab kemudian, tetapi sekali lagi ia tidak melakukannya. Sebaliknya ia malah memanggil ayah saya, dan mengatakan masalah saya kepadanya. Lantas sayapun mengutarakan pertanyaaan saya. “Ayah, di dalam Al-Qur’an terdapat ayat yang menyatakan bahwa Allah membimbing siapapun yang dia kehendaki dan menyesatkan siapapun yang dia kehendaki. Saya meyakini bahwa saya adalah salah satu dari mereka yang disesatkan oleh Allah.”

    Itulah awal dari keraguan saya. Keraguan terus bertambah, namun dalam kesibukan kehidupan bisnis saya, saya mencoba untuk melupakannya. Namun saya mempunyai terlalu banyak pertanyaan yang butuh jawaban. Karena itu, 18 tahun yang lalu, saya mulai membaca Al-Qur’an dan Hadits (tradisi dari Muhammad dan pengikutnya). Saya mempelajari dengan mendalam kegiatan Muhammad dan penerus-penerusnya.

    Setelah saya banyak membaca mengenai hal ini, lambat laun sebuah gambaran mulai tampak jelas. Saya menjadi yakin, bahwa Al-Qur’an adalah buku ciptaan manusia dan Muhammad bukan utusan Tuhan. Hubungan saya dengan agama telah berakhir dan saya tidak mempunyai ikatan dengan Islam, selain hidup dalam masyarakat Muslim. Saya berada dalam situasi yang pelik. Saya menyadari bahwa Islam bukanlah Kebenaran dan tidak mungkin merupakan Kebenaran. Tetapi dimanakah Kebenaran itu?

    Setelah mempelajari secara mendalam Al-Qur’an dan Hadits Muhammad serta penerusnya, sebuah gambaran aneh mengenai Islam terbentuk dalam kepala saya. Bagaimana bisa Muhammad menguasai pemikiran dari lebih dari satu milyar orang di dunia ini? Tidakkah mereka bisa berpikir? Tidakkah mereka membaca? Jawabannya ada dalam pengalaman Muslim, juga muncul pada saya saat ini: “Ketakutan terhadap yang menakutkan” adalah sebuah prinsip yang diformulasikan oleh Muhammad, untuk memimpin dan menguasai hati manusia melalui ketakutan. Tetapi apa yang ditunjukkan oleh prinsip ini? Saya hanya bisa memastikan bahwa Muhammad, anak dari Abdullah, adalah salah satu orang jenius terbesar dalam sejarah. Dia menggunakan kecerdasaannya untuk memformulasikan sebuah prinsip yang sederhana namun licik, yaitu menakuti manusia melalui sebuah agama!

    Karena menghadapi kesulitan di Mekah, dia hijrah ke Medina dengan 30 orang, dan jumlah pengikutnya bertambah dua kali lipat di sana. Namun kesulitan mulai menghimpit. Dimana dia bisa mendapatkan uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka? (Bagaimana dengan tempat tinggal, makan, dan pekerjaan?) Bagaimana membiayai pembangunan rumah-rumah baru setelah kematian Khadijah, lalu menikahi dua wanita dan membangun rumah bagi mereka? Enam bulan setelah kedatangannya di Medinah, rumahnya sudah bertambah menjadi lima.

    Merasa harus bertanggung jawab, Muhammad ternyata memanfaatkan para pengikutnya untuk merampok suku-suku dan karavan yang berangkat dari Damaskus ke Mekah. Dia merampok karavan-karavan, dan membunuh siapa pun yang mencoba melawannya [sambil membagi jarahan sebagai sebentuk kemurahan Tuhan]. Kegiatan ini menjadi cara termudah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan. Semakin banyak dana yang tersedia, semakin banyak orang yang tergiur bergabung dengan kelompoknya. Tidak puas dengan perampokan karavan-karavan kecil, maka dia mulai merampok suku-suku dan desa yang lebih besar, kemudian beberapa kota. Dia mendistribusikan harta kekayaan hasil penjarahan kepada para pengikutnya, termasuk budak-budak dan wanitanya. Tidak ada batasan mengenai penyiksaan dan pembunuhan tawanan.

    * [Dengan cerdik Muhammad mengubah konsep “jihad” yang semula dipahami para pengikutnya sebagai usaha keras untuk mengukuhkan iman – seperti doa dan puasa – kini menjadi “berperang dijalan Allah” dengan cara menyerang musuh-musuh (kafir) secara fisik dan metodis, sekalipun yang diserang nota bene masih punya hubungan famili dengan penyerang. Dan itu berhasil karena dikaitkan dengan perintah wajib dari Allah. Surat 2:216]

    Dalam tiga tahun saja, Muhammad berhasil membentuk angkatan bersenjata sebesar 6.000 lebih di antara pengikutnya.

    Pengaruh Muhammad pun menjadi kuat dan jumlah istrinya bertambah menjadi sebelas, ditambah enam gundik, dimana dia melakukan hubungan intim dengan mereka. Dikatakan bahwa dia mempunyai sekitar dua ratus pembantu dan pelayan. Tugas dari seseorang pelayan bernama Abd Al-Lah bin Mas’ud adalah untuk menjaga sepatunya. Dia mendapatkan kekayaan cukup banyak untuk membentuk sebuah pasukan. Muhammad harus mengamankan kedudukannya, sehingga “Jibril” turun membawa ayat-ayat dari Allah, tuhannya Muhammad, sesuai dengan keperluannya, dengan mengatakan bahwa siapapun yang meninggalkan Islam harus ditumpahkan darahnya (Surat 4:89). Inilah ayat yang diturunkan sebagai perlindungan mutlaknya dan memberikan kepadanya semua hak yang ia inginkan dan menghapus semua kewajibannya: “Terimalah apapun yang ditugaskan oleh Rasul kepadamu dan sangkal lah dirimu terhadap apa yang dia larang bagimu.” (Surat 59:7). Muhammad meyakini bahwa siapapun yang memeluk Islam dan kemudian berpikiran untuk meninggalkannya, ia pantas mati. Sedangkan Allah mengharuskan semua Muslim untuk taat kepada perintah Muhammad tanpa syarat. Semua orang tunduk dan takut… namun setiap orang mempunyai kewajiban tanpa batas waktu dan tempat untuk membunuh sesama Muslim yang mencoba meninggalkan Islam. *[“Kapanpun kamu menjumpai mereka (Muslim yang murtad), bunuhlah mereka...”, HS Bukhari IX/64]

    Muhammad menanamkan filsafat “ketakutan terhadap yang menakutkan” dalam hati pengikut-pengikut sucinya. Kaum Muslim bertambah (dalam jumlah dan garangnya), namun meninggalkannya berarti kematian, bahkan tidak terkecuali di tangan kerabat dan teman terdekatnya. Jika tidak, mereka akan sangat dipermalukan.

    Banyak orang memperingatkan saya untuk tidak mengumumkan keimanan saya. Tetapi jawaban saya selalu adalah: Saya berurusan dengan Tuhan yang sesungguhnya, yang namanya adalah Yesus Kristus, dan Alkitab menjamin saya:

    “Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang.” (Mazmur 91: 3-5)
    Pertemuan

    Setelah sekian lama menjadi Muslim yang tidak peduli di luar agama Muhamad, dan ketika Setan yakin bahwa saya tidak akan kembali ke agamanya. Dia mulai menteror dan menyerang saya. Pertama-tama dengan merampas harta kekayaan saya, kemudian dengan menghancurkan semua yang saya telah bangun. Mereka menyerang kesehatan saya hingga saya berada di titik hampir mati. Saya menghabiskan kebanyakan waktu saya di rumah sakit. Tak lama kemudian saya kehilangan uang dan nama baik saya.

    Di tengah-tengah kezaliman ini, seorang nyonya menelepon saya dan mengatakan “Saya ingin bertemu dengan Anda.” Saya sungguh-sungguh tidak ingin menanggapinya. Namun dia kemudian menelepon lagi, dan kali ini saya memilih untuk menemuinya, walaupun saya teramat letih dan tubuh saya sedang sakit. Ketika saya menemuinya, dia meletakkan sebuah Alkitab di tangan saya. Saya membukanya secara acak dan hal pertama yang muncul di depan mata saya: “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28). Saya terus membaca. Mengapa saya tidak pernah melihat buku ini, saat saya telah membaca ratusan buku? “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5: 44) Kata-kata indah ini tidak mungkin keluar dari mulut seorang manusia biasa, kecuali dari Tuhan yang Agung yang menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati. Hebatnya lagi, Tuhan Yesus yang penuh kasih ini mengatakan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup!” (Yohanes 14: 6)

    Ya, saya menyerahkan jiwa saya kepada-Nya dan lihat …! semuanya berubah. Semuanya dipulihkan secara bertahap kembali normal. Sepertinya saya memasuki sebuah lembah yang berbeda…sebuah lembah yang hijau permai. Saya merasakan suka cita, kedamaian dan kasih-Nya.

    Sekarang saya hidup di dalam tangan Tuhan saya. Saya tidak puas hanya dengan bertemu Dia, memuji nama-Nya dan berdoa kepada-Nya. Adalah kewajiban saya kepada keluarga dan rakyat saya untuk menghantarkan mereka kepada Kebenaran lewat kesaksian tulisan ini:

  30. 2.
    Al-Qur’an menyatakan bahwa Muhammad hanya seorang rasul, walaupun kaum Muslim menganggap dia sebagai seorang nabi agung. Namun dia dianggap seperti orang yang hidup dan mati sama seperti orang lain. Dengan kata lain, Al-Qur’an yang diturunkan kepada Muhammad tidak memberikannya karakteristik khusus, yang membedakan dirinya dengan manusia lain. Namun sangat aneh dan bertolak belakang, bahwa tiba-tiba Al-Qur’an memang membedakan diri Muhammad, dengan memberikannya lebih banyak hak keistimewaan dan sedikit kewajiban.

    Sebagai contoh, Al-Qur’an memberikan kaum Muslim hak untuk menikahi maksimum empat orang istri. Namun Al-Qur’an menyatakan:

    “Wahai, Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan perempuan mu’min yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min. Supaya tidak menjadi kesempitan bagimu”

    Allah tidak cukup puas dengan hanya memberikan Muhammad banyak istri, dia juga memberikannya carte blanche (kewenangan penuh) untuk melakukan apapun yang dia inginkan dalam soal kawin-mawin ini. Allah tidak membatasi jumlah wanita yang boleh dinikahinya, sebagaimana yang dia perintahkan ke kaum Muslim lainnya. Namun, dia memberikan dirinya sendiri hak untuk mengambil wanita manapun yang diinginkannya, bahkan yang telah menikah, iapun masih memaksa si suami untuk meceraikan istrinya, ketika sang nabi menginginkan si wanita tersebut.

    Salah satu ulama Muslim yang terkenal, Burhan El-Deen Al-Halabi, membahas hak-hak khusus dari Muhammad dalam bukunya yang terkenal, Al-Sira Al-Halabia. Al-Halabi mengatakan:

    “Jika Muhammad menginginkan wanita yang belum menikah, dia mempunyai hak untuk memasukinya (menikahinya) tanpa upacara pernikahan dan tanpa saksi atau wali. Persetujuan wanita itu juga tidak diperlukan. Namun, jika wanita tersebut sudah menikah dan Muhammad menunjukkan keinginannya terhadap dirinya, adalah sebuah keharusan bagi suaminya untuk menceraikannya, agar Muhammad dapat menikahinya. Muhammad juga mempunyai hak untuk memberikan wanita yang dinikahinya itu kepada lelaki manapun yang ia pilih, tanpa persetujuan wanita tersebut. Dia bahkan juga dapat menikah pada musim lebaran, sebagaimana yang dia lakukan dengan Maimunah. Dia juga mempunyai hak untuk memilih dari para tawanan, siapapun yang dia inginkan, sebelum pembagian hasil jarahan perang.”

    “Muhammad mengatakan bahwa dirinya adalah manusia biasa, demikian pula Al-Qur’an.” Lantas, bagaimana ia kemudian memberikan dirinya sendiri HAK yang begitu berlebihan? Sangat jauh dari perilaku Tuhan untuk menerima ketidak-adilan seperti itu, atau untuk menyetujui penghinaan seperti ini. Mungkinkah itu perilaku dari sang nabi besar penutup segala nabi? Namun ada Nabi lain (Isa Al-Masih) yang banyak disebut-sebut oleh Muhammad dalam Al-Qur’an justru menyatakan dalam ajarannya: “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Matius 5:28) Bagaimana Anda melihat perbedaan yang luar biasa ini?!!!

    Mengapa Allah memberikan Muhammad hak untuk bernafsu, menceraikan dan menikah, sedangkan dia tidak memberikan hak-hak tersebut kepada nabi-nabi yang lain? Tuhan yang Sejati tidak akan memberikan pengecualian atas hukum moral-Nya kepada siapapun.

    Ingat, Muhammad memberikan dirinya hak untuk menikah tanpa saksi atau upacara pernikahan atau bahkan tanpa persetujuan wanitanya. Padahal di lain pihak menurut syariat Islam, apa yang dia sendiri bentuk merupakan tindakan-tindakan perzinahan! Para penzinah dan perzinahan tersebut akan berakhir dalam “api neraka.”

    Ketika Muhammad ditanyakan mengenai ini, dia berkata “jibril” adalah saksinya. Kasihan “jibril”, tidakkah dia secara tidak adil ditunjuk, dipakai dan disalah-gunakan? Walaupun jika “jibril” dianggap sebagai saksi dalam pernikahan Muhammad, dimanakah saksi kedua yang dipersyaratkan oleh syariat Islam? Mengapa kita tidak melihat tanda tangannya dalam perjanjian pernikahannya? Dimanakah wali yang disyaratkan? Tidakkah persyaratan pernikahan dalam ajaran Islam diperlukan ketika Muhammad menikah? Bagaimana, wahai saudaraku Muslim melihat semua ini?

    Allah memberikan Muhammad hak-hak khusus… dan tidak hanya dalam hal pernikahan sah nya saja. Tetapi Muhammad juga mempunyai “hak secara sah” atas semua wanita dalam arti kata yang sesungguhnya dan tidak ada seorang Muslim pun yang dapat membantah! Karena ketika timbul sebuah pertanyaan yang diajukan, maka “Jibril”pun turun dari surga dengan membawa ayat yang membenarkan tindakan-tindakan Muhammad.

    Sangat penting untuk menyebutkan bahwa Muhammad berhubungan dengan tiga puluh orang wanita lebih, namun dikatakan bahwa dia menikah secara sah hanya dengan dua puluh tiga wanita. Bahkan para pengiringnya, enam diantaranya telah menawarkan diri mereka kepada sang nabi, namun hanya empat yang diinginkan. Ini tentu masuk akal, tetapi juga mengingat akan kemiskinannya. Empat orang anak perempuan lahir dari pernikahan pertamanya dengan Khadijah.[24] Ahli sejarah Muslim lain yang melaporkan fakta tersebut juga menyepakati bahwa Khawlah, anak perempuan Hakim Al-Silmiya bertanya kepada Muhammad: “Apakah engkau ingin menikahi seorang perawan atau seorang bukan perawan?” Khawlah mengatakan kepadanya: “Seorang perawan adalah Aisyah dan seorang bukan perawan adalah Sawda bint Zam’a; ambillah siapapun yang engkau inginkan.” Sang nabi menjawab, “Saya akan menikahi keduanya. Katakan kepada mereka.” Khawlah melakukannya dan Muhammad menikahi keduanya.[25]

    Istri pertama Muhammad adalah Khadijah, anak dari Khuwailid. Dia adalah wanita yang cukup dikenal di Mekah, janda kaya yang mewarisi kekayannya dari suaminya. Ketika dinikahi Muhammad, umurnya 40-an dan Muhammad berumur 25 tahunan. Alasan pernikahan mereka cukup jelas. Muhammad miskin, dan pamannya, Abu Talib, menjadi walinya setelah kematian kakeknya, lebih miskin. Dengan alasan ini, Muhammad tidak dapat menikah, walaupun dia terlambat 5 tahunan dari lazimnya orang yang menikah pada umur 20 tahun. Pernikahan Muhammad dengan Khadijah dilakukan dengan mediasi dari Naufal, paman dari Khadijah dengan beberapa persyaratan pra-nikah termasuk menikah di dalam gereja. Pamannya, Abu Talib, sepakat terhadap persyaratan-persyaratan tersebut dan mengatakan “Terpujilah Allah yang mengambil kesusahaan kita dan menghilangkan kekhawatiran kita.” maksudnya bebas dari kemiskinan!

    Ketika saya memasuki SMA, guru-guru agama selalu mengatakan bahwa Muhammad menikah dengan banyak wanita, untuk menguatkan Islam, untuk memperkayanya dengan darah suku yang baru dan untuk menguatkan hubungan antara kaum Muslim. Sangat jelas bagi saya dan murid lainnya bahwa guru-guru itu berbohong; dan asal bunyi saja! Mereka hanya mengulang apa yang dikatakan pendahulu-pendahulu mereka. Namun, kita mempelajari (dan akan diperlihatkan disini) bahwa tidak ada satupun pernikahan Muhammad yang sesuai dengan kesaksian guru-guru itu. Bahkan sebaliknya, semua pernikahan itu didasarkan pada keinginan pribadi dan hanya untuk memenuhi nafsunya, entah itu untuk uang, sebagaimana dengan Khadijah atau untuk kepuasan birahi seks. Apakah karakter demikian pantas disebut nabi besar?!!!

    Dr. Aisha Abdul Rahman (dikenal dengan nama bint Al-Shati’) mengatakan dalam bukunya, The Wives of the Prophet (Istri-Istri Sang Nabi): “Muhammad menemukan di dalam Khadijah, belas kasih seorang ibu yang tidak dia dapatkan pada masa kecilnya.”
    Istri 2, Aisyah bint Abu Bakar

    Semua ahli sejarah Muslim sepakat bahwa Muhammad langsung menikah setelah kematian Khadijah.

    Pengarang-pengarang lainnya agaknya telah membuat suatu kesalahan disini. Kenyataannya, Khawlah tidak menyebutkan Aisyah, melainkan mengatakan: “anak perempuan dari kawanmu Abu Bakar,” yang merujuk kepada anak perempuannya yang paling tua, Asma’ umur 18 tahun, dan bukan Aisyah. Tidak logis bagi Khawlah untuk merujuk kepada Aisyah yang baru berumur 6 tahun.

    Tetapi Muhammad sendiri yang memilih untuk menikahi Aisyah yang berumur enam tahun daripada Asma’, kakak perempuannya!

    Muhammad menikahi Aisyah ketika dia berumur 6 tahun, namun dia tidak melakukan hubungan badan dengannya hingga dia berumur 9. Dimanakah ada aturan moral di dunia ini yang mengizinkan seorang anak perempuan berumur 6 tahun untuk menikahi seorang laki-laki yang berumur lebih dari 50 tahun? Jika sesuatu seperti ini terjadi dalam sebuah masyarakat dengan hukum yang beradab, orang tersebut – bila ia waras – akan dilempar ke dalam penjara. Saya berharap cerita tersebut tidak benar, namun sayangnya, semua referensi Islam memastikan keaslian dan kebenarannya! Bagaimana Allah bisa sedemikian masa-bodo dan tidak adilnya, mengingat ulama Muslim membenarkannya: “Allah memilih dan menuntun dia dalam pernikahan – pernikahan tersebut?”

    Kita membutuhkan sebuah jawaban yang datang dari hati nurani dan datang dari Kebenaran, bukan dari fanatisme buta, ketakutan dan harga diri.

    * [Wahyu yang berkata “Aku hanya manusia biasa seperti kamu”, kembali diuji ketika Muhammad meninggal dan sekaligus menjadikan semua istrinya janda yang tidak boleh menikah lagi.]

    Tatkala itu Aisyah baru berumur sekitar 18 tahun. Namun, janda muda ini, diharamkan untuk menikah lagi. Mantan Istri-istri sang nabi tidak diizinkan untuk menikah atau berpacaran lagi, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an. Mengapa Allah melakukan ini? Adakah keadilan dan kasih sayang di dalam perintah itu? Saya tak tahu lagi bagaimana melanjutkan diskusi tentang nasib Aisyah, yang masa kanak-kanaknya sudah dikorbankan, dan kini masa janda mudanya masih dicekal!

    [Kita teringat satu tantangan dalam website “ex-Muslim” Faith Freedom International, yang berkata: “Saya bersumpah akan kembali ke Islam jika ada Muslim di situs ini yang merelakan puteri mereka yang berumur 9 tahun untuk berbagi ranjang dengan saya sesuai dengan apa yang dicontohkan (sunnah) oleh Muhammad.]
    Istri 3, Zainab bint Jahsy

    Pernikahan ketiga Muhammad adalah sebuah tragedi moral terbesar, yang hanya berisi nafsu seks dan birahi belaka. Selagi Anda membaca, coba tanyakan pada diri Anda sendiri, “Dimanakah pertalian dan penguatan suku dalam sebuah perkawinan ini?” “Adakah hubungan antara pernikahan ini dengan kenabian?”

    Khadijah, istri pertama dari Muhammad, membeli seorang budak bernama Zayd Ibn Haritha yang kemudian diberikannya sebagai hadiah kepada suaminya, untuk menjadi pelayannya. Namun setelah Muhammad mendapat panggilan kenabian, dia membebaskan Zayd dan mengadopsinya sebagai anak di muka umum, dimana dia berkata, “Zayd adalah anakku, saya mewarisinya dan dia mewarisiku.” Setelah itu, dia kemudian dikenal dengan sebutan “Zayd, anak dari Muhammad.” Singkat cerita, akhirnya, Zainab menikahi Zayd atas desakan Muhammad. Namun yang terjadi kemudian sangatlah aneh, mengejutkan dan menjijikkan.

    Suatu hari Muhammad pergi untuk mengunjungi anak angkatnya, Zayd. Ketika dia memasuki rumah Zayd, dia sedang tidak ada di rumah. Muhammad melihat Zainab setengah telanjang dibalik tirai ketika dia sedang berpakaian. Muhammad menginginkannya, namun dia takut untuk masuk. Sebelum dia pergi, dia berkata kepadanya., “Terpujilah Allah yang dapat merubah hati seseorang.” Zainab senang dan kemudian memberitahukan kunjungan tersebut dan pernyataan Muhammad pada suaminya. Zayd langsung menemui Muhammad dan bertanya: “Apakah engkau menginginkan aku menceraikannya untukmu?” Muhammad menjawab: “Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah.” Pada awalnya merupakan sikap yang masih mulia dari Muhammad. Namun, yang terisi dalam hati dan jiwa Muhammad sangat berbeda dengan apa yang dikatakan mulutnya, karena dia benar-benar menginginkannya sebagaimana yang dicatat oleh Al-Zamkhashri: “Penampilan luar dari Muhammad berbeda dengan apa yang ada di dalamnya.”

    Al-Qur’an menyatakan kepada kita bahwa Muhammad jatuh cinta dan menginginkan Zainab menjadi istrinya. Tetapi dia ragu terhadap perkataan orang tentang dirinya, mengambil istri dari anak angkatnya. Namun Allahnya Muhammad mendatanginya untuk memarahinya atas keragu-raguannya. Anehnya, justru Allah yang menginginkan wanita itu untuk meninggalkan suaminya dan melanggar semua norma moralitas, agar Muhammad bisa mendapatkannya. Ini jelas terlihat dalam Al-Qur’an:

    “Dan, ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zayd telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya, Kami kawinkan kamu dengan dia…”

    Waktu tidak berlangsung lama antara Surat 33:36 (ketika Allah lewat Muhammad meyakinkan Zayd sebagai laki-laki mukmin untuk tetap dalam pernikahan yang dia walikan) dan Surat 33:37, dimana Allah berbalik memerintahkan Zayd untuk meninggalkan Zainab sehingga sang nabi itu dapat menikahinya. Apa yang mengakibatkan Allahnya sang nabi itu untuk merubah pikirannya? Apakah tuhan itu sebuah mainan di tangan Muhammad, sehingga sebuat ayat baru akan turun untuk meniadakan ayat yang datang sebelumnya?

    * [Sungguh aneh, bahwa tuhannya Muhammad tidak merekonsiliasikan dan tidak mampu menolong kelangsungan keluarga Zayd-Zainab. Dan Muhammad tidak tampak membantu mendoakan pemulihan keluarga ini lewat kuasa Tuhan. Sebaliknya, Allah yang satu ini – seperti manusia saja – hanya merasa perlu buru-buru menggantikan kehancuran rumah tangga tersebut (yang adalah keluarga dari anak angkatnya Rasul Allah) dengan menetapkan perkawinan yang baru untuk Muhammad?]

    Macam apakah tuhannya yang satu ini?

    Dalam bukunya, The Life of Muhammad, Dr. Haykal menolak cerita tentang Zayd dan Zainab ini. Dia mendeskripsikannya sebagai sesuatu yang memalukan dan dia menuduh kaum misionaris dan peneliti Barat mengada-adakannya untuk menjatuhkan Islam dan nabinya. Ketika saya masih seorang Muslim, saya berharap Dr. Haykal benar dan semua cerita merendahkan terhadap Muhammad memang kebohongan belaka. Namun, kita harus menatap fakta pahitnya dan membaca jawaban Dr. bint Al-Shati’, seorang ulama Muslim yang cukup terkenal, yang menyatakan kebenaran apa adanya:

    “Cerita tentang Muhammad, sang Rasul, yang mengagumi Zainab … dan bagaimana dia meninggalkan rumah Zainab dengan berkata, “Terpujilah Allah yang merubah hati seseorang”, diceritakan kepada kita oleh pendahulu-pendahulu yang baik seperti Imam Al-Tabari dalam buku sejarahnya dan oleh Abu Ja’far Ibn Habib Al-Nabeh dan yang dikasihi Al-Tabari, dan tetangga Allah, Al-Zamkhashri. Orang-orang tersebut mengkisahkan cerita ini sebelum dunia mendengarkan Perang Salib, penginjilan, dan misionaris Barat. … Mengapa kita harus menyangkal bahwa sang Rasul adalah manusia yang melihat Zainab dan mengaguminya… Muhammad tidak pernah menyatakan dirinya sempurna, tanpa nafsu manusia. Sebagaimana dia bergairah ketika melihat Aisyah daripada istri-istrinya yang lain, dia mengatakan, “Allah, jangan salahkan aku karena tidak memiliki apa yang engkau miliki (kemampuan menahan diri).”

    Semua kisah diatas adalah fakta, dibenarkan oleh para tokoh Muslim, bukan rekayasa misionaris Barat seperti dituduhkan oleh Haykal.

    * [Bahkan pihak Muslim pulalah yang ingin menyembunyikannya atau – seperti halnya Ibn Kathir – menghapusnya dari khazanah Islam karena dianggap tidak sehat, “kami ingin menghapus beberapa halaman dari kisah tersebut, sebab tidak sehat, dan kami tidak akan sebut lagi”. (Ibn. Kathir, Tafsir, vol.3, p.491)]

    Apakah seharusnya kita masing-masing memiliki tuhan dan “jibril” kita sendiri-sendiri agar kita dapat melakukan apa yang kita mau, dan menolak apa yang tidak kita inginkan, dengan berkedok bahwa tuhan yang memerintahkannya lewat “jibril” demi membenarkan tindakan kita?

    Mari kita bandingan hal ini dengan kehidupan Raja Daud, “Nabi Daud” bagi kaum Muslim. Daud bernafsu atas istri orang lain. Namun betapapun dia disayangi oleh Tuhan, Tuhan tidak membiarkan perselingkuhan tersebut terjadi begitu saja hanya karena Daud adalah seorang nabi dan seorang raja. Sebaliknya, Tuhan menegur dan menghukumnya dengan keras. Ancaman Tuhan berkumandang di seluruh Israel (!) saat Dia berkata kepada Daud: “Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan menambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.” (2 Samuel 12:10).

    Daud menjawab dengan ratapan:

    “Kasihanilah aku, ya Tuhan, menurut kasih setiaMu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmatMu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku…. Jadikanlah hatiku tahir, ya Tuhan, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!” (Mazmur 51:3-5, 12)

    Dengan kata lain, Tuhan adalah Tuhan yang suci dan murni yang tidak berkompromi dan berkonsesi dengan dosa. Kesuciannya untuk dosa siapapun, baik itu Daud maupun Muhammad. Tuhan yang Sejati menghukum dosa dan tidak malah memberinya hadiah! Sebaliknya Muhammad melakukan apa saja yang ia mau dan itu absah saja.

    Zainab sendiri menjelaskan:

    “Setelah bercerai, langsung dan lihatlah, Rasul Allah memasuki rumah saya saat saya sedang tidak berjilbab dan saya bertanya kepadanya, “Apakah akan seperti ini tanpa wali atau saksi?” Dia menjawab kepada saya, “Allah adalah walinya dan “jibril” adalah saksinya.”

    Akibat dari pernyataannya, Zainab menyombongkan diri di depan istri-istri Muhammad lainnya dengan mengatakan: “Ayah-ayahmu yang memberikan kamu dalam pernikahan, namun untuk saya, surgalah yang memberikan saya dalam pernikahan dengan Rasul Allah.”

    Namun agar Muhammad bisa keluar dari issue sah tidaknya ia mengawini Zainab, kembali “jibril” siap sedia menurunkan ayat dari tuhannya, menyatakan bahwa dia tidak bukan mengadopsi Zayd seperti yang umum maksudkan. Sehingga, khusus menikahi Zainab sesungguhnya sah: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

    Ulama terpandang mencatat dalam bukunya, Al-Sira Al-Halabia: “Jika Muhammad bernafsu atas wanita yang sudah menikah, menjadi keharusan bagi suaminya untuk menceraikannya untuk dia (Muhammad).

    [Sedangkan ada seorang Nabi lain yang justru mengatakan dalam otoritas dan kekudusanNya: “Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya”. (Mat.5:27-28)]

    Jadi dimanakah alasan-alasan yang dilemparkan para ulama bahwa pernikahan Muhammad hanya semata untuk menguatkan hubungan Islam antar suku? Dimanakah aspek “demi kepentingan Islam”nya?

  31. Aslmualikum,.wr.wb untuk umat islam
    dan slam sejah tera untuk umat kristiani.

    diskusi ini sangat bagus untuk saling memberikan pandangan dan pemahamn konsep dan keyakinan dalam beragama,..namun alangkah lebih baiknya kalo setiap pendapat yang di ungkapkan memiliki nilai education yang baik sehinnga setiap bahasa yang di gunakan tidak menyinggung pihak yang berdiskusi.

    bagi umat kristiani juga tak jarang menggunakan ayat Al-quran sebagai dalil dan hujjah bahwa Yesus as adalah Tuhan sesuai dengan pemahaman dan pemikiran mereka sendiri yang mana tidak ada sangkut pautnya antara ayat dan dalil tersebut dengan keIlahian Yesus as itu sendiri untuk lebih jelasnya bisa di baca ayat al-quran ( surat almaida ayat 116 ) ” Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai ‘Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” ‘Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.

    ayat di atas dengan jelas menjelaskan bahwa Yesus Bukan Tuhan,
    trima kasih….!

  32. Hanya orang yang Dipimpin oleh ROH KUDUS yang mengaku Yesus adalah TUHAN.

    Alangkah susahnya mengajak orang selamat

    karena tidak mempunyai Juru Selamat

    Mereka tidak akan mempercayai Yesus Tuhan. Karena mereka mempunyai keyakinannya sendiri.

    Allah tidak akan mengubah martabat seseorang. Biarlah mereka tidak percaya untuk sementara waktu – karena selama hidup di dunia mereka akan dibandingkan, antara kehidupan orang yang percaya dan yang tidak didalam kehidupan sehari-hari.
    Keselamatan adalah bukan urusan manusia. Tapi Allah – Mengasihi semua orang yang percaya dan yang tidak.
    Manusia itu sama.
    Mereka tidak mau dirusak imannya dengan percaya Yesus, sebaliknya yang percaya tidak ingin bertanya-tanya dalam hati apakah Yesus itu Tuhan ?.
    Karena manusia mempunyai pikiran untuk membayangkan – apakah Yesus itu TUHAN atau bukan.
    Dan itulah senjata bisikan iblis untuk mengakali manusia supaya binasa, hilang dan tersesat.

    Apakah Yesus Tuhan, tidak untuk dinilai
    tapi untuk dirasakan
    Karena lidah dan pikiran manusia bisa membohongi dirinya sendiri.

    Ada seorang Kristen yang percaya, tetapi akhir hidupnya dia di Neraka, dan memandang Yesus, berharap untuk menyelamatkannya dari sisksaan, karena Ia menganggap Yesus adalah penolongnya semasa hidupnya dahulu yang akan menyelamatkannya dari siksaan itu. Tapi Yesus tidak menyelamatkan orang itu.

    Dan ada seorang yang tidak percaya
    yang semasa hidupnya tidak akan percaya Yesus bahkan membenciNya dan pengikut-pengikutNya. Tapi suatu hari, Allah sendiri yang datang kepadanya, menyelamatkannya dan menyembuhkannya. Dan akhir hidupnya dia berjuang dalam kesetiaannya akan Tuhan dan mengalamiNya. Lalu mati dan masuk kedalam kerajaan Allah

    Manakah diantara kedua orang tersebut yang menyebut bahwa Yesus adalah Tuhan dan segala-galanya ?

  33. anda hrs menemukan dahulu:
    1. mengapa Yesus lahir kedunia
    2. mengapa Yesus Firman Allah turun kedunia
    3. Yesus Firman Allah atw Allah dan apakah kwduanya satu dan mengapa
    4. mengapa harus Yesus yg turun kedunia
    5. mengapa harus Yesus yg harus menebus dosa manusia
    6.mengapa Juruslamat hrs lahir sbg manusia lagi dilahirkan
    temukanlah jawaban pertanyaan ini bung dan bagi sdr/i muslim yg mau tau kebenaran Kristus. okeee

  34. ANDA AKAN MENEMUKAN JAWABANNYA DARI Tuhan Yesus sendiri buuung,percayalaaah.itu pastikrn Ia mau agar semua diselamatkan, aku berdoa untuk itu buat anda. amiiiiin

  35. Amat bodoh lah orang yang mengatakan si yesus itu tuhan, ga masuk diakal , anak kecil aja tau bahwa si yesus itu bukan tuhan, tapi dia adalah utusan Allah SWT.

  36. to: syaiful (399)
    Yesus mati karena memang Ia harus mati dan matinyapun Ia tahu dgn cara bgmna. mengapa harus mati, krn tanpa mati dikayu salib maka tidak akan ada pertumpahan darah dan darah Yesus Maha Suci/Kudus. krn dgn darahlah perjanjian Allah digenapi dlm penebusan dan penghapusan dosa2 manusia. sprti bibit yg ingin ditanam, maka bibit itu harus mati kering dahulu baru ditanam dan akan tumbuh menjadi tunas baru serta menjadi cikal bakal kehidupan pohon.

  37. Yesus Tuhan atau bukan Up to you tapi yang penting kita harus lihat bahwa kata kyrios dalam bahasa Yunani bisa juga diartikan tuan,,,

  38. Apakah Yesus Tuhan ?

    Tanyanyalah kepada Tuhan Yesus sendiri.

    Karena Dia Allah yang Maha Mengetahui, Dia tahu pikiranmu, hatimu dan maksudmu yang paling dalam.

    Jika kamu berkata kepada manusia lemah, bahkan bertanya pada diri sendiri berarti anda sudah mengetahui jawabanya. Bagi saya, orang yang menjawab Yesus adalah Tuhan adalah orang yang pernah mengalamiNya, jadi maaf apabila yang belum / tidak mengalamiNya dia bisa bilang Yesus bukan Tuhan, meskipun nasrani sendiri. Karena arti dari Tuhan adalah Pribadi yang melebihi segala-galanya dari hati kita, Ia adalah Pribadi yang …..tidak bisa dibayangkan dengan kata-kata.
    Kasih, sukacita, kedamaian, kenikmatan dan kemuliaanNya melebihi dari orangtua, kekasih atau pribadi yang lain.

    Semoga yang bertanya, lekas menemukan jawabannya.
    Jadi saya disini sebagai pengguna internet, ikut menjawab pertanyaan ini. Maaf dan ampuni apabila ada kekurangan, kata yang tidak berkenan di hati anda. Salam !

  39. teman teman yesus itu bukan tuhan dan bukan jg anak Allah,Allah itu hanya satu.teman teman kristen delama ini kita salah,yang disalib itu bukan anak maryam(nabi isa) tapi,yang disalib itu adalah orang kafir.

  40. untuk yg punya nama @kebenaran……. kalau kamu mau tau kebenaran yg sebenar-benarnya…. kamu harus tau sifat-sifat allah itu ada berapa?????jadi ngga asal ngomongin tentang allah hanya dengan akalmu yg terbatas itu……………

  41. bismillahir rahmanir rahim……..

    hehehehehehe…… maaf,gw org islam.
    apa tuhan itu mati???????
    apa tuhan itu tidur???????
    apa tuhan itu makan?????
    apa tuhan itu minum?????
    apa tuhan itu punya teman????
    apa tuhan itu berdo’a?????
    apa tuhan itu bisa singgah di dunia????
    apa tuhan itu bisa dibunuh sama ciptaannya sendiri?????

    apa tuhan itu sama dg makhluknya???????
    dan jika tuahnmu itu benar-benar tuhan,apa tuhanmu itu bisa menerbitkan matahari dr barat ke timur????

    sebenarnya kalian tuh pernah mikir ngga sih????? sebenarnya al-qur’an yg salah atau injil yg uda salah???emang kalian ngga mikir????kenapa al-qur’an di dunia hanya 1 macam?????sedangkan injil di dunia lebih dr 1 macam didunia ini????jadi yg kemungkinannya dirubah itu al-qur’an atau injil?????

    apa tuhanmu itu bisa membelah bulan??????

    nabi muhammad lbh hebat dr nabi isa,nabi muhammad bukan hanya naik ke langit seperti nabi isa. tp nabi muhammad juga naik kelangit dalam keadaan hidup(tidak mati,naik dengan badan&ruh nya) lalu mendatangi surga&neraka, terus naik ke sidratul muntaha(tempat yg lbh tinggi dr langit), bahkan nabi muhammad naik ke tempat yg lbh tinggi dr sidratul muntaha… perjalanan itu namanya mikraj.perjalanan itu hanya dilakukan dalam 1 malam saja…

    diantara mukjizat nabi muhammad, seperti membelah bulan, bicara dg pohon&batu, isra’&mikraj,menghidupkan orang mati,keluar air dr ke sepuluh jarinya,keluar petir dr tubuhnya muhammad yg melindungi diri muhammad,dan masih banyak lainnya yang semua mukjizatnya atas izin allah,,,,,, apakah tuhanmu(yg bagi kami adalah nabi isa) itu bisa melakukannya?????masa’ tuhan kalah sama ciptaannya?????

    sebelumya,aku mau tantang kamu tuk bisa membelah bulan,apakah kalian bisa membelah bulan?????? aku rasa kalian ngga akan bisa!!!!!!! kalaupun bisa,itu butuh penelitian 2000 tahun lagi.sedangkan nabi muhammad dpt melakukannya,dalam seketika,setelah berdo’a kepada allah.mukjizat nabi muhammad yg terbesar bukan membelah bulan atau isra’ mikraj.tp mukjizat yg paling besar adalah al-qur’an. al-qur’an itu bukan bikinan muhammad,tp bikinan allah,tuhan kami,tp allah bukan tuhan kalian. jadi kalau kamu emang ngga percaya sama al-qur’an, aku tantang kalian buat 1 surat yg seperti al-qur’an?????yg seindah itu syairnya,& isinya ngga ada yg diragukan serta saling terkait dalam bacaan maupun dalam kata-katanya.bahkan aku tantang seluruh umat kristen bersatu untuk membuat 1 surat seperti al-qur’an?????? jika kalian emang menganggapnya sebagai bikinan nabi muhammad… sampai kiamat aku tunggu 1 surat bikinan kalian itu,jika kalian emang orang-orang yang benar. maha suci allah atas tuduhan kalian tentang allah yg mempunyai istri&anak.

  42. saya beriman bahwa yesus adalah tuhan,,
    karena yesus adalah juruslamat manusia yang telah mengalahkan segala dosa manusia.
    dia adalah Tuhan yg mengasihi manusia .

  43. Bukti yang istimewa ini telah mengizinkan saya untuk saya membuat kesimpulan bahawa ramalan yang luarbiasa yang dinyatakan ini di dalam Ulangan 18:15 tidak bermaksud untuk membuktikan Muhammad sebagai nabi yang telah diberitahu terlebih dahulu,tetapi untuk menunjukkan bahawa Isa adalah jelmaan Firman Allah.

    Meskipun kasih Allah itu sangat agung dan Dia telah menyedarkan saya untuk melihat dengan lebih jelas lagi ke dalam Kitab Suci Injil sebagai Firman Allah yang benar,tetapi saya masih lagi tidak bersedia untuk menjadi seorang Kristian.Mengapa? Kerana terdapat beberapa perkara di dalam kepercayaan Kristian yang tidak dapat diterima oleh akal saya,khususnya kepercayaan terhadap Isa adalah Putera Tuhan.Semenjak kecil lagi saya telah diajar,dan saya juga mengajar sedemikian,iaitu:

    “Tuhan tidak mempunyai anak dan Dia tidak diperanakkan.”

    Saya juga tidak dapat menyatakan dengan jelas bahawa Isa adalah Tuhan kerana saya telah diajar dan saya juga mengajar seperti:

    “TIDAK ADA TUHAN MELAINKAN ALLAH”

    Saya juga bersikap anti Triniti. Ini tidak berasas kepada hakikat dan kebenaran tetapi sebaliknya dipengaruhi oleh prasangka yang terpesong. Saya telah mengajar murid-murid saya sedemikian:

    “Kepada sesiapa yang mengatakan Allah itu adalah tiga merupakan orang yang fasik”

    Saya juga tidak dapat menerima kepercayaan Kristian bahawa Isa benar-benar mati di atas kayu salib.Jika “Isa Al-Masih” adalah nabi, penyayang, utusan Tuhan, atau ‘Putera Allah’ sepertimana orang Kristian memanggilNya,bagaimana dengan senangnya orang Yahudi boleh menyiksaNya dan mengantungNya di atas kayu salib sehingga mati?Mengapa Tuhan tidak membela Dia, tetapi membiarkan Dia mati di atas kayu salib?Katakanlah saya mempunyai seorang anak lelaki yang disiksa,atau digantung di atas kayu salib,sudah pastinya saya akan melawan orang yang menyiksa anak saya itu untuk menyelamatkannya walau apa pun yang akan terjadi.Bagaimana boleh Allah hilang kuasaNya terhadap orang Yahudi?Pada masa itu saya benar-benar tidak boleh menerima hakikat ini.

    Dalam usaha untuk memdapatkan pertolongan untuk keterangan ini,saya melawat beberapa orang guru dan juga Penginjil dan bertanya kepada mereka kenapa Isa bergelar Putera Tuhan atau Tuhan dan apa sebenarnya makna tentang Triniti Tuhan.Saya menyelidik mengapa Isa Putera Tuhan telah dikorbankan di atas kayu salib dan disalibkan oleh orang Yahudi Saya juga bertanya kepada mereka tentang kenyataan tentang “dosa warisan daripada bapa kepada anak” yang saya ambil kira bahawa itu adalah hukuman yang tidak adil daripada Tuhan.

    Semua guru yang saya tanya itu menjawab persoalan saya dan menerangkannya dengan mendalam,tetapi pada masa itu saya tidak dapat menerima ulasan mereka walaupun mereka telah menerangkannya dengan jelas sekali.Ini adalah kerana perbezaan lata rbelakang di antara saya dengan mereka,yang mana seperti teluk yang terpisah jauh di antara kami.Perbezaan di dalam agama yang tidak dikaji dengan sesungguhnya untuk mencari maksud yang sama,Pastinya kami mengkaji perbezaan di antara agama untuk mencari kenyataan yang logik berhubungan dengan ketidakfahaman.Pada masa itu saya seperti penerima radio dan guru adalah pembaca berita.Kedua-duanya mempunyai keadaan yang baik,tetapi oleh kerana perbezaan gelombang yang panjang menyebabkan siarannya dan penerimaan saya jauh berbeza. Penerima tidak dapat menangkap berita yang sedang disampaikan oleh penyiar.

    Keterangan daripada guru dan Penginjil adalah seperti masuk telinga sebelah kiri dan keluar telinga sebelah kanan. Hati saya tidak tersentuh, kerana saya tidak faham cara pertuturan mereka.Guru itu sendiri tidak memahami dengan jelas kedudukan latar belakang saya sewaktu itu, jadi keterangannya tidaklah menurut keperluan saya seperti yang saya harapkan.Ini bukannya berlaku kerana keterangan guru itu salah,tetapi kerana perbezaan cara pemikiran dan penerangan,jadi sebab itu saya tidak dapat memahami keterangan yang lain.walau bagaimanapun saya masih berharap.Saya sentiasa yakin,Tuhan akan menolong saya untuk memilih kebenaran,sudah pasti Dia akan membuka pintu hati saya dan memberi petunjuk untuk memahami semua masalah yang menjadi halangan kepada saya.

    Saya sentiasa berdoa kepadaNya: “Tuhan,aku merayu agar Engkau menunjukkan kebenaranMu kepadaku tentang perkataan ‘Putera Tuhan’ dan nama ‘Rabbana’ untuk Isa.Aku juga merayu agar Engkau menunjukkan kepadaku makna Triniti dan rahsia disebalik penyaliban Al-Masih. Tuhan, Engkau berilah aku pengertian bahawa Kitab Suci Injil adalah daripadaMu yang betul,jadi pastinya Engkau akan menerangkan dan menjelaskan halanganku melalui Kitab Suci Injil, yang mana FirmanMu yang benar yang tidak pernah bertukar daripada awal hingga sekarang dan untuk selamanya.

    Sememangnya telah banyak kali,Tuhan menolong saya melalui Roh Kudusnya,yang bekerja di dalam hati saya.Saya akan menerangkan bagaimana Tuhan menolong saya untuk mengatasi halangan ini.

  44. * Semasa zaman kanak-kanak,Fir’aun mengugut untuk membunuhnya,seperti juga Isa pada zaman kanak-kanaknya telah diugut untuk dibunuh oleh Herodas.Tidak semua orang yang dilahirkan menghadapi ugutan bunuh pada waktu yang masih kecil lagi.
    * Semasa kelahiran Musa,Fir’aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak lelaki yang berusia dua tahun ke bawah harus dibunuh.Apabila Isa dilahirkan Herodas juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur dua tahun dibunuh.Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini sahaja yang menghadapi pengalaman pembalasan dendam.
    * Semasa zaman kanak-kanaknya,Musa telah dijaga oleh anak perempuan Fir’aun.Dan semasa kecil Isa telah dijaga oleh Yusuf iaitu bapa angkatnya.Tidak semua anak di dunia ini dipelihara oleh orang yang dipilih oleh Allah semasa zaman kanak-kanaknya ketika dia menghadapi amcaman.
    * Semasa zaman kanak-kanaknya juga,Musa tinggal jauh daripada rumahnya di Mesir.Ini terjadi sama dengan Isa yang hidup di dalam buangan di Mesir.Tidak semua kanak-kanak semasa kecil hidup jauh daripada negerinya,seperti Mesir.
    * Apabila Musa telah menjadi utusan Tuhan,dia menerima kuasa daripada Tuhan untuk melakukan mukjizat,seperti juga Isa yang menerima kuasa sebagai Firman yang hidup,dan menerima kuasa untuk melakukan mukjizat seperti menyembuhkan orang sakit dan membangunkan orang yang telah mati.
    * Musa telah membebaskan orangnya daripada dipaksa terus menjadi hamba abdi,tetapi Isa telah membebaskan orangnya daripada cengkaman dosa dan maut.

    Bukti yang istimewa ini telah mengizinkan saya untuk saya membuat kesimpulan bahawa ramalan yang luarbiasa yang dinyatakan ini di dalam Ulangan 18:15 tidak bermaksud untuk membuktikan Muhammad sebagai nabi yang telah diberitahu terlebih dahulu,tetapi untuk menunjukkan bahawa Isa adalah jelmaan Firman Allah.

  45. Ulangan 18:15 yang menunjukkan bahawa nabi Muhammad adalah nabi yang dijanjikan oleh Musa, tetapi bukannya ramalan terhadap Isa sebagai nabi keseluruhannya, sebagai Putera Tuhan,seperti kepercayaan orang Kristian.

    Tetapi pada hari ini,saya membaca ayat ini secara perlahan-lahan dan berhati-hati untuk memahami makna yang sebenarnya.Apabila saya sampai kepada pernyataan “…..nabi itu akan seperti aku (Musa)”,Roh Kudus berbisik ke dalam jiwa saya yang berbunyi: “Jika kamu mentafsirkan persamaan di antara Muhammad dan Musa dan kedua-duanya adalah dilahirkan mempunyai ibubapa,mereka adalah sama dengan manusia lain yang mempunyai ibubapa.”Sifat ini tidak boleh digunakan untuk menunjukkan kebenaran ramalan itu.

    Selanjutnya jika Muhammad seperti Musa kerana dia berkahwin,dan kedua-duanya adalah seperti orang lain di dunia ini!Jadi ini tidak boleh dijadikan sebagai bukti untuk mengatakan bahawa Muhammad itu adalah nabi.

    Jika Muhammad dianggap sama seperti Musa,kerana dia mempunyai keturunan,fakta ini juga tidak boleh digunakan untuk menentukan ramalan itu kerana hampir semua orang di dalam dunia ini mempunyai keturunan.

    Muhammad hanya seperti Musa,meninggal dalam usia yang tua dan dikuburkan.Jika contoh ini digunakan sebagai bukti tentang ramalan itu,dan fakta ini tidak boleh digunakan sebagai bukti untuk persamaan,setiap orang di dunia ini akan meninggal dan dikuburkan.Kematian dan penguburan adalah perkara biasa dan ini tidak menjadikan seseorang itu lain daripada yang lain.

    Ia menjadi lebih ketara dan jelas kepada saya bahawa ramalan Musa itu hanya menunjukkan tentang Isa sebagai yang dijanjikan.Dengan alasan itu saya cuba mencari suatu perbezaan yang lain daripada yang lain dan luarbiasa persamaannya di antara Musa dan Isa.Sememangnya saya menemui beberapa persamaan yang luarbiasa di antara dua manusia ini yang tidak dikongsi dengan orang lain.

  46. * Musa dilahirkan mempunyai ibubapa.Muhammad juga dilahirkan seperti Musa,mempunyai ibubapa.Ini tidak seperti Isa Al-Masih yang dilahirkan hanya mempunyai ibu dan tanpa bapa.

    * Apabila Musa meningkat dewasa,dia berkahwin.Muhammad juga berkahwin,dan ini bertentangan dengan Isa yang tidak pernah berkahwin.

    * Musa mempunyai anak lelaki,dan Muhammad juga mempunyai ramai anak.Tetapi Isa tidak mempunyai keturunan kerana Dia tidak pernah berkahwin.

    * Musa meninggal pada umur yang lanjut dan dikuburkan dan ini terjadi juga pada Muhammad.Tetapi Isa tidak meninggal.Dia telah diangkat ke Syurga dan tidak dikuburkan.

    Dahulunya ia menjadi jelas kepada saya tentang ayat Ulangan 18:15

    1.

  47. Aku pastikan Jiwaku diselamatkan…bukan karena agama yg sangat rumit ajarannya. Disisi lain katanya agama yg diturunkan ALLAH, disisi lain pembunuhan dan kenajisan poligami dirstui juga. Samiku akhirnya terima Yesus juga, sekalipun dalam penjara…. karena ikut2an membunuh org kristen 10 thn lalu. Yah, syukurlah…skrg kami ada damai sejahtera…tenang dan hidup apa adanya sesuai belas kasihan TUHAN YESUS, jadi ngga usah beragama kalo masih penuh dgn kebencian….percuma

  48. Dulu saya berpikir juga bahwa YESUS itu manusia biasa, ciptaan Allah itu sendiri. Tetapi ketika itu, aku diberi pemahaman yg dalam (pengalama Sendiri) yg luar biasa, akhirnya aku mengerti. Mengerti dalam iman yg tidak bisa saya jelaskan dan paksakan kepada Ibu saya…bhwa YESUS ADALAH TUHAN. Ada pengalaman indah yg maha dasyat …tidak mungkin saudara mengalami hal yg sama.

    Bagiku tidak penting lagi apa itu agama, yg penting …aku hidup di dalam DIA..YESUS adalah TUHAN bagiku dan anak2ku. Aku dikucilkan dan dianggap murtad…tak masalah, aku tetap agama lama di KTP kog…tetapi jiwaku milik TUHAN YESUS. I Love Jesus

  49. Setelah saya membaca komentar2 diatas, dari diskusi…. lama kelamaan menjadi saling mengejek. Sebenarnya kalau kita mengakui dalam kehidupan kita ini ada sesuatu kekuatan yang maha kuasa, maha esa yang disebut TUHAN, kita tidak perlu berbalas pantun lagi….
    Kita… manusia .. adalah machluk ciptaannya. Jadi kesimpulannya kita ini kerdil sekali dimata Tuhan. Logikanya sebagai machluk ciptaanNya.. mana mampu kita mendiskusikan.. mencari-cari kebenaran Sang Pencipta. Akal pikiran kita tidak akan sampai kesana…. sehingga yang ada adalah tafsir serta persepsi yang berbeda… bagaikan orang buta yang coba menafsirkan bagaimana bentuk seekor Gajah… Ada yang memegang kakinya maka ditafsirkannya Gajah itu berbentuk seperti pohon yang tinggi. Ada yang memegang telinganya..menafsirkan bahwa Gajah bagaikan Daun Talas,..ada yang memegang ekornya..dan seterusnya dan seterusnya… sehingga penafsiran itu ber-beda2.
    Cerita diatas adalah suatu contoh betapa kerdilnya masusia dihadapan Sang Penciptanya… bagaimanapun machluk ciptaan tidak dapat melebihi Penciptanya.

    Allah tidak menciptakan agama…Dia hanya menurunkan firman untuk kebaikan manusia. Dalan ilmu bangsa2, manusia adalah machluk sosial. Oleh karenanya mereka selalu mencari identitas diri dan kelompoknya…. Bagi Penganut Sang Budha mereka menamakan dirinya dan kelompoknya Penganut/Pengikut Budha sehingga timbul Agama Budha. Demikian pula lainnya sehingga banyak timbul sekte2 agama yang mempunyai nama masing2. Semuanya hanya untuk identitas agar membedakan satu dengan lainnya.

    Jadi tidak perlu kita mencari-cari Tuhan… Tuhan itu satu.. Yang Maha Esa..Maha segalanya…tiada tandingannya.

  50. EH SALAH , MUHAMMAD MENGATAKAN ” SESUNGGUHNYA NAFASKU ADA DITANGAN ISA ALMASIH PUTRA MARYAM”

  51. COBA CARI AYAT YANG MENGATAKAN, BAHWA MULUT MUHAMMAD SENDIRI MENGATAKAN: ” SESUNGGUHNYA NYAWAKU ADA DALAM TANGAN ISA ALMASIH”

    JIHAT= JIJIK DAN JAHAT

  52. Tentang Yesus, siapapun DIA, Alquran, tidak bisa dijadikan referensi apapun mengenai Yesus. 600 tahun setelah Yesus ada baru ada ALquran, wah …apa isinya ya ? Jihad dan jihad, semoga jangan sesat dgn jihad yg diajarkan oleh kitab muhammad itu.

  53. yesus (isa as) berkata di dalam alkitab yohanes 17 Ayat 3:inilah hidup yang kekal itu (masuk surga) ada dua syaratnya yang pertama menjadikan allah swt satu-satunya tuhan dan saya (yesus/Isa AS) adalah utusannya (ashaduallah illa hailawlah waashaduanna isa rosulullah).ini adalah syahadat yang harusnya di amalkan oleh umat kristiani.menjadikan allah swt satu2nya tuhan yang esa dan yesus (Isa AS adalah utusannya)kalau umat yesus benar benar menjalankan perintah yesus umat islam dan umat kristen perbedaannya tipis skali,knapa perbedaan islam sangat jauh itu karena umat kristen mempertuhankan yesus malah di bikin trinitas (tuhan bapa tuhan ibu dan yesus dst) jadi kritisi al kitap sebelum di jadikan pedoman hidup jangan jadikan agama itu hanya agama T.O.T (turut orang tua).jd utk artikel yang saya baca ini coment saya cm sedikit (luchu bila mengatakan kalau yesus adalah tuhan).semoga kalaian cepat sadar dengan kekeliruan yang di ajarkan oleh yohanes paus paulus imam kalian itu.terimakasih.

  54. Maryam 19.30
    !!!! Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

    Nabi isa berkata : Al BAQARAH 5.117
    Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

    AL MAA IDAH 5.72 :
    sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.

    anda punya arti sendiri,saya pun punya arti sendiri.
    banyak situs yg menjelaskan isi dan kebenaran dari sebuah kitab suci.

    salam

  55. Buka mata buka telinga buka hati…..

    Jawaban suatu Kebenaran muncul dari diri kita sendiri..asal kita mau mencarinya..

    Salam

  56. Tercipta karena kehendak ALLAH…apa itu di sebut TUHAN..
    kita lahir juga kehendak ALLAH..apa kita juga di sebut TUHAN..
    ADAM dan HAWA mala tanpa Bapak dan Ibu..apa dia juga TUHAN..
    Nabi Isa a.k.a Yesus adalah Utusan ALLAH manusia biasa yg di muliakan ALLAH sebagai Pelurus jalan Manusia mengenal SANG PENCIPTAnya..
    Artian TUHAN = ALLAH = MAHA ESA = TUNGGAL = SATU.
    Nabi isa berkata : Al BAQARAH 5.117
    Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

    sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.
    anda punya arti sendiri,saya pun punya arti sendiri.
    banyak situs yg menjelaskan isi dan kebenaran dari sebuah kitab suci.
    Mana dari SANG PENCIPTA mana Buatan manusia…
    Jalanku adlh menuju Surga..
    Tiada dosa yg di tanggung..setiap manusia menanggung dosanya sendiri2..

    Salam.

  57. YESUS ADALH TUHAN BUKAN MANUSIA BIASA TAPI DIA ADALAH MANUSIA SEJATI YANG TIDAK BERDOSA KARENA DIA ADALAH PRIBADI ALLAH TRITUNGGAL DALAM ARTI SATU ESENSI TIGA PRIBADI.

  58. Injil yang diakui di Indonesia ada empat yaitu Injil Matius, Markus,
    Lukas dan Yohanes. Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma
    CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil itu diseminarkan
    oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar
    dari berbagai universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi
    dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll
    yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima
    yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas. Ke lima
    Injil yang bernama “The Five Gospels” diseminarkan dalam rangka
    mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels
    tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The Search For The
    Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan? Mencari
    ucapan asli dari Yesus).

    Dalam kitab The Five Gospels tersebut, semua ucapan atau sabda Yesus,
    dicetak berwarna. Ada empat warna yang disepa­kati, yaitu merah
    (RED), merah muda (PINK), kelabu (GRAY) dan hitam bolt (BLACK).

    Ada tiga option (pilihan) yang disepakati untuk menentukan derajat
    kebenaran sabda / ucapan Yesus, yaitu :

    Option 1

    ** Red : I would include this item unequivocally in the database for
    determining who Jesus was.

    ** Pink : I would include this item with reservations (or
    modifications) in the database.

    ** Gray : I would not include this item in the database, but I might
    make use of some of the content in determining who Jesus was.

    ** Black : I would not include this item in the primary database.

    Option 2

    ** Red : Jesus undoubtedly said this or something very like it.

    ** Pink : Jesus probably said something like this.

    ** Gray : Jesus did not say this, but they ideas contained in it
    are close to his own.

    ** Black : Jesus did not say this, it represents the perspective or
    content of a later or different tradtion.

    Option 3

    ** Red : That`s Jesus !

    ** Pink : Sure sounds like Jesus. ** Gray : Well, maybe.

    ** Black : There`s been some mistake.

    Dari hasil seminar, ternyata Injil Yoha­nes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak
    masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat
    tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus. Ayat itu hanyalah
    ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori RED,
    PINK, GRAY & BLACK.

    Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli
    dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :

    “Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were
    not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.”

    “Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus
    di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut
    Seminar Yesus.”

    Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari
    seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia,
    khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh
    dua persen) isi Injil bukan benar­benar diucapkan Yesus, berarti
    hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan
    Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan
    dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi
    hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para
    perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan
    tidak satupun berasal dari lndonesia.

    Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut,
    Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.

    Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu
    ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink
    saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja,
    selebihnya Black.

    Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:

    RED : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah,
    berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan
    Yesus.

    PINK : (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu
    Yoh 4:43.

    GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12
    ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.

    BLACK : (Jesus did not say this There’s been some mistake!) selebihnya
    bukan ucaan Yesus!

    Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan
    19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat,
    berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.

  59. akkhhh lagak mikir ni orang….
    apa loe tega….
    ama than yang gk pake baju…….(awas ah masuk aingin)
    apa loe tega ama tuhan yang pake kolor…??? (gk malu tuh..?? kaya orang gila donk)
    apa loe benar” tega ama tuhan yang nempel di salib…
    udah gk pake baju cuma pake kolor kaya di film-film porno.(emang muka bokep)

  60. dari perdebatan diatas…memang benar islam…….dari kalimat ayat nya saja sudah sama kita dengar… makasih semua nya…mudahmudahan saya di beri petunjuk oleh yg mencipta kan saya..amen.jadi selama ini masak saya menyembah sesama manusia..

  61. ANDA BUTUH IJAZAH UNTUK MENCARI KERJA – MELANJUTKAN KULIAH – KENAIKAN JABATAN ?!?!
    KAMI JASA PEMBUATAN IJAZAH SIAP MEMBANTU ANDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN IJAZAH UNTUK BEKERJA ATAU MELANJUTKAN SEKOLAH / KULIAH.
    BERIKUT INI MERUPAKAN JASA YANG KAMI SEDIAKAN.

    -SMU:4.000.000
    -D3:6.000.000
    -S1:8.000.000

    * AMAN, LEGAL, TERDAFTAR DI UNIVERSITAS / KOPERTIS / DIKTI, BISA UNTUK MASUK(PNS, TNI, POLRI,BUMN, SWASTA).

    JUGA MELAYANI PEMBUATAN SURAT SURAT PENTING SEPERTI:SIM, STNK, KTP, REKENING BANK, SURAT TANAH, AKTE KELAHIRAN.BPKB, N1, SURAT NIKAH, DLL

    SYARAT:KTP/SIM,FOTO BERWARNA DAN HITAM PUTIH,UNIVERSITAS YANG DITUJU,IPK YANG DIMINTA(MAX 3,50),TAHUN KELULUSAN YANG DIMINTA,ALAMAT PENGIRIMAN YANG DIMINTA.KIRIM KE: pembuatanijazah@yahoo.co.id

    HUB: +6285736927001

    (HANYA UNTUK YANG SERIUS SAJA)

    Nb:Semua manusia berhak meiliki pekerjaan dan pendidikan yang layak,entah dari kalangan atas,menengah dan bawah.Maka dari itu kami ada untuk anda yang mebutuhkan ijazah atau surat-surat penting lainnya

  62. Salam kenal ^_^

    Sudah sepantasnya bagi umat kristen tidak mempercayai nabi Muhammad, “karena Dia datang setelah Yesus.”

    Dan sudah sepantasnya manusia2 saat ini, yg telah dilahirkan dalam keluarga beragama Islam, mencoba untuk mencari tahu kebenaran kristen. Ajaran nya baik, mengasihi sesama manusia.. tidak memaksa dan membuktikan dengan cinta kasihnya dalam perbuatan.

    Dan saya sebagai orang yg percaya bahwa Tuhan itu ada,, Sangat sedih melihat kenyataan didunia bahwa setiap pemeluk agama “kenyataannya” memiliki Tuhan yg berbeda.

    Pernahkah kalian berfikir:
    – bagaimanakah jika ANDA dilahirkan dalam keluarga ISLAM?
    – bagaimanakah jika ANDA dilahirkan dalam keluarga KRISTEN?
    – bagaimanakah jika ANDA dilahirkan dalam keluarga YAHUDI?
    – bagaimanakah jika ANDA dilahirkan dalam keluarga HINDU?
    – bagaimanakah jika ANDA dilahirkan dalam keluarga BUDHA?
    – bagaimanakah jika ANDA lahir di JEPANG (negara maju) yg Meng Agungkan MATAHARI?
    – bagaimanakah jika ANDA lahir dalam keluarga yg menyembah DEWA ZEUS?

    bukti nyata yg tertinggal adalah Alkitab, atau kitab suci, dasar dari semua ajaran agama dalam agama samawi. Pelajarilah kitab-kitab tersebut, berasal dari mana, penulis kesaksiannya siapa, apakah terjadi perubahan atau tidak, apakah kitab tersebut sesuai dengan manuskrip aslinya atau tidak, hingga akhirnya, diketahui kebenarannya.

    insyaallah akan akan ada pencerahan.

    salam damai. ^_^

  63. arti iman di kristen adalah mengakui bahwa yesus/isa al masih adalah TUHAN padahal dalam ayat tersebut tidak terdapat makna yang menyatakan bahwa yesus itu TUHAN atau ANAK2 TUHAN.. terima kasih. itulah intinya.. klo g salah.. coba d baca lagi mas..

  64. “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”

    Artinya : Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.(Al Imran, 3:45)

    [3:45] (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat {195} (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

    kata muqarrabiin = bukan orang tapi Orang-orang, dan salah satu orang itu adalah Isa. Orang yg dicuptakan dgn Sabda Tuhan (Kalimat)

    Anda jgn dulu menterjemahkan Bahasa Arab, tp terjemahkan dulu Injil dari Bahasa Aslinya, Bahasa Ibrani atau apalah…

  65. @orces … anda bilang bahwa Yesus meminta tolong kepada Allah padahal dia sendiri Allah… saya anggap itu salah…
    COBA TULISKAN DIMANA AYATNYA YGN MENGATAKAN IA MEMINTA TOLONG…?? setahu saya IA hanya bilang ” Kasihanilah mereka Bapa karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (kira-kira seperti itu , saya lopa)

    mungkin di al-quran dikatakan bahwa Allah tidak beranak dan tidak diperanakan . dan banyak mengatakan bahwa Allah itu satu lalu kenapa ada Yesus…??

    dalam kristen Allah memang 1 tetapi mempunyai 3 pribadi yaitu Allah Bapa , Allah Anak dan , Allah Roh kudus .
    jika hanya 1 pribadi maka seperti Orang sedang drama tetapi pemerannya 1 orang dan Ia berganti baju untuk mengganti menjadi tokoh lain. . .
    skrang Manusia dan Allah bukankah berbeda???
    Allah tidak terbatas dan Manusia terbatas…
    itulah kenapa Allah mempunyai 3pribadi tetapi tetap 1 Allah . Ia tidak seperti manusia yg hanya mempunyai 1 pribadi. Ia berbeda…

    ada yg bilang bahwa Allah itu tidak mungkin Mati…
    benar Allah tidak mungkin Mati.. karena itu Ia bangkit, Ia mati agar manusia tidak binasa. Yesus Mati raga tetapi tidak Jiwanya juga. karena Ia Allah maka Ia bisa bangkit ( itu menurut pemikiran Saya) jika kalian tidak percaya Bahwa Ia bisa bangkit… kalian bisa baca bahwa Ia saja bisa membangkitkan Lazarus dan mukjizat lainnya kenapa Ia tidak bisa membangkitkan dirinya sendiri…??? dan muhamad bilang bahwa Ia hanya sebatas Nabi yg di beri Anugerah yg spesial….
    tpi seseorang menjadi Nabi jika Ia sudah mendapatkan Pengetahuan ttg Allah. Nah apakah ada Nabi yg di pilih Allah dari kecil…?? Yesus Lahir saat itu seblumnya Malaikat datang memberitahu Maria… Bukankah Allah tidak membeda-bedakan Manusia , Ia menciptakan Manusia semua Sama, tergantung Manusia itu membangun diri nya sendiri seperti apa..
    tapi Yesus adalah Allah jadi tidak ada salahnya jika Ia di anugerahi dari awal, Yesus hanya di lahirkan kembali menjadi manusia agar mereka lebih percaya. karena Ia sebelumnya sudah ada sebelum dunia di jadikan.
    1 yang pasti , jika ingin mengabarkan firman , pastilah akan mengalami kesulitan dalam hidupnya tetapi hatinya ada sukacita , seperti Yesus bahkan rasul” nya pun juga mati dengan cara di bunuh tetapi dalam sukacita,,, sbelum”nya pun juga yusuf IA di jual oleh saudaranya, yakub , abraham… Allah memberikan mereka bukan hidup yg lurus tanpa rintangan, tetapi berliku-liku . tidak ada Nabi yang hidupnya tidak mengalami kesulitan , kecuali Nabi palsu. saya mw banyak posting tapi saya pikir akan repot jika terlalu banyak GBU…
    kalau ada pertanyaan . dgn senang hati saya akan membalasnya .
    Seorang Manusia yg hikmat selalu memandang segala aspek dari sisi positivenya

  66. Syalom ,
    saya mw posting lagi …

    mengenai Bahwa Muhamad itu benar” seorang Nabi karena Ia bisa hampir sama persis membuat kitab PL PB … seperti seblumnya… dan berpikir apakah Ia genius?atau memang benar” Nabi?
    saya tidak akan menyangkal itu, tetapi saya akan memberi pendapat saya, karena saya sudah mempelajari Islam juga,

    saya pikir bukankah Muhamad sebelumnya Ia mempelajari firman Allah . tentulah Ia bisa membuat yg sama dan menambah kan yang kurang karena Ia sudah mempalajari yg sebelumnya.
    itulah alasannya ,
    tapi jika saya pikir bagaimana mungkin jika seorang manusia bisa menambah firman karena seblumnya ada kekurangnannya…
    Firman itu adalah Allah(yoh 1:1) , karena itu adalah pikiran Allah sendiri, jadi masakah Pikiran ALLAH yang sebelum” nya itu salah , tidak Mungkin ,tidak mungkin kita seorang manusia bisa membuat yang baru/ menambahkan/mengurangi .
    meskipun Ia adalah malaikat dari sorga-terkutuklah dia! (galatia 1:8) jadi siapapun yg menciptkan yg baru terkutulah dia…
    mungkin sekarang pun Alkitab sendiri banyak yg berbeda” , Alkitab khatolik dan Kristen Kharismatik dan menurut saya yg benar adalah Alkitab Reformed.
    tetapi kenapa ada banyak KITAb”??? dan tetap ada di dunia ini.. kenapa Allah tidak membinasakannya? bukankah akan di kutuk jika berani mengubah nya ?
    ya benar, tapi Allah membiarkan Kitab ” palsu itu beredar karena FIRMAN ALLAH yg sebenarnya masih ada… dan kitab” palsu itu di izinkan agar Manusia menggunakan AKal PIKIRANnya dalam Iman…. agar bisa membedakannya.

    Muhamad juga mengakui bahwa Yesus akan turun ke dunia u/ ke2 kalinya dan mengakui Yesus sebagai Nabi …
    tetapi dia tidak mengenal Yesus , sehingga dia tidak mengikuti ajarannya .dan hanya sebatas Nabi yg Special saja , tidak sebagai Allah. .
    bukankah dari ajaran Muhamad bahwa poligami itu di perbolehkan? kenapa ? padahal Yesus mengatakan bahwa hnya 1 istri/ suami saja.? lagipula Allah menciptakan Adam dan memberinya Istri , bukankah hanya 1? …
    mungkin ada yg berpikir bukankah Abraham juga poligami?
    tahu kenapa pada zaman PL , Allah belum melarangnya? agar Keturunan Manusia bisa semakin banyak, karena saat itu manusia hanya sedikit , tetapi setelah yesus, tidak diperbolehkan karena Manusia dgn pikiran jahat akan semakin banyak . mungkin bagi yg membaca semua postingan saya .
    akan bingung dgn kata” saya . mohon maap jika rumit…
    karena makna Allah sangatlah rumit agar kita menggunakan pikiran kita yg di berikan Allah.

    saya bisa mengatakan kebenaran YESUS adalah Allah dan membuat semua ajaran yg bertentangan dgnnya di nyatakan salah , karena saya telah mempelajarinya kitab taurat,zabur,injil,quran dll dgn baik .walau ada kitab yang palsu.
    tetapi ketahuilah jika saya mengatakannya , itu akan membuat kau malas berpikir . maka kau harus mencarinya sendiri .
    dan maap saya hanya seorang murid kelas 1 SMA… jadi mohon maklum kalau kalian tidak begitu mengerti…

    tapi jika kalian ada keraguan dan bertanya” ttng KEBENARAN…
    saya sebisa mungkin menjawabnya dengan Iman, karena tidak mungkin saya bisa menyamai Allah jika hanya sendiri

  67. Syalom ,
    saya mw posting lagi …

    mengenai Bahwa Muhamad itu benar” seorang Nabi karena Ia bisa hampir sama persis membuat kitab PL PB … seperti seblumnya… dan berpikir apakah Ia genius?atau memang benar” Nabi?
    saya tidak akan menyangkal itu, tetapi saya akan memberi pendapat saya, karena saya sudah mempelajari Islam juga,

    saya pikir bukankah Muhamad sebelumnya Ia mempelajari firman Allah . tentulah Ia bisa membuat yg sama dan menambah kan yang kurang karena Ia sudah mempalajari yg sebelumnya.
    itulah alasannya ,
    tapi jika saya pikir bagaimana mungkin jika seorang manusia bisa menambah firman karena seblumnya ada kekurangnannya…
    Firman itu adalah Allah(yoh 1:1) , karena itu adalah pikiran Allah sendiri, jadi masakah Pikiran ALLAH yang sebelum” nya itu salah , tidak Mungkin ,tidak mungkin kita seorang manusia bisa membuat yang baru/ menambahkan/mengurangi .
    meskipun Ia adalah malaikat dari sorga-terkutuklah dia! (galatia 1:8) jadi siapapun yg menciptkan yg baru terkutulah dia…
    mungkin sekarang pun Alkitab sendiri banyak yg berbeda” , Alkitab khatolik dan Kristen Kharismatik dan menurut saya yg benar adalah Alkitab Reformed.
    tetapi kenapa ada banyak KITAb”??? dan tetap ada di dunia ini.. kenapa Allah tidak membinasakannya? bukankah akan di kutuk jika berani mengubah nya ?
    ya benar, tapi Allah membiarkan Kitab ” palsu itu beredar karena FIRMAN ALLAH yg sebenarnya masih ada… dan kitab” palsu itu di izinkan agar Manusia menggunakan AKal PIKIRANnya dalam Iman…. agar bisa membedakannya.

    Muhamad juga mengakui bahwa Yesus akan turun ke dunia u/ ke2 kalinya dan mengakui Yesus sebagai Nabi …
    tetapi dia tidak mengenal Yesus , sehingga dia tidak mengikuti ajarannya .dan hanya sebatas Nabi yg Special saja , tidak sebagai Allah. .
    bukankah dari ajaran Muhamad bahwa poligami itu di perbolehkan? kenapa ? padahal Yesus mengatakan bahwa hnya 1 istri/ suami saja.? lagipula Allah menciptakan Adam dan memberinya Istri , bukankah hanya 1? …
    mungkin ada yg berpikir bukankah Abraham juga poligami?
    tahu kenapa pada zaman PL , Allah belum melarangnya? agar Keturunan Manusia bisa semakin banyak, karena saat itu manusia hanya sedikit , tetapi setelah yesus, tidak diperbolehkan karena Manusia dgn pikiran jahat akan semakin banyak . mungkin bagi yg membaca semua postingan saya .
    akan bingung dgn kata” saya . mohon maap jika rumit…
    karena makna Allah sangatlah rumit agar kita menggunakan pikiran kita yg di berikan Allah.

    saya bisa mengatakan kebenaran YESUS adalah Allah dan membuat semua ajaran yg bertentangan dgnnya di nyatakan salah , karena saya telah mempelajarinya kitab taurat,zabur,injil,quran dll dgn baik .walau ada kitab yang palsu.
    tetapi ketahuilah jika saya mengatakannya , itu akan membuat kau malas berpikir . maka kau harus mencarinya sendiri .
    dan maap saya hanya seorang murid kelas 1 SMA… jadi mohon maklum kalau kalian tidak begitu mengerti…

    tapi jika kalian ada keraguan dan bertanya” ttng KEBENARAN…
    saya sebisa mungkin menjawabnya dengan Iman, karena tidak mungkin saya bisa menyamai Allah jika hanya sendiri

  68. Salam Damai ,

    maap saya baru tahu situs ini ehehe…. saya mw komen dari posting an yg sblum”nya juga…
    kalau kita hanya percaya dengan keyakinan tetapi tidak bisa mengenal Allah lebih jauh , untuk apa…?? Allah menciptakan kita dgn akal dan budi agar kita bisa mengenal nya dgn sangaat baik…
    ketahuilah mengenal dan berdiskusi Allah tentu bisa kita dapatkan kebenarannya asalkan dengan Iman Mu….

    @gabriel , yg kau katakan memang benar Buah jatuh tak jauh dari Pohonnya , tetapi ketahuilah ALLAH TIDAK TERBATAS DAN ALLAH BERBEDA DENGAN MANUSIA …. Allah adalah suci dan Yesus memang penuh kasih , tapi jika Buah Itu berbeda pohon tentu saja berbeda ….
    BUah jatuh tak jauh dari pohonnya itu harusnya kau pandangkan dari Adam , Adam sudah membuat keturunan kita semua berdosa , tetapi Yesus bukanlah Manusia yang di lahirkan secara biasa, Ia Allah .TuhaN Yesus mengajarkan cinta kasih dan menerapkannya juga…
    tapi kita sebagai manusia .. kita berbeda dgn Allah .. Kita terbatas , Kita tak mungkin 100% sama seperti nya…

    seperti yg engkau bilang bahwa negara” eropa menyerang negara” islam… Apakah Allah menciptakan Kejahatan…?? Tidak, kita sendirilah yg menciptakannya karena kita keturunan Adam yg jatuh kedalam Dosa…
    Jika kau bilang pengikut Yesus melakukan Hal” seperti itu … Kenapa Harus Yesus yg disalahkan , Bukankah manusia memang sifat nya begitu , Semua manusia di bumi sudah jatuh kedalam Dosa karena Keturunan Adam kecuali Yesus karena Ia lahir oleh roh kudus…
    dan yg kedua dari mana Kau Tau bahwa mereka pengikut Yesus sejati… mereka menggunakan Akal Budi mereka tetapi tidak dengan Iman Sehingga Mereka salah menggunakan pikirannya sendiri… lagipula negara Eropa+amerika itu Asal kalian tahu saja … 70% semua Atheis… dan 20% nya hanya mengetahui Yesus tetapi tidak mengenalnya…. mungkin bisa di sebut Kristen KTP… tidak hanya kristen saja tapi umat muslim pun juga…. itu karena di Dunia ini Semua Orang Mempunyai akal Kejahatan….

  69. SALAM DAMAI,

    dan bagi kami yg beragama KATOLIK, kami yakin dan percaya bahwa YESUS TUHAN menyertai kami sampai akhir jaman, dan kami telah merasakan kasih-NYA dan ingin lebih dalam dan lebih dalam lagi mengenal kasih YESUS TUHAN.
    dan kami akan berusaha hidup sesuai dengan ajaran-NYA, menjalankan segala perintah-NYA dan menjauhi segala larangan-NYA.

    SALAM DAMAI.

  70. SALAM DAMAI,

    menurut saya jika kita berdiskusi mengenai satu agama ato mengenai TUHAN maka itu tidak akan ada habisnya, bahkan sampai akhir jaman.
    agama dan TUHAN itu berhubungan dengan setiap individu, bahkan dalam hub orang tua dan anak pun agama dan TUHAN tidak dipaksakan.
    jadi menurut hemat saya, kita (individu) bisa membuktikan bahwa pendapat/keyakinan kita itu benar dan tidaknya jika TUHAN turun ke dunia untuk ke-2 kalinya (akhir jaman).
    yang terpenting sekarang bagaimana kita ini hidup, apakah sudah menuruti ajaran-NYA dg menjalankan perintah dan menjauhi larangan-NYA ato blom !!! dan berhentilah mengklaim bahwa pendapat/keyakinan andalah yg BENAR dan jangan menghakimi pendapat/keyakinan orang lain (itupun tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun) kalaupun ada orang/kelompok yg melakukan tindakan yg melanggar perintah-NYA (agama) itu kita harus sikapi bahwa sesungguhnya orang/kelompok itulah yg bertindak/melakukan dan bukan AGAMA’nya…saatnya kita menjalin hub yg serasi dan harmonis sebagai umat beragama (umat-NYA).
    karena TUHAN mengajarkan KASIH kepada setiap ciptaan-NYA

    SALAM DAMAI

  71. Kenalilah pohon dari buahnya…

    Kalau yesus memang penuh kasih, kenapa pengikutnya di eropa menjajah bangsa-bangsa lain. Belanda menjajah dan mencuri kekayaan bangsa indonesia selama 350 tahun, inggris merampas tanah dan membunuh ribuan suku indian di amerika utara, spanyol membunuh ribuan dan menghancurkan peradaban aztec, perancis menjajah dan merampas kekayaan alam vietnam dan kamboja, dan banyak lagi yang lainnya.

    Kalau yesus memang penuh kasih, kenapa pembunuhan yang luar biasa besarnya yg belum pernah ada dalam peradaban umat manusia dilakukan oleh pengikut yesus. Pada perang dunia, Churchil, Roosevelt, Hitler, Musolini, jendral rommel, tentara SS, marinir, semuanya, berdoa didepan patung yesus sambil menggemgam salib untuk kemudian bertempur saling berbunuhan dengan KEKEJAMAN luar biasa hasilnya puluhan juta manusia mati.

    Kalau yesus memang penuh kasih, kenapa pengikutnya yang TAAT dan SALEH seperti Goerge W Bush membunuh ratusan ribu penduduk Iraq dengan alasan Iraq memiliki senjata pemusnah massal, ketika KEBOHONGAN nya terungkap diberi alasan lagi karena terlibat al Qaeda, namun terbukti tidak ada keterlibatan iraq dengan al Qaeda, akhirnya diberi alasan bahwa Saddam banyak membunuh rakyatnya. Suatu KEMUNAFIKAN karena semua orang tahu Bush menghancur leburkan iraq karena ingin mengangkangi minyak iraq dan untuk melindungi tuan mereka israel.

    Kalau yesus memang penuh kasih, kenapa pengikutnya di serbia berdoa di gereja dgn di pimpin oleh pendeta untuk kemudian memperkosa wanita-wanita bosnia, melakukan pembunuhan masal anak-anak, perempuan, laki-laki, tua dan muda rakyat bosnia. Ribuan penduduk bosnia dibunuh dan dikubur dalam kuburan-kuburan masal.

    Kalau yesus memang penuh kasih, kenapa pengikutnya di amerika dan eropa membantu israel merampas tanah rakyat palestina, mengusir orang palestina dari rumahnya, menteror penduduk palestina serta memberi israel senjata super canggih rudal, helicopter apache, F16 dll untuk digunakan membunuh penduduk palestina namun jika penduduk palestina melakukan perlawanan menggunakan batu, ketapel, pisau lipat, bom rakitan, roket rakitan dan senjata sederhana lainnya dikatakan sebagai TERORIS.

    Kalau yesus memang penuh kasih, ….silahkan para pembaca melanjutkannya.

    Dua ribu tahun ajaran yesus yang terlihat adalah pengikut yg melakukan kejahatan luar biasa, penjajahan, pembunuhan massal, teror, kemunafikan, kebohongan dan kekejian lainnya.

    Maaf…, saya hanya mengungkapkan fakta dan sejarah, jika ada yg mengatakan ajaran yesus penuh kasih, setelah melihat fakta dan sejarah, perut saya jadi mual, merinding, dan ngeri atas kekejaman dan kejahatan yang dilakukan oleh pengikut-pengikutnya, disebabkan “KENALILAH POHON DARI BUAHNYA”

  72. kalau benar yesus itu tuhan, mengapa kata para malaikat dan sedangkan para malaikat mengatakan dari Alloh. sedangkan Alloh adalah Tuhan bagi umat islam. Seperti yang saya baca di atas bahwa anak yang dilahirkan oleh siti maryam lalu yang di beri gelar al-masih ternyata tercantum dalam al- imran yang ada di dalam al- qur’an, dan ternyata itu di kasih tau oleh Alloh yang disampaikan oleh malaikat. dan dalam agama islam putra dari siti maryam atau Isa as adalah nabi sama seperti nabi Muhammad SAW dan yang lainya yang di beri tugas oleh Alloh swt menyampaikan wahyu kepada umat manusia. berarti orang yang beranggapan isa atau yesus itu salah dan kenapa lw yesus itu tuhan ko bisa mati.

  73. Yth. Gabriel, sejauh ini saya tidak temukan kesalahan konteks di PL dan PB, kalau itu kesalahan penulisan, misalnya kurang satu huruf ya, manusiawi.
    Yang mana yg bertentangan? Yesus dinubuatkan ribuan tahun sebelumnya, bahwa dia MESIAS. Kalau bagian ini kita akui, mengapa bagian lainnya ketika DIA naik ke Sorga secara nyata-nyata kita ragukan. Jika kita akui apa yg sdh IA lakukan, dan disaksikan oleh KITAB SUCI ini, mengapa kita tidak mengakuiNya?
    Bacalah Kitab Mazmur Daud, dan niscaya anda akan tahu bahwa Akal Manusia dalam pikiran sangat rendah dan tidak bisa memahami kemuliaan dan betapa tingginya Karya TUHAN.

    Pikiran adalah anugerah u manusia, namun pikiran dapat dikalahkan oleh IBLIS, shg pikiran dapat memutarbalikkan kebenaran. Seandainya, pikiran adalah pusat kebenaran, maka saudara tdk perlu mengakui adanya ALLAH.

    Yesus berkata “Aku akan mengutus Roh Kudus sebagai Penolong bagi kamu…”. Itulah yang membuat kita berpikir benar dan memahami banyak rahasia, bukan dgn otak yg sebesar bakpao ini, karena blum apa2nyalah otak dan pikiran kita itu. Tuhan Yesus hadir di depan Saulus ketika ia menganiaya umat Tuhan, dan akhirnya Saulus mengalah dalam segala pikirannya yg tak masuk akal. Kini dia dipanggil Paulus karena sudah dimenangkan oleh Roh Kudus, dan memanggil Yesus sebagai LORD, Tuhan yang naik ke sorga, tidak berada di bumi seperti nabi lain,…. yang berada dibumi adalah manusia, kuburannya disembah barangkali, adalah penyesatan yg luar biasa.

    Yesus disembah karena IA berada di surga, naik ke sorga, terangkat oleh awan-awan ke Sorga. Sekarang DIA ada didekat dan dihati kita semua, niscaya jika engkau panggil namaNya Yesus, DIA hadir dgn penuh belas kasihan padamu, pada kita semua.

    YESUS MAHA HADIR karena DIA tidak terkubur disuatu tempat, tidak terkunci, tidak di tawan… IA terangkat ke SURGA dan bersatu dengan SANG Khalik langit dan Bumi yang IA panggil sebagai BAPA.

    Amin

  74. Numpang lewat, mau ngasih komen untuk om JBU diatas :

    Kalau muhammad menyalin perjanjian lama (PL) atau baru (PB), kenapa banyak sekali kesalahan-kesalahan dalam PL dan PB tidak ada dalam al Quran, apa muhammad orang jenius sehingga bisa memilah ayat yang keliru.
    Persamaan antara PL/PB dengan al-Quran karena menyampaikan berita yg sama, seperti CNN memberitakan perang iraq, kemudian alJazerah memberitakan perang iraq juga, beritanya pasti sama, nah apakah alJazerah menyalin berita CNN, pasti tidak.

    Tentang ketuhanan yesus, dari diskusi diatas, pihak pro ketuhanan yesus mengambil ayat-ayat di PL/PB sebagai pendukung, sementara yg kontra juga mengambil ayat-ayat PL/PB juga sebagai argumen, kenapa di PL/ PB banyak pertentangan seperti itu. Kesimpulan saya, PL/PB sebagai kitab suci diragukan kesuciannya.

    Saya baca posting diatas, dari pihak yg pro tuhan yesus, menyatakan ” terima saja ketuhanan yesus tanpa perlu menggunakan akal/ logika”. Perlu saya ingatkan bahwa karunia terbesar yg diberikan TUHAN pada umat manusia yaitu AKAL FIKIRAN, yg tidak diberikannya pada makkluk lainnya seperti kucing, anjing, ayam dll. Jadi kalau ada kabar gembira melalui SMS seperti “selamat anda telah menerima hadiah mobil seharga 100 juta”, kebenaran beritanya diperiksa dulu, biasanya berita tsb tipuan.
    Untuk kabar gembira “yesus telah mengorbankan dirinya untuk menebus dosa umat manusia”, coba kita cek dulu pembawa beritanya yaitu PL/PB. Namun dari diskusi diatas terbukti di dalam PL/PB mengandung banyak pertentangan, sebagian ayat menyatakan yesus tuhan, sebagian lagi bukan, jelas PL/PB diragukan sebagai pembawa berita.

  75. Bukti-bukti bahwa Mohammad hanya ngarang Qur’an bisa dilihat dari: A. Ide2 dan Doktrin2 dalam Qur’an:

    1. Kata2 agama Yahudi dalam Qur’an
    2. Pandangan tentang Doktrin2 Islam
    3. Hukum Moral dan Ibadah Agama
    4. Pandangan Hidup

    B. Kisah2 dan Legenda2 dalam Qur’an

    Kata2 agama Yahudi dalam Qur’an:

    1. Tabut – kata yang berakhiran –ut merupakan kata asli agama Yahudi karena tiada kata Arab asli yang berakhiran –ut.
    2. Torah (Taurat) – wahyu illahi bagi kaum Yahudi
    3. Jannatu And – surga, taman Eden
    4. Jahannam (Gehinnom) – Neraka (berasal dari kata Lembah Hinnom tempat munculnya penyembahan berhala, sehingga kemudian kata Hinnom diartikan sebagai Neraka)
    5. Ahbar – guru
    6. Darasa – untuk mengerti maksud asli naskah agama melalui penyelidikan yang persis dan seksama
    7. Rabbani – guru
    8. Sabt – hari peristirahatan (Sabbath)
    9. Sakinat – kehadiran Tuhan
    10. Taghut – kesalahan
    11. Furqan – penebusan, penyelamatan
    12. Maun – pengungsi
    13. Masani – pengulangan
    14. Malakut – pemerintahan, hukum Tuhan

    Pengambilan kata2 Yahudi merupakan bukti jelas bahwa kang Mamat tidak sanggup mencari kata yang tepat dalam bahasa Arab. Selain itu, Qur’an sarat dengan kata2 Aramaik dan Syria dan ini juga menyiratkan pencurian ide2 agama. Misalnya kata2 Swat (bencana), Madina, Masjid (tempat ibadah), Sultan, Sullam (tangga), Nabi.

    Doktrin utama Islam juga dipinjam dari agama Yudaisme, dan ini beberapa contoh yang paling jelas:
    Daftar isi
    [sembunyikan]

    membersihkan diri di Berachoth 46
    * 7 Hukum nikah di Q 2:221 serupa dengan Talmud Kethuboth 40:1.
    * 8 Kisah-kisah dan Legenda-legenda

    KEESAAN TUHAN

    Seperti yang telah ditulis dalam sejarah, keesaan Tuhan merupakan hal yang baru bagi kaum pagan Arabia. Meskipun begitu paham Tuhan yang esa dari Yudaisme yang tak kenal kompromi begitu mempesona Muhammad sehingga akhirnya dia pun berkhotbah tentang Tuhan yang Esa.
    WAHYU YANG DITURUNKAN

    Ide bahwa Allah membimbing dan menolong umat manusia melalui wahyu yang ditulis oleh orang2 yang dipilih Tuhan adalah hal utama bagi penciptaan agama Muhammad. Secara terus terang dia kagum atas kaum Yahudi terpelajar yang punya pengetahuan sangat dalam tentang agamanya. Ini diungkapkannya di ayat 6:20 yang bunyinya “Mereka mengerti Kitab bagaikan mengerti anak mereka sendiri!” Dia mengambil keputusan untuk punya buku Arab yang harus dihafal dan dimengerti pengikutnya dengan cara yang sama kaum Yahudi mengenal kitab suci mereka. Akhirnya si Mamat menggombal bahwa Qur’an adalah buku jiplakan dan buku yang asli ada di surga (85:22). Ide ini diambil dari Pirke Aboth volume 6 yang juga mengatakan bahwa terdapat meja2 surgawi yang bertuliskan hukum2.
    PENCIPTAAN

    Ide Muhammad tentang penciptaan sudah jelas diambil dari Keluaran 20:11 dan ini tampak di Q 50:38 yang berbunyi “Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.” Di surah2 lainnya, Qur’an menyatakan bumi dibentuk dalam waktu dua hari (Q 41:9-11).
    TUJUH SURGA, TUJUH NERAKA

    Qur’an sering menyebut tentang tujuh surga (2:29; 41:12, 65:12), dan hal serupa juga ditemukan di Chegiga 9:2. Di dalam Qur’an, neraka punya tujuh pintu Q 15:44 Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. Dan hal yang sama juga terdapat di Zohar 2:150 Kitab Zohar (Yudaisme זהר “Splendor, radiance”) dianggap sebagai kitab yang paling penting dalam Kabbalah (Yudaisme mistik)

    Hal neraka punya tujuh pintu ini bisa dilacak jauh kembali ke belakang, ke sumber Indo-Iran, karena dalam kitab suci agama Hindu dan Zoroastria terdapat pula keterangan tujuh surga dan tujuh neraka. Di Sura 11:7 kita baca bahwa takhta Allah terapung di atas air.
    Q11:7
    Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, …. Bandingkan ini dengan Kejadian 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudra raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

    Di sura 43:77 kita baca Malik adalah penjaga neraka yang mengatur penyiksaan terhadap orang2 berdosa Q 43:77
    Mereka berseru: “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Dia menjawab: “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”. Hal serupa tampak pada kepercayaan Yudaisme tentang Pangeran Kegelapan. Nama Malik sudah jelas diambil dari nama Dewa Api bangsa Amalek yakni Molekh yang dinyatakan di Letivicus, 1 Raja2, dan Yeremia.

    Di Sura 7:46 tertulis pembatas surga dan neraka bernama A’raaf Q 7:46
    Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A’raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: “Salaamun ‘alaikum”. Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya). Bandingkan ini dengan Midrash Yahudi di Eklesia 7:14 “Berapa besarnya ruangan antara surga dan neraka? Rabbi Jokhanan berkata terdapat sebuah tembok, Rabbi Akha berkata terdapat sebuah sekat; guru2 mereka menyatakan bahwa keduanya terletak sangat berdekatan sehingga orang2 dapat saling melihat dari tempat mereka berada.” Hal serupa juga dinyatakan di agama Zoroastria: “Jaraknya seperti antara gelap dan terang.”

    Ayat Qur’an 50:30 dinyatakan: Suatu Hari Kami akan bertanya pada Neraka,”Apakah kau sudah penuh?” Ia menjawab,”Apakah masih ada tambahan lagi (yang datang)?” Di buku Othioth Derabbi Akiba 8:1 tertulis: “Pangeran Neraka akan berkata, hari demi hari, berikan makanan sampai aku kenyang.”

    Perihal sulitnya masuk ke Surga, para Rabbi Yudaisme menggambarkannya bagaikan sulitnya gajah masuk ke lubang jarum, sedangkan Q 7:40 menyatakan unta masuk ke lubang jarum. Q 7:40
    Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. Bandingkan dengan perkataan Yesus di Matius 19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
    Juga Markus 10:25 dan Lukas 18:25

    Menurut Talmud, anggota badan manusia akan bersaksi tentang diri manusia itu sendiri (Chegiga 16, Taanith 11). Satu pasal menyebut, “Anggota2 tubuh manusia akan bersaksi tentang dirinya, karena telah dikatakan: ‘Dirimulah sendiri yang akan menjadi saksiKu, kata Tuhan’”.
    Sekarang bandingkan dengan Q 24:24
    pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

    Ayat Qur’an 22:47 menyatakan: Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu. Bandingkan dengan ini: Mazmur 90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.
    HUKUM MORAL DAN IBADAH

    Ada aturan moral dari Talmud yang dipinjam oleh Muhammad. Anak2 tidak perlu menuruti nasehat orangtuanya jika orang tua mereka menginginkan sang anak untuk melakukan kejahatan. Ini terdapat di Jebhamoth 6 dan di Q 29:8.

    Tentang makan dan minum saat puasa di bulan Ramadhan, Q 2:187 menyatakan Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. Di Mishnah Berachoth 1:2 tertulis bahwa doa Shema dilakukan “pada saat seseorang dapat membedakan benang biru dengan benang putih”.

    Q 4:46 menyatakan bahwa Muslim tidak boleh sembahyang jika mereka mabuk, habis be’ol, atau menyentuh wanita.
    Q 4:46
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun. Larangan2 yang sama bisa dilihat di Berachoth 31:2 dan 111:4 dan Erubin 64.

    Shalat dapat dilakukan pada saat berdiri, berjalan atau bahkan sedang mengendarai. Hal ini tertulis di Berachoth 10 dan dipinjam Muhammad di Q 2:239, 3:39 dan 10:89.
    Q 2:239
    Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.

    Ketaatan melakukan ibadah tidaklah mutlak jika dalam keadaan terjepit, dan hal ini tidak dianggap dosa. Pesan ini tercantum di Mishnah Berchoth 4:4 dan Q 4:102 pun menyatakan hal yang sama. Q 4:102
    Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan seraka’at), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalu bersembahyanglah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu.
    Aturan wudhu di Q 5:6 sama dengan aturan membersihkan diri di Berachoth 46

    Q 5:6
    Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni’mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

    Di Q 5:6 tercantum bahwa jika tidak ada air hendaklah bersihkan diri dengan tanah. Talmud Berachoth 46 menyatakan bahwa “orang dapat membersihkan diri dengan tanah”.

    Q 17:110 menyatakan bahwa sembahyang tidak boleh dilakukan dengan suara yang keras. Aturan yang sama tercantum di Berachoth 31:2.

    Q 2:228 menetapkan masa tunggu selama 3 bulan sebelum wanita yang baru bercerai dapat menikah lagi. Misha Jabhamoth 4:10 menyatakan hukum yang persis sama.
    Hukum nikah di Q 2:221 serupa dengan Talmud Kethuboth 40:1.

    Baik Islam maupun Yudaisme menuntut wanita untuk menyusui bayinya sampai usia 2 tahun. Ini tertera di Q 31:14, 2:233 dan di Kethuboth 60:1.

    Doktrin2 lain yang dipinjam Muhammad dari agama Yudaisme adalah kebangkitan orang2 mati, baik yang beriman atau tidak beriman. Hal ini sudah disebut di Daniel 12:2.
    Daniel 12:2
    Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.

    Juga doktrin tentang Hari Akhir yakni yom dina rabba, ketika kitab penghakiman dibuka, dan setiap orang akan dihakimi. Hadiah surga, taman dan hukuman neraka, dengan api membara di Gehinnam; ini semua berasal dari agama Yahudi yang kemudian dilebih-lebihkan di dalam imajinasi Muhammad yang memang sudah rada miring sejak awal. Doktrin2 tentang malaikat dan roh2 jahat; terutama yang disebut sebagai Iblis, dan juga Gabriel, sang malaikat penyampai wahyu. Muhammad tampaknya sangat terpesona dengan bab pertama kitab Kejadian, dan ini bisa dilihat dari banyaknya ruang dalam Qur’an yang menerangkan penciptaan surga dan bumi, manusia dan berbagai benda2 di alam raya

    Kisah-kisah dan Legenda-legenda

    Tampaknya sejak kecil Muhammad doyan mendengarkan dongeng2 Yahudi yang tercantum di Talmud, Targum dan Midrash. Karena ngebetnya punya versi dongeng miliknya sendiri, Muhammad tidak segan2 mengambil nama para tokoh dari kisah asli Yahudi dan memasukkannya ke dalam Qur’an

    * Aaron menjadi Harun
    * Abel menjadi Habil
    * Abraham menjadi Ibrahim
    * Adam tetap sebagai Adam
    * Kain menjadi Qabil
    * David menjadi Daud
    * Elias menjadi Ilyas
    * Elijah menjadi Alyasa
    * Enoch menjadi Idris
    * Ezra menjadi Uzair
    * Gabriel menjadi Jibril
    * Gog menjadi Yajuj
    * Goliath menjadi Jalut
    * Isaac menjadi Ishaq
    * Ishmael menjadi Ismail
    * Jakob menjadi Yakub
    * Job menjadi Aiyub
    * Jonah menjadi Yunus
    * Joshua menjadi Yusha’
    * Joseph menjadi Yusuf
    * Korah menjadi Qarun
    * Lot menjadi Lut
    * Magog menjadi Majuj
    * Michael menjadi Mikail
    * Moses menjadi Musa
    * Noah menjadi Nuh
    * Pharaoh menjadi Firaun
    * Saul menjadi Talut
    * Salomo menjadi Sulaiman
    * Terah menjadi Azar

    Kisah2 Alkitab Perjanjian Lama yang dicatut dalam Qur’an adalah sebagai berikut:

    * Aaron dan kisah patung lembu –> Q 20:90
    * Kain dan Abel –> Q 5:30
    * Abraham dikunjungi malaikat2 –> Q 11:69, 15:51
    * Adam jatuh dalam dosa –> Q 7:18, 2:37
    * Korah dan rekan2nya –> Q 28:76, 29:38, 40:25
    * Penciptaan dunia –> Q 16:3, 13:3, 35:1,12
    * David memanjatkan pujian bagi Tuhan –> Q 34:10
    * Air bah –> Q 54:9; 69:11; 11:42
    * Jacob pergi ke Mesir –> Q 12:99
    * Jonah dan ikan besar –> Q 6:86; 10:98; 37:139; 68:48
    * Sejarah Joseph –> Q 6:84; 12:1; 40:86
    * Roti manna dan burung puyuh à Q 7:160; 20:82
    * Moses memukul batu –> Q 7:160
    * Bahtera Noah –> Q 11:40
    * Pharaoh –> 2:49; 10:75; 43:46; 40:24,26,s8,29,45
    * Keputusan Salomo –> Q 21:78
    * Ratu Sheba –> Q 27:29

    Sudah jelas bahwa Muhammad berusaha membuat “hubungan yang jelas dan tegas dengan agama2 Kitab (Yahudi dan Kristen), terutama dari kitab2 suci Yahudi.” Karena Muhammad hanya mendengar saja dan tidak terlalu banyak tahu agama Yahudi secara mendalam, banyak kisah Yahudi yang dijiplaknya menjadi salah makna, salah kronologi, salah nama, salah keturunan, pokoknya memalukan banget. Muhammad tahu urutan raja2 Israel seperti Saul, David, dan Salomo, tapi dia payah abizz dalam menerangkan urutan waktu munculnya tokoh seperti Elijah, Elisha, Job, Jonah, dan Enokh. Muhammad juga tidak tahu banyak tentang sejarah munculnya agama Kristen, kakek moyang Yesus dan para pengikut Yesus (hanya Yohanes Pembabtis saja yang disebutnya). Muhammad membandingkan Musa dengan Yesus, dan hal ini jelas menunjukkan bahwa dia mengira tak lama setelah Musa menerima Taurat dari surga, Yesus pun menerima buku ajaib serupa (Injil) dari surga. Kesalahpahaman ini tampak nyata pula pada saat dia tertukar dalam menyebut nama Maria ibunda Yesus dengan Miriam adik perempuan Musa dan Aaron. Hihihi… tobat, nabi palsu kurang modal.

    Muhammad salah kaprah pula dalam mengisahkan waktu sejarah Salomo berkuasa sama dengan waktu nabi Noah masih hidup. Muhammad menyebutkan bahwa Noah berusia 950 tahun ketika bencana air bah terjadi (Q 29:14), padahal seharusnya usia Noah seluruhnya adalah 950 tahun (Kejadian 9:22). Muhammad juga bingung kapan saat Ham anak Noah melakukan dosa, yang dinyatakan di Kejadian 9:22 terjadi setelah bencana air bah. Tidak dijelaskan oleh Muhammad mengapa istri Noah dinyatakan sebagai orang berdosa. Dalam Qur’an juga terdapat kebingungan Muhammad yang jelas antara Saul dan Gideon. Silakan bandingkan Q 2:249 dengan Hakim2 7:5. Q 2:249
    Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: “Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku.” Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: “Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya.” Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.”

    Hakim2 7:5
    Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum.” Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air.

  76. Aneh nih, napa lu pada nyingging org lain…pdhal ya ..Isa SM yg di bahas.
    Klo Gue sih, simpatik ama Isa, cuma gua bingung nih, agama gue ngga bisa nerima kalo gue bilang begitu… entar gua bisa mati dituduh murtad…ya udhan..kita ngaku dlm hati aja … kan ngga murtad kan? ISA kan maha kasih … kasihnya sggh luar biasa, aku liat aja org kristen itu kog sangat damai ama kita ..itu sbnarnya lho. cuma kalo ketahuan ya kita dituduh y ngga2 nanti. ya udah aja!

    gua dulu menggbu-gebu ikut kegiatan agama, eh lama2 gua sadar sendiri, aku kog ngga ngerti2 isinya bhsa bgsa lain … gua pikir aluanan bacanya suci banget, eh malah artinya pada tabrakan, napa terjemahannya ngaco ngga meyakinkan… artinya …yah ngaco gitu…ya udah diam2 saja kan. Hati gua…hanya Tuhan yg tahu…! gitu aja

  77. Apakah Yesus Tuhan?

    Komentar2 saya lihat kog, tidak sesuai dgn judul. Sebenarnya topik ini tdk ada hubnya dgn pembahasan nabi lain atau tokoh lain, ini seharusnya berpusat pada pembahasan APAKAH YESUS TUHAN? Kalau ya alasan apa, kalau ngga alasannya apa.
    Boleh memakai ref manapun demi info yg sungguh2 dapat menolong pembaca.

    Kita semua umat yg mencari kebenaran………..! Saya usul agar jgn memberikan penilaian tentang tokoh lain. Salam damai sejahtera u semua sobat yg setia.

    Amin

  78. to JBU : semua prkataan anda sangat jauh dari kbnaran dan ilmu,itu hanya kata2 yang keluar dari hati yang was2 dan emosi yang bertabur fitnah dan dusta murahan .
    saya akan bantah 12 bukti anda :
    1. muhamad anda tuduh tidak sunat padahal anda tidak mempunyai bukti yang kuat, tidak ada nabi yang mengingatkan tentang khitan kecuali muhamad, setelah paulus merusaknya. kami umat islam lebih dekat mencontoh kepada yesus dalam hal khitan ketimbang orang pengikut paulus yang banyak tidak sunat.kami tidak memakan babi sebagaimana yesus tidak memakannya tetapi penyembah salib malah memakannya. kami menyembah allah yang maha tunggal sebagaimana yesus menyembahnya,tetapi pengikut paulus malah menyembah yesus.
    2. tidak dari bani israil. nabi di pilih oleh allah bukan berdasarkan suku, tapi berdasarkan kehendak allah dari mana ia berasal. dan kami umat muhamad tidak bangga dengan israil. kami bangga dengan tauhid yang diajarkan ibrahim, yang melahirkan ismail yang dari keturunannya melahirkan muhamad. dan bukan patokan seorang nabi itu harus berasal dari bani israil. apakah kalian tidak tahu bahwa idris,luth,nuh,soleh,hud, bukan orang israel. ada 124000 nabi, 314 diantaranya mnjadi rasul, 25 rasul dikenal dalam islam dan 13 rasul darinya dilindungi untuk tidak dijadikan tuhan dan anak tuhan, dan hanya 20 % nabi keturunan bani israil. tolong belajar lagi…!
    3.tidak mengamalkan sariat taurat, ini terbalik justru kristenlah yang mlanggarnya. banyak hukum taurat dihapus oleh paulus karena dia menganggap hukum itu telah tertebus di tiang salib.justru saya membnci kristen karena tidak mengamalkan taurat. diantaranya : kristen menymbah yesus bukan menyembah allah yang maha tunggal,padahal allah tidak beranak,diperanak,menjelma,dan dijelmakan baik secara biologis maupun nonbiologis.kristen mengakui dosa waris yang bertolak belakang dengan hukum taurat,tidak ada satu nabipun yang mengajarkan dosa waris. penebusan dosa diatas tiang salib sangat bertentangan dengan hukum taurat dan ajaran para nabi kecuali paulus, kristen melaknat qisas padahal itu hukum pidana dasar dalam taurat, jadi islam lebih benar dalam hali ini.
    4.menyembah kabah. sungguh ini dusta yang ada di dalam dada2 orang kristen. adanya kabah bukan untuk disembah tetapi sebagai penunjuk dan penyatu arah kiblat,kabah hanya bangunan segiempat yang kosong dan tidak mempunyai kekuatan apa-apa,seandainya orang islam menyembah kabah tentu tidak ada seorangpun yang sholat di masjid,karna di masjid tidak ada kabah. dahulu kabah berisi patung-patung nabi dan orang soleh yang brjumlah 360 diantaranya adalah manat,hubal,yaguts,syak,yesus,maria,hiks, dan beberapa patung nabi -nabi yang hidup sebelum zaman nabi nuh.kaum quraes menganggap dan menjadikan patung2 itu sebagai anak allah yang mampu menyampaikan segala hasrat dan permintaanya kepada allah,sebagian lagi menggangap bahwa para nabi itu adalah jelmaan allah atas kasihnya di bumi,hal ini dikarnakan para nabi dan orang soleh itu semasa hidupnya banyak mengadakan mukjizat,sehingga mereka tidak segan2 menjadikan tuhan dan anak tuhan terhadap para nabi dan orang soleh,perbuatan yang sangat sesat ini telah terjadi turun tmurun sampai akhir bani kinanah. barulah ketika rasullullah datang,patung 2 dan pemahaman seperti ini telah dihancurkan karena bertentangan dengan kebenaran. jadi para nabi dan orang soleh itu hidup dengan banyak mukjizat bukan untuk dijadikan tuhan dan anak tuhan justru dengan banyaknya mukjizat menunjukan dia seorang manusia tulen.
    5.tidak tahu zabur, ini dusta yang dibuat2 oleh orang kristen, dahulunya zabur atau mazmur hanyalah kumpulan doa2.akan tetapi yang ada di dalam alkitab bukan zabur yang asli,zabur dlm alkitab sudah terkontaminasi oleh ulama2 yahudi sepanjang tahun 153M-378M. cukuplah alquran yang menggantinya karena alquran sudah sangat sempurna mencakup taurat,zabur dan injil.
    6. sudah dibahas
    7. mendapat ilmu dari waraqah, sungguh ini dusta dan fitnah yang jelas. jika kau dapati dalam islam yang sama dengan ajaran sebelum mereka.mereka berkata tidak ada yang dilakukan muhamad kecuali meniru dan mengambil dari kami, tetapi jika mereka dapati sesuatu yang baru dan berbeda dengan mereka,mereka berkata sungguh engkau telah berbuat lain dan menyelisihi kami,itulah perkataan orang2 kafir diantara mereka,didalam hati mereka ada penyakit dan ditambah dusta diantara mereka.
    8.mengenai cerita matahari,ini sungguh dusta yang dibuat2 dan tidak ada bukti yang kuat.
    9.tidak ada bukti yang kuat mengenai perkataan isra miraj ini.
    10.Orang kristen telah berdusta lagi,dan tidak memilki bukti
    11.tetapi qurais telah masuk islam seluruhnya ketika rasululllah masih hidup, dan kesyirikan qurais dahulu sebelum masuk islam jauh lebih ringan daripada yang dilakukan kristen.

  79. Halo,
    Saya adalah murtadin dari Pakistan. Kuharap kau baik² saja.

    Aku ingin memperkenalkan diri sedikit padamu. Aku berasal dari Pakistan, dan adalah murtadin. Lahir dari masyarakat Muslim, semua anggota keluargaku adalah Muslim.
    Aku telah banyak mengunjungi berbagai website Islam dan non-Islam, termasuk faithfreedom.org, dan dari situlah aku mendapatkan alamat e-mail-mu. Aku menulis padamu untuk membagi pikiran dan perasaan seorang Muslim yang akhirnya menyadari bagaimana Islam yang sebenarnya.

    Setelah menyelidiki dengan seksama, aku sekarang menyadari bahwa Muhammad itu bukan seorang Nabi, tapi tukang bohong belaka. Dia tidak melihat malaikat dan dia tidak menerima firman illahi apapun dari Tuhan atau Allâh. Semua yang dikatakannya tidak lebih daripada propaganda untuk mencapai tujuan dan cita²nya saja.

    Saat ini aku membaca buku² dan artikel²mu, tapi belum kubaca semua. Aku bertekad membaca semuanya setelah meninggalkan negara Pakistan ini. Terus terang, sejak aku tahu Muhammad adalah seorang penipu, aku telah jadi atheis; aku tidak percaya lagi pada Tuhan dan Allâh. Kutemukan begitu banyak kesalahan dalam Qur’an, berkat jasa para ahli Islam seperti kau dan yang lainnya.

    Internet itu merupakan berkat bagi seluruh dunia, karena menawarkan pencerahan bagi orang² yang tak berpengetahuan dan tertipu.

    Kuharap kau meneruskan perjuanganmu. Aku juga berharap bisa ikut berpartisipasi di faithfreedom.org dan website² serupa lainnya, untuk menunjukkan Islam sebenarnya secara jujur dan obyektif.

    Aku adalah teman bagi semua murtadin dan Muslim. Aku ingin membagi pengertianku akan Islam dan aku butuh jawaban positif atas pertayaan² yang menumpuk dalam benakku.

    Kuharap bisa mendengar jawaban darimu tak lama lagi.
    XYZ (ex-Muslim)
    ======================

    Wahai XYZ,

    Terima kasih atas e-mail-mu. Aku sendang mendengar kau telah meninggalkan Islam.
    Silakan tulis saja pertanyaanmu tentang Islam. Islam itu adalah agama yang salah, barbarik, dan imperialistik. Aku senang kau menyadarinya di usia mudamu.

    Salam,
    Abul Kasem.

    ======================

    Wahai Abul Kasem,

    Sungguh senang menerima jawaban darimu. Pertama-tama, aku ingin mengatakan padamu bahwa aku menyesal tidak mengetahui tentang Islam di usia mudaku. Jika saja aku mempelajari Islam 10 atau 15 tahun yang lalu, keadaanku akan jadi jauh lebih baik. Lebih cepat lebih baik. Tapi sudahlah …

    Sekarang apa sih agamamu? Apakah kau juga atheis seperti diriku?

    Hal kedua yang kuharap kau bisa menolongku adalah aku sedang mencari tulisan Jarir Tabri; semua tulisannya telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Apakah ada website yang memuat tulisannya? Aku tidak menemukannya di perpustakaan faithfreedom.org.

    Tentang Pakistan, masyarakat Pakistan tidak berpendidikan dan tidak tahu apa² tentang Islam yang sebenarnya. Kecuali beberapa orang, semua orang di sini tidak ada yang mencoba melakukan penyelidikan tentang Islam. Aku bercita-cita menghancurkan Islam di seluruh dunia, dan ingin semua Muslim meninggalkan Islam dan membakar semua buku Qur’an yang ada di dunia.

    Aku tidak mengerti, setelah membaca ayat² keras di Sura Tauba (9), “ … maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian…”, bagaimana mungkin Muslim masih bisa ngotot mengatakan Islam itu agama damai? Qur’an juga mengajarkan Muslim bagaimana caranya membenci orang² Yahudi dan Kristen, karena mereka kafir najiz, musuh Islam. Satu hal yang ingin kukatakan, selama Qur’an tetap ada, maka tiada damai di dunia ini.

    Kuharap bisa mendengar jawabanmu lagi.

  80. Ada 3 kegunaan Jihad:

    1) Untuk mencari pengikut
    2) Untuk mencari nafkah
    3) Untuk membungkam orang-orang yang berani menentang Muhammad

    Renungkan makna JIHAD yang nomor 3 (untuk sementara abaikan nomor 1 dan nomor 2).

    Bila “PEMBELAAN DIRI” itu mesti dilakukan oleh si tertuduh sendiri dan dilakukannya lewat pembunuhan (Jihad), lalu bagaimanakah kita tahu kalau dia sungguh-sungguh nabi atau cuma seorang BAJINGAN yang ingin memberangus orang-orang yang menentangnya?

    Ibarat seorang terdakwa yang membela dirinya dengan cara membunuh jaksa yang menuntutnya, apakah kita yang melihatnya lantas beranggapan bahwa si terdakwa itu di pihak yang benar? Bukankah dengan adanya tindakan seperti itu, malah semakin meyakinkan kita bahwa si terdakwa itu memang seorang PENJAHAT?

    Sama seperti itulah JIHAD. Jihad bukannya malah menunjukkan Muhammad itu benar, malah semakin meyakinkan kita kalau Muhammad itu nabi gadungan. Bisa kita bayangkan, di dunia ini, cuma Islam saja yang mengajarkan JIHAD sebagai cara untuk membela nabi, agama dan tuhannya. Adanya Jihad malah membuka nalar kita bahwa Islam itu agama palsu.

    Muhammad yang menciptakan Islam, dia yang mengarang tuhan, dia yang mengklaim dirinya nabi utusan tuhan, bila ada orang menentangnya dan menganggapnya nabi palsu, seharusnya apa yang dia lakukan? MEMINTA PEMBELAAN dari TUHANNYA…… atau……… memerintahkan anak buahnya untuk membunuh si penentang?

    Kalau setiap orang yg ngaku nabi bertindak sendiri untuk membela dirinya dengan cara memberangus para penentangnya, lalu bagaimana kita tahu dia itu NABI ASLI atau NABI PALSU?

    Kita di sini bicara tentang nabi. Nabi bukan utusan presiden atau utusan manusia yg memang tidak ilahi. Nabi adalah utusan TUHAN, dan TUHAN adalah MAHA KUASA. Kalau cara-cara yang digunakan tidak beda dengan cara-cara penjahat, bagaimana caranya dia meyakinkan kita bahwa dirinya benar-benar utusan SANG MAHA KUASA? Untuk membuka nalar, saya akan kutipkan sebuah kisah sejarah pada zaman NABI MUSA, di mana TUHAN bertindak selaku PEMBELA NABINYA untuk membuktikan bahwa Musa bukan nabi palsu:

  81. DUA BELAS BUKTI MUHAMET NaBI GADUNGAN

    1. TIDAK DISUNAT

    2. tidak berasal dari bani israel, berbeda dengan semua nabi allah sebelumnya.

    3. TIDAK MENGAMALKAN SYARIAT TAURAT

    4. meneruskan ajaran pagan quraish nenek moyangnya, dengan menyembah kabah

    5. tidak tahu apa itu zabur.

    6. membatAlkan perjanjian aulloh swt dengan bani israel begitu saja.

    7. MENDAPAT SUMBER2 CERITA TENTANG TAURAT DAN INJIL DARI WARAQAH, SI NASRANI MUERTAD

    8. MEMBUAL DENGAN BERBICARA TENTANG MATAHARI YANG TENGGELAM DI LUMPUR HITAM (PSEUDOSCIENCE)

    9. MENGADOPSI CERITA ISRA MIRAJ DARI AGAMA ZOROASTER

    10. MENGADOPSI CERITA TENTANG PERTUMBUHAN JANIN DARI BANGSA YUNANI

    11. HARUS BERSUMPAH BERULANG KALI AGAR DIPERCAYA SEBAGAI NABI

    12. SEJAK AWAL TELAH DIDUGA SEBAGAI NABI GADUNGAN OLEH SEMUA MANUSIA; TERMASUK OLEH BANGSA QURAISH SENDIRI

    akur????

  82. to: yesus & nabi lain
    anda menjelekan nabi muhamad karena mempunyai istri lebih dari satu. itu sama saja anda menginjak -injak sebagian besar para nabi yang diceritakan oleh kitab suci anda sendiri. hampir lebih dari 70 % semua nabi beristri lebih dari satu (versi alquran) sedangkan versi bible lebih dari 85 % (al kitab). menikah lebih dari satu bukan suatu yang kotor dan hina. karena orang yang suci bukan orang yang tidak menikah lalu tinggal di biara atau orang yang tidak punya nafsu seks tetapi orang yang suci adalah mereka yang menjalan sesuatu yang benar dan sah jauh dari maksiat. tidak pernah allah melaknat seorang nabi lantaran dia beristri lebih dari satu. perhatikan bagaimana allah mencintai ibrahim ketika ia menikahi hajar untuk kedua kalinya,yakub dimenangkan dan diangkat derajatnya ketika ia berperang membela kehormatannya padahal saat itu dia telah menggenapi istrinya menjadi empat, ayub tidak pernah turun derajatnya di mata allah karena mempunyai istri lebih dari satu.daud dianugrahi mazmur padahal saat itu istrinya sudah mencapai 70 orang, sulaiman diberikan kerajaan dan allah memberkati dia dimanapun ia berada padahal gundiknya saat itu telah genap mendaki 1000. pertanyaanya mengapa allah tidak melaknat para nabi itu beristri lebih dari satu…..? jawabanya adalah beristri lebih dari satu adalah suatu yang halal dan tidak kotor. yang kotor adalah berzina dan menyekutukan allah. justru dengan banyaknya istri nabi itu membuktikan sosok contoh biologis yang sah dan bertanggung jawab. oleh karena itu tuhan memang maha pengasih dan kita di suruh mencontohnya tetapi menyembah dan menuhankan yesus adalah menginjak-injak ajaran kasih. mana yang lebih mulia yesus menjadi tuhan atau menjadi manusia…? ya manusia dong…

  83. Matius 25:31-46 Sebuah Rahasia baru untuk anda semua :
    Silahkan simak baik2 :
    25:31. “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
    25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
    25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
    25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
    25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
    25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
    25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
    25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
    25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
    25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
    25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
    25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
    25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.
    25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
    25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
    25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

  84. Jawaban untuk Rudi Apriyanto,

    Salom Pak Rudi, Pertanyaan anda saya coba jelaskan :
    1. Pada saat terakhirnya mengapa Jesus mengatakan “Elia-elia lamma Sabakhtani” yang artinya kurang lebih adalah “Tuhan-tuhan mengapa engkau meninggalkan aku?”, jika Jesus adalah tuhan mengapa harus merintih seperti itu, apakah karena ditinggalkan oleh tuhan ayahnya karena kalian menganggap bahwa Jesus adalah anak Allah?
    Jawab : Yesus yang disalibkan itu adalah Roh Allah yg menjadi manusia, seperti tubuh saya dan sdr. ada rasa sakit dan ada rasa kehilangan. Untuk mewujudkan misi Allah memang DIA harus menderita, kalau ngga misi penyelamatan saya dan sdr dari dosa akan gagal. Seakan-akan dunia ini berhasil mematahkan misi kebenaran, dunia bersorak-sorai ketika Yesus berteriak “Eloi Eloi Lama Sabakhtani” … dunia menganggap Allah yg memiliki inisiatif misi penyelamatan seakan-akan gagal ditengah operasi yg Yesus jalankan. Sejak itu sampai skrg penghinaan dan penyaliban Tuhan Yesus terus menerus dilakukan oleh dunia. Dunia Berpikir bahwa tubuh ini kekal, shg kematian Yesus mereka anggap kesudahan sgla sesuatu, pada hal tubuh ini fana, tidak kekal kecuali Tuhan Yesus bisa mengalahkan maut, dia bangkit kembali dari antara org mati. Bagian ini yg belum sdr terima. Yesus yg menderita itu adalah Yesus secara tubuh manusia yg lahir dari kandungan seorg wanita. sama dengan saya dan sdr juga. Namun DIA tetap menyelesaikan misi itu di kayu salib, sampai DIA dikubur dan pada hari yg ketiga DIA bangkit dan 40 hari setelah itu DIA NAIK KE SURGA (Nabi lain dikubur di bumi dengan laknat karena dosa-dosa mereka).

    Mungkinkah sorg Nabi pendatang baru itu meminta agar Isa Almasih mengampuni dosanya? Shalat Isa adalah satu2nya doa yg digulirkan di seluruh muka bumi meminta ampun kepada ISA atas kesalahan Nabi Pendatang Baru itu. Saya jadi angat ragu sebutan nabi itu diberikan kepada mereka yg tidak suci hidupnya.

    2. Ada 12 murid jesus, dan mereka kemungkinan besar juga menulis tentang pengajaran jesus/injil, juga murid-murid rahasia jesus yang lain dan juga mungkin orang-orang yang selalu mengikuti kemana Jesus memberikan pengajaran juga akan menulis tentang ajaran-ajaran jesus. tapi mengapa hanya 4 yang diakui sebagai injil, bagaimana dengan lain? apa karena ke4nya adalah sinoptik?
    Jawab : Kemungkinan yg anda maksud adalah keraguan yg sangat dalam, anda tidak mengerti sama sekali, shg anda sdh apriori (apriyanto) sebelum jelas bagi anda sendiri. Kitab injil yg ditemukan dan dirapikan kembali dikumpulkan semua dari sumber-sumber yg teruji dan dibukukan menjadi injil. Tulisan lain jika ada akan dijadikan referensi. Kitab2 lainnya ada yg muncul 2oo tahun kemudian. Alqur’an saja ada 612 tahun setelah Injil diterbitkan. Jadi, upaya penyesatan selalu ada, yg menyebut dirinya
    3. Apakah Jesus pernah mengatakan “sembahlah aku, karena akulah tuhanmu. yang telah menciptakan kamu?” karena dalam ke 4 inji saya tidak pernah membaca sedikitpun pernyataan dari mulut Jesus sendiri bahwa ia adalah Tuhan.
    Jawab : Yesus berkata ” Akulah Jalan dan Kebenaran, barang siapa yg tidak melalui aku, tidak akan sampai kpd Bapa…dan yg lainnya “DOMBA-DOMBAKU PERCAYA KEPADAKU, SEBAB BAPA YANG MEMPERCAYAKAN MEREKA KEPADAKU….Apakah anda PERCAYA juga Kepada Yesus ? Tinggikan namaNya dan agunglah DIA..Niscaya Engkau diselamatkan dan seisi keluargamu..hehehe. Selamat ya !

    4. sebagai apakah Jesus nanti ketika ia datang ke bumi di akhir zaman, sebagai manusia atau sebagai tuhan?
    Jawab : Yesus itu naik ke surga dgn tubuh jasmani dan sebagai TUHAN JURU SELAMAT, DIA datang kembali sebagai TUHAN yg menghakimi saya dan sdr. Ketika DIA dijemput awan dari langit…..disaksikan sekitar 500 orang … dengan damai dan suka cita Yesus naik ke SURGA tempat asalnya …DIA Adalah TUHAN! DIA tidak berpesan agar org kristen melakukan bom bunuh diri menegakkan Agama Kristen. DIA nanti datang menelanjangi Nabi Palsu itu… nabi yg berpesan agar umatnya mati2an (rela mati) membela agamanya itu …yg penuh tipu muslihat itu. Hal ini sdh diramalkan dan tertulis dalam WAHYU (Baca Injil).

    5. Jika karena proses kelahirannya di dunia ini adalah karena ia lahir dari seorang wanita tanpa sentuhan seorang laki-lakipun maka ia dianggap sebagai anak Allah, lalu bagaimana dengan Nabi adam dan Hawa yang keduanya kelahirannya bahkan lebih hebat lagi dari kelahirannya Jesus, mereka dilahirkan entah darimana dan oleh siapa. tepatnya adalah mereka langsung diciptakan dari tanah oleh Allah SWT, lalu mengapa mereka berdua yang kelahirannya sedemikian hebatnya dan anehnya tidak kalian anggap juga sebagai Tuhan?
    Jawab: Pertanaan orang bodoh…saya kasihan sama anda…! sbgai pendahuluan saja, saya britahu anda bahwa ini MISI ALLAH, bukan misi orang kristen….Manusia tidak ada jalan untuk diselamatkan lagi, semua telah jatuh dalam dosa…satu2nya cara penyelamatan adalah ALLAH itu sendiri turun ke dalam dunia dalam RohNya shg Yesus dilahirkan..dan misi itu berhasil. Beberapa org masih menghadang misis penyelamatan itu sekarang ini. Anda ngga mampu mikirin TEOLOGIA ini, kecuali anda minta ROH KUDUS menjelaskan kpd sdr dalam KASIH yg lemah lembut…jgn ada amarah!

    silahkan ajukan pertanyaan ini kepada diri kalian masing-masing. dan balas koment saya.

    JAwab: Coba sisihkan waktu dan berdoa…panggil nama YESUS…katakan “YESUS..SIAPAPUN ENGKAU …TOLONGLAH AKU DENGAN ROHMU….AKU INGIN MENGERTI MISI ALLAH ITU, SELAMATKAN AKU….AMIN”.

  85. Yesus …tidak pernah membunuh dan menikahi anak gadis 9 tahun…nabi lain memerintahkan untuk mati syahid…bunuh dan bunuh….bunuhlah musuhmu…..

    Nabi lain doyan gadis kecil yg masih bau kencur…Yesus tidak menikah untuk memuaskan nafsunya….Tapi nabi lain menikahi janda … bahkan istrinya sampai belasan ….. lah gimana nih. Pantaskah itu sorg nabi yang suci.

    Orang yang mati terbunuh … di jamin masuk surga karena membela agamanya ……..konyol ya ? bodoh dan tolol sekali ajaran Nabi palsu ini. Betapa banyak jiwa sudah melayang dari bumi ini hanya karena ajaran sesat seperti ini. Negara-negara penganut ajaran Nabi alsu ini, selalu dirudung perang ..karena dengan perang mereka mendapat puncak kebahagiaan.

    Yesus mengajarkan kasih… “KASIHILAH MUSUHMU” nabi lain yg palsu, mengajarkan “BUNUH DAN HABISILAH MUSUHMU”…. hahaha..misis dari setan bukan ?

    Penganut Nabi Palsu “mengerikan ..buas dan haus darah….!” Sesama mereka pun saling klaim kafir dan kafir…menjadi alasan bagi mereka untuk saling membunuh.

    Tutup saja topik ini pak Moderator…kasihan penganut Nabi Palsu itu.

    Saksi Yehowa kau bilang….? mereka ngaku sebagai kristen protestan kog d Indonesia, berarti mereka mengakui Yesus sebagai Tuhan …dengan cara bagaimana anda dan saya menghindari TUHAN? DIA HEBAT KAN ….YESUS HEBAT >>>AKU MENGASIHINYA …amin ya alamin …hehehehe

  86. hebat2…sdrku umat muslim … saya saran u tidak mudah memberi saran kalo ngga nguasai masalah. Kita sendiri maluuuu. Jgn diperdbtkan..biar saja berlalu …ok? Ok? nah, siapa yg salah akan tampil dipenghakiman nanti. Menurut saya bhw org yang memanggil Yesus sebagai Tuhan, karena penghormatan mereka kepada Isa Almasih itu sendiri.
    Sbg Islam, jgn kita ganggu ..ya kan? Tetapi kita junjung semua Nabi yang kita akui … sebab yg terbesar di antara mereka adalah …..(?) nah…makanya saya sarankan ngga usah diperdebatkan…!
    Situs ini biar saja berlalu… jgn kita hubung-hubungkan dgn agama kita …iya kan? di Kristen sendiri ada namanya SAKSI Yehowa yg menolak ketuhanan Isa ALmasih itu.

    Bukan Isa almasih yg salah…ingat itu …tetapi pemujanya kan ? jadi kita ngga usah caci-caci Isa Almasih ..karena Ia pun diakui dalam Kitab ALquran …Injil bagian dari Alquran…! Salam perdamaian..! Santai saja.

  87. orang yang menuhankan yesus bener2 kurang kerjaan. apalagi menjadikan ajaran kasih,etika dan epos sebagai dalih pembenaran teologi syirik. tuhan memang maha pengasih dan memerintahkan kita berbuat baik kepada sesama.tapi jika ada orang menuhankan yesus itu sama saja menginjak2 ajaran kasih.

  88. alhamdulillah !setelah membuka situs anda, iman saya bertambah,keraguan saya hilang dan semakin membuatku percaya, bahwa yesus bukan tuhan. terimakasih sobat engkau telah menuntunku, aku mencintaimu. semoga Allah menunjukan kalian jalan yang lurus !

  89. orang yang menyembah yesus lebih hina daripada orang yang menyembah batu ! kenapa ? jawabanya adalah “batu tidak pernah membantah bahwa dirinya bukanlah seorang tuhan, tetapi yesus membantah dan membuktikan bahwa dirinya bukan seorang tuhan.sebagaimana yang keluar dari lidahnya “mengapa engkau bilang aku baik,tidak ada yang baik kecuali Allah”

  90. Allah dalam menunjukan kasih sayangnya tidak butuh jadi manusia tetapi ia cukup berkata :barang siapa yang menyembah musa maka ia ada di neraka, barang siapa yang menyembah yesus maka ia ada di neraka,walaupun ia berbuat baik sesama manusia, barang siapa menyembah muhamad maka ia ada di neraka. barang siapa yang menyembah allah yang maha tunggal dan tidak menyekutukan kepada siapapun maka ia telah bertauhid, barangsiapa siapa yang telah bertauhid maka ia telah hidup kekal dalam kesalamatan. kasih sayang allah dalam hal tauhid lebih mudah,suci dan lebih besar dari seseorang yang mati di kayu salib atau tenggelam di dasar lautan. semoga Allah menunjukan kalian jalan yang lurus…!

  91. heh dengerin ya? yesus itu bukan tuhan melainkan nabi yang diutus oleh Allah, kalian tau? saat itu nabi isa dikhianatin oleh para sahabat2nya, dan saaat itu nabi isa ingin di salib, tapi Allah tlh mengangkat nabi isa ke langit, akhrinya sahabat nabi itu dirubah wajahnya oleh Allah, nabi isa akan turun jika KIAMAT, dan kalian tau sesungguhnya tuhan yng asli ialah Allah

  92. fiman tuhan mengatakan: mata tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik….maz,15.3…..dimana pun kita berada, tuhan telah melihat apa yang kita lakukan, oleh karna itu berbuat baiklah,……JBU

  93. ok, kalau ini gw sangat setuju dugan kamu….!!! mari kita sama2 menyelamatkan bumi Indonesia kita ini dari segala kehamcuran dosa. aku setuju sengan kamu, jadi kita berdamai saja dengan rukun. tegakkan pancasila dan lakukan kebenaran sesuai keyakinan masing2. OKELAH KALAU BEGITU….., MOHON MAAF JUGA KALAU ADA SEGALA KESALAHAN ATAS TULISAN2 SAYA INI. KIRANYA HANYA DIA SAJA YANG MAHA SEMPURNA MENGAMPUNI SEGALA KESALAHAN KITA. AMIN

  94. Jgn diperdepatkan bro…ngga ada gunanya…lakukan saja bagiamu dan bagianku yaitu “Wujudkan Misi Para Nabi, Mengasihi sesama dan menyelamatkan bumi ini dari kehancuran Moral”.
    Untuk apa beragama tetapi membunuh org lain, mereka kan ciptaan ALLAH juga kan ? Nabi kita mengajarkan untuk mengasihi kaum yang bukan berasal dari barisan kita.
    Untuk apa beragama kalau cuma maki2 org lain, marilah berlomba2 mengasihi sesama kayak kampanye Nasrani. Kita hars lebih hebat …donk.
    sudh ngga usah diberdepatkan …
    Wassalam

  95. kami umat islam percaya Bahwa nabi isa/jesus adalah salah satu nabi, yang harus kami yakini juga seperti kami meyakini pada nabi Muhammad dan Allah SWT sebagai tuhan semesta alam. malahan apabila kami menolak nabi Isa/Jesus malahan kami ini adalah orang ingkar dan berdosa.
    saya muslim dan saya membaca injil juga untuk mengetahui tentang injil. saya ingin kalian umat kristiani mengajukan pertanyaan ini pada diri masing-masing.
    1. Pada saat terakhirnya mengapa Jesus mengatakan “Elia-elia lamma Sabakhtani” yang artinya kurang lebih adalah “Tuhan-tuhan mengapa engkau meninggalkan aku?”, jika Jesus adalah tuhan mengapa harus merintih seperti itu, apakah karena ditinggalkan oleh tuhan ayahnya karena kalian menganggap bahwa Jesus adalah anak Allah?
    2. Ada 12 murid jesus, dan mereka kemungkinan besar juga menulis tentang pengajaran jesus/injil, juga murid-murid rahasia jesus yang lain dan juga mungkin orang-orang yang selalu mengikuti kemana Jesus memberikan pengajaran juga akan menulis tentang ajaran-ajaran jesus. tapi mengapa hanya 4 yang diakui sebagai injil, bagaimana dengan lain? apa karena ke4nya adalah sinoptik?
    3. Apakah Jesus pernah mengatakan “sembahlah aku, karena akulah tuhanmu. yang telah menciptakan kamu?” karena dalam ke 4 inji saya tidak pernah membaca sedikitpun pernyataan dari mulut Jesus sendiri bahwa ia adalah Tuhan.
    4. sebagai apakah Jesus nanti ketika ia datang ke bumi di akhir zaman, sebagai manusia atau sebagai tuhan?
    5. Jika karena proses kelahirannya di dunia ini adalah karena ia lahir dari seorang wanita tanpa sentuhan seorang laki-lakipun maka ia dianggap sebagai anak Allah, lalu bagaimana dengan Nabi adam dan Hawa yang keduanya kelahirannya bahkan lebih hebat lagi dari kelahirannya Jesus, mereka dilahirkan entah darimana dan oleh siapa. tepatnya adalah mereka langsung diciptakan dari tanah oleh Allah SWT, lalu mengapa mereka berdua yang kelahirannya sedemikian hebatnya dan anehnya tidak kalian anggap juga sebagai Tuhan?
    silahkan ajukan pertanyaan ini kepada diri kalian masing-masing. dan balas koment saya.

  96. Tuhan menyertaimu Fazalkhan, yaitu TUHAN YESUS.
    Anda membuat dialog sepihak diotak anda, dan membuat jawaban sesuai dgn keinginan hatimu. Saya juga bisa buat seenak udelku…hehehe, tapi saya tidak mau.

    Logika manusia anda tidak bisa menembuh rahasia KETUHANAN YESUS.

    TUHAN YESUS BERKATA : “AKU JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TIDAK SEORANG PUN SAMPAI KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU”.

    DIA SATU DENGAN BAPA, DIA ADALAH PENGAUSA LANGIT DAN BUMI. KALAU BEGITU APA GELAR KEPADA SEORANG PENGUASA LANGIT DAN BUMI? ADALAH TUHAN …

    TUHA YESUS sangat sayang padamu, pandanglah DIA dan DIA akan menyentuh hatimu yang kosong, engkau akan menang dalam kemurahanNya yang ajaib.

    Amin

  97. Saya Mengajak Anda semua untuk menyimak dialog ini mudah-mudahan menjadi bahan renungan bagi kalian. dan secepatnya anda berpikir, karena anda orang intelektual yang bisa menganalisa …..

    BM: Sejak kapan saudara beragama Kristen?

    AW: Sejak saya dilahirkan.

    BM: Apakah saudara benar-benar mempelajari bahwa agama Kristen itu suatu agama yang paling benar?

    AW: Ya, memang saya menyadari.

    BM: Apakah saudara berkeyakinan bahwa Kitab Injil itu suci?

    AW: Ya, saya yakin sekali.

    BM: Dari siapakah pengertian saudara bahwa Bibel itu dari Tuhan Yang Maha Suci?

    AW: Guru saya menerangkan bahwa Bibel adalah Kitab Suci berisi pengajaran Tuhan Yesus, yang dicatat oleh Rasul-Rasul Matius, Lukas, Yohanes dan Rasul Markus.

    BM: Apakah yang dimaksud suci pada Bibel itu mempunyai arti bahwa Bibel Bersih dari pada kesalahan-kesalahan.

    AW: Betul demikian. Tetapi kesalahan yang bagaimana yang bapak maksudkan.

    BM: Misalnya: Pada suatu saat ada orang mengabarkan pada saudara si A sakit, sedangkan orang lain memberitahukan bahwa pada saat itu si A tidak sakit. Kedua berita itu apakah benar semuanya atau salah semuanya, atau salah satunya yang benar?

    AW: Di antara keduanya itu tentu salah satu yang benar atau keduanya salah dan mustahil kedua-duanya benar.

    BM: Satu misal lain, si A mempunyai 3 orang anak dan orang lain mengatakan si A mempunyai 10 anak. Apakah dua perkataan itu benar semuanya atau salah semuanya atau salah satu yang benar?

    AW: Tidak mungkin benar semuanya, melainkan salah satunya yang benar atau salah semuanya.

    BM: Kalau saya mengatakan benar semuanya, bagaimana pendapat saudara?

    AW: Itu adalah mustahil, karena ternyata ada perselisihan diantara keduanya.

    BM: Andaikata ada suatu kitab suci, akan tetapi ayat-ayat didalamnya diantara yang satu dengan yang lain terdapat perselisihan, apakah kitab itu akan dinamakan Kitab suci?

    AW: Tentu bukan kitab suci, karena yang dinamakan kitab suci itu adalah ilham (wahyu) dari Tuhan, yang mustahil terdapat kesalahan atau perselisihan.

    BM: Jadi kalau begitu bukan Kitab suci lagi?

    AW: Betul, kesuciannya telah batal.

    BM: Kalau demikian, tentu isinya tidak dapat dipercaya, kesuciannya atau kebenarannya, karena diantara ayat-ayatnya terdapat perselisihan.

    AW: Yang jelas diantara ayat-ayatnya pasti bukan dari Tuhan, atu sudah dicampur adukkan dengan karangan manusia, sehingga kesuciannya ternoda. Ringkasnya sudah tidak suci lagi.

    BM: Kalau misalnya Bibel terdapat selisih antara satu ayat dengan ayat lain apakah saudara masih berkeyakinan Bibel itu kitab suci?

    AW: Saya tidak yakin kalau Kitab Bibel tidak suci. Terkecuali kalau ada bukti-bukti nyata yang menunjukkan ayat-ayatnya berselisih antara yang satu dengan yang lain, yang dapat menimbulkan keraguan saya tentang kesuciannya. Menurut penelitian bapak, apakah ayat-ayat Bibel ada yang berselisih?

    BM: Ya, banyak yang berselisih.

    AW: Di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru.

    BM: Dua-duanya terdapat beberapa perselisihan antara satu ayat dengan ayat yang lain.

    AW: Di bab apa dan pasal serta ayat berapa?

    BM: Supaya berurutan saya atur dalam beberapa pasal: Pertama soal Ketuhanan Yesus, karena soal ketuhanan adalah termasuk kepercayaan pokok pada tiap-tiap agama. Jadi soal ini perlu sekali didahulukan. Sesudah itu kita berpindah kepada soal yang lain yang berhubungan dengan soal agama Kristen yang termaktub dalam kitab Bibel. Bagaimana pendapat saudara?

    AW: Baik, saya menyetujui pendapat bapak.

    BM: Sekarang saya ingin bertanya, apakah alasan saudara bahwa Yesus menjadi anak Tuhan?

    AW: Dalam “Matius,” pasal 3 ayat 17 menyebutkan demikian: “Maka suatu suara dari langit mengatakan: “Inilah anakku yang kukasihi. Kepadanya aku berkenan.” Juga di Lukas pasal 4 ayat 41, bahwa “Yesus itu anak Allah.”

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 5 ayat 9.

    AW: Baik. Dalam pasal dan ayat itu menyebutkan: “Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah.”

    BM: Berdasarkan ayat tersebut yang dimaksudkan ” Anak Allah” itu ialah orang yang dihormati seperti Nabi. Kalau Yesus dianggap anak Allah, maka semua orang yang mendamaikan manusia pun menjadi anak-anak Allah juga. Jadi bukan Yesus saja Anak allah tetapi ada terlalu banyak.

    AW: Dalam “Yohanes” pasal 14 ayat 9 disebutkan “Siapa yang sudah tampak Aku, ia sudah tampak Bapa,” dan di ayat 10 disebutkan: “tiadakah engkau percaya bahwa aku ini didalam Bapa, dan Bapapun didalam Aku? Segala perkataan yang aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal didalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

    BM: Baiklah. Silahkan saudara periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 23.

    AW: Baik. Di pasal ini disebutkan bahwa: “Aku di dalam mereka itu, dan Engkau didalam Aku; supaya mereka itu sempurna di dalam persekutuan.”

    BM: Perhatikan di ayat ini ada tersusun kata “Aku di dalam mereka.” Kata “mereka” di ayat ini ialah sahabat Yesus. Sedang yang dimaksudkan “dengan aku” ialah Yesus. Jadi kata “AKU” beserta mereka artinya Yesus beserta sahabat-sahabatnya. Jadi Tuhan itu beserta Yesus dan para sahabatnya. Kalau saudara percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa maka saudara pun harus percaya tentang kesatuan Bapa itu dengan semua sahabat Yesus yang berjumlah 12 orang itu. Jadi bukan Yesus dan Roh suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan,melainkan harus ditambah 12 orang lagi. Ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan persatuan bukan hanya Tritunggal tetapi 15-tunggal. Jadi berdasarkan perselisihan ayat-ayat tsb, yang manakah yang benar. Tiga menjadi Tunggal atau 15 menjadi Tunggal. Ayat manakah yang akan saudara yakini, yang tiga menjadi tunggal ataukah yang 15 itu?

    AW: Tunggu dulu Pak, ini agak membingungkan saya.

    BM: Tentu akan lebih membingungkan saudara kalau saya tunjukkan ayat yang lain. silahkan periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 3.

    AW: Baik! Disini menyebutkan: “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

    BM: Di ayat ini menyebutkan Tuhan adalah Esa. Dalam Kamus bahasa Indonesia oleh E. St. Harahap, cetakan ke II disebutkan bahwa Esa itu berarti satu, pertama (tunggal) dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Yesus Kristus adalah Pesuruh Allah (Utusan/Rasul). Kalau demikian, manakah yang benar. Di satu ayat menyebutkan Tuhan dengan Yesus menjadi satu di lain ayat 15 menjadi satu dan yang lain lagi Tuhan itu Tunggal, sedangkan di ayat itu pula menyebutkan bahwa Yesus itu pesuruh Allah bukan Tuhan. Menurut pengakuan saudara suatu Kitab suci yang kandungan ayat-ayatnya bertentangan antara yang satu dengan yang lain tentu sulit sekali dipercaya kesuciannya, karena yang disebut suci itu bersih dari kekeliruan dan perselisihan.

    AW: Masih adakah ayat yang menyebutkan demikian?

    BM: Ayat yang bagaimana yang saudara maksudkan?

    AW: Ayat yang menyebutkan bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), bukan tiga menjadi satu.

    BM: Silahkan buka di “Ulangan” pasal 4 ayat 35.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

    BM: Jelas di dalam Bibel sendiri menerangkan bahwa Tuhan itu Esa, Tunggal.

    AW: Tetapi itu di dalam Kitab Perjanjian Lama. Apakah terdapat juga di Perjanjian Baru?

    BM: Saudara minta di Perjanjian Baru, baiklah. Silahkan saudara buka Markus pasal 12 ayat 29.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Maka jawab Yesus kepadanya. hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israel, adapun Allah Tuhan kita ialah Tuhan yang Esa.”

    BM: Periksa lagi di Perjanjian Lama di “Ulangan” pasal 6 ayat 4.

    AW: Baik, di sini disebutkan: “Dengarlah olehmu hai Israel, sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya.”

    BM: Apakah belum jelas bahwa Bibel sendiri yang menjadi Kitab Sucinya Orang Kristen menyebutkan seterang-terangnya bahwa Tuhan itu tunggal, bukan tiga menjadi satu atau satu menjadi tiga. Taruh kata di Bibel ada ayat yang menyebutkan Tuhan itu tiga menjadi satu, saya ingin bertanya yang manakah di antara kedua ayat itu yang benar, yang Tunggalkah atau yang tiga menjadi Tunggal. Jadi salah satu dari dua ayat tersebut pasti ada yang benar, karena sudah jelas dua ayat itu tidak sama. Kalau salah satu atau dua-duanya salah, maka kandungan Kitab suci itu ada yang salah; jadi bukan Kitab suci namanya.

    AW: Betul, salah satu pasti salah atau kedua-duanya salah.

    BM: Kalau demikian apakah dapat diyakini kebenarannya sebagai kitab suci, kalau kitab suci itu mengandung kesalahan atau tidak benar isinya.

    AW: Ya, yang disebut kitab suci itu harus bersih dari kesalahan-kesalahan kalau tidak demikian maka batallah kesucian kitab suci itu.

    BM: Menurut kepercayaan saudara, apakah Yesus bersatu dengan Allah?

    AW: Ya demikian.

    BM: Kalau demikian tentu Yesus adalah selalu bersama Allah dan Allah selalu bersama Yesus?

    AW: Betul demikian sebagaimana tersebut dalam “Yohanes” 10, 30 yang bunyinya sebagai berikut: “Aku dan Bapa itu satu adanya.” Demikian juga Roh suci sebab Roh suci itu menjadi satu dengan Yesus, sebagaimana tersebut dalam injil, ialah setelah Yesus berumur 30 tahun turun roh suci kepadanya dan dibaptiskan oleh pembaptis yaitu Yohanes. Jadi jelas bahwa Yesus, Roh suci, Tuhan adalah Tunggal.

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 27 ayat 46.

    AW: Baik, dipasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: “Eli, Eli lama sabaktani,” artinya “Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku.”

    BM: Berdasarkan seruan Yesus di ayat itu, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus, waktu akan disalibkan. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, disaat itulah saat tepat untuk menolong Yesus, tetapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri minta tolong.

    AW: Tetapi Yesus itu hidupnya memang untuk disalib guna menebus dosa manusia.

    BM: Kalau hidupnya Yesus memang untuk disalib, mengapa Yesus tidak bersedia dan menolak untuk disalib. Buktinya ia berseru dengan suara nyaring minta tolong pada Tuhan agar ia terlepas dari disalibkan. Dengan kata lain Yesus tidak bersedia selaku penebus dosa.

    AW: Betul, saya lantas tidak mengerti mengapa ayat-ayat Bibel itu ada simpang siur.

    BM: Dari sebab itulah mengapa saudara menyembah Yesus selaku Tuhan yang tidak berkuasa menyelamatkan dirinya sendiri, malah minta tolong. Pantaskah ada Tuhan demikian. Dan saya lanjutkan pertanyaan, apakah manusia-manusia yang menyalibkan Yesus itu dilaknat?

    AW: Pasti dilaknat.

    BM: Mestinya tidak dilaknat, malah Yesus harus berterima kasih kepada mereka yang menyalibkan dia, bahkan mereka itu seharusnya mendapatkan ganjaran, karena menurut keterangan saudara, kehidupan Yesus itu harus disalib untuk menebus dosa-dosa. Jika tidak ada manusia yang bersedia menyalibkan Yesus, maka dosa-dosa manusia tentu tidak ada yang menebusnya. Jadi manusia-manusia yang telah menyalib Yesus itu berjasa kepada Yesus dan penganut-penganut kristen. Akan tetapi mereka yang sudah terbukti berjasa itu malah dilaknat. Mestinya mereka itu masuk surga dan dipuji-puji atas jasanya.

    AW: Ini memang tidak masuk akal atau sekurang-kurangnya memang sulit dimengerti; akan tetapi Roh Tuhan bersatu dengan Yesus itu tidak mustahil. Sebagaimana banyak manusia yang kesurupan hantu, jin malaikat atau makhluk-makhluk halus lainnya, sehingga tindakan tindakan dan perbuatannya menurut kehendak makhluk halus tersebut. Demikian juga ada yang kemasukan Roh suci seperti roh malaikat sehingga tindakan-tindakan dan perbuatannya adalah suci.

    BM: Kalau demikian baiklah saya bikin pertanyaan; Manusia yang bersatu (kesurupan) jin itu apakah dia disebut jin.

    AW: Tidak!

    BM: Yesus yang bersatu (menerima) Roh Tuhan itu apakah ia disebut Tuhan?

    AW: Mestinya tidak juga.

    BM: Seharusnya begitu. Jadi jelas bahwa Yesus yang menerima Roh ketuhanan tentunya bukan Tuhan. Manusia yang menerima wahyu Tuhan itu bukan Tuhan melainkan adalah utusan (pesuruh) Tuhan. Sessuai dengan pengakuan Yesus sendiri sebagaimana tersebut dalam “Yohanes’ pasal 17 ayat 3 yang berbunyi: “Supaya mereka itu mengenal Engkau. Allah Yang Maha Esa dan Benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

    AW: Saya lantas tambah tidak mengerti tentang Ketuhanan Yesus itu.

    BM: Menurut keterangan saudara tadi, bahwa manusia yang bersatu dengan (kesurupan) makhluk halus seperti roh-roh, jin dan malaikat, maka tindakan dan perbuatannya pasti menurut kehendak atau menyerupai perbuatan makhluk-makhluk halus itu?

    AW: Benar begitu.

    BM: Kalau demikian maka Yesus yang saudara akui bersatu dengan Tuhan mestinya tindakan-tindakan dan perbuatannya menyerupai perbuatan Tuhan.

    AW: Mestinya begitu.

    BM: Akan tetapi kenyataannya tidak demikian. Tuhan tidak tidur tetapi Yesus tidur, Tuhan tidak makan tetapi Yesus makan, Tuhan tidak sakit tetapi Yesus sakit, Tuhan tidak menyembah kepada siapapun tetapi Yesus menyembah Tuhan. Tuhan tidak mati tetapi Yesus mati, walaupun menurut Doktrin Kristen hidup kembali tetapi ia mati.

    AW: Menurut anggapan orang Kristen salah satu yang mneyebabkan Yesus bersatu dengan Tuhan, karena ia mengetahui yang gaib.

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Markus” pasal 13 ayat 31, 32.

    AW: Baik, ayat itu menyebutkan: “Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap tetapi perkataanku kekal. Tetapi akan harinya atau ketikanya itu tidak diketahui oleh seorang juapun, baik segala malaikat yang di sorgapun tidak, anak itu pun tidak, hanyalah Bapa saja.”

    BM: Jelas di Bibel sendiri tertulis, Yesus sendiri mengaku tidak ada yang tahu kapan hari kiamat, melainkan hanya Tuhan sendiri. Jadi tegas Yesus sendiri tidak mengetahui waktunya hari kiamat, yang termasuk suatu yang gaib. Yang tidak tahu itu pasti bukan Tuhan.

    AW: Tetapi Yesus menyebutkan dirinya di ayat ini dengan kata: “Anak,” yang berarti ia anak Tuhan.

    BM: Silahkan buka “Matius” pasal 1 ayat 16.

    AW: Baik. Disitu disebutkan: “dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria; ialah yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.”

    BM: Jelas bahwa yang diperanakkan itu pasti bukan Tuhan sebagaimana tersebut dalam ayat tersebut Silahkan periksa lagi “Keluaran” pasal 4 ayat 22.

    AW: Baik. Di situ disebutkan: “Maka pada masa itu hendaklah katamu kepada Fir’aun demikian: ‘Inilah firman Tuhan: Bahwa Israil itulah anakku laki-laki,yaitu anakku yang sulung’.”

    BM: Di ayat ini disebutkan bahwa Israil adalah anak tuhan yang sulung, sedangkan Yesus tidak disebutkan anak yang keberapa. silahkan buka lagi “Yeremia” pasal 31 ayat 9.

    AW: Ayat ini menyebutkan, “Akulah bapak bagi Israil; dan Afraim itulah anak yang sulung.”

    BM: Jelas sekali bahwa berdasarkan Bibel sendiri Anak Tuhan itu banyak,bukan Yesus saja, padahal sebenarnya yang dimaksudkan dengan “Anak” dalam ayat itu ialah mereka yang dikasihi oleh Tuhan, termasuk Yesus jadi bukan anak yang sebenarnya.

    AW: Tetapi dalam “Matius,” pasal 1 ayat 18, menyebutkan sebagai berikut: “Adapun kelahiran Yesus Kristus demikian adanya: Tatkala Maria, yaitu ibunya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum keduanya bersetubuh, maka nyatalah Maria itu hamil dari pada roh kudus.” Roh kudus artinya Roh Tuhan.

    Oleh karenanya maka Yesus itu adalah anak Tuhan, sebagaimana juga di “Matius” pasal 1 ayat 20 menyebutkan: “Yusuf bermimpi seorang Malaikat, Tuhan berkata: “Hai Yusuf, anak Daud janganlah engkau kuatir menerima Maria itu menjadi istrimu karena kandungan itu terbitnya dari pada Roh kudus.”

    BM: Kalau begitu silahkan buka: “Kisah Rasul,” pasal 6 ayat 5.

    AW: Baik, ayat itu menyebutkan: “Maka perkataan ini diperkenankan oleh sekalian orang banyak itu, lalu memilih Stephanus, yaitu seorang yang penuh dengan iman, dan Roh kudus, dan lagi Philippus, dan Prokhorus dan Nikanor dan Simion dan Parmenas dan Nikolaus yaitu mualaf asalnya dari negeri Antiochia.”

    BM: Jadi berdasarkan ayat Bibel sendiri menunjukkan bahwa Roh Kudus itu bukan pada Yesus saja. Ini menunjukkan bahwa Roh Kudus itu Roh Suci, atau Roh Kesucian yang maksudnya roh yang bersih dari roh-roh kotor, bukan seperti roh setan atau hantu. Sebagaimana halnya para Nabi lainnya dengan roh sucinya. Menurut Al-Qur’an, Roh Kudus (roh suci) itu berarti “Jibril.” Di Bibel sendiri menyebutkan bahwa para nabi yang terdahulu adalah Kudus.

    AW: Di Bibel pasal berapa menyebutkan demikian?

    BM: Silahlan periksa surat petrus yang kedua pasal 3 ayat 2.

    AW: Baik. pasal dan ayat ini menyebutkan: “Supaya kamu ingat perkataan yang sudah disabdakan, dahulu oleh nabi yang kudus dan akan hukum Tuhan lagi juru Selamat, dengan jalan rasul-rasul yang disuruhkan kepadamu.”

    BM: Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Roh Kudus itu bukan Tuhan dengan kata lain bahwa Yesus dalam kandungan Maria itu bukan Tuhan atau Roh Tuhan, melainkan adalah roh bersih, suci, dengan izin atau perintah Allah yang dikaruniakan kepada hamba yang dikehendakinya. Lebih jelas harap saudara periksa dalam “Kisah Rasul,” pasal 5 ayat 32.

    AW: Ayat tsb menyebutkan: “Dan kami inilah saksi atas segala perkara itu,” demikian juga Roh Kudus yang dikaruniakan Allah kepada sekalian orang yang menurut Dia.”

    BM: Silahkan periksa lagi dalam ‘Lukas’, pasal 1 ayat 41.

    AW: Pasal ini menyebutkan bahwa: “Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maria itu, meloncatlah kanak-kanak yang didalam rahimnya itu dan Elisabet penuh roh kudus.”

    BM: Sudah jelas sekali bahwa arti Roh kudus adalah Roh Suci yang dikaruniakan oleh Allah kepada siapapun yang dikehendakinya. Kalau sekiranya Roh Kudus itu diartikan dengan Allah atau Roh Allah maka bukan Yesus saja menjadi Tuhan atau anak Tuhan, melainkan segala orang yang taat kepada Tuhan, para Nabi dan Elisabet (istri Zakaria) pun mestinya Tuhan juga.

    AW: Yesus dianggap Tuhan oleh karena ia mempunyai ro Ketuhanan, terbukti dengan pangkat Ketuhannnya sehingga ia dapat menghidupkan orang mati. Inilah kesamaan Allah dengan Yesus.

    BM: Kalau begitu, silahkan periksa di “Kitab Raja-raja yang kedua” pasal 13 ayat 21.

    AW: Baik, disini ada menyebutkan: “Maka sekali peristiwa apabila dikuburkannya seorang Anu, tiba-tiba terlihat mereka itu suatu pasukan lalu dicampakkannya orang mati itu kedalam kubur Elisa, maka baru orang mati itu dimasukkan ke dalamnya dan kena mayat Elisa itu, maka hiduplah orang itu pula, lalu bangun berdiri.”

    BM: Disini menyebutkan malah tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Jadi bukan Yesus saja dapat menghidupkan orang mati bahkan tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Yang berarti tulang-tulang Elisa adalah tulang-tulang ketuhanan. Kalau Yesus di waktu hidupnya dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Elisa di waktu tak bernyawa, malah hanya dengan tulang-tulangnya, yang di dalam kubur dapat menghidupkan orang mati. Kalau perbuatan Yesus dikatakan ajaib maka Elisa lebih ajaib dari pada Yesus. Jadi seharusnya Ilyaspun dianggap Tuhan juga. Periksa lagi di “Kitab Raja-Raja yang pertama,” pasal 17 ayat 22.

    AW: Ya, disini menyebutkan:

    “Maka didengar akan Do’a Elisa itu, lalu kembalilah nyata kanak-kanak itu kedalamnya sehingga hiduplah ia pula.”

    BM: Kalau secara adil, seharusnya Elisa dianggap Tuhan juga.

    AW: Tetapi Yesus dapat menyembuhkan orang buta sehingga melihat.

    BM: Kalau begitu periksa “Kitab Raja-Raja yang kedua,” pasal 6 ayat 17 dan 30.

    AW: Ya di pasal itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang buta, sehingga dapat melihat.

    BM: Kalau begitu, Elisa pun harus diangap tuhan juga, karena menyamai Yesus dan menyamai sifat Tuhan.

    AW: Sekali lagi Yesus dapat menyembuhkan penyakit lepra (penyakit kusta).

    BM: Silahkan periksa kitab Raja-Raja yang kedua pasal 5 ayat 10 dan 11.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang sakit kusta bernama Naaman.

    BM: Jadi Elisa pun dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta malah dapat menghidupkan orang mati. Mengapa tidak diangkat juga menjadi Tuhan?

    AW: Akan tetapi pasal kejadian Yesus tanpa pencampuran laki-laki dengan istrinya. Inilah kelebihan rohnya Yesus daripada rohnya Elisa.

    BM: Asal kejadian Nabi Adam tanpa bapak dan ibu. Mengapa Adam tidak dianggap Tuhan. Juga Hawa asal kejadiannya tanpa ibu, iapun bisa dianggap juga Tuhan Wanita.

    AW: Tetapi Adam dan Hawa kedua-duanya berdosa.

    BM: Kalau begitu Yesuspun berdosa, karena Yesus keturunan Maria, sedang Maria keturunan Adam dan Hawa. Yesus sendiri pernah dibawa oleh Iblis ke puncak gunung. Pantaskah Tuhan dibawa oleh Iblis.

    AW: Dimana cerita itu disebutkan?

    BM: Di Bibel. Silahkan saudara periksa”Lukas” pasal 4 ayat 5.

    AW: Baik. Disitu menyebutkan: “Maka Iblis pun membawa dia ke puncak gunung.”

    BM: Nah, suatu kejadian aneh, Tuhan dibawa iblis yang berarti ia tunduk kepada kemauan iblis.

    AW: Walaupun demikian Yesus tetap suci daripada dosa.

    BM: Para Nabi lainnya pun suci dari pada dosa. Akan tetapi mereka tidak menganggap dirinya selaku Tuhan, malah Yesus sendiripun tidak juga mengaku Tuhan, sedangkan pengikut-pengikutnya mempertuhankan dia.

    AW: Tidak demikian, Nabi-nabi berbuat dosa tetapi Yesus tidak.

    BM: Nabi-nabi yang berbuat dosa atau kesalahan itu telah bertobat, lalu diberi ampun oleh Tuhan, sebagaimana juga Yesus pernah minta ampun dan diberi ampun oleh Tuhan. Mereka para Nabi diberi ampun, artinya dosanya telah habis karenanya, lalu mereka disebut bersih dari dosa dan kesalahan-kesalahan.

    AW: Dimanakah menyebutkan bahwa Yesus merasa ia minta ampun kepada Tuhan?

    BM: Silahkan saudara periksa sendiri di “Matius” pasal 6 ayat 12.

    AW: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Dan ampunilah kiranya kami segala kesalahan kami, seperti kami ini sudah mengampuni orang yang berkesalahan kepada kami.”

    BM: Jelas Yesus sendiri meminta ampun akan kesalahannya. Jadi dia pernah berbuat kesalahan.

    AW: Tetapi di ayat ini juga ada menyebutkan bahwa Yesus suka memberikan ampun semua kesalahan orang kepadanya.

    BM: Kalau hanya begitu, kitapun bisa. Kitapun bersedia memberikan ampun kepada orang-orang yang berbuat kesalahan kepada kita.

    AW: Tetapi tidak ada manusia selain Adam yang dilahirkan kedunia ini tanpa Bapak, melainkan Yesus saja. Jadi masih dapat dibenarkan kalau Yesus disebut “Putera Tuhan” atau “Tuhan Anak.”

    BM: Kalau misalnya ada seorang manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu, maka orang itu pasti akan diakui oleh saudara bahwa ia lebih berhak menduduki jabatan Tuhan daripada Yesus dilahirkan tanpa Bapak saja.

    AW: Tetapi dalam sejarah manusia belum pernah ada, dan mustahil adanya.

    BM: Kalau kiranya ada, maka yang manakah diantara keduanya yang lebih tinggi derajat Ketuhanannya antara Yesus yang dilahirkan hanya tanpa bapak saja dengan manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu.

    AW: Menurut akal tentunya manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu itu lebih tinggi derajat ketuhanannya. Oleh karena ia dilahirkan lebih ajaib keadaannya dari pada kelahiran Yesus.

    BM: Benarkah demikian pendapat Saudara?

    AW: Ya, saya akui, manusia yang demikian lebih ajaib dari pada Yesus; akan tetapi saya minta supaya Bapak tunjukkan di Kitab; dan Bapak harus mengambil dari Kitab yang terkenal, bukan dari buku-buku dongengan atau ceritera-ceritera khayalan saja.

    BM: Supaya lekas beres urusan ini, silahkan saudara periksa di Kitab Bibel atau Injil, Kitab Suci saudara sendiri.

    AW: Di Bab dan pasal berapakah ada menyebutkan?

    BM: Silahkan saudara periksa di “Ibrani” pasal 7 ayat 1, 2 dan 3.

    AW: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan seperti berikut: “Adapun Melkisedek itu, yaitu raja di Salem dan Imam Allah taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim tatkala Ibrahim kembali daripada menewaskan raja-raja, lalu diberkatinya Ibrahim.”

    “Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bahagian sepuluh Esa. Makna Melkisedek itu kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja keadilan, kemudian pula raja di Salem, yaitu raja damai.” Yang tiada berbapak dan tiada beribu dan tiada bersilsilah, dan tiada berawal.”

    BM: Cukup, saudara telah membaca di kitab suci saudara sendiri, bahwa Melkisedek seorang raja di Salem tanpa Bapak dan Ibu, malah tiada silsilahnya. Sesuai dengan pendapat saudara, apakah cerita yang disebutkan dalam kitab suci saudara ini berupa dongengan atau cerita-cerita khayalan. Kalau dikatakan dongeng atau cerita khayalan, maka apakah saudara akan terima kalau ada yang mengatakan bahwa kitab suci saudara ada mengandung cerita-cerita khayalan atau dongengan yang dibuat-buat. Dan kalau saudara masih mempertahankan kesucian kitab saudara itu mengapakah saudara tidak mengangkat Melkisedek menjabat Tuhan juga, malah jabatan ketuhanannya tentunya lebih tinggi daripada Yesus. Dan berpegang dengan pendirian saudara sendiri bahwa kelahiran Melkisedek itu lebih ajaib dari Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan tanpa Bapak sedangkan Melkisedek dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu. Selain itu Melkisedek masih mempunyai kelebihan lagi daripada Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan dengan bersilsilah, yaitu dari Maria, sedangkan menurut Bibel sendiri Melkisedek dilahirkan tanpa silsilah sama sekali. Apakah saudara masih akan mempertahankan ketuhanan Yesus?

    AW: Saya lantas tidak mengerti dan menjadi bingung!!

    BM: Tidak mengerti itu tidak apa-apa, dan bingung sebenarnya tidak apa-apa, karena kalau sudah mengerti rasa bingung akan lenyap dengan sendirinya.

    AW: Ya, saya membenarkan keterangan Bapak. Tetapi dalam kitab Injil Johanes pasal 1 ayat 1 dan 2 menyebutkan: “Maka pada mulanya ada itu Kalam maka Kalam itu, serta dengan Allah, dan Kalam itu Allah, dan kalau itu Allah. Ia itu pada mulanya serta dengan Allah.” Kata “Ia” di ayat ini maksudnya ialah “Yesus.” Jadi Yesus beserta dengan Allah.

    BM: Dalam susunan ayat tersebut di atas ada kata penghubung ialah: “Serta” atau beserta. Kalau ada orang berkata “Si Salim dengan si Amin” maka susunan kalimat ini semua orang dapat mengerti bahwa si Salim tetap si Salim bukan si Amin jadi berdasarkan ayat Bibel yang Saudara baca dengan susunan “Ia” (Yesus) beserta Allah, langsung dapat dimengerti bahwa Yesus bukan Allah, dan Allah bukan Yesus. Jelaslah bahwa Yesus tidak sama dengan Allah: dengan kata lain kata Yesus bukan Tuhan. Dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Kalam itu Allah. Padahal Kalam itu bukan Allah dan Allah bukan Kalam. Jadi Allah dan Kalam-pun lain.

    AW: Bagaimana kalau Yesus disebut saja Anak Tuhan.

    BM: Saya sudah jelaskan tentang itu pada saudara dalam pembicaraan kita yang lalu. Dan saudara telah mengakui kebenaran keterangan saya. Sekarang saya tambah, Kalau Tuhan itu beranak, baik anaknya berupa manusia seperti Yesus atau lainnya, maka ke Esa-an Tuhan sudah ternoda karenanya. Sedang kita-pun tidak mungkin menodai ke Esa-an Tuhan.

    AW: Tetapi dalam kitab: “Wahyu,” pasal 22 ayat 13 menyebutkan: “Maka Aku inilah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang kemudian. Yang Awal dan Yang Akhir.”

    BM: Rangkaian perkataan itu bukan perkataan Yesus sendiri, melainkan firman Allah kepada Yesus. Bukti kebenaran perkataan saya ini silahkan saudara periksa di Kitab “Wahyu” tersebut pasal 21 ayat 6.

    AW: Baik, pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku: “Sudahlah genap; Aku inilah Alif dan Ya, yaitu yang awal dan yang Akhir.”

    BM: Jelas di ayat itu menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku,” Siapakah yang berfirman kepadaku (kepada Yesus) di ayat ini?

    AW: Tentu Allah yang berfirman.

    BM: Jadi yang berfirman Aku inilah Alif dan Ya, yang Awal dan Yang Akhir, bukan perkataan Yesus sendiri, tetapi firman Allah kepada Yesus.

    AW: Di Johanes pasal 8 ayat 58 Yesus berkata: “Sebelumnya Ibrahim aku sudah ada.” Jadi bisa dianggap Yesus itu permulaan.

    BM: Kalau Yesus dikatakan “Permulaan.” maka diapun tidak benar. Karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Walaupun ia dikatakan hidup lagi. Dan orang sudah mati itu tidak bisa dikatakan: “seorang yang terkemudian,” dan kalau Yesus itu hidup lagi, tidak bisa dikatakan: “Permulaan,” bukan pula “yang terkemudian,” bukan yang “awal,” maupun: “yang akhir.”

    AW: Saya lantas makin tidak mengerti, malah tambah membingungkan saya karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Yang pada mulanya tidak ada, tidak bisa disebut: “permulaan.” Kalau Yesus diperanakkan, mustahil bisa disebut “permulaan” dan kalau Yesus pernah mati, mustahil bisa disebut “yang terkemudian.”

    BM: Supaya lebih jelas kepada saudara maka saya hadapkan pertanyaan: Andaikata Yesus itu disebut “permulaan,” maka apa dengan dasar inikah saudara mengakui Yesus itu Tuhan.

    AW: Ya, betul begitu.

    BM: Kalau demikian, bagaimanakah anggapan saudara, kalau sekiranya dalam kitab suci saudara ada menyebutkan bahwa ada seseorang manusia Yesus, yang tidak ada permulaannya dan tidak ada kesudahannya. Apakah manusia itu akan diakui Tuhan juga oleh saudara.

    AW: Di pasal manakah menyebutkan demikian?

    BM: Sebelum saya tunjukkan, apakah saudara masih tetap berpendirian akan mengakui Tuhan kepada seorang yang tidak ada permulaan dan kesudahannya, sebagaimana saudara bertuhan kepada Yesus.

    AW: Kalau betul ada, tentu saya bimbang atau sekurang-kurangnya meragukan saya atas kebenaran Yesus selaku Tuhan.

    BM: Mestinya saudara mengakui Tuhan dua-duanya, dengan lain kata disamping Yesus ada lagi Tuhan Tambahan.

    AW: Ya, bisa juga begitu. Akan tetapi tentu saja keyakinan saya lantas tambah tidak karuan. Di pasal manakah ada menyebutkan ada seorang manusia yang tidak ada permulaan dan kesudahannya.

    BM: Saya telah katakan dikitab suci saudara sendiri. Silahkan buka Ibrani pasal 7 ayat 2 dan 3.

    AW: Baik, seperti tadi sudah saya bacakan sampai baris pertama ayat ketiga dari pasal tersebut sebagai berikut: “Melkisedek yang tiada berbapa dan tiada beribu dan tiada bersilsilah dan tiada berawal dan berkesudahan hidupnya, melainkan ia diserupakan Anak Allah. maka kekallah ia selama-salamanya.”

    BM: Bagaimana perasaan saudara dengan susunan ayat ini. Berdasarkan ayat ini bukan Yesus saja yang menjadi permulaan tetapi juga Melkisedek.

    AW: Keyakinan saya memang jadi bimbang terhadap Ketuhanan Yesus.

  98. Rizky Biasanya setiap orang Kristen berpendapat bahwa tidak ada keselamatan di luar Yesus Kristus, bahkan lebih sempit lagi tidak ada keselamatan di luar gereja. Adapun dasar yang dipakai adalah Yohanes 14:6: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.

    William Barclay menafsirkan ayat ini sebagai berikut: Memang banyak orang yang mengajar tentang jalan yang harus ditempuh, tetapi hanya Yesuslah jalan itu dan di luar Dia manusia akan tersesat. Banyak orang yang berbicara tentang kebenaran, tetapi hanya Yesuslah yang dapat mengatakan Akulah kebenaran itu. Orang lain mengajarkan tentang jalan kehidupan, tetapi hanya dalam Yesus orang menemukan kehidupan itu. Karena itu hanya Dia saja yang dapat membawa manusia kepada Tuhan.

    Lain halnya dengan Samartha yang mengatakan bahwa dalam agama Kristen Yesus Kristus memang juru selamat, tetapi orang Kristen tidak dapat mengklaim bahwa juru selamat hanya Yesus Kristus. Demikian pula Yesus adalah jalan, tetapi jalan itu bukan hanya Yesus, sebab seperti dikatakan Kenneth Cracknell bahwa di luar agama Kristen pun dikenal banyak keselamatan.

    Dalam agama Yahudi dikenal istilah Halakhah, yang secara harafiah artinya berjalan. Kata ini merupakan istilah teknis dalam pengajaran agama Yahudi yang berhubungan dengan semua materi hukum dan tatanan hidup sehari-hari. Istilah ini diambil dari Keluaran 18:20: Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan yang memberitahukan kepada mereka jalan yang harus mereka jalani dan pekerjaan yang harus mereka lakukan.

    Dalam agama Islam konsep jalan itu terdapat dalam Sura 1:5-7: …. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Pimpinlah kami ke jalan yang lurus (yaitu), jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka…

    Dalam agama Hindu juga dikenal adanya jalan menuju moksha, menuju kelepasan dari kelahiran kembali, menuju keselamatan, yaitu Jnana marga atau jalan pengetahuan, Karma marga atau jalan perbuatan baik, serta bhakti marga yaitu jalan kesetiaan atau ibadah. Sedangkan dalam agama Budha dikenal Dhama pada, jalan kebenaran menuju nirwana.

    Lalu bagaimana hubungan jalan-jalan ini dengan Kristus yang adalah jalan?

    Ada berbagai penafsiran, di antaranya: ada banyak jalan kecil-kecil (path), tetapi hanya satu jalan besar (way) yaitu jalan Kristus. Atau ada yang mengatakan ada banyak jalan, termasuk jalan Kristus, tetapi hanya ada satu tujuan yaitu Allah.

    Kalau kita memilih yang pertama, memang tidak cocok dengan semangat pluralisme agama-agama, tetapi lebih sesuai dengan teks Yohanes 14:6 Ada banyak jalan tetapi hanya ada satu jalan yang menuju Bapa, yaitu jalan Kristus.

    Kalau memilih alternatif kedua, hal itu sesuai dengan semangat pluralisme tetapi persoalan tentang Tidak seorang sampai kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku tidak terpecahkan. Dan dengan memilih alternatif kedua, berarti menempatkan Yesus sebagai jalan (cara) untuk mencapai suatu tujuan. Padahal menurut banyak penafsir Yesus itu bukan jalan (cara) untuk mencapai tujuan, tetapi Ia sendiri jalan sekaligus tujuan. Dalam teks dikatakan Aku adalah… (tiga kata berikutnya mempunyai kedudukan yang sejajar) jalan, kebenaran dan hidup. Bukan Aku jalan menuju kebenaran dan menuju hidup, juga bukan Aku jalan kebenaran dan jalan hidup.

    Penulis setuju bahwa di luar agama Kristen ada jalan (minhaj, marga, dhama pada), ada jalan kebenaran, ada keselamatan, tetapi tidak berarti bahwa jalan Yesus itu jalan yang luar biasa, sedangkan jalan yang lain jalan biasa. Lalu persoalannya adalah bagaimana kalimat Tidak seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku harus ditafsirkan?

    Konteks ayat ini adalah: Ketika itu Tuhan Yesus berkata kepada para murid-Nya. Ia pergi untuk menyediakan tempat bagi murid-muridnya, kemudian Ia akan kembali menjemput mereka, supaya di mana Yesus berada murid-murid juga berada di sana (Yoh.14:3). Kemudian Thomas berkata: Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?

    Dengan perkataan itu Thomas ingin tahu jalannya supaya bisa sampai ke tempat itu dengan cara dan kekuatannya sendiri.

    Kemudian Tuhan Yesus menjawab: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak seorangpun datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku. Yang dimaksud Tuhan Yesus dengan perkataan itu adalah: Thomas tidak dapat datang ke tempat itu dengan usaha dan kekuatannya sendiri. Kalau toh ia bisa datang ke tempat itu karena Tuhan Yesus yang membawa dia (Bdk. Ay. 3 yang berkata: Aku akan datang kembali membawa kamu). Dengan kata lain kalau Thomas bisa datang ke tempat itu, semua itu semata-mata hanya karena anugerah Allah yang nyata dalam kehadiran Yesus Kristus.

    Jadi persoalannya bukan di luar Kristus tidak ada jalan, tetapi bagi umat Kristen kita bisa sampai ke tempat di mana Kristus berada, itu semata-mata karena anugerah Allah. Inilah yang membedakan jalan yang ditempuh umat Kristen dan jalan-jalan lainnya. Di sana bukan tidak ada jalan, di sana bisa juga ada jalan, jalan di sana bukan kurang baik, sedang di sini lebih baik, tetapi memang jalan itu berbeda. Dengan demikian pemutlakan orang Kristen terhadap Yesusnya, tidak harus membuat orang Kristen menjadi eksklusif, atau menyamakan saja semua agama.

    Kita yakin seyakin-yakinnya bahwa hanya Yesus Kristuslah yang membawa kita kepada keselamatan, tetapi kita juga tidak harus mengatakan di sana, dalam agama lain, sama sekali hanya ada kegelapan dan kesesatan. Kalau kita sendiri tidak rela orang menganggap dalam kekristenan hanya ada kegelapan dan kesesatan, mengapa hal yang sama kita tujukan kepada orang lain.

    Apakah pandangan itu tidak memperlemah semangat Pekabaran Injil? Tidak, hanya harus ada orientasi baru tentang Pekabaran Injil.

    Pekabaran Injil harus dipahami seperti pemahaman Yesus Kristus sendiri: Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik (mengabarkan Injil) kepada orang-orang miskin, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang (Luk.4:18,19).

    Memberitakan Injil tidak lagi dipahami sebagai kristenisasi, tetapi kristusisasi. Menambah jumlah orang-orang yang diselamatkan dan menjadi anggota gereja bukan tujuan pekabaran Injil, tetapi sebagai akibat atau buah pekabaran Injil: mereka disukai semua orang dan setiap hari Tuhan menambahkan dengan orang-orang yang diselamatkan (Kis. 2:46). Buah pekabaran Injil ini mungkin tidak segera kita nikmati dalam kehadiran mereka di gereja, tetapi mungkin pada waktu dan di tempat lain.

    Apakah pemahaman Pekabaran Injil ini tidak sama saja dengan pemahaman sebelumnya? Tidak, pada pola pemahaman yang pertama mengesampingkan sikap toleransi yang karenanya dapat menimbulkan kecurigaan bahkan konflik sosial. Dan sering kekristenan mereka yang bertobat lebih bersifat emosional. Sedangkan pola pekabaran Injil kedua, sangat bersikap tenggang rasa dan toleran dan bahkan mungkin pekabaran Injil bisa dilakukan dengan kerjasama antar agama. Dan kalau akhirnya ada yang menjadi anggota gereja, kekristenan mereka tidak bersifat emosional, tetapi dengan kesadaran pen

  99. @ Sitoligunuang
    Kami, orang Kristen/katolik memakai IMAN kami dalam memandang karya penebusan dosa dalam nama Tuhan Yesus Kristus…
    Jadi, kami tidak memakai PIKIRAN kami…
    maaf ya, saran anda kami tolak

  100. “Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.”
    “Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman!”

    Tidak akan ada yang namanya terang jika tidak ada gelap, tidak ada yang namanya sukacita jika tidak ada yang namanya dukacita, tidak ada yang namanya kebangkitan jika tidak ada kematian. Tidakkah anda mengerti semuanya ini? Bahwa Allah kita memang merupakan kasih namun mengapa hanya sisi itu saja yang anda tekankan? Bukankah Ia juga Singa dari Yehuda? Bagaimana mungkin kita bisa mengenal Tuhan secara keseluruhan dan pribadi jika kita hanya tahu sisi diriNya setengah-setengah? Apakah kita hanya mau menikmati kasih karunia Tuhan dan tidak mau menerima hukuman jika kita berdosa? Memang dosa itu akan diampuni dan kita memperoleh keselamatan namun akibat dari dosa tersebut akan tetap ada.
    Benar katamu bahwa buku ini memberitakan tentang neraka namun terlebih dari itu tujuan Tuhan membuat buku ini adalah memberitahukan bahwa hanya Dialah satu-satunya Jalan untuk membawa kita kepada hidup, hanya Dia yang mampu menghapus seluruh dosa kita dan Dia mampu dan mau untuk menyelamatkan kita serta bahwa Dia mau menerima siapapun walaupun orang tersebut telah berbuat dosa yang paling jahat sekalipun. Kasih karunialah yang juga diperlihatkan dalam buku ini. Dan lagi di akhir buku ini Tuhan Yesus membawa Mary Kathryn Baxter juga untuk pergi ke Sorga, ia juga dibawa untuk melihat apa yang terjadi di masa depan ketika kedatangan Tuhan semakin dekat. Jadi mengapa anda hanya berkata bahwa buku ini menceritakan tentang neraka? Apakah anda tidak membaca seluruh dari buku ini? Dan anda juga berkata bahwa Injil tidak pernah menekankan soal neraka? Lalu mengapa dalam Injil memunculkan kata-kata seperti: neraka, ratap dan kertak gigi, kegelapan yang paling dalam, api yang bernyala-nyala dan lain-lain. Justru melalui buku inilah Tuhan Yesus memperingatkan kita untuk kita jangan sampai jatuh ke dalam sana dan Ia juga menyatakan betapa mengerikannya neraka.
    Hendaklah bagi kita semua dalam membaca atau melakukan sesuatu berdoalah terlebih dahulu, mintalah tuntunan Roh Kudus kepadamu sehingga apa yang kau dapat bukanlah hikmat dari manusia atau dunia ini melainkan Tuhanlah yang secara langsung menaruh benih-benih Firman di dalam hatimu.
    Memang sifat dasar manusialah yang sering membuat kita menjadi seperti ini, hanya ingin mendapatkan keselamatan tanpa perjuangan, kesenangan tanpa usaha,dll . Setiap hari kita harus berdukacita dan bergumul dengan dosa dan dunia namun pengharapan dari Tuhanlah yang dapat membuat kita bersukacita sebab kita akan mendapatkan kemenangan di akhir perjuangan ini.
    Tetapi lebih tinggi dari itu semua, aku bersyukur kepada Tuhan terhadap apa yang telah kau katakan sehingga dengan ini akan ada orang-orang yang mampu melihat Tuhan secara keseluruhan dan aku telah diberi kesempatan untuk menunjukkan jalan itu. Terimakasih kuucapkan kepadamu.

    Untuk orang-orang yang ingin mengetahui inti dari buku ini dapat melihat tulisan saya di atas ini.

    “Ada lagi padaKu domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.”

    Di sinipun Tuhan Yesus memberitahu bahwa masih banyak kawanan domba lain yang ingin disatukan dengan kawanan dombaNya. Maka kitapun harus ikut serta bekerja untuk menyatukan domba-dombaNya seperti yang telah Ia lakukan sebelumnya ketika Ia masih hidup di dunia..

    Apakah salah jika kita hanya ingin berusaha untuk mengenalkan Yesus kepada orang-orang yang kita sayangi dan ingin kita selamatkan? Jadi jika ada orang-orang yang ingin ikut serta membantu menyebarkan berita keselamatan melalui e-mail 40 hari di alam maut, anda dapat memberikan alamat e-mail anda di sini. Dan saya akan memberikan beberapa kesaksian lain dan buku-buku lain demi kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.

    Dan untuk orang-orang yang berpendapat bahwa hal ini hanya akan menjadi batu sandungan atau spamming. Terima kasih juga untuk pendapatnya , namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk menyebarkan hal ini seluas-luasnya, mengingat waktu yang semakin singkat ini kita harus bergerak dengan cepat untuk memberitakan Firman Allah dan menurut saya ini merupakan salah satu caranya. Sebab semua orang harus mengetahui Firman Allah sebelum kedatanganNya yang kedua kali. Semoga kalian dapat mengerti sudah betapa dekatnya kita di akhir dunia ini. Tuhan selalu melindungi dan beserta kita dahulu, sekarang dan selama-lamanya. Amin…

  101. UNTUK GEGABAH DAN YANG LAINNYA:

    BACALAH!! KARENA AKAN MEMBUKAKAN PINTU HATIMU DAN MENCELIKKAN MATAMU. AMIN

    Ketika pertama Yesus menampakkan diri pada saya, Ia berkata, “Kathryn, kau dipilih oleh Allah Bapa untuk menemaniKu menelusuri kedalaman neraka. Aku akan menunjukkan padamu banyak hal, yang Aku ingin seluruh dunia ketahui. Aku ingin dunia mengetahui tentang neraka dan tentang sorga. Aku akan memberitahukan padamu apa yang harus kau tulis, sehingga buku ini akan menjadi laporan yang benar mengenai bagaimana sebenarnya kedua tempat yang tidak diketahui ini. RohKu akan mengungkapkan rahasia-rahasia mengenai kekekalan, penghakiman, kasih, kematian dan kehidupan sesudah ini.”
    Pesan Tuhan bagi dunia yang sesat ini ialah, “Aku tidak menghendaki engkau pergi ke neraka, Aku menciptakanmu untuk kebahagiaanKu dan untuk persekutuan yang kekal abadi. Engkaulah ciptaanKu dan Aku mengasihi kamu. Panggillah namaKu selagi Aku dekat, dan Aku akan mendengarmu serta menjawabmu. Aku ingin mengampunimu dan memberkatimu.”
    Bagi mereka yang dilahirkan kembali, Tuhan Yesus bersabda, “Janganlah melupakan persekutan di antaramu. Datanglah bersama-sama dan berdoa serta mempelajari FirmanKu. Sembahlah Aku di dalam Roh dan kebenaran.”
    Tuhan berkata pada gereja-gereja dan bangsa-bangsa, “Malaikat-malaikatKu berperang selalu untuk para pewaris Penebusan dan mereka yang akan menjadi pewaris. Aku tidak pernah berubah. Aku adalah sama kemarin, sekarang dan selamanya. Carilah Aku dan Aku akan mencurahkan Roh Kudus atas kamu semua. Anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat. Aku akan melakukan pekerjaan-pekerjaan besar di antara kamu.”
    Jika Anda belum diselamatkan, pakailah sekarang juga sebagai waktu yang baik untuk datang bertelut di hadapan Tuhan, dan memintaNya untuk mengampunimu dari dosa-dosamu dan menjadikanmu anakNya. Berapapun harganya, engkau harus menentukan sekarang untuk menjadikan sorga sebagai rumahmu. Neraka sangatlah mengerikan dan neraka adalah nyata.

    Posted by generated at 6.30.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XXV PENGLIHATAN DI SORGA

    Beberapa dari penglihatan ini diberikan pada saya oleh Yesus sebelum Ia membawa saya ke nereka. Beberapa lagi diberikanNya menjelang akhir perjalanan menembus neraka.
    Yang setara dengan Allah
    Saya menerima penglihatan sorgawi, saat saya dalam doa yang khusuk, dalam renungan dan penyembahan. Kemuliaan Tuhan turun di tempat, dimana saya sedang berdoa. Gelora api yang bergulung-gulung cahaya yang sangat cemerlang dan kuasa yang ilahi tampak di depan mata saya. Di tengah-tengah api itu tampaklah Tahta Tuhan. Diatas tahta itu tampaklah yang setara dengan Allah. Kebahagiaan, damai sejahtera, dan kasih mengalir dari Tuhan yang mahakuasa. Udara yang di sekitar Tahta itu dipenuhi oleh malaikat-malaikat yang berbentuk bayi, mereka sedang bernyanyi dan tak henti-hentinya menciumi wajah Tuhan, tanganNya dan kakiNya. Lagu pujian yang mereka nyanyikan ialah, “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa.” Kerub atau malaikat berbentuk bayi itu mempunyai lidah-lidah api di atas kepala mereka dan di ujung sayap-sayap mereka. Gerakan sayap mereka seolah-olah seirama dengan gerakan kuasa dan kemuliaan Tuhan.
    Seorang kerub terbang menghampiri saya dan menyentuh mata saya.
    Pegunungan Emas
    Dalam penglihatan saya melihat jauh ke bumi. Saya dapat melihat bahwa bermil-mil di hadapan saya tanahnya kering, haus akan air hujan. Tanah retak-retak, kering dan tandus. Tak ada tanaman apapun, tak ada pepohonan yang tampak. Kemudian saya melihat jauh di balik tanah kering itu, saya memandang ke sorga. Di sana ada dua buah pegunungan raksasa yang berdiri bersisian pada alasnya. Saya tidak tahu pasti berapa tingginya tetapi kedua pegunungan itu sangat tinggi. Ketika saya mendekatinya, saya temukan bahwa kedua pegunungan itu terdiri dari emas padat-emas yang murni, demikian murninya sampai-sampai seperti tembus pandang. Menembus pegunungan itu dan di balik pegunungan itu saya melihat ada suatu cahaya yang putih cemerlang yang memancar menerangi seluruh jagad raya. Saya merasa di dalam hati saya bahwa inilah dasar dari sorga, yaitu tempat bertumpunya sorga.
    Manusia berkelahi memperebutkan sebentuk cincin emas, tetapi Allah memiliki semua emas itu.
    Pembangunan rumah-rumah mewah
    Ketika saya sedang berdoa, saya mendapat penglihatan berikut ini. Saya melihat malaikat-malaikat membacakan catatan tentang semua pekerjaan yang kita lakukan di sini, di dunia. Beberapa dari malaikat-malaikat itu mempunyai sayap, sedangkan beberapa yang lainnya tidak bersayap. Beberapa dari malaikat-malaikat itu besar, beberapa yang lainnya kecil, namun mereka masing-masing mempunyai wajah yang berbeda-beda. Sama seperti manusia di dunia ini, malaikat-malaikat itu pun dapat dibedakan atau dikenali dari wajah mereka.
    Saya melihat malaikat-malaikat sedang sibuk memotong berlian-berlian yang berukuran luar biasa besar dan meletakkan berlian-berlian itu di fondasi dari bangunan rumah-rumah mewah. Berlian-berlian itu berukuran tebal 30 cm, panjang 60 cm dan sangat indah. Setiap kali satu jiwa dimenangkan untuk Tuhan, sebongkah berlian ditambahkan pada rumah mewah milik si pemenang jiwa. Tak ada satu pekerjaanpun yang sia-sia jika dilakukan untuk Tuhan.
    Pintu-pintu gerbang sorga
    Pada kali yang lain, ketika saya sedang berdoa,, saya mendapat penglihatan sorgawi ini. Saya sedang dalam naungan Roh Kudus dan seorang malaikat datang kepada saya, dan membawa saya ke sorga. Sekali lagi saya saksikan cahaya yang berpendar-pendar dan kemuliaan yang menyilaukan seperti yang telah saya saksikan di balik pegunungan emas itu. Menyaksikan kuasa kemuliaan Tuhan yang dinyatakan di hadapan saya, timbul rasa kagum dan bercampur rasa takut.
    Waktu malaikat itu dan saya mengahampiri dua pintu gerbang raksasa yang menempel pada sebuah tembok yang tinggi dan besar, kami melihat dua orang malaikat yang istimewa besarnya sedang membawa pedang. Mereka tingginya kira-kira 15 m, dan rambut mereka seperti benang-benang emas. Pintu-pintu gerbang itu demikian tingginya, sehingga saya tidak bisa melihat ujung atasnya. Pintu-pintu itu merupakan karya seni yang terindah, yang saya pernah lihat. Pintu-pintu diukir dengan tangan, dengan lipatan-lipatan yang rumit, kerutan-kerutan dan lapisan-lapisan yang indah serta dihiasi dengan mutiara-mutiara, berlian yang indah-indah, batu rubi, safir dan batu permata lainnya. Semua yang tertera di atas pintu gerbang itu tampak sangat serasi dan pintu-pintu gerbang itu dapat dibuka keluar. Seorang malaikat dengan sebuah buku di tangannya, datang keluar dari balik gerbang itu. Setelah memeriksa dalam buku yang di tangannya, malaikat itu menganggukan kepalanya menyatakan bahwa saya boleh masuk. Saudara-saudara pembaca, Anda tidak dapat memasuki sorga, jika nama Anda tidak tertera dalam buku kehidupan Anak Domba Allah.
    Ruang Arsip
    Dalam suatu penglihatan, seorang malaikat membawa saya ke sorga dan menunjukkan sebuah ruangan besar sekali dengan tembok-tembok dari emas padat. Huruf-huruf yang sesuai dengan urutan abjad diukirkan di sana sini tembok itu. Pemandangan di dalam ruang itu seperti sebuah perpustakaan yang sangat besar dengan buku-buku yang ditanamkan di tembok dan bukannya diletakkan di rak buku.
    Malaikat-malaikat yang berjubah panjang membawa buku-buku itu keluar dari tembok itu dan mempelajarinya dengan teliti. Seolah-olah sudah ada peraturan yang ketat dari segala sesuatu yang mereka kerjakan. Saya menyadari bahwa buku-buku itu mempunyai sampul yang keras, yang terbuat dari emas, dan beberapa lembar di antaranya berwarna merah. Buku itu sangatlah indah.
    Malaikat yang bersama saya berkata bahwa inilah buku-buku yang mencatat tentang kehidupan setiap orang yang pernah dilahirkan di dunia. Ia juga memberi tahu masih ada ruang-ruang yang lain dengan data-data yang lebih banyak lagi.
    Dari waktu ke waktu malaikat-malaikat itu membawa catatan-catatan itu ke hadapan Tuhan untuk mendapat persetujuan atau ketidaksetujuanNya. Buku-buku itu memuat permintaan-permintaan doa, nubuat, kelakuan, pertumbuhan iman orang itu dalam Tuhan, jiwa-jiwa yang dibawanya pada Kristus, buah-buah roh dan masih banyak lagi. Segalanya yang kita lakukan di dunia dicatat di dalam salah satu buku itu oleh para malaikat.
    Kadang-kadang seorang malaikat membawa buku itu turun dari tempatnya dan ia mencuci halaman-halamannya dengan kain lap yang lembut. Halaman yang telah dikapur itu berubah menjadi merah.
    Tangga sorgawi
    Roh Kudus telah membawa saya kepada penglihatan berikut ini. Saya melihat adanya sebuah tangga rohani yang besar yang membentang dari sorga ke bumi. Pada satu sisinya malaikat-malaikat sedang turun tangga itu, dan pada sisi lainnya para malaikat naik ke sorga. Malaikat-malaikat yang ada di tangga itu tidak mempunyai sayap, tetapi pada setiap malaikat terdapat sebuah buku yang pada sampulnya tertera sebuah nama. Beberapa malaikat kelihatannya memberi perintah dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada mereka oleh malaikat-malaikat yang lain. Jika pengarahan sudah diberikan dan pertanyaan-pertanyaan mereka sudah dijawab, mereka menghilang. Saya juga melihat tangga-tangga lain di bagian bumi yang berbeda-beda. Para malaikat itu terus-menerus bergerak naik dan turun. Malaikat-malaikat itu bergerak dengan tegar dan penuh keagungan, sebab mereka adalah para utusan Tuhan.

    Posted by generated at 6.29.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    Disclaimer

    Shalom para pembaca semua,

    terima kasih Anda sudah berkunjung ke blog ini.

    Penulis membuat blog ini semata-mata ingin memberi pengetahuan kepada siapa saja yang ingin mengenal Tuhan Yesus lebih jauh. Materi blog ini diambil dari nats Alkitab sendiri, beberapa artikel buku, kumpulan renungan ataupun dari kesaksian pertobatan penulis dan orang lain. Mohon dimaklumi isi dari blog ini, apabila ada yang merasa tersinggung atau kurang pas, penulis minta maaf sebelumnya. Materi blog yang dirasa agak radikal merupakan pelurusan dari komentar-komentar yang kurang benar di luar blog ini, hal itu hanyalah referensi-referensi untuk Anda semua. Penulis berhak tidak mencantumkan sumber ataupun nama dari suatu referensi yang ada demi hal yang tidak diinginkan. Apabila ada komentar atau saran, Anda bisa langsung mengisi comment yang ada pada artikel. Anda diperbolehkan menyebarluaskan semua materi yang ada di blog ini tanpa menngurangi atau menambah isi yang ada dalam artikel di blog ini.

    Semoga blog ini dapat menambah wawasan dan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus, Juru Selamat kita yang benar. Blog ini hanya sedikit dari semua rahasia yang kita ketahui, bagi kamu yang tersesat carilah dulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, niscaya semuanya akan ditambahkan kepadamu. (Matius 6:33).

    Kiranya damai dari Tuhan Yesus selalu beserta Anda sekalian. Halleluya.

    Posted by generated at 7.24.PD

    0 comments

    e mërkurë, 14 shkurt 2007
    BAB XXIV PERMINTAAN TERAKHIR TUHAN

    Tuhan Yesus mengatakan, “Ubahkan mereka yang ada di dunia, sehingga mereka tidak tinggi hati atau mempercayai kekayaan yang tidak memberi kepastian, tetapi percaya kepada Tuhan Allah yang hidup, yang memberi segala sesuatunya dengan kelimpahan untuk dinikmati. Berjalanlah dalam Roh Kudus dan engkau tidak akan mengikuti nafsu kedagingan. Janganlah tertipu. Tuhan bukanlah untuk dicemoohkan. Karena apa yang ditabur oleh manusia, itulah yang akan dituainya. Taburlah nafsu kedagingan, dan korupsilah yang akan kau tuai. Taburlah menurut Roh Kudus, dan engkau akan menuai kehidupan kekal. Pekerjaan-pekerjaan dari kedagingan ialah perzinahan, ketidakkudusan, penyembahan berhala, pesta pora, dan lain-lain. Semua orang yang melakukan hal-hal ini tidak akan mewarisi Kerajaan Allah.
    Buah-buah Roh ialah kasih, sukacita, kesabaran, kelembutan, kebaikkan, kesetiaan, kerendahan hati dan penguasaan diri. Mereka yang telah menjadi milik Kristus, menyalibkan daging dan nafsu-nafsunya. Jika sabda Tuhan telah digenapi, datanglah akhir segalanya. Tak seorangpun tahu hari maupun jamnya kapan anak Allah akan kembali ke dunia. Bahkan Putera Allah sendiri tidak tahu, karena itu hanya diketahui oleh Bapa. Sabda Tuhan digenapi dengan cepat. Datanglah kepadaKu, seperti anak-anak kecil dan biarkanlah Aku membersihkanmu dari semua buah kedaginganmu. Katakan padaKu, “Tuhan Yesus, masuklah dalam hatiku dan ampunilah dosa-dosaku. Engkau tahu aku seorang pendosa dan aku bertobat atas semua dosaku. Sucikalah aku dengan darahMu yang kudus dan buatlah aku bersih kembali. Aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadapMu dan aku tidak layak disebut anak. Aku menerimaMu dalam iman sebagai penebus dan Penyelamatku. Aku akan memberimu bimbingan dengan hatiKu sendiri dan Aku akan menjadi gembalamu. Bacalah FirmanKu dan janganlah tolak persekutuan dengan sesamamu. Berikanlah seluruh hidupmu kepadaKu dan Aku akan memeliharamu.
    Aku tidak akan meninggalkanmu barang sedetikpun dan Aku tidak akan menolakmu.”
    Saudara-saudara, dalam Roh yang satu pula kita mempunyai satu jalan menuju Bapa. Saya berdoa dan memohon agar Saudara semua mau datang dan memberikan hati Saudara kepada Tuhan Yesus.

    Posted by generated at 10.47.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XXIII KEDATANGAN YESUS KRISTUS

    Saya melihat kedatangan Tuhan. Saya mendengar panggilanNya seperti bunyi sangkakala dan saya mendengar suara seorang malaikat. Seluruh bumipun bergetar dan dari kubur-kubur keluarlah orang-orang benar yang telah meninggal dunia untuk bertemu Tuhan di udara. Selama berjam-jam rasanya saya mendengar sangkakala berbunyi, dan bumi serta laut menyerahkan semua orang mati yang ada di dalamnya. Tuhan Yesus Kristus berdiri di atas awan-awan berjubah api dan manampakkan pemandangan yang penuh kemuliaan. Saya mendengar sangkakala dibunyikan lagi. Dan ketika saya amati, mereka yang masih hidup dan ada di dunia terangkat ke sorga untuk bergabung dengan kelompok yang pertama. Saya melihat orang-orang yang ditebus itu seperti jutaan cahaya yang bersinar berbaris di sebuah tempat untuk berkumpul di udara. Di sana malaikat-malaikat memberikan pakaian yang putih bersih. Di sana ada sukacita besar. Malaikat-malaikat diberi perintah untuk mengatur dan mereka kelihatan berada di mana-mana, memberikan pelayanan dan perhatian khusus pada mereka yang dibangkitkan. Seluruh tubuh baru diberikan pada umat tebusan dan mereka diubahkan sewaktu mereka terangkat di udara. Sukacita dan kebahagiaan yang besar memenuhi sorga dan malaikat-malaikat memuji, “kemuliaan bagi Raja segala Raja.”
    Di atas sorga, di tempat yang tinggi, saya melihat ada sesosok tubuh rohani yang besar, itulah tubuh Kristus. Tubuh itu terbaring di atas punggungNya, di atas sebuah tempat tidur dan darahNya berderai bercucuran ke bumi. Saya tahu itulah tubuh Tuhan kita yang dikorbankan, kemudian tubuh itu bertumbuh makin besar hingga memenuhi semua sorga dan berjuta-juta umat tebusan Tuhan masuk dan keluar melewati tubuh itu. Saya tercengang menyaksikan berjutaan orang yang telah tertebus itu menaiki tangga menuju ke tubuh itu dan mengisi ke tubuh itu mulai dari bagian kaki, ke bagian lengan, perut, jantung dan kemudian kepala. Ketika tubuh itu telah penuh, saya lihat bahwa tubuh itu terisi oleh pria dan wanita dari setiap bangsa, ras, dan bahasa yang ada di seluruh permukaan bumi. Dan dengan suara yang penuh kuasa mereka memuji Tuhan. Berjuta-juta orang sedang duduk di hadapan sebuah tahta dan saya melihat malaikat-malaikat sewaktu mereka membawa buku-buku yang memuat penghakiman. Ada tahta pengampunan di situ dan banyak orang yang mendapat upah.
    Ketika saya memandang, kegelapan meliputi permukaan bumi dan kuasa-kuasa setan ada dimana-mana. Roh-roh jahat yang tak terbilang banyaknya telah dibebaskan dari penjara mereka dan ditumpahkan di bumi. Saya mendengar Tuhan berkata, “Waspadalah penduduk bumi, sebab setan telah datang untuk menetap di antaramu.” Saya melihat seekor binatang yang sedang marah dan ia memuntahkan bisanya ke atas permukaan bumi. Neraka terguncang dalam kemarahannya dan dari kegelapan yang paling dalam muncullah seperti wajah mahkluk-mahkluk jahat yang luar biasa banyaknya sampai-sampai berupa awan hitam yang menyelubungi bumi. Pria-pria dan wanita-wanita berlarian sambil menangis ke bukit-bukit, masuk ke goa-goa dan ke pegunungan-pegunungan. Dan ada banyak peperangan di muka bumi dan ada kelaparan dan kematian. Akhhirnya saya melihat kuda-kuda berapi dan kereta-kereta perang di sorga. Bumi bergoncang dan matahari berubah menjadi merah seperti darah. Dan seorang malaikat berseru, “Dengarlah, wahai bumi, Sang Raja telah tiba!” Dan di sana, di langit muncullah Raja dari segala raja dan Tuhan dari segala tuhan dan bersamanya ada orang-orang kudus dari berbagai tingkat umur, semuanya berjubah putih bersinar. Dan saya ingat bahwa setiap mata memandangNya dan setiap lutut bertelut di hadapanNya. Kemudian malaikat-malaikat mengayunkan sabit mereka dan menuai tuaian yang telah masak—inilah akhir dunia. Yesus bersabda,” Bertobatlah dan biarkanlah dirimu diselamatkan, sebab kerajaan Allah telah dekat. RencanaKu dan sabdaKu akan digenapi. Siapkanlah jalan bagi Tuhan.”
    Dan sayapun berpikir, “Kita harus saling mengasihi. Kita harus bertekun di dalam kebenaran dan kita harus memperbaiki anak-anak kita dalam cahaya kedatangan Kristus yang akan segera terjadi. Karena Raja itu pasti akan datang.”

    Posted by generated at 10.46.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XXII TANDA DARI BINATANG ITU

    Saya mendengar Tuhan Yesus berkata, “RohKu tidak akan selama-lamanya berjuang bersama-sama dengan manusia. Marilah dan lihatlah sang binatang. Dalam zaman akhir seekor binatang yang buas dan jahat akan muncul dari dalam bumi dan ia akan mengelabui banyak orang dari banyak bangsa di dunia. Ia akan memerintahkan agar setiap orang menerima tandanya, yaitu 666, yang akan diterakan pada tangan mereka atau pada dahi mereka. Setiap orang yang akan memakai tanda ini merupakan milik binatang ini dan akan dicampakkan bersama bintang itu ke dalam lautan api yang akan terbakar oleh api dan belerang. Binatang ini akan mucul dengan dukungan seluruh dunia, sebab ia akan membawa perdamaian, kemakmuran yang belum pernah dikenal selamanya. Bila ia telah menguasai seluruh dunia, semua orang yang tidak mendapat tanda di dahi atau di tangannya tidak akan dapat mebeli makanan, pakaian, mobil, rumah atau apapun yang ingin dibelinya. Mereka juga tidak dapat menjual apapun yang mereka miliki pada orang lain, kecuali jika mereka memakai tandanya.”
    Tuhan Yesus, Allah dengan jelas menyatakan bahwa barangsiapa memiliki tanda binatang itu berarti ia mendukung binatang itu dan akan diputuskan hubungannya dengan Tuhan selama-lamanya. Mereka akan mendapat tempat yang sama dengan mereka yang tidak percaya dan para pekerja kejahatan. Tanda itu merupakan suatu bukti bahwa mereka menolak Tuhan dan telah berpaling pada binatang itu untuk mendapatkan mekanan dan minuman. Binatang itu dan para pengikutnya akan mambasmi semua orang yang menolak mereka. Tekanan apapun yang dapat mereka timbulkan untuk ditanggung orang-orang beriman akan dipakai untuk memaksa orang-orang beriman pada Allah yang benar untuk menerima tanda itu. Anak-anak kecil dan bayi-bayi akan dibunuh di depan mata orang tuanya yang menolak untuk menerima tanda itu. Akan ada saat berkabung yang dahsyat.
    Mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu akan dipaksa untuk menyerahkan semua milik mereka kepada bintang itu dan sebagai gantinya binatang itu menjanjikan akan memenuhi kebutuhan para pengikutnya. Beberapa dari antaramu akan menjadi lemah iman dan akan menyerahkan diri pada binatang itu dan akan menerima tandanya di tanganmu atau di dahimu. Engkau akan berkata, “Tuhan akan mengampuni. Tuhan akan mengerti.” Tetapi Aku tidak akan mengubah perkataanKu. Aku telah berulang kali memperingatkanmu melalui mulut para nabiKu dan melalui hamba-hambaKu yang memberitakan Injil. Bertobatlah sekarang selagi masih ada waktu, sebab kegelapan akan datang bila penghakiman akan dinyatakan selama-lamanya. Jika engkau tidak mentaati binatang itu dan menolak untuk menerima tandanya, Aku akan memelihara kamu. Aku tidak akan mengatakan bahwa banyak orang tidak perlu mati untuk iman mereka pada waktu ini, sebab akan banyak yang dipancung, karena mereka percaya pada Tuhan Allah. Namun diberkatilah mereka yang menyerahkan nyawanya pada Tuhan, sebab besarlah upah mereka. Benar, akan ada masa perdamaian dan kemakmuran akan timbul, selama binatang itu mencari kepopuleran dan penghargaan. Ia akan membuat permasalahan di dunia ini seolah-olah tidak ada artinya, namun damai itu akan berakhir dengan penumpahan darah dan kejahatan, dengan kelaparan hebat di seluruh muka bumi. Janganlah takut akan apa yang manusia bisa lakukan terhadapmu, tetapi takutlah akan Dia yang dapat mencampakkan jiwa dan ragamu ke dalam neraka. Sebab, meskipun akan ada pembunuhan yang dahsyat dan aniaya besar, Aku akan menyelamatkan dari segalanya. Namun, sebelum tiba zaman yang jahat itu, Aku akan membangkitkan sepasukan yang berani dan perkasa yang akan menyembah dalam Roh dan kebenaran. Pasukan Allah akan melakukan karya yang besar dan pekerjaan yang besar untukKu. Karena itu, datanglah bersekutu dan sembahlah Aku dalam Roh dan kebenaran. Bawalah buah-buah kebenaran dan keadilan dan berikan kepadaKu apa yang menjadi hakKu, dan Aku akan membebaskanmu dari waktu-waktu yang jahat ini. Bertobatlah sekarang juga dan biarkanlah dirimu diselamatkan dari semua kengerian yang akan menimpa mereka yang memberontak dan yang tidak diselamatkan. Upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal. Sebutlah namaKu selagi engkau dapat dan Aku akan menerimamu, dan akan mengampunimu. Aku mengasihanimu dan tidak menginginkan engkau binasa. Percayalah pada laporan ini dan hiduplah. Pilihlah hari ini juga kepada siapa engkau akan melayani.”

    Posted by generated at 10.45.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XXI AGAMA-AGAMA PALSU

    “Jika manusia di dunia mau mendengarkan Aku,” kata Tuhan Yesus, “Dan mereka mau bertobat dari dosa-dosa mereka, Aku akan menahankan pekerjaan-pekerjaan anti Kristus dan binatang itu sampai tiba saat pemulihan tiba. Bukankah penduduk niniwe bertobat karena khotbah Yunus? Aku tetap sama kemarin, sekarang, dan masa yang akan datang. Bertobatlah, dan akan Kuturunkan masa-masa yang penuh berkat.” Kemudian saya mendengar Yesus berkata, “UmatKu harus saling mengasihi dan menolong serta melayani. Mereka harus membenci dosa dan mengasihi para pendosa. Melalui kisah inilah semua orang akan tahu bahwa engkau adalah murid-muridKu.” Sewaktu Yesus berbicara, bumi terbuka dan kami kembali ke neraka. Saya melihat adanya sebuah perbukitan dengan batang-batang pohon yang kering dan mati dan di sekelilingnya ada kotoran yang berwarna kelabu. Saya juga melihat dapur-dapur api kecil di sisi-sisi bukit yang kelabu itu, sedangkan bentuk manusia yang kelabu sedang berjalan dan berbicara. Saya mengikuti Yesus berjalan di jalan setapak yang berkelok-kelok dan sangat kotor menuju ke atas dari sisi bukit kelabu itu. Ketika kami makin mendekat, saya melihat bahwa manusia-manusia yang di dalam situ masih utuh, tetapi telah mati. Mereka terdiri dari daging yang kelabu dan mati dan mereka diikat satu sama lain dengan tali pengikat, semacam tambang yang berwarna kelabu dan tambang itu melilit mereka satu sama lain, semua orang yang berada di bukit itu saling terikat. Meskipun saat itu tidak ada api, namun saya tahu bahwa ini juga merupakan sebagian dari neraka, sebab daging mati orang-orang ini berjatuhan dari tulang-tulang mereka, dan kemudian tumbuh lagi dengan cepat. Maut ada di mana-mana, tetapi orang-orang yang ada di situ kelihatannya tidak peduli, atau mereka tidak menyadarinya. Mereka sibuk dalam suatu percakapan. Yesus berkata, “Marilah kita dengar apa yang mereka sedang katakan.”
    Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lain, “Apakah kau dengar tentang manusia yang bernama Yesus yang datang untuk mengangkat dosa semua manusia? Sebenarnya, aku tidak tahu apa yang sedang aku lakukan di sini.” Seorang pria yang lain menjawab, “Aku mengenal Yesus, Ia telah menebus dosa-dosaku. Sebenarnya aku tidak tahu mengapa aku berada di sini.” “Aku juga tak tahu apa yang aku lakukan di sini,” jawab pria yang pertama. Orang lain lagi berkata,”Aku telah mencoba bersaksi kepada tetanggaku tentang Yesus, namun ia tidak mau mendengarkan. Ketika istri tetanggaku itu meninggal dunia, ia datang kepadaku untuk meminjam uang untuk pemakaman istrinya, tetapi aku ingat akan kata-kata Yesus bahwa kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Jadi saya suruh tetangga saya itu pergi. Saya tahu bahwa dia akan mengahbiskan uang itu untuk sesuatu yang lainnya. Kita harus menjaga uang kita sebaik-baiknya, bukan?” Pria pertama yang tadi berkata, berbicara lagi, “Ya, saudaraku, “katanya, “Seorang anak laki-laki di gereja kami sangat membutuhkan pakaian dan sepatu, tetapi ayahnya adalah seorang pemabuk, jadi saya menolak untuk membelikan apa-apa bagi anaknya. Kami benar-benar memberinya suatu pelajaran.” “ya, kata pria yang lain sambil memegang pengikatnya di tangannya dan membelit-belitkannya di sekeliling badannya dengan tenang. “Kita harus selalu mengajarkan pada orang lain untuk hidup seperti Yesus. Pria tak punya hak untuk mabuk-mabukan. Biarlah ia menderita.”
    Yesus berkata, “Oh, manusia-manusia yang bodoh dan lamban hati, bangunlah dan sadarlah akan kebenaran. Kasihilah satu sama lain dengan kasih yang menyala-nyala. Tolonglah yang tak berdaya. Berilah mereka yang membutuhkan, tanpa memikirkan imbalan apapun juga. Jika kalian mau bertobat, wahai dunia, Aku akan memberkatimu dan bukan mengutukmu. Bangunlah dari tidurmu dan datanglah kepadaKu. Rendahkanlah dirimu dan tundukkanlah hatimu di hadapanKu dan Aku akan datang serta hidup bersamamu. Engkau akan menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Tuhanmu.”

    Posted by generated at 10.45.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XX SORGA

    Saya menjadi sakit selama beberapa hari, setelah saya ditinggalkan di rahang neraka. Saya harus tidur dengan lampu kamar saya menyala terang benderang. Saya membutuhkan Alkitab untuk mendampingi saya setiap saat dan saya membacanya terus-menerus. Jiwa saya benar-benar sadar sekarang, apa yang dialami dan dihadapi oleh mereka yang terbuang, ketika mereka tiba di neraka untuk tinggal disana selamanya.
    Yesus berkata kepada saya, “Damailah!” Dan damai sejahtera akan memenuhi jiwa saya. Namun beberapa menit kemudian, saya terbangun menjerit-jerit dengan histeris, karena ketakutan. Selama waktu ini, saya tahu tidak pernah sendirian, sebab Yesus selalu bersama saya. Meskipun saya tahu hal itu, saya kadang-kadang tidak dapat merasakan kehadiranNya. Dan saya selalu dicengkeram rasa takut, kalau-kalau saya pergi kembali ke neraka, bahkan kadang-kadang saya merasa takut, bila Yesus berada di dekat saya. Saya mencoba untuk menceritakan pengalaman saya ini pada orang-orang, tetapi mereka tidak mau mendengarkan saya. Saya memohon kepada mereka, “Tolonglah, bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum terlambat.” Sulit sekali rasanya bagi seseorang untuk mempercayai apa yang saya katakan pada mereka tentang penyiksaan yang pernah saya alami dan bagaimana Yesus menghendaki saya menuliskan tentang neraka. Tuhan Yesus meyakinkan saya bahwa Dialah Tuhan yang menyembuhkan saya dan sekalipun saya percaya kepadaNya, saya tidak akan pernah seratus persen sembuh. Penyembuhan memang datang dan saya alami.
    Kemudian hal itu terjadi sekali lagi. Sekali lagi saya dalam kuasa Roh Kudus bersama Yesus dan kami melayang-layang jauh tinggi di angkasa. Yesus berkata, “Aku ingin memperlihatkan kepadamu tentang cinta kasih Tuhan dan kebaikan Tuhan dan beberapa bagian dari sorga. Aku ingin engkau mengetahui pekerjaan Tuhan yang menakjubkan yang sangat indah untuk dimengerti.”
    Di depan kami, saya melihat ada dua planet yang sangat besar, begitu indah, penuh kemuliaan dalam segala kemegahannya. Tuhan sendiri yang menjadi terang disana. Ada seorang malaikat yang menyambut kami dan ia berkata kepada saya, “Lihatlah betapa baiknya dan kasihNya Tuhan Allahmu. Belas kasihanNya tetap selama-lamanya.” Ada suatu rasa kasih yang luar biasa dan kelembutan yang terpancar dari malaikat itu, sehingga saya ingin menangis karena boleh merasakannya, lalu malaikat itu berkata, “Sadarilah dan perhatikanlah betapa kuasa, mulia, dan agungnya Tuhan. Mari aku tunjukkan padamu tempat yang disediakanNya bagi anak-anakNya.” Seketika itu juga ada sebuah planet besar yang mucul dengan jelas di hadapan kami, sebuah planet yang sama besarnya dengan bumi. Dan kemudian saya mendengar Allah Bapa berkata, “Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus adalah satu. Allah Bapa dan Allah Putera adalah satu, dan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus AnakKu untuk wafat di kayu salib sehingga tak seorangpun perlu binasa dan terhilang.” Namun, kataNya dengan senyum, “Aku akan menunjukkan kepadamu tempat yang telah Kubuat untuk anak-anakKu. Aku amat memperhatikan anak-anakKu semuanya. Aku memperhatikan dan mempedulikan bahkan bila seorang kehilangan anaknya, sekalipun jika buah rahimnya itu dibuang sebelum waktunya, anakKu, engkau tahu bahwa Aku mengetahui segalanya dan Aku mau mempedulikan segalanya. Mulai saat adanya kehidupan di dalam rahim, Aku mengetahuinya. Aku tahu tentang bayi-bayi yang dibunuh selagi mereka masih berada di rahim ibu mereka, kehidupan-kehidupan yang digugurkan, yang dibuang dan yang tidak diinginkan. Aku mengetahui anak-anak yang dilahirkan dalam keadaan mati dan tentang semua anak yang dilahirkan dengan cacat bawaan. Mulai saat terjadinya pembuahan, telah terdapat jiwa di sana. Malaikat-malaikatKu turun ke bumi dan membawa anak-anak itu padaKu pada saat mereka meninggal dunia. Aku punya suatu tempat dimana mereka dapat tumbuh menjadi besar, belajar dan dicintai. Aku memberi mereka tubuh baru yang utuh dan menggantikan bagian apapun dari tubuh mereka yang cacat. Aku memberi mereka tubuh yang kudus dan mulia.”
    Seluruh planet itu diliputi oleh rasa dikasihi, ada perasaan kemanusiaan yang sempurna di sana, segalanya memang sempurna di sana. Di sana-sini, di antara rerumputan hijau yang tebal dan lembut dan kolam-kolam dengan air yang bening sejuk seperti kristal, ada tempat-tempat bermain dengan tempat-tempat duduk dari marmer dan bangku-bangku kayu yang mengkilat mewah untuk duduk. Dan di mana-mana terlihat anak-anak jika seseorang memandang ke setiap tempat, yang tampak adalah anak-anak yang sedang melakukan berbagai macam kegiatan. Mereka semua memakai pakaian putih yang bersih sekali, tanpa noda sedikitpun, mereka memakai sandal. Pakaian putih mereka sedemikian cemerlang, sehingga mereka kelihatan bersinar-sinar dalam cahaya kemuliaan planet itu. Bermacam-macam warna memancar dari sinar putih pakaian anak-anak itu. Malaikat-malaikat menjaga pintu gerbang dan nama anak-anak itu semuanya tertulis dalam sebuah buku. Saya melihat anak-anak sedang belajar Firman Tuhan dan dididik pengetahuan musik dari dalam sebuah buku emas. Saya heran melihat bermacam-macam binatang datang menghampiri anak-anak itu dan duduk di samping mereka, selagi mereka sedang berada di sekolah malaikat ini. Tidak ada air mata dan tidak ada penderitaan di sana. Segalanya tampak dalam keindahan yang sempurna, penuh kegembiraan dan kebahagiaan ada di mana-mana. Kemudian malaikat itu menunjukkan kepada saya sebuah planet lain yang bercahaya seperti terang yang besar. Cahaya itu bersinar demikian cemerlang bagaikan sejuta bintang dan segala sesuatu yang ada di planet itu sangat indah dan hidup. Di kejauhan saya melihat ada dua buah gunung emas murni yang dihiasi dengan berlian dan batu-batu permata yang lain. Saya tahu bahwa inilah bumi yang baru dan kota yang tampak di hadapan saya, dalam segala kemuliaanNya itu, adalah Yerusalem baru kota Tuhan yang turun ke bumi. Kemudian saya kembali lagi ke bumi yang lama lagi, bumi yang belum dibakar oleh api yang akan membersihkan dan api itu pula yang akan memurnikan serta menyucikan untuk rencana Tuhan yang mulia. Dan di sinilah Yerusalem Baru, ibukota dari kerajaan seribu tahun, setelah itu saya melihat banyak orang keluar dari gua-gua dan dari pegunungan dan mereka berbaris menuju kota ini.
    Di sini Yesuslah yang menjadi Raja, dan semua bangsa di dunia memberiNya persembahan dan datang kepadaNya untuk menyembah dan mengakui kedaulatanNya. Yesus memberikan kepada saya interpretasi, dari apa yang saya lihat. Ia berkata, “Aku akan segera kembali dan akan menjemput mula-mula orang-orang benar yang sudah meninggal, kemudian sesudah mereka Aku akan mengangkat mereka yang masih hidup dan tersisa untuk bertemu denganKu di udara. Sesudah itu Antikristus akan memerintah di seluruh bumi untuk suatu jangka waktu tertentu, dan akan ada kesengsaraan hebat, tak pernah ada kesengsaraan yang sehebat itu, dan tidak akan pernah ada kesengsaraan seperti itu lagi sesudahnya. Dan setelah itu Aku akan kembali lagi bersama-sama orang-orang KudusKu dan setan akan dicampakkan ke dalam lautan api dan belerang, dimana ia akan berada di situ seribu tahun lamanya. Selama seribu tahun itu Aku akan memerintah seluruh bumi dari Yerusalem. Selama masa seribu tahun berlalu, setan akan dilepaskan selama sesaat dan Aku akan mengalahkannya dengan kemuliaan kedatanganKu yang kedua kalinya. Bumi yang lama akan berlalu. Lihatlah, akan ada sebuah bumi baru dan Yerusalem baru akan datang atasnya dan Aku akan memerintah selama-lamanya.

    Posted by generated at 10.44.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XIX RAHANG NERAKA

    Malam berikutnya Yesus dan saya berjalan di rahang neraka. Yesus berkata, “Kita hampir menembus neraka, anakKu. Aku tidak akan menunjukkan padamu seluruh bagian neraka, tetapi apa yang telah Kutunjukkan padamu, Aku ingin kau beritakan pada dunia. Katakan pada mereka bahwa itu nyata. Katakan pada mereka bahwa laporan itu juga nyata.”
    Ketika kami berjalan, kami berhenti di sebuah bukit yang menghadap sebuah lembah kecil. Sejauh mata memandang, saya dapat melihat timbunan-timbunan jiwa manusia yang berjajar di sisi memenuhi tempat itu. Yesus berkata, “AnakKu inilah rahang neraka. Setiap kali mulut neraka menganga, kau akan mendengar suara yang keras itu.” Jiwa-jiwa itu berusaha untuk keluar dari neraka, tetapi tidak dapat, karena mereka ditancapkan atau tertanam di sisi-sisi bukit itu. Sewaktu Yesus berkata, saya melihat banyak bentuk-bentuk yang hitam berjatuhan melewati kami dan berdebam di dasar lembah. Roh-roh jahat yang berantai besar adalah jiwa dari orang-orang yang baru saja meninggal dunia dan mereka tiba di neraka. Kegiatan ini berlangsung terus menerus siang dan malam. Tiba-tiba ada kesunyian yang memenuhi tempat itu. Yesus berkata, “Aku mengasihimu anakKu dan Aku ingin engkau memberitakan pada orang-orang di dunia tentang neraka.” Saya memandang jauh ke bawah ke dalam rahang neraka melalui semacam pintu palka pada kapal di sisi rahang neraka. Tangisan kesakitan dan penderitaan terdengar keluar dari sana. “Kapankah ini semua berakhir,” saya bertanya-tanya dalam hati. Saya akan merasa sangat bahagia dan senang, bila bisa beristirahat dari semuanya ini.
    Kemudian secara sangat tiba-tiba, saya merasa tersesat dan terhilang. Saya tidak dapat menjelaskan mengapa, tetapi dengan sangat sedih. Saya berpaling ke tempat dimana Dia tadi berada dan benarlah demikian, tidak ada Yesus lagi disana!.” Oh, tidak!” Seru saya, “Jangan sekali lagi! Oh, Yesus, dimanakah Engkau?”
    Apa yang akan anda baca berikut ini akan membuat Anda ketakutan.
    Saya berdoa agar ini akan membuat Anda sangat ketakutan, sehingga akan mengubahnya menjadi seorang yang beriman. Saya berdoa agar Anda mau bertobat dari semua dosa Anda, sehingga Anda tidak akan pergi ke tempat yang sangat mengerikan itu. Saya berdoa agar anda mau mempercayai saya, sebab saya tidak ingin ini terjadi pada siapapun juga. Saya mengasihi Anda dan saya berharap Anda mau sadar sebelum segalanya terlambat.
    Jika Anda seorang Kristen dan Anda membaca buku ini, yakinlah akan keselamatan Anda. Bersiap-siaplah untuk bertemu Tuhan setiap saat, sebab kadang-kadang tidak ada waktu lagi buat bertobat. Biarlah pelitamu tetap menyala dan pelita Anda itu harus senantiasa penuh dengan minyak. Berjaga-jagalah, sebab Anda tidak tahu kapan Dia akan kembali. Jika Anda belum dilahirkan kembali, bacalah Yohanes 3:16-19 dan sebutlah nama Yesus. Dia akan menyelamatkanmu dari tempat penyiksaan ini.
    Waktu saya berteriak-teriak memanggil Yesus, saya mulai berlari turun dari bukit itu mencariNya. Saya dihentikan oleh sesosok hantu yang besar dengan sebuah rantai. Ia tertawa dan berkata,” Tak ada tempat bagimu untuk berlari, hai wanita Yesus tidak ada disini untuk menyelamatkanmu. Kau berada di neraka selama-lamanya.” “Oh, tidak!” teriak saya, “Biarlah saya pergi!” Saya melawan dengan sekuat tenaga saya, tetapi segera saya diikat oleh hantu itu dengan rantai dan dihempaskan ke tanah. Seketia saya berbaring di sana, seketika itu pula ada semacam lapisan lengket seperti air liur yang menyelimuti saya. Baunya yang liar biasa memuakkan membuat saya merasa sakit. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri saya. Kemudian saya mulai merasa kulit dan daging di tubuh saya berjatuhan dari tulang-tulang saya! Saya berteriak-teriak dan menjerit-jerit sekuat tenaga karena kengerian yang luar biasa. “Oh, Yesus,” teriak saya, di manakah Engkau?” Saya memandang pada diri saya sendiri, saya melihat bahwa tulang-tulang mulai berbentuk di daging yang tersisa di tulang-tulang saya. Saya mulai berubah menjadi berwarna kelabu, kotor dan daging berwarna kelabu mulai berjatuhan dari tulang saya. Ada tulang-tulang di sisi badan saya, di lengan dan di tangan saya, di kaki saya. Saya berteriak keras, “Oh, tidak, saya berada di neraka selamanya! Oh tidak!” Saya mulai merasakan cacing-cacing dan ulat-ulat bangkai di dalam diri saya dan saya melihat serta mendapatkan bahwa tulang belulang saya makin banyak terlihat, juga ulat-ulat itu semuanya, saya tahu bahwa mereka ada di sana. Saya mencoba menarik cacing-cacing dan ulat-ulat itu dari tubuh saya, tetapi banyak lagi yang datang menggantikan tempat yang tercabut. Saya benar-benar dapat merasa proses pembusukan tubuh saya. Ya, saya mengetahui segala-galanya yang telah terjadi di dunia. Saya dapat merasa, melihat, mencium bau, mendengar dan mengecap penyiksaan di neraka. Saya dapat melihat di dalam diri saya. Saya hanyalah sebentuk kerangka yang kotor, namun saya dapat merasakan segala yang sedang terjadi pada diri saya. Saya melihat pada jiwa-jiwa yang lain yang serupa dengan saya. Semuanya yang dapat saya lihat hanyalah jiwa-jiwa yang seperti saya.
    Saya menjerit dalam kesakitan yang saya rasakan, “Oh, Yesus! Tolonglah aku, Yesus!” Saya ingin mati, tetapi saya tidak dapat mati. Saya merasakan lagi api menyala di kaki saya. Saya menjerit, “Di manakah Engkau, Yesus?” Saya berguling-guling di tanah dan menangis melolong-lolong bersama yang lain. Kami terbaring di rahang neraka dalam timbunan-timbunan sampah yang dibuang. Jiwa kami dicengkeram oleh rasa sakit yang tidak tertahankan. Saya terus berteriak lagi dan lagi, “Di manakah Engkau Yesus? Di manakah Engkau Yesus?” Saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri, apakah semuanya ini hanya mimpi. Bilamakah saya akan terbangun dari mimpi ini? Sungguh-sungguhkah saya berada di neraka? Apakah saya telah benar-benar melakukan dosa yang sangat besar melawan Tuhan dan kehilangan keselamatan yang telah saya peroleh? Apakah yang telah terjadi? Apakah saya telah berdosa melawan Roh Kudus? Saya ingat akan semua ajaran Alkitab yang pernah saya dengar, saya tahu pasti keluarga saya ada di atas sana. Dalam kengerian yang hebat saya menyadari bahwa saya sedang berada di neraka bersama-sama jiwa-jiwa yang lain yang sudah saya lihat dan sudah saya saksikan.
    Saya merasa sangat aneh karena bisa melihat segalanya menembus diri saya. Cacing-cacing dan ulat-ulat bangkai mulai berkeriapan lagi di tubuh saya. Saya berteriak-teriak karena ngeri dan sakit. Pada saat yang sama itu juga sesosok hantu berkata kepada saya, “Tuhan Yesusmu telah mengecewakanmu, bukan?” Nah, sekrang engkau milik setan!” Suara tertawanya yang penuh kejahatan terdengar sambil ia mengangkat tubuh saya dan meletakkannya di atas suatu tempat. Saya segera menyadari bahwa saya sedang berada di punggung seekor binatang yang mati, tapi dapat bergerak. Binatang itu seperti saya juga berwarna kelabu mati, penuh dengan kekotoran dan mulai busuk dagingnya. Bau yang sangat busuk tersebar darinya. Binatang itu membawa saya naik tinggi ke suatu susunan, saya berpikir, “Oh, Tuhan, di manakah Engkau?” Kami melewati banyak jiwa yang sedang menangis memohon diselamatkan. Saya mendengar suara keras yang muncul dari pintu rahang neraka yang terbuka, dan makin banyak lagi jiwa yang jatuh melewati tubuh saya. Tangan saya sedang terikat di belakang tubuh saya. Rasa sakit yang saya derita tidak saya rasakan terus-menerus. Rasa sakit itu muncul dan pergi secara tiba-tiba. Saya menjerit setiap kali rasa sakit itu muncul dan saya menanti dengan ketakutan kapan rasa sakit itu akan menghilang. Saya berpikir, “Bagaimana saya dapat keluar dari sini? Apa yang akan terjadi kemudian? Apakah ini akhir segalanya? Apa yang telah saya perbuat, sehingga saya harus mendapat upah neraka?” “Oh, Tuhan, di manakah Engkau?” Saya menangis dalam kesakitan. Saya menangis, tapi tak ada air mata yang keluar, yang ada hanya sedu sedan yang menggoncangkan tubuh saya. Binatang itu berhenti di depan sesuatu. Saya melihat ke atas dan memandang ruangan yang penuh dengan benda-benda yang mahal dan indah sekali, juga perhiasan-perhiasan yang berkilau-kilauan. Di tengah-tengah ruangan itu ada seorang wanita yang berjubah ratu. Saya bertanya-tanya dalam hati dalam keputusasaan apa arti semua ini.
    Saya berkata kepadanya, “Wanita tolonglah saya.” Ia menghampiri saya dan meludahi wajah saya. Ia mengutuki dan menyumpahi saya, serta mengatakan kata-kata yang najis terhadap saya. “Oh, Tuhan, apalagi sesudah ini?” Saya berteriak. Wanita itu mengeluarkan tawa yang penuh kekejian. Di depan mata saya wanita itu berubah bentuk menjadi seorang pria, seekor kucing, seekor kuda, seekor ular, seekor tikus besar dan pria muda. Bentuk apa saja yang diinginkan dapt ia lakukan. Dia memiliki suatu kekuatan jahat yang hebat sekali. Di atas jubahnya ada tertulis “RATU SETAN.”
    Binatang itu bergerak terus selama beberapa jam menurut perasaan saya. Lalu binatang itu berhenti. Dengan sentakan yang keras, saya dilemparkan dari punggung binatang itu dan jatuh ke tanah. Saya memandang dan melihat ada sepasukan orang berkuda yang sedang mendekat. Saya dipaksa berbaring di sisi badan saya, ketika pasukan itu lewat. Mereka semua terdiri dari kerangka-kerangka yang berwarna kelabu mati, yaitu warna kematian. Setelah mereka lewat, saya diangkat dari tanah dan dijebloskan ke dalam sebuah sel penjara. Ketika seseorang mengunci pintu sel itu, saya memandang keliling sel itu dengan ngeri dan saya menangis serta berdoa, tetapi semuanya tanpa harapan. Saya menangis dan bertobat seribu kali untuk dosa-dosa yang telah saya perbuat. Ya, saya memikirkan banyak hal yang seharusnya dapat saya lakukan untuk membimbing mereka pada Kristus, dan seharusnya saya dapat menolong seseorang pada saat mereka membutuhkan saya. Saya bertobat dari dosa-dosa yang telah saya lakukan dan saya bertobat dari segala sesuatu yang tidak saya lakukan.
    “Oh, Tuhan, tolonglah aku,” teriak saya. Terus-menerus saya memanggil Tuhan untuk menolong saya. Saya tidak bisa melihat mereka yang lain yang telah saya lihat. Saya tersungkur di lantai dan saya menangis. Saya merasa bahwa selama-lamanya saya telah terhilang.
    Berjam-jam waktu berlalu dan kadang-kadang teriakan keras itu datang dari jiwa-jiwa yang lain jatuh ke neraka. Saya terus-menerus memanggil Yesus, “Yesus, dimanakah Engkau?” Tak ada jawaban yang terdengar. Cacing-cacing dan ulat bangkai mulai lagi merayap di dalam diri saya yang berbentuk roh. Saya dapat merasakan mereka semua berkeriapan di dalam diri saya. Maut ada di mana-mana. Saya tidak mempunyai daging, tidak ada organ tubuh lagi, tidak berdarah, tidak bertubuh utuh dan tidak ada harapan. Saya terus menerus menarik cacing-cacing keluar dari tubuh saya yang berbentuk kerangka itu. Saya mengetahui segalanya dan apa yang sedang terjadi. Saya ingin mati saja, tetapi tidak dapat. Roh saya akan hidup selama-lamanya.
    Saya mulai menyanyi tentang kehidupan dan kuasa dalam darah Yesus yang dapat menyelamatkan dari dosa. Ketika saya berbuat demikian hantu-hantu yang besar sekali yang membawa tombak-tombak datang dan berteriak membentak, “Hentikan itu!” Mereka menghujani saya dengan tombak mereka dan saya merasa api yang panas sekali menyapu diri saya ketika ujung tombak itu menusuk saya. Mereka menusuk saya berkali-kali. Mereka menyanyikan suatu pujian, “Setanlah tuhan di sini, kami membenci Yesus dan semua yang berpihak kepadaNya!” Ketika saya menolak untuk berhenti menyanyi, mereka membawa saya keluar dari sel itu dan menyeret saya ke suatu tempat terbuka. “Jika kau tidak mau diam,” kata mereka, “siksaanmu akan makin berat.” Saya ingat akan salah satu ayat Alkitab yang mengatakan tentang malaikat-malaikat yang jatuh di belenggu dengan rantai sampai tiba saat pengahakiman terakhir. Saya bertanya-tanya apakah ini saat penghakiman terakhir saya. “Tuhan Yesus, selamatkanlah orang-orang di bumi,” kata saya sambil menangis. “Bangunkan dan sadarkanlah mereka sebelum terlambat.” Banyak ayat-ayat Alkitab yang muncul di benak saya, tetapi saya takut pada hantu-hantu itu dan saya tidak mengucapkan ayat-ayat itu.
    Erangan dan teriakan memenuhi udara yang kotor dan pengap itu. Seekor tikus yang besar merayap mendekati saya. Saya menendangnya jauh-jauh. Saya teringat akan suami dan anak-anak saya. “Oh, jangan biarkan mereka datang ke sini, “teriak saya, sebab saya merasa yakin saya sedang berada di neraka.
    Tuhan tidak dapat mendengar saya. “Telinga Yang Maha Kuasa tertutup terhadap tangisan dari neraka,” pikir saya. “Jika saja seseorang mau mendengarkan saya!” Ada seekor tikus besar yang berlari ke arah kaki kiri saya dan menggigit saya. Saya berteriak dan menariknya dari kaki saya. Ada rasa sakit yang tak terperikan yang menembus diri saya. Ada api yang muncul entah dari mana mulai membakar ke arah saya perlahan-lahan. Beberapa detik, beberapa menit, beberapa jam berlalu. Saya adalah seorang pendosa yang masuk ke neraka. “Oh, maut datanglah, “saya menangis. Tangisan saya seolah-olah memenuhi seluruh rahang neraka. Jiwa-jiwa yang lain ikut menangis bersama saya – terhilang selamanya-lamanya tak ada jalan-Saya ingin mati, tapi tak dapat.
    “Oh, Tuhan, selamatkanlah aku,” teriak saya. “Tolonglah selamatkan kami semua.” Saya ingat seluruh kehidupan saya dan semua orang yang telah memberitakan Yesus pada saya. Saya ingat saya pernah mendoakan orang-orang sakit dan bagaimana Tuhan Yesus menyembuhkan mereka. Saya ingat akan sabdaNya yang penuh kasih dan menghibur dan akan kasih setiaNya.
    “Kalau saja aku lebih serupa dengan yesus, aku tidak akan berada di sini,” pikir saya. Saya berpikir tentang hal-hal yang baik yang telah Tuhan anugerahkan pada saya. Betapa Ia telah memberi saya udara untuk bernafas, makanan, anak-anak, sebuah rumah tangga, jika Ia adalah Tuhan yang baik, mengapa saya ada di sini?”
    Saya tidak berdaya untuk berdiri, tetapi roh saya tetap berteriak, “Keluarkan aku dari sini.” Saya tahu bahwa kehidupan terus berjalan di atas saya, dan di suatu tempat teman-teman, dan keluarga saya sedang melakukan kehidupan mereka yang biasa. Saya tahu di sana ada tawa riang, ada kasih dan perhatian di suatu tempat di atas sana. Namun semua perasaan itu mulai menghilang dan menjadi kabur dalam kesakitan yang mengerikan. Keadaan yang remang-remang, dan ada kabut yang kotor memenuhi bagian neraka ini. Ada cahaya kuning suram di mana-mana, dan bau daging busuk dan kotoran hampir-hampir tak tertahankan lagi. Menit-menit berlalu seolah-olah berjam-jam, dan jam-jam seakan-akan merupakan keabadian. Oh, kapankah semuanya ini akan berakhir? Saya tidak pernah beristirahat atau tidur, tidak ada makanan, tidak ada air. Saya merasa sangat lapar, dan saya merasakan haus, sangat haus, tak pernah selama hidup saya merasa haus seperti ini. Saya merasa sangat lelah dan mengantuk, tetapi rasa sakit itu datang lagi dan datang lagi mendera.
    Setiap kali rahang neraka terbuka, mereka menghujamkan lagi sejumlah jiwa yang terhilang dan terbuang di neraka. Saya ingin tahu apakah ada orang yang saya kenal di campakkan di sini? Berjam-jam lewat sejak saya tiba di rahang neraka. Namun secara tiba-tiba saya merasakan adanya suatu cahaya yang memenuhi ruangan. Tiba-tiba pula api mulai berhenti, tikus-tikus besar berlarian pergi, dan rasa sakit yang luar biasa itu hilang dari tubuh saya. Saya melihat keluar, mencari jalan untuk melarikan diri, tetapi tidak ada jalan.
    Saya heran apa yang sedang terjadi. Saya lihat keluar melalui lubang-lubang neraka, saya tahu bahwa sesuatu yang mengerikan sedang terjadi. Kemudian neraka mulai bergoncang, lalu api yang membakar itu mulai merajalela lagi, kemudian ular-ular dan tikus-tikus besar dan ulat-ulat bangkai! Rasa sakit yang tak tertahankan memenuhi jiwa saya ketika penyiksaan itu dimulai lagi. “Oh, Tuhan, biarkanlah aku mati,” teriak saya, sambil saya mulai menggedor lantai tanah sel saya dengan tangan saya yang hanya tulang belulang. Saya berteriak dan menangis, namun tak seorangpun tahu dan peduli. Tiba-tiba, saya diangkat dari ruang sel oleh suatu kekuatan yang tak kelihatan. Ketika saya sadar kembali, saya sedang berdiri bersama Yesus di samping rumah saya. Saya menjerit, “Mengapa Tuhan, mengapa?” Sayapun jatuh dikakiNya dengan putus asa. Yesus berkata, “Tenanglah!” Seketika itu juga saya merasakan damai. Ia mengangkat saya dengan lembut, kemudian saya tertidur dalam pelukanNya. Ketika saya bangun, keesokkan harinya, saya merasa sakit. Selama beberapa hari saya seolah-olah menjalani lagi kengerian di neraka dan penyiksaannya. Pada malam hari saya terbangun dan berteriak-teriak dan mengatakan bahwa ada cacing-cacing dan ulat-ulat bangkai yang berkeriapan di dalam saya. Saya sangat ketakutan akan neraka.

    Posted by generated at 10.43.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XVIII PENGLIHATAN YANG TERBUKA DARI NERAKA

    “Penglihatan ini untuk masa yang akan datang,” kata Yesus, “Dan ini akan datang untuk berlalu. Namun Aku datang kembali untuk menjemput mempelaiNya. GerejaKu dan mereka tidak akan melihatnya. Berjagalah ! Oh umatKu! Bunyikanlah sangkakala di ujung-ujung bumi, karena Aku akan kembali sebagaimana dikatakan dalam FirmanKu.” Saya mengamati ular yang besar dan ganas yang berada di kaki kiri neraka. Yesus berkata, “Marilah, lihatlah apa yang dikatakan Roh Kudus pada dunia.” Saya melihat bahwa tanduk-tanduk ular yan ganas itu menembus tubuh banyak orang d bumi. Banyak orang yang benar-benar dikuasai dan dimiliki sepenuhnya oleh ular itu. Ketika saya memperhatikan, saya lihat seekor binatang yang besar sekali bangkit dari suatu tempat yang luas dan berubah bentuk menjadi seorang pria. Penduduk bumi berlari menjauh darinya, sebagian berlari ke hutan rimba, sebagian lagi masuk ke gua-gua , beberapa orang masuk ke stasiun-stasiun di bawah tanah dan ke lubang-lubang perlindungan, pokoknya mereka semua mencari tempat persembunyian apa saja untuk menyembunyikan diri dari pandangan binatang itu. Tidak seorangpun memuji Tuhan atau menyebut atau berkata-kata tentang Yesus. Ada sebuah suara yang berkata kepada saya, “Dimanakah umatKu?” Saya amati dengan teliti dan saya lihat orang-orang berjalan seperti mayat hidup. Ada suatu kesedihan yang tak berpengharapan di sekitar itu dan tak seorangpun berpaling ke kiri atau ke kanan. Saya lihat orang-orang itu seolah -olah dipimpin oleh suatu kekuatan yang tak kelihatan. Kadang-kadang ada suara yang menggema di udara yang berkata kepada orang-orang itu dan mereka menuruti perintah suara itu. Merka tidak berbicara satu sama lain. Saya melihat juga bahwa angka 666 tertulis di dahi masing-masing orang atau di tangan mereka. Saya melihat serdadu-serdadu di atas punggung kuda menggiring mereka seolah-olah mereka adalah hewan gembalaan. Bendera Amerika compang-camping dan robek tergelatak terlantar di tanah. Tak ada sukacita, tak ada tawa riang, tidak ada kebahagiaan. Saya lihat dimana-mana ada kematian dan kejahatan. Orang-orang berjalan beriringan ke sebuah toko serba ada. Mereka berjalan dalam barisan seperti tentara-tentara yang putus asa, mereka semua berpakaian yang sama, seperti seragam penjara. Sebuah pagar yang besar dan panjang mengelilingi toko serba ada itu dan di sana-sini ditempatkan penjaga-penjaga. Dimana-mana saya lihat banyak serdadu yang berpakaian lengkap untuk maju perang. Saya perhatikan orang-orang yang seperti mayat hidup itu digiring memasuki toko serba ada itu, dimana mereka dapat membeli kebutuhan mereka untuk hidup sekedarnya saja. Setiap orang yang telah selesai membeli kebutuhannya diangkut dalam sebuah truk angkatan bersenjata yang berwarna hijau. Truk yang dikawal ketat ini dibawa ke tempat yang lain. Di sini, dalam semacam klinik, orang-orang ini diperiksa apakah mereka mengidap penyakit menular ataukah tidak, apakah mereka mempunyai cacat ataukah tidak. Ada sejumlah kecil dari antara orang-orang itu yang disisihkan, karena tidak lulus dalam pengujian itu dan dianggap tidak memenuhi syarat. Segera setelah itu mereka yang tidak memenuhi syarat tersebut dibawa keruang lain. Di dalam ruang itu ada bermacam-macam tombol yang mencengangkan, rel-rel yang berjajar di seluruh dinding ruangan itu. Sebuah pintu terbuka dan beberapa orang tehnisi masuk ke ruangan itu. Salah seorang tehnisi itu memanggil nama orang-orang yang ditolak itu tanpa penolakan atau perjuangan, mereka bangkit saat nama mereka disebut dan mereka berbaris ke sebuah kotak yang besar. Setelah orang-orang itu masuk ke dalam kotak itu, seorang tehnisi lain menutup pintu dan menarik sebuah tongkat yang ada di panel dinding. Beberapa menit kemudian, ia membuka pintu, mengambil sebuah sapu dan sebuah pengki (cikrak/alat penadah untuk kotoran yang disapu), dan ia menyapu apa yang tersisa dari mereka, hanya sejumput debu yang tertinggal di lantai. Hanya itu yang tersisa dari orang-orang yang memenuhi ruangan itu tadi.
    Sedang orang-orang yang lulus dalam ujian kesehatan itu, saya lihat diangkut dengan truk yang sama dan dibawa ke sebuah kereta api. Tak seorangpun berbicara atau menatap orang lain. Di sebuah bangunan lain setiap orang diberi tugas untuk melakukan suatu pekerjaan. Mereka semua bekerja tanpa protes sedikitpun. Saya lihat bagaimana mereka bekerja sangat keras melaksanakan tugas yang dibebankan pada mereka, dan ketika pada akhir jam kerja, mereka dibawa ke bangunan apartemen yang berpagar keliling yang besar dan kokoh. Setiap orang menanggalkan pakaian mereka dan pergi tidur. Keesokkan harinya mereka akan bekerja lebih keras lagi. Saya dengar ada suatu suara yang keras memenuhi ruang dan udara malam itu. Saya melihat ada suatu binatang atau mahkluk yang besar sekali sedang duduk di atas sebuah tahta. Semua orang itu mentaati binatang itu. Saya melihat suatu tanduk-tanduk rohani muncul dan tumbuh di kepalanya. Tanduk-tanduk itu menjulur dan masuk ke luar di setiap tempat dibumi. Binatang itu menempatkan dirinya pada posisi-posisi penting dan di banyak kantor dan ia menjadi sangat berkuasa. Binatang itu memaksakan diri di berbagai tempat dan menipu banyak orang. Orang-orang kaya dan terkenal dikelabuhinya, demikian pula mereka yang miskin dan tidak terpandang. Yang kecil dan besar, semuanya menghormati dan tunduk di bawah perintahnya. Ada sebuah mesin yang besar dibawa masuk ke sebuah kantor. Binantang itu menandai mesin itu dengan stempelnya dan suaranya terdengar keluar dari mesin itu. Ada juga sebuah mesin yang lebih besar dan hebat yang dapat memantau rumah-rumah dan tempat-tempat usaha anda. Ada satu saja alat semacam ini dan alat ini dimiliki oleh binatang itu. Bagian-bagian mesin ini dipasang di rumah-rumah banyak orang tidak nampak oleh mata telanjang. Tetapi bagian ini dapat melaporkan dan selalu melaporkan pada binatang ini setiap gerakan yang dilakukan oleh orang-orang itu. Saya mengawasi ketika binatang ini memutar tahtanya dan menghadap pada saya. Di dahinya juga ada angka 666.
    Ketika saya mengawasinya, saya melihat ada seorang pria lain dalam kantor itu yang marah-marah pada binatang itu. Ia menuntut untuk diperbolehkan berbicara dengan binatang ini. Ia sangat marah dan berteriak-teriak serta membentak-bentak dengan sekuat tenaga. Binatang itu muncul di hadapan pria ini dan kelihatan sangat hormat sambil berkata, “Marilah, saya dapat membantu Anda menyelesaikan setiap permasalahan yang Anda hadapi.” Binatang ini membimbing pria yang marah ini ke suatu ruangan yang besar dan menyuruhnya berbaring di atas sebuah meja.
    Ruangan dan meja itu mengingatkan saya pada ruang UGD di sebuah rumah sakit. Pria ini diberi obat bius dan didorong ke bawah suatu mesin yang besar. Binatang itu memasang kabel-kabel di kepala pria itu dan menjalankan mesin itu. Di atas mesin itu tertulis kata-kata, “Mesin penghapus ingatan ini milik binatang 666.” Ketika pria itu diangkat dari meja itu, matanya tampak menatap dalam kekosongan, gerakannya seperti zombie atau mayat hidup yang di dalam film. Saya melihat ada bercak kosong di bagian atas kepalanya dan saya tahu bahwa pria ini telah diubah pikirannya dengan cara dioperasi. Pria ini telah diubah pikirannya sedemikian rupa, sehingga ia dapat dikontrol oleh binatang itu.
    Binatang itu kemudian berkata pada pria itu, “Nah Tuan, sekarang bukankah merasa lebih enak?” Bukankah tadi saya katakan bahwa saya dapat mengatasi permasalahan Anda? Saya telah memberi anda pikiran baru. Anda tidak punya kekhawatiran dan masalah lagi sekarang.” Pria itu tidak berkata apa-apa. “Engkau akan mentaati semua perintah saya,” kata binatang itu sambil memungut sebuah benda kecil dan menyematkannya di kemeja pria itu. Ia berkata-kata lagi pada pria itu, dan pria itu menjawab tanpa menggerakkan bibirnya. Ia bergerak seperti mayat hidup.
    “Engkau akan bekerja dan tidak akan menjadi marah atau frustasi lagi. Engkau tidak menangis dan merasa sedih. Engkau akan bekerja untukku sampai saatmu tiba untuk mati. Aku memiliki cukup banyak orang yang semacam kamu yang dapat kupengaruhi dan kuatur. Beberapa orang membohongi, mencuri, menimbulkan peperangan dan melahirkan anak-anak, menjalankan mesin dan yang lain mengerjakan pekerjaan lainnya. Ya, sayalah yang mengontrol segala-galanya.” Iapun tertawa terbahak-bahak dengan penuh kekejaman. Pria itu disodori beberapa lembar yang harus ditandatanginya. Dengan senang hati ia menyerahkan segala harta kepada binatang itu. Dalam penglihatan saya, saya melihat pria itu meninggalkan kantor binatang itu, masuk ke sebuah mobil dan mengendarai mobil itu pulang. Ketika istrinya mengahampiri dia, istrinya berusaha untuk menciumnya, namun pria itu tidak memberikan reaksi apa-apa.
    Ia tidak punya perasaan apa-apa lagi terhadap istrinya, tak ada perasaan apa-apa juga terhadap orang lain. Binatang itu telah membuatnya tidak bisa merasakan perasaan apapun. Istrinya menjadi sangat marah kepadanya dan ia menjerit-jerit kepada suaminya, tetapi semuanya sia-sia. Akhirnya ia berkata, “Baiklah, saya akan mendatangi binatang itu. Ia akan tahu apa yang harus dilakukan.” Setelah ia menelpon sebentar, ia meniggalkan rumahnya dan mengendarai mobil ke bangunan yang sama yang baru saja ditinggalkan oleh suaminya. Binatang itu menyambutnya dan mengajaknya masuk, katanya, “Ceritakan kepada saya semua kesulitan Anda. Saya yakin saya bisa menolong Anda.” Seorang pria yang sangat tampan menggandengnya dan menuntunnya ke meja yang sama dimana suaminya telah berbaring. Setelah operasi yang sama,wanita ini pun menjadi budak yang tak berkepribadian bagi binatang itu.
    Saya mendengar binatang itu bertanya kepada wanita itu, “Bagaimana perasaan anda sekarang?” Wanita itu tidak menjawab apa-apa sampai suatu benda kecil disematkan di bajunya. Kemudian ia menyadari bahwa binatang itulah majikannya, tuhannya dan ia mulai memuji-mujinya.
    “Kau akan menjadi seorang yang baik,” katanya “Kau pasti akan melahirkan bayi-bayi yang sehat sempurna dan mereka akan memuja serta melayani aku.” Wanita itu menjawab dengan suara seperti robot, “Ya, tuanku, akan kutaati perintahmu.” Saya melihat wanita itu lagi. Kali ini ia berada di bangunan lain. Di sana ada banyak wanita hamil. Wanita-wanita itu berbaring seolah-olah tanpa daya di atas tempat tidur mereka dan mereka sedang mendasarkan pujian monoton kepada binatang itu. Semua orang mempunyai tanda 666 di dahi mereka. Ketika bayi-bayi mereka lahir, bayi-bayi itu dibawa ke bangunan lain, dimana perawat-perawat yang telah diubah pikirannya bertugas mmelihara mereka. Suster-suster perawat ini juga mempunyai tanda 666 di dahi mereka. Binatang ini bertambah kuat dan berkuasa sampai kerajaannya tersebar di seluruh dunia. Bayi-bayi ini juga tumbuh menjadi besar, dan pada suatu saat merekapun dibawa ke bawah mesin penghancur pikiran itu. Mereka juga menyembah bintang itu dan patungnya. Namun mesin ini tidak punya kuasa sama sekali terhadap anak-anak Allah.
    Saya mendengar suara Tuhan Yesus berkata, “Mereka yang menyembah binatang itu dan patungya akan binasa. Banyak orang tertipu dan akan jatuh. Namun Aku akan meyelamatkan anak-anakKu dari binatang itu. Hal ini akan terjadi pada akhir zaman. Jangan ambil benda binatang itu. Bertobatlah sekarang, sebelum terlambat. Binatang itu akan menamakan dirinya sang pembawa damai. Ia akan membawa damai kepada banyak bangsa pada saat kacau. Ia akan memberi dunia banyak sekali barang-barang yang mahal dan dia akan meyakinkan banyak orang bahwa setiap orang akan mendapat upah yang cukup. Ia akan mengadakan persekutuan dengan banyak bangsa dan orang-orang penting di dunia akan mengikutinya masuk dalam perlindungan keamanan yang palsu. Sebelum masa ini tiba. Aku akan mengangkat sebuah pasukan yang terdiri dari orang-orang yang benar-benar percaya kepadaKu, yang akan berdiri di pihak kebenaran dan keadilan. Pasukan yang penuh kuasa yang dinubuatkan Yoel, yang akan mendengarkan suaraKu dari terbit sampai terbenamnya matahari. Juga pada waktu malam hari mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjawab panggilanKu. Mereka akan bekerja untukKu dan mereka akan berlari, seperti orang-orang yang perkasa dalam perang. Mereka akan melakukan karya yang besar untukKu sebab aku akan selalu beserta mereka.
    Semua hal di atas ini dinyatakan oleh Tuhan Yesus dalam suatu penglihatan yang jelas. Semua perkataan Yesus keluar dari mulutNya sendiri, dan perkataan-perkataanNya itu berkenan sampai akhir zaman. Yesus dan saya kemudian pulang ke rumah dan saya bertanya-tanya dalam hati mengenai semua hal yang telah ditunjukkanNya pada saya dan yang telah dikatakanNya pada saya, sayapun tertidur dalam doa untuk memohon penyelamatan umat manusia.

    Posted by generated at 10.43.MD

    Tags: Perjalanan Menuju Neraka-Kesaksian Marry 0 comments

    BAB XVII PEPERANGAN DI SORGA

    Roh Tuhan mengurapi saya dan sekali lagi kami pergi ke neraka. Yesus berkata, “Aku mengatakan kebenaran kepadamu. Banyak jiwa berada di sini karena ilmu hitam, penyembahan berhala, perjinahan karena rohani, ketidaktaatan, tidak percaya, kemabukan, kecemaran daging dan roh. Marilah, Aku akan menunjukkan padamu suatu misteri dan akan Kujelaskan padamu hal-hal yang tersembunyi. Aku akan tunjukkan padamu bagaimana harus berdoa melawan kuasa-kuasa kegelapan. “Kami berjalan ke suatu bagian dari neraka, yang letaknya di samping jantung tempat yang jahat itu. Yesus berkata, “Kita akan segera tiba di rahang neraka. Namun Aku ingin mengungkapkan kepadamu dan kepada semua oramg bahwa neraka telah memperbesar dirinya. “Kami berhenti dan Ia berkata,” Perhatikanlah dan percayalah.” Saya melihat dan mendapat suatu penglihatan yang disingkapkan. Dalam penglihatan itu Yesus dan saya berada jauh di atas dunia dan sedang memandangi angkasa luar. Saya melihat adanya suatu lingkaran rohani tinggi di atas bumi. Lingkaran itu tak tampak dengan mata biasa, tetapi di dalam Roh Kudus, saya dapat melihatnya dengan jelas. Saya tahu penglihatan itu berhubungan dengan pertempuran dan peperangan melawan penguasa-penguasa dan kekuatan-kekuatan di udara. Saat saya terus melihat, saya temukan di sana sebenarnya ada beberapa lingkaran. Dalam lingkaran yang pertama ada banyak roh-roh jahat yang kotor. Saya lihat roh-roh jahat itu berbentuk tukang-tukang tenung dan mereka mulai beterbangan di sekitar sorga dan melakukan banyak kehancuran rohani. Saya mendengar suara Yesus berkata, “Dalam namaKU, Aku berikan pada anak-anakKu kekuatan melawan kuasa-kuasa kegelapan ini. Dengarkan dan belajarlah untuk berdoa.”
    Saya melihat suatu bentuk yang aneh muncul dari lingkaran yang lain dan mulai berputar ke atas dan menyebarkan kutuk-kutuk. Kemudian sa

  102. III. Sikap yang benar terhadap nabi palsu

    Ul 13:1-5 – “(1) Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, (2) dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, (3) maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. (4) TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintahNya, suaraNya harus kamu dengarkan, kepadaNya harus kamu berbakti dan berpaut. (5) Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan – dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu”.

    Ul 18:20-22 – “(20) Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi namaKu perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. (21) Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? – (22) apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.’”.

    1) Jangan mendengarkan dia.

    Nabi palsu yang ajarannya benar tetapi hidupnya tidak benar, masih boleh / bisa didengarkan, dan masih harus ditaati.

    Mat 23:1-3 – “Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kataNya: ‘Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya”.

    Tetapi nabi palsu yang ajarannya sesat, tidak boleh didengarkan (Ul 13:3).

    Kalau saudara pergi ke kebaktian / persekutuan yang ia adakan, maka perlu saudara ingat bahwa itu sudah merupakan suatu dukungan bagi dia, karena makin banyak yang hadir, makin hal itu membesarkan hatinya!

    2) Janganlah gentar / takut kepadanya (Ul 18:22b).

    Mungkin ia akan memberikan ancaman kepada orang-orang yang tidak mau mendengarkan dia, atau mungkin ia akan bernubuat tentang hal-hal yang mengerikan yang akan menimpa orang-orang yang tidak mau mendengarkan / mempercayai dia, tetapi saudara tetap tidak perlu takut!

    3) Pada jaman Perjanjian Lama, nabi palsu harus dihukum mati (Ul 13:5 Ul 18:20b).

    Tentang hukuman mati dalam Ul 13:5 ini, Pulpit Commentary mengatakan (hal 232) bahwa sekarang itu sudah tidak berlaku, karena ini termasuk dalam civil law / undang-undang negara / bangsa Israel pada saat itu, dan tidak bisa diterapkan di tempat lain pada jaman lain, apalagi pada jaman Perjanjian Baru. Yesus sendiri tidak menghukum mati para ahli-ahli Taurat, orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki, yang jelas-jelas adalah nabi-nabi palsu pada jaman itu. Lalu apa yang harus kita lakukan?

    a) Kalau seorang nabi palsu ada dalam gereja saudara sendiri, maka yang harus dilakukan adalah siasat gerejani (Mat 18:15-17 1Kor 5:1-13).

    Siasat gerejani tidak hanya harus dilakukan kalau ada dosa menyolok di dalam gereja, tetapi juga kalau ada kepercayaan / ajaran sesat di dalam gereja. Dengan demikian kita menghapuskan yang jahat itu dari tengah-tengah kita (Ul 13:5b).

    b) Kalau nabi palsu itu ada di luaran, kita tidak boleh berteman / bersekutu dengan dia, kita tidak boleh menerima dia di rumah kita, makan bersama-sama dengan dia (yang menandakan suatu persekutuan dengan dia), dan bahkan kita tidak boleh memberi salam kepadanya.

    2Kor 6:14-16 – “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: ‘Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umatKu”.

    1Kor 5:11b – “dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama”.

    2Yoh 10-11 – “Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya. Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat”.

    -AMIN-

  103. hallom buat saudara

    benar Yesus Kristus adalan nabi nubuatan dan juga Tuhan Juruselamat. Alkitab Injil pegangan dan kepercayaan umat-Nya itu adalah Firman Allah yang Hidup kerana pernyataan tentang pribadi Allah itu sendiri. Nah… mari kita pegang kuat IMAN kepercayaan kita itu. Jangan di “tradein” kepada yang lain.

    Yesus Kristus telah buat pesawat yang canggih yang boleh sampai ke Syorga kerana Dia utus draberNya “Roh Kudus/Roh Allah” membawa umat pemercaya-Nya sampai ke situ.

    Yesus Kristus telah sediakan jalan Lurus itu == “Alkitab Injil” dan tidak keliru pastinya samapi kerana surat tiket itu “Ya dan Amen” Maranattah.

    Saya bersyukur kerana saya masih bernafas hari ini, bukan kerana kekuatan ku tapi kasih kerunia dan anugara Allah Yesus Kristus bagi ku

  104. CARA PEMBUATAN ALQURAN:

    1. Siapkan Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
    2. Siapkan injil-injil palsu karya penulis Gnostik.
    3. Siapkan nama satu orang Arab yang dapat dijadikan sebagai nabi.
    4. Tentukan sasaran pemasarannya.
    5. Ubahlah isi konteks Perjanjian Lama sehingga sesuai dengan kultur sasaran pemasaran yaitu orang-orang Arab.
    6. Masukan doktrin penulis Gnostik mengenai Yesus secukupnya.
    7. Masukan cerita-cerita khayalan untuk meyakinkan pembaca.
    8. Tuliskan “Saya mendapatkan wahyu dari Jibril” di kata pengantarnya.
    9. buatlah lampiran yg menyatakan bahwa ajaran-ajaran Alkitab adalah kesalahan.TAPI cari beberapa ayat yg menyatakan seolah-olah ada nabi yg dinubuatkan dalam kaum Arab
    10. Sebuah “kitab suci” akhirnya jadi. Jreng Jreng….

    COPY-PASTE-EDT-PRINT

  105. TUHAN ITU ESA …………. DIA menyatakan dirinya dalam roh dan kebenaran, Dia menyatakan dirinya seutuhnya dalam diri Yesus, terbukti dari perbuatan dan tindakanNya.

    YHWH [baca: YEHOVA] itu adalah Tuhan yang disembah oleh Yesus, bukan ALLAH seperti yang disembah oleh Nabi Muhammad.

    YHWH (Yehova) itu, adalah Tuhan yang disembah oleh Adam, Musa, Loth, Daud, dan semua Nabi2 di Dalam Alkitab. Sedangkan ALLAH itu, sangat berbeda sebagai Tuhan yang diagungkan oleh Muhammad.

    Jadi Yesus, adalah ESA dengan YHWH bukan dengan ALLAH, malah perbedaan ini memicu banyak pertengkaran seperti di Malaysia, kata ALLAH tidak diizinkan untuk di Pakai Oleh Nasrani itu benar, orang nasrani sebaiknya kembali ke TAUHID…YEHOVA.

    DI eropa, Allah tidak dipakai sama sekali, mereka panggil Tuhan itu YAHWE (YHWH) atau ELOHIM. Sama juga di amerika atau australia. Hanya di Indonesia dan malaysia – lah, Sebutan ALLAH itu dipergunakan oleh Nasrani untuk terjemahan ALKITAB disetarakan dengan YHWH atau YEHOWA Atau ELOHIM.

    Jadi, jelas, NAbi2 dari keturunan Israel’ bukan dari keturunan arab, menyembah TUHAN PENCIPTA LANGIT dan BUMI yaitu YHWH bukan ALLAH. Jadi tidak mungkin adam dan Musa serta nabi2 lainnya beragama tertentu dan mereka tidak menyembah ALLAH.

    Pemahaman seperti ini, harus benar2 dipaparkan dengan tegas agar tidak ada penyesatan. Beragam silhakan saja, tetapi masalah iman dengan siapa kita percaya, adalah keteguhan kita masing2, jangan memaksakan. Berdamailah!

    Salam Sejahtera

  106. hahahahahahaha, surga maaaah punya Tuhan Yesus, jadi kalau mau tour kesana harus melalui Dia dahulu baru bisa masuk coiiii

    kalau neraka ya yg punya, yg suka jelek2in Yesus Kristus. Tuhan Yesus sdh bilang barang siapa membenci kamu ia lebih dahulu membenci Aku, dan mrk itulah anti kris. dunia menolak kamu akan ttp sebelum mrk menolak kamu mrk menolak Aku terlebih dahullu.

    barang siapa yang tidak percaya kpdKu ia tidak layak didalam kerajaan sorga.

    heheheheheheeeeee

  107. Share / Save
    E-mail
    Bookmark
    TwitterDeliciousYahoo BuzzMySpaceWindows Live FavoritesYahoo BookmarksMister-WongGoogle ReaderEvernoteStumpediaPosterousMSDNExpressionTipdPlurkYahoo MessengerMozillacaTypePad PostMixxTechnorati FavoritesCiteULikeWindows Live SpacesFunPPhoneFavsNetvouzDiigoTagglyTailrankKledyMeneameBookmarks.frNewsVineFriendFeedPingProtopage BookmarksFavesWebnewsPushaSlashdotAllvoicesImera BrazilLinkaGoGounalogDiglogPropellerLiveJournalHelloTxtYampleLinkatopiaLinkedInAsk.com MyStuffMapleConnoteaMyLinkVaultSphinnDZoneHyvesBitty BrowserSymbaloo FeedsFoxiewireVodPodAmazon Wish ListRead It Later
    Google GmailHotmail

    FacebookDiggGoogle BookmarksRedditStumbleUponBeboWordPressOrkutNetvibes ShareStrandsDailyMeTechNetArtoSmakNewsAIMIdenti.caBlogger PostBox.netNetlogShoutwireJumptagsHemidemiInstapaperXerpiWinkBibSonomyBlogMarksStartAidKhabbrYoolinkTechnotizieMultiplyPlaxo PulseSquidooBlinklistYiGGSegnaloYouMobFarkJamespotTwiddlaMindBodyGreenHuggNowPublicTumblrCurrentSpurlOneviewSimpyBuddyMarksViadeoWistsBackflipSiteJotHealth RankerCare2 NewsSphereGabbrTagzaFolkdNewsTrustPrintFriendly
    Yahoo MailAOL Mail
    Send from any other e-mail address or e-mail program:
    Any e-mail
    Powered by AddToAny
    . FFI | Portal | Artikel | Forum | Wiki | Glossary

    Tell A Friend

    Share/Bookmark

    * Board index ‹ DEBAT ttg Islam (Silahkan berdebat disini tanpa caci maki) ‹ Pandangan Berlawanan Terhadap Islam
    * Change font size
    * Print view

    * FAQ
    * Register
    * Login/Logout

    APAKAH SEMUA NABI ISLAM??
    Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

    Moderator: Forum Watch
    Post a reply
    173 posts • Page 4 of 9 • 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 … 9
    Re: APAKAH SEMUA NABI ISLAM??

    Postby septiyani » Sat Aug 26, 2006 5:46 pm

    BOMBASTIC wrote:Gw mau nanya kepada temen temen neter semua, apa benar nabi Adam nabi Musa, nabi Nuh dan nabi nabi yang laen itu islam..please help me..

    Istilah Islam itu lahir di jaman Rasulullah Muhammad. Sedangkan umatnya yang taat itu disebut muslim (orang2 yang berserah diri dan taat pada perintah Allah untuk bertauhid atau meyakini hanya ada 1 Tuhan yaitu Allah saja). Sedangkan nabi2 pendahulu seperti Nabi Adam, Nuh, Musa bahkan Isa mereka adalah golongan muslim yang mengajak dan mengajarkan kaumnya untuk menyembah hanya Allah saja. Bahkan mereka tidak memproklamirkan dirinya sebagai tuhan (termasuk nabi Isa yang diklaim sebagai tuhan oleh umat nasrani hingga hari ini).
    Nabi Musa pernah begitu marah pada kaumnya yang menyembah patung sapi yang terbuat dari emas, Nabi Nuh mengajak golongannya untuk ikut ke perahunya karena sebagian kaumnya tidak mau mendengar seruannya untuk menyembah Allah. Nabi Luth menyeru pada umatnya untuk menjauhi perbuatan melewati batas (homoseksual) dan kembali ke jalan Allah.
    Apa masih ada keraguan bahwa mereka adalah golongan muslim yang sekarang ini kalian bilang sebagai orang2 Islam ? Yang paling esensi adalah keyakinan orang2 Islam sekarang ini sama dengan yang diyakini oleh nabi2 yang anda sebutkan di atas. Sebutan Islam dan muslim itu seperti 2 sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

    septiyani
    Acuh Tak Acuh
    Acuh Tak Acuh

    Posts: 9
    Joined: Mon Jul 10, 2006 3:16 pm

    Top

    Postby Sashimi » Sat Aug 26, 2006 6:21 pm
    kalo gitu jelaskan maksud dari kata nabi lu yang bilang napasku ada di tangan isa anak maryam

    User avatar
    Sashimi
    Kecanduan
    Kecanduan

    Posts: 3827
    Joined: Sun Jul 09, 2006 8:19 am

    Top

    Postby septiyani » Fri Sep 01, 2006 12:21 pm

    Sashimi wrote:kalo gitu jelaskan maksud dari kata nabi lu yang bilang napasku ada di tangan isa anak maryam

    sashimi yang baik….saya belum pernah tuh baca keterangan itu ? ada di al quran atau di alkitabmu ? tolong tunjukkin deh biar terbuka mata ini.
    btw….kamu bilang org Islam kadang gak nyambung antara jawaban dengan pertanyaan. bukannya itu kamu. di tread ini kita lagi membicarakan pertanyaan tentang nabi-nabi terdahulu mulai dari Adam sampai dengan Isa, apakah mereka Islam atau bukan ? itu kan judul tread ini kok pertanyaanmu ke soal napasnya nabi kami yang ada di tangan isa ?….gimana neh ???? :lol:

    septiyani
    Acuh Tak Acuh
    Acuh Tak Acuh

    Posts: 9
    Joined: Mon Jul 10, 2006 3:16 pm

    Top
    Re: APAKAH SEMUA NABI ISLAM??

    Postby bambang » Fri Sep 01, 2006 1:25 pm

    septiyani wrote:
    Istilah Islam itu lahir di jaman Rasulullah Muhammad. Sedangkan umatnya yang taat itu disebut muslim (orang2 yang berserah diri dan taat pada perintah Allah untuk bertauhid atau meyakini hanya ada 1 Tuhan yaitu Allah saja).

    Ya betul….istilah iSlAm dan mUsLiM itu baru dibuat di jaman Muh, jadi apa dasar mUsLiM mengklaim para nabi sebagai iSlAm/mUsLiM ?

    Sedangkan nabi2 pendahulu seperti Nabi Adam, Nuh, Musa bahkan Isa mereka adalah golongan muslim yang mengajak dan mengajarkan kaumnya untuk menyembah hanya Allah saja.

    apa karena mereka mengajak mempercayai auwo islam? Tidak!!
    Mereka (para nabi) mengajak manusia percaya dan menyembah TUHAN, Allah Israel.

    Bahkan mereka tidak memproklamirkan dirinya sebagai tuhan (termasuk nabi Isa yang diklaim sebagai tuhan oleh umat nasrani hingga hari ini).
    Nabi Musa pernah begitu marah pada kaumnya yang menyembah patung sapi yang terbuat dari emas, Nabi Nuh mengajak golongannya untuk ikut ke perahunya karena sebagian kaumnya tidak mau mendengar seruannya untuk menyembah Allah. Nabi Luth menyeru pada umatnya untuk menjauhi perbuatan melewati batas (homoseksual) dan kembali ke jalan Allah.

    Ngomong gih ame ember!!

    Apa masih ada keraguan bahwa mereka adalah golongan muslim yang sekarang ini kalian bilang sebagai orang2 Islam ? Yang paling esensi adalah keyakinan orang2 Islam sekarang ini sama dengan yang diyakini oleh nabi2 yang anda sebutkan di atas. Sebutan Islam dan muslim itu seperti 2 sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

    iSlAm dan mUsLiM itu menuntut diakui sebagai ajaran yang diajarkan oleh para nabi Israel dahulu, kalau orang tidak mengakui iSlAm dan mUsLiM itu sebagai ajaran yang sama dengan para nabi Israel ajarkan; maka darah orang itu halal.
    Itulah iSlAm…..ajaran penuh pemaksaan, dan orang-orang yang di dalamnya yang disebut muslim adalah manusia yang menjadi alat sekaligus korban dari ajaran iSlAm yang penuh pemaksaan.

    Sadarlah kawan……anda adalah korban iSlAm.

    User avatar
    bambang
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1622
    Joined: Tue Aug 22, 2006 2:02 am

    Top

    Postby FAHRI » Fri Sep 01, 2006 2:10 pm
    :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops:

    MEMANG GILA KONSEP SEMUA NABI islam, ITU TERBAWA2 DI INJIL barnabas : DIKEDUA KUKU ADAM ADA kalimat syahadat, PADAHAL muhammad BELUM NONGOL DIDUNIA!!!

    SEBENARNYA BEGINI KONSEP islam, KALO YG BAIK2 DIKLAIM islam, CONTOHNYA CERITA (DI TV) DARI PROF DADANG HAWARI PERNAH NYETIR DI AMERIKA DITENGAH MALAM, MENDADAK MOBILNYA BERMASALAH, GAK LAMA KEMUDIAN DATANG POLISI, YG LANGSUNG MENOLONG SETELAH BERTANYA “WHAT CAN I DO FOR U”. EH OLEH PROF DADANG DIKATAKAN SYARIAT ISLAM SDH DIPRAKTEKKAN DI AMERIKA. GILA GAK? HA HA HA HA ….

    POKOKNYA YG BAIK2 DARI NEGARA KAFIR, DIKATAKAN islami.
    KALO BUNUH2AN, MAIN BOM, PEDOFILIA(KAYAK muhammad),APA TDK islami?

    FAHRI
    Mulai Suka
    Mulai Suka

    Posts: 302
    Joined: Wed Jul 05, 2006 10:16 pm

    Top

    Postby septiyani » Tue Sep 05, 2006 1:18 pm

    FAHRI wrote::oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops: :oops:

    MEMANG GILA KONSEP SEMUA NABI islam, ITU TERBAWA2 DI INJIL barnabas : DIKEDUA KUKU ADAM ADA kalimat syahadat, PADAHAL muhammad BELUM NONGOL DIDUNIA!!!

    SEBENARNYA BEGINI KONSEP islam, KALO YG BAIK2 DIKLAIM islam, CONTOHNYA CERITA (DI TV) DARI PROF DADANG HAWARI PERNAH NYETIR DI AMERIKA DITENGAH MALAM, MENDADAK MOBILNYA BERMASALAH, GAK LAMA KEMUDIAN DATANG POLISI, YG LANGSUNG MENOLONG SETELAH BERTANYA “WHAT CAN I DO FOR U”. EH OLEH PROF DADANG DIKATAKAN SYARIAT ISLAM SDH DIPRAKTEKKAN DI AMERIKA. GILA GAK? HA HA HA HA ….

    Ah…kebanyakan nonton tv kamu tuh……….

    POKOKNYA YG BAIK2 DARI NEGARA KAFIR, DIKATAKAN islami.
    KALO BUNUH2AN, MAIN BOM, PEDOFILIA(KAYAK muhammad),APA TDK islami?

    Itu hak Prerogatif Allah dong(Tuhannya bangsa Israel dan seluruh bangsa di dunia ini juga Tuhan yang mempertemukan sel telur ibumu dan sperma bapakmu sampe jadinya kamu nongol di atas bumi ini). Dia yang menciptakan kalimat syahadat yang menyandingkan namaNya dengan Muhammad dari awal penciptaan dunia dan seisinya ini hingga hari dibangkitkannya manusia dalam keadaan takut dan telanjang.

    Kalo ada org Islam yang membunuh org non Islam-pun banyak yg membunuh (contohnya Amerika dan Israel)

    Apa ada fakta Rasulullah Muhammad SAW seperti yg lo tuduhkan ?
    Semua Nabi2 yang disebutkan diatas mulai dari Nabi Adam, Nuh, Luth, Ibrahim, Isa sampai Muhammad SAW adalah manusia2 pilihan dan sama mulianya yang diciptakan oleh Allah untuk menegakkan syariat dan risalahNya di muka bumi ini agar manusia lainnya mau mengikuti jalan mereka.
    Rasulullah Muhammad SAW tidak akan berkurang kemuliannya sedikitpun meskipun dihina sampai hari pembalasan nanti.
    Kalo gak mau ngikutin ajaran Rasulullah kami, gak usah menuduh dengan tuduhan palsu dan fitnah. Karena tak ada pemaksaan dalam Islam dan kami tidak pernah memaksa orang lain untuk mengikuti ajaran kami.

    septiyani
    Acuh Tak Acuh
    Acuh Tak Acuh

    Posts: 9
    Joined: Mon Jul 10, 2006 3:16 pm

    Top

    Postby moe » Tue Sep 05, 2006 1:36 pm

    septiyani wrote:Itu hak Prerogatif Allah dong(Tuhannya bangsa Israel dan seluruh bangsa di dunia ini juga Tuhan yang mempertemukan sel telur ibumu dan sperma bapakmu sampe jadinya kamu nongol di atas bumi ini). Dia yang menciptakan kalimat syahadat yang menyandingkan namaNya dengan Muhammad dari awal penciptaan dunia dan seisinya ini hingga hari dibangkitkannya manusia dalam keadaan takut dan telanjang.

    Auoo mu punya hak prerogatif.
    Kta2 punya hak veto, hak untuk mosi tidak percaya, hak untuk menurunkan dia dari kepemerintahannya auo ;)

    septiyani wrote:Kalo ada org Islam yang membunuh org non Islam-pun banyak yg membunuh (contohnya Amerika dan Israel)

    Islam membunuh karena memang diajarkan dalam quran : suatu tugas mulia demi auo yg lemah ta bedaya

    Amerika dan Israel membunuh dalam rangka hidup dan mati, berperang

    septiyani wrote:Apa ada fakta Rasulullah Muhammad SAW seperti yg lo tuduhkan ?

    Apa ada fakta2 yg berhasil mematahkan tuduhan itu?

    septiyani wrote:Semua Nabi2 yang disebutkan diatas mulai dari Nabi Adam, Nuh, Luth, Ibrahim, Isa

    setuju : mereka pilihan

    septiyani wrote:sampai Muhammad SAW

    bukan

    septiyani wrote: manusia2 pilihan dan sama mulianya yang diciptakan oleh …

    septiyani wrote:Rasulullah Muhammad SAW tidak akan berkurang kemuliannya sedikitpun meskipun dihina sampai hari pembalasan nanti.

    setuju, karena kemuliaan kayak apa yg mau dikurangi?
    Lha wong ndak punya kemuliaan babar blas (;) maksudnya sama sekali tidak punya..jawa lebih mantap ngomongnya)

    septiyani wrote:Kalo gak mau ngikutin ajaran Rasulullah kami, gak usah menuduh dengan tuduhan palsu dan fitnah. Karena tak ada pemaksaan dalam Islam dan kami tidak pernah memaksa orang lain untuk mengikuti ajaran kami.

    Mo taqqiya ke kita2 ya? ;)
    atau
    Anda sudah kena taqqiyanya ulama2, kyai2 anda?

    User avatar
    moe
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 608
    Joined: Sat Mar 18, 2006 12:46 pm

    Top

    Postby BOMBASTIC » Tue Oct 10, 2006 8:27 am
    Apa sih yang sebenernya disebut sebagai orang muslim?apakah orang yang memeluk islam disebut sebagai orang muslim atau orang yang percaya kepada tuhan adalam muslim?

    User avatar
    BOMBASTIC
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 736
    Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
    Location: HEAVEN

    * ICQ
    * YIM

    Top

    Postby Vlad » Tue Oct 10, 2006 9:29 am
    yg mengucapkan 2 kalimat syahadat pastinya.. tapi heran juga mn pernah adam, abraham, daud, yesus pernah mengucapakan Asyhadu an Laa Ilâha illallâh wa Asyhadu anna Muhammadan Rasulullâh.. emang nyo germo mamad udah nongol??? orok aja lom jadi

    User avatar
    Vlad
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1407
    Joined: Sat Feb 18, 2006 9:42 am
    Location: Wallachia

    Top

    Postby Alphawave » Tue Oct 10, 2006 10:31 am
    Kalau gak mau mengerti silahkan saja, kan udah dijelasin apa maksud dgn ISLAM. Al Qur’an sangat gamblang menjelaskannya buat kaum MUSLIM kaum kafir percuma saja.

    Alphawave
    Pandangan Pertama
    Pandangan Pertama

    Posts: 40
    Joined: Fri Aug 25, 2006 5:25 pm

    Top

    Postby pemburu murtadin » Tue Oct 10, 2006 6:10 pm

    Gw mau nanya kepada temen temen neter semua, apa benar nabi Adam nabi Musa, nabi Nuh dan nabi nabi yang laen itu islam..please help me..

    Kata quran sih gitu.
    Tapi quran sendiri kayaknya kurang paham arti sebenarnya dari kata NABI itu apa.

    Seingat saya juga, nabi2 dari kaum Yahudi gak ada yang pernah punya eksperimen romantika dengan anak dibawah umur. Cuma si nabi arab itu aja.

    User avatar
    pemburu murtadin
    Pandangan Pertama
    Pandangan Pertama

    Posts: 52
    Joined: Tue Oct 10, 2006 5:01 pm

    Top

    Postby BOMBASTIC » Fri Oct 13, 2006 7:40 am
    Alphawave wrote:

    Kalau gak mau mengerti silahkan saja, kan udah dijelasin apa maksud dgn ISLAM. Al Qur’an sangat gamblang menjelaskannya buat kaum MUSLIM kaum kafir percuma saja.

    Apa penjelasan dalam alquran bisa diposting disisni.

    User avatar
    BOMBASTIC
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 736
    Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
    Location: HEAVEN

    * ICQ
    * YIM

    Top

    Postby islambuster » Fri Oct 13, 2006 8:01 am

    Alphawave wrote:Kalau gak mau mengerti silahkan saja, kan udah dijelasin apa maksud dgn ISLAM. Al Qur’an sangat gamblang menjelaskannya buat kaum MUSLIM kaum kafir percuma saja.

    Bukan masalah ngga mau ngerti,….!!!
    Itu sih mustahil untuk dimengerti,…!!!! Dan kalo ada juga orang yang ngertiin,…????? Waw……..maksain banget,…??!!!

    Logikanya,…!!! Mana bisa sih loe pade beragama islam…sedangkan islam itu sendiri belon di siarkan/di perkenalkan…..??? apa yang mau di tekuni atau di pelajari…kalau bahannya aja belon ada,…!!!!
    H A L L O ,…………..???????!!!!!!! KNOCK…KNOCK….KNOCK….!!??

    User avatar
    islambuster
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1039
    Joined: Fri Sep 01, 2006 1:12 pm

    Top

    Postby BOMBASTIC » Fri Oct 13, 2006 9:05 am
    DARI POSTINGAN REMBLOOD DI PERKAWAINAN MUHAMAD DAN KATIDJAH GW PINDAHIN KESINI:

    Warqah bin Naufal adalah seorang pendeta Nasrani yang yang diyakini masih berpegang teguh terhadap ajaran yang benar (hanif) yang kita kenal dengan sebutan ahlu al-kitab. Nabi Muhammad sendiri pada masa pernikahannya belum menerima wahyu sehingga belum memeluk agama dan syariat Islam sebagaimana yang kita pedomani saat ini. Oleh karenanya pernikahan Nabi Muhammad dengan Khadijah lebih tepat disebut dilaksanakan secara Ahlu al-Kitab, karena pada saat itu syari`at Islam seperti yang kita kenal belum diturunkan. Demikian semoga jelas

    Bagaimana nabi terdahulu disebut islam? lu baca diatas Nabi Muhammad sendiri pada masa pernikahannya belum menerima wahyu sehingga belum memeluk agama dan syariat Islam..wargah dan katidjah saja nasrani..membingungkan yah.. ](*,)

    User avatar
    BOMBASTIC
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 736
    Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
    Location: HEAVEN

    * ICQ
    * YIM

    Top

    Postby project_heaven » Fri Oct 13, 2006 9:07 am
    Yup, bener banget. Dari jaman Nabi Adam sampe nanti kiamat cuma ada satu Agama. ISLAM!
    Dari dulu Allah itu cuma satu. Allah yg dulu ya sama dng Allah yg sekarang. Tidak mungkin Allah memberikan konsep yg berbeda2 untuk para Nabinya.
    Jika pada kenyataannya tiap kitab berbeda2 wajar saja. Allah tidak ingin langsung menurunkan seluruh firmannya dalam satu waktu. Yg jelas Al-Quran lah yg merupakan kumpulan firman2nya yg paling sempurna dan tentu saja yg terakhir.
    Semua nabi membawa ajaran Tauhid (keesaan Tuhan). Dengan kata lain “semua agama” membawa ajaran Tauhid murni. Kecuali agama Kristen yg sekarang tentunya (padahal dulunya sih bener). Nabi Isa AS pun adalah muslim tulen karena beliau pun membawa pesan Tauhid juga. Sayang sekali umatnya telah mengacak2 alkitab yg seharusnya suci itu, membuang yg tidak disukai dan menambah-nambah yg disukai karena kesombongan tentunya.

    SO, sejak Nabi Adam AS, konsep Allah itu sudah jelas, TAUHID. Dan ISLAM ADALAH TOOLSNYA- tdk ada lainnya. Jika ada yg mengaku-ngaku bertauhid tapi bukan Islam sudah pasti Tuhannya lain lagi (bukan Tuhannya Muhammad SAW dan bukannya Tuhannya Isa AS).

    Perhatikan doa bapak para nabi ini
    “Dan Nabi Ibrahim pun berwasiat dengan agama itu kepada anak-anaknya dan (demikian juga) Nabi Yaakub (berwasiat kepada anak-anaknya) katanya: Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama (Islam) ini menjadi ikutan kamu, maka janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan Islam.”(QS. 2:132)

    Ini ayat paling sering dibacain waktu mulai khotbah jumat.

    Wallahualam, Peace…

    project_heaven
    Acuh Tak Acuh
    Acuh Tak Acuh

    Posts: 7
    Joined: Fri Oct 13, 2006 7:45 am

    Top

    Postby islambuster » Fri Oct 13, 2006 9:20 am

    project_heaven wrote:Yup, bener banget. Dari jaman Nabi Adam sampe nanti kiamat cuma ada satu Agama. ISLAM!
    Dari dulu Allah itu cuma satu. Allah yg dulu ya sama dng Allah yg sekarang. Tidak mungkin Allah memberikan konsep yg berbeda2 untuk para Nabinya.
    Jika pada kenyataannya tiap kitab berbeda2 wajar saja. Allah tidak ingin langsung menurunkan seluruh firmannya dalam satu waktu. Yg jelas Al-Quran lah yg merupakan kumpulan firman2nya yg paling sempurna dan tentu saja yg terakhir.
    Semua nabi membawa ajaran Tauhid (keesaan Tuhan). Dengan kata lain semua agama membawa ajaran Tauhid murni. Kecuali agama Kristen yg sekarang tentunya (padahal dulunya sih bener). Nabi Isa AS pun adalah muslim tulen karena beliau pun membawa pesan Tauhid juga. Sayang sekali umatnya telah mengacak2 alkitab yg seharusnya suci itu, membuang yg tidak disukai dan menambah-nambah yg disukai karena kesombongan tentunya.

    SO, sejak Nabi Adam AS, konsep Allah itu sudah jelas, TAUHID. Dan ISLAM ADALAH TOOLSNYA- tdk ada lainnya. Jika ada yg mengaku-ngaku bertauhid tapi bukan Islam sudah pasti Tuhannya lain lagi (bukan Tuhannya Muhammad SAW dan bukannya Tuhannya Isa AS).

    Perhatikan doa bapak para nabi ini
    “Dan Nabi Ibrahim pun berwasiat dengan agama itu kepada anak-anaknya dan (demikian juga) Nabi Yaakub (berwasiat kepada anak-anaknya) katanya: Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama (Islam) ini menjadi ikutan kamu, maka janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan Islam.”(QS. 2:132)

    Ini ayat paling sering dibacain waktu mulai khotbah jumat.

    Wallahualam, Peace…

    HAHAHA,…MAKSAIN……BANGET……ISLAM….SATU-SATUNYA……!!!!!!
    OK,….SATU PERTANYAAN AJA………!!!!
    ITU NABI-NABI TERDAHULU MENGUCAPKAN KALIMAT SYAHADAT NGGA,.?

    User avatar
    islambuster
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1039
    Joined: Fri Sep 01, 2006 1:12 pm

    Top

    Postby cahkangkung » Fri Oct 13, 2006 9:32 am
    Bener2 Gila Pembelaan Para Netter Muslim yang pada gak logis!!! Bisa diambil kesimpulan dan ekuivalensi bahwa kalo semua hal berdasarkan Quran dan jalan pikiran Muslim maka :

    1. Daendels adalah seorang Pancasilais,
    2. Anaklah yang melahirkan orang tua dan kakek neneknya
    3. Homo Sapiens adalah leluhur dari manusia jaman batu
    4. Kucing adalah leluhur dari Dinosaurus
    5.Satelit Palapa didesain oleh Mpu Gandring
    6.Yang ngebom Pearl Harbour di perang dunia II adalah Jenderal Wiranto.

    Crazy!!!!!

    User avatar
    cahkangkung
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1429
    Joined: Mon Sep 25, 2006 8:43 am
    Location: Malta

    Top

    Postby islambuster » Fri Oct 13, 2006 9:36 am

    cahkangkung wrote:Bener2 Gila Pembelaan Para Netter Muslim yang pada gak logis!!! Bisa diambil kesimpulan dan ekuivalensi bahwa kalo semua hal berdasarkan Quran dan jalan pikiran Muslim maka :

    1. Daendels adalah seorang Pancasilais,
    2. Anaklah yang melahirkan orang tua dan kakek neneknya
    3. Homo Sapiens adalah leluhur dari manusia jaman batu
    4. Kucing adalah leluhur dari Dinosaurus
    5.Satelit Palapa didesain oleh Mpu Gandring
    6.Yang ngebom Pearl Harbour di perang dunia II adalah Jenderal Wiranto.

    Crazy!!!!!

    HAHAHA,….THAT’S TRUE……DUDE…!!!!

    User avatar
    islambuster
    Lupa Diri
    Lupa Diri

    Posts: 1039
    Joined: Fri Sep 01, 2006 1:12 pm

    Top

    Postby BOMBASTIC » Fri Oct 13, 2006 9:45 am
    project_heaven wrote:
    Yup, bener banget. Dari jaman Nabi Adam sampe nanti kiamat cuma ada satu Agama. ISLAM!
    Dari dulu Allah itu cuma satu. Allah yg dulu ya sama dng Allah yg sekarang. Tidak mungkin Allah memberikan konsep yg berbeda2 untuk para Nabinya.
    Jika pada kenyataannya tiap kitab berbeda2 wajar saja. Allah tidak ingin langsung menurunkan seluruh firmannya dalam satu waktu. Yg jelas Al-Quran lah yg merupakan kumpulan firman2nya yg paling sempurna dan tentu saja yg terakhir.
    Semua nabi membawa ajaran Tauhid (keesaan Tuhan). Dengan kata lain “semua agama” membawa ajaran Tauhid murni. Kecuali agama Kristen yg sekarang tentunya (padahal dulunya sih bener). Nabi Isa AS pun adalah muslim tulen karena beliau pun membawa pesan Tauhid juga. Sayang sekali umatnya telah mengacak2 alkitab yg seharusnya suci itu, membuang yg tidak disukai dan menambah-nambah yg disukai karena kesombongan tentunya.

    SO, sejak Nabi Adam AS, konsep Allah itu sudah jelas, TAUHID. Dan ISLAM ADALAH TOOLSNYA- tdk ada lainnya. Jika ada yg mengaku-ngaku bertauhid tapi bukan Islam sudah pasti Tuhannya lain lagi (bukan Tuhannya Muhammad SAW dan bukannya Tuhannya Isa AS).

    Perhatikan doa bapak para nabi ini
    “Dan Nabi Ibrahim pun berwasiat dengan agama itu kepada anak-anaknya dan (demikian juga) Nabi Yaakub (berwasiat kepada anak-anaknya) katanya: Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama (Islam) ini menjadi ikutan kamu, maka janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan Islam.”(QS. 2:132)

    Ini ayat paling sering dibacain waktu mulai khotbah jumat.

    Wallahualam, Peace…

    woi mas munculnya islam kapan mas..bahakan nabi muhamad aja sebelumnya belum islam…seharusnya muhamad otomatis jadi islam mas..
    ini satu model islam yang dicuci otaknya, udah PD setengah mati..terakhir bilang Wallahualam

    User avatar
    BOMBASTIC
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 736
    Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
    Location: HEAVEN

    * ICQ
    * YIM

    Top

    Postby BOMBASTIC » Fri Oct 13, 2006 9:46 am
    project_heaven wrote:

    Yup, bener banget. Dari jaman Nabi Adam sampe nanti kiamat cuma ada satu Agama. ISLAM!
    Dari dulu Allah itu cuma satu. Allah yg dulu ya sama dng Allah yg sekarang. Tidak mungkin Allah memberikan konsep yg berbeda2 untuk para Nabinya.
    Jika pada kenyataannya tiap kitab berbeda2 wajar saja. Allah tidak ingin langsung menurunkan seluruh firmannya dalam satu waktu. Yg jelas Al-Quran lah yg merupakan kumpulan firman2nya yg paling sempurna dan tentu saja yg terakhir.
    Semua nabi membawa ajaran Tauhid (keesaan Tuhan). Dengan kata lain “semua agama” membawa ajaran Tauhid murni. Kecuali agama Kristen yg sekarang tentunya (padahal dulunya sih bener). Nabi Isa AS pun adalah muslim tulen karena beliau pun membawa pesan Tauhid juga. Sayang sekali umatnya telah mengacak2 alkitab yg seharusnya suci itu, membuang yg tidak disukai dan menambah-nambah yg disukai karena kesombongan tentunya.

    SO, sejak Nabi Adam AS, konsep Allah itu sudah jelas, TAUHID. Dan ISLAM ADALAH TOOLSNYA- tdk ada lainnya. Jika ada yg mengaku-ngaku bertauhid tapi bukan Islam sudah pasti Tuhannya lain lagi (bukan Tuhannya Muhammad SAW dan bukannya Tuhannya Isa AS).

    Perhatikan doa bapak para nabi ini
    “Dan Nabi Ibrahim pun berwasiat dengan agama itu kepada anak-anaknya dan (demikian juga) Nabi Yaakub (berwasiat kepada anak-anaknya) katanya: Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama (Islam) ini menjadi ikutan kamu, maka janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan Islam.”(QS. 2:132)

    Ini ayat paling sering dibacain waktu mulai khotbah jumat.

    Wallahualam, Peace…

    woi mas munculnya islam kapan mas..bahkan nabi muhamad aja sebelumnya belum islam…seharusnya muhamad otomatis islam mas..
    ini satu model islam yang dicuci otaknya, udah PD setengah mati..terakhir bilang Wallahualam
    Last edited by BOMBASTIC on Fri Oct 13, 2006 10:09 am, edited 1 time in total.

    User avatar
    BOMBASTIC
    Jatuh Hati
    Jatuh Hati

    Posts: 736
    Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
    Location: HEAVEN

    * ICQ
    * YIM

    Top
    PreviousNext Display posts from previous: Sort by
    Post a reply
    173 posts • Page 4 of 9 • 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 … 9

    Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam
    Jump to:
    Who is online

    Users browsing this forum: No registered users and 0 guests

    * Board index
    * The team • Delete all board cookies • All times are UTC + 7 hours

    Site Meter
    faithfreedompedia

    Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group

    phpBB SEO

  108. TUHAN TELAH MEMBUKA MATAKU

    Oleh : Kartini A. I.

    Kesaksian ini ditulis dengan harapan apa yang saya alami, kiranya bisa menjadi berkat baik bagi mereka yang telah percaya maupun yang belum percaya.

    Sebelum saya percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat, saya adalah seorang Muslimah, berlatar belakang dari keluarga Muslim dan dibesarkan di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Sukabumi Jawa Barat. Dari apa yang saya yakini dan pelajari selama itu, saya tumbuh menjadi seorang Muslimah yang fanatik dan anti-Kristen, dan menjebak bahkan mendebat orang Kristen paling hobi.

    Berteriak-teriak di depan gereja dengan bilang: “Maria, dipanggil Yesus cuek saja” pun pernah saya lakukan. Karena saya merasa bahwa apa yang saya yakini waktu itu, adalah paling benar dan diridhoi Allah SWT, sesuai dengan Qs. Ali Imran 19 yang berbunyi: Innaddinna indallaahil Islam (Sesungguhnya agama (yang diridhoi) di sisi Allah hanyalah Islam)

    Di luar Islam semuanya saya anggap sesat, apa lagi orang Kristen, kafir, karena Allahnya ada tiga : Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Roh Kudus. Tapi alhamdullilah saya tidak pernah sampai membunuh orang Kristen.

    Dan mengapa saya bisa percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat ? Walaupun saya bangga dengan apa yang saya yakini dulu, tapi kalau bicara tentang hari penghakiman, itu paling takut dan paling ngeri karena saya tidak tahu pasti, kalau saya mati mendapat rahmnat Allah (masuk surga) atau laknat Allah (masuk neraka), karena saya manusia biasa yang tidak pernah luput dari kesalahan dosa.

    Dari Sukabumi saya hijrah ke Bandung untuk belajar ketrampilan. Di kota kembang ini saya tinggal di pondokan atau kost. Teman-teman saya kebanyakan orang Kristen dan kebiasaan saya yang dulu tidak pernah berubah, menjebak dan mendebat orang Kristen masih sering saya lakukan dan saya tetap benci pada orang Kristen.

    Entah kenapa suatu hari saya ingin membaca Alkitab punya teman dan di kitab Kejadian ada tertulis “Allah menciptakan manusia dari tanah…” saya heran, kok sama dengan Al Qur’an, padahal Injil itu kan sudah dipalsukan dsbnya, dan orang Kristen sekarang itu ‘kafir’.

    Berawal dari penasaran itu saya mencari teman untuk pergi ke gereja. Saya ingin tahu dan ingin menyelidiki bagaimana orang Kristen beribadah. Benar saya masuk gereja dan pertama itu saya tidak bisa menahan rasa haru dan sedih, saya menangis hingga kebaktian selesai, batin saya berontak antara dosa murtad dan percaya, murtad karena masuk gereja dan percaya kepada Tuhan.

    Minggu-minggu berikutnya, saya selalu ingin dan rindu untuk datang ke gereja lagi, dan selama empat bulan saya suka ke gereja, tapi selama itu saya tidak mau berdoa dalam nama Yesus atau Isa Al-Masih, saya percaya kepada Allah tapi tidak percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan sebagai Anak Allah karena saya punya anggapan yang menyanggah keberadaan itu, yaitu surat Al Ikhlas yang berbunyi :

    Qul huwallahu ahad
    Katakanlah:”Dia-lah Allah, Yang Maha Esa”

    Allaahush shamad :
    Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu

    Lam yalid wa lain yuulad :
    Dia tidak beranak dan tidak (pula) diperanakkan

    Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad :
    Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

    Meskipun saya ke gereja tapi kewajiban saya selaku orang Muslim untuk shalat lima waktu tetap saya kerjakan. Hingga pada suatu hari saya jatuh sakit; sesudah dua minggu sakit dan tidak ada tanda-tanda membaik, akhimya pada hari minggu ketiga, ketika seorang harnba Tuhan mengajak berdoa di Televisi saya spontanitas ambil Alkitab dan tiba-tiba Alkitab terbuka
    sendiri di situ, Tuhan beri ayat untuk saya dan saya ingat sekali ayat itu :

    “Seorang dara yang menderita pendarahan selama 12 tahun ketika Almasih ‘Isa lewat dia menjamah jubahNya, dia percaya dengan menjamah jubahNya dia akan sembuh.”

    Saya pikir itu kok sama dengan saya. Akhirnya saya tantang Yesus, saya berdoa : “Ya Rabbi ‘Isa kalau memang Engkau Tuhan dan bisa menyembuhkan segala macam penyakit, sembuhkanlah saya,” dan mujizat terjadi besoknya, saya telah sembuh.

    Akhirnya saya kaji lagi surat Al-Ikhlas yang menjadi sanggahan, untuk percaya tentang Isa Al-Masih itu dan saya bandingkan dengan kisah kehidupan Isa Putra Maryam, dari mulai kelahiran,mujizat-mujizatNya, sampai kepada kematian dan kebangkitanNya kembali bahkan kedatanganNya yang kedua kali. Yang lebih melekat di hati saya, adalah Isa Putra Maryam bisa menghidupkan orang yang sudah mati, kalau manusia bisa seperti itu, dia pasti takabur apalagi kalau tidak ada dasar kasih dalam hatinya dan yang berkuasa atas hidup matinya manusia hanya Penciptanya sendiri yaitu Allah.

    Dari kesemua ayat-ayat Al-Ikhlas itulah saya bisa membuktikan kalau Isa (Yesus) itu adalah Allah. Tuhan bukakan mata rohani saya, yang selama ini tertutup oleh illah-illah zaman ini dan saat itu bisa percaya bahwa Isa Almasih (Yesus Kristus) tidak hanya nabi tapi Dia juga benar-benar Tuhan Yang Maha Kuasa.

    Pada suatu hari saya butuh legalisir ijazah saya di Sukabumi untuk melanjutkan sekolah di Bandung; saya harus pergi ke sekolah saya yang dulu, di mana saya sekolah dan mesantren. Ketika saya minta legalisasi,entah kenapa surat kelakuan baik saya dari Kepolisian terbaca oleh mereka dan di situ agama saya tertulis Kristen Protestan sedangkan ijazah saya dari Tsanawiyah; akhirnya bukan terima legalisasi tapi malah berdebat dengan guru-guru dan Ustad saya, akhirnya saya pulang ke Bandung dengan tangan hampa.

    Setelah saya bisa percaya bahwa Isa itu Tuhan dan Rabboni , tantangan pertama malah datang dari orang Kristen sendiri. Saya dulu menilai orang-orang Kristen yang suka ke gereja itu baik-baik karena ada ajaran kasih tapi ternyata tidak, saya pernah dimaki-maki dan diolok-olok “Kamu jadi Kristennya pura-pura, mana mungkin orang pesantren bisa masuk Kristen, dasar tukang pelet, tukang santet dll”.

    Dari kesedihan itulah saya ingin pulang ke rumah untuk mengadu ke orang tua saya, tapi apa yang saya dapati ketika saya sampai di rumah, semua keluarga menjauhi, saya heran kenapa semuanya berubah seperti ini, bahkan ketika orang tua saya bilang: “Kamu dikasih apa sih sama mereka, sampai kamu bisa menjual agama kamu dan masuk Kristen?” Saya kaget orang tua saya tahu dari mana? Dan dikiranya saya masuk Kristen dikasih supermi atau dikasih apa saja sama gereja, seperti apa yang mereka sangka selama ini, bahwa orang Islam masuk Kristen dirayu atau dikasih uang atau pula dikasih makanan.

    Dan caci maki pun keluar, ayah saya bilang: “Aku tidak pernah menyangka kamu bisa jadi kayak gini, kalau kamu berbuat dosa kayak apapun masih bisa diampuni tapi ini dosa murtad, dosa yang tidak bisa diampuni lagi, dulu aku bangga kamu bisa ngajar-ngajar ngaji, dipakai di masyarakat tapi sekarang tidak ada artinya lagi, aku sampai disidang oleh ketua yayasan dan guru-guru disitu dimaki-maki gara-gara kamu masuk Kristen, kamu sudah benar-benar mencemarkan nama baik dari Pesantren sampai bisa masuk Kristen, entah ditaruh di mana mukaku dan nama baik keluarga ini sama kamu, kamu kalau binatang itu sudah mesti dibunuh saking sudah benar-benar mencemarkan nama baik, sampah di pinggir jalan masih bisa berharga, tapi kamu tidak ada harganya sama sekali, dan biar kamu tahu nama kamu itu sudah ayah masukkan proposal dan dikirim ke Menteri Agama ”
    Untuk apa ??? Tanyaku, biar suatu saat kalau terjadi apa-apa sama kamu, saya sebagai orang tua sudah tidak mau bertanggung jawab lagi gara-­gara kamu masuk Kristen.

    Bagaikan disambar geledek di siang bolong, kenapa mereka tega seperti itu, dan lengkaplah sudah penderitaan saya waktu itu, rupanya setelah kejadian legalisasi ijazah itu, ketua yayasan langsung memanggil orang tua saya, hingga akhirnya mereka sepakat nama saya dimasukkan proposal dan di kirim ke Departemen Agama, setelah tahu seperti itu, saya tidak ada pilihan
    lain lagi selain pergi dari rumah itu dan bertekad dalam hati “Ya Rabboni ‘Isa, saya tidak akan meninggalkan Engkau, walau pun orang tua saya atau saudara-mara mengabaikan saya. Hanya padamulah Tuhan aku serahkan segala bebanku ini”. Tuhan Allah telah amat baik kepada diri saya. Walau pun saya telah pergi tanpa dibekali apa-apa oleh ibu dan bapa, Tuhan Allah Bapa syurgawiku tidak pernah mengabaikan saya! Halleluyah! Alhamdullilah! Sejak saat itu Allah Bapa syurgawilah yang telah membekali saya setiap kali baik dari segi rohani dan fisikal, dan Dia tidak pernah mungkiri janji-janjiNya kepada setiap domba-dombanya termasuk saya!

    Sehingga akhirnya tibalah waktunya bagi saya untuk menyatakan iman percaya saya kepada Al-Masih ‘Isa sebagai Tuhan dan Juruselamat saya melalui Baptisan Kudus di gereja GKI Jabar di Bandung pada bulan Desember 1994, setelah selama sembilan bulan belajar katekisasi. Setelah selesai baptisan itu saya berdoa, “Tuhan, terima kasih karena Engkau telah memeteraikan saya, tetapi saya tidak ingin hanya saya saja yang selamat, saya pun ingin keluarga dan saudara-saudara saya diselamatkan, dan saya ingin menjadi Penginjil, untuk memberitakan kabar keselamatan yang berasal dari Engkau seperti yang telah saya terima”.

    Dan ajaib sekali Tuhan kita itu, Dia kirim dua orang ibu dengan membawa buku-buku penginjilan banyak sekali, padahal
    sebelumnya saya tidak pernah mengenal dan sama sekali belum pernah bertemu dengan dua orang ibu itu, dan itu merupakan sukacita yang sangat besar sekali saya rasakan, sebagai jawaban dari doa saya untuk menjadi penginjil, dan puji Tuhan saya diperkenankan belajar di Pusat Latihan ‘Christian Centre Nehemia’ Jakarta dan dari apa yang saya alami saya kesimpulan :

    1.Tidak ada kekuatiran dalam nama Rabbi ‘Isa.

    2. Kita tidak bisa bersandar pada kekuatan manusia sekalipun itu orang tua sendiri.

    3. Dan keselamatan tidak bisa kita peroleh dengan amal baik kita atau dengan cuba mengumpul pahala sebanyak-banyaknya, karena keselamatan itu suatu anugerah dan hanya ada di dalam nama ‘Isa Al-Masih.

    Demikianlah kesaksian ini saya tulis, sebagai rasa ucapan syukur saya karena Rabboni Al-Masih ‘Isa Putra Maryam telah
    menyelamatkan saya dari lembah dosa dan kegelapan dan yang telah membawa ke dalam terang Allah yang ajaib.

    Amin ya robbal alamin,
    Hormat kami,
    Kartini A.I.

    Catatan redaksi :

    Dua orang ibu tersebut menemukan alamat yang bersangkutan di suatu toko buku di Bandung. Dua orang ibu itu merasa terbeban dan mencari alamatnya sampai ketemu. Berkat Tuhan! Tuhan sendiri yang menuntun mereka, pasti ketemu.
    Hodu ladonai! Puji Tuhan! Halleluya!

    Tuhan memberkati mereka semua Amin

    Ulasan redaksi :

    Kebanyakan orang muslim, seperti saudara Kartini A.I. banyak membenci dan mendebat orang Kristen, padahal
    Al Qur’an menyebutkan orang Kristen, orang Nasrani itu persahabatannya paling dekat dengan orang lslam.

  109. ADA CERITA LAGI NEEEEEH …!!!

    PENDETA DAN PAK HAJI NAIK PESAWAT

    MEREKA SALING BERDISKUSI TENTANG KEYAKINAN.

    KETIKA PESAWAT NAIK:

    PAK PENDETA SEDANG MEMBACA INJIL DAN HAJI SEDANG BACA DOA, TIBA TIBA SAJA CUACA BERUBAH.

    TERDENGAR” ZZZGEEEEER!!!!!

    PENDETA BILANG:

    ” HALLELUYAAAAH”

    PAK HAJI MARAH, KAMU INI GIMANA SIH…, ITU BUKAN SUARA HALLELUYAH TAPI SUARA HALILINTAR TAUUUUU

    HAHAHAHAHAH, WAKAKAWAKAAKAKAKAKAAAAA

  110. dari pada omdo saja kamu and gak putus2nya mendingan gw mau cerita neh…..!!! loh mau pade dengerin gaaaakkkk????

    Pak Pendeta dan pak Haji sedang berlari lari menyelamatkan diri dari kawanan srigala….

    waktu mau menyeberang sungai, si Pendeta bilang, ” ji, tolong gendong, saya ngak bisa berenang”

    setelah digendong, pendeta ngomong:

    ” assyiiiikkkk….
    baru kali ini PENDETA NAIK HAJI !”

    SI HAJI geram,, LANGSUNG LEMPAR sipendeta….

    byuuuuuurrr…..

    Pendeta !!!”

    ” Kok kamu lempar saya ?”

    Haji :
    ” Heh, asal tau aja ye, guwe ini Haji pertama yg ‘ BAPTIS ‘ Pendeta !!!”

    hHe he he …
    He he he…….

  111. 319. Hamba Allah:

    lalu apakah bapak berpendapat Allah tidak memenuhi/membatalkan janji2Nya kpd Israel, kpd Abraham(Ibrahim), Ishak, Yakub. bila demikian apakah Allah berbohong kpd mereka, bila demikian apakah Allah kehabisan rencana tentang janjinya, sehingga anda ambil kesimpulan bahwa Allah membatalkan janji2Nya kpd mreka lalu menaruh hati pada kaum arabia si muhammad itu????

    ingat!!! janji Allah tidak sama dengan janji manusia, janji Allah adalah ” YA DAN AMIN. ” apakah bapak mengerti arti maksud tersebut….???

    perlu diingat ada 2 Israel yaitu:

    1. Israel jasmaniah ( dipenuhi oleh janji Allah kepada Abraham, Ishak dan Yakup )
    2. Israel rohaniah ( dipenuhi oleh janji Allah kepada segala bangsa-bangsa yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat)

    PASTI ANDA BINGUUUUUUNG

  112. Tuhan memilih utusan-Nya, Tuhan memilih umat–Nya. Di dalam kerajaan spiritual tidak ada bangsa menyeru-pai bangsa Yahudi dan Musa dibuat meratap menghadapi kaumnya:
    “Bahkan kamu menentang Tuhan, sejak aku mengenal kamu.” (Injil – Ulangan 9:24).

    Pada surat wasiat terakhir Musa Alaihis-salam bangsa Israel membuat frustrasi utusan yang lemah lembut yang ter-paksa mencerca dalam menghadapi sikap yang sombong dan keras kepala kepada petunjuk Tuhan.

    “Karena aku mengetahui pembangkanganmu, dan kekakuan tengkukmu Lihatlah, selagi aku hidup bersama–sama dengan kamu, kamu sudah menjadi pembangkang terhadap Tuhan, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.” (Injil – Ulangan 31: 27).

    Aduh, benar sekali!

    Saya tidak akan berfilsafat pada pilihan Tuhan. Tetapi pada bab berikut ini api kemarahan Tuhan menyala dari sebesar lilin sampai lautan api dan dia mengu-tuk orang-orang Yahudi.

    “Mereka membangkitkan cemburuku dengan yang bukan Allah, mereka membuatku marah dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan membuat mereka marah dengan bangsa yang bodoh. (Injil – Ulangan 32:21).

  113. @ Sdr. Fajar : No.213

    mengabarkan kebenaran berita terang Injil Kerajaan Allah kepada kaum Muslim:

    Saya dudah liat dan baca di htt://siaranalhayat.com yang katanya untuk mengabarkan injil kepada ummat Muslim, ha ha ha ha he

    he … Tidak saudara kabarkan atau dikabarkan kami ummat muslim sudah tau apa isi yang sesungguhnya didalam injil yang katanya kerajaan Allah itu, he he he he he sekali lagi saya ketawa ajakan dari sdr. Fajar….. mungkinkah orang sudah bahwa akidah injil yang sekarang dengan Al-Qur’an akan ketemu paham yang jauh berbeda seperti beda antara langit dan bumi, mustahil ummat islam akan mengikuti ajakan dari sdr. Fajar (yang haq akan pasti tegak dimuka bumi ini dan yang bathil pasti akan mengalami kehancuran) .

    Tapi ga apalah.. kewajiban saudara mengabarkan, dan ummat Muslim WAJIB menghindari SYIRIK yang dosanya tidak bisa diampuni oleh ALLAH Swt, kecuali selain SYIRIK. ha ha ha ha ha
    NAU’ZUBILLAH MIN ZALIK

  114. Surah Al-Maaidah menyenaraikan mukjizat-mukjizat yang dikatakan telah dilakukan Isa di dalam Al-Qur’an:

    (Ingatlah), ketika Allah mengatakan:”Hai ‘Isa putera Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada Ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia diwaktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) diwaktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) diwaktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) dikala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata:”Ini tidak lain sihir yang nyata”. (QS. Al-Maaidah 5:110)

    Kita harus berkata di sini bahawa perbicaraannya dalam buaian dan penghasilan seekor burung dari tanah merupakan cerita-cerita yang boleh dijumpai dalam buku-buku apocryphal Kristian yang ditulis sebelum tibanya masa Muhammad.

    (Arabic Infancy Gospel)

    Kita temui apa yang mengikut di dalam kitab Yusuf, imam besar, yang hidup semasa zaman Kristus. Ada yang mengatakan bahawa dialah Kayafas. Dia telah berkata bahawa Yesus telah berbicara dan memang, ketika dia berada di dalam buaian dia telah berkata kepada Maryam ibunya:…

    (Bahasa asal: We find what follows in the book of Joseph the high priest, who lived in the time of Christ. Some say that he is Caiaphas. He has said that Jesus spoke, and, indeed, when He was lying in His cradle said to Mary His mother:…)

    (The Infancy Gospel of Thomas)

    Dan setelah dia telah membuat tanah lembut, dia membentukkan dua belas ekor burung pipit dari tanah tersebut. Dan adalah Hari Sabat ketika dia melakukan semua ini (atau menciptakan semua ini).

    (Bahasa asal: Chapter II verse 2 And having made soft clay, he fashioned thereof twelve sparrows. And it was the Sabbath when he did these things (or made them).

    bukti-bukti diatas menunjukan bahwa Alquran mengambil doktin-dokrin Yesus yg sesat yang pertama kali ada di dalam karya-karya penulis Gnostik yg menyebut dirinya golongan Kristen. Karya2 tersebut disebut tulisan apokrif.

  115. Di dalam sebuah kisah dalam Perjanjian Baru (Yohanes 20:28), disebutkan bahwa Tomas mengatakan, “My Lord and my God” (Tuanku dan Tuhanku). Orang Kristen bersikukuh bahwa Tomas menyebut Yesus dengan kedua sebutan itu. Istilah “lord” karena kata tersebut (sebagaimana dijelaskan di dalam Alkitab) mempunyai arti “tuan”, kecuali bagian2 tertentu dalam Perjanjian Lama, kata “lord” bisa disetarakan dengan “God”. Misalnya, dalam Mazmur 110:1 terdapat dua kata “lord”, yang pertama berarti “Tuhan”, sedang yang kedua berarti “tuan”. Sara juga memanggil suaminya dengan sebutan “Lord” (1 Petrus 3:6). Pendapat Tomas yang menyatakan bahwa Yesus adalah “Tuhan” adalah masalah lain. Yesus menunjukkan bahwa kitab2 Perjanjian Lama sendiri menyebut orang2 sebagai “Allah” atau “God” (Yohanes 10:34, Mazmur 82:6), bahkan Musa diangkat Tuhan sebagai “Allah” atau “God” (Keluaran 7:1).

    jawabannya sederhana:

    Yesaya……? ” seorang anak telah dilahirkan bagi kita, namanya akan disebutkan

    Bapa Yang Kekal,
    Allah yang ajaib,
    ALLAH YANG PERKASA,
    Penasehat yang ajaib,
    Immanuel( Allah menyertai kita)
    Yng Awal dan Yang Akhir ( Alfa dan Omega dlllllll

  116. Ketika berbicara tentang hari pengadilan (kiamat), Yesus secara jelas memberikan kesaksian bahwa pengetahuannya sangat terbatas, Yesus berkata ”Tetapi tentang hari dan saat itu tidak
    gegabahahahaha:

    seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri” – Matius 24:36 . ”Tentang hari itu atau saat tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.” – Markus 13:32.
    Dari kedua ayat tersebut diatas jelaslah bahwa Tuhanlah yang mengetahui kapan hari pengadilan (kiamat) itu. PengetahuanNya tanpa batas. Yesus dalam pengakuannya menyatakan sendiri bahwa dia (Yesus) tidak mengetahui kapan hari pengadilan itu (kiamat), pernyataan Yesus tersebut secara jelas membuktikan bahwa Yesus tidak mengetahui kapan hari kiamat akan terjadi, artinya Yesus bukanlah Tuhan.

    yah… begitulah bila manusia mau memakai nalarnya saja, jadinya ya begini ni ni ni niiiiii!!!!!!

    Yesus itu tahu hari kiamat tauuuuu, bahkan hari kiamat saja dialquran mengatakan bahwa Ia mengetahui bila hari kiamat tiba kooooooooo!!!!

    1. mau tau aja kamu kenapa Yesus mengatakan demikian, tapi sedikit saja saya beri pencerahan kepada sih gegabah ini: ” Tentu saja bila Yesus mengatakan terang2an kpd murid2nya maka akan banyak orang yg minta bocoran, kapan tgl hariNya tiba, jam berapa, tahun berapa, sebelum saya kawin ape belum, huehuehuehueeeee !!!!!!

    bila demikian org akan lebih banyak berbuat kejahatannya saja dulu, setelah tau tibanya khan basa bertobat, diampuni, masuk dueeeeehhhh kesorgaaaaa hahahahhahahahahahaaaaa!!!!! itu muaaaaahhhh kepercayaanmu tauuuuuuu

    2. Yesus sewaktu itu 100 % manusia tauuuuuuuuuuuuu, Dia tidak sombong, Dia sadar bahwa DiriNya adalah 100 % Allah yang mengosongkan keAllahanNya dan Dia juga sadar bahwa Dia saat itu adalah menjadi sama seperti kamu dan saya, jadi Dia tidak mendahului KeAllahanNya.

    tidak seperti kamu yang sok teuuuuuuu, bukan Tuhan akan ttp sok mau tahu j seperti Tuhan huehuehuehueeeee .

    ( Bertobatlah dan minta ampun sama Tuhan Yesus maka Ia akan mengampunimu dan belajarlah kpdNya sebab kuk yang akan kau terima akan menjadi ringan. sebelum terlambat, tidak dipaksa, kalaupun mau bila tidak juga gak apa apa koooookkkk )

  117. Trinitas adalah doktrin (pengajaran) Kristen mengenai ketirtunggalan Allah. Kata ‘trinitas’ memang tidak ada (disebutkan secara eksplisit) dalam Perjanjian Baru, namun kita dapat memahami istilah trinitas ini dengan sangat jelas sekali pada peristiwa pembabtisan Yesus di sungai Yordan (Mrk.1: 9-11), hubungan Yesus dengan Allah Bapa dan Roh Kudus (Yoh.14: 7-10 dan Yoh.16: 13-14) dan perintah terakhir Yesus (Mat.28: 19). Konsep trinitas ini akhirnya dirumuskan pada Konsili Nicea tahun 325 M. Istilah trinitas dihasilkan oleh bapa-bapa gereja mula-mula untuk melawan doktrin-doktin bidat Gnostik. Allah yang Esa dinyatakan sebagai Bapa, Anak dan Roh Kudus, kesemuanya adalah Allah tetapi setiap oknum dibedakan tersendiri.

    Allah bersifat jamak, tetapi Ia juga bersifat tunggal (satu). Kata Ibrani untuk ’satu’ yang digunakan di sini dan berlaku bagi Allah adalah echad. Kata ini menunjukan kesatuan dengan elemen-elemen komponen. Dalam Kejadian 2: 24 , kata yang sama, echad, digunakan lagi: “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu [echad] daging.” Kata ‘echad’ yang digunakan disini bukanlah kata untuk kesatuan yang mutlak tidak dapat dibagi, yaitu yachid. Kata Ibrani yang digunakan dalam ayat ini, echad, berlaku bagi pernikahan. Ini menggambarkan suatu kesatuan yang terdiri dari dua pribadi yang berbeda dipersatukan. Namun, dalam pemwahyuan Allah yang alkitabiah, bukan dua, melainkan tiga Pribadi yang disatukan untuk menghasilkan kesatuan (Esa), yaitu kesatuan di mana juga ada kemajemukan.

    Jadi, orang Kristen menyembah Tuhan yang Esa (monoteisme) bukan banyak tuhan (politeisme) dan pernikahan Kristen adalah pernikahan monogami bukan poligami. Pada masa jemaat mula-mula, orang-orang Yahudi menuduh kalau orang Kristen telah meninggalkan monoteisme karena menyembah Yesus dan agaknya pemikiran yang sangat keliru ini tampaknya juga melekat pada orang-orang Muslim.

    Dibawah ini adalah pernyataan-pernyataan yang mengungkap Pribadi Allah yang sebenarnya, bahwa sesungguhnya Allah yang esa adalah Bapa, Anak (Yesus) dan Roh Kudus.

    1.Yesus adalah Firman dan Firman itu adalah Allah (Yoh. 1: 1),

    2.Yesus dikandung dari Roh Kudus (Luk.1: 35),

    3.Yesus memanggil Allah sebagai Bapa (Yoh.5: 18),

    4.Yesus berkata bahwa Allah adalah Roh (Yoh.4 : 24),

    5.Yesus menyebut Allah adalah Esa (Mrk.12: 29),

    6.Yesus mengatakan dengan tegas bahwa Ia dan Bapa adalah satu (Yoh.10: 30).

    JADI INTINYA, DOKTIRN TRINITAS TERLALU MUDAH UNTUK DIPAHAMI. YANG KURANG PAHAM COBA BERDOA DULU DEH SAMA TUHAN YESUS TERUS RAJIN BACA ALKITAB.

    GITU AJA KO REPOT!

  118. doktirn dlm alquran yg menyatakan Yesus yg hanya manusia tapi bukan Allah dan yg tidak disalibkan dan dibangkitkan adalah sama dengan doktrin bidat-bidat Kristen!!!

    Alquran ternyata mengajarkan Yesus menurut pandangan paham GNOSTIKISME yg sudah diprakarsai oleh bidat-bidat Kristen yg muncul sejak abad kedua. Dan sampai abad 21 saat ini ajaran bidat itu tampaknya hanya berganti cover nya saja! contohnya seperti: Saksi Yehova, Satanic Church, children of God, ajaran yg disebut New age movement…dan lain-lain.

    Banyak sekali nama Yesus Kristus (Isa Almasih) NAMUN hanya ada SATU Yesus Krsitus yang sejati… Yaitu Dia yang telah menebus dosa-dosa kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib dan yang telah dibangkitkan pada hari ke-3.

    Jadi, Muhammad adalah seorang plagiat yg hebat. ia telah meng-copy-paste doktirn Yesus dalam pandangan Gnostikisme TANPA di-edit sedikit pun.

    Terus mengklaim bahwa alquran adalah kitab yg langsung diturunkan dari Allah melalui Gabriel (Jibril) dengan maksud agar kitab rekayasa yg dibuat ia dan teman-teman Kristen gnostik nya laku di pasaran Arab zaman itu!!! menurut saya itu hanyalah TAKTIK MARKETING CURANG pada zaman itu untuk mengalahkan ALKITAB PERJANJIAN LAMA DAN BARU.

    saya mau nanya sama teman2 Muslim yg keksaih:
    Bukankah fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan ???

  119. YACH…… BACA JUGA YANG DIBAWAH INI DENGAN BAIK-BAIK, AGAR MENGERTI APA BENAR DEMIKIAN, ATAU BAGAIMANA…..? KAN BIBEL ANDA SENDIRI YANG BERKATA DEMIKIAN.

    GAK MULUK-MULUK CUMA JERUK….. KOQ

    sENIN 11 JANUARI 2010

    Jeruk Kok Minum Jeruk!

    Mungkin di antara pembaca masih ada yang ingat dengan iklan sebuah minuman Vitamin C yang dibintangi oleh Joshua dengan jargonnya yang terkenal Jeruk Kok Minum Jeruk.

    Jargon tersebut jenaka, mengena untuk menyampaikan bahwa minuman yang sedang diminum Joshua sama persis dengan memakan buah jeruk aslinya, baik dari kandungan vitamin dan kesegarannya.

    Cerita bermula ketika Joshua yang sedang minum ‘minuman vitamin C’ tiba-tiba datang jeruk yang dimanusiakan, artinya jeruk tersebut telah dikreasikan mempunyai sifat seperti manusia, ingin minum seperti Joshua.

    “Minta dong, !!!” kata jeruk kepada Joshua untuk meminta minuman Joshua.
    “Jeruk kok minum jeruk ??” jawab Joshua secara retoris untuk menunjukkan ketidakpercayaannya ‘mana mungkin jeruk mempunyai keinginan untuk minum jeruk’.

    Jargon ‘Jeruk minum jeruk’ ini sekarang telah diplesetkan oleh pelawak-pelawak untuk menggambarkan hubungan sejenis antara waria dengan waria, dimana, kalau pada iklan Joshua, jargon tersebut memanusiakan jeruk, tetapi pada kasus waria, jargon tersebut untuk menggambarkan mewanitakan laki-laki, yang akhirnya menimbulkan pertanyaan ketidakpercayaan ‘masa laki-laki berhubungan dengan laki-laki’.

    Memanusiakan jeruk atau mewanitakan laki-laki, adalah menempatkan subyek tidak pada predikatnya atau fungsinya, implikasinya adalah kelucuan, keanehan, ketidakwajaran, kerancuan dan kemustahilan.
    Allah SWT berfirman dalam QS. 5:72
    “..kafirlah orang yang mengatakan : Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam”

    Memberikan predikat Tuhan kepada nabi Isa as, disamping akan menjadikan kekafiran juga akan menimbulkan implikasi yaitu kerancuan, keanehan, ketidakwajaran dan kemustahilan keyakinan. Kita akan mengetahui jargon jeruk minum jeruk ternyata sangat tepat diterapkan kepada kesalahan memberikan predikat Tuhan kepada nabi Isa as. Mari kita kaji implikasinya.
    SEKILAS TENTANG KETUHANAN YESUS

    Menurut dogma dalam agama Kristen, Tuhan yang ada di langit berfirman, kemudian firman itu menjelma menjadi seorang manusia yang bernama Yesus :

    Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Injil Yohanes 1-1

    Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Injil Yohanes : 1:14

    Menurut ayat tersebut, Tuhan yang ada di langit berfirman, dan firman itu adalah Tuhan, kemudian firman itu menjelma menjadi manusia, jadi ketika Tuhan telah menjelma menjadi manusia, maka tidak ada lagi Tuhan yang lain selain Yesus atau dengan kata lain tidak ada lagi Tuhan yang ada di langit, karena Tuhan telah tinggal di Bumi dengan rupa Yesus.

    Bila ada yang meyakini bahwa masih ada Tuhan yang di langit sementara dalam waktu yang bersamaan meyakini Yesus sebagai Tuhan yang ada di Bumi, berarti keyakinan tersebut sama dengan mengatakan bahwa Tuhan tidak Esa atau le-bih dari satu.

    Memang beragam pemahaman umat Kristen tentang dogma Trinitas tersebut, hal ini tidak bisa dihindari karena ketuhanan Yesus adalah dogma yang dipaksakan. Dalam diskusi saya dengan orang-orang Kristen, dikatakan bahwa bila saya tidak paham dan tidak bisa menerima teologi Trinitas, semata-mata karena saya tidak mendapat bimbingan Roh Kudus.

    Padahal, banyak sekali umat Kristen yang bingung dengan teologi Trinitas, apakah mereka juga tidak mendapat bimbingan Roh Kudus ?? Sekarang mari kita uji seilmiah mungkin, tentang teologi ketuhanan Yesus yang menyatakan bahwa Tuhan telah menjelma menjadi Yesus, tentu saja tidak ada lagi Tuhan selain Yesus, karena ayatnya menyatakan menjelma bukan membelah diri.
    TUHAN BERSYUKUR KEPADA TUHAN

    Suatu ketika Yesus melihat seorang wanita menangis karena saudaranya laki-laki telah meninggal dunia, wanita tersebut memohon kepada Yesus agar menghidupkan kembali saudaranya. Maka masygullah hati Yesus untuk menolong wanita tersebut, Yesuspun berhasil menghidupkan kembali saudara laki-laki wanita tersebut lalu Yesuspun bersyukur kepada Tuhan :

    Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Yohanes 11:41

    Dalam ayat tersebut sangat nyata disebutkan, Yesus bersyukur kepada Tuhan Bapa, padahal Yesus sendiri diyakini sebagai Tuhan, adalah aneh dan rancu, Tuhan bersyukur?, artinya Tuhan bersyu-kur kepada Tuhan. Banyak sekali pertanyaan yang timbul, salah satunya kepada Tuhan yang mana Yesus bersyukur, bukankah Tuhan telah menjelma menjadi diri Yesus? Apakah Yesus bersyukur kepada dirinya sendiri, tentu saja tidak, karena sikap tersebut merupakan sikap yang tidak masuk akal, seperti pertanyaan retorika Yoshua :

    ‘Jeruk kok minum Jeruk’.

    Sikap Yesus menengadah ke atas bukanlah sikap kosong, artinya memang ada yang dituju yaitu Tuhan yang ada di langit, kalau meyakini Yesus sebagai Tuhan, tidak bisa tidak, harus meyakini Tuhan itu tidak Esa alias lebih dari satu. Yaitu Tuhan yang menerima rasa Syukur Yesus dan Tuhan yang satunya lagi yaitu Yesus sendiri. Pemahaman ini bertentangan dengan ayat :

    Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah Firman itu telah menjadi manusia Ibid no.3

    Ayat yang bergaris bawah menunjukkan bahwa Tuhan telah berubah menjadi Yesus , ayat sama sekali tidak menunjukkan Tuhan memperbanyak diri menjadi dua seperti sel yang membelah diri untuk berkembang biak. Tentu saja tetap harus dijawab, Yesus berdo’a kepada Tuhan yang mana kalau Yesus masih diyakini sebagai Tuhan ?
    TUHAN BERDOA KEPADA TUHAN

    Di dalam Alkitab banyak ayat yang mengisahkan Yesus berdo’a kepada Tuhan :

    Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas 22:43-44

    Dalam ayat tersebut, Yesus berdo’a kepada Tuhan, sangat nyata ada obyek yang dimintai Yesus yaitu Tuhan, dan nyata pula Yesus sangat bergantung kepada Tuhan, Tuhan yang mana lagi ?? Bukankah telah disebutkan dalam yohanes 1:1 dan Yohanes 1:14 Tuhan telah menjelma menjadi Yesus, mungkinkah Yesus berdo’a kepada dirinya sendiri, jelas mustahil yang sama mustahilnya dengan ungkapan :

    ‘Jeruk minum Jeruk’

    Kecuali bila diyakini ada Tuhan selain Yesus, artinya sebelum Tuhan menjelma menjadi Yesus memang telah ada Tuhan yang lainnya. Berikut ini argumentasi teologi tersebut :

    Fase 1: Tuhan A dan Tuhan B
    Fase 2: Tuhan A menjelma menjadi Yesus
    Fase 3: Tuhan Yesus dan Tuhan B

    Berdasarkan teologi ini, bila Yesus dikatakan berdo’a ataupun bersyukur itu berarti Tuhan yang dituju Yesus adalah Tuhan B, tetapi teologi ini juga sangat batil, karena bertentangan dengan ayat-ayat berikut ini :

    Bahwa TUHANlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia. Ulangan 4:35

    Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhan-lah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain. Ulangan 4:35

    “Kamu inilah saksi-saksiKu,” demikianlah firman Tuhan, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Yesaya 43:10-11

    Lalu apa maksud Yesus berdo’a memohon kepada Tuhan? Bila dijawab Tuhan berdo’a kepada Tuhan yang lain pasti salah, bila dijawab Yesus berdo’a kepada dirinya sendiri juga salah. Jawaban macam apapun akan berbenturan dengan Alkitab dan rasionalitas manusia, selama tetap menuhankan Yesus.
    TUHAN DIPERINTAH TUHAN

    Ada sebuah ayat yang berbunyi :

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:13

    Dalam ayat tersebut Yesus mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa untuk mencapai hidup yang kekal (bahagia) mereka harus mengenal Tuhan secara benar dan mengenal Yesus sebagai utusan Tuhan .

    Ayat tersebut sangat selaras ketika meyakini bahwa Yesus hanyalah seorang manusia utusan Allah SWT, bukan jelmaan Allah SWT. Yesus sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah jelmaan Allah SWT dan Yesus juga tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan. Tidak ada satu ayatpun yang menyatakan Yesus mengaku sebagai Tuhan.

    Ayat tersebut di atas akan berantakan maknanya, bila memaksakan keyakinan Yesus sebagai Tuhan, salah satu kejanggalannya adalah kalimat terakhir yang menyatakan : ‘dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau Utus,’. Lalu Tuhan yang mana lagi Tuhan yang mengutus Tuhan Yesus?

    Bukankah teologi yang menyatakan Yesus sebagai jelmaan Tuhan berarti harus meyakini bahwa tiada Tuhan lagi selain Tuhan Yesus. Kalau demikian adanya mau tidak mau keyakinan ini harus membunuh akal sehat kemudian harus menerima saja ketika dikatakan Tuhan diperintah Tuhan.

    Dan masih banyak ayat-ayat dalam Alkitab yang mengisahkan hubungan Yesus dengan Tuhan adalah hubungan antara seorang utusan dengan Tuhan-Nya yang mengutus. Sehingga kalau kita yakini Yesus sebagai Tuhan akan menimbulkan pertanyaan ‘Kok Jeruk Minum Jeruk’. ( al-islahonline.com )
    Semoga uraian kali ini, dapat memperkuat akidah keimanan kita. Amin.

  120. ANEKA BUKTI YESUS BUKAN TUHAN.

    Untuk dipelajari dan direnungkan agak sejenak, ga apa-apa bukan…? membaca bebel ga rugi meluangkan waktu merenungkan BIBEL Anda, kalo ga paham tanya ke orang yang mengetahui, apa benar bibel ini bersaksi begini seperti dibawah ini.

    Di dalam sebuah kisah dalam Perjanjian Baru (Yohanes 20:28), disebutkan bahwa Tomas mengatakan, “My Lord and my God” (Tuanku dan Tuhanku). Orang Kristen bersikukuh bahwa Tomas menyebut Yesus dengan kedua sebutan itu. Istilah “lord” karena kata tersebut (sebagaimana dijelaskan di dalam Alkitab) mempunyai arti “tuan”, kecuali bagian2 tertentu dalam Perjanjian Lama, kata “lord” bisa disetarakan dengan “God”. Misalnya, dalam Mazmur 110:1 terdapat dua kata “lord”, yang pertama berarti “Tuhan”, sedang yang kedua berarti “tuan”. Sara juga memanggil suaminya dengan sebutan “Lord” (1 Petrus 3:6). Pendapat Tomas yang menyatakan bahwa Yesus adalah “Tuhan” adalah masalah lain. Yesus menunjukkan bahwa kitab2 Perjanjian Lama sendiri menyebut orang2 sebagai “Allah” atau “God” (Yohanes 10:34, Mazmur 82:6), bahkan Musa diangkat Tuhan sebagai “Allah” atau “God” (Keluaran 7:1).

    Menurut “doktrin trinitas”, perbedaan antara Bapa dan Anak adalah esensial. Namun, prinsip ini dikaburkan oleh Yohanes 14:9. Di sini Yesus berkata kepada seseorang bernama Filipus, “…Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa…” Pernyataan yang secara harfiah sangat tegas itu mengandung sebuah doktrin yang sulit diterima, yaitu Yesus adalah Bapa. Para penafsir mengatakan bahwa “Bapa” adalah sinonim “Tuhan”. Kita bisa memahami maksud ucapan yang dinisbahkan ke dalam mulut Yesus sebagai “melihat dia adalah sama dengan melihat Tuhan karena ia adalah Tuhan”. Padahal, penulis yang sama juga menuturkan di dalam Yohanes 5:37, yang merupakan pernyataan Yesus sebaliknya. Dalam ayat ini, Yesus berkata mengenai Bapa kepada orang banyak, “…Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat.” Jelaslah, bahwa Yohanes 14:9 adalah bukti yang lemah.

    YESUS DAN SYAITAN DALAM BIBLE
    ——————————————-

    Dalam MATIUS 4:6 dan 7 jelaslah diterangkan bahwa Yesus itu taat dan Allah adalah Rab dan Tuhan menurut sabdanya dalam ayat 7: “Telah tersurat pula: janganlah engkau mencobai Allah Tuhanmu.”

    Dalam ayat itu kita baca bahwa Iblis membawa Al-Masih dari tempat ke tempat … Bagaimana Iblis apat membawa-bawa Tuhan? Mahasuci Allah; Ia adalah di atas
    segala fitnah (blasphemy).

    Kemudian Iblis memerintah Yesus menyembah sujud kepadanya, lebih lagi membujuk dengan sekalian kerajaan serta kemuliaan dunia … Bagaimana Iblis sampai berani mengemukakan keberanian yang demikian kepada Khaliknya?…, dan
    sesungguhnya ketika Iblis menghendaki Yesus melaksanakan
    aneka perintahnya, Yesus menjawab dan bersabda bahwa telah
    tersurat (dalam Kitab-kitab yang terdahulu): “Hendaklah engkau menyembah Allah Tuhanmu, dan beribadah hanya kepadaNya saja.” (Matius 4 10) …

    ANAK-ANAK ALLAH
    ————————————————————

    Yesus belum pernah menamakan dirinya “Putera Allah” (sejauh
    saya mengetahuinya), tetapi beliau biasanya menamakan
    dirinya “Anak-manusia” (Lihat Markus 2:1), dan walaupun
    beliau mendengar orang-orang memanggilnya “Putera Allah” dan
    menurut Bible, tidak berkeberatan, beliau tidak menganggap
    bahwa panggilan itu bukan semata-mata bagi dia sendiri,
    karena memang istilah Perjanjian Lama dan Baru itu, yakni
    “Putera Allah,” untuk orang yang taqwa dan salih … begitu
    pula dalam Matius 5:59 kita baca: “Berbahagialah segala
    orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut
    anak-anak Allah” … dan dalam Matius 5:45: “Supaya kamu
    menjadi anak-anak Bapamu yang disurga;” Yahya 1:12 – “…
    kepada mereka itulah diberinya hak akan menjadi anak-anak
    Allah, yaitu kepada segala orang yang percaya akan namanya.”

    Dan dalam Lukas 3:38 menamakan Adam, I-Tarikh 28:6 menamakan
    Soleiman, Lukas 3:22 menamakan Yesus, Keluaran 4:22
    menamakan Israel dan Yermia 3:9 menamakan Efrayim: “anak
    Allah,” ada kalanya “anak Sulung Allah.” Dalam Rum 8:14
    tertulis: “Karena seberapa banyak orang yang dipimpin oleh
    Roh Allah, maka itulah anak-anak Allah.” Dalam I Yahya 3:10-
    “Di dalam hal ini telah nyata segala anak Allah dengan
    Iblis” …

    Ayat-ayat terakhir ini jelas menafsir istilah yang
    diwariskan dari orang Yahudi, “Anak Allah” secara kias
    (allegorical).

    ALLAH SANG BAPA
    —————————-

    MATIUS 5:48: “Sebab itu hendaklah kamu ini sempurna, sama
    seperti Bapamu yang di surga sempurna adanya.” …

    Matius 6:1 ” … jikalau demikian, tiadalah kamu mendapat pahala
    dari pada Bapamu yang di surga.” …

    Matius 7:21 – “Bukannya tiap-tiap orang yang menyeru Aku, Tuhan, Tuhan akan masuk ke
    dalam kerajaan surga; hanyalah orang yang melakukan kehendak Bapaku yang di surga.” (N.B. Disini dipersamakan Kristus dengan Allah).

    Nyatalah dari saduran-saduran tersebut dalam Bible bahwa istilah “Bapa” di banyak tempat digunakan untuk Allah dan tak pernah semata-mata untuk Al-Masih (Yesus) …

    Matius 11:25 – “Pada waktu itu berkatalah Yesus demikian: Ya Bapa, Tuhan Langit dan Bumi. Aku memuji Engkau sebab Engkau melindungkan perkara ini dari pada orang budiman dan
    berpengetahuan, dan menyatakan dia kepada kanak-kanak” …

    YESUS YANG BERDOA
    ————————————————————

    MATIUS 14:23 – “Setelah sudah disuruhkannya orang banyak itu
    pulang, Ia pun naik ke atas gunung hendak berdoa (pray).”
    Jika Yesus adalah Tuhan atau sebagian dari Tuhan, maka
    kenapa beliau berdoa? Sebenarnya, berdoa itu selalu
    merupakan suatu permohonan dari seseorang yang menyerahkan
    diri, karena memerlukan dan bergantungan kepada
    belas-kasihan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

    YESUS SEORANG NABI TUHAN
    ————————————————————

    MATIUS 19: 16, 17 – Maka tiba-tiba datanglah seorang
    kepadanya, serta berkata: “Ya Guru, kebajikan apakah patut
    hamba perbuat, supaya beroleh hidup yang kekal?” Maka kata
    Yesus kepadanya: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepadaku
    dari hal kebajikan? Ada Satu yang baik, yaitu Tuhan. Tetapi
    jikalau engkau mau masuk kepada hidup, turutlah hukum-hukum
    itu.” Dari ayat-ayat tersebut, kita perhatikan pengakuannya
    tentang penyerahan dirinya, taatnya kepada Tuhan.

    MATIUS 21:45, 46 – “Apabila kepala-kepala imam dan orang
    Parisi itu mendengar segala perumpamaannya, maka
    diketahuinya bahwa mereka itu sendiri yang disindirkannya.
    Maka tatkala mereka itu mencari jalan hendak menangkap Dia,
    datanglah takut mereka itu akan orang banyak, karena orang
    banyak itu menilik Dia seorang nabi.”

    Ini sebetulnya ada satu dari pada aneka bukti melawan mereka
    yang percaya akan Ketuhanan Yesus (Penjelmaan Tuhan, the
    incarnation of God). Jika mereka ingin merenungkan saja.

    YESUS SEORANG HAMBA ALLAH
    ——————————————–

    MATIUS 23:8 – “Tetapi janganlah kamu ini dipanggil orang
    “Guru Besar” karena Satu sahaja Guru kamu kendatipun
    Kristus, maka kamu sekalian ini bersaudara” Di sini
    jelaslah terbukti bahwa Yesus adalah hamba Allah, dan hanya
    ada satu guru, yaitu Dia adalah Allah (Terjemahan Inggeris
    lebih terang dari pada saduran dalam bahasa Indonesia).

    MATIUS 23:9 – ,,Dan janganlah kamu memanggil “Bapa” akan
    barang seorang pun di dalam dunia ini, karena Satu sahaja
    Bapa kamu, yaitu yang ada di surga.” Dari ayat ini kita
    dapat mengerti bahwa “bapa dan anak” hanya mengandung maksud
    akan hubungan Tuhan dan para hambaNya dalam makna umum, dan
    bukannya hanya bagi Yesus.

    Matius 24:36 – “Tetapi akan hari dan ketikanya tiada diketahui oleh seorang juapun, meskipun malaekat yang di surga atau anak itu, melainkan hanya Bapa
    sahaja.”

    Dengan lain kata, pengetahuan Yesus tidak sempurna seperti halnya dengan lain-lain orang, dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

    Matius 26:39 – “Maka berjalanlah Ia (Yesus) ke hadapan sedikit, lalu sujudlah Ia berdoa, katanya: “Ya Bapaku, jikalau boleh, biarlah kiranya cawan ini lepas dari padaku …”

    Teranglah bahwa Yesus tidak mengetahui kehendak Ilahi, dan kita melihat bahwa beliau adalah seorang hamba Allah, dan semata-mata Allah-lah yang dapat menyebabkan perubahan …

    PENGHIMPUNAN DARI BIBLE
    —————————————

    MATIUS 27: 7, 8 – “Lalu bersepakatlah mereka itu membeli dengan uang itu sebidang tanah tukang periuk, akan menjadi tempat pekuburan orang keluaran. Itulah sebabnya tanah itu dinamakan Tanah Darah, hingga hari ini.” …

    Dari kedua ayat ini kita mengerti bahwa Perjanjian Baru tidak ditulis sewaktu hayatnya Yesus, tetapi lama setelah timbulnya aneka kejadian tersebut dan sekedar perkara-perkara itu diputarbalik teringat pada orang-orang …

    Matius 27:46 –
    “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring: “Eli, Eli, lama sabachtani” artinya: ,,Ya Tuhanku, Ya Tuhanku, apakah sebabnya Engkau
    meninggalkan aku?” …

    Penerimaan orang Nasara Yesus yang berteriak kata-kata tersebut sedangkan beliau lagi disalib, merupakan satu penghinaan besar baginya, karena kata-kata itu hanya dapat
    diucap oleh orang yang tidak percaya Tuhan.

    Selanjutnya, tidak bisa dipercaya bahwa kata-kata demikian datangnya dari
    seorang Nabi, karena Allah tidak pernah ingkar janjinya dan para Nabi semua tahu benar akan hal ini.

    YESUS PENDAKWA KEESAAN TUHAN
    ————————————————————

    YOHANES 17:3 – “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka
    itu mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Benar, dan Yesus
    Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.” …

    Markus 12:28 -30 – “Maka datanglah seorang ahli Torat; setelah didengarnya
    bagaimana mereka itu berbalah-balah sedang diketahuinya
    bahwa Yesus sudah memberi jawab yang baik, lalu ia pula
    menyoal Dia, katanya: “Hukum yang manakah dikatakan yang
    terutama sekali? Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang
    terutama inilah: Dengarlah olehmu, hai Israil, adapun Allah
    Tuhan kita, ialah Tuhan yang Esa; maka hendaklah engkau
    mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dan
    dengan segenap jiwamu, dan dengan sepenuh akal-budimu, dan
    dengan segala kuatmu”: ini merupakan rukun yang pertama …

    Markus 12:32 – “Lalu kata ahli Torat kepadanya: “Ya Guru,
    amat benarlah segala kata Guru, bahwa Allah itu Esa adanya,
    dan tiada yang lain, melainkan Allah”

    Markus 12:34 –
    “berkatalah Yesus kepadanya: “Engkau tiada jauh lagi dari
    pada kerajaan Allah” … Dari ayat-ayat ini, Yesus
    menyaksikan bahwa Tuhan adalah Allah yang Esa, tiada ada
    lain dari Allah, dan siapa saja yang percaya akan
    Ke-EsaanNya, maka ia dekat dengan kerajaan Allah. Oleh
    karena itu siapa yang menyekutukan Tuhan dengan
    sekutu-sekutu atau percaya akan Trinitas, ia jauh sekali
    dari Kerajaan Allah, dan siapa yang jauh dari Kerajaan Allah
    ia adalah musuh Allah …

    Matius 24:36 – “Tetapi akan hari dan ketikanya tiada diketahui oleh seorang juapun, meskipun malaekat yang di surga atau Anak itu, melainkan hanya Bapa
    sahaja.” (Cf. Quran 33:63).

    Ayat tersebut menyatakan bahwa Yesus tunduk kepada Allah dan
    bahwa beliau tidak ada bagiannya dalam Ketuhanan dan
    sangkaan bahwa beliau adalah penjelmaan Allah merupakan satu
    bid’ah dari orang-orang Kanaan … Yahya 20:16-18 – “Lalu
    berkatalah Yesus kepada Maryam; Maka berpalinglah Maryam
    sambil sembahnya dengan bahasa Ibrani: “Rabbuni” artinya
    Guru. Maka Yesus pun bersabda kepadanya: “Janganlah engkau
    menyentuh aku, karena belum aku naik kepada Bapa, tetapi
    pergilah engkau kepada segala saudaraku, dan katakanlah pada
    mereka itu: Aku naik kepada Bapaku dan Bapamu, dan kepada
    Tuhanku dan Tuhanmu. “Maka pergilah Maryam Magdalena dan
    mengkhabarkan kepada murid-murid itu, katanya: “Aku sudah
    berjumpa dengan Tuhan. Dan lagi katanya kepada mereka itu
    bahwa ia sudah mengatakan segala perkara itu kepadanya.” …
    Dari cerita di atas, Yesus jelas menyaksikan bahwa Allah
    adalah Allahnya dan Allah mereka, tidak membedakan
    sedikitpun antara beliau dan mereka dalam melaksanakan
    ibadat terhadap Allah yang Esa. Siapa yang percaya bahwa
    Yesus Kristus adalah Allah membuat sesungguhnya suatu fitnah
    (blasphemy) terhadap Allah, dan mengkhianati Al-Masih dan
    semua para Nabi dan Rasul Allah …

    Bukti secara Menyeluruh.

    Orang Kristen bersandar pada ayat di dalam Yohanes 5:18, “…karena ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapanya sendiri dan dengan demikian menyamakan dirinya dengan Allah.” Mereka melewatkan ayat2 selanjutnya yang menjelaskan bahwa Yesus menundukkan dirinya di hadapan Tuhan dan menjelaskan kerendahan posisinya di hadapan Tuhan, bahkan secara tegas Yesus menyatakan dirinya sebagai rasul/utusan Tuhan (Yohanes 5:30-31).

    Di dalam Matius 2:5, Yesus berkata kepada seorang yang lumpuh, “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” Beberapa orang ahli Taurat yang hadir di situ merasa kaget dan bertanya2 di dalam hati, “Siapakah yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah sendiri?” Sementara itu, di dalam ayat Yohanes 12:49 Yesus menafikan inisiatif pribadi dengan berkata, “Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.” Lihat juga Yohanes 8:40-42 yang sangat tegas menyatakan bahwa Yesus hanyalah seorang rasul/utusan Tuhan untuk umat Israel.

  121. HU HU HU HUH UUU; MARI KITA KEMBALI KE POKOK PERSOALAN/JUDUL DIATAS ; APAKAH yesus TUHAN…?

    Tentu saja menurut BIBEL kitab suci orang kristen sendiri menjawabnya, TIDAAAAAAAAKKKK. yesus bukan tuhan.

    Baca baik-baik setelah itu tela’ah dan renungkan, supaya nantinya di ALAM BARZAH dan AKHIRAT tidak minta kembali ke DUNIA untuk mengikuti AJARAN ISLAM. akan tetapi ketetapan mati hanya sekali, sesudah itu mau menuju SURGA apa ke NERAKA .

    INILAH BIBEL ANDA BERKATA :

    Senin 11 Januari 2010 pukul 09.40 Wit

    APAKAH YESUS TUHAN………….?

    Tanpa keraguan, anda telah sering mendengar klaim bahwa Yesus adalah Tuhan, oknum kedua dalam Trinitas. Namun, Bibel (Injil) yang dipakai sebagai dasar referensi ilmu pengetahuan tentang Yesus dan sebagai basis dari doktrin kristen menolak klaim tersebut. Saya sangat menyarankan anda untuk kembali menyimak Bibel dengan cermat dan teliti dan yakinkan dibawah ini adalah kesaksian Bibel tentang Yesus.

    Let’s check it out …!!!!

    1. Tuhan adalah Maha Mengetahui …sedangkan Yesus tidak.

    Ketika berbicara tentang hari pengadilan (kiamat), Yesus secara jelas memberikan kesaksian bahwa pengetahuannya sangat terbatas, Yesus berkata ”Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri” – Matius 24:36 . ”Tentang hari itu atau saat tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.” – Markus 13:32.
    Dari kedua ayat tersebut diatas jelaslah bahwa Tuhanlah yang mengetahui kapan hari pengadilan (kiamat) itu. PengetahuanNya tanpa batas. Yesus dalam pengakuannya menyatakan sendiri bahwa dia (Yesus) tidak mengetahui kapan hari pengadilan itu (kiamat), pernyataan Yesus tersebut secara jelas membuktikan bahwa Yesus tidak mengetahui kapan hari kiamat akan terjadi, artinya Yesus bukanlah Tuhan.

    2. Tuhan Maha Perkasa..tetapi Yesus tidak..

    Yesus mempunyai beberapa mukjizat, Yesus sendiri menyatakan bahwa kekuatan mukjizatnya bukanlah berasal dari dirinya sendiri, melainkan berasal dari kekuatan Tuhan. Ia berkata , “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari dirinya sendiri, jikalau Ia tidak melihat Bapa yang mengerjakannya…. – Yohanes 5:19.

    ”Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendaku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku – Yohanes 5:30.
    Tuhan tidak hanya Maha Perkasa, tetapi Dia adalah sumber kekuatan dan kekuasaan, sedangkan Yesus menurut pengakaunnya sendiri secara tegas menyatakan bahwa semua mukjizat yang dia lakukan bukanlah bersal dari kekuatannya sendiri, artinya secara jelas bahwa Yesus menyatakan bahwa dirinya bukan Tuhan.

    3. Tuhan tidak punya Tuhan lagi..tetapi Yesus mempunyai Tuhan.

    Tuhan adalah satu-satunya hakim dan pelindung, dan Dia tidak memerlukan bantuan siapapun atau Dia perlu berdoa pada siapapun!!!. Tetapi Yesus diketahui melakukan ibadah dan berdoa kepada Tuhan ketika dia berkata :”Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku pergi kepada BapaKu dan Bapamu, kepada Allahku dan Allahmu’[i] – Yohanes 20:17

    Dia (Yesus) juga dilaporkan menangis ketika ditiang salib [i]”Allahku-Allahku mengapa Engkau meninggalkan aku?” – Matius 27:46. Bila Yesus adalah Tuhan mestinya ayat tersebut haruslah ditulis demikian : DiriKu…DiriKu mengapa engkau meninggalkan aku… Bukankah hal tersebut adalah sesuatu yang tidak masuk akal ??. Mungkinkah Yesus itu Tuhan kalau dia minta pertolongan pada Tuhan lain??.

    Ketika di taman getsemani, Yesus berkata : Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.” Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” – Matius 26:36-39.

    Apakah Yesus berdoa pada DIRINYA sendiri?. Itulah Yesus, atas keterangannya sendiri mengakui bahwa dia (Yesus) beribadah dan berdoa kepada Tuhan. Ini adalah suatu bukti yang SAH bahwa Yesus bukan Tuhan!!!

    4. Menurut Bibel Tuhan itu gaib (invisible)… tapi Yesus adalah darah dan daging.

    Beribu-ribu orang melihat dan mendengarkan Yesus berkata : “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah… Yohanes 1:18 …. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, Yohanes 5:37. Dia (Yesus) juga berkata dalam Yohanaes 4:24 :” Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”.

    Ayat-ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak seorangpun yang dapat melihat wujud dan mendengar suara Tuhan, sementara itu para pengikutnya bias melihat wujud Yesus dan mendengarkan suara Yesus, ini adalah bukti yang sangat jelas bahwa Yesus bukan Tuhan

    5. Tak seorangpun lebih besar dari Tuhan dan tak seorangpun yang dapat memerintah Tuhan…tetapi Yesus mengakui bahwa Tuhan lebih besar dari dia dan dapat memerintah dia.

    Mungkin indikasi yang paling jelas adalah bahwa Yesus bukan Tuhan keluar dari pernyataan Yesus sendiri, silahkan lihat Yohanes 14:28 :”….Bapa lebih besar daripada Aku.. Ketika seorang pemimpin bertanya kepada Yesus dengan menyebut Yesus sebagai Guru yang baik, maka Yesus menjawab : “”Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Lukas 18:18-19.

    Selanjutnya, Yesus secara jelas menyatakan perbedaan dirinya dengan Tuhan ketika dia berkata : ”…… Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.. Yesus telah memberikan kesaksian yang jelas bahwa dirinya hanyalah utusan Tuhan (Allah) bukannya menyatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !!! Ketika Yesus berkata dalam Lukas 22:42 :” “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    Bila ditelaah secara mendalam, ayat-ayat tersebut secara garis besar menyatakan bahwa kehadiran Yesus di dunia ini bukanlah atas kehendak Yesus sendiri tetapi merupakan kehendak Allah yang mengutus dia, artinya secara tegas Yesus sendiri mengakui bahwa Allah lebih besar dari padanya, Yesus bukanlah yang paling berkuasa. Ayat-ayat tersebut secara jelas dan tegas membuktikan bahwa Yusus bukanlah Tuhan

    Kesimpulan

    Gereja menyatakan bahwa Bibel adalah satu-satunya sumber utama untuk mengenal Tuhan dan Yesus. Tetapi karena dalam Bibel sendiri menerangkan bahwa Yesus bukanlah oknum yang mempunyai sifat kemahaan, Bibel juga menerangkan bahwa oknum yang mempunyai sifat kemahaan itu bukanlah Yesus tetapi Allah.

    Nah secara logika orang pertama yang seharusnya mengenal bahwa Yesus adalah TUHAN pastilah orang yang paling dekat dan mengenal siapa Yesus sebenarnya semenjak Yesus masih bayi hingga dewasa. Orang tersebut pastilah Maryam (Maria), ibu biologis yang melahirkan Yesus kedunia fana ini. Silahkan anda ubek-ubek seluruh isi Bibel..apakah ada pernyataan Maria yang menyatakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan??

    Bila Yesus adalah Tuhan, pastilah Maria (Maryam) adalah orang pertama yang MENYEMBAH Yesus. Tetapi hal tersebut tidak dia lakukan, karena Maria (Maryam) adalah orang pilihan, Maria (Maryam) tahu kepada siapa dia harus MENYEMBAH

  122. Yesus berkata ketika Ia sedang terangkat kesorga:

    “beritakanlah Injil ini kesegala mahluk dan segala bangsa bangsa karena Aku menyertai Engkau sepanjang masa sampai akhir zaman.”

    Bila Injil sudah diberitakan kesegala bangsa-bangsa, itu artinya keselamatan untuk semua bangsa bangsa termasuk Indonesia. jadi jelas sudah bahwa Allah telah dtang menghampiri kita karena kasih Allah kepada kita supaya kita memperoleh Hidup Yang Kekal bila kita mau Percaya dan Hidup didalam Kristus Yesus yg adalah Firman Allah dan Firman itu adalah Allah Yang Maha Kuasa yang menciptakan yang dari tidak ada menjadi Ada.

    amiiiiiiinnnnn

  123. gegabahahahah;

    maaf kamu seperti ” TONG KOSONG BERBUNYI NYARIIIIIIIIIGGGGG BANGEEEETTTTTTTTT NGEEETNGEEEETNEEETTTT

    Sorry yaaa, bercanda lagi neeeeee

  124. Pelayanan Antarabangsa “Terang Bagi Bangsa-Bangsa” Mempersembahkan:
    Pengalaman Nyata Syurga dan Neraka
    oleh 7 Muda-Mudi
    (Berdasarkan pada rekod yang dibuat, kami hanya dapat menterjemah 6 kesaksian)
    (Diterjemahkan Oleh: Alfred Chia)

    Lawatan ke Syurga

    Firman Tuhan dalam 2 Korintus 12:2 mengatakan:”Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau — entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya — orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.”

    Kami berada di dalam bilik ketika kami mengalami pengalaman yang pertama. Selepas itu bilik itu dipenuhi lagi dengan cahaya dalam kehadiran Tuhan. Cahaya itu begitu berkuasa hingga menyinari seluruh bilik. Bilik itu dipenuhi dengan kemuliaanNya. Ianya sungguh indah berada di dalam hadiratnya.

    Yesus memberitahu kami, “anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan kamu KerajaanKu. Kita akan pergi ke tempat kemuliaanKu.” Kami semua berpegangan tangan lalu diangkat ke atas. Saya memandang ke bawah dan menyedari kami sudah keluar dari tubuh jasmani kami. Kami berpakaian jubah putih semasa kami meninggalkan tubuh kami. Lalu kami bergerak ke atas dengan laju sekali.

    Kami tiba di depan pintu masuk Kerajaan Syurga dan kami sungguh takjub apa yang berlaku ke atas kami. Syukurlah Yesus Anak Allah bersama dengan kami. Dua malaikat yang bersayap empat juga ada bersama dengan kami ketika itu.

    Malaikat itu mulai berkata dengan kami namun kami tidak memahaminya. Bahasa mereka berbeza dengan bahasa kami atau mana-mana bahasa di dunia. Malaikat ini menyambut kedatangan kami lalu membuka pintu yang besar itu. Saya masih ingat ketika kami masuk ke dalam kami merasa damai yang sempurna di dalam hati. Alkitab memberitahu Tuhan akan memberi kita damai sejahtera yang melampaui segala akal (Filipi 4:7)

    Pertama-tama yang saya lihat ialah seekor rusa. Lalu saya bertanya teman saya, “Sandra, apakah kamu lihat apa yang saya lihat?” Dia tidak lagi menangis atau berteriak seperti ketika di Neraka. Dia begitu riang dan berkata: “ya Esau, saya melihat rusa itu!” Sekarang saya pasti segalanya nyata. Kami memang berada di Kerajaan Syurga. Semua keseraman Neraka sudah dilupakan. Kini kami sedang menikmati kemuliaan Tuhan di Syurga. Lalu kami pergi ke tempat rusa itu berada dan di belakangnya kami lihat suatu pokok yang besar sekali. Ianya berada di tengah-tengah Taman Firdaus.

    Alkitab memberitahu kita di dalam Wahyu 2:7 “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.”

    Pokok ini adalah suatu simbol Yesus kerana Kristus adalah Hidup Yang Kekal. Di belakang pokok ini ialah satu sungai yang jernih seperti kristal. Ianya sangat bersih dan cantik dan kami tidak pernah melihat sepertinya di dunia. Kami hanya mahu tinggal tempat ini. Kami berulang-ulang merayu kepada Tuhan, “Tuhan tolonglah! Jangan hantar kami balik! Kami mahu tinggal di sini selama-lamanya! Kami tidak mahu balik ke bumi!” Tuhan menjawab kami, “adalah perlu kamu balik ke dunia untuk memberi kesaksian tentang segala yang sudah Kusediakan bagi yang mengasihiKu kerana Aku akan datang segera dan ganjarannya adalah bersama denganKu.”

    Apabila kami ternampak sungai itu, kami pun bergegas ke sana dan masuk ke dalamnya. Kita mengingati sabda Tuhan mengatakan barangsiapa percaya Tuhan, dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. (Yohanes 7:38) Air sungai ini kelihatan seperti hidup dan kami pun berendam di dalamnya. Samada di dalam atau di luar sungai ini kami dapat bernafas seperti biasa. Sungai ini sangat dalam dan banyak ikan yang berbagai-bagai warna berenang di dalamnya. Selain itu, cahaya di dalam atau di luar sungai ini adalah normal sekali. Di Syurga cahaya tidak datang dari suatu punca, semuanya dalam keadaan yang terang. Alkitab mengatakan Yesus adalah terang di kota itu (Wahyu 21:23). Lalu kami mengambil beberapa ikan keluar dari dalam air dan ikan ini biasa saja dan tidak mati. Kami pun pergi bertanya Tuhan sebabnya. Tuhan tersenyum dan menjawab di Syurga tidak ada lagi kematian, tangisan, atau kesakitan. (Wahyu 21:4)

    Kami meninggalkan sungai itu dan berlari ke semua tempat. Kami mahu menyentuh dan menikmati semuanya. Dan kami ingin membawa semuanya balik ke rumah kerana kami sungguh kagum dengan benda-benda di Syurga. Dengan kata-kata saja tidak dapat menjelaskan semua ini. Ketika Rasul Paulus dibawa ke Syurga, dia melihat hal-hal yang tidak dapat dijelaskan dengan perkataan disebabkan keagungan Syurgawi. (2 Korintus 12) Banyak perkara yang kami lihat tidak mungkin dapat dijelaskan dengan perkataan.

    Lalu kami sampai ke suatu kawasan besar yang sangat menakjubkan dan indah. Tempat ini dipenuhi dengan batu-batu permata seperti emas, zamrud, mutiara dan berlian. Lantainya pula diperbuat dari emas tulen. Lalu kami pergi ke satu tempat di mana terletaknya tiga buah buku yang sangat besar. Buku pertama ialah satu Alkitab yang dibuat dari emas. Dalam Mazmur ada mengatakan Firman Tuhan tidak akan berlalu dan Firman Tuhan tetap teguh di syurga. (Mazmur 119:89) Kami pun melihat Alkitab emas yang besar ini. Kertas dan tulisan semuanya diperbuat dari emas tulen.

    Buku kedua yang kami lihat adalah lebih besar dari Alkitab ini. Buku ini terbuka dan satu malaikat sedang duduk menulis sesuatu di dalamnya. Lalu kami besama Tuhan Yesus mendekati untuk melihat apa yang ditulis malaikat ini. Malaikat ini sedang menulis semua perkara yang berlaku di dunia. Semua kejadian yang sudah berlaku termasuk tarikh dan waktunya dicatat di dalam buku ini. Semua ini dibuat supaya Firman Tuhan dapat digenapi apabila ia mengatakan kitab dibuka dan orang-orang di dunia akan dihakimi menurut perbuatan mereka berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. (Wahyu 20:12) Malaikat ini menulis semua perkara yang dibuat oleh orang di dunia samada baik atau jahat.

    Lalu kami beralih ke tempat di mana letaknya buku yang ketiga dan ianya lebih besar dari buku yang kedua! Buku ini tertutup namun kami tetap mendekatinya. Melalui perintah Tuhan, kami semua mengangkatnya dari penyokongnya dan meletaknya pada satu tiang penyokong yang lain.

    Tiang-tiang di Syurga sangat mengagumkan! Ianya tidak seperti yang ada di bumi. Tiang-tiang ini dibuat dari batu permata. Ada yang dibuat dari berlian, ada yang dari emas tulen, dan ada juga yang dari gabungan berbagai-bagai jenis batu. Lalu saya menyedari Tuhan adalah yang empunya segalanya seperti yang ditulis dalam Hagai 2:8, “Emas adalah milikKu, dan perak adalah milikKu.” Saya sedari Tuhan begitu kaya dan dia memiliki semua kekayaan di dunia. Dan saya juga sedari dunia dengan segala kepenuhannya dimiliki oleh Tuhan dan dia mahu memberi kepada sesiapa yang memintanya dengan iman.

    Tuhan memberitahu “mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.” (Mazmur 2:8) Buku yang kami letak di atas tiang itu sangat besar sehingga kami perlu berjalan untuk membuka setiap muka surat buku itu. Kami cuba untuk membaca buku ini seperti yang disuruh oleh Tuhan. Pada mulanya kami tidak memahaminya kerana ianya ditulis dengan abjad yang ganjil. Ianya berbeza dari mana-mana bahasa di dunia malah ianya sesuatu yang syurgawi seluruhnya. Namun dengan pertolongan Roh Kudus kami diberikan kurnia untuk memahaminya. Ianya seperti ada pembalut dibuka dari mata kami lalu kami dapat memahami tulisan itu begitu jelas sekali seperti bahasa kami sendiri.

    Kami melihat ketujuh-tujuh nama kami ada tertulis di dalam buku ini. Tuhan memberitahu kami bahawa buku ini adalah Buku Kehidupan. (Wahyu 3:5) Kami lihat nama yang tertulis ini tidak sama dengan nama kami di dunia. Nama-nama kami ini semuanya adalah baru. Maka Firman Tuhan digenapi apabila ia mengatakan Dia akan memberikan kita nama baru yang tidak diketahui oleh sesiapa pun selain oleh yang menerimanya. (Wahyu 2:17)

    Ketika di Syurga kami dapat menyebut nama baru kami. Tetapi selepas Tuhan membawa kami balik ke bumi nama itu sudah dikeluarkan dari ingatan dan hati kami. Firman Tuhan adalah kekal dan ianya akan digenapi. Saudara, Alkitab mengatakan (Wahyu 3:11) peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Berjuta-juta perkara yang menakjubkan terdapat di Syurga dan kami tidak dapat menjelaskannya dengan perkataan. Namun saya ingin memberitahu kepada anda satu perkara, “Tuhan sedang menanti anda!” Meskipun begitu hanya orang yang bertahan sampai ke akhir akan diselamatkan! (Markus 13:13)

    (Kesaksian Ke-2)

    Kami bergerak ke atas dalam perjalanan ke Kerajaan Syurga sehinggalah kami sampai ke suatu tempat indah yang berpintukan permata. Kami melihat dua malaikat di hadapan pintu ini. Mereka mulai bercakap-cakap dalam bahasa malaikat dan kami tidak memahaminya. Namun Roh Kudus memberi kami pengertian untuk memahaminya. Mereka menyambut kedatangan kami. Lalu Tuhan Yesus menyentuh pintu itu dan ia pun terbuka. Sekiranya Tuhan tidak ada bersama dengan kami pada waktu itu, sudah tentu kami tidak akan dapat masuk ke dalam Syurga.

    Kami mulai menghargai semuanya di syurga. Kami nampak satu pokok yang besar iaitu pohon kehidupan seperti yang ada dinyatakan dalam Alkitab (Wahyu 2:7). Kami pergi ke satu sungai dan melihat banyak ikan di dalamnya. Segala-galanya sungguh mengagumkan lalu saya memutuskan untuk masuk ke dalam sungai itu. Kami menyelam di sana dan kami melihat ikan-ikan berenang sambil membelai badan kami. Ikan-ikan ini tidak bergerak lari seperti di bumi kerana hadirat Tuhan menenangkan mereka. Ikan-ikan ini dapat mempercayai kami kerana mereka tahu kami tidak akan mengapa-apakan mereka. Saya sungguh diberkati dan kagum sehingga saya memegang seekor ikan dan mengeluarkannya dari air. Sangat menakjubkan melihat ikan itu tenang di tangan saya sambil menikmati hadirat Tuhan. Lalu saya memasukkannya balik ke dalam air.

    Saya dapat melihat pada suatu jarak ada beberapa kuda putih di Syurga seperti yang tertulis di dalam Wahyu 19:11. “Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil.” Kuda-kuda inilah yang akan digunakan Tuhan apabila Dia datang ke dunia untuk mengambil umatNya. Saya menghampiri kuda-kuda itu dan membelai mereka. Tuhan turut membelai mereka dan Dia membenarkan saya untuk menaiki satu daripadanya.

    Ketika saya sedang menunggang kuda itu, saya merasa sesuatu yang saya tidak pernah rasa di bumi. Saya merasa damai, kebebasan, kasih, dan kekudusan yang mana seseorang hanya dapat merasakannya di tempat yang indah itu. Saya mulai menikmati semua pemandangan di sana. Saya hanya mahu menikmati semuanya di Taman Firdaus yang indah yang Tuhan sudah sediakan bagi kita.

    Kami juga ada melihat meja bankuet perkahwinan. Semuanya sudah siap disediakan. Meja ini sangat panjang seperti tidak ada permulaan atau hujungnya. Kami juga melihat kerusi yang disediakan untuk kami. Di sana juga ada mahkota kehidupan untuk kita menerimanya. Kami melihat makanan yang enak-enak sudah siap untuk semua yang dijemput ke perjamuan kahwin anak Domba.

    Malaikat-malaikat memegang jubah kain putih yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Saya sungguh kagum melihat semua ini. Firman Tuhan memberitahu kita harus menerima Kerajaan Allah seperti kanak-kanak kecil. (Matius 18:3) Semasa kami berada di Syurga kami seperti kanak-kanak. Kami menikmati semuanya di sana seperti bunga-bunganya, kediamannya… Malah Tuhan membenarkan kami masuk ke dalam kawasan kediaman.

    Lalu Tuhan membawa kami ke satu tempat yang terdapat banyak kanak-kanak. Tuhan berada di tengah-tengah mereka dan Dia sedang bermain dengan mereka. Dia memastikan untuk meluangkan cukup masa dengan setiap mereka dan Dia sangat menikmati saat bersama mereka. Kami mendekati Tuhan dan bertanya kepadaNya, “Tuhan, inikah anak-anak yang akan dilahirkan ke dunia?” Tuhan menjawab “tidak, anak-anak ini adalah yang digugurkan di dunia.” Ketika mendengarkan ini saya merasa seperti digongcangkan.

    Saya mengingat kembali suatu hal yang pernah saya lakukan sebelum ini ketika saya masih belum mengenal Tuhan. Masa itu saya mempunyai perhubungan dengan seorang wanita dan dia mengandung. Waktu dia memberitahu saya dia mengandung, saya tidak tahu apa harus dibuat lalu saya memintanya sedikit masa untuk membuat keputusan. Masa berlalu dan apabila saya memberitahu keputusan saya kepadanya, ianya sudah terlambat kerana dia sudah menggugurkan kandungan itu. Dan ini telah mencatatkan suatu detik yang penting dalam kehidupan saya. Walaupun selepas menerima Tuhan di dalam hidup saya, pengguguran itu adalah sesuatu yang saya tidak dapat maafkan bagi diri saya sendiri. Namun Tuhan membuat sesuatu pada waktu itu apabila Dia membenarkan saya untuk masuk ke tempat itu dan memberitahu saya, “Ariel, engkau nampak tak budak perempuan itu? Itulah anakmu.” Apabila Dia memberitahu saya demikian, saya menoleh ke arah anak itu lalu saya merasa luka lama yang sudah lama saya alami mulai pulih. Tuhan membenarkan saya menghampirinya dan dia juga mendekati saya. Saya memegang tangannya dan melihat matanya. Satu perkataan keluar dari mulutnya, “Ayah”. Saya faham dan merasa Tuhan menunjukkan belas kasihan kepada saya dan mengampuni saya. Namun saya perlu belajar untuk mengampuni diri saya sendiri.

    Saudara, sesiapa saja yang membaca ini saya ingin memberitahu anda satu perkara. Tuhan telah mengampuni dosa-dosa anda dan sekarang anda perlu belajar untuk mengampuni diri anda sendiri. Saya bersyukur kepada Tuhan kerana memberi peluang untuk berkongsi kesaksian ini dengan anda. Tuhan Yesus Kristus, segala kehormatan dan kemuliaan hanya untukMu! Kesaksian ini adalah dari Tuhan sendiri dan Dia menganugerahkan kita wahyu ini. Saya berharap agar setiap kita yang membaca kesaksian ini akan mendapat berkat dan mengongsikan berkat kepada yang lain.

    Tuhan memberkati anda.

    (Kesaksian Ke-3)

    (Wahyu 21:4)
    Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.

    Ketika kami sampai, pintu gergasi ini terbuka bagi kami lalu kami melihat suatu lembah yang penuh dengan bunga-bungaan. Bunga-bunga ini sangat cantik dan baunya juga sangat harum. Kami mulai berjalan dan menikmati kebebasan yang penuh tidak seperti yang kami pernah alami di dunia. Kami merasa damai memenuhi hati kami. Bunga-bunga yang kami lihat itu sangat unik. Setiap kelopaknya berbeza, tulen, dan mempunyai warna yang unik.

    Di dalam hati saya berkata kepada Tuhan bahawa saya inginkan satu daripada bunga-bunga itu. Tuhan hanya memberi isyarat tanda setuju. Lalu saya menghampiri satu bunga dan cuba menariknya. Namun saya tidak dapat menariknya keluar dari tanah. Saya juga tidak dapat mencabut kelopak atau daunnya. Akhirnya Tuhan berkata, “di sini semuanya harus dilakukan dengan kasih.” Dia hanya memegang bunga itu lalu bunga itu menyerah di dalam tangan Tuhan dan Tuhan memberikan kepada kami. Semasa kami bergerak pergi dari sana haruman bunga-bunga itu masih ada pada kami.

    Kami sampai ke satu tempat dengan pintu-pintu yang sangat cantik. Pintu-pintu ini bukannya yang biasa-biasa saja tetapi buatannya penuh dengan hiasan dan permata. Pintu-pintu ini terbuka bagi kami lalu kami memasuki ke suatu bilik yang terdapat ramai orang. Setiap mereka begitu sibuk untuk membuat persediaan. Ada di antara mereka yang membawa gulungan kain putih yang bersinar di bahu mereka dan ada yang membawa gelendong yang bergigi emas. Yang lain ada yang membawa beberapa jenis pinggan yang mengandungi seperti perisai di dalamnya. Setiap orang sedang berusaha membuat kerja.

    Kami bertanya Tuhan mengapa mereka ini sangat sibuk dan kelam-kabut. Lalu Tuhan memanggil seorang pemuda yang membawa gulungan kain di bahunya. Dia datang dan melihat Tuhan dengan penuh hormat. Apabila dia ditanya kenapa dia membawa gulungan kain itu, dia hanya memandang Tuhan dan berkata, “Tuhan, kan Engkau tahu gunanya kain ini! Kain ini adalah untuk membuat jubah bagi yang ditebus, jubah bagi Pengantin yang hebat itu.” Ketika mendengarkan ini kami merasa sangat sukacita dan damai. Wahyu 19:8 memberitahu kita: “Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.”

    Ketika kami keluar dari tempat itu kami merasa damai yang lebih dalam. Semuanya sungguh bermakna kerana Tuhan sendiri telah menyediakan sesuatu yang baik buat kita. Dia mempunyai tempat dan masa untuk anda sebab anda sungguh berharga bagi Dia. Dan semasa kami keluar dari tempat itu, mata kami ingin melihat semua benda di Syurga. Ianya seperti setiap benda di Syurga hidup dan setiap objek memberi kemuliaan kepada Tuhan.

    Lalu kami sampai ke satu tempat di mana adanya berjuta-juta kanak-kanak untuk semua umur. Apabila mereka ternampak Tuhan, mereka semuanya mahu memeluknya untuk merasa kasihNya kerana Dialah kesayangan mereka. Yesus adalah kesayangan bagi setiap kanak di sana. Kami sangat terharu melihat bagaimana Tuhan melayani setiap anak-anak ini dengan mengucup mereka dan memegang tangan mereka.

    Kami melihat malaikat membawa kepada Tuhan bayi yang dibaluti dengan kain. Tuhan membelai dan mengucup mereka di dahi lalu malaikat ini membawa mereka balik. Kami bertanya kepada Tuhan mengapa terdapat ramai kanak-kanak di sana. Kami kira itu adalah bayi yang akan dihantar ke bumi. Tuhan kelihatan tersentuh lalu berkata, “tidak, kanak-kanak ini tidak akan dihantar ke dunia! Mereka ini adalah yang digugurkan di dunia di mana ibu-bapa mereka tidak mahukan mereka. Mereka ini anak-anakKu dan Aku mengasihi mereka.” Saya menganggukkan kepala. Saya rasa menggigil untuk bertanya Tuhan hal ini.

    Ketika saya masih belum mengenal Tuhan sebagai yang Benar, Saya membuat kesilapan dan berdosa seperti yang lain. Antara dosa yang saya lakukan ialah pengguguran. Lalu sampai waktunya saya perlu berdepan dengan Tuhan dan bertanya kepadaNya, “Tuhan, adakah bayi yang saya gugurkan dahulu berada di sini?” Tuhan menjawab, “ya’. Saya mulai berjalan di sana dan melihat seorang budak lelaki yang comel. Di sebelahnya satu malaikat sedang berdiri. Dia melihat Tuhan sementara budak itu duduk membelakangi kami.

    Tuhan memberitahu saya, “lihatlah, itu adalah anakmu.” Saya mahu berjumpa dengannya maka saya berlari kepadanya tetapi malaikat itu mengangkat tangannya menyuruh saya berhenti. Dia menunjukkan bahawa saya perlu mendengar budak itu terlebih dahulu. Lalu saya mendengar budak itu mengatakan sesuatu. Dia berkata sambil melihat kanak-kanak yang lain. Dia bertanya malaikat itu, “adakah ayah dan ibu saya akan ke sini nanti?’ Malaikat itu menjawab sambil melihat saya, “ya, ayah dan ibumu akan datang ke sini segera.”

    Saya tidak tahu mengapa saya diberi keistimewaan untuk mendengar semua ini namun di dalam hati saya inilah hadiah yang terbaik Tuhan berikan kepada saya. Si kecil ini tidak bercakap dengan marah atau kecewa mungkin kerana dia tahu kami tidak melahirkannya. Dia dapat menunggu dengan kasih yang Tuhan letakkan di dalam hatinya.

    Kami meneruskan perjalanan dan saya menyimpan gambaran budak itu di dalam hati saya. Saya sedar saya perlu berusaha untuk bersama dengannya kelak. Saya mempunyai satu lagi sebab untuk pergi ke sana iaitu kerana seseorang sedang menunggu saya di Kerajaan Syurga. Firman Tuhan memberitahu kita di dalam Yesaya 65:19, “Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang pun tidak.”

    Kami sampai ke satu tempat dengan beberapa gunung-gunung yang kecil. Lalu Tuhan datang dan menari. Di depannya sekumpulan orang berjubah putih mengangkat pohon zaitun. Mereka menggoncangkan pohon-pohon ini hingga minyak dikeluarkan. Tuhan sudah menyediakan banyak perkara yang hebat bagi anda! Sekaranglah waktunya anda menyerahkan hati untukNya.

    Tuhan memberkati anda.

    (Kesaksian Ke-4)

    Di dalam Kerajaan Syurga kami melihat hal-hal yang indah seperti dalam Firman Tuhan 1 Korintus 2:9, “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

    Pada waktu kami sampai ke Kerajaan Syurga, kami melihat banyak perkara yang sangat indah dan menakjubkan. Begitu banyak sekali hal-hal yang mengagumkan untuk menikmati kemuliaan Tuhan. Ianya sangat istimewa apabila kami sampai ke satu tempat yang terdapat ramai kanak-kanak. Kami mengagak ada berjuta-juta kanak-kanak di tempat itu.

    Kami melihat ramai kanak-kanak yang berlainan umur. Di tempat ini dibahagikan kepada bahagian-bahagian tertentu. Kami melihat suatu tempat seperti rumah bayi untuk umur 2-4 tahun. Kami menyedari kanak-kanak di Syurga membesar dan terdapat juga satu sekolah di mana kanak-kanak diajar mengenai Firman Tuhan. Guru-guru di sana adalah malaikat dan mereka mengajar kanak-kanak lagu penyembahan dan bagaimana meninggikan Yesus Kristus.

    Apabila Tuhan sampai ke sana, kami dapat melihat keriangan yang besar pada Raja kita. Walaupun kami tidak dapat melihat mukaNya, namun kami dapat melihat senyumanNya yang memenuhi seluruh tempat itu. Ketika Dia sampai, semua kanak-kanak berlari kepadaNya! Di tengah-tengah kumpulan kanak-kanak ini, kami melihat Maria, Ibu Yesus Kristus semasa di dunia. Dia sangat cantik dan kami tidak melihatnya berada di atas takhta atau sesiapa yang menyembahnya. Dia adalah seperti wanita yang lainnya di Syurga. Seperti semua orang lain di dunia dia juga berusaha mendapat keselamatannya. Dia memakai jubah putih dan talipinggang emas pada pinggangnya. Rambutnya kelihatan panjang mencecah pinggang.

    Di dunia kita mendengar ramai orang menyembah Maria sebagai ibu kepada Yesus namun saya ingin memberitahu anda Firman Tuhan yang mengatakan, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6) Yesus Nasaret satu-satunya pintu untuk masuk ke Kerajaan Syurga.

    Kami juga tidak melihat matahari atau bulan di sana. Firman Tuhan dalam Wahyu 22:5 “Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.”

    Kami sedang melihat kemuliaan Tuhan. Sukar baginya kami menjelaskan kengerian neraka, namun ianya lebih sukar untuk menjelaskan keagungan Firdaus dan kesempurnaan Pencipta. Semasa kami di sana kami berlari dan ingin melihat semuanya. Kami berbaring di rumput sambil merasa kemuliaan Tuhan. Ianya sungguh indah merasa hembusan angin lembut yang membelai muka kami.

    Di tengah-tengah langit kami dapat melihat satu salib yang besar dibuat dari emas tulen. Kami percaya ianya bukan seperti suatu simbol berhala tetapi lebih kepada simbol yang menunjukkan bahwa melalui kematian Yesus di salib kita dapat masuk ke Kerajaan Syurga.

    Kami terus berjalan dengan Yesus. Ianya sungguh indah berjalan dengan Tuhan Yesus Kristus. Di sana kami pasti siapa Tuhan yang kami layani…Yesus Kristus. Banyak orang di dunia yang berfikir bahawa adanya Tuhan di atas yang hanya menunggu manusia untuk berbuat dosa supaya Dia menghukum kita dan menghantar kita ke neraka. Tetapi itu tidak benar. Kami melihat Yesus adalah sebaliknya iaitu Yesus yang adalah teman sejati kita. Yesus yang menangis apabila kita menangis. Yesus adalah Tuhan yang mengasihi, berbelas kasihan, dan mengampuni. Dia memimpin kita di dalam tanganNya untuk menolong kita menuju keselamatan.

    Tuhan juga membawa kami melihat seorang tokoh dalam Alkitab. Kami berjumpa dengan Raja Daud. Paras rupanya sangat tampan, tubuhnya tinggi, dan wajahnya memancarkan kemuliaan Tuhan. Sepanjang waktu semasa kami di Syurga, kami melihat Raja Daud hanya menari sambil memberi kemuliaan dan kehormatan kepada Tuhan.

    Kepada sesiapa yang membaca kesaksian ini, saya ingin memberitahu anda Firman Tuhan di dalam Wahyu 21:27 “Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.” Dan saya juga ingin memberitahu anda bahawa hanya yang bertahan saja mendapat bahagian dalam Kerajaan Syurga.

    Tuhan memberkati anda.

    (Kesaksian Ke-5)

    (2 Korintus 5:10)
    Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

    Di dalam Kerajaan Syurga, kami melihat Yerusalem Baru seperti yang dinyatakan di dalam Yohanes 14:2, “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Kami dapat melihat kota itu dan memasukinya. Ianya sangat nyata dan indah! Yesus pergi ke tempat itu untuk menyediakan tempat kediaman bagi kami.

    Di dalam kota itu kami melihat setiap tempat kediaman atau rumah ditulis nama pemunya di depan rumah itu. Kota itu belum lagi didiami tetapi ianya sudah tersedia bagi kita. Kami dibawa masuk ke dalam rumah-rumah itu dan melihat semua yang ada di dalam sana. Namun selepas kami meninggalkan kota itu kami tidak mengingat apa yang kami lihat kerana memori itu sudah dihilangkan dari fikiran kami. Bagaimanapun kami masih ingat tiang-tiang rumah di sana disaluti dengan logam yang berharga dan bertatahkan dengan berbagai jenis permata. Selain itu emas tulen juga ada pada tiang ini.

    Seperti yang dikatakan oleh Alkitab emas di kota ini lut sinar dan sangat bercahaya. Gemerlapan dan kecantikan emas di Syurga tiada tandingannya dengan emas di dunia.

    Selepas itu kami dibawa ke satu tempat yang terdapat banyak bekas-bekas. Di dalam bekas ini adalah air mata yang dibekukan. Air mata ini adalah dari tangisan anak-anak Tuhan di bumi. Air mata ini bukannya air mata aduan tetapi air mata orang-orang ketika mereka di dalam hadirat Tuhan semasa mereka bertaubat atau bersyukur. Tuhan menyimpan air mata ini di Syurga sebagai sesuatu yang bernilai seperti yang dinyatakan di dalam Mazmur 56:9, “Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?”

    Kami juga pergi ke satu tempat di mana banyak malaikat di sana. Walaupun di Syurga ada berbagai jenis malaikat, di tempat ini cuma ada satu sahaja. Yesus memberi satu malaikat untuk setiap kami. Dia juga menunjukkan kami malaikat ini akan berada dekat dengan kami sepanjang kewujudan kami. Dia memperkenalkan kami dengan malaikat yang ditugaskan untuk kami. Kami dapat melihat perwatakannya namun Tuhan tidak membenarkan kami memberitahunya kepada orang lain. Dalam Mazmur 91:11, “sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.”

    Lalu kami pergi ke satu tempat yang terdapat banyak almari. Di dalamnya terdapat berbagai jenis bunga. Ada di antaranya yang terbuka, cantik dan segar. Namun ada juga yang nampak layu dan ada juga yang kering. Kami bertanya Yesus apa maknanya bunga-bunga itu. Dia menjawab, “ini adalah kerana kehidupan anda adalah seperti satu dari bunga-bunga ini.” Dia mengambil bunga yang segar dan berkata, “bunga ini menunjukkan keadaan perhubunganmu denganKu.” Lalu Dia mengambil satu bunga yang layu dan berkata, “lihat, orang ini bersedih kerana mengalami pencubaan atau kesukaran. Ada sesuatu di dalam hidupnya yang menghalang perhubungannya denganKu. Tahukah engkau apa yang Kuperbuat ketika mereka bersedih supaya mereka segar dan sihat kembali?” Lalu Dia mengambil bunga itu ke dalam tanganNya dan berkata, “Aku akan menangisinya dan air mataKu akan membangkitkan mereka kembali.” Kami melihat bunga ini dengan ajaibnya hidup kembali dan warnanya juga mulai kelihatan.

    Lalu Dia mengambil satu bunga yang sudah kering lalu membuangnya ke dalam api dan berkata, “lihat, orang ini pernah mengenalKu namun berpaling dariKu. Sekarang dia mati tanpaKu dan di buang ke dalam api.” (Yohanes 15:5-6)

    Semasa kami meninggalkan tempat itu, kami ternampak satu istana dari jauh. Tiada siapa yang berani mendekati istana itu. Kami yakin ia adalah yang seperti dikatakan dalam Wahyu 22:1, “lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.” Kami yakin istana itu letaknya berdekatan dengan hadirat dan takhta Tuhan.

    Ketika kami mengalami semua ini sewaktu di Kerajaan Syurga, kami sangat bersukacita dan kami mendapat damai yang tidak terkatakan. (Filipi 4:7) Lalu kami memahami seperti yang tertulis di dalam 1 Petrus 1:4, “untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.”

    (Kesaksian Ke-6)

    (lukas 22:30)
    “bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.”

    Di tempat yang sungguh mengkagumkan itu, Tuhan membawa kami untuk melihat dewan perjamuan yang paling cantik yang pernah kami lihat. Kami melihat satu takhta yang sangat besar dengan dua kerusi diperbuat dari emas tulen dan permata yang tidak wujud di bumi. Di hadapan takhta itu ialah satu meja yang tidak berkesudahan panjangnya. Di atas meja ini ialah kain penutup yang sangat putih yang tiada tandingan dengan apa-apa pun di dunia.

    Semua jenis makanan yang sedap sudah tersedia di atas meja. Kami melihat anggur sebesar buah limau di sana dan Tuhan Yesus membenarkan kami untuk merasanya. Kami masih mengingat rasanya. Ianya sangat nikmat sekali! Saudara sekalian, anda tidak dapat membayangkan betapa hebatnya semua benda yang sudah tersedia di dalam Kerajaan Syurga dan apa yang Tuhan sudah sediakan bagi anda. (1 Korintus 2:9)

    Tuhan juga mengajak kami melihat sejenis roti di atas meja itu yang dipanggil “Manna”. Ia adalah roti dari Tuhan seperti yang ada ditulis di dalam Alkitab. Selain itu kami juga diberi peluang untuk merasa banyak makanan-makanan yang sedap yang tidak wujud di dunia.

    Hal-hal yang baik ini sedang menungu kita sebagai warisan yang tidak dapat musnah dalam Kerajaan Syurga. Kita akan menikmati makanan yang begitu nikmat sekali apabila kita mewarisi Kerajaan Syurga. Kami terpegun melihat kerusi-kerusi sudah tersedia di kedua-dua bahagian meja. Kerusi-kerusi yang cantik ini dituliskan satu nama pada setiapnya. Kami dapat melihat dengan jelas nama kami pada kerusi itu. Namun nama kami tidak sama dengan nama duniawi kami. Ianya adalah nama yang tidak siapa yang tahu kecuali orang yang empunya nama itu. (Wahyu 2:17)

    Kami terpegun dengan Firman Tuhan yang mengatakan “namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.” (Lukas 10:20) Begitu banyak sekali kerusi-kerusi di sana! Ruangannya juga cukup bagi mereka yang mahu masuk ke dalam Kerajaan Syurga. Terdapat juga kerusi yang diambil keluar dari meja itu. Ini bermakna orang-orang sudah lelah melayani Tuhan dan nama mereka dipadam dari Buku Kehidupan dan mereka disingkirkan dari jemputan ke perjamuan kahwin Anak Domba.

    Tuhan juga membawa kami melihat tokoh-tokoh Alkitab iaitu nabi-nabi yang hebat seperti yang kita baca dalam kitab. Kami sangat terpegun melihat Abraham. Dia seorang yang berumur tetapi tidak pada tubuh atau parasnya. Dia seorang yang matang dalam kebijaksanaannya. Semua rambutnya putih namun ianya seperti utas kaca atau utas berlian. Kami sangat terkejut apabila melihatnya kelihatan lebih muda dari kami. Di syurga semua orang akan menjadi muda kembali. Kami juga terpegun apabila dia bercakap dengan kami. Abraham memberitahu sesuatu yang tidak pernah kami lupa. Dia memperlawa kedatangan kami ke Kerajaan Syurga dan memberitahu bahawa kami akan kembali ke sana tidak lama lagi kerana kedatangan Tuhan Yesus Kristus sudah sangat dekat.

  125. ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha. ompong semua, kajian apa-apa’an tuh……. kami mengaji dari Alkitab bukan dari reka-reka’an spt reka kau itu. he he he he he, kaji benar benerlah, besok gua ceramahi elu ya, dengan Al-Kitab lu sendiri. ha ha ha ha h

  126. Tiga jawaban siapakah 144000 yang diselamatkan secara ilmiah telah diberikan :

    1. Yang pertama adalah bahwa bilangan itu merupakan simbol untuk sekelompok orang Yahudi yang akan diselamatkan Allah pada akhir zaman.

    2. Yang kedua bilangan itu merupakan simbol untuk sekelompok orang yang telah ditentukan Allah untuk menjadi martir.

    3. Yang ketiga bilangan itu merupakan simbol untuk seluruh jemaat yang akan dilindungi Allah melewati kesengsaraan pada akhir zaman. Hanya pengujian data yang akan menunjukkan mana di antara ketiganya yang merupakan kemungkinan paling benar.

    Uraian Yohanes di atas diambil berdasarkan dua gambaran Perjanjian Lama. Yang pertama adalah perayaan Paskah kaum Yahudi (Keluaran 12:12-13), di mana pada waktu itu darah pada tiang pintu rumah orang Yahudi merupakan sebuah tanda yang melindungi mereka dari penghakiman yang sedang menimpa bangsa Mesir. Unsur yang penting dalarn Kitab Keluaran adalah bahwa dunia di sekeliling bangsa Yahudi sedang mengalami penghakiman dan tanda yang diberikan Allah melindungi anak-anak Allah dari penghakiman tersebut. Uraian yang kedua dalam Perjanjian Lama adalah orang yang menggunakan alat penulis (YehezkieI9). Sekali lagi konteksnya adalah penghakiman. Sekali lagi orang-orang yang setia kepada Allah ditandai untuk diselamatkan. Dalam cerita ini “seorang yang berpakaian lcnan dan di sisinya terdapat suatu alat penulis” berjalan mengelilingi kota dan menandai orang Yahudi dengan TAW, yang pada waktu itu berbentuk huruf X atau a +, pada dahi setiap orang yang setia kepada Allah.

    Mungkin juga uraian Yohanes merniliki latar belakang Perjanjian Baru. Dalam 2Korintus 1:22; Efesus 1 :13 dan 4:30, Paulus menulis bahwa orang Kristen dimeteraikan dengan Roh Kudus. Meskipun tidak dikatakan bahwa Roh Kudus itu dimaksudkan untuk melindungi orang percaya dan apapun, kesan yang timbul adalah untuk keamanan. Demikian pula “Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya” berlaku sebagai meterai dalam 2Timotius 2:19. Meskipun tidak ada bukti bahwa Yohanes telah membaca salah satu dari antara kitab-kitab itu, kenyataan bahwa Paulus menyebutkan kata “meterai” secara tidak langsung menyatakan bahwa kata tersebut telah digunakan di lingkungan jemaat sebelum penulisan Yohanes.

    Dalam gambaran yang terdapat pada Kitab Wahyu 7, penghakiman Allah yang dinyatakan dalam Wahyu 6 ditangguhkan sampai perneteraian itu lengkap. Orang-orang yang diberi meterai itu disebut sebagai “hamba-hamba Allah kami.” Gambarannya adalah seperti yang terdapat dalam Yehezkiel, baik melalui penempatan meterai di dahi mau pun fakta bahwa hanya sisa urnat (dalam Yehezkiel sisa bangsa Israel) yang dimeteraikan sehingga lolos dari penghakiman. Tema ini dikemukakan lagi dalam Wahyu 9:4 dalam penghakiman sangkakala yang kelima, di mana “belalang-belalang” hanya boleh melukai mereka “yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.” Orang-orang yang memakai meterai Allah dilindungi di tengah-tengah penghakiman yang terjadi di sekeliling mereka.

    Dalam Wahyu 14, ke 144.000 orang itu adalah “144.000 yang telah diselamatkan dari bumi.” Mereka digambarkan sebagai orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, yang dalam Kitab Wahyu berarti mereka belum pernah terbujuk oleh kekuatan jahat mau ‘pun berkompromi dengan pemujaan berhala. Mereka Juga sepenuhnya benar. “Mereka ditebus dari antara man usia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu

    (ayat 4). Gambaran mengenai korban sulung muneul dalam Yakobus 1:18 bagi semua orang Kristen dalam kaitan dengan dunia dan dalam Roma 11:16 bagi orang percaya bukan Yahudi dalam kaitan dengan pertobatan penuh dari Israel.

    Jika demikian, siapakah 144.000 orang itu? Teori bahwa mereka adalah para martir pada zaman akhir cukup menarik, tetapi teori itu pada akhirnya menjadi tidak meyakinkan karena dalam bacaan ini tidak disebutkan apapun mengenai kemartiran mereka.

    Sebaliknya tampaknya semua “hamba Allah” dimeteraikan. “Hamba-hamba” tersebut merupakan bagian dari kelompok yang lebih besar, namun tidak me lay ani Allah. Bahwa ban yak dari mereka menjadi martir adalah hal yang logis, berdasarkan penganiayaan yang diuraikan dalam Wahyu 13, tetapi Yohanes tidak mengatakan apapun yang membuat kita berpendapat bahwa mereka semata-mata adalah martir.

    Teori bahwa mereka adalah orang percaya bangsa Yahudi pada zaman akhir juga menarik karena di situ disebutkan nama-nama suku bangsa Israel. Tetapi dalam hal ini juga ada masalah. Baik susunan dari daftar bangsa itu maupun nama-nama yang tercantum di dalamnya tampak ganjil.

    Contohnya, baik Manasye mau pun ayahnya, Yusuf, tercantum dalam daftar (tarnpaknya Yusuf mewakili Efraim). Nama Dan tidak tereantum, meskipun nama itu ada dalam daftar akhir Yehezkiel (pasal 48 ). Dengan demikian Yohanes tampaknya menunjukkan bahwa daftar itu berbeda dari bentuk lain yang dikenal di Israel. Tetapi masalah lainnya adalah bahwa sebagian besar “umat Israel” tidak diselamatkan (yaitu, tidak termasuk di antara 144.000 itu), sementara harapan Paulus (Rorna 11 :26) adalah bahwa “seluruh Israel a ka n diselamatkan.” Jika Yohanes maupun Paulus memiliki versinya sendiri mengenai pengharapan orang Kristen terhadap bangsa Yahudi, pasti telah terjadi dua pengharapan yang saling bertentangan pada jcrna a t yang mula-mula. Akhirnya, dalam Wahyu 7 orang-orang itu hanya disebut sebagai “harnba-hamba Allah,” yang bukan merupakan istilah yang asing bagi orang pereaya bangsa Yahudi. Demikian pula uraian tentang mereka dalam Wahyu 14 dapat digunakan untuk setiap orang pereaya yang setia kepada Allah dan tidak berkompromi dengan “binatang” dan “nabi-nabi palsu.” Dalam Wahyu 9 semua yang tidak bermeterai disiksa.

    Apakah hal ini berarti bahwa orang percaya yang bukan Yahudi disiksa sedangkan orang Yahudi tidak? Bukankah perbedaan antara Yahudi dan bukan Yahudi di dalam jemaat bertentangan dengan sernua argumentasi Paulus mcngenai Allah yang tidak membeda-bedakan bangsa? Alasan-alasan di atas meyakinkan saya bahwa teori ini bukanlah teori yang benar.

    Karena itu, ke 144.000 orang itu pasti berarti orang-orang yang setia kepada Allah, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi. Mereka, seperti yang dikatakan bacaan di atas, adalah “hamba-hamba Allah kami.” Gambaran mengenai Israel mungkin diambil dari gambaran dalam Yehezkiel 9.

    Seperti seluruh suku Israel yang hadir di Yerusalem (kelompok terakhir bangsa Yahudi sebelum pembuangan) tercantum dalam d aft ar, demikian pula semua bangsa manusia akan mencakup dalam bilangan itu pada akhirnya. Angka 12 x 12 x 1000 menekankan kesempurnaan bilangan itu, semua hamba Allah dari seluruh urnat manusia akan dimeteraikan.

    Tujuan pemeteraian itu bukanlah untuk melindungi mereka dari godaan atau mati sebagai martir, melainkan dari penghakiman Allah.

    Inilah gereja Allah pada zaman akhir, ketika penghakiman Allah akan mencapai puncaknya. Karena mereka setia, tidak ada alasan meeka akan dihakimi. Dalam Wahyu 7, gambaran mengenal 144.000 orang yang dilindungi di bumi dirangkaikan dengan gambaran yang sarna dari gereja di surga menjadi dorongan untuk bertekun. Dalam Wahyu 14 ke 144.000 orang itu ada di surga, karena dalam pasal yang sarna disebutkan mengenai tuaian di bumi. Penghakiman terakhir, yang akan menghancurkan segala sesuatu dan setiap orang, akan dimulai. Tidak mengherankan bahwa gereja ditinggalkan sebelum penghakiman akhir tiba.

    Apa makna dari gambaran ini terhadap gereja pada masa kini? Dengan asumsi bahwa kita hidup pada zaman akhir (yang dalam pemikiran Perjanjian Baru dimulai dari masa Kristus sampai pada akhir zaman)

    Jumlah di atas bukanlah jumlah yang terbatas, melainkan jumlah yang lengkap dari harnba-harnba Allah yang setia,

    dan kita tidak dapat masuk di dalamnya dengan usaha kita. Kita akan terhitung dalam bilangan itu jika kita tidak berkompromi dalam hal iman dengan menyembah berhala di dunia dan tidak hidup dalam dusta, melainkan berbicara dan hidup dalam kebenaran.

    Cara lain untuk menyatakannya adalah “Mereka mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi” (Wahyu 14:4). Dalam konteks Kitab Wahyu hal ini berarti bahwa mereka mengikuti-Nya di surga (dan mungkin ketika Dia menaklukkan bumi dalam Wahyu 19). Mereka mengikuti-Nya juga di surga karena mereka telah menjadi pengikut-Nya di bumi.

    tanpa menjadi pengikut Anak Domba dan memandang kematian-Nya sebagai satu-satunya cara untuk menghapus dosa anda dan saya tidak akan masuk dalam kerajaan sorga. Meskipun semangat dan komitmen patut dihargai, tanpa mengikuti Anak Domba kita semua tidak akan mengalami kerajaan sorga Allah. aminnnn

  127. mau tau jawabannya ya blur gegabahahahaha;

    simak yang baik yaaaa

    Wahyu pasal 7 menyebutkan jumlah angka-angka sebagai simbol “hamba-hamba Allah,” yang bukan merupakan istilah yang asing bagi orang pereaya bangsa Yahudi. Demikian pula uraian tentang mereka dalam Wahyu 14 dapat digunakan untuk setiap orang percaya yang setia kepada Allah dan tidak berkompromi dengan “binatang” dan “nabi-nabi palsu” yang dicatat dalam kitab Wahyu.

    Dalam Wahyu pasal 14, ke 144.000 orang itu adalah “144.000 yang telah diselamatkan dari bumi.” Mereka digambarkan sebagai orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, yang dalam Kitab Wahyu berarti mereka belum pernah terbujuk oleh kekuatan jahat mau ‘pun berkompromi dengan pemujaan berhala. Mereka Juga sepenuhnya benar. “Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu

    *Wahyu 14:1,3
    14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
    14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

    Yang pasti… Surga bukan menampung 144.000 orang saja. Beberapa penafsir menafsirkan angka 144,000 sebagai perkalian dari “12X12X1000″ itu hanya bermakna simbolik didalam gaya penulisan syair.

    “Dua belas” merupakan angka yang menekankan Kerajaan Allah. Angka “dua belas” adalah hasil perkalian dari “tiga” dan “empat”. Tiga adalah simbol kekudusan dan merujuk kepada Allah sedangkan empat merupakan angka alam semesta sehingga angka dua belas bagi kalangan Yahudi merupakan simbol perpaduan antara manusia dengan Allah.

    Di atas meja ada dua belas roti sajian dan tutup dada Imam Besar terdiri atas dua belas batu permata berukir nama-nama suku bangsa Israel yang bermukim di sekeliling Kemah Suci.

    * Imamat 24:5
    LAI TB, Engkau harus mengambil tepung yang terbaik dan membakar dua belas roti bundar dari padanya, setiap roti bundar harus dibuat dari dua persepuluh efa;
    KJV, And thou shalt take fine flour, and bake twelve cakes thereof: two tenth deals shall be in one cake.
    Hebrew,
    וְלָקַחְתָּ סֹלֶת וְאָפִיתָ אֹתָהּ שְׁתֵּים עֶשְׂרֵה חַלֹּות שְׁנֵי עֶשְׂרֹנִים יִהְיֶה הַֽחַלָּה הָאֶחָֽת׃
    Translit, VELAQAKHTA SOLET VE’AFITA ‘OTAH SYETEIM ‘ESREH KHALOT SYENEY ‘ESRONIM YIHYEH HAKHALAH HA’EKHAT

    Ke-144,000 melambangkan ‘kepastian dan kegenapan yang sempurna, 12 x 12 seribu kali ganda. Ketika Yesus di dunia, Ia pernah menyebutkan “Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub didalam Kerajaan Surga” (Matius 8:11). Anugerah keselamatan yang digenapkan Yesus Kristus diatas kayu Salib, telah menyebabkan kita yang dahulu “jauh” sudah menjadi “dekat”. Pembeberan suku-suku itu melambangkan kesempurnaan bilangan orang-orang kudus Allah, dimana Allah menetapkan gereja/jemaat Kristus sebagai Israel yang benar (Roma 2:28-29; Galatia 3:29; 6:16; Filipi 3:3; Yakobus 1:1; 1 Petrus 1:1; 2:9).

  128. GEGABAHAHAHAHA:

    Tetapi dalam pembahasan ini, kami tidak akan menyinggung tentang dogma-dogma tersebut, kami ingin mengkaji bahwa dalam Alkitab disebutkan pengikut Yesus yang akan masuk sorga hanyalah 144.000 orang saja, itupun hanya dari orang-orang Israel saja, selain dari orang-orang Israel tentu Yesus tidak mau bertanggung jawab. Ini menurut Alkitab.

    AYAT MANA LAGI JUGA AYAT INI YANG KAMU TULIS, COBA TUNJUKKAN PADA KAMI SEMUA ORANG KERISTEN, DARIMANA DATA YANG ANDA DAPATKAN KALIMAT DIATAS?

  129. GEGABAHAHAHAH:

    Padahal Yesus sendiri, sama sekali tidak pernah disalib dan belum mati, baik dari dalil-dalil yang ada dalam Al-Qur?an maupun dalam Alkitab,

    Sedikit saja pertanyaan saya tentang tulisan kau diatas, mau tanya ayat dialquran ada tertulis isa tidak disalibkan/mati, dilain sisi quran juga mengatakan bahwa isa mati dan disalibkan lalu ayat mana kau temukan didalam Injil Sejati BIBLE yg mengatakan bahwa Yesus Kristus tdk mati disalibkan utk menebus seluruh umat manusia dibumi ini termasuk menebus kau dan kami? mohon tunjukkan bukti2 anda!!! jangan hanya OMDO AND MULUT BESAR AND OTAK BEKU, HEHEHEHE YG TERAKHIR CUMAN CANDA YAAAA

  130. Untuk sdr.FAJAR (No.295)

    Yang saya perlukan bukanlah sekedar AGAMA yg hanya membicarakan tentang TUHAN namun yg saya perlukan adalah CINTA KASIH TUHAN yang telah membayar lunas dosa-dosa di masa lalu ku dan yang juga akan terus mempimpinku dalam kebenaran…

    Sebenarnya arkitel dalam BACALAH !!! berasal dari blog saya (http://faithbookz.blogspot.com). Kalau ada yg mau sharing tentang Tuhan Yesus Kristus, saya akan dengan senang hati akan memperkenalkan-Nya kepada anda =)

    Saya punya SATU pertanyaan untuk saudara/i Muslim yang kekasih:

    1. Apakah JAMINAN PASTI yang dapat anda sangat andalkan sehingga anda dengan SANGAT YAKIN akan tinggal di kerajaan sorga???

    Agama boleh banyak, nabi boleh banyak, rasul boleh banyak bahkan guru-guru yang mengajarkan moralitas, NAMUN hanya ada SATU juruselamat dunia yang oleh-Nya setiap manusia yang menerima nama-Nya dapat menerima pengampunan dosa dan kehidupan kekal.

    Dialah Yesus Kristus, TUHAN Allah yang maha kuasa!

    INILAH JAWABAN UNTUK ARTIKEL KAMU DIATAS :

    HANYA 144.000 orang KRISTEN yang MASUK SURGA
    Pernahkah anda mendengar propaganda misionaris yang mengatakan : barang siapa percaya akan Yesus kristus, maka ia akan masuk sorga ?

    Yang dimaksud ialah, barang siapa mengakui Yesus mati disalib untuk menebus dosa manusia dan mengakui Yesus sebagai Tuhan maka ia akan masuk sorga, dan barang siapa mau dibaptis untuk menjadi pengikut Yesus maka ia akan terselamatkan dan akan masuk dalam kerajaan sorga.

    Padahal Yesus sendiri, sama sekali tidak pernah disalib dan belum mati, baik dari dalil-dalil yang ada dalam Al-Qur?an maupun dalam Alkitab, dan Yesus juga sama sekali tidak pernah mengaku sebagai Tuhan, dia justru mengaku sebagai manusia utusan Allah SWT, dalil-dalil tersebut berpuluh-puluh jumlahnya baik dalam Al-Qur?an maupun dalam Alkitab.

    Tetapi dalam pembahasan ini, kami tidak akan menyinggung tentang dogma-dogma tersebut, kami ingin mengkaji bahwa dalam Alkitab disebutkan pengikut Yesus yang akan masuk sorga hanyalah 144.000 orang saja, itupun hanya dari orang-orang Israel saja, selain dari orang-orang Israel tentu Yesus tidak mau bertanggung jawab. Ini menurut Alkitab.

    Melihat angka hanya 144.000 yang akan masuk sorga dari pengikut Yesus tentu memberikan tanda tanya besar, bagaimana dengan orang-orang Kristen yang jumlahnya dua milyard lebih di dunia saat ini. Apakah mereka akan masuk sorga ? seperti keyakinan mereka ?

    Menurut Alkitab, yaitu kitab yang mereka bawa-bawa tiap minggu ke gereja, tidak ada satupun pintu sorga yang akan menerima mereka, 12 pintu sorga yang dikisahkan dalam Alkitab hanya diperuntukkan bagi 12 suku Israel, karena pintu-pintu itu telah bertuliskan nama-nama 12 suku Israel, jadi bagaimana nasib pengikut-pengikut Yesus dari luar suku Israel yang tentu saja berharap masuk surga ?

    Pada akhir tulisan kita kutipkan ulasan majalah TEMPO ediri 3 Juli 2005, yang mengulas keyakinan orang-orang Kristen Advent yang menyatakan : ?UMAT ISLAM ADALAH GOLONGAN YANG DITERIMA TUHAN?

    Yesus Hanya Untuk Orang Israel

    Al-Qur?an mengisahkan Nabi Isa as pernah berkata kepada kaumnya bani Israel :

    “Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu? QS. 61:6

    Seruan nabi Isa as ini menegaskan bahwa nabi Isa as diutus Allah SWT hanyalah untuk orang Israel, nabi Isa as tidak pernah mengatakan :

    ?Hai manusia?, yang menunjukkan nabi Isa as tidak diutus untuk seluruh manusia.

    Ternyata pernyataan Al-Qur?an tersebut didukung oleh kenyataan sejarah nabi Isa as (Yesus) yang hanya memiliki umat dari orang-orang Israel saja, pengikut Yesus tak ada satupun yang berasal dari orang-orang non Israel. Bukan saja sejarah yang mendukung pernyataan Al-Qur?an tersebut, tetapi banyak sekali ayat-ayat dalam Bible/Alkitab yang juga mendukung pernyataan Al-Qur?an tersebut :

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Injil Matius 15:24

    Bahkan Alkitab mengisahkan Yesus hanya mau mendo?akan orang-orang Israel saja, orang-orang diluar Israel Yesus tidak mau mendo?akan :

    Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu Injil Yohanes 17:9

    yang dimaksud ?mereka? dalam ayat tersebut ada-lah orang-orang Bani Israel, dan yang dimaksud Yesus tidak berdo?a untuk dunia adalah Yesus tidak mau mendo?akan orang-orang non Israel, tentu saja Yesus hanya memimpin dan mengembalakan domba-domba yang tersesat dari kalangan bani Israel.

    Sebelum Yesus dilahirkan oleh Maria (Islam : Maryam), telah ada nubuat yang menyatakan bahwa Maria akan melahirkan seorang anak yang kelak akan menyelamatkan orang-orang Israel.

    ?Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Injil Matius 1:21

    yang dimaksud umatnya adalah orang-orang Israel saja, bukan orang Cina, bukan orang Amerika, bukan orang Indonesia yang akan diselamatkan oleh Yesus. Yesus memang hanya untuk Israel.

    HANYA 144.000 YANG MASUK SYURGA

    Al-Qur?an menyebutkan bahwa Israel terdiri dari dua belas suku :

    Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar QS. 7:160

    Dalam Alkitab juga disebutkanbahwa Israel terbagi menjadi 12 suku :

    Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya? Kejadian 49:28

    Dalam Alkitab disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :

    Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Injil Matius 10:2-4

    Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-nuridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

    Ke duabelas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Injil Matius 10:5-6
    Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :

    .. sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Injil Matius 19:28

    Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini.

    Menurut Alkitab, hanya 144.000 orang yang akan masuk syurga :

    Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

    Dari 144.000 orang yang dijamin masuk syurga tersebut adalah dari dua belas suku Israel yang masing-masing suku mendapat jatah 12.000 :

    Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan,
    dari suku Ruben dua belas ribu,
    dari suku Gad dua belas ribu,
    dari suku Asyer dua belas ribu,
    dari suku Naftali dua belas ribu,
    dari suku Manasye dua belas ribu,
    dari suku Simeon dua belas ribu,
    dari suku Lewi dua belas ribu,
    dari suku Isakhar dua belas ribu,
    dari suku Zebulon dua belas ribu,
    dari suku Yusuf dua belas ribu,
    dari suku Benyamin dua belas ribu. Wahyu 7:5-8

    Dua belas suku Israel tersebut adalah definisi secara lahiriah, memang betul-betul orang Israel secara fisik, bukan Israel secara Rohani. Jadi menurut ayat tersebut, orang-orang non Israel tidak ada jaminan masuk syurga. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa pintu syurga yang tersedia, sudah tertulis nama-nama suku Israel :

    Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua be-las malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Wahyu 21:12-13

    Untuk orang-orang non Israel, Amerika, Cina, Indonesia, dan lain sebagainya, Alkitab tidak menyebutkan adanya pintu syurga bagi mereka. Tentu untuk masuk syurga, haruslah dengan dalil yang bersumber dari yang menciptakan syurga itu sendiri.

    Alkitab justru memberikan keterangan seba-liknya, bahwa Yesus diutus hanya untuk menye-lamatkan orang-orang Israel saja :

    Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Kisah Para Rasul 13:23

    Dalil-dalil alkitab ini, sungguh bertentangan dengan kenyataan agama Kristen yang menyebar keseluruh dunia, menurut ayat-ayat Alkitab tersebut di atas, Yesus tidak akan menerima iman dari orang-orang non Israel, artinya iman-iman orang Kristen seluruh dunia, akan tertolak dengan sendirinya oleh Yesus. Namun, akhirnya kembali pada keyakinan masing-masing orang, kita hanya berkewajiban mendakwakan kebenaran hakiki. Namun, tentu kita tidak akan rela bila saudara-saudara kita yang miskin terintimidasi ke dalam agama mereka.

    Pintu Syurga, Hanya Melalui Islam

    Allah SWT menyatakan bahwa Muhammad saw adalah seorang utusan bagi seluruh alam :

    Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (men-jadi) rahmat bagi semesta alam QS. 21:107

    Allah SWT menegaskan lagi, bahwa risalah yang dibawa beliau SAW adalah untuk seluruh alam :

    Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. QS. 38:87

    Sehingga tidak mengherankan bila seruan-seruan dalam Al-Qur?an dimulai dengan seruan ?hai manusia? atau ?Hai bani Adam? yang menunjukkan keu-niversalan sifat orang-orang yang diseru.

    Dalam Alkitab, Yesus memberitakan tentang Islam dan memerintahkan umatnya untuk bertobat .

    Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Injil Matius 4:17

    Yang dimaksud kerajaan syurga adalah agama Islam yang di bawa nabi Muhammad saw, hal ini diperkuat dengan ayat berikut ini :

    ?.Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu Injil Matius 21:43

    Semua dalil-dalil tersebut sangat bersesuaian, bahwa untuk dapat masuk syurga, jalan satu-satunya hanyalah dengan masuk agama Islam. Mari kita susun kembali fakta-fakta tersebut di atas :

    1. Risalah Yesus hanya untuk orang Israel
    2. Hanya 144.000 pengikut Yesus yang masuk syurga.
    3. Pintu syurga melalui ajaran Yesus hanyalah bagi dua belas suku Israel.
    4. Yesus memerintahkan untuk mengikuti agama Muhammad saw.
    5. Agama Islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

    Dan Allah SWT menegaskan dalam firmanNYA :

    Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. QS. 3:85

    Orang-orang Kristen yang mau menggunakan akal sehatnya, tentu akan mengetahui kebenaran secara nyata, seperti sebagian orang-orang Kristen Advent yang telah menyatakan bahwa umat Islamlah yang akan diterima Allah SWT. Berikut ini kutipan kesaksian Kristen Advent yang menyatakan : ?Umat Islam-lah Golongan Yang Diterima Tuhan?

    GEREJA YANG NYARIS BERTAUHID

    Seorang jemaat Kristen Advent mewartakan ajaran ?Islam Hanif?, pendeta dan umat Advent terbelah.

    Sekitar 500 jemaat Kristen Advent tiga pekan lalu berkumpul di ruang pertemuan gedung Argo Pantes di jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Beberapa saat setelah mereka menyenandungkan lagu-lagu rohani, seorang lelaki naik mimbar, namanya Robert P. Walean. Dengan menggunakan perangkat FOCUS, ia mempresentasikan apa yang ia sebut dengan ?Islam Hanif?. Dengan lantang iapun berfatwa, ?Alkitab dengan Al-Qur?an me-nunjukkan bahwa Islam-Hanif adalah ajaran yang diterima Allah?

    Lelaki kelahiran Manado 67 tahun silam itu ti-dak sedang bercanda. Setelah tiga tahun meneliti Alkitab dan Al-Qur?an, ia mengaku menemu-kan ajaran Islam-Hanif. Penemuan ini bermula ketika Robert bangkrut sebagai eksportir furnitu-re. Sejak itu, sarjana ekonomi dari perguruan tinggi swasta di Jakarta itu banting setir, ?Saya tak ingin mengejar dunia lagi. Lebih baik mengurus akhirat,? katanya.

    Ia lalu mendirikan Last Event Duty Institute, sebuah lembaga penelitian Alkitab dan Al-Qur-?an, di rumahnya, kawasan Koja, Jakarta Utara. Setelah sekitar tiga tahunbersama sejumlah pendeta Advent membolak-balik dua kitab suci tersebut, akhirnya ia menemukan sebuah firman dalam Yesaya 60:7, ?Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba nebayot tersedia untuk ibadahmu, sebagai korban yang berkenan kepada-KU, dan AKU akan menyemarakkan rumah keagungan-KU??

    Dari ayat inilah Robert yakin, umat Islam adalah golongan yang diterima Tuhan. Sebab, dalam pandangan Kristen, orang Kedar dan Nebayot adalah keturunan nabi Ibrahim dari garis Ismail yang menganut Islam, tetapi ia belum memiliki nama aliran yang barusan ia temukan. Setelah berhari-hari melototi isi Al-Qur?an, ia berhenti pada surat 16:123. “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dari sinilah kemudian ia mengusung nama ?Islam-Hanif?, Islam yang lurus.

    Bagaimana pandangan syariat selengkapnya ?

    Robert punya jawaban singkat :

    ?Semua perilaku Nabi Ibrahin dan Muhammad saw adalah Islam Hanif.? Tapi, itu tak berarti sama persis seperti Islam, sebab hari suci dalam Islam Hanif versi Robert bukanlah Jum?at, melainkan Sabtu alias Sabath, sebagaimana juga dalam Kristen Advent.

    Gampang diduga, ajaran Robert menuai pro dan kontra, bahkan juga di kalangan Kristen Advent sendiri. Menurut Tri Djoko Soewarso MA, Direktur Komunikasi Gereja Kristen Advent Indonesia Barat, pendeta Kristen Advent terbelah dua. Begitu pula sekitar 400 ribu pemeluk Advent di Indonesia, sebagian mendukung, sebagian menolak. Walau begitu, gereja Advent tidak melarang aktivitas Robert di gereja dan pertemuan jemaatnya. ?Pak Robert mencoba mewartakan ajaran Tuhan menurut versinya,? ujarnya.

    Dukungan bagi Robert umumnya datang dari kelompok pendeta yang ?berpikiran maju.? Pendeta L. Situmorang dari gereja Masehi Hari Ketujuh di Jalan Dr. Saharjo, jakarta Pusat, misalnya, menyambut ajaran Robert secara terbuka. Ia menulis pernyataan resmi tertanggal 23-1-05 yang isinya membenarkan hasil kajian Robert. Salah satu butir penting dalam surat bermeterai itu langsung menohok ke Jantung Teologi Kristen:

    ?mengakui Muhammad adalah utusan Allah, Robert sendiri mengaku telah memiliki pengikut sekitar 500 orang ?.
    Kini, sehari-hari Robert aktif mewartakan ?Islam Hanif? ke pelbagai penjuru negeri. Jadwal hariannya berkisar pada kegiatan gereja, pertemuan jemaat, termasuk berbagai seminar di dalam dan di luar negeri. Dan ia sama sekali tak menghiraukan cemooh dan penolakan. Toh, katanya, ?Semua nabi awalnya juga ditolak oleh umatnya?

    Maka, Jika ke-hanif-an Robert diteruskan, bukan tak mungkin ia akan sampai pada ajaran tauhid. Apalagi jika ia merenungkan surat 3:67: ?Ibrahim bukanlah seorang Yahudi atau Nasrani, melainkan seorang hanif dan Muslim?

  131. Yang saya perlukan bukanlah sekedar AGAMA yg hanya membicarakan tentang TUHAN namun yg saya perlukan adalah CINTA KASIH TUHAN yang telah membayar lunas dosa-dosa di masa lalu ku dan yang juga akan terus mempimpinku dalam kebenaran…

    Sebenarnya arkitel dalam BACALAH !!! berasal dari blog saya (http://faithbookz.blogspot.com). Kalau ada yg mau sharing tentang Tuhan Yesus Kristus, saya akan dengan senang hati akan memperkenalkan-Nya kepada anda =)

    Saya punya SATU pertanyaan untuk saudara/i Muslim yang kekasih:

    1. Apakah JAMINAN PASTI yang dapat anda sangat andalkan sehingga anda dengan SANGAT YAKIN akan tinggal di kerajaan sorga???

    Agama boleh banyak, nabi boleh banyak, rasul boleh banyak bahkan guru-guru yang mengajarkan moralitas, NAMUN hanya ada SATU juruselamat dunia yang oleh-Nya setiap manusia yang menerima nama-Nya dapat menerima pengampunan dosa dan kehidupan kekal.

    Dialah Yesus Kristus, TUHAN Allah yang maha kuasa!

  132. ITU MAKA PIKIRAN KALIAN NGAUR, MASAK JALAN YANG LURUS AJA GA TAU: KALO BEGITU BARANGKALI KALIAN ANGGAP JALAN YG LURUS ALQUR’AN dan HADIST YANG DIBAWA OLEH NABI BESAR MUHAMMAD SALALLAHU’ ALAIHI WASSALAM ITU dapat dibuang tong sampah… ? ATAU NABI BESAR MUHAMMAD SALALLAHU’ ALAIHI WASSALAM KALIAN ANGGAP ORANG GILA…. ?

    A T A U

    NABI BESAR PENUTUP NABI-NABI TIDAK ADA NABI SESUDAHNYA.

    NA’U DZUBILLAH MINZALIK.

  133. Katanya Islam mengakui dan menyebarkan keesaan Allah, tapi kenapa masih banyak kepercayaan2 yang lain ya, kalau Kristen benar2 menyebarkan keesaaan Allah ( Tunggal ) dan menajiskan kepercayaan2 lain, hehehehehehe

  134. jalan yang lurus kok, ” mudah-mudahan akan ttp Kristus Yesus adalah kepastian ” KESELAMATAN ” karena Dialah satu2nya Juru Selamat manusia

    Jalan yg lurus kok pada bengkok hatinya, tidak sesuai dan sejalan dengan rencana Allah isinya, heheheheheeee

    Jalan yg lurus kok nabinya binasa kekal, alias tulang belulang dimakamnya, heheheeee

    Jalan yg lurus kok banyak yg kontra dengan rencana Allah bagi manusia, heheeeeee

    Jalan yg lurus kok nafsu sek, penghancuran, pembunuhan, pengejekan, perampasan, perampokkan, pemerkosaan, heheheeeee

    jangan marah yaaaaaaa, aminnnn GBUUUU

  135. hahahahahahaaaa, you tidak dapat menjawab lagikan…, makanya jangan pakai otak saja/akalmu saja. seberapa pintarnya otak you dengan otak yg Maha Hikmat Allah, hahahahahahaaaaa…. kleeeeweeerrrrr

  136. ha ha ha ha ha ….. SEMUA STATEMENT DIATAS PALSU SEMUA, BATHIL, ALIAS GA ADA ISINYA, OMPONG, MELAINKAN JALAN YANG LURUS YAITU JALAN PETUNJUK DARI AL-QUR’AN dan HADIST, MAKA IIKUTILAH JALAN YANG LURUS ITU, SELAINNYA BATHAL, SESUAI PETUNJUK KEBENARAN-KEBENARAN DIATAS. TERIMA KASIH.

  137. Saya akan memberikan stateman yang baru buat kalian yang mengasihi Yesus sebagai nabi namun Ia adalah sesungguhnya Tuhan Raja Allah bagi kita semua dan semesta ini. saya tidak perduli pendapat kalian bagaimana akan ttp Yesus tetap Tuhan yg disembah dan layak mdiagungkan bahkan gunung gunung dan pohon pohonpun memuliakan namaNya karena nama Yesus diatas segala nama. hidupku adalah karena hidup Kristus dan matikupun adalah karena Kristus, sebab apabila kemah kediaman kami dapat dibongkar(tubuh) akan ttp roh kami adalah kemah Tuhan yg tidak dapt dibongkar oleh siapapun juga. APA PENDAPAT KALIAN MENGENAI

    ” BENAR daN KEBENARAN ”

    BENAR :Menurut saya agama semua adalah benar karena mengajarkan benar bukan mengajarkan kebenaran sebab:

    kebenaran bukan benar dan benar bukan kebenaran.

    1. akan ttp benar bisa salah,
    2. menyombongkan diri,
    3. membela diri,
    4. bahkan perang karena menganggap diri benar,
    5. benar dapat menipu,
    6. benar sebentar saja bisa berubah-ubah,
    7. benar tidak membawa kita kedalam kekekalan ( sorga ) karena semua orang yang mengatakan benar akhirnya mereka juga binasa sampai selama-lamanya
    8. dan keberadaan benar itu sendiri berasal dari dunia bukan dari atas.

    KEBENARAN :Menurut saya agama bukanlah suatu kebenaran melainkan benar karena kebenaran tidak diciptakan melainkan budaya yg diciptakan oleh manusia agar ia setelah meninggal mendapatkan penghormatan selamanya dan mendapatkan sebuah keuntungan bagi dirinya dan garis keturunannya.

    kebenaran bukan berasal dari dunia melainkan berasal dari atas

    ( Yesus berkata : ” kamu berasal dari dunia ttp Aku bukan
    berasal dari dunia melainkan dari atas.” ” Akulah Jalan Kebenaran dan Kehidupan.” )

    semua manusia mencari kebenaran akan ttp KEBENARAN itu tidak dapat dicari karena semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah.

    Syukur kpd Allah yg hidup dan Maha Kudus Ia yang adalah KEBENARAN yang menghampiri manusia datang kedunia dalam rupa manusia Dialah itu Yesus Kristus sang KEBENARAN FIRMAN ALLAH YG nujul kedunia oleh krn kasihNya kpd kita agar kita mengenal Dia Allah yg sesungguhNya dan yg berkorban oleh bukti kasihNya untuk membayar seluruh dosa-dosa kita semua.

    KEBENARAN tidak dapat berubah, seperti yg kalian sangkakan pada Alkitab dan Injil yg diubah oleh tangan2 jahil, karena kebenaran memiliki kuasa yang besar. akan ttp benar dapat dirubah oleh siapapun mengikuti kata dunia ini.
    manusia tidak dapat dibenarkan karena amal dan berbuat baik akan ttp manusia dapat dibenarkan karena dibenarkan oleh KEBENARAN yaitu Yesus Kristus yang adalah Sang Kebenaran Allah ( Kalimatullah )

    silakan anda memilih : BENAR/KEBENARAN. Tuhan Yesus memberkati kalian semua.

    amiiiiiiiinn

  138. menurut pandangan saya, alquran hanyalah memuat doktrin-doktrin dari karya-karya Gnostikisme yg dipelopori oleh bidat-bidat Kristen.
    Orang Muslim menganggap bahwa alquran adalah wahyu yg diturunkan lansung dari Allah melalui Jibril kpd Muhammad.
    Tapi, anehnya adalah mengapa banyak sekali doktrin ajaran Gnostikisme terdapat didalamnya. Apa yg dilaporkan alquran mengenai Yesus sebenarnya bukan statement baru lagi karena ajaran bidat-bidat Kristen itu sudah menulisnya sebelum alquran ada.

    Jadi, kesimpulannya adalah:
    1. Alquran adalah kumpulan doktrin2 Gnostik bidat-bidat Kristen yg pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

    2. Muhammad kemungkinan besar mempunyai sanak saudara atau kerabat dekat yg merupakan penganut bidat-bidat Kristen.

  139. Manusia yang mengenal agama yang benar adalah mereka yang mau membaca sejarah tentang kelahiran agamanya, termasuk di dalamnya keaslian dari kitab suci yang dianut, bacalah dengan benar supaya mengetahui sudah adakah campur tangan manusia-manusa penguasa sebelum kita ? itu saja.

  140. Yesus sebelum Konsili Nicea tahun 325 M, oleh para pengikutnya yang sezaman dengan Yesus sendiri,menghormati penuh Yesus sebagai utusan Tuhan, nabi sebagaimana Moses dan David dan menyembah Tuhan yang mengutus Yesus. Lalu setelah Konsili Nicea 1 tersebut, sekian ratus tahun setelah Yesus dikabarkan wafat, Yesus dinobatkan sebagai Tuhan oleh para pengikut konsili tersebut. Jadi apakah para pengikut Yesus yang awal tersebut sesat?

    Ataukah para ‘pengikut Yesus’ (saya beri tanda kurung karena tampaknya Yesus sendiri tak pernah mengklaim dirinya sebagai Tuhan) setelah Konsili Nicea yang mengamini Yesus sebagai Tuhan itu yang justru sesat?

  141. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (QS 5:82)

    Kami kemudian mencoba mencari alasan logis yang menyebabkan Yahudi memusuhi Islam. Versi Islam mengatakan bahwa hal tersebut dimulai saat Muhammad hijrah ke daerah Yathrib (Medinah). Sebagai pendatang dan orang baru di Medinah, Muhammad berhasil menguasai sebagian besar perkebunan kurma disana, hal inilah yang membuat orang Yahudi sebagai penduduk asli menjadi iri dan benci pada Muhammad. Namun cerita diatas bertentangan dengan fakta yang ada. Fakta yang ada menunjukkan bahwa Muhammadlah yang mencari2 alasan untuk merampok Yahudi yang memang kaya raya.

    Lihat mengenai topik dan referensi selengkapnya disini:

    Sejarah Jihad 1

    Setelah gagal meyakinkan orang2 Mekah akan kenabiannya, Muhammad memaksa pengikutnya untuk hijrah bersama2 dengan dia ke Medinah. Di Medinah, Muhammad tidak mempunyai pekerjaan apapun. Lalu bagaimana cara dia memberi penghidupan pada istri, gundik serta pengikutnya? Padahal harta dari Khadijah telah habis ia gunakan untuk menarik pengikut semasa ia masih di Mekah.

    Jawabnya adalah dengan PERAMPOKAN. Setelah berhasil merampok orang2 Quraish, Muhammad mengalihkan perhatiannya kepada suku2 Yahudi yang ada di sekitar Medina, yang memang tak mau mengakui kenabian Muhammad. Inilah sebab mengapa Muhammad begitu benci terhadap Yahudi, dan melakukan pembenaran untuk merampok Yahudi.

    Mulanya Muhammad berusaha membujuk Yahudi dengan contoh ayat sbb:

    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS 2:62)

    Namun karena Yahudi tak mau mempercayai kenabiannya, akhirnya Muhammad mengancam dan mengutuki Yahudi:

    Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS 3:85).

    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (QS 9:29)

    Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera yang hina”.

    (QS 2:65)

    Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.” (QS 98:6)

    Cukupkah alasan ekonomi dan penolakan ini menjadikan Muhammad begitu membenci Yahudi?

    Ternyata tidak, ada alasan yang lebih besar daripada itu. Muhammad meyakini bahwa dirinya, serta bangsanya adalah keturunan dari Ismael. Dari Taurat, Muhammad tahu bahwa bangsa Arab adalah bangsa budak, bangsa yang tersingkirkan, bangsa bodoh yang tidak memiliki KITAB dan AGAMA sendiri. Sedangkan Yahudi adalah bangsa PILIHAN TUHAN, bangsa yang terpelajar yang memiliki KITAB dan AGAMA sendiri.

    Inilah kisah Taurat yang menceritakan hal tersebut:

    Genesis (Kejadian) 16: 1 – 12. Adapun Sarai, isteri Abram (Ibrahim) itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya. Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak.” Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan, lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya. Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.

    Lalu berkatalah Sarai kepada Abram: “Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu; akulah yang memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi baru saja ia tahu, bahwa ia mengandung, ia memandang rendah akan aku; TUHAN kiranya yang menjadi Hakim antara aku dan engkau.” Kata Abram kepada Sarai: “Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik.” Lalu Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya.

    Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur. Katanya: “Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?” Jawabnya: “Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku.” Lalu kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: “Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya.”

    Lagi kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: “Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya.” Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya.”

    Berikut kisah mengenai penetapan Ishak sebagai anak pilihan Tuhan.

    Genesis 17: 15 – 21. Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya. Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya.” Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: “Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?”

    Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!” Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar. Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.”

    Dan inilah kisah saat Ishak lahir yang mengakibatkan Ismael dan ibunya diusir!

    Genesis 21: 1 – 4. TUHAN memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya. Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya. Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya. Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.

    Genesis 21: 9 – 14. Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang bermain dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”

    Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu. Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu.”

    Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

    Bagaimanakah perasaan Ismael dan Hagar terhadap Ishak? Perasaan anak yang seharusnya menjadi ahli waris Ibrahim, namun pada akhirnya justru tersingkirkan karena adanya Ishak. Inilah akar sejarah mengapa bangsa Arab begitu membenci bangsa Yahudi.

    Oleh karena itulah Muhammad menciptakan Islam, yaitu untuk mengubah stigma negatif mengenai bangsa Arab sebagai bangsa budak. Muhammad tahu bahwa untuk memenangkan simpati orang2 Yahudi dan Kristen, agama palsunya harus sejalur dengan sistem kepercayaan Yahudi. Maka dia mengaku sebagai nabi berikutnya di dalam urutan nabi2 Yahudi. Islam dianggap sebagai lanjutan pesan2 Illahi yang tadinya diwahyukan kepada orang2 Yahudi.

    Tapi sebenarnya ini semua adalah usaha cerdik Muhammad untuk menaikkan martabat bangsa Arab. Hal ini tampak jelas dalam Quran, yang mengatakan bahwa kitab2 suci seperti Taurat dan Injil sudah tidak murni lagi, sudah berubah akibat campur tangan manusia, sedangkan Quran adalah wahyu murni dari Allah, yang tak berubah sepanjang masa. (Kenyataannya banyak perubahan terjadi dalam Quran, klik disini) Muslim menyatakan bahwa salah satu perubahan kitab itu terjadi pada kisah Ishak dan Ismail. Quran berkata bahwa Ismail lah yang dipilih oleh Tuhan untuk dikorbankan, (QS 37:100-111) bukan Ishak seperti yang tertulis di Taurat. (Kej 22:1-19)

    Semua perubahan2 ini ditujukan untuk satu hal saja, yakni untuk mengangkat status Ismail di atas status Ishak dan dengan demikian menjadikan orang2 Arab sebagai masyarakat unggul dan dipilih oleh Tuhan untuk memimpin dunia. Inilah alasan mengapa para Muslim Arab begitu keras berusaha menyebarkan Islam dan membuat setiap orang memeluk Islam. Jika seseorang menjadi Muslim, maka dia pun harus percaya akan sejarah baru ini dan status terhormat orang2 Arab.

    Dengan memaksakan Islam kepada negara yang dijajahnya (QS 9:29), Arab mendoktin orang2 untuk percaya akan sejarah baru mereka. Sejarah baru bahwa Arab adalah bangsa terpilih, yang akan memimpin dunia (dengan kalifah Arabnya).

    ISRAEL BERDASARKAN PERJALANAN SEJARAH

    Berdasar Taurat, Israel adalah bangsa yang bebal, yang terkadang menurut, dan terkadang memberontak terhadap perintah Tuhan. Kata Israel berasal dari nama yang diberikan Tuhan kepada Yakub, cucu dari Ibrahim (Kej 32:28). Oleh karenanya seluruh keturunan Yakub kemudian disebut dengan Israel. Yahudi dan Israel adalah nama yang membaur, Israel masa kini digunakan sebagai nama negara, dan Yahudi sebagai suku bangsa sekaligus agamanya. Meskipun demikian orang Yahudi belum tentu beragama Yahudi, banyak diantara mereka yang Agnostik, Kristen ataupun Katolik.

    Sedangkan kata Zionisme, berasal dari kata Zion yaitu nama sebuah bukit didaerah Yerusalem. Zionisme dapat diartikan sebagai gerakan kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia (diaspora) untuk kembali lagi ke Zion, tanah perjanjian, tanah asal nenek moyang mereka.

    Lalu dimanakah tanah perjanjian itu? Tanah yang dijanjikan Tuhan kepada Ibrahim, yang kemudian dijanjikan pula kepada Yakub? Dalam Taurat disebutkan bahwa tanah perjanjian tersebut adalah Tanah Kanaan (Kej 12). Secara umum wilayah tersebut meliputi wilayah Israel modern, termasuk juga wilayah Tepi Barat.

  142. udahlah sesama orang idioooooot gak usah saling mentertawakan, cuman gw gara2 dialog same kamu jadi ikut-ikutan ideoooooot

    hahahahaha hihihihihiiiii, heheheheheheheeeee, hohohohohooooo

    ukhukhuhuhuhuuuk

    aku punya cerita nihhhh

    ada seorang suami istri yang rajiiiiinnn bangeeeeet pergi kepengajian, ibu ini sdh 2 tahun menikah tapi belum juga dikaruniakan anak oleh Alah SWT. setiap ada pengajian ia selalu memohon didoakan oleh ibu2 pengajian, lalu iapun didoakan terus setiap pertemuan pengajian. pada tahun ke3 ibu ini akhirnya dijawab oleh Tuhan doanya, teman2 pengajian sangat senang mendengarnya lalu memberi selamat kpdnya satu/satu.

    tiba2 saja para ibu heran melihat perubahan ibu yg dijawab doanya ini, krn setelah hamil ia tdk pernah hadir lagi kepengajian. lalu sang haji dan ibu haji menghampirinya dan
    bertanya:

    haji: : ” halo ibu, apakabarnya! kenapa ibu tdk ikut kepengajian lagi?

    ibu hamil: ” aduuuuh!!! maaf ya pak, sayakan sedang hamil jadi perlu banyak istirahat dan menjaga dengan minum banyak vitamin dan makanan2 yg bergizi agar kandungan saya ini tidak keguguran. nantinya, jadi mohon maaf ya pak,ibu haji”

    haji : ” okelah bila begitu, tapi kapan ibu bisa hadir dengan kita bersama2 lagi utk pengajian?”

    ibu hamil: ” nanti bila saya sudah cukup kuat kandungannya deh pak, kira2 1 bulan lagi

    SETELAH 1BULAN LEWAT

    HAJI : ” HALO IBU…, BAGAIMANA DENGAN KANDUNGAN IBU SDH BAIKKANKAH, KENAPA KEMARIN TDK IKUT KEPENGAJIAN IBUUUU?”

    IBU HAMIL : ” ADUHHH, MAAF PAK SAYA BELUM BISA PERGI KARENA PERUT SAYA SEMAKIN MEMBESAR, JADI PERLU ISTIRAHAT AGAR SAYA TDK KECAPEAN SEHINGGA ANAK KANDUNGAN SAYA INI TIDAK STRESS NANTINYA, NANTILAH YA PAK BILA SAYA SDH MELAHIRKAN SAYA AKAN DATANG KEPENGAJIAN BAPAK LAGI.”

    haji : ” Allhamdullilah ”

    SETELAH IA MELAHIRKAN, PAK HAJI DAN TEMAN2NYA SANGAT BERGEMBIRA DAN MREKA SATU PER SATU MEMBERIKAN SELAMAT KPDNYA. DAN MRK MENGATAKAN: ” JANGAN LUPA KEPENGAJIAN YAAA!!!!! ”

    HAJI : ” TEMAN2 SAAT INI TEMAN KITA SDH MELAHIRKAN SEORANG ANAK, MARI KITA TUNGGU JANJINYA YG KATANYA IA AKAN DATANG KEPENGAJIAN SETELAH MELAHIRKAN.”
    ( SETELAH DITUNGGU2 IAPUN TAK DATANG LAGI)

    HAJI : ” HALO IBU, APA KABARNYA, KENAPA IBU BELUM JUGA DATANG KEPENGAJIAN, ADA APA IBU….., MUNGKIN SAYA BISA MEMBANTU IBU….

    IBU HAMIL : ” MAAF PAK, SAYA SANGAT REPOT SEKALI DENGAN

    BAYI SAYA, SAYA HARUS MENJAGANYA KARENA SAYA DIRUMAH TIDAK PUNYA PENGASUH DAN PEMBANTU. JADI SEMUA SAYA YANG MENGERJAKAN UNTUK MEMPERSIAPKAN KEPERLUAN BAYI SAYA INI. NANTILAH PAK BILA ANAK INI SDH MULAI BERJALAN, SAYA BERJANJI AKAN MENGIKUT PENGAJIAN KEMBALI.

    haji : ” Allhamdullilah ”

    SETELAH ANAK ITU MULAI BISA BERJALAN MAKA MEREKA MENUNGGU KEMBALI IBU TERSEBUT DALAM PERTEMUAN PENGAJIAN, TTP YG DITUNGGU2 TIDAK JUGA DATANG MAKA PAK HAJIPUN KEESOKKANNYA MENDATANGI KEMBALI.

    Haji : ” apa kabar ibu…., bagaimana dengan anak ibu… apakah sdh dapat berjalan?

    ibu hamil: ” anak saya memang sdh bisa berjalan pak, ttp saya sangat kewalahan dengan anak ini krn anak ini setelah dapat berjalan ia tdk bisa diam, nakalnya gak ketolongan sekali pak>” jadi saya perlu menjaganya penuh ketat, maaf pak222, bila anak ini sdh agak remaja maka saya akan pergi deh ketempat pengajian bapak”

    haji : ” Allhamdullilah”

    setelah anak itu meranjak besar:

    haji : ibu ayo pergi kepengajian, ingat ini hari apa… mari ibu bergabung lagi bersama kami!!!

    ibu hamil : maaf pak, saya stress krn setelah anak ini

    meranjak remaja ia harus dijaga super extra lagi krena banyak teman2 pergaulannya yg tidak benar, jd mohon maaf sekali lagi pakkkk”

    pak haji menggeleng-geleng kepala dan lalu pergi. akhirnya setelah ibu ini tidak dikunjungi lagi, ternyata sang suami ini datang kepak haji, pak haji terheran2 dan mulai tersenyum.

    pak haji : ” ada apa bapak datang kemari, dan mengapa tidak bersama dengan ibu…???

    sang suami : ” maaf pak, kedatangan saya kemari hanya ingin minta satu permintaan. ” silakan pak, kami akan menbantu bapak apapun permohonan bapak, kira2 apa yang bisa kami bantu pak???”””

    sang suami : ” begini pak haji… istri saya saat ini tdk bisa pergi kepengajian bapak lagi. ” kenapa pak????

    sang suami : ” karena istri saya stress berat sama anak saya dan sekarang ia dipanggil kerahmattulloh”

  143. SUDAH DINUBUATKAN SEBELUMNYA BAHWA AKAN TAMPIL PENGEJEK YG MENYESATKAN UMAT MANUSIA.

    Anda masuk dalam golongan mana ? Abu, hitam atau putih? Jika saudara memilih pada hari ini masuk dalam kelompok org yg tdk percaya kepada Kristus, maka ayat ini berlaku atas anda:

    1:18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: “Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.”

    dan apa motif penyangkalan itu ? hanya masalah perut, kekuasaan dan kesenangan. Banyak yg berkhianat demi kepentingan popularitas dan menjaring semua orang untuk mengikuti ajarannya, aku dulu sangat memburu kebenaran itu, dan apa yg aku temukan adalah ketidak pastian, semua ayat2 dalam tulisan kitab itu…tidak pasti dan ragu2.

    sekarang aku dipanggil murtadin
    kesimpulanku beragama tidak sama dengan beriman, yg lebih aneh pakaian2 / asesoris bagsa arab dibawa dalam agama, tidaklah universal.

    apa motif mereka?
    Yudas 1:16
    “Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan”.

    saya baca wahyu :
    (13-1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
    13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
    13:3 Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
    13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
    13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
    13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
    13:7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.
    13:8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.
    13:9 Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

    INILAH ANTIKRIS !

  144. Kutipan…………..
    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 145
    Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang lalim

    Bandingkan dengan Surat Injil yang di tulis Yudas (bukan Yudas Iskairot yang mengkhianati YESUS):

    Yudas

    1:1. Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.

    1:2 Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu.

    1:3. Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.

    1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

    1:5 Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya.

    1:6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

    1:7 sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

    1:8. Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.

    1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: “Kiranya Tuhan menghardik engkau!”

    1:10 Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.

    1:11 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

    1:12 Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.

    1:13 Mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya.

    1:14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: “Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,

    1:15. hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan.”

    1:16 Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.

    1:17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.

    1:18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: “Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.”

    1:19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.

    1:20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

    1:21 Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

    1:22 Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu,

    1:23 selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

    1:24 Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya,

    1:25 Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.

    SAYA NGGA USAH NAMBAH, TETAPI saya ulangi ayat ini:

    1:10 Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.

    Wassalam
    Achmad Jerot (Aku dituduh murtad)

  145. 276 (Hamba Allah)

    HIHIHIHIHIIIIIII
    Akhirnya Hamba Allah ini mengaku juga bahwa Yesus/Isa itu adalah Sang Pencipta yang tdk ada menjadi ada, krn dia barusan mengutip kitab paulus dan mensetujuinya lhoooo”:…………dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup”

    thangs so much hamba Allah, anda mulia dimata Tuhan Yesus lhoooo!!!

    Puji Tuhan, Halleluyahhh, bila begitu saya ucapkan pada bapak, MERRY CHRISMAS” Tuhan Yesus selalu memberkati engkau dan keluargamu. aminnnn

  146. @ kebenaran ( namana d ganti )..

    jangan pindah topik dulu kang…

    ayow d selesein ini dulu… baru ke yang lain.. hallah…

    g mana kang……..

  147. Shaloom=)

    saya dpt sedikit penjabaran ttg ayat Quran ini :

    “Dan kerana ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, rasul Allah, Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi orang yang mereka bunuh adalah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang pembunuhan Isa; benar-benar dalam keraguan tentang yang di bunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahawa yang mereka bunuh itu adalah Isa”.(Qs. An-Nisa (4):157)

    Dari keterangan nats Quran ini, dapat kita tarik suatu pengertian bahwa:

    1. Memang telah terjadi peristiwa sesorang telah disalib dan mati(bukan pingsan) Tetapi tidak dipastikan siapa yang mati itu. Quran menyangkal bahwa yang mati itu adalah Isa Almasih (Isa (as) Al-Masih). Ada yang mengatakan behwa yang disalib itu adalah Yahuza atau yudas.

    2. Menurut Quran itu juga dikatakan bahwa orang-orang Yahudi memang mengatakan dengan yakin, bahwa sesungguhnya mereka itu telah “membunuh atau menyalib” Isa (as) itu.

    Sekarang kita harus mencari keterangan yang menyakinkan, siapa sebenarnya yang disalib dan mati itu. Untuk mendapatkan keterangan ini, kita harus mencari suatu dokumentasi sejarah, atau suatu kesaksian dari seseorang atau beberapa orang yang melihat dengan mata kepalanya sendiri akan peristiwa ini terjadi.

    Dalam hal ini, adalah Alkitab, yang merupakan dokumentasi sejarah yang otentik, yang terbuka dapat menjadi bahan informasi penyelidikan kita dalam masalah ini.

    1. Saksi pertama.

    Cerita mengenai Isa (as) di kayu salib ini terdapat didalam keempat injil, yaitu: Injil Matius 27:35-38; Injil Markus 15:25-28; Injil Lukas 23:35-38 dan Injil Yohanes 19:18-24.

    Kesaksian dari keempat penulis Injil ini adalah merupakan bukti sejarah yang nyata tenyang kematian Isa (as) dikayu salib itu.

    Disamping itu dari keempat penulis injil ini, masih terdapat banyak orang-orang lain yang menyaksikan peristiwa itu terjadi dengan mata kepala mereka sendiri. Kesaksian dengan mata kepala sendiri ini, adalah kesaksian yang sah dan dapat diterima dan benar. Kalau kita berpijak kepada ketentuan hukum, bahwa kesaksian 2 atau 3 orang sudah cukup untuk meneguhkan bahwa sesuatunya itu sebagai hal yang benar secara hukum.(Ulangan 17:6-7). Sebab itu kesaksian dari 4 penulis Injil ini tentang benarnya terjadi Isa (as) disalib dan mati, adalah merupakan kesaksian yang benar dan sah serta menyakinkan kebenarannya dapat dipercaya, dibandingkan dengan kesaksian Al-Quran yang ditulis sesudah 6 abad kemudian dengan dugaan-dugaan yang tidak meyakinkan.

    2. Bukti kedua.

    Dalam ayat Al-Quran itu sendiri dikatakan: “Sesungguhnya kami (orang-orang Yahudi) telah membunuh Almasih, Isa Ibnu Maryam”.

    Kalimat ini berisikan pemberitahuan yang sungguh-sungguh, tidak diragukan, bahwa yang disalibkan itu adalah Isa (as), bukan orang lain. Hal ini sesuai dengan keterangan Matius 27:16-17 yaitu waktu itu orang-orang Yahudi ditawari memilih: Isa (as) disalib ataukah Barnabas penjahat yang dipenjara itu dibebaskan. Orang-orang Yahudi memilih Isa (as) disalib.

    3. Bukti ketiga.

    Setelah Isa (as) dinyatakan mati oleh kesaksian kepala Pasukan maka Jusuf Arimatea datang kepada Pontius Pilatus untuk meminta mayat tersebut untuk dikuburkan. Permintaan itu dikabulkan. (Markus 15:42-46)

    Seandainya yang diturunkan dari kayu salib itu bukan Isa (as), pastilah Jusuf Arimatea menolaknya atau memberi keterangan ketidak benaran itu.

    4. Bukti keempat

    Orang-orang Yahudi meminta kepada Pontius Pilatus supaya kuburan dimana Isa (as) dikuburkan agar dijaga. Permintaan itu dikabulkan. (Matius 27:62-66)

    Seandainya yang dikuburkan itu adalah orang lain, bukan Isa (as), tidaklah mungkin orang-orang Yahudi mrnjagai kuburan tersebut, karena Isa (as) pernah mengatakan bahwa pada hari ketiga Ia akan bangkit (hidup) kembali.

    5. Bukti kelima.

    Seandainya yang disalibkan itu, bukan Isa (as) sendiri, tidaklah mungkin Ia dapat mengeluarkan kata-kata yang penuh “kasih” sebagai aslinya tabiat Isa (as), yaitu: “Bapa, ampunilah mereka sebab tidak diketahuinya apa yang diperbuatnya” dan kalimat “Sudah Genap” (Te-telestai). Ini bukti yang membuktikan bahwa yang disalib dan mati itu, tidaklah lain daripada Isa (as) Al-Masih itu sendiri.

    6. Bukti keenam.

    Seandainya yang disalib dan mati itu bukan Isa (as), tidaklah mungkin murid-murid Isa (as) berani berkotbah ditengah-tengah bangsa Yahudi, sebagai kesaksian bahwa yang disalib dan mati dikayu salib itu adalah Isa (as) dan telah bangkit (hidup kembali), dengan rersiko yang sangat besar, yaitu akan dihukum mati oleh penguasa-penguasa Yahudi.

    Dalam Khotbahnya Petus telah menyatakan:

    “Hai orang-orang Israel, dengarkanlah perkataan ini: Yang aku maksudkan ialah Isa (as) dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mukjizat-mukjizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantara Dia ditengah-tengah kamu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencanaNya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.” (Kis. 2:22-24)

    Ini adalah khotbah Petrus disertai oleh 10 rasul-rasul lainnya -para Hawariyun Sayidina Isa, di Yerusalem (‘Baitulmaqdis’), pusatnya penguasa imam-imam Yahudi. Dalam khotbahnya di Serambi Salomo, sekali lagi Salomo mengatakan:

    “Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri? Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Isa (as) yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan. Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu. Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.” (Kis. 3:12-15)

    Dari sekian banyak adanya bukti-bukti yang menyakinkan ini maka tanpa ragu kita dapat memastikan bahwa “orang yang disalibkan dan mati itu adalah Isa (as)”, bukan orang lain, bukan Yudas atau Yahuza. Sedangkan Yudas tidaklah mati disalib, melainkan ia mati karena bunuh diri. (Kis.1 :18)

    Sebab itu dapat saya simpulkan dengan yakin, bahwa keterangan penyangkalan Quran s. an Nisa 157-158, sama sekali tidak ada kekuatan untuk diterima kebenarannya kalau yang disalib dan mati itu bukan SayidinaIsa (as)…

  148. @ kebenaran..

    benar sekali mas… dalam perjanjian lama ….

    apa benar itu benar2 mengarah ke YESUS….

    “seperti engkau ini……” dalam ulangan 18:18.. masih mengarah jauh ke muhammad… bukankah begitu……….

  149. DARI SEKIAN PARA NABI DIKITAB PERJANJIAN LAMA MEMBICARAKAN TENTANG NUBUATAN” MESSIAS” DAN DARI SEKIAN KITAB INJIL MEMBICARAKAN MENGENAI SETELAH PENGENAPAN ” MESSIAS “.

    INTI SARI KITAB PERJANJIAN LAMA ADALAH BERBICARA “JURUSELAMAT MESSIAS yaitu menuju kpd “Yesus.K.

    IntiSari Kitab Injil berbicara” Bapa telah mengenapi janjiNya kpd umat manusia mengenai JuruSelamat yg diperkatakan oleh Sang yg dinubuatkan yaitu” Yesus.K.

    Yesus berkata: ” Aku berkata kpdmu bahwa Kitab ini sudah digenapi saat ini.” lalu org2 Yahudi sangat marah krn Yesus berkata bahwa Ia telah mengenapi nubuatan kitab Yesaya tersebut.

    akan ttp Yesus berkata: karena itu sama sprti dahulu diantaramu yang menolak utusan nabi2 dan membunuh mereka Akupun tdk memberikan tanda2 mukjijat diantara kamu dan kamupun hendak membunuhKu.

  150. @ KEBENARAN.. ( nick nya doankz )

    satu ayat saja mas untuk menyangkal..

    1 Korintus 8:6
    namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

    Yang ngomong siapa ya… apakah yesus sendiri….

    xixixixixixixixixi… mas lutju duech………..

    pantas aja…. AL QURAN begitu sempurnanya hingga g bisa d bantah,,,…. fisik rasul d bawa2.. jhahahahahaha…

    apakah sebutan watak kasih adalah seperti watak mu…

    bagus lah klo begitu….

    mau d bahas kah…

  151. pada poin pertama bukankah kata2 tersebut adalah kata2 yang disebutkan umat islam sebagai shadatnya muslim.

    berarti sebelumnya kitab Kristen maupun Yahudi telah lebih dahulu menerangkan dan memperingatinya pada poin pertama ttng keesaan, artinya “‘ MUHAMMAD ” benar2 mengubah dan membelokkan kitab Yahudi dan Nasrani, krn umat muslim mengaku bahwa nabinya adalah nabi terakhir dikrnkan muhammad telah menyebarkan keesaan Allah akan ttp ia tdk memberitakan “MESSIAS” yg telah dinubuatkan sejak purbakala yaitu:
    “JESUS CRISTUS LORD AND GOD FOR ALL MAN THE WORD”

  152. mau tau tentang kebenaran TuhanNya Kristen yg mengajarkan bahwa Allah itu adalah ” esa” saya mohon buka matamu yang selebar2nya yaaaa and simak dgn baikkkkk:Yesaya 45:5
    Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,

    Ulangan 4:35
    Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.

    Rasul Paulus menulis kepada Timotius, “Karena Allah itu esa (satu) dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus” (1 Timotius 2:5); demikian juga tertulis pada ayat-ayat lain :

    1 Korintus 8:6
    namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

    Efesus 4:6
    satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan Yesus sendiri menekankan pentingnya ajaran Kitab Suci ini tentan ke-Esa-an Allah; ketika ia berkata:

    Markus 12:29
    Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

    TRINITAS adalah ajaran Kristen yang paling kontroversial, karena ajaran ini bukan saja sukar untuk dimengarti, namun banyak menoleh semua dan di dalam semua.
    ameeeen

  153. huaduuhh….yang mengaku anak TUHAN… kapan TUHAN beranak… tinggal ciptain aja jadi deh… klo di anggep anak…

    wah2 ntar jadi sombong nuh….baru mengaku anak TUHAN aja dah sombong….capexxx..dexxxx

  154. mendingan you jawab aje sendirian deeehhh, gw anak Tuhan gak mau memusingkan yang begito, bagi gw yang terpenting adalah gw mengenal Allah yang sesungguhnya krn Allah lebih dahulu mengenal gw dengan kasihNya. hihihihihihiiiiiii

  155. saya salut kepada anda-anda yang diatas berani mempertahankan keyakinan masing-masing, walopun langit akan runtuh namun keyakinan tetap dipertahankan;

    saya mo nanya ; kalo RASULULLAH MUHAMMAD Saw. menurut pendapat anda-anda diatas dapat menyebutnya dia tidak waras

    suka wanita, atau

    Benar-benar Dia RASULULLAH SAW utusan ALLAH SWT ke muka Bumi ini.

  156. @Assalamualaikum warahmatullahi wabrakatuh..

    Mas…Wahahahhaa… ato pake nick apa ja dah..

    ngasih masukannya banyak bgt.. sayang sekali kalo d lewatkan…

    monggo kita bahas satu persatu mas,… mau d bahas yang mana dulu… nanti berurutan .. biar sama 2 dapat ILMU… monggo..

    tak tunggu konfirmasinya…..

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

  157. Runtuhnya Mitos Kebutahurufan Nabi Muhammad
    Ajaran bahwa Rasulullah tidak mampu baca-tulis adalah sebuah kekeliruan tafsir sejarah yang konyol. Inilah buku kontroversial yang mematahkan mitos kebutahurufan Nabi Muhammad.

    Kalau ada umat yang begitu bangga menerima kenyataan bahwa pemimpin atau nabi-nya sebagai sosok yang buta huruf, itulah umat Islam. Tak ada lain. Sejak kecil, ketika seorang anak muslim mulai mengenal baca-tulis, ajaran bahwa Nabi adalah sosok yang buta huruf selalu ditekankan.

    Kebutahurufannya seakan menjadi kenyataan yang patut dibanggakan dan bisa membangun kepercayaan diri umat Islam! Pertanyaannya, benarkah ajaran itu? Atas dasar apa Nabi dianggap sebagai sosok yang buta huruf? Apakah ia pernah menyatakan dirinya betul-betul tidak mampu membaca dan menulis sejak kecil hingga akhir hayatnya? Lalu, jika ada anggapan ia mampu membaca dan menulis, apakah itu akan mengurangi keabsahannya sebagai utusan Allah?

    Bagi Syekh Al-Maqdisi, jawabannya cukup jelas: Ada tafsir sejarah yang keliru terhadap kapasitas Rasulullah, khususnya dalam soal baca-tulis. Dan semua itu, bersumber dari kekeliruan kita dalam menerejamahkan kata “ummi” dalam Alquran maupun Hadis, yang oleh sebagian besar umat Islam diartikan “buta huruf”.

    Menurut Al-Maqdisi, “ummi” memang bisa berarti “buta huruf”, tapi ketika menyangkut Nabi Muhammad, “ummi” di situ lebih berarti orang yang bukan dari golongan Yahudi dan Nasrani. Pada masa itu, kaum Yahudi dan Nasrani sering kali menyebut umat di luar dirinya sebagai orang-orang “ummi” atau “non-Yahudi dan non-Nasrani”. Termasuk Rasulullah dan orang Arab lainnya.

    Selain itu, kata “ummi” di situ juga bisa merujuk pada kata “umm” atau ibu kandung. Jadi, maknanya adalah “orang-orang yang seperti masih dikandung oleh rahim ibunya, sehingga belum tahu apa-apa”.

    Dalam buku ini, Syekh Al-Maqdisi menunjukkan bukti-bukti otentik (hadis) yang menunjukkan fakta sebaliknya bahwa Rasulullah adalah sosok yang justru pintar membaca dan menulis. Antara lain, sebuah hadis yang diungkapkan Zaid bin Tsabit bahwa Nabi pernah bersabda: ”Jika kalian menulis kalimat Bismillahirrahmanirrahim, maka perjelaslah huruf sin di situ.”

    Pikirkan, kalau untuk soal huruf saja ia memperhatikan, ibarat seorang editor naskah, mungkinkah Nabi seorang yang buta huruf? Buku Maqdisi ini, sekali lagi, mematahkan semua kekeliruan sejarah ini.

    sumber :
    http://www.kaylapustaka.com/content/view/1/1/
    Segala yg benar datangnya dari Allah yg salah dari saya sendiri…

    [s]Trezz Pisces

    Mayor

    Points : 2067
    Reputasi: 5 Update Reputasi Member Ini
    Thanks : 9 posts

    Post: #3
    22 Mar 2008 12:34 (This post was last modified: 22 Mar 2008 12:36 by megumi.)
    Nabi Muhammad Buta Huruf Apa Genius?

    Akidah umum umat Islam menggariskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah “ummi”: tidak tahu tulis-baca. Keyakinan ini begitu melekat di alam bawah sadar mereka. Sehingga muncul semacam keyakinan bahwa tanpa “keummian” beliau, wahyu tidak sempurna. Apakah benar beliau “ummi” sejak kecil hingga menghadap Allah SWT? Atau sebaliknya? Beliau benar-benar jenius.

    Syek Al-Maqdisi, seorang pemikir Timur Tengah, menulis buku sangat kontroversial, ‘Khurâfatu Ummiyati Muhammad’ (Mitos Keummian Muhammad) yang diterjemahkan oleh Abu Nayla dengan judul “Nabi Muhammad: Buta Huruf atau Genius” (Jakarta: Nun Publisher, Cet. I, April 2007).

    Lewat analisis-kritisnya, Syekh Al-Maqdisi menggugurkan keyakinan umat Islam tentang keummian Nabi Muhammad SAW. Menurut beliau, ada beberapa ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang keummian Nabi Muhammad, tapi disalahpahami. Yaitu: [1] Qs. Al-A‘râf: 157; [2] Qs. Al-A‘râf: 158. Dua ayat ini lah yang secara terang-terangan menyebut tentang “keummian Nabi Muhammad”.

    Tapi, ada ayat lain yang secara implisit menyebutkan kata “ummi” di dalam redaksinya, yaitu: [1] Qs. Al-‘Ankabût: 48; [2] Qs. Al-Jumu‘ah: 2.

    Di dalam Al-Qur’an, terdapat banyak ayat yang membantah dan menggugurkan dan membantah kebutahurufan Nabi Muhammad SAW. Diantaranya: [1] Al-‘Ankabût: 48; [2] Qs. Al-‘Alaq: 1-5; [3] Qs. Ali ‘Imrân: 164; [4] Qs. Al-Jumu‘ah: 2; [5] Qs. Ali ‘Imrân: 75.

    Selain ayat-ayat Al-Qur’an di atas, untuk menyanggah keummian Nabi Muhammad, beliau menyebutkan fakta-fakta rasional dan sejarah. Sebagai contoh, beliau mengutip pendapat al-Zarqânî dalam “Manâhil al-‘Irfân” (I: 357) bahwa Nabi Muhammad pada akhirnya mengerti baca-tulis tepat ketika beliau telah mendapat petunjuk dan gaung firman yang dibawanya semakin menguat. Ketika itu, orang-orang Arab sudah tak mampu lagi menentang Al-Qur’an dengan membuat satu surah saja sebagai tandingannya. Dan fakta kebutahurufan Nabi Muhammad pada awal-awalnya hanyalah persoalan situasional yang diperlukan untuk membangun argumen yang kuat, dan agar mukjizat tampak lebih jelas menunjukkan kejujuran Nabi Muhammad dalam klaim kenabian dan risalahnya.

    Bukti lain adalah apa yang diriwayatkan oleh al-Shaduq dalam ‘Ilalus Syara‘i’ (Argumen-Argumen Syariat). Abu Abdillah pernah meriwayatkan, “Sebagian dari apa yang telah dianugerahkan Allah kepada Rasulullah adalah kemampuan membaca, walau tidak kemampuan menulis. Dan tatkala Abu Sufyan hendak menyerahkan salah satu surat Abbas kepada Nabi yang sedang menuju Madinah, beliau membacanya. Tetapi beliau tidak mengabarkan hal itu kepada para sahabat, dan memerintah mereka untuk memasuki Madinah. Setelah sampai di Madinah, beliau baru mengabarkan isi surat tersebut kepada para sahabatnya. (Bihârul Anwar, XVI: 133).

    Hemat saya, buku ini sangat menarik untuk ditelaah. Selain argumennya kuat dan kukuh, kandungannya sangat ringkas dan padat. Sehingga, pembaca tidak merasa bosan. Di samping itu, kritiknya benar-benar tajam dan “to the point”. Secara pribadi, saya semakin yakin bahwa Nabi Muhammad itu benar-benar genius: bisa tulis-baca pasca-kenabiannya. Karena memang tidak mungkin dia memerintahkan umatnya untuk membaca, sementara beliau tidak faham tulis-baca.

  158. Nabi Muhammad itu bisa membaca. Karena :
    1. Keturunan bangsawan karena suku Quraisy itu hampir seluruhnya bangsawan termasuk dia dan pamannya, ga mungkin seorang bangsawan itu buta huruf!!
    2. Turunnya surat Al-alaq dengan perantar Jibril yang berbunyi “iqra” “bacalah” sampai 3x itu menitik beratkan pada membaca kondisi negri Mekaah pada saat itu yg masyarakatnya penuh dengan kemaksiatan. Karena rasulullah waktu itu menjawab “ma ana bi qori” ma = dengan apa, ana = saya, bi qori = membaca, jadi rasulullah berkata “ma ana bi qori”, Dengan apa saya membaca!! karena logisnya waktu Allah menurunkan wahyu itu hanya berupa kallam atau perkataan dengan perantara jibril jadi tidak berupa tulisan atau pun yg berbentuk fisik jadi bukan saya tidak dapat membaca!!
    3. Dia itu menjadi orang kepercayaan Siti Khadijah, dan Siti Khadijah itu seorang pedagang besar. Siti khadijah itu berdagang itu melingkup antar Negara yaitu sampai keluar Jazirah Arab, dan rasulullah itu seorang Managernya Khadijah yg mengatur perdagangan dan tidak mungkin seorang manager itu luput dari yg namanya TULIS MENULIS, dan tidak mungkin jg seorang yg bisa menulis itu buta huruf.
    4. Dia itu bukan sekedar Pemimpin Agama tapi dia juga sebagai pemimpin Negara. Karena beliau yg menuliskan tinta emas di madinah yg menjadikan Madinah sebagai Negara Islam Pertama Didunia. Di madinah itu beliaulah sebagai PRESIDENNYA. beliau yg menata sistem pemerintah disana dengan Hukum Islam. Masa seorang Presiden Buta huruf.!!

    5.dia itu seorang pedagang ontaaaa,yg pasti bisa bacaaaa,nuliiiiissss, anddd berhituuuuuungggg….!!! jadi dia itu tau duit,duit,duit,duiiiiiiiiiiitttt!!!!!

  159. Lovekirana : karena bagi saya justru semakin dini saya mengetahui kebobrokan islam semakin secepatnya saya harus bersikap dan menentukan arah….
    tentu saja saya harus segera murtad karena saya menemukan jalan kebenaran…. bagaimana mungkin saya terus mengikuti jalan yang salah dengan harapan bahwa jalan itu suatu saat nanti benar sementara didepan saya sudah jelas sekali mana jalan yang benar itu????Kenapa sebaiknya usia 40 an, bkn krn Muhamad menjadi nabi pd usia tsb, tapi bdasarkan ilmu psikologi dan pengalaman pribadi, pd usia itulah tcapai kematangan mental. Sebelum usia tsb fikiran sering2 berubah2 tgantung pengetahuan dan pengalaman…
    Perlu diketahui gagasan reformasi hukum Islam itu sdh lama. Pelopornya bahkan mantan Menteri Agama Munawir Sadzali dgn gagasan bertajuk Reaktualisasi Hukum Islam lebih dr 20 th lalu. Silakan googling. Gus Dur kan jg bilang bhw Quran tidaklah segala galanya

    bung… saya benar2 menyarankan anda pergi ke ulama atau kiai daripada hanya sekedar menelan paramex karena sepertinya paramex sudah tidak mempan mengatasi pusingnya kepala anda…

    salam damai dari saya untuk anda selalu dan selamanya…

    Itu dia Ulama yg mana dulu, Tiap2 ulama jg lain2 penafsirannya
    Terima kasih Pak Gedebul atas jawaban jujurnya dan semua yg anda jawab saya rasa benar 100%. Selamat!!!! =D>

    Inilah saripati jawaban Pak Gedebul, yaitu:

    (1) menolak Hadist sebagai dasar ajaran Islam;

    (2) mengimani adanya Rukun Islam yang petunjuk dan jumlahnya HANYA ditentukan oleh Hadist (yaitu sebanyak 6 buah);

    (3) mengimani adanya Rukun Iman yang petunjuk dan jumlahnya HANYA ditentukan oleh Hadist (yaitu sebanyak 5 buah);

    Untuk menguji salah satu pentingnya Hadist sebagai dasar eksistensi Rukun Iman dan Rukun Islam adalah pertanyaan2 ttg Ritual Haji (salah satu Rukun Islam). Ini saripati jwban Pak Gedebul berikutnya:

    (4) (berniat) menjalankan Ibadah Haji atas dasar kisah pengurbanan Ismail yg dikisahkan baik oleh Alquran maupun Hadist, tapi HANYA Hadist yg menyebut nama anak tersebut “Ismail”.

    lebih rinci lagi ttg Ibadah Haji, Pak Gedebul menjwb:

    (5) (berniat) menjalankan ritual sa’i (salah satu ritual WAJIB dlm Ibadah Haji), tapi;
    (5.1) HANYA Hadist YANG MENGENAL Siti Hajar sbg istri Nabi Ibrahim & sekaligus ibu Ismail;
    (5.2) HANYA Hadist YANG MENCERITAKAN kisah Siti Hajar berlari2 antara Shafa dan Marwah utk mencari susu bagi Ismail (dasar ritual sa’i);

    sementara Alquran TIDAK MELAKUKAN point 5.1 & dan 5.2.

    K e s i m p u l a n :

    Sudah jelas dan tegas, Pak Gedebul menolak Hadist mentah2 sebagai dasar ajaran Islam, tapi ternyata HARUS mengkais2 Hadist utk hidup dan beribadah sebagai penganut Islam.

    Apakah Pak Gedebul muslim standar?
    Jawaban saya: Tidak, anda islam-nya ngelindur alias 1/2 murtad yg masih di bwh bayang2 neraka jahanam bang Memed; ](*,)

    Untuk mengetahui kualitas islamnya Pak Gedebul secara pasti dan dapat difatwakan langsung halal tidaknya, silahkan konsultasi gratis pada:

  160. ini hasil testnya:

    Pertanyaan Ke-1
    [Apakah Pak Gedebul menolak Hadist dan Sirakh sebagai sumber ajaran Islam layaknya Alquran?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    B

    Pertanyaan Ke-2
    Apakah Pak Gedebul mengimani dan menjalankan Rukun Iman dan Rukun Islam?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    A

    Pertanyaan Ke-3
    Ada berapa jumlah Rukun Iman?
    Jawab:……………A. 5 ………………….. B. 6

    B

    Pertanyaan Ke-4
    Dari mana Pak Gedebul tahu bahwa jumlah Rukun Iman itu …..(sesuai jwb pertanyaan ke-3)?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    B

    Pertanyaan Ke-5
    Ada berapa jumlah Rukun Islam?
    Jawab:……………A. 5 …………………. B. 6

    A

    Pertanyaan Ke-6
    Dari mana Pak Gedebul tahu bahwa jumlah Rukun Islam itu …..(sesuai jwb pertanyaan ke-3)?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    B

    Pertanyaan Ke-7
    Di manakah diceritakan kisah pengurbanan anak Ibrahim itu?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    C

    Pertanyaan Ke-8
    Jika Alquran menceritakan kisah pengurbanan anak Ibrahim, apakah anak yg dikorbankan itu dinamai Ismail dlm kisah itu?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    B

    Pertanyaan Ke-9
    Jika Hadist menceritakan kisah pengurbanan anak Nabi Ibrahim, apakah anak yg dikorbankan itu dinamai Ismail dlm kisah itu?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    A

    Pertanyaan Ke-10
    Di manakah nama Hagar disebut/ditulis sebagai isteri Nabi Ibrahim?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    B

    Pertanyaan Ke-11
    Salah satu ritual dlm Ibadah Haji adalah Ritual sa’i, yakni berlari antara bukit Shafa dan Marwah untuk mengenang Hagar istri Nabi Ibrahim ketika mencari susu untuk anaknya nabi Ismail. Di manakah diceritakan kisah Hagar yg berlarian antara Shafa dan Marwah tsb?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    B. Gimana sy Muslim standar bukan?

  161. Pak Gedebul, utk memahami lebih simple apa sih “Islam versi Gedebul” itu, maka berikut ini sejlh pertanyaan multiple choices:

    Pertanyaan Ke-1
    [Apakah Pak Gedebul menolak Hadist dan Sirakh sebagai sumber ajaran Islam layaknya Alquran?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    Pertanyaan Ke-2
    Apakah Pak Gedebul mengimani dan menjalankan Rukun Iman dan Rukun Islam?
    Jawab:……………A. Ya ………………… B. Tidak

    Pertanyaan Ke-3
    Ada berapa jumlah Rukun Iman?
    Jawab:……………A. 5 ………………….. B. 6

    Pertanyaan Ke-4
    Dari mana Pak Gedebul tahu bahwa jumlah Rukun Iman itu …..(sesuai jwb pertanyaan ke-3)?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    Pertanyaan Ke-5
    Ada berapa jumlah Rukun Islam?
    Jawab:……………A. 5 …………………. B. 6

    Pertanyaan Ke-6
    Dari mana Pak Gedebul tahu bahwa jumlah Rukun Islam itu …..(sesuai jwb pertanyaan ke-3)?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    Pertanyaan Ke-7
    Di manakah diceritakan kisah pengurbanan anak Ibrahim itu?
    Jawab:……………………….. B. Hadist …………… Hadist

    Pertanyaan Ke-8
    Jika Alquran menceritakan kisah pengurbanan anak Ibrahim, apakah anak yg dikorbankan itu dinamai Ismail dlm kisah itu?
    Jawab:……………A. Ya

    Pertanyaan Ke-9
    Jika Hadist menceritakan kisah pengurbanan anak Nabi Ibrahim, apakah anak yg dikorbankan itu dinamai Ismail dlm kisah itu?
    Jawab:……………A. Ya …………………
    Pertanyaan Ke-10
    Di manakah nama Hagar disebut/ditulis sebagai isteri Nabi Ibrahim?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    Pertanyaan Ke-11
    Salah satu ritual dlm Ibadah Haji adalah Ritual sa’i, yakni berlari antara bukit Shafa dan Marwah untuk mengenang Hagar istri Nabi Ibrahim ketika mencari susu untuk anaknya nabi Ismail. Di manakah diceritakan kisah Hagar yg berlarian antara Shafa dan Marwah tsb?
    Jawab:……………A. Alquran …………… B. Hadist …………… C. Alquran dan Hadist

    Sekali lagi mohon dijawab dgn cukup memilih A, B atau C sesuai dgn pilihan yg tersedia. Thanks.

  162. Menurut Quran, Tuhan Yang Maha Esa sendirilah yang menamai diri-Nya Allah.

    “Sesungguhnya Aku adalah Allah, tiada Tuhan selain Aku, Maka Sembahlah Aku” (QS 20 : 14).

    Dalam QS 19 : 65 Tuhan bertanya : “Hal Ta’lamu Lahu Samiyyan”.

    Ayat ini dipahami oleh ulama2 Islam dengan makna: Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang bernama seperti ini? Atau Apakah engkau mengetahui sesuatu yang berhak memperoleh keagungan dan kesempurnaan sebagaimana Pemilik nama itu (Allah)? Atau bermakna Apakah engkau mengetahui ada nama yang lebih agung dari nama ini? Juga dapat berarti Apakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?

    Mungkin Muhammad sewaktu menulis ayat tersebut tidak mengetahui bahwa berabad2 sebelumnya kata Allah telah digunakan oleh orang Hindu India untuk menamai Tuhan mereka. Kata yang sama yang digunakan nenek moyang Muhammad untuk menyebut tuhan mereka.

    Kata “ALLAH” sebenarnya telah ada jauh sebelum munculnya Islam. Kata ini kemungkinan diambil dari sebutan sansekerta untuk Dewi Dhurga (dewi bulan-Allah).

    Dan nama “Allah” ini sebenarnya juga terdapat dalam Kitab Suci Hindu yaitu Rigveda Book 3 Hymn 30 V. 10 dan Rigveda Book 9 Hymn 67 V. 30.

    Kata Allah memang diyakini diambil dari bahasa sanskerta, namun “wujud” Allah yang ada pada jaman Muhammad bukanlah Dewi Durga. Hal ini dikarenakan percampuran kepercayaan Hindu India, dengan kepercayaan2 lain yang memang asli dari Jazirah Arab tersebut. Untuk jelasnya kita simak penjelasan berikut.

    Beberapa pengkritik islam mengatakan bahwa Allah dalam Islam adalah Dewa Bulan. Ini tidak Benar! Penulis yang lain mengatakan bahwa Allah dalam Quran berasal dari dewa bulan pada masa sebelum Islam. Ini mungkin benar! Kebenaran yang tak dapat disangkal adalah: konsep Allah dalam Quran berhubungan dengan penyembahan dewa bulan, dan secara tidak langsung terhadap dewa bulan itu sendiri sebagai objek penyembahan pada masa sebelum Islam. Lebih dari itu, pusat penyembahan dewa bulan pada masa sebelum Islam sama dengan tempat pusat ibadah haji pada masa kini yaitu Kabah di Mekah. Hampir semua ritual keagamaan Islam pada masa kini sama dengan semua ritual pada masa sebelum Muhammad, masa dimana Arab masih menyembah dewa bulan.

    Satu hal yang pasti, fakta yang tidak dapat dibantah adalah; bahwa penyembahan kepada dewa bulan tersebar luas di seluruh daerah Arab pada masa sebelum Muhammad.

    Yusuf Ali seorang Penulis Islam menyatakan dalam Al-qur’an terjemahan Inggrisnya di halaman 1621-1623:

    “Penyembahan dewa bulan sangat terkenal dalam bentuk penyembahan yang beragam…dewa bulan adalah dewa laki-laki pada masa India kuno. Dewa bulan juga merupakan dewa laki-laki dalam agama Semiric kuno, dan kata Arab untuk bulan “Qamar” dalam bentuk maskulin. Dengan kata lain, kata Arab untuk matahari “shams” dalam bentuk feminim. Penyembah berhala di Arab nampaknya memandang matahari sebagai seorang dewi dan bulan sebagai seorang dewa laki-laki.

    Di halaman 1644 footnote no 5798, dia menjelaskan mengapa “Allah” bersumpah atas nama Bulan dalam Sura 74:32, dalam footnote dia menjelaskan, “Bulan disembah sebagai dewa pada masa kegelapan”.

    Dalam bagian berikutnya, kami akan menjelaskan lebih rinci bagaimana berkembangnya, atau meluasnya kultus penyembahan berhala di Timur tengah pada masa Muhammad. Kita mulai dari Utara, kemudian ke Medina dan Mekah.

    • Mesopotamia

    Penyembahan dewa bulan sepertinya mulai di daerah Mesopotamia, dimana dewa bulan disebut dengan nama “Sin” atau kadang-kadang “Nanna”. Dikatakan bahwa “Sin adalah dewa pertama dari tiga dewa penting di agama Astrai (perbintangan): Sin, Dewa bulan, Shamash-dewa matahari, dan Ishtar-dewa planet Venus. Simbol utama dalam penyembahan dewa bulan adalah BULAN SABIT, symbol ini ditemukan diseluruh daerah Timur Tengah kuno, dimana ada penyembahan dewa berhala, dengan sebutan apapun juga. Ini ditemukan di daerah penemuan Arkeologi di Arab, Akkad, Kanaan, Mesir dan Siria. Biasanya ditemukan dengan simbol bintang di tengah lingkaran bulan sabit, meskipun tidak selalu, symbol bintang itu adalah bintang fajar, Venus. Orang Assyirian menyembah dewa bulan. Replica perunggu berbentuk bulan sabit (dibuat untuk ditaruh diatas tiang bendera), telah ditemukan sebagai contoh dari daerah Arkeologi di TelTerra. Stratum VI. Replica itu terkubur di benteng kuno Assyrian. (Keel, p297-29S)

    Arkeolog yang bekerja di daerah dekat Hazor dari tahun 1955-1958 menemukan kuil dewa bulan. Mereka menemukan dua patung laki-laki diatas tahta dengan ukiran bulan sabit di dadanya. Ini mungkin perwujudan dari dewa bulan itu sendiri, atau mungkin imam-imamnya. Mereka juga menemukan batu yang berukiran tangan terangkat menyembah bulan sabit yang ada diatasnya. Pada situs yang sama mereka juga menemukan bagian dari patung yang lainnya dengan tulisan yang mengidentifikasi mereka sebagai “Putri-putri dari tuhan (God)”

    Pada akhirnya Babilonia mengalahkan kekaisaran Assyirian dan membangun kekaisarannya sendiri, dalam puisi kepahlawanan Babilonia yang terkenal, “Enuma Elish”, dewa bulan Sin, mengambil peranan. Kota Ur sangat terobsesi dengan dewa bulan sehingga mereka menyebutnya dengan nama mereka di beberapa batu ukiran yang ditemukan, nama Ziggurat. Nanar ada juga disitu. Sir Léonard Wooley menemukan kuil untuk dewa bulan di Ur, dan menggali banyak sekali contoh-contoh penyembahan dewa bulan. Semua benda-benda itu sekarang dimuseumkan di museum Inggris, London. Batu ukiran Ur-Nammu mempunyai symbol bulan sabit yang ditempatkan diatas daftar namanama dewa, menunjukkan bahwa dewa bulan adalah yang dewa yang terutama.

    Kota lain yang menjadi pusat penyembahan dewa bulan adalah Harran. Sejarawan kuno, Herodotus, dalam IV 13, 7, membicarakan mengenai kota itu dan kuil dewa bulannya. Kuil tersebut dibangun dan dikembangkan berulangkali pada masa itu, oleh raja-raja terkenal seperti Shalmanezer, Assur-Bani-pal, dan Nabonidus. Reruntuhannya masih dapat dilihat sampai sekarang. Dari tahun 1900 SM sampai 900 SM, raja-raja yang berkuasa diharapkan untuk bersumpah atas namanya (dewa bulan) dalam segala bentuk perjanjian (fakta) penting yang mereka buat, mereka memperoleh kekuatan darinya. Namanya masih dapat ditemukan dalam tulisan kuno berbentuk baji dan dalam batu-batu tulis. Dikemudian waktu, kita membaca dalam sejarah Roma bahwa kaisar Caracala terbunuh setelah dia kembali dari mengunjungi kuil dewa bulan di Harran.

    Harran memiliki versi Allahnya sendiri yang sudah diketahui dengan baik oleh mereka yang belajar Taurat. Dilihat dari hasil penelitian, Harran memiliki BAAL-nya sendiri. Tetapi di Harran, kita mendapatkan informasi bahwa BAAL adalah perwujudan lain dari dewa bulan. Sebagai tambahan atas berbagai nama yang diberikan pada dewa bulan, suku yang berbeda terkadang memberikan gagasan yang berbeda tentang dewa bulan. Beberapa suku di Arab Utara percaya bahwa dewa bulan adalah seorang wanita, jadi mereka memiliki DEWI Bulan.

    • Bagian Utara Madinah (Arab)

    Orang Arab mungkin telah menyembah dewa bulan sejak ribuan tahun lalu. Ribuan benda-benda peninggalan telah ditemukan dalam tanah dan pasir di daerah Timur Tengah, termasuk Arab. Simbol bulan sabit telah ditemukan di materai, batu tulis, barang tembikar, jimat-jimat, benda dari tanah liat, timbangan, anting-anting, kalung, dan benda-benda yang lainnya. Kita tahu dari catatan bahwa raja Babilonia yang terakhir, Nabonidus, pergi ke Tayma, di hijaz, 1000 tahun sebelum Muhammad lahir. Dia tinggal disana untuk beberapa waktu, dan sementara ia disana, ia membuat Tayma menjadi pusat untuk penyembahan dewa bulan. Banyak sekali ditemukan naskah yang menyangkut penyembahan dewa bulan diarea itu, termasuk “Stele o/ nabonidus” Dalam ukiran pahat kuno itu raja sendiri terlihat bersamaan dengan simbol bulan sabit besar di sebelahnya.

    Tayma terletak 230 mil dari Medina. Tempat lain di daerah Utara juga telah digali. Ukiran-ukiran di batu dan mangkuk-mangkuk yang dipakai untuk ritual kegamaan pada “putri-putri allah” telah di temukan dan didokumentasikan. Tiga putri dari allah, Al-Lat, Al-Uzza, dan Manat, seringkali terlihat dengan simbol bulan sabit diatasnya-dewa bulan, (bahkan Prof. Muhhamad Mohar Ali, pengajar sejarah Islam di Universitas Islam di Madinah, menyatakan dalam kuliah Pra-Islam di Arab, bahwa prasasti yang ditujukan untuk ‘allah’ pada masa sebelum Islam telah ditemukan di daerah Utara, daerah dimana dewa bulan di sembah). Dapat terlihat bahwa tiga putri ‘allah’ sangat penting di daerah Utara Arab.

    Jika anda mau, anda dapat membaca tentang penemuan arkeologinya dalam buku2 ini:

    1) Aramaic Inscripticns o/ the Sth Century, Jones, xyi956, pp 1-9 (Isaac Rabinoiuitz)

    2) Another Aramaic Record o/ the Noth Arabian Goddes Han’Laat, Jones, XVIII,1959,pp 154-155 (Rabinouiitz)

    3) The Goddess Atirat in Ancient Arabia, in Babylon and Ugarit: Her Relation to The Moon God and the Sun Goddess, Orientalia Louiensia Periodica, 3:101-109.

    4) Iconography and Character of the Arab Goddess Allât, found in Etudes Preliminaries Aux Religions Orientales Dans L Empire Roman, ed. Maarten J. Verseren, Leiden, Brill,1978, pp 331351 (HJ. Drivers)

    • Daerah Selatan Arab, Tepat di kota Mekah (dan sekitarnya)

    Kerajaan Saba terletak di daerah Selatan Arab. Orang dari Saba disebut Sabean. Ini adalah tempat asal “Ratu Seba” (Kejadian 1026, Ayub 1:15,6:19,1 Raja-Raja 10:15,). Kata, “Sheba” dalam bahasa Inggris mengacu pada asal katanya dari bahasa Ibrani – Saba. Kerajaan ini cukup dikenal dalam sejarah, dan dikenal baik bahwa orang Sabean menyembah dewa bulan, dan bintang, bahkan kata Saaba dalam bahasa Arab berarti “bintang”.

    Kerajaan Saba menguasai seluruh daerah Selatan Arab sampai pada perbatasan Yémen dengan Arab, dan ada kemungkinan lebih luas lagi. Pengaruhnya melebihi daerah kekuasaan mereka, bahkan sampai ke kota Mekah Al-qur’an menyebutkan juga mengenai Sabean (Sura 2:62, Sura 5:69, Sura 22:17, Sura 27:29). Lebih dari itu, Sabean adalah kaum pedagang, sehingga pengaruh mereka tersebar kemanapun karavan mereka pergi, bahkan sampai daerah barat Mekah dan Medinah, melewati laut Merah di Afrika. Kaum Sabean menyembah dewa bulan mereka di Sudan, dan Etiopia. Suku Saba dan penyembah berhala lainnya mempunyai banyak sebutan yang berbeda untuk dewa bulan mereka. Dia diberi nama seperti llumqah, atau Al-maqah, Wadd, Amm, Haiubas, Hubal, Ilah dan Sin.

    Sin adalah dewa yang sama yang disembah di Haran sampai ke Utara. Penyembah dewa bulan di Haran juga menyebut diri mereka sebagai kaum Sabean. Pada awal 1940, Gertrude Caton Thompson menemukan kuil dewa bulan di Hureidha, di tempat Kerajaan Saba dulu berada. Dia menemukan 21 prasasti dari nama dewa-Sin, di sekitar kuil itu. Ada kemungkinan bahwa itu adalah dewa bulan yang dia temukan. Kuil dewa bulan di temukan juga di Awan, masih di daerah kerajaan kaum Sabean. Pada tahun 1950, Wendell Philips, W.E Albright, Richard Bower, dan yang lainnya menemukan lebih banyak bukti penyembahan dewa bulan di kota2 Qataban, dan Timna, dan di ibukota kuno kerajaan Saba, Marib.

    Saudara dapat membaca lebih banyak lagi mengenai penemuan2 ini dalam buku2 berikut:

    1) G.C Thompson, ‘The Tombs and the Temple o/ Hureidha, 1944

    2) Carleton S. Coon, “Southern Arabias, a Problem /or the future” Smithsonia,1944

    3) G. Ryfemans, Less Religions Arabes Preislamiques”

    4) RichardLe baron Bower }r. dan Franfe P. Albright, Archaeologicai Discoueries in South Arabia, Baltimore, John Hopfeins Uniuersity Press, 1958, p78ff

    5) Ray Cleveland, An AncientSouth Arabian Necropolis, Baltimore, John Hopkins University Press, 1965

    6) Nelson Glueck, Deities andDolphins, New Yorfe, Farrar, Stratass danGiroux, 1955

    Penelitian arkeologis tidak mengatakan banyak hal mengenai kota Mekah, karena pihak yang berkuasa, kaum Islamis, takut akan apa yang dapat ditemukan di sana. Akses untuk beberapa daerah tidak diberikan, jika ada peninggalan yang dapat membuat kontradiksi dengan pandangan “sejarah” mereka, mereka mungkin akan merahasiakannya atau bahkan memusnahkannya. Akan tetapi ada kabar baik, yaitu, ada beberapa penulis Islam masa kini dan Sejarawan Islam pada abad pertengahan yang telah cukup jujur untuk menulis sesuatu tentang penyembahan dewa bulan di mekah.

    “Sekitar 400 tahun sebelum Muhammad lahir, Amir bin Harath…bin Saba, keturunan Qahtan dan raja Hijaz, telah meletakkan satu berhala diatas atap kabah. Ini adalah salah satu dewa tertinggi Quraish (suku Muhammad) sebelum Islam. Dikatakan bahwa ada 360 didalam dan sekitar Kabah…selain Hubal, ada juga berhala-berhala lain, Shams, ditempatkan di atas atap Kabah…selam berhala-berhala yang mereka sembah, mereka juga menyembah bintang, matahari, dan bulan” (Hafiz Ghlam Sarwar, “Muhammad the Holy Prophet” Pafeistanj, p. 18-19)

    Jadi, kita mengetahui bahwa ada berhala yang ditempatkan di atas kabah, berhala yang disebut “Hubal”. Selain ini, penulis muslim juga mengatakan bahwa ada 360 berhala di dalam dan sekitar Kabah-dan 360 adalah jumlah hari dalam Kalender Bulan. Dikatakan juga bahwa Hubal berbagi tempat diatas kabah dengan berhala lain “Shams” Yusuf Ali mengatakan pada kita bahwa Shams adalah dewa matahari. Di daerah Babilonia Sin dewa bulan berdampingan dewa matahari, Shamash. Karena itu Hubal adalah, dewa bulan.

    Sumber-sumber dari Musim, Sekuler dan Kristen setuju bahwa Hubal adalah perwujudan dari dewa bulan. Seorang penulis muslim memberikan pernyataan seperti ini:

    “Di antara banyak berhala-berhala yang disembah oleh orang Arab di dalam dan di luar Kabah, ada dewa Hubal dan tiga dewi, Al-lat,aI-Uzza, dan Manat. Hubal sebenarnya adalah perwujudan dari dewa bulan, dan mungkin juga dewa hujan, seperti makna kata Hubal ‘uapor’. (Mahmoud M. Ayoub, “Islam: Faith and History” (Ox/crd£ngland, One world Publications, 2004), p. 15)

    Pada tahun 2005, Reza Aslan menulis buku lain yang berjudul “NoGod but God: The Origins, Euolution, and Future qf Islam.” Di halaman 3 dalam buku itu, dia membawa para pembaca kembali ke zaman pra islam Kabah, dia menyatakan:

    “Disinilah…dewa-dewa pra Islam di Arab berdiam: Hubal, Dewa bulan dari Syria; Al-Uzza, dewa yang berkuasa di Mesir yang dikenal sebagai Isis dan di Yunani yang dikenal sebagai Aphrodite…”

    Azrarki, dalam bukunya menyebut Hubal sebagai dewa bulan. Ini berarti bahwa Hubal mempunyai hubungan dengan matahari, bulan. dan bintang. Dia tidak menyebutkan spesifik seperti Ayaoub atau Aslan, tetapi pada dasarnya mereka menyatakan point yang sama.

    “Di dalam kabah, Hubal harus menjaga karakter asli sebagai dewa bintang; tetapi katakter terbesarnya adalah sebagai dewa perantara. Bahkan, di depan dewa Hubal-lah mereka melemparkan panah undian, untuk mengetahui apa yang harus mereka lakukan.”( Al-Azrarki,31)

    Azrarki juga menyebut Hubal sebagai “dewa perantara” apa artinya? “perantara/bilah” artinya adalah seseorang (sesuatu) yang menyampaikan pesan kepada seseorang (sesuatu) yang lebih tinggi. Hubal, nampaknya melayani sebagai jembatan untuk dewa yang memiliki kekuasaan lebih tinggi. Orang berdoa, kepada dewa yang “tertinggi” melalui dewa yang lebih rendah ini” Dua sejarawan muslim pada abad permulaan Islam memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang Azrarki bicarakan.

    Ibnu Kathir dan Ibnu Ishaq menyatakan:

    Dinyatakan bahwa ketika ‘Abdul Muttalib (kakek Muhammad) menerima perlawanan dari suku Quraish dalam menggali zamzam, dia berjanji jika dia diberikan 10 anak, yang besar nanti dapat melindungi dia, dia akan mengorbankan satu anaknya kepada ‘allah’ di Kabah…(tahun-tahun berikutnya, dia memiliki 10 anak, dan…) sehingga mereka kembali ke Mekah dan… Abdul Muttalib berdiri di hadapan Hubal dan berdoa kepada ‘allah’. Kemudian dia mempersembahkan Abdullah (Ayah Muhammad) dan 10 unta sebagai kurban persembahan dan melemparkan panah undian.( Melemparkan panah undian adalah cara untuk mengetahui kehendak bilah, seperti dadu undian). Dia ingin tahu apakah dia harus tetap meneruskan mempersembahkan anaknya, hasilnya adalah dia tidak perlu mempersembahkan anaknya). Pada saat itu orang dari suku Qurais berkata kepada Abdul Muttalib yang berdiri di dekat Hubal dan sedang berdoa kepada bilah’, “Sudah Selesai! Allah-mu, berkenan kepada-mu. O’ Abdul muttalib…” (Sirat Rasul Allah. p.126)

    Dua kali disebutkan bahwa kakek Muhammad berdiri di hadapan Hubal, berdoa kepada ‘allah Ini mendukung apa yang di katakan oleh Azrarki. Nampaknya Hubal adalah dewa lokal, dimana orang Arab pergi kepadanya untuk sampai kepada dewa tertinggi, ‘allah’ Ada kemungkinan bahwa Hubal adalah dewa perantara ataupun bilah’ itu sendiri, tetapi hal ini tidak membuat satu perbedaan-pun. Catatan yang penting disini adalah baik pergi ke dewa bulan untuk sampai kepada bilah’ atau dewa bulan itu adalah bilah’, jelas bahwa ‘allah’, sebagaimana yang dikenal oleh para penyembah dewa di Arab, dalam cara tertentu, memiliki hubungan yang dekat dengan dewa bulan.

    Khairt-Al Saleh, di halaman 29 dalam bukunya “Fabled Cities,Pri?ices and Jin Trorn Arab Myths and legends” diterbitkan tahun 1985, mengatakan beberapa hal lain tentang Hubal:

    “Hubal tergabung dalam dewa-dewa Semitic, Baal dan Adonis dan Tammuz, dewa musim semi, kesuburan, pertanian dan panen.” Dia menghubungkan Hubal dengan Baal, dan banyak para ilmuwan lain setuju dengannya. Nama “Hubal” tidak dapat dijelaskan dari bahasa Arab.

    Dalam bukunya “Specimen Historicae Arabum” penulisnya berpendapat bahwa nama itu berasal dari kata Ha-BaaL Tulisan bahasa Ibrani dan Arab Kuno tidak mempunyai hurup vokal, kemungkinan ini adalah salah satu dari perubahan umum yang terjadi (mis: seseorang dapat membaca dengan kata Mohammed, Muhammad, Muhammed, Mahommet.dsb). Nama Hubal (dalam naskah Arab dan Ibrani hurup vokalnya tidak tercatat = H B L) ini menunjukan adanya suatu hubungan dekat dengan kata Ibrani HABAAL (= BAAL).

    Baal adalah berhala yang disebutkan dalam Alkitab (Bilangan 253, Hosea 9:10), Di daerah mana Baal disembah? Di Moab! Ini adalah “dewa kesuburan” (dari Gerhard Nehls). Amir Bin Luhaiy nampaknya memang membawa Hubal dari Moab.

    Ibnu Kathir mengatakan:

    Ibnu Hismah menyatakan bahwa orang terpelajar mengatakan padanya bahwa ‘Amir Bin Luhayy pergi dari Mekah ke Syiria untuk urusan bisnis dan mencapai Ma’ab (kemungkinan Moab) didaerah Balija. Amir kemudian meminta mereka untuk memberikan kepadanya berhala yang dapat di bawa ke tanah Arab dimana berhala itu dapat disembah, dan mereka memberikan kepadanya berhala bernama Hubal. Berhala ini dia bawa ke Mekah dan mempersiapkan acuan dan memerintahkan orang untuk menyembahnya dan memuliakannya. (The Life of The Prophet Muhammad (Al-Sira al-Nabauiiyya), Volume I, J, p42)

    Selain Hubal di Kabah juga terdapat Al-Lat, Al-Uzza, dan Manat. Dikatakan bahwa Al-Lat telah dibawa Hijaz dari Palmyra, melalui Tayma (kota yang telah menjadi pusat penyembahan dewa bulan). Al-Lat mungkin bentuk dewa Arab dari dewi Astarte, Ishtar, dalam Alkitab ‘Asherah” atau yang dikenal sebagai dewa matahari. Di sisi lain, beberapa orang berpikir bahwa Al-Lat sebenarnya dewa bulan didaerah Arab Utara. Al-lat memiliki batu kubik, dan tegak berdiri di dalam kuil kecil kecilnya di Al-Taif. Nama Al-lat adalah bentuk feminis dari kata Al-lah!

    Al-Uzza adalah dewi cinta dan kecantikan, dia diidentifikasikan dengan planet Venus, bintang fajar {bintang yang biasanya dilihat bersamaan dengan bulan sabit jauh sebelum masa Muhammad). Patungnya berdiri tegak di Nakhlat. Pemujaan terhadapnya sangat kuat. Manat adalah dewi yang asli berasal dari Arab. Nama Manat muncul di kuil Baal, di Palmyra, di naskah yang berasal dari tahun 32 M. Manat memiliki batu hitam di jalan antara Mekah dan Medina. Patungnya berdiri tegak dekat Qudayd. Manat adalah dewi takdir. Ketiga dewi ini sangat terkenal. Ketiga dewi ini, dan juga Hubal, sangat senang dengan persembahan korban manusia.

    Menurut Khairt al-Saeh:

    “sebagaimana penyembahan berhala dan roh-roh, ditemukan di binatang2, tanaman2, bebatuan, dan air, Arab kuno percaya pada beberapa dewa-dewi besar yang mereka pikir memegang kekuasaan tertinggi atas semua hal, yang paling terkenal diantaranya adalah Al-Lat, Al-Uzza, Manat, dan Hubal. Ketiga dewa yang pertama dipercaya sebagai putri-putri al-lah (tuhan) dan karena itulah perantaraan mereka atas nama penyembah mereka menjadi sesuatu yang sangat penting.”

    Yusuf Ali mengatakan beberapa hal tentang putri-putri ‘allah’ di halaman 1445 dari terjemahannya, footnote 5096. Dia menjelaskan bahwa Lat, Uzza dan Manat dikenal sebagai “Putri-Putri al-lah! Al-Saeh dan Ali, keduanya menghubungkan ketiga “putri-putri” itu dengan ‘allah! Arkeolog menghubungkan “putri-putri al-lah’ yang sama dengan Hubal. Prasasti tertua dimana nama Hubal ditemukan di dalamnya di temukan di Nabatea, di daerah barat laut Arabia, di daerah Barat Laut perbatasan Hijaz. Prasasti itu menghubungkan Hubal dengan “Ma-Na-Wat” Kata itu, Ma-Na-Wat, berasal dari tiga kata yang dijadikan satu, mengacu kepada tiga dewi, Manat.Uzza, dan Lat. Ini sama dengan “Putri-Putri al-lah” yang dilambangkan di batu-batu yang digali oleh arkeolog di daerah Utara Arabia, ketiga putri yang sama terlihat bersamaan dengan bulan sabit, dewa bulan. Menaungi mereka semua. Mungkinkah bapak mereka, ‘allah; adalah dewa bulan? Hal ini sangat mungkin. Ketiga dewi ini mempunyai ikatan langsung dengan dewa bulan. Ketiga dewi ini disebut sebagai putri-putri ‘allah Ada beberapa pendapat yang berbeda tentang hal ini, tapi bukti-buktinya belum meyakinkan.

    Dari Baal kepada Allah

    Hak. 2:11

    Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.

    Baal, Dewa Sesembahan Bangsa Moab.

    Dalam perjalanannya ke Suriah, Khuza’ah dan Jurhum meminta penduduk Moab untuk memberikan salah satu patung dewa sesembahan mereka. Maka mereka memberikannya Hubal, dan ia diletakkan dalam Ka’abah (Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources [Inner Traditions International, LTD. One Park Street, Rochestor Vermont 05767, 1983], p. 5)

    Hubal, Nama Arab untuk Baal

    Ka’abah adalah tempat persemayaman Hubal, dewa Arab purba tertinggi, sesembahan utama suku Quraish (Karen Armstrong, Muhammad: A Biography of the Prophet [Harper San Francisco; ISBN: 0062508865; Reprint edition, October 1993], hal. 61-62)

    “… Menurut legenda, sekembalinya Qusayy dari perjalanan ke Syria ia membawa tiga dewi sesembahan ke Hejaz (note: jazirah Arab) yaitu al-Lat, al-Uzza dan Manat, juga memahkotai dewa Hubal di dalam Ka’abah …” (Armstrong, hal. 66;)

    Hubal adalah dewa sesembahan penduduk Mekkah yang ditempatkan di dalam Ka’abah (The Oxford Dictionary of Islam (Oxford University Press, 2003, hal. 117)

    Baal dalam dialek Arab disebut juga Hubal. Nama ini berasal dari Ha-Baal, yang dalam dialek Arab artikel berupa konsonal `ha/hu’ (S. Noja, “Hubal = Allah”, Reconditi: Instituto Lombardo Di Scienze E Lettere, Vol. 28 (1994), hal. 283-295)

    Dari Hubal Menjadi al-Ilah

    Hubal (dari bahasa Aram yang berarti `roh’) jelas merupakan dewa utama dalam Ka’abah dan dipresentasikan dalam bentuk tubuh manusia. Di sampingnya terdapat tujuh anak panah yang biasa digunakan oleh para kahin dalam ritual mereka. Menurut tradisi ibn Hisyam, Amr bin Luhayy mendapatkan sesembahan ini dari bangsa Moab (History of the Arabs from the Earliest Times to the Present, revisi edisi ke-10, new preface oleh Walid Khalidi [Palgrave Macmillan, 2002; ISBN: 0-333-63142- 0 paperback], p. 100

    KARENA HUBAL ADALAH DEWA SESEMBAHAN YANG UTAMA, MAKA IA DISEBUT `SANG TUHAN, SANG ILAH’ ATAU `AL-ILAH’.

    Di Bawah Muhammad: dari al-Ilah kepada Allah

    Muhammad menghancurkan pemujaan terhadap al-Lat, al-Uzza dan Manat, namun berhenti menyerang sekte pemuja Hubal. Dari sini Wellhausen (sejarawan-red) menduga bahwa Hubal adalah tidak lain selain Allah, “dewa” orang-orang Mekkah.

    Islam meminjam nama “Allah” dari suku-suku Arab purba. Nama ini bervariasi di kalangan berbagai suku Nabatean. Pada akhirnya ini diaplikasikan kepada satu sesembahan yang adalah `Satu-satunya’ dan `Yang Utama’ (Ibn Warraq, Why I Am Not A Muslim [Prometheus Books, Amherst NY, 1995], pp. 39-40, 42)

    Konsep `Allah’ sebagai terminologi Arab untuk Tuhan yang Mahatinggi sudah familiar bagi masyarakat Arab di masa Muhammad. Yang dilakukan Muhammad adalah memberikan makna baru untuk membersihkannya dari atribut politeisme (H.A.R. Gibb, Mohammedanism: An Historical Survey [Oxford University Press, London 1961], p. 54)

    Berikut ini adalah Hasil-hasil Penelitian mengenai Hubal:

    S. Noja (1994): ada metamorfosa semantik dari nama Ba’al (sesembahan Moab) menjadi Hu-Baal dan akhirnya Hubal, dewa bulan (Arab)

    Martin Lings (1983): Hubal adalah nama Arab untuk Baal, dewa Moab yang dibawa pulang ke Mekkah oleh Khuza dan Jumhur setelah kunjungan mereka ke Suriah.

    Karen Armstrong (1993): Hubal adalah dewa Arab purba tertinggi, takhtanya ditempatkan di dalam Ka’abah.

    Dr. Cesar Farrah (2000): Allah sudah ada sebelum Islam. Berasal dari `Il’ (Babilonia), `El’ (Kanaan purba), `al-Ilah’ (Bedouin Arab) dan akhirnya `Allah’ di bawah Muhammad.

    Mahmoud Ayyub (2004): Hubal adalah dewa bulan Arab. Sementara ada juga tiga dewi Ka’abah lain yaitu al-Lat, al-Uzza dan Manat. Al-Lat sangat mungkin adalah bentuk feminin dari Allah!

    Begitulah trasnsformasi kata Baal menjadi Allah adalah sebuah proses antropologis. Secara kronologis:

    Baal (berhala Moab) (Hak 6:31) –> Ha-Baal/Hu-Baal/ Hubal (Noja, 1994; Lings, 1983) –> al-Ilah (yang utama) (Hitti, 1937; Armstrong, 1993) –> Allah (Ibn Warraq, 1995; Farrah, 2000; Khalidi, 2002)

    Banyak penulis yang mempermasalahkan nama Allah tersebut, namun sebenarnya tidak ada nama yang cukup mewakili untuk menyatakan siapa Tuhan itu, Konsep dibalik nama Tuhanlah yang menentukan. TUHAN disebut dalam berbagai nama dalam suku2 bangsa, Tuhan disebut sebagai YHWH (Yahudi), Allah (Arab), Jubata (Kalimantan), Debata (Batak), God (bahasa Inggris).

    Lalu seperti apakah konsep Allah menurut Muhammad?

    Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ‘Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.” (QS 3:84)

    Konsep Allah menurut Muhammad sama dengan konsep YHWH menurut Yahudi, yaitu monotheisme mutlak (tauhid), dimana Tuhan tidak dapat diserupakan dalam wujud dan bentuk apapun. Konsep Allah dalam Islam didapat Muhammad dari para monotheis Arab seperti Zayd bin Amr dan Waraqah bin Nofal, saudara sepupu Khadijah, istri pertama Muhammad.

    Waraqah adalah pemeluk agama Musa (Yahudi) sebelum kemudian beralih ke Nosrania (Ibn Hisham, Sirah, Vol 1, hl 203). Ia mengikuti monotheisme Musa dan Yesus, yaitu didasarkan Taurat dan Injil. Quran berkali2 menyebut para pengikut monotheis Musa dan Yesus ini ‘Wahai Ahlul Kitab ! Kalian tidak memiliki dasar berdiri kecuali kalian berdiri tegak pada Taurat dan Injil.’ (QS 5:6)

    Nosrania / Nestorian adalah sebuah sekte yang berasal dari Kristen Ortodoks. Kepercayaan Waraqah yang menolak ke-ilahian Yesus ini adalah kepercayaan yang dianggap menyeleweng dari kepercayaan Kristen ortodoks. Yesus baginya hanyalah seorang nabi, yang menuntaskan hukum Musa. Ia juga membantah kematian Yesus di tiang salib dan kebangkitannya sepeti yang ditulis dalam ke empat Injil kaum ortodoks. Injil yang dipakai oleh kaum Nosrania adalah Injil Ibrani (Injil Matius) namun tidak lengkap pencatatannya. Kitab ini adalah injil yang ditujukan bagi orang2 Yahudi. Inilah salah satu sebab mengapa Muhammad menggap bahwa Yesus hanyalah nabi bagi orang Yahudi, persis seperti ajaran Kaum Nosrania.

    LIHAT TOPIK SELENGKAPNYA; BELAJAR AGAMA DARI WARAQAH

    Jika konsep Allah Muhammad sama dengan konsep YHWH Yahudi, mengapa sifat Allah begitu bertentangan dengan sifat YHWH? Tuhan, seperti yang diucapkan oleh Musa, Yesus, Zoroaster, dan Hinduisme adalah SUMMUM BONUM (kebaikan yang tertinggi), Allah dilain pihak adalah pribadi yang bengis, yang ditempa dalam khayalan penciptanya, Muhammad.

    Jika Allah benar2 Tuhan, mengapa Allah begitu kejam, dan tanpa belas kasihan memerintahkan muslim untuk membantai para non muslim?

    Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. [QS 8:12]

    Mengapa Allah mewajibkan umatnya untuk merampok dan menjanjikan harta rampasan bagi umatnya?

    Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS 2:216)

    Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu. (QS 48:20)

    Mengapa Allah berkolusi dengan setan untuk menyesatkan orang kafir?

    Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,(QS 19:83)

    MENGAPA SIFAT ALLAH SAMA DENGAN SIFAT IBLIS?

    Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku (iblis) akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”. [QS 15:39-40]

    Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang2 yang bertobat kepada Nya”,[QS 13:27]

    (yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu”. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. [QS 40:74]

    Benarkah Allah adalah Tuhan? Ataukah ia hanyalah iblis yang menyamar sebagai Tuhan? Renungkanlah dengan hati nurani anda!

  163. baru2 ini junaidi salat kotbah lagi di PD kantor saya, bagus lho, dia adalah ketua forum ******* yg khusus menjangkau para murtadin (mereka yg mau /sudah meninggalkan islam) supaya mereka kuat dalam imannya yg sekarang. sebab katanya banyak murtadin yg gak kuat mengikut YESUS, lalu menjadi tukang tipu atau balik lagi ke islam (semua ini karena intimidasi dari keluarga muslim dan masyarakat muslim sekitarnya, kayak dibuang dari keluarga besar, gak dapet harta warisan, keluar dari rumah, tidak diakui sebagai anak, dikucilkan, diancam mau dibunuh, dianiaya, di teror, dll) dia bilang banyak ex-muslim yg menjadi Pendeta/penginjil malah jadi tukang tipu, kayak daud rajawali, ali makrus atamimi, dia bilang mereka memang awalnya bukan dari muslim baca alfatiha aja gak becus, orang itu diliat dari buahnya, lagi pula orang2 kristen suka banget di tipu, apa lagi denger2 kesaksian murtadin, makanya cek dulu sesuai Firman Tuhan gitu katanya, jadi yg penting dasar keimanan kristen harus kuat jgn hanyut karena persoalan dan cobaan.

    lalu dia kesaksian lagi seorang USTAD dari ACEH, yg akhirnya menjadi temannya pak junaidi, awalnya pak ustad ini suka bikin2 lagu, liriknya sekuler trus minta pak junaidi dengarkan, lama kelamaan jadi dekat. katanya setiap ketemu pak junaidi yg ditanya cuma itu2 aja (soal bapa, putra, roh kudus) dan itu sudah di jelaskan berkali2 tapi gak mudeng, dia bilang, memang kalo belum hatinya di jamah roh kudus maka belum sadar2. suatu kali pak ustad ini sholat malam sambil bertanya sama allah apakah allah itu yesus??? trus dia jalankan berhari2, lantas ada kata2 dalam hatinya “haleluya”, ustad ini berupaya meredam kata2 haleluya ini, lewat baca alquran, sholat, tapi tdk bisa lalu pada hari minggu dia dateng kerumah pak junaidi utk ikut ke gereja, singkat cerita pak mantan ustad ini lalu dibabtis, bahkan di sponsori sekolah alkitab, tapi ketika ia menghadapi cobaan, ia tidak kuat (mau murtad kali)dan tidak tau lagi gimana…..pak junaidi juga gak tau keberadaannya

  164. Kesaksian Yusuf Roni

    (ISLAM MASUK KRISTEN)

    Ini adalah kesaksian Y. Roni dari Palembang (dikutip tanpa ijin penulis). Ini saya tujukan terutama untuk rakan-rakan seiman.

    Ayat-ayat tidak saya tuliskan, agar tulisan ini lebih enak dibaca. Ayat-ayat Alkitab saya kutip dalam tanda kutip.

    Kesaksian Y. Roni (Palembang)

    Sejak kecil saya dididik oleh keluarga dalam agama Islam yang sudah menjadi agama turun temurun bagi keluarga “KEMAS” di Palembang. Saya sebagai anak tunggal yang dididik dan dimiliki oleh seluruh keluarga, dalam arti saya dididik oleh orang tua saya, juga oleh kakek saya dan juga oleh paman-paman saya turut bertanggung jawab mengarahkan saya, demikianlah sistem ke-keluargaan kami, yang saya kenal dan alami sejak kecil. Jadi apabila ada keputusan yang akan diambil mengenai diri saya, maka orang tua saya tidak berhak mutlak, sebab harus dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh keluarga besar seperti yang saya katakan diatas…..

    Yang dominan mendidik saya adalah kakek saya, karena itu sering saya disebut anak kakek (note: kakeknya adalah keturunan langsung dari Daeng Ario Wongso, anak Tumenggung Nogowongso, cucu pangeran Fatahillah, totalnya 10 keturunan dari Pangeran Fatahillah ke kakenya). Karena saya kagum dengan kakek yang wibawa dan kharismanya sangat besar ditengah-tengah keluarga kami, dan dalam masyarakat Islam Palembang! Sejak kecilpun saya sudah cenderung mempelajari agama Islam dan melaksanakan syariat-syariat agama dengan baik sampai saya dewasa tetap konsisten.

    Sebab rotanlah bagian saya ketika kecil apabila saya malas dalam melaksanakan ibadat. Demikian kerasnya keluarga saya mendidik saya dalam agama Islam, sehingga saya bertumbuh menjadi penganut yang fanatik dalam agama Islam!….

    Setelah keluarga kami pindah ke Bandung, maka saya dimasukkan ke

    Pesantren YPI (Yayasan Pesantren Islam) Jln. Muhammad 16 Bandung yang dipimpin oleh Bapak K.H. Udung Abdurahman.

    Saya aktif dalam organisasi muda Islam yaitu sebagai:

    (1) Ketua Umum SEPMI(Serikat Pelajar Muslimin Indonesia) cabang Bandung.

    (2) Ketua I SEPMI Wilayah Jawa-Barat….

    (3) Ketua Lembaga Da’wah SEPMI Pusat ….

    (4) Ketua Seksi Pendidikan PSII (Partai Syarikat Islam indonesia, Cabang Bandung.

    (5) Ketua Seksi Pemuda PSII Kabupaten Bandung….

    (6) Ketua seksi Dawah dan Pers Pemuda Muslimin Indonesia WIlayah Jawa Barat.

    (7) Anggota GUSII (Gerakan Ulama Syarikat Islam Indonesia) wilayah Jawa Barat.

    (8) Salah satu anggotak pimpinan DPHD(Dewan Pimpinan Harian Daerah) KAPPI.

    Saya aktif dengan gigih memperjoangkan ideologi islam dalam kesempatan apapun, termasuk membendung perkembangan agama Kristen di Jawa Barat.

    Namun saya tidak pernah mendapat kepuasan rohani, dan hidup saya selalu gelisah karena rohani saya tidak mendapat ketenangan, bahkan diliputi tanda tanya tentang “Kepastian Keselamatan”.

    Dalam situasi inilah saya terpikat dengan Yesus Kristus yang memberikan keselamatan yang pasti sehingga sekarang saya mendapat “Damai Sejahtera” dari Tuhan dan sekarang ada ketenangan rohani sejak saya terima Yesus sebagai Juru Selamat…..

    Mengapa saya tertarik pada Kristen?

    Saya merasa perlu menjelaskan sebab-sebab saya tertarik kepada Kristen. Apa sebabnya Kristen itu, demikian menarik, dan apa daya tariknya, sehingga saya rela melepaskan agama Islam yang saya anut sejak dari turun temurun, dan pindah ke agama Kristen…..

    Hal ini bukanlah karena daya tarik materi, atau bujukan-bujukan pendeta atau orang-orang Kristen, sebagaimana sering diduga oleh sementara orang atau pihak orang luar bahwa orang-orang pindah ke agama Kristen, disebabkan bujukan-bujukan materi. Dalam kesempatan ini saya ingin menjelaskan bahwa pandangan-pandangan seperti ini sungguh sangat keliru!…..

    Yang benar, ialah karena “Panggilan dari Tuhan Yesus”, secara pribadi pada tiap-tiap orang yang dikehendakiNya. Sedangkan saya secara pribadi sangat terpikat dengan “Kepastian Keselamatan” yang diberikan oleh Yesus Kristus dalam ajaran-ajaranNya yang tertera di dalam Al Kitab.

    Secara terperinci saya uraikan sebagai berikut:

    A. Pertobatan dari Dosa:

    (A) Soal Dosa:

    Dosa yang menyerang dan melekat pada manusia tanpa terkecuali, tiada satu manusiapun yang terluput dari dosa. Dan dosa dari dahulu sampai sekarang tetap sama… Apa itu dosa sehingga memberatkan manusia?…

    (1) Asalnya Dosa.

    Sejak Adam dan Hawa jatuh dalam bujukan Iblis, maka manusia telah hilang segala kemulian Allah yang ada padanya. Adam dan Hawa jatuh di dalam dosa karena melanggar perintah Allah.

    “Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan ALlah. Ular itu berkta kepada perempuan itu:”Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buah nya bukan?…”

    “lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:

    “Buah phon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada ditengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati” “Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi ALlah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti Allah tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

    “Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian.

    Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia dan suaminya memakannya” “Maka itulah dosa manusia yang pertama dan akibatnya besar lagi hebat dan hukumannya segera datang. Sebab Adam dan Hawa telah memperoleh sifat-sifat yang suci dari Allah maka dosa itu datangnya dari luar mereka.

    Asalnya dari Iblis dengan perantaraan ular.

    Dengan Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, maka segala sifat-sifat yang suci dari Allah itu telah hilang, karena itu mereka mendapatkan dirinya telanjang, setelah melanggar perintah Allah dengan memakan buah larangan tersebut.

    (2) Dosa Warisan

    Semua orang telah lahir di dalam dosa, maksudnya manusia itu cenderung atau mempunyai tabiat-tabiat dosa, atau karakter dosa, inilah maksud dosa warisan.

    Dulu saya menyangka bahwa dosa warisan itu adalah dosa turunan dengan pengertian; dosa bapak kita, kitalah yang menanggungnya, atau dosa kita, anak kitalah yang menanggungnya. Bukan ini maksudnya dosa warisan! Maksud dosa warisan ialah kecenderungan manusia berbuat dosa atau pengaruh dosa itu telah mempengaruhi hidup manusia turun temurun, tabiat-tabiat dosa melekat pada manusai antara lain; menentang kepada Allah, berontak kepada segala perintah-perintahNya, itulah sifat-sifat manusia. Buktinya dosa bohong, sejak kecil tidak ada yang mengajari bohong, namun manusia sudah pandai berbohong. Siapakah manusia yang tidak pernah berbohong?

    Itulah pengaruh dosa yang melekat pada manusia sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, dan pengaruh itu terus diwarisi oleh manusia turun temurun. Dan manusia tidak bisa keluar dari dosa ini dengan segala ikhtiar dan usahanya sendiri.

    Contohnya: orang yang jatuh ke dalam lumpur, makin dia berusaha sendiri, makin orang itu masuk lumpur lebih dalam, itulah sebabnya manusia yang berusaha sendiri, terkecuali ada orang lain yang menolongnya di luar lumpur itu, barulah dia dapat keluar dari dalam lumpur itu. Orang yang dapat menolong kita keluar dari lumpur dosa ialah satu-satunya, Yesus Kristus!

    “Sebab semua orang telah berdosa!

    “TIdak ada yang benar, seorangpun tidak.”

    “Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!”

    (3) Hakekat dosa:

    DOsa harus ditanggung oleh manusia-manusia harus menanggung segala kesalahaan-kesalahannya.

    “Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati!” Karena itu manusia berusaha akan menghapus dosanya dengan berbagai cara, namun sia-sia, sebab pasti manusia itu jatuh lagi, jatuh lagi, dan tidak luput dari dosanya.

    Hakekat dosa terletak di dalam hati manusia, bila hatinya busuk, dia lebih berdosa dari apa yang bisa dilihat oleh manusia secar lahiriah. Dan saya sependapat juga dengan pengajaran Ki Agen Suryomentaram, bahwa segala sesuatu kebaikan atau kejahatan terletak pada hati manusia!

    Hanya Yesus Kristus yang dapat menyucikan manusia dari segala dosanya!. “Dan darah Yesus, AnakNya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa” “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”

    Sebab itu manusia hidupnya tidak ada damai, disana-sini terjadi kekacauan karena dosa. Manusia berkeinginan berbuat baik namun tidak pernah terlaksana, disebabkan dorongan hawa nafsu lebih menguasainya. Keinginan daging lebih menguasai manusia, daripada keinginan Roh Kebenaran.

    “Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.” Sebab perbuatan dosa itulah keinginan daging, nafsu manusia yang melekat pada tabiat manusia. Keinginan daging, kata-kata Yunaninya Sarx, maksudnya keinginan hawa nafsu manusia yang tidak dapat dilepaskan oleh manusia itu! “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseturuan, perselisihan, irihati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.” Itulah hakekat dosa yang tidak bisa dihindar oleh manusia, dan apa akibatnya.

    “Sebab upah dosa ialah maut”

    Dosa inilah menjadi pemikiran dalam kehidupan manusia, juga dalam kehidupan saya yang ingin mencari kebenaran, dan ternyata hanya dalam Yesus saja ada jalan keluar dari lingkaran dosa!

    (B) Soal pertobatan:

    Bertobat adalah bukan hanya kesediaan manusia, tapi juga karya Allah. Jadi kesediaan manusia dan kehendak Allah harus berpadu menjadi satu. Bertobat adalah ajakan Allah kepada kita.

    “Waktunya telah genap; Kerajaaan ALlah sudah dekat, bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”…. dan tawaran Allah harus disambut oleh manusia “Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman.”

    Sebab Allah datang buat orang-orang berdosa.

    “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Saya merasa orang berdosa yang amat sangat, hidup saya dulu penuh dengan kemunafikan, kenajisan dan kekotoran. Biarpun orang memandang secara lahiriah saya beragama dengan baik, namun hati saya busuk dan kotor, karena pengaruh dosa yang sudah melekat pada manusia. Saya telah berulang kali, berusaha sekuat tenaga untuk hidup berbuat baik, namun hati saya gelisah, tiada damai, karena itu saya tertarik kepada Tuhan Yesus yang dapat menebus dosa saya dengan pasti,seperti firmanNya.

    “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” Setelah saya menerima Yesus dalam hati, dan bertobat padaNya, maka hati saya ada damai, karena kepastian yang sepasti-pastinya dosa saya diampuniNya, dan saya menjadi orang yang berbahagia, “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya dan ditutupi dosa-dosanya; berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.” Itulah saya merasa tertarik pada Yesus, yang begitu menjamin bahwa dosa saya sudah dihapuskan dengan pasti. Dan saya merasa tidak ada lagi yang dapat menjamin begitu pasti selain Dia ialah Yesus Kristus!

    (B) KEPASTIAN KESELAMATAN (HIDUP YANG KEKAL)

    Terus terang saya katakan bahwa sebelum saya masuk Kristen, diri saya selalu diperhadapkan oleh pertanyaan yang timbul dalam hati saya: ‘Pastikah saya masuk sorga?’ Sebab tidak ada kepastian yang menjamin bahwa ‘pasti selamat’ dan bila mati kelak ‘Pasti masuk sorga’. Semua hanya mengira-ngira saja, bila berbuat ini dan beramal itu, maka kelak mudah-mudahan masuk sorga. Atau sorga itu, soal bagaimana nanti masuk sorga seperti dapat lotere saja!

    Namun dalam Kristen, Yesus menjamin dengan pasti!

    “Supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup kekal.” Yesus datang ke dunia menawarkan keselamatan yang pasti bagi manusia, sebab apa? Dia-lah Juru Selamat.

    (1) Juru Selamat:

    Yesus Kristus, dari namaNya saja sudah menandakan DIa sebagai ‘Juru Selamat’ (Pelepas). Yesus dari bahasa Ibrani “Jusa”, Isa dari bahasa Arab ‘Ja’su’ berarti Pelepas atau Juru Selamat.

    Sang Juru Selamat ini sudah dijanjikan sejak ketika manusia jatuh di dalam dosa. “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya” (Kejadian) Benih perempuan yang menjadi musuh si ular adalah Yesus. Bahwa benih perempuan itulah yang akan mengalahkan Iblis dan menyelamatkan manusia dari dosa, dari hukuman Allah. Karena itu kelahiran Yesus ke dunia ini adalah kelahiran Sang Juru Selamat. “Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud” (Lukas)

    Dan Juru Selamat ini telah dijanjikan ALlah sejak dahulu kala dan hanya Dialah yang dapat menyelamatkan!. “Aku, AKulah Tuhan dan tidak ada juruselamat selain dari padaKu”(Yesaya)

    “Tetapi Aku adalah TUhan, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku, dan tidak ada juru selamat selain dari Aku.” (Hosea)

    Benar! hanya Tuhan saja yang datang menjadi Anak Manusia sebagai juru Selamat manusia. Sebab manusia sesama manusia tidak bisa menyelamatkan, bahkan justru sering terjadi sebaliknya, seperti kata pepatah mengatakan:’Homo Homini Lupus’ manusia yang saya akan menjadi serigala terhadap manusia lainnya.’ Karena itulah Yesus-lah Juru selamat dunia. “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kau katakan, sebab kami sendiri telah mendengar DIa dan kami tahu, bahwa DIalah benar-benar Juru Selamat dunia.” “Dan kami telah melihat dan bersaksi bahwa Bapa telah mengutus AnakNya menjadi Juru Selamat dunia.”

    Dan Yesus-lah Juru Selamat untuk semua manusia, inilah tawaranNya, tidak terbatas siapa saja yang mau percaya, dan juga Dia tidak memaksa. Kenapa saya begitu tertarik dan yakin bahkan haqqul yakin pada Juru Selamat adalah Yesus, saya illustrasikan sebagai berikut: “Seandainya ada orang yang mengajak dan menawarkan saya pergi ke negeri Amerika Serikat. Orang yang mengajak ini secara pribadi tidak diragukan kejujuran nya dan kesetiaannya dan kebaikannya buat mengantar saya ke AS, namun sayang pengantar itu sendiri belum pernah ke Amerika. Tapi sekarang Presiden AS Jimmy Carter menawarkan kepada saya untuk berkunjung ke Amerika. Saya pribadi akan memilih tawaran Presiden Jimmy Carter, sebab beliau orang Amerika, tahu seluk beluk Amerika, dan berkuasa di sana, jelas tidak akan kesasar lagi, pasti saya sampai di Amerika dengan pasti. Begitu juga ke sorga, saya menerima tawaran Yesus, dan pasti ke sorga! kenapa? Sebab Yesus datang dari sorga, Pemilik sorga, dengan sendirinya barang siapa menerima ajakanNya pasti sampai ke sorga!

    (2) Keselamatan:

    Keselamatan yang ditawarkan Yesus Kristus adalah keselamatn yang pasti, sesuai dengan janjiNya. “AKulah Pintu; barangsiapa masuk melalui Aku (Yesus), ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar menemukan padang rumput.” “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Dan sekarang janjiNya itu ada pada firmanNya yang disebut Injil, dan Injil itu adalah berita keselamatan, Injil itu adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan, “Sebab aku (Paulus) mempunyai keyakinan yang kokok dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” Hanya Yesus-lah yang dapat menjamin memberikan keselamatan yang pasti. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusaia yang olehNya kita dapat diselamatkan.”

    Keselamatan yang pasti inilah membuat saya tertawan pada Yesus Kristus, dan saya seperti mendapat permata berlian yang tiada ternilai, sebab percumalah hidup di dunia ini senang, tanpa jaminan keselamatan yang pasti.

    Dan setelah saya beroleh keselamatan yang pasti ini maka hidup saya mendapat ketenangan, kedamaian. Hilang semua kekuatiran dan kegelisahan saya yang dahulu, apakah saya pasti masuk sorga atau tidak. Tapi sekarang dengan segala jaminan yang diberikan oleh Yesus, maka saya pasti bersama-sama Dia di Sorga bila saya dipanggilNya kelak.

    C. KELAHIRAN BARU :

    Tentang ajaran mengenai “kelahiran baru”, barulah dalam Injil saya dapati pelajaran ini, sejak dulu belum pernah saya mendengar dan ketahui. Rupanya ajaran tentang kelahiran baru, adalah kunci dari kehidupan iman Kristen! Pantas saja! dahulu saya berkeinginan hidup selalu suci, hidup dalam kebaikan, tapi nyatanya tidak bisa, disebabkan tabiat dosa itu menguasai hidup saya. Tapi hidup dalam Kristus, kita menjadi “hidup baru”, karena kita harus dilahirkan kembali.

    “Yesus menjawab, katanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

    Dilahirkan kembali, berarti dilahirkan oleh air dan Roh.

    “Jawab Yesus “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

    Maksudnya adalah air baptisan dan pengurapan Roh Kudus!

    (1) Baptisan:

    Ialah sebagai materai, atau sebagai simbol bahwa seseorang sudah menjadi kristen karena percaya kepada Allah, dalam Kristus. “jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.”

    Air Baptisan itu hanya simbol saja, tapi baptisan itu sendiri berarti menanggalkan cara hidup kita yang lama, mematikan “ego” atau “aku” kita dan hidup yang baru di dalam Kristus, hidup di dalam penguasaan Rohul Kudus, karena itu baptisan bukan dengan air saja tapi dengan kuat kuasa Rohul Kudus.

    (2) Hidup di dalam Roh:

    Hidup yang lama adalah hidup di dalam kedagingan, “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseturuan, perselisihan, irihati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraaan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.”

    Sedangkan hidup yang baru adalah hidup di dalam penguasaan Rohul Kudus, dan hidup itu berbuahkan Roh yaitu, “Tetapi buah Roh ialah: Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri: Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”

    “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah kita juga dipimpin oleh Roh.”

    Berarti yang menguasai hidup baru bukan lagi “ego” atau “aku”nya, tetapi Roh Allah itu bertahta di dalam hati, di dalam seluruh kehidupan, hidupnya sehari-hari.

    Sehingga yang menguasai hidupnya bukan “ak”nya lagi, tapi Kristus, sebab “aku”nya sudah turut disalibkan, mati, ketika Kristus disalibkan, dan sekarang yang hidup adalah Kristus.

    “supaya aku hidup untuk ALlah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup didalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan dirinya untuk aku.”

    Dan hidup baru, berarti ada perubahan di dalam Kristus, perubahan itu ada yang sekaligus, dan ada yang bertahap, dan itu adalah pekerjaan Roh Allah, misteri Ilahi.

    Sedikit saya bersaksi tentang kelahiran baru ini, yang saya alami secara pribati; ketika saya bertobat dan dibaptis, saya belum lahir baru secara total, yaitu “ego” saya masih menguasai hidup saya. Baru di dalam tahanan saya merasa ada perubahan yang total oleh Rohul Kudus, lahir baru 100 prosen. Sehingga Jusuf Roni yang lama telah mati, tapi sekarang yang hidup adalah Kristus.

    “Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi”. “dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya”. Itulah hikmahnya selama saya di dalam tahanan. Penjara itu secara rohani saya anggap sekolah Tuhan buat mendidik saya, tapi bukan berarti secara hukum saya mentolelir penahanan yang berlarut-larut boleh dibiarkan!

    Dan juga salah-lah pendapat bahwa dengan menahan saya berlarut-larut bisa mengubah iman Kristen saya, karena iman percaya itu datangnya dari Tuhan, maka justru iman Kristen saya bertambah-tambah! (note: di dalam penjara dan dalam penderitaan yang sulit inilah, Jusuf Roni pernah merasakan dirinya benar-benar dibawa pergi ke atas dan bertemu dengan Juru Selamat kita Yesus Kristus. Ia diperlihatkan Sorga yang indah itu oleh Tuhan Yesus, sebenarnya ia tidak ingin kembali, namun Yesus menyuruh dia kembali untuk menjadi saksiNya.)

    “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” Perkara kelahiran baru ini adalah perkara rohani, hendaknya dengan mata rohani pula barulah kita dapat mengertinya, dan berbahagialah orang-orang yang mata

    rohaninya dicelikkan oleh Tuhan.

    “Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.”

    D. KASIH:

    Ajaran tentang Kasih di dalam agama Kristen adalah menempati pusat pemberitaan dalam firman Allah.!

    “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang palin gbesar diantaranya ialah kasih.”

    Sebab karena Kasih Allah juga, maka manusia beroleh keselamatan, hidup yang kekal, oleh sebab itu manifestasi iman Kristen adalah di dalam mengasihi sesama manusia. “Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih” “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh Kasih” Karena kasih Allah itu terlebih dahulu, maka yang percaya beroleh keselamatan.

    “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia itu, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

    Kasih Allah itu tidak terbatas, dan sangat besar, dan karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita, maka kita baru dapat mengasihi dan mempunyai kasih, “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahuli mengasihi kita” Karena itu kewajiban sebagai orang Kristen untuk memanifestasikan kasih Allah itu di dalam sikap hidupnya sehari-hari. Oleh sebab itu apabila gereja memberikan bantuan materiil atau aksi-aksi sosial, hal ini bukanlah dalam rangka untuk mengubah iman orang yang diberi bantuan, namun untuk melaksanakan ajaran tentang kasih, dan menyaksikan kasih Allah itu kepada manusia siapa saja tanpa pilih bulu, karena Allah mengasihi seluruh dunia.

    E. Pekabaran Injil:

    Pekabaran Injil adalah merupakan suatu keharusan dalam ajaran Kristen, karena ini merupakan perintah Tuhan yang tidak dapat tawar-menawar, sesuai dengan (SK) Tuhan nomor 28 yaitu Injil Matius pasal 28 ayat 18,19,20 sebagai berikut:

    “Yesus mendekati mereka dan berkata:”KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Karena itu Kristen adalah agama missioner atau agama da’wah, yang mempunyai kewajiban buat memberitakan Injil Keselamatan ke seluruh dunia. Namun patut diketahui hal ini bukanlah Kristenisasi, sebab Pekabaran Injil mengandung maksud ialah tiga bagian;

    (a) Informasi : Memberikan penerangan dan pemberitaan tentang iman kristen, tentang jalan keselamatan kepada siapa saja, agar orang tahu bahwa Yesus adalah Juru Selamat

    (b) Persuasi : Menjawab setiap pertanyaan dari siapa saja yang ingin bertanya atau mempertanyakan tentang Yesus Kristus itu, sesuai apa yang ada dalam AlKitab.

    (c) Edukasi: Mendidik umat Tuhan dalam melaksanakan ajaran Tuhan.

    Hal ini jelas tidak ada Kristenisasi, sebab untuk menjadi Kristen atau percaya kepada Yesus bukanlah hasil pekerjaan manusia, bukan juga hasil penginjil atau pendeta, namun adalah pekerjaan Tuhan, atau pekerjaan Rohul Kudus itu sendiri di dalam hati manusia, yang dipilihNya agar selamat!

    Demikianlah apa sebabnya sehingga saya tertarik pada ajaran Kristen, sebagaimana sudah saya jelaskan pada keterangan diatas, untuk sebagai gambaran bahwa sungguh saya tertarik pada Kristen karena ajarannya dapat saya terima dalam segala hal, dan inilah pilihan saya secara pribadi!.

    Banyak orang menduga mustahil, saya percaya kepada Tuhan Yesus, apabila melihat latar belakang saya, namun inilah kenyataannya bahwa apa apa yang dianggap mustahil oleh manusia, akan tetapi apabila Allah berkehendak, tidak ada mustahil.

    “Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah”.

    KESAKSIAN

    Dalam kehidupan seorang Kristen; kesaksian menempati tempat yang terpenting, sebab kesaksian adalah manifestasi dari pengakuan iman percaya seorang Kristen. Kesaksian seorang Kristen dalam sikap hidupnya sehari-hari dan dalam ucapannya baik secara lisan maupun tulisan, tercermin dan terpancarlah bahwa ia seorang Kristen. Kekristenan tanpa kesaksian adalah ke Kristenan yang lumpuh, berarti juga iman Kristianinya kering dan tandus karena tidak ada hujan berkat dari sorgawi. Kesaksian berarti menceritakan, memberitahukan, mengkhabarkan kepada orang lain, agar orang lain tahu, segala perbuatan Allah terhadap dirinya secara pribadi, apa yang dialaminya sehingga dia menemukan dan mendapatkan Kasih Tuhan Yesus terhadap diri pribadinya.

    Untuk lebih jelas saya uraikan sebagai berikut:

    A. Kedudukan Kesaksian:

    Kesaksian adalah inherent dari identitas Kristen, merupakan suatu kewajiban yang mutlak, keharusan yang tidak boleh ditawar lagi, sebab kesaksian merupakan realisasi dari pengakuan iman percaya ke-Kristenan, sebagaimana dalam firman Tuhan.

    “Setiap orang yang mengaku Aku(Yesus) di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya didepan BapaKu yang di sorga. Tetapi barang siapa menyangkal Aku didepan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan BapaKu yang disorga.”

    TIdak ada pilihan lain bagi seorang Kristen untuk bersaksi tentang iman percayanya. “Tetapi kami juga *harus bersaksi*, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku”

    Kata-kata “harus bersaksi” saya garis bawahi, menunjukkan suatu kewajiban yang mutlak. Untuk itu saya tidak berbuat lain, selain harus konsekwen melaksanakan firman Tuhan ini.!

    B. Maksud dan Tujuan Kesaksian:

    Maksudnya ialah menceritakan segala perbuatan Allah, apa yang telah Allah lakukan terhadap kita, bahwa kita telah diselamatkan dari kematian yang kekal. Dari hasil pergumulan itu, dalam mencari kebenaran yang hakiki, maka Yesuslah kebenaran yang sejati, itulah perbuatan Allah yang ajaib! “Sambil memperdengarkan nyanyian syukur dengan nyaring, dan menceritakan

    segala perbuatanMu yang ajaib” Pulanglah kerumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihi engkau!

    Dengan kesaksian itu kita menjadi saksi Tuhan.

    “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu (Yesus) di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai keujung bumi.”

    Bahwa orang Kristen harus menjadi terang dunia. “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak diatas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Menjadi terang dunia berarti supaya orang lain tahu, dan menerangi manusia-manusia lainnya, dalam hal ini terkandung makna tentang mengabarkan kepada orang lain.

    Jadi tujuannya ialah memberikan kekuatan impian percaya terhadap sesama saudara seiman agar iman yang lemah dikuatkan, dan yang kuat makin bertambah-tabah, sehingga tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan.

    Bersaksi berarti menerangi, menerangi berarti juga menegur yang didalam kesesatan, dan apabila yang beriman tidak menegur, maka sangsinya bagi yang tidak menegur ialah hukuman Allah,

    “Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggung jawab atas nyawanya daripadamu.”

    Oleh dasar-dasar itulah saya berkeharusan bersaksi, menceritakan pengalaman pergumulan di dalam mencari kebenaran yang hakiki, sampai saya mendapatkannya, bahkan mendapat jaminan “Keselamatan” yang pasti di dalam Kristus Yesus!

    Sekian TAMAT……

  165. ISLAM DAN INJIL PALSU BARNABAS

    Kata Injil berasal dari bahasa Yunani (euanggelion) yang mempunyai arti “Kabar gembira atau kabar baik tentang al-Masih”. Tetapi karangan yaang berjudul Injil Barnabas meskipun banyak menceritakan tentang Hazrat ‘Isa selama hidupnya di dunia ini, bahkan pemberitaan malaikat kepada Maria bunda-Nya (Injil Barnabas Pasal 1) dalam versi yang berbeda bahkan kontradiksi dengan tradisi Injil, bahkan dengan seluruh Kitab Suci Perjanjian Baru.

    Walaupun sepintas kilas dalam arti dangkal ada kemiripinnya dengan Injil Kanotik, namun jelas sekali, apabila ditelaah sedikit serius saja, belangnya akan kentara juga. Sebab inti dan tujuannya sangatlah berlainan malah bertentangan dengan iman Kristiani dan Pewartaan Perjanjian Baru. Inti dan maksud karangan yang diberi judul “Injil Barnabas” adalah sebagai berikut:

    1.

    Penolakan terhadap Hazrat ‘Isa sebagai “Anak Allah” atau sebagai “Firman Allah” yang menjelma menjadi manusia; dengan konsekwensinya adalah menolak Hazrat ‘Isa sebagai Mesia.

    Penolakan terhadap Hazrat ‘Isa sebagai Anak Allah atau sebagai Firman Allah yang menjadi manusia dan sebagai Mesia. Hal itu dapat kita temukan melalui penyataan pernyataan dari:
    *

    Dimana Hazrat ‘Isa berkata: “… Aku hanya akan disiksa dalam orang lain. Karena hukuman itu cocok bagiku, karena orang orang telah menyebut aku Allah; …. Aku telah mengaku bahwa bukan saja aku bukan Allah …, malah aku telah mengakui pula, bahwa aku bukanlah Mesias itu”. (IPB 198: 6)
    *

    “… Malahan aku ceritakan padamu (Barnabas), bahwa sekiranya aku tidak dipanggilkan Allah, aaku telah dibawah ke surga, ketika aku akan berangkat dari dunia ini; … Ketahuilah, Oh Barnabas, bahwa karena ini aku harus mengalami pengejaran besar …”. Atas sebutan Allah terhadap diriNya itu Hazrat ‘Isa tidak bertanggung jawab dan merasa tak bersalah, sebab Ia sendiri tidak menaruh pemikiran tentang-Nya.
    *

    Jawab ‘Isa: “Aku adalah Hazrat ‘Isa anak Maria, …, seorang manusia fana dan bertakwa kepada Allah (IPB. 96 : 2)
    *

    ‘Isa menjawab: “Demi Allah,…, aku bukanlah Mesias itu, kepadanya seluruh suku suku bangsa menantikan, … syaithon akan membangkitkan lagi hasutan terkutuk ini, dengan perbuatan iman yang tidak hormat kepada Allah dan Putera Allah, dari sanaa kata kataku dan dogma ajaran agamaku akan ditukar…”. (IPB. 96:6)

    Masih banyak ucapan ucapan senada, di mana Hazrat ‘Isa mengaku sebagai manusia biasa dan menyangkal bila dikatakan atau dianggap sebagai Allah atau Anak Allah. (IPB 93 : 1 – 2, 94 : 1)

    Satu hakikat yang mengherankan sekali ialah apabila Injil palsu Barnabas ini menyangkal gelaran “Al-Masih” kepada hazrat ‘Isa seperti di IPB 96 ayat 2 di atas, ‘Barnabas’ ini dengan ketaranya bertentangan jelas dengan nas al-Quran sendiri. Misalnya dari surah 3 al-Imran ayat 45 yang berkata:

    “Malaikat berkata: Ya, Maryam, sesungguhnya Allah memberi khabar gembira kepada engkau dengan kalimatNya, namanya Al-Masih ‘Isa anak Maryam, yang mempunyai kebesaran didunia dan akhirat dan termasuk orang-orang yang terdekat kepada Tuhan”

    Yang aneh ialah apabila umat Islam dengan butanya menerima ‘Injil Barnabas’ ini yang bercanggah dan bertentangan dengan nas al-Quran berulang-ulang kali dalam hal saperti di atas! Akan tetapi al-Quran tidak pernah memberi gelaran “al-Masih” kepada nabi Muhammad.

    # Mempertahankan monotheisme ala Yahudi, terutama Islam

    *

    Dengan menolak Hazrat ‘Isa sebagai sebagai “Anak Allah”, secara langsung atai tidak langsung ditolak juga faham Trinitas.
    *

    Penolakan faham Trinitas Kristian itu lebih nyata lagi, manakala dengan disebutnya Muhammad sebagai Sang Mesias yang akan datang oleh Hazrat ‘Isa, dan bukannya Roh Kudus; sebagai mana terdapat di dalam tradisi Injil atau Kitab Perjanjian Baru.
    *

    Ditonjolkan tokoh Ibraham dan Perjanjian Allah dengannya serta ditegaskannya tanda sunat atau khittan (IPB. 23:29) dan Imail (IPB. 43 : 11). Dalam wawancara antara Hazrat ‘Isa dengan kedua muridnya yaitu Andreas dan Yakobus, dimana kedua murid bertanya: “Dalam siapakan janji Allah kepada Abraham dibuat; lalu akan lahir dari Ishak atau Ismail
    *

    Yakobus menjawab: “Oh Guru, ceritakanlah kepada kami dalam (keturunan) siapa perjanjian dibuat, karena Bangsa Yahudi mengatakan: ‘dalam keturunan Ishak” keturunan Ismail mengatakan: “dalam keturunan Ismail”. (IPB. 43:6)
    *

    Hazrat ‘Isa menjawab: ” berimanlah kepadaku, karena dengan sesungguhnya aku katakan kepadamu, bahwa perjanjian itu telah diperbuat dengan Ismail, bukan dengan Ishak.

    Dengan demikian tradisi Perjanjian Lama yang menyatakan bahwa janji itu akan lahir dari keturunan Ishak (kej. 12:12) oleh penulis aritike yang diberi judul “Injil Barnabas” ini di hapus dan dijungkir balikkan. Sebagai mana kita ketahui bahwa keturunan Ismail adalah bangsa Arab bandingkan dengan Kej. 25: 18 yang dari padanya Muhammad lahir. Ungkapan ini pertentangan juga apa yang telah diwartakan oleh Alquran, bahwa anak yang dijanjikan Allah terhadap Abrahan sebagai ahli warisnya adalah anak yang lahir melalui sarah yaitu Ishak karena setelah Ishak akan melahirkan pula Ya’kub lihat ( QS. 11 Huud 71). Dari Yakub inilah yang kemudian Allah mengganti namanya menjadi Israel, dari Israel akan melahirkan dua belas suku bangsa Israel, salah satunya adalah bangsa atau suku Yahudi dan dari suku inilah Hazrat ‘Isa lahir. Sesuai dengan Firman Allah bahwa keselamatan itu datang bukan dari bangsa yang lain, karena bangsa lain itu menyembah berhala, tetapi hanya melalui bangsa Yahudi.

    Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal , kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. (Injil Yahya 4 : 22)

    Berita keselamatan sudah diberitakan, marilah datang kepada Tuhan yang disembah oleh Ibrahim, Ishak dan Yakub jangan menyembah apapun yang diberitakan dan dibawakan oleh bangsa lain walaupun mereka menyebut Allah juga yang mereka sembah itu penyesatan yang nyata.
    # Mengamini dan menguatkan kenabian Muhammad (Pasal 112, ayat 4)

    Hal ini dapat dilihat mudah dapat dilihat dari pernyataan yang diletakkan pada “Mulut Hazrat ‘Isa”, seakan akan Hazrat ‘Isalah yang bersabda:

    * Bahwa Hazrat ‘Isa bukan Messias itu (IPB. 96:6, 42:2, 220:8)
    * Tetapi Messias yang datang itu adalah Pesuruh Allah, yang terpuji alias “Ahmad” (Muhammad). (IPB 97:10, 220:8, band. QS. 61:6)
    * Bahwa janji Allah itu akan lahir dari keturunan Ismail bukan dari keturunan Ishak (IPB. 43:10) ini sebenarnya sangat bertentangan sekali dengan apa yang diberitakan oleh Alquran. Lihat QS. 11:71.

    # Membela atau mempertahankan Islam

    * “… mau tak mau harus ada satu Allah” … (IPB. 29:2)
    * “Aku adalah Allah sendiri, dan tidak ada lain Allah kecuali Aku …” (IPB. 29:15)
    * “… Hanya adalah Allah Yang Maha Esa, dan Muhammad adalah pesuruh Allah. …” (IPB. 39:3 & 5, 41:14)

    Apa yang terjadi apabila kita perhatikan dengan sungguh sungguh ketiga kutipan di atas kemudian kita integrasikan, maka segera akan kelihatan dan melahirkan suatu kesaksian yang nadanya sangat Islamistis yang intinya adalah sebagai berikut:

    “Bahwasannya, Allah itu hanya satu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Maka tidak ada Ilah (Allah) lain selain Allah (Aku), dan Muhammad adalah Rasul (pesuruh) Allah”

    ungkapan ini akan sama dengan sahadat mereka kaum Muslim (Syahadatain) atau dua kalimah sahadat:

    Aku bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah Rasul Allah”

    Dengan demikian pertanyaan dasar kami, “INJIL BARNABAS, QUO VADIS” (Injil Barnabas kamu akan mengarah kemana?). kiranya sudah mulai terjawabpaling tidak kentaralah jawabannya. Bahwa karang yang diberi judul Injil Barnabas tersebut jelas sangat Islamistik, dan bertendensi kepada Islam.

    Melihat nadanya yang Islamistik itu, kami sungguh mereagukan bahwa karangan yang diberi judul Injil Barnabas ini ditulis oleh Barnabas teman Paulus atau orang yang hidup di abad I, tetapi semakin yakin bahwa yang menulis itu mereka yang yang hidup pada zaman Islam telah ada dan memang terbukti bahwa yang menulis INJIL BARNABAS adalah MUSTAFA DE ARANDE. Untuk mengantisipasi pengajaran pengajaran sesat tersebut Tuhan telah memberikan ciri ciri penyesat itu, walau seringkali kita terkecoh dengan gaya dan penampilan mereka dalam menyesatkan orang orang percaya. Olah karena berhati hatilah dengan penyesat itu, karena dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempengaruhi anak anak Tuhan supaya ragu terhadap Firman Tuhan dan keselamatan yang Tuhan telah berikan kepada umat tebusannya menjadi tidak yakin lagi. Di bawah ini beberapa ayat dalam Alkitab yang bercerita tentang pengajar pengajar sesat:

    1. Anti Kristus (Masihu Dajjal) akan datang

    “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti telah kamu dengar, seorang antikristus (Dajjal-red) akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar benar adalah waktu yang terahir.” (I Yohanes 2 : 18)
    2. Dia pergi dan menyesatkan

    “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Hazrat ‘Isa telah datang sebagai manusia. Itu adalah penyesat dan antikristus”. (2 Yohanes 1 : 7)
    3. Dia pendusta dan menyangkal Hazrat ‘Isa

    “Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Hazrat ‘Isa adalah Kristus? Dia itulah antikristus, yaitu dia ynag menyangkal baik Bapa maupun Anak” (1Yohanes 2 : 22)
    4. Dia menyerang orang kudus

    “Dan ia diperanakkan untuk berperang melawan orang orang kudus dan utnuk mengalahkan mereka’ dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.” (Wahyu 13 : 7)
    5. Dia berwana hijau kuning

    “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang manungganginya bernama Maut, dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberi kuasa atas seper empat dari bumi iniuntuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang binatang buas yang di bumi.” (Wahyu 6 : 8)
    6. Mulutnya penuh kesombongan dan hujat

    “Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya” (Wahyu 13 : 5)

    “Dan semua orang yang diam di atas bumu akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, (Wahyu 13 :8)
    7. Dia mempunyai bilangan 666

    “Yang penting disini ialah hikmatK barang siapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.” (Wahyu 13 : 18 banding Injil Palsu Barnabas 21 : 1 – 6)

  166. Sukar bagiku menulis pengakuan ini. Sejak kecil aku sudah punya banyak masalah dengan agama yang kuanut sejak lahir (Islam). Hal ini mulai dari rasa bersalah dan takut karena tidak sembahyang sampai marah pada tuhan karena membuat dunia seperti ini.

    Aku dulu percaya pada Islam karena alasan ini: kukira ada bukti nyata yang tidak dapat disangkal bahwa Islam adalah firman tuhan yang sejati tampak dalam ilmu pengetahuan (sains) dalam Al-Qur’an. Waktu aku mengetahui bahwa ini adalah bohong belaka, akupun masih percaya Islam sejenak karena adanya kehausan rohani dalam hidupku.

    Aku telah menyampaikan kisah kemurtadanku melalui cara2 yang berbeda kepada orang2 yang berlainan. Aku tunjukkan baik kasus tunggal maupun kasus2 dramatis yang menunjukkan masalah secara langsung. Aku tidak melakukan hal ini untuk menunjukkan alasan2 kemurtadanku, tapi karena aku memikirkan hal ini dalam kurun waktu yang lama dan akhirnya muncul ke permukaan sampai akhirnya aku tidak dapat mengaku sebagai Muslim lagi.

    Contohnya…

    Ketika aku naik haji dan sedang berjalan dalam perjalanan yang panjang di atas jembatan, aku melihat begitu banyak Muslim pakai kain putih beribadah pada tuhan. Ini adalah pemandangan yang menakjubkan, tapi di saat yang sama tiba2 saja muncul dalam pikiranku bahwa sebenarnya tiada tuhan yang mendengarkan jeritan penuh derita manusia. Di saat itulah aku merasakan doa2 berbagai manusia yang tidak dijawab selama jutaan tahun… Aku merasakan bahwa sebenarnya tiada siapapun “di atas” yang mendengarkan doa2 itu.

    Suatu waktu aku membaca sebuah buku singkat sejarah tentang hidup dan matinya agama2 besar dan kecil dalam seluruh kejadian yang terekam dalam sejarah. Penulisan buku ini sederhana dan langsung pada pokok masalah, tanpa asumsi apapun, tanpa menawarkan hipotesa (pengandaian) apapun. Buku ini hanya mencantumkan kenyataan. Pada saat aku selesai membaca buku ini, aku berpikir tentang Islam. Sudah sangat jelas bagiku bahwa Islam hanyalah agama buatan manusia belaka, yang bernasib sama dengan agama2 lainnya yang muncul dan lalu hilang, yang dewa2nya disembah selama berabad-abad dan lalu dilupakan orang. Kenyataan ini sangat mengejutkan diriku, dan seketika semuanya tampak jelas dan sederhana. Aku ingat aku menuliskan kejadian ini di atas kertas catatan kuning di ruang sekolah para guru ketika aku bekerja sebagai asisten guru (dan menemukan buku itu), dan diam2 aku menuliskan pengakuanku.

    Suatu waktu aku membaca Qur’an dengan memegang pinsil di tangan dan ketika aku selesai menulis, tiada satupun bagian ayat2 Qur’an yang tidak kutulisi dengan catatan2 yang terkadang penuh hujatan. Hal ini karena Qur’an dinyatakan sebagai firman tuhan yang suci tapi aku tidak merasakan kesucian apapun ketika membaca isinya.

    Aku merasa Qur’an sangatlah membosankan, mengulang-ulang hal yang sama, dan anehnya, terlalu banyak membahas soal seks dan hal2 domestik (pribadi – rumah tangga) penulisnya.

    Aku juga punya banyak masalah tentang pandangan Islam terhadap wanita. Juga dengan hukuman2 dalam Islam. Kulihat sejarah Islam penuh dengan kebanggaan melakukan imperialisme, penjajahan, dan sederetan kesengsaraan di mana2. Tapi yang paling membuatku menolak Islam, idak percaya Qur’an sebagai firman tuhan dan Muhammad sebagai nabi terakhir adalah peristiwa turunnya wahyu illahi.

    Bayangkan saja. Dengan alasan tertentu, tuhan menciptakan kita sebagai makhluk yang sadar yang mengenal diri sendiri. Tuhan pun menciptakan jagad raya, dan tentunya tuhan ini adalah makhluk yang hebat. Tuhan mestinya punya gagasan2 yang agung, bisa melihat masa depan, unik tersendiri dan berbagai nilai2 tinggi lainnya yang tidak dimiliki siapapun.

    Karena alasan tertentu, tuhan ingin berkomunikasi dengan ciptaannya. Bukannya ngomong langsung secara sederhana, dia malah berbisik tidak jelas, berkomunikasi melalui mimpi, halusinasi, dan berbagi cara maya lainnya. Tapi lalu dia pun terbukti berulang kali tidak mampu menjaga firmannya yang asli. Akhirnya dia menyadari bahwa firmannya lagi-lagi telah diubah sehingga dia akhirnya harus mengirim nabi terakhir untuk menjaga kemurnian firmannya. Tapi lagi2 dia pun gagal melakukan hal itu.

    Sekarang tuhan kita yang maha besar itu berhasil menciptakan keadaan di mana berbagai versi firmannya bertebaran di seluruh dunia. Karena dia terkenal suka mengancam manusia ciptaannya dengan api neraka abadi, maka tiada seorangpun yang berani percaya agama apapun selain yang diwariskan ayah dan ibunya sendiri. Akhirnya para manusia ini malah saling bertempur untuk menyatakan pihaknya lebih benar daripada yang lain.

    Semua ini menyatakan satu hal: semua wahyu agama ini dibuat untuk membimbing manusia, karena kita dianggap tidak bisa menemukan jalan yang lurus. Jadi agama adalah bimbingan bagi manusia. Tapi sialnya kita tidak bisa melaksanakan bimbingan itu karena kalau kita benar2 melaksanakannya, maka kita akan jadi sibuk membunuhi para kafir, memperbudak kafir dan menindas wanita di manapun kita berada.

    Kalau sudah begitu, apakah yang bisa kita lakukan? Jawabnya adalah: berpikir. Buat apa sih kita memerangi kafir? Apakah karena itu berguna agar kita bisa menggunakan akal pikir kita, nurani kita, kesadaran kita? Dan lalu saling bertempur untuk menentukan wahyu illahi mana yang akhirnya bisa bertahan? Satu pihak berpendapat bahwa kita harus melihat kenyataan dan menggunakan kenyataan itu untuk membenarkan wahyu illahi (karena mestinya wahyu illahi tidak mungkin salah, bukan?); sedangkan pihak yang lain berpendapat kita tidak bisa menggunakan akal sendiri dalam mengartikan firman illahi.

    Masalah apa sih sebenarnya yang dipecahkan oleh wahyu illahi itu? Bimbingan apa sih yang tidak bisa dipikirkan manusia sebelum manusia menerima wahyu illahi ini? Apakah wahyu illahi ini memudahkan hidup manusia?

    Muslim modern yang berusaha menjelaskan Islam sesuai dengan nilai2 agama hanya berbicara dengan keterbatasan waktu dan kejadian di mana tuhan menurunkan wahyunya. Sepertinya tuhan tidak bisa mewahyukan apapun setelah waktu itu berlalu. Mereka lupa bahwa tuhan dapat berubah pendapat kapanpun juga, dan bisa saja mewahyukan firman lain seenaknya sendiri. Kalau tuhan tidak mampu melakukan ini, maka dia bukanlah tuhan yang maha kuasa, dong.

    Al-Qur’an dan Hadis penuh hukum2 yang kacau, bahkan untuk masyarakat primitif sekalipun. Hukum2 ini jelas disusun dengan sikap tidak peduli, penuh takhayul, ketidaktahuan akan sejarah dan ilmu pengetahuan. Yang paling parah, tuhan digambarkan sebagai pencipta yang keji dan bagaikan pria Arab yang doyan memperkosa, membunuh, dan tiada toleransi. Hal ini tampak pada Alkitab dan Qur’an. Terlalu banyak ancaman neraka dan kutukan abadi illahi. Tuhan yang sombong, suka mengekang, tukang iri, tidak mengampuni, pedit, tidak punya rasa percaya diri sendiri mengutukiku dengan ancaman neraka atas dosa yang bahkan aku tadinya tidak pernah pikirkan: jadi murtadin.

    Aku tadinya tidak pernah berhenti untuk percaya. Tapi ketika saat itu terjadi, aku jadi kaget dan begitu pula sikap orangtuaku. Aku pun juga tidak bisa kembali lagi jadi Muslim – bagaimana mungkin aku bisa memaksa diriku percaya pada apa yang kuketahui sebagai kebohongan? Aku tidak pernah merencanakan untuk kehilangan iman, jadi bagaimana mungkin aku harus dihukum karenanya? Tapi ternyata dalam Islam hal ini dianggap sebagai dosa yang tak terampunkan. Karena itu, masakan aku bisa percaya pada sikap tuhan yang katanya maha adil?

    Aku pun juga jadi tidak bisa percaya pada agama yang begitu tidak masuk akal dan konyol seperti Islam.Al-Qur’an dan Hadis penuh hukum2 yang kacau, bahkan untuk masyarakat primitif sekalipun. Hukum2 ini jelas disusun dengan sikap tidak peduli, penuh takhayul, ketidaktahuan akan sejarah dan ilmu pengetahuan. Yang paling parah, tuhan digambarkan sebagai pencipta yang keji dan bagaikan pria Arab yang doyan memperkosa, membunuh, dan tiada toleransi. Hal ini tampak pada Alkitab dan Qur’an. Terlalu banyak ancaman neraka dan kutukan abadi illahi. Tuhan yang sombong, suka mengekang, tukang iri, tidak mengampuni, pedit, tidak punya rasa percaya diri sendiri mengutukiku dengan ancaman neraka atas dosa yang bahkan aku tadinya tidak pernah pikirkan: jadi murtadin.

  167. Injil Arab mengenai masa kanak-kanak Yesus dan Injil Kelahiran Maria, adalah apocrypha (yang diragukan kebenarannya / palsu dan isinya DONGENG). Kitab ini tersebar di daerah Arab sekitar abad ke 6 Masehi.

    Maria (Siti maryam) dan pohon Kurma.

    Surah Maryam (Q19)
    ………………………………………

    [23] Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”.
    [24] Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
    [25] Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.
    [26] Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang Manusia pun pada
    hari ini”.

    Gospel of the Birth of Mary

    Pasal 20 (terjemahan bebas)
    Mereka berjalan lewat 3 hari, sementara berjalan Maria merasa lelah oleh teriknya matahari gurun; dan melihat sebuah pohon Kurma. Maria mengajak Yusuf beristirahat dibawah pohon. Yusuf membimbingnya Maria duduk. Maria melihat ke daun korma, dan dilihatnya penuh dengan buah-buah. Yusuf berkata bahwa pohonnya tinggi. Melihat itu bayi Yesus segera memerintahkan pohon korma itu melengkung…………Setelah diambil buahnya, pohon itu siperintahkan lagi untuk tegak. Yesus juga memerintahkan pangkal pohon kurma terangkat, sehingga keluar mata air……..

    Tidak serupa tapi mirip……..entah kenapa Yusuf tidak pernah disebut?

    Isa berbicara waktu diayunan.

    Surah Maryam

    [29] maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”
    [30] Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberikuAl Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

    The Arabic Gospel of The Infancy of The Saviour

    1. We find (1) what follows in the book of Joseph the high priest, who lived in the time of Christ. Some say that he is Caiaphas.
    (2) He has said that JESUS SPOKE, and, indeed, when HE WAS LYINGIN THE CRADLE said to Mary His mother: I am Jesus, the Son of God,the Logos, whom thou hast brought forth, as the Angel Gabriel announced to thee; and my Father has sent me for the salvation of the world.

    Muhammad mengambil dongeng bayi Yesus bicara dan memasukannya ke Qur’an, tapi entah mengapa ia mengganti ucapan nya (Yesus).

    Kanak-kanak Yesus membuat burung dari tanah liat!!

    Al-Maaidah 5:110

    (Ingatlah), ketika Allah mengatakan:”Hai ‘Isa putera Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada Ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia diwaktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) diwaktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadiburung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) diwaktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) dikala kamumengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata:”Ini tidak lain sihir yang nyata”.

    The Arabic Gospel of The Infancy of The Saviour

    [size=9]46. Again, on another day, the Lord Jesus was with the boys at a stream of water,and they had again made little fish-ponds. And the Lord Jesus had made twelve sparrows, and had arranged them round His fish-pond, three on each side. And it was the Sabbath-day.
    Wherefore a Jew, the son of Hanan, coming up, and seeing them thus engaged, said in anger and great indignation: Do you make figures of clay on the Sabbath-day?
    And he ran quickly, and destroyed their fish-ponds. BUT WHEN THE LORD YESUS
    CLAPPED HIS HANDS OVER THE SPARROWS WHICH HE MADE, THEY FLEW away CHIRPING.

    Dalam Qur’an biasanya menyebut Isa dengan embel=embel anak Maryam, perhatikankutipan Injil Arab :
    He cried out with a loud voice: What have I to do with thee, O Jesus, SON OF MARY?

    KESIMPULAN :

    Beberapa kisah di atas, menunjukkan, dalam Quran ada cerita-cerita “Urban Legends”yang dimasukan oleh Muhammad ke dalam Al Qur’an.

    Masih terdapat kisah-kisah yang lain, yang tidak berhubungan dengan kejadian histories tetapi lebih merupakan “legenda Sangkuriang”, tapi diceritakan seolah-olah cerita sungguhan.

    Muhammad sebenarnya tidak tahu isi Injil yang beredar dilingkungannya, oleh kerena itu tidak pernah bilang palsu (padahal BENAR-BENAR palsu), tapi mungkin waktu kanak-kanaknya sering “didongengin” oleh pamannya. Masalahnya kenapa Allah juga tidak tahu sehingga dalam qur’an tidak mempersoalkannya kepalsuannya ?.

    38:29. Kitab kami turunkannya kepadamu penuh keberkatan. Supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.

    17:89.Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia didalam ini alQuran dari tiap-tiap perumpamaan maka enggan manusia kecuali ingkar.Alkitab atau “Kitab Suci” yang ada pada umat Islam sekarang bukanlah Alkitab yang asli. Alkitab yang asli tertulisnya dalam bahasa Ibrani dan Yunani. Alkitab palsu yang diberi nama “Al Quran” yang anti Yahudi dan Nasrani ini bukan dari bahasa aslinya yaitu Ibrani dan Yunani. Kalau umat Islam tidak percaya bisa tanya ke orang Yahudi dan Nasrani. Apakah benar nabi-nabi berbahasa arab?

    Jadi karena bukan dari bahasa aslinya maka tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, yang oleh karena banyaknya, sangat melelahkan kalau kita menghitungnya.terima kasih, mari kita bahas lebih lanjut.

    Jadi karena bukan dari bahasa aslinya maka tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, yang oleh karena banyaknya, sangat melelahkan kalau kita menghitungnya. Apalagi tulisan atau huruf-huruf Arab tidak ada huruf besar dan tidak ada huruf kecil. Masalah allah ditulis dengan A-nya huruf besar atau A-nya huruf kecil itu bukan menjadi masalah bagi orang Islam, karena baik allah yang ditulis dengan huruf (a) kecil dan Allah yang ditulis dengan huruf (a) besar/capital itu sama saja, karena bacaannya sama saja yaitu sama-sama allah.

    Allah bukanlah dewa; allahlah dewa, tetapi dewa-dewa bukanlah Allah. Jadi janganlah percaya pada pembohong besar itu! Jikalau ada dewa yang dianggap dan disebut “Allah” itu bukanlah Allah melainkan “allah” dan ketahuilah bahwa tipuan penyesatan iblis yang paling berbahaya ialah menyebut “allah” itu “Allah” padahal allah bukanlah Allah. Janganlah kamu katakan : “allah” itu “Allah”! Sebab allah bukanlah Allah!

    Muhammad tampil untuk menjadi nabi yang memproklamirkan bahwa ALLAH adalah satu-satunya yang berhak menerima hormat dan sembah. Hanya ALLAH yang diperbolehkan untuk disembah. Maka credo Islam yang utama adalah la ilah ha illallah.
    Menurut Al Quran, ALLAH adalah :
    Nama Tuhan (Qs 20:14, Qs 19:28 )
    Nama Pencipta Langit dan Bumi (Qs 2:164)
    Pemilik Ka’bah (Qs 106:3)
    Menurunkan Torah, Injil, Al Quran (Qs 5:44,45,47)

    Namun demikian, jika kita telaah lebih lanjut, ternyata ajaran Alquran bertentangan dengan ajaran Alkitab yang asli dalam bahasa Ibrani dan Yunani. Prosesi haji dengan mengelilingi Ka’bah sambil mencium Hajar Aswad bukanlah suatu tradisi iman Abraham. Torah dan Injil tidak pernah mereferensikan pola penyembahan sedemikian. Jika Allah yang disembah Yahudi dan Nasrani tidak pernah mereferensikan ibadah sedemikian, mengapa orang Islam masih menganggap Allah adalah Tuhannya orang Yahudi, Nasrani dan Islam?! MASALAH BAHASA !!!

    Kenyataan ini yang disebut dilematik problem atau eksistensial problem. Muhammad mengadopsi kata Allah menjadi oknum sesembahan tertinggi namun bukan berasal dari Kitab Suci Yahudi maupun Kekristenan melainkan berasal dari konteks paganisme Arab yang dipusatkan di Ka’abah Mekah dengan pelestarian tradisi mencium batu Hajar Aswad.

    Hai kamu Penganut agama anti Allah! Janganlah kamu katakan: “allah” itu “Allah”! Sebab allah bukanlah Allah!Al-Kitab atau Al-Quran:
    Yang mana satu mempunyai kesahihan dan sokongan sejarah yang lebih kukuh?
    Bagaimanakah Untuk Membuktikannya dengan dalil-dalil yang pasti.?

    Mukadimah

    Kedua-dua Kitab Suci Injil dan Quran memperkatakan tentang umat-umat, tempat-tempat dan peristiwa-peristiwa yang tertentu, jadi sudah tentulah pengsahihan serta sokongan dari segi kebenaran sejarahnya bagi segala rujukan-rujukan diatas amatlah mustahak dan penting bagi mempastikan kewibawaan sejarahnya. Jikalau kesahihan fakta-fakta mereka tidak dapat dibuktikan secara memuaskan, misalnya Siapa yang telah melakukan sesuatu, pada satu masa yang tertentu di sesuatu tempat itu, apakah Kitab itu boleh dijadikan satu Panduan dan bahan rujukan bagi akidah dan kehidupan kita, yang merupakan satu perkara yang jauh lebih penting?

    Konsep pengesahan dan sokongan sejarah ini lebih disenangi oleh cara fikiran al’a Barat daripada cara fikiran para Muslim. Oleh kerana para Muslim lebih cenderung kepada mengkagumi keindahan bahasa Kitab mereka serta kemuliaan ajarannya; dan seringkali mencurigai dan mengesyak analisa-analisa yang dibuat keatasnya oleh ahli-ahli sejarawan.

    Perkara-perkara Pokok yang Harus Dipertimbangkan Terlebih Dahulu

    Sebelumnya kita bermula mempersoalkan tentang Kitab yang mana lebih berwibawa dalam konteks nilai sejarah, kita seharusnya meneliti ciri-ciri khusus Kitab-kitab tersebut masing-masing, kerana Injil(al-Kitab) dan al-Quran tidak sama dari segi ciri-ciri gaya, bentuk dan kandungan masing-masing.

    Al-Kitab umat Nasrani adalah lebih kurang empat kali lebih panjang berbanding dengan Al-Quran, justru itu tidak hairanlah al-Kitab mengandungi jauh lebih banyak pembutiran bersejarah daripada al-Quran. Lebih-lebih lagi perspektif (sudut pandangan) al-Kitab mengandungi lebih banyak unsur-unsur sejarah daripada yang terdapat di dalam al-Quran. Rekod-rekod peristiwa-peristiwa yang dicatit di dalam al-Kitab disertai dengan keterangan yang menjelaskan bagaimana peristiwa-peristiwa tersebut berhubung-kait dengan penglibatan Tuhan di dalam hal-ehwal Manusia,oleh kerana itu pembaca-pembacanya dapat mengambil iktibar daripada peristiwa-peristiwa itu dan juga pengajaran daripada kesilapan-kesilapan watak-wataknya. Sebaliknya al-Quran mengandungi lebih banyak bahan-bahan berunsur perundangan dan keputusan hukum-hukum fikahnya berbanding dengan al-Kitab. Perbezaan dari segi isi-kandungan yang ketara ini ialah satu sebab mengapa al-Kitab senang dikaji dengan jauh lebih teliti kerana ia mempunyai lebih banyak butiran sejarah yang boleh diuji dan dikaji-banding dengan sumber-sumber sejarah yang lain.

    Pertalian di antara kedua-dua Kitab Suci ini dari segi jangka masa juga membawa pengaruh yang penting keatas diskusi ini.Al-Kitab Bible datang lebih awal daripada kemunculan Al-Quran, justru itu Al-Kitab tidak mempunyai apa-apa tali pergantungan kepada Al-Quran. Al-Quran pula muncul dalam situasi dimana Nabi Muhammad telah banyak mendapat peluang mempelajari isi kandungan dan sejarah Al-Kitab dari umat Yahudi dan Nasrani Kristian yang telah ditemuinya. Lebih-lebih lagi, Quran menyatakan ianya telah diturun sebagai satu pengesahan ‘wahyu-wahyu sebelumnya’ justru itu ia menyetujui dengan rekod-rekod sejarah Al-Kitab. Jadi,dari sudut ahli sejarawan, tidak ada peningkatan kepada kewibawaan (autoriti) Al-Quran kalau ia miliki rekod-rekod sejarah rapi yang sudah pun disebut didalam rekod-rekod Al-Kitab. Nilai sejarahnya hanya boleh dihargai pabila ia mengandungi catitan-catitan sejarah yang rapi yang tidak terkandung di dalam Al-Kitab, di sinilah al-Quran dapat dikaji dan dianalisa dengan sendirinya, secara objektif dan tepat.

    Apakah Sejarah?

    Kita senangi satu tafsiran Sejarah dimana segala-gala rekodnya adalah tepat dan kita hanya kena pergi mengutip semua rekod-rekod yang berkenaan itu. Itulah tafsirannya yang terunggul dan sempurna, dimana pendapat dan hemat kita setujui sepenuhnya dengan peristiwa-peristiwa yang telah berlaku. Tetapi sebenarnya ini jauh sekali daripada hakikat yang sebenar, kerana usaha untuk memperolehi rekod-rekod yang tepat seringkali menghadapi halangan-halangan yang tertentu.

    Maklumat yang kurang tepat hanya dapat memenghasilkan pemahaman yang tidak sempurna. Sumber-sumber maklumat kita mungkin dicacati oleh salah-tafsiran, terpesong atau telah dicemari oleh prasangka-prasangka yang tidak tepat. Prasangka-prasangka inilah yang kerapkali (walaupun secara tidak langsung) mempengaruhi tafsiran-tafsiran kita yang dikenakan keatas sumber-sumber maklumat itu. Prasangka kita lazimnya menentukan kesimpulan-kesimpulan kita adalah satu hakikat yang utama dalam hal-hal keagamaan. Adalah sesuatu yang tidak disenangi bagi kita bila terjumpa dengan perkara yang bertentangan dengan dasar-dasar akidah kita. Walaupun begitu, kita seharusnya menerima dengan hati dan fikiran yang terbuka, hakikat bahawa salah satu daripada Kitab-kitab Suci yang kita miliki itu mempunyai landasan sejarah yang tidak begitu kukuh.

    Kaedah-kaedah Pengesahan secara Sejarah

    Ada tiga jenis sumber sejarah yang dapat dikategorikan. Yang pertama adalah pengesahan daripada masahif lain, atau sokongan masahif. Kaedah ini menolong kita mengesahkan apakah Kitab-kitab yang ada pada hari ini benar-benar mencerminkan isi-kandungan nas-nas (atau teks-teks) mereka yang asal.

    Kategori kedua ialah sumber-sumber bertulis yang lain.Dalam bentuk ukiran, goresan, tulisan seperti prasasti dan sebagainya; yang dapat memberi penjelasan lanjut ke dalam abad atau zaman-zaman yang berkenaan.

    Ketiga ialah maklumat dan data-data daripada kajibumi/kaji purbakala (arkeologi). Termasuk di dalam kategori ini ialah hasil daripada penggalian arkeologi yang menyokong kewujudan(‘keberadaan’) sesuatu Kota lama/kuno pada zaman yang disebut-sebut di dalam teks yang tertentu. Atau tarikh lebih kurang bilamana kota itu telah dimusnahkan dsbnya.

    Seterusnya dalam kertas ini saya akan memberikan contoh-contoh secara spesifik bagi setiap kategori diatas. Sememangnya ada banyak contoh-contoh yang boleh disediakan tetapi dihadkan oleh keperluan ruang.(1)

    Sokongan daripada Masahif/Salinan Manuskrip-manuskrip

    Memberi perhatian kepada nas al-Quran pula, saya kurang yakin kepada tuntutan para ulama’ Muslim bahawa penghafalan al-Quran membukitkan kesahihannya. Tuntutan ini tidak membuktikan apa-apa kecuali bahawa kebanyakan orang Muslim hari ini membaca satu nas yang sama. Tetapi ini tidak mengambil kira situasi dan keadaan yang telah wujud pada abad ketujuh tahun Masehi, ataupun memberi apa-apa maklumat langsung bagi zaman itu.

    Hadith-hadith sahih memaklumkan bahawa Abu Bakarlah yang mula-mulanya berusaha mengumpul semua teks/nas al-Quran kepada sebuah mushaf selepas kewafatan Nabi Muhammad. Ini dikatakan telah diberi kepada kalifah Umar dan lepas itu Siti Hafsah.Pada zaman kalifah Uthman pula, kita diberitahu bahawa para Muslim di Syam dan Iraq telah berganding untuk menakluki negeri Armenia dan Azerbaijan. Ketua angkatan perang yang bertugas telah berasa takut akan pertelagahan dan perselisihan di antara Muslim-muslim di Syam yang tidak menyetujui pembacaan al-Quran para Muslim di Iraq. Jadi dia menyeru kepada khalifah Uthman untuk menolongnya. Khalifah Uthman pula telah mengambil masahif yang dimiliki Hafsah dan keluar perintah supaya beberapa catitan-catitan dibuat daripada mushaf ini. Selepas itu kita diberitahu bahawa:

    Uthman menghantar kepada setiap wilayah Muslim di zaman itu satu salinan Quran masing-masing. Dia perintahkan lagi supaya semua masahif dan bahan-bahan al-Quran yang lain dan yang masih wujud, walau dalam bentuk mushaf yang lengkap atau pun sebaliknya, untuk di bakar. (2)

    Maklumat diatas mengesahkan kewujudan mashaf-mashaf yang berbedza-bedza dan berlainan pada masa itu. Kita mungkin tidak dapat menghitung secara tepat jumlah segala masahif yang telah dimusnahkan oleh Uthman, oleh kerana dalil-dalil yang berkenaan sudah pun dihapuskannya! Dalih yang dikemukakan para Muslim ialah – perbedaan-perbedaan yang wujud ialah perbedzaan dari segi kata-kata vokal sahaja tetapi bukan dari segi ejaan kosonan. TETAPI, mashaf-mashaf Quran yang paling awal sekali membuktikan kata-kata vokal sungguh JARANG sekali dipakai atau dituliskan kedalam mashaf tersebut. Pada hakikatnya tanda-tanda pemisah diantara konsonan-konsonan yang berbeza pun sungguh jarang diselitkan kedalam teks-teks Quran yang terawal!(3) Jadi, ketiadaan kata-kata vokal itu sudah tentu merupakan satu sifat begitu KETARA dan jelas dalam mashaf lama al-Quran.

    Soalan yang seterusnya ialah : Dimanakah salinan-salinan yang telah diselaraskan oleh khalifah Uthman itu? Para Muslim lazimnya merujuk kepada dua buah mashaf ‘lama’, satu di Topkapi, Istanbul dan satu lagi di Tashkent Uzbekistan. Walau bagaimanapun kebanyakan para ilmuwan dan ahli sejarawan sudah mentarikhkan dokumen-dokumen ini tidak lebih awal daripada 900 tahun Masehi(4). Sebaliknya, ahli-ahli sejarawan (bukan Islam) lazimnya menganggap nashkah Quran yang paling awal ialah nashkah berhuruf al-Ma’il disimpan di Perpustakaan British, bertarikh 790 T.M.

    Dewasa ini, ada pengkajian keatas mashaf-mashaf yang baru ditemui di Sana’a, negeri Yaman. Kajian ini menunjukkan bahawa ada banyak lagi pindaan-pindaan yang telah dibuat keatas nas al-Quran yang wujud bagi tujuan penyelarasan lagi, selepas zaman khalifah Uthman! Manuskrip-manuskrip ini bertarikh dari abad ke-8 T.M. dan amat berbedza dengan teks Quran yang dipakai hari ini! Terdapat bahagian-bahagian besar yang hilang dan digantikan dengan bahan yang amat lewat dari zaman berkenaan! Nas-nas yang dalam teks hari ini bermula dengan ‘Qul..'(‘Kata’ Allah kepada Nabi Muhammad) sebenarnya dinampakkan sebagai bermula dengan ungkapan-ungkapan : ‘dia telah berkata…’ atau ‘mereka berkata…’. Ini menunjukkan kemungkinan besar ‘kata-kata Allah’ itu pada hakikatnya adalah penggantian daripada kata-kata manusia sezaman itu sebenarnya! Lebih daripada 1,000 variasi (penyelewengan drpd.teks asal) telah dijumpai dalam 83 Surah-surah yang pertama.(5)

    Menumpukan perhatian kita kepada Al-Kitab/Injil pula, adakah apa-apa perbezaan di dalamnya? Mashaf-nashaf Kitab Suci Injil yang terawal bertarikh dari abad ke-4 tahun Masehi, yaitu Kodeks Sinaiticus di Perpustakaan British dan Kodeks Vaticanus di perpustakaan Vatican, Roma. Kodeks Papyri Chester Beatty pula bertarikh dari 200 T.M. dan mengandungi sebahagian besar Kitab Suci Injil. Masahif lengkap Perjanjian Lama (Taurat, Zabur dan Nabi-nabi) yang paling awal ialah mashaf Babylonicus Petropolitanus (1000 T.M.). Walau begitu ada juga wujud mashaf-mashaf Al-Kitab yang lebih awal, seperti Masahif Laut Mati (Dead Sea Scrolls).(6).

    Terdapat satu cabang ilmu pengkajian dan kaedah penyelidikan dikalangan para ilmuan Nasrani Kristian yang digelar ilmu Sains Kritik Masahif. Pengkajian ini berupaya memastikan kesahihan sesuatu mashaf Kiatb Suci yang tertentu. Jadi apakah pula kata-putus tentang Kitab Suci Injil dan Al-Kitab ? Adakah ia boleh diyakini dan dipercayai pembaca-pembacanya? Apakah mana-mana ajaran Kristian didapati tercela akibat daripada ilmu Sains Kritik Masahif ini ? Jauh sekali! Tetapi sebab-sebab untuk variasi atau kurangnya jumlah masahif yang terawal seharusnya diselidiki dengan rapi.

    Bagi Kitab Suci Injil sebab-sebabnya adalah munasabah. Papyrus yaitu sejenis kertas tulisan yang wujud pada abad pertama Tahun Masehi, didapati bereput dengan mudah. Sebagai contoh, ada tiga tokoh-tokoh dan para ilmuan mashyur dari zaman yang sama yaitu Tacitus, Kaisar dan Pliny yang telah menghasilkan rekod-rekod bertulis. Tulisan mereka mempunyai jurang masa antara 750-1,200 tahun di antara tarikh pencatatan dan mashafnya yang terawal(7). Hakikatnya ialah : terdapat sejumlah yang amat besar masahif awal catatan-catatan Kitab Suci Injil berbanding dengan mana-mana karya bertulis atau Kitab lama yang lain! Akibatnya situasi ini melahirkan komen daripada para ahli sejarawan seperti berikut :

    Jika ada kecurigaan yang serius terhadap Kitab Suci Injil hari ini, keyakinan dan penerimaan segala karya-karya bertulis zaman kuno dahulu terpaksa diketepikan dan dicurigakan juga! Kerana hakikatnya ialah tidak ada mana-mana masahif lama dari zaman dahulu yang memiliki sokongan sejarah dan pengesahan bibliografik yang boleh berbanding dengan masahif Kitab Suci Injil.(8)

    Tidak dapat satu pun pengajaran Nasrani Kristian (doktrin-doktrinnya) yang bergantung kepada mana-mana variasi yang dicurigakan secara sejarah atau pun Sains Kritik Masahif, juga ilmu Sains ini telah dapat memastikan pembacaan yang betul dan tepat pada semua kes-kes yang berkenaan.

    Lagipun perlu diingati bahawa iman Nasrani pada mulanya telah mengalami ujian yang runcing dan berat dengan penganiyaan dan penindasan yang besar keatasnya. Pada 300 tahun pertamanya, umat Kristian Nasrani tidak mendapat perlindungan daripada mana-mana pihak, kecuali Allah Ta’ala dan juga terbuka kepada rampasan dan pemusnahan keatas koleksi Kitab-kitab suci mereka.

    Sebaliknya dengan masahif al-Quran situasinya amat berbeda. Diantara abad-abad yang memisahkan Al-Masih ‘Isa dengan Nabi Muhammad telah muncul penggunaan kertas kulit secara besar-besaran, bahan ini jauh lebih bertahan lasak daripada kertas papyrus. Koleksi-koleksi masahif teragung Kitab Suci Injil dalam abad ke-empat TM semuanya wujud dalam bentuk ini terdapat dalam keadaan yang tidak tercemar dan terpelihara sehingga hari ini. Adalah sungguh memalukan bagi umat Islam jika para ilmuan Islam tidak dapat mengemukakan mashaf-mashaf al-Quran dari zaman khalifah Uthman.

    Kedua, teks al-Quran yang berbeda-beda sudahpun wujud dari mashaf-mashaf yang terawal. Masahif dari Sana’a Yaman yang disebut di atas mungkin adalah manuskrip yang terawal sekali, dan sumber Hadith sahih juga menunjukkan kalifah Uthman bin Affan bertemu dengan banyak sekali koleksi-koleksi Quran yang terpaksa dihapuskan! Hari ini kita mungkin tidak dapat melihat mashaf-mashaf yang telah dihapuskan olehnya. Keadaan ini langsung tidak sama bagi koleksi teks Kitab Suci Injil. Bagi al-Quran pula, perbedaan-perbedaan itu semua telah diselaraskan dalam satu langkah!

    Ketiga, Islam telah merampas kuasa politik sehabis sahaja peristiwa Hijrah di tanah hijaz. Ini memastikan kelebihan bagi pengikut-pengikut Islam, yakni pemeliharaan berbagai-bagai masahif Quran yang telah wujud di zaman itu, keadaan ini amat berbeza di zaman pengikut Isa Al-Masih di mana mereka dianiaya dan ditindas oleh musuh-musuh yang seringkali merampas mashaf-mashaf Kitab Suci Injil yang dimiliki mereka.

    Pengesahan Daripada Sumber-sumber Manuskrip Yang Lain
    Pada hakikatnya, sumber maklumat yang terbesar tentang keadaan di tanah Arab pada zaman Muhammad berpunca daripada koleksi Hadith-hadith para Muslim. Walau pun begitu, hadith-hadith yang dianggap Sahih sahaja semuanya datang seawal-awalnya 200 tahun selepas Muhammad, sementara Sira Ibn Hisham hanya bertarikh dari abad ke-9 T.M. Walau pun para cendekia Islam selalu merujuk kepada ‘rangkaian isnad hadis yang ada’, tidak ada apa-apa kepastian langsung bagi para pengkaji-pengkaji menentukan jaminan sahihnya sesuatu rangkaian pelapur-pelapur ‘hadis sahih’ itu. Lebih-lebih lagi, tidak ada jaminan daripada mana-mana sumber-sumber hadith; biar daif ataupun sahih, bahawa bahan-bahan itu telah digubah pada satu masa yang lewat dari segi jangka masa. Juga, kekurangan koleksi masahif yang berkenaan (oleh sebab sudah dimusnahkan oleh kalifah Uthman) juga banyak melemahkan kesahihan bahan-bahan Hadith yang ada pada hari ini. Pada hakikatnya, hari ini ramai para ilmuan Islam juga telah membantah penggunaan al-Hadith sebagai satu sumber yang diyakini, seperti Dr.Kassim Ahmad (Malaysia) dan Dr.Rashad Khalifa (USA) dan telah menyokong pendirian mereka dengan karya-karya mereka (9).

    Kita boleh merujuk kepada sumber-sumber lain yang wujud.Didapati bahawa teks-teks yang boleh diharapkan telah diselidik oleh Dr.Yehuda Nevo daripada Hebrew University (10). Prasasti-prasasti dan ukiran-ukiran batu dalam bahasa Arab yang terdapat di padang pasir Negev bertarikh daripada abad ke-7 dan ke-8 T.M. Ada bukti yang terkesan daripada bahan-bahan ini kewujudan suatu agama yang mengamali syahadat tauhid, tetapi bukan secara Islam. Tidak terdapat apa-apa bahan yang menyebut tentang Nabi Muhammad sehingga 691 T.M.pula. Sebenarnya, tidak dapat apa-apa pengesahan langsung menegenai kerasulan Muhammad sebagai satu Nabi di mana-mana sebelum tahun 691 T.M. Hanya pada tahun itu sahaja gelaran ini mulanya dijumpai pada duit-duit syiling dan juga pada tembuk Masjid al-Aqsa di Baitul Muqqadis(11). Hakikat ini banyak lagi melemahkan landasan lazim Islam. Apabila kita meninggalkan rujukan daripada al-Hadis dan tumpukan kaji-selidik kita kepada dalil-dalil berkaitan dengan pertumbuhan al-Quran serta gerak-geri dan kehidupan Nabi Muhammad yang telah muncul dewasa ini, hakikat bukti-bukti yang timbul kebanykannya tidak memihak kepada rekod-rekod para Muslim tradisional seperti Hadis dan sebagainya, malah terdapat juga bukti-bukti baru yang menunjukkan percanggahan dan pertentangan dengan rekod-rekod tersebut!

    Dalam kes Al-Kitab dan Injil pula, wujudnya banyak dalil dewasa ini dan semasa yang menyokong kesahihannya. Tulisan-tulisan Bapa-bapa Gereja (‘church Fathers’) mengandungi nas Kitab Suci Injil yang PENUH (kecuali 11 baris). Bukti-bukti yang ada menunjukkan teks ini sudah pun wujud sebelum bersidangnya Majlis Nicea pada 325 T.M.(12) Terdapa juga rekod-rekod daripada tokoh-tokoh dan ahli sejarawan (bukan Nasrani) seperti Tacitus, Lucian dan Josephus dari abad pertama dan kedua T.M. yang merujuk kepada,diantara lain, peristiwa Penyaliban Al-Masih ‘Isa.(13)

    Terdapat sangat banyak bahan masahif hari ini yang membuktikan kesahihan peristiwa-peristiwa yang tercatit di dalam Al-Kitab dan Injil. Dalam Muzium British sendiri dipaparkan banyak sekali pamiran-pamiran kuno yang berkaitan secara langsung dengan umat-umat dan peristiwa yang disebut oleh Al-Kitab dan Injil. Misalnya, terdapat prasasti hitam (obelis) bersurat Shalmaneser III yang menggambarkan Jehu, seorang Raja Bani Israel. Ada juga ukiran-ukiran dari tembok instana raja Sennacherib di Nineveh yang menceritakan tentang penaklukan beliau keatas keturunan umat Yahuda (Judah) pada tahun 701 Sebelum Masehi (S.M.)(14). Bahan-bahan ini mengandungi tanda-tanda bakar daripada api pembakaran yang telah memusnahkan Kota Niniveh sepertimana telah dinubuat oleh Nabi Nahum.(15). Mungkin dalil yang memuaskan sekali ialah dua prasasti berkaitan raja Nabonidus, Raja terakhir empayar pra-Babylon. Daniel menyatakan bahawa raja Belshazzar memerintah diatas takhta wilayahanya apablia tentera Mede dan Parsi telah menyerangnya.(16). Tetapi rekod-rekod lain menyebut bahawa Nabonidus adalah Raja terakhir. Lebih lagi Herodotus, seorang lagi tokoh dan karyawan yang bertulis pada abad ke-5 S.M.tidak menyebut tentang raja Belshazzar. Ramai pengkritik Al-Kitab telah buat tuntutan kononnya Buku Daniel dalam Al-Kitab adalah satu pemalsuan dan buta kepada hakikat sejarah. Walau bagaimanapun, prasasti yang pertama adalah satu doa raja Nabonidus bagi puteranya, Belshazzar. Prasasti yang kedua memberi keterangan bahawa Nabonidus telah menghabiskan pemerintahan beliau di kota Tema, tanah Arab. Inilah keterangannya yang memberi penjelasan bagaimana raja Belshazzar memerintah di empayarnya, dan hanya dapat menganugerah nabi Daniel kepada kedudukan pangkat yang ketiga tertinggi dalam kerajaannya-hakikat sejarah ini adalah satu pengesahan dramatik dan sokongan kukuh bagi kesahihan dan kebenaran Al-Kitab.

    Maklumat Kaji Purbakala yang Lain

    Malangnya, kini tidak ada apa-apa pengkajian atau penggalian purbakala yang diadakan di Makkah mahupun di kota Madinah. Di luar tanah Arab pula terdapat kewujudan Masjid-masjid yang terawal yang herannya tidak berkiblat menghala kearah Kota Makkah seperti yang akan lazim dijangkakan.(17,18). Sebab-sebab yang telah ajukan ialah: umat Islam di abad ke-7 T.M. tidak tahu, atau kurang pasti menentukan arah Kiblat mereka itu adalah dalih yang begitu lemah sekali! Masakan perkara ini akan menjadi satu masalah kepada umat Islam Arab yang mempunyai ramai ahli-ahli ilmu Falak (astronomi) dan tidak kurang juga ahli-ahli matematik di kalangan mereka untuk membetulkan kesilapan arah Kiblat bagi mereka! Hakikat ini menimbulkan tanda-tanya yang besar dan serius keatas tarikh sebenar bila al-Quran dikitabkan.

    Sebaliknya, dalil-dalil bagi Kitab Suci Injil jauh lebih kukuh! Kerja-kerja penggalian di Kota Baitul Muqqadis dewasa ini telah menemukan batu-batan kaki lima yang dijalani Al-Masih ‘Isa sendiri sambil baginda berjalan memasuki Bait Suci di Kota Baitul Muqqadis! Juga, pada suatu masa dahulu ahli-ahli sejarawan telah menganggap kota Ur, yaitu kampung halaman nenek moyang Nabi Ibrahim sebagai satu cerita dongeng dan mitos! Akan tetapi kota Ur ini telah dikaji-gali dengan jayanya pada tahun 1920-an dan banyak barang peninggalan dan bahan-bahan hasil penggalian tersebut dipamirkan secara terbuka di Muzium British di kota London dari ini.

    Maklumat dan data-data yang dapat dikesan sehingga zaman pemerintahan kerajaan bersatu Israel sudah pun dikenali selama ini, tetapi menjadi lebih rumit dan sulit pabila pengkaji-pengkaji cuba memperolehi data-data tentang zaman yang lebih awal daripada itu. Walau bagaimanapun dewasa ini penyelidikan dan kajian yang dilakukan oleh seorang bangsa British, En.David Rohl yaitu juga seorang pakar kaji purbakala sejarah Mesir, telah banyak menerangi bidang yang agak ‘gelap’ ini dengan pelita penyelidikan dan kajian-kajiannya. Setelah beliau selaraskan kebanyakan salasilah dalam sejarah kuno Mesir-yang tentukan kebanyakan tarikh-tarikh utama dalam sejarah kawasan Timur-tengah -pakar Dr.Rohl ini telah memperolehi banyak bukti tentang masa usiran Yahudi (Hebrew exile) di negeri Mesir dan juga rekod-rekod mengenai penawanan tanah Kanaan. Pengkajian dan buku-buku David Rohl ini mempunyai masa depan yang amat cerah dalam bidang pengkajian ini.(19).

    Kesimpulan

    Seperti yang telah terhurai di atas, tafsiran kita mengenai hal-hal keagamaan kita senang sekali dipengaruhi oleh prasangka dan salah-tanggapan. Walaupun begitu. kebenarannya sememangnya wujud di luar sana. Marilah kita menggulung kajian kita dengan meninjau ketiga-tiga kategori dalil-dalil di atas sekali lagi.

    Tentang mekwujudan Masahif yang lama, Al-Kitab merupakan kekurangan mashaf-mashaf asalnya tetapi memiliki banyak teks variasi sebagai satu ‘sumber alternatif/kedua’. Tetapi dengan menyelidikinya secara lebih teliti, terdapat banyak sebab-sebab yang wajar yang mengesahkan keadaan tersebut dan didapati Kitab Suci Injil mempunyai keyakinan yang terbaik sekali di antara kitab-kitab kuno yang lain. Ia ‘lulus ujian-ujian runcing’ yang diadakan oleh Sains Kritik Masahif keatasnya.

    Al-Quran, sebaliknya, pada mulanya merupakan tidak tercela, dengan ahli-ahli penghafalnya dan juga Hadis-hadis yang cuba berkesan kata-kata Nabi sehingga ke puncanya. Akan tetapi, apabila fenomena ini diselidiki dengan lebih dekat dan runcing lagi adalah didapati bahawa penghafalan itu sebenarnya tidak relevan dan tidak dapat memastikan kesahihan mana-mana nas al-Quran kerana terdapat kewujudan bukti-bukti kukuh adanya teks-teks, koleksi-koleksi dan masahif yang berbedza-bedza dan juga bertentangan secara ketara di zaman Islam yang terawal. Lagipun proses selarasan al-Quran telah diadakan oleh tangan manusia. Sememangnya mashaf-mashaf yang telah muncul di Yaman membuktikan kewujudan nas-nas Quran yang masih berbeda-beda pada masa yang lebih lewat lagi! Juga, perubahan dalam kaedah penulisan (selitan kata2 vokal) dan dalam bahan tulisan (papyrus, keping-keping kayu, tulang bahu binatang, kertas kulit, dll.) serta pencubaan kalifah selaraskan teks Quran melemahkan dan memudaratkan lagi posisi dan keberkeyakinan teks Quran yang ada hari ini.

    Dari segi kaedah dokumentasi semasa pula, teks Kitab Suci Injil khususnya memiliki sokongan dalil-dalil yang kukuh daripada rekod dan mashaf-mashaf peninggalan Bapa-bapa Gereja, dan perkara-perkara sejarahnya diperjelaskan dan disahkan oleh sumber-sumber sejarah bebas yang lain. Disini pula, Al-Quran rupa-rupnya mempunyai sokongan daripada kelompok penghafal-penghafalnya, AKAN TETAPI ini sesungguhnya adalah dalil ‘lapuk’ yakni sudah terbukti ketinggalan zaman dan dengan mudah boleh curigai keyakinannya. Sumber-sumber dalil di luar Islam pula adalah jauh lebih dekat kepada peristiwa peristiwa utama yang telah berlaku dari segi jangka masa. Tetapi sumber-sumber ini menggambarkan keadaan yang amat berlainan daripada apa yang diceritakan oleh sumber tradisional Islam, lebih-lebih lagi ada juga yang bertentangan dengannya!

    Akihrnya, dari segi arkeologi dan sains kaji purbakala, Al-Kitab mempunyai jauh lebih banyak dan berjenis-jenis bukti dan dalil-dalil yang memberi sokongan mereka kepada kesahihannya. Sebaliknya, tidak dapat banyak dalil-dalil seperti ini yang menyokong kesahihan dan keberkeyakinan al-Quran. Lebih pelik lagi adalah pengkajian purbakala ini menimbulkan banyak kecurigaan dan tanda-tanya keatas ketepatan cerita-cerita dalam al-Quran, contohnya soalan arah kiblat-kiblat masjid terawal yang berlainan.

    Jadi, kesimpulannya adalah mudah sekali. Al-Kitab dan Injil mempunyai lebih banyak sokongan dan pengesahan daripada sumber-sumber sejarah berbanding dengan Al-Quran. Kitab Suci Injil sudah jelasnya adalah satu rekod yang lebih berwibawa dan berkeyakinan tentang kerja Tuhan Allah yang melibatkan DiriNya dalam sejarah Manusia, jauh lebih daripada mana-mana rekod atau pun Kitab suci yang lain.

  168. Salah satu bukti kepalsuan Quran yang berkesan adalah cerita tentang masa kecil Isa dimana Isa kecil yang bermain dengan tanah liat membentuk tanah liat itu sebagai burung dan kemudian dari tanah liat tersebut benar-benar berubah menjadi burung.

    Kisah kecil yang ada di Quran ini merupakan saduran dari Injil Thomas yang merupakan Kitab yang tidak diakui Gereja sebagai kanon karena merupakan Kitab kaum Gnostik yang sesat.

    Kaum Gnostik sendiri sudah ada puluhan tahun sebelum Islam ada. Tampaknya kisah palsu ini ikut tercontek di Quran.

    Inilah padanannya di Injil Thomas yang diambil dari NewAdvent.org

    3. And Jesus made of that clay twelve sparrows, and it was the Sabbath. And a child ran and told Joseph, saying: Behold, thy child is playing about the stream, and of the clay he has made sparrows, which is not lawful. And when he heard this, he went, and said to the child: Why dost thou do this, profaning the Sabbath? But Jesus gave him no answer, but looked upon the sparrows, and said: Go away, fly, and live, and remember me. And at this word they flew, and went up into the air. And when Joseph saw it, he wondered.

    Terjemahan Indonesia:

    3. Dan Yesus membuat dari tanah liat tersebut 12 burung sparrow (Catatan: aku gak tahu apa terjemahan bahasa Indonesia dari burung sparrow dan pada saat itu adalah hari Sabat. Dan seorang anak berlari dan memberitahu Yusuf, dengan berkata: Lihatlah, anakmu sedang bermain di pinggiran sungai, dan dari tanah liat Dia telah membuat burung sparrows, yang telah melanggar hukum (Catatan: Maksudnya Yesus, dengan membuat burung dari tanah liat, telah melakukan suatu pekerjaan. Padahal warga Yahudi sama sekali tidak boleh melakukan pekerjaan dalam bentuk apapun saat Sabat). Dan saat mendengarkan cerita ini, dia (Yusuf) pergi, dan berkata pada anak itu (Yesus): Kenapa engkau melakukan ini, mem-profankan hari Sabat? Tapi Yesus tidak memberinya jawaban, tapi melihat kepada Sparrows tersebut, dan berkata: Pergilah, terbang dan hiduplah, dan ingatlah Aku. Dan karena kata-kata ini mereka (burung-burung Sparrows) terbang, dan naik ke udara. Dan ketika Yusuf melihatnya, dia termenung.

    Dari Alquran sendiri:

    Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.” (Qs.3 Ali-Imran 49)

    Dan

    (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israel (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.” (Qs. 5 Al-Maa-Idah 110)

    Dan kalaupun cerita tentang Isa yang mengubah burung dari tanah liat menjadi hidup memang benar-benar terjadi, kenapa Kaum Kristen Paulus (seperti yang dituduhkan Islam) tidak mengimani cerita ini? Kalau cerita tersebut benar, maka Kaum Kristen Paulus tentu saja tidak mempunyai keberatan sama sekali akan cerita ini. Bahkan cerita ini lebih menunjukkan kebenaran ajaran kaum Kristen Paulus bahwa Isa adalah Allah sendiri karena pada masa Dia kecil Isa bisa melakukan keajaiban tingkat tinggi ( mengubah tanah liat menjadi burung lebih ajaib dari menyembuhkan orang sakit atau memelekkan orang buta ataupun membelah laut menjadi dua seperti Musa). Tapi nyatanya Kaum Kristen Paulus yang sudah ada jauh lebih dahulu sebelum Gnostisisme lahir dan Islam lahir tidak mengimani cerita tersebut.

    Tentu saja alasannya adalah karena cerita itu tidak pernah terjadi dan hanya ciptaan.

  169. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

    Statement yang mengagumkan….

    pernyataan bahwa TUHAN itu YESUS ..: benar / salah…

    @254..

    Alhamdulillah kami mengamininya pak………….YESUS / ISA adalah rasul kami juga….

    Kalo adam g dianggap TUHAN ( tanpa ibu bapak ) kenapa ISA di anggap TUHAN …?? ( dengan IBu tanpa bapak.. ).. secara tidak langsung lebih ajaib ADAM daripada ISA.. tul g??

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

  170. YAH….. BETUL…….. TULISAN INI UNTUK KEBENARAN;

    Artikel ini adalah Bukti bahwa:

    1.Injil telah di amandemen ( Kayak UUD 45 aja…)

    2.Injil teleh terkontaminasi tangan tangan manusia.

    Mengenai Bible (1)

    Kitab ini diturunkan pada Nabi Isa a.s dalam bahasa Yahudi Kuno(Ibrani).

    Kitab pertama yang asli telah dimusnahkan oleh Paulus dari pihak Gereja Pauline pada 325 M. Semua naskah Injil

    yang bertentangan dengan Injil resmi kerajaan Romawi saat itu dibakar. Siapa saja yang memiliki salinan naskah

    asli dihukum mati. Kitab Injil tertua saat ini ada dalam bahasa Yunani Kuno, bukan Yahudi kuno (Ibrani). Terdiri

    dari Kitab Perjanjian Lama (Old Testament) yang berisi Taurat dan Zabur serta Kitab Perjanjian Baru (New

    Testament) yang berisi Injil Markus, Matius, Lukas dan Yahya, perkataan Nabi Isa dan surat pendakwah (Paulus

    ).

    Siapakah Yang Menulis Injil.

    Di dalam kitab Injil terdapat 2 bagian yaitu Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru. Namun begitu Umat

    Kristian melarang penganutan terhadap Kitab Perjanjian Lama. Sebelum diadakan usaha-usaha membentuk kitab

    Perjanjian Baru, kitab Injil terdiri daripada 75 bab / surah. Surah ini dikarang oleh perseorangan atau kumpulan

    pendeta. Inilah yang menyebabkan kitab tersebut mengandung banyak pertentangan dan perbedaan yang serius

    dan nyata. Pengumpul-pengumpul kitab tersebut juga tidak hidup semasa zaman Nabi Isa atau tatkala Nabi Isa

    masih hidup. Kebanyakan mereka lahir selepas 20-40 tahun setelah peristiwa penyaliban.

    Kitab Perjanjian Baru ini baru ada semasa persidangan Nicea pada tahun 325 M di mana semua ketua gereja

    berkumpul untuk menentukan kembali isi kitab Injil. Sejumlah 27 risalah saja dari sekian banyak risalah

    ditentukan sebagai yang betul, setelah itu 27 risalah ini dijilidkan menjadi kitab Perjanjian Baru.

    Kitab perjanjian ini terdiri dari sejarah dan pelajaran. Bagian sejarah terkandung dalam Injil Matius, Markus,

    Lukas dan Yahya. Sementara bagian pelajaran terdiri dari 21 risalah yaitu : 14 risalah Paulus, 3 risalah Yahya, 2

    risalah Petrus, 1 Yakub dan Yahuda.

    Injil Matius

    Nama Injil Matius diambil dari nama pendeta Matius dari gereja Alexandria Mesir dalam bahasa Hebrew. Beliau

    dipercayai sebagai orang pertama yang menghasilkan risalah kandungan sejarah. Hasil karangan Matius ini

    dikarang 20 – 27 tahun setelah Nabi Isa tiada. Bahkan kitab asli karangan Matius sendiri telah hilang, ini diakui

    sendiri oleh umat Kristian. Setelah itu injil dalam Bahasa Yunani dijumpai, dan dikatakan sebagai Injil karangan

    Matius. Banyak tokoh Kristian menolak pendapat bahwa Injil ini merupakan karangan Matius, tetapi sebaliknya

    merupakan karangan gurunya, Petrus.

    Injil Lukas

    Injil Lukas diambil dari nama pendeta Lukas dari tahun 25 – 30 M. Beliau juga tidak pernah bertemu Nabi Isa.

    Banyak tokoh Kristian sendiri mengakui bahwa Injil karangan Lukas merupakan fakta palsu yang bukan

    merupakan ajaran Nabi Isa. Sebenarnya beliau mengarang injil ini disebabkan tekanan geeja waktu itu. Begitu

    juga dengan Markus dan Yahya. Kesemuanya tidak pernah hidup sezaman dengan Nabi Isa.

    Injil Yahya

    Kitab Injil Yahya diambil dari nama pendeta Yahya atau lebih dikenal sebagai Yohanes. Beliau merupakan putera

    saudara perempuan Maryam yaitu ibu Nabi Isa. Yahya mengarang injilnya dalam bahasa Yunani antara tahun 45 –

    65 M. Banyak pendeta meragukan kandungan Injil Yohanes ini. Bahkan Encyclopedia Britanica menegaskan

    bahwa Injil yahya tidak syak lagi di karang oleh seorang mahasiswa Institusi Iskandariah dan bukannya karangan

    Yahya.

    Persoalan mengapa di dalamnya berisi Taurat juga tidak dapat di jawab dengan pasti dan tepat. Ini mungkin juga

    merupakan bukti bahwa orang Yahudi selalu ingin memalsukan fakta Injil asli, karena bagi mereka, Yahudi,

    mereka senang bila dapat menyesatkan kaum Kristian dari ajaran asli Nabi Isa, dan mereka berhasil.

    Persidangan Nicea

    Menurut perkiraan para ahli sejarah, kitab Injil yang masih asli belum diikuti campur tangan para pendeta, masih

    ada hingga 325 M. Setelah tahun 325 M, kitab ini mulai dinodai oleh Raja Konstantin Rom pada Persidangan

    Nicea. Karena semasa persidangan ini terdapat perdebatan dan pertentangan pendapat mengenai ketuhanan dan

    kenabian Isa, perdebatan dalam ajaran pokok, akidahnya.

    Satu pendapat (Golongan Arius) mengatakan bahwa Nabi Isa hanyalah seorang manusia dan Nabi yang membawa

    ajaran agama dari Tuhan. Satu pihak lagi mengatakan bahwa Nabi Isa ialah “anak Tuhan”. Pendapat tentang Isa

    “anak tuhan” ini didukung oleh pihak gereja dari Alexandria yang diketuai oleh penolong Bishop Iskandariah

    bernama Athanasius.

    Raja Konstantin mempunyai niat tersirat untuk campur tangan dalam hal agama, demi menjaga hak politiknya

    agar tidak jatuh ke tangan orang lain. Semasa persidangan tersebut, sebanyak 2048 orang Uskup telah hadir

    untuk membincangkan perselisihan pendapat mengenai Nabi Isa.

    Sebanyak 1730 orang telah setuju bahwa Nabi Isa adalah seorang manusia biasa yang diutus Allah, 318 orang

    mengatakan bahwa Isa ialah Anak Tuhan. Walau bagaimanapun majoritas pendapat ini ditolak mentah-mentah

    Raja Konstantin dan mengambil pendapat minoritas, yaitu Nabi Isa adalah seorang anak Tuhan.

    Arius ketua pendukung bahwa Nabi Isa bukan anak Tuhan.

    Arius (250-336 M) adalah salah seorang murid utama Lucian berbangsa Libya yang juga bersama-sama dengan

    gurunya menegakkan ajaran Tauhid kepada Allah, Arius merupakan seorang presbyter (ketua majelis agama /

    gereja) digereja Baucalis Alexandria, salah satu gereja tertua dan terpenting di kota itu pada tahun 318 M.

    Sejak mangkatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus, perlawanan Arius terhadap

    doktrin Trinity semakin memuncak, dan dalam perjuangannya ini, Arius mendapatkan dukungan dua orang

    saudara Kaisar Constantin yang bernama Constantina dan Licunes.

    Arius dianggap sebagai seorang pemberontak Trinity dengan mendasarkan

    teori:

    “Jika Jesus itu benar-benar anak Tuhan atau Tuhan itu sendiri, maka Bapa harus ada lebih dahulu. Oleh karena

    itu harus ada “masa” sebelum adanya anak. Artinya anak adalah makhluk. Maka anak itu pun tidak selamanya

    ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yang sebenarnya haruslah abadi, berarti Jesus tidaklah sama dengan

    Tuhan.”

    Atas pandangan Arius tersebut, sebanyak 100 orang pendeta Mesir dan Libya berkumpul untuk mendengar

    pandangan Arius. Pada waktu inilah juga Arius mengemukakan kembali pendangannya :

    “Ada masa sebelum adanya Jesus, sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus ada kemudian, dan Jesus

    hanyalah makhluk biasa yang bisa binasa seperti makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak mungkin binasa.”

    Arius memperkuat pendapatnya dengan sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8, “Bapa lebih besar

    daripada Jesus”; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus adalah sama dengan Tuhan, maka kita harus menolak

    kebenaran ayat Yohanes tersebut.

    Pendapat Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut : „Jika Jesus memang “anak Tuhan”, maka

    akan segera disertai pengertian bahwa “Bapak Tuhan” haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang

    “Anak”.

    Oleh sebab itu tentulah akan terdapat jurang waktu ketika “Anak” belum ada. Oleh karena, “Anak” adalah

    makhluk yang tersusun dari sebuah “esensi” atau makhluk yang tidak selalu ada.

    Dan Tuhan merupakan suatu zat yang bersifat mutlak, kekal, tidak terlihat dan berkuasa, maka Jesus tidak

    mungkin bisa menjadi sifat yang sama sebagaimana sifat Tuhan.

    Argumen Arius ini tidak dapat dilawan lagi, maka mulai tahun 321 M Arius dikenal sebagai seorang presbyter

    pembangkang. Ia mendapat banyak dukungan dari Uskup-uskup daerah Timur. Hal ini membuat Alexandria (yang

    pernah menghukum mati Origen tahun 250 M) menjadi semakin marah.

    Arius pula orangnya yang sangat menentang keras keputusan Nicea pada tahun 325 M, sehingga senantiasa

    mendapatkan tantangan dari orang-orang gereja Paulus. Pada tahun 336 Arius dibunuh di Constantinopel dalam

    satu muslihat yang licik.

    Setelah pembunuhan ini segala usaha menentang trinitas dilawan habis-habisan. Naskah Injil diseragamkan.

    Naskah yang tidak sama dengan pihak Gereja Pauline dimusnahkan, dihapuskan di bumi Kerajaan Romawi. Inilah

    sejarah awal tersesatnya ajaran Kristian.

    Dalam persidangan Nicea, beberapa Doktrin diperkenalkan, diantaranya Doktrin Trinitas dan Doktrin Penebusan

    Dosa. Konsep Trinitas sebenarnya telah direka oleh Athanasius, seorang pegawai Gereja Mesir dari Iskandariah,

    diterima oleh Majelis Nicaea pada 325 M.

    Konsep Trinity [KeEsaan Tiga] ini serupa filsafat Plato, kepercayaan Yunani, ‘Neo – Platonisme” yang

    mempercayai “Tiga Kekuatan”. Kemungkinan doktrin trinitas tertulari kepercayaan Yunani kuno ini. Trinity yang

    di pelopori oleh Paulus merupakan ajaran agama Yunani- Romawi, yaitu kerajaan yang berkuasa di Rom pada

    masa itu. Jadi paham trinitas dari Katolik Roma atau pun aliran kristen yang lain jelas merupakan hasil proses

    masuknya ajaran lain dalam ajaran Isa, dan bukannya ajaran asli Nabi Isa sendiri !.

    Begitu juga dengan Dokrin Penghapusan Dosa yang dipelopori Gereja Alexandria di mana mereka mengatakan

    bahwa Nabi Isa telah disalib demi tujuan menyelamatkan seluruh umat manusia. Ajaran ini juga jelas hasil proses

    masuknya ajaran agama romawi Kuno. Hari Minggu yang dianggap hari Suci bagi agama Kristian merupakan hasil

    pengaruh daripada Kepercayaan ini dan tanggal 25 Desember yang diperingati sebagai Natal, Sebenarnya

    merupakan tanggal kelahiran tuhan Matahari mereka yaitu “Mithra” dan jelas bukan tanggal lahir Nabi Isa.

    Mengenai Bible (2)

    Mulai tahun 1582 di Rheims, Bible diterjemahkan dari bahasa Latin

    berdasarkan Bible Versi Tyndale. (Yang digunakan Gereja Katolik

    Rom) juga dikenali sebagai Roman Katolik Version. Ini merupakan

    versi bible yang tertua yang dikenal.

    Sejak itu sebanyak 4 kali terjemahan telah dibuat. Pada tahun 1611 King

    James I telah memerintahkan supaya dilakukan penulisan ulang karena

    terdapatnya pertentangan yang meragukan. Versi penulisan ulang ini

    kini dinamakan King James Version (KJV) yaitu dengan tidak

    memasukkan 7 buku kecil (bab). Versi ini selanjutnya dirilis ulang pada

    tahun 1881 dan diperbaharui pada tahun 1952 dan 1971. kedua Versi

    terakhir ini dinamakan Revised Standard Version (RSV).

    Collin yaitu percetakan yang mengeluarkan Revised Standard Version (

    RSV ) melaporkan bahwa :

    “Meskipun begitu, Versi Raja James memiliki cacatan-cacat yang

    serius, dan cacat ini ada terlalu banyak dan terlalu serius sehingga satu

    penulisan ulang masih benar-benar diperlukan.”

    Pada masa kini terdapat lebih kurang 1.500 naskah Bible pelbagai

    bahasa, telah diterjemahkan ke dalam bahasa ibu suatu negara dan

    ethniknya. Bagaimana pula jauhnya penyimpangan mengingat

    keterbatasan kosakata setiap bahasa? Dan manakah yang bisa

    dijadikan standar pengajaran?

    Umat Kristian sendiri ada yang secara jujur dan arif mengakui bahwa

    Injil telah dinodai oleh tangan mereka sendiri. Bagaimanakah umat

    Kristian di Indonesia, apakah berani sejujur ini ? :

    1. The Bible Society Of Singapore, Malaysia & Brunei 1987 Perjanjian

    Baharu Berita Baik Untuk Manusia Moden Pendahuluan

    “…….Walaupun kandungan kitab-kitab ini berlainan, tetapi diseluruh

    kitab ini pokok fikirannya satu. Kesatuannya ialah bahwa kasih Allah

    telah dinyatakan kepada manusia dengan perantaraan Yesus Kristus.

    “Tiap-tiap kitab didahului oleh pendahuluan, yang menerangkan pokok

    fikiran dan garis besar kitab itu. Ayat yang ditandai dengan [ ]

    bererti ayat tersebut tidak terdapat pada naskah perjanjian Baharu yang

    tertua dan terbaik.

    Contoh ayat yang memiliki tanda [ ] dalam Perjanjian Baru :

    1. Matius 6 : 13

    … [ Engkaulah raja engkaulah,dan engkaulah yang mempunyai kuasa

    dan kemuliaan selama-lamanya ]

    2. Matius 23 : 14

    [ alangkah dasyatnya bagi kamu guru-guru Taurat dan orang Farisi :

    kamu munafik! , kamu memperdayakan janda-janda dan merampas

    rumah-rumah mereka, lalu berpura-pura berdoa panjang-panjang, sebab

    itu, hukuman kamu akan menjadi lebih berat.! ]

    3. Markus 7 : 15

    [ Sebab itu, jika kamu bertelinga, dengarkanlah! ]

    4. Markus 10 : 44 & 46

    [ Di sana ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam ] 44 [

    Di sana ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam ] 46

    5. Lukas 17 : 36

    [ Dua orang laki-laki yang sedang berada di ladang : seorang akan , dan

    seorang lagi ditinggalkan ]

    6. Lukas 22 : 19 – 20

    ” inilah tubuhku [ yang diberikan untuk kamu. Buatlah sedemikian

    untuk memperingati aku." ………. "cawan ini ialah perjanjian Allah

    yang Baharu, yang dimenteraikan dengan darahku, darah yang

    ditumpahkan untuk kamu ]

    7. Lukas 22 : 43 – 44

    [ Seorang malaikat tampak kepadanya dan menguatkannya karena

    penderitaan nya lebih tekun lagi dia berdoa, sehingga peluhnya menitik

    ke tanah seperti darah. ]

    8. Lukas 23 : 17

    [ Pada tiap perayaan paskah, Pilatus melepaskan seorang tahanan bagi

    rakyat ]

    Bukti di atas merupakan sebagian saja yang telah ditambah dan

    berapakah jumlah ayat yang telah ditambah / dikurangkan sebenarnya?

    Tidak diketahui jumlahnya !. Sejarah telah jujur dan nyata membuktikan

    bahwa Injil telah mengalami banyak perubahan selama berabad-abad.

    The Revised Standard Version 1952 & 1971, The New American

    Standart Bible dan The New World Transalation Of The Holly scriptures

    telah menghapuskan beberapa ayat dalam The King James Version.

    Reader’s Digest telah mengurangi isi kandungan Kitab Perjanjian Lama

    sebanyak 50 % dan Kitab Perjanjian Baru sebanyak 25 %.

    Persoalan yang timbul di sini ialah :

    – Dari mana datangnya ayat di atas ?

    – Siapa yang mengarang ayat tersebut ?

    – Sebenarnya ayaqt mana saja yang masih perlu diuji kesahihannya?

    “Di antara mereka itu ada satu golongan yang memutar belitkan

    lidahnya dengan (membaca) Kitab supaya kamu kira bahwa kitab itu

    dari Allah padahal ianya bukanlah dari sisi Allah dan sedang mereka

    berdusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui….” (Surah 3:78)

    Contoh peristiwa besar yang bertentangan dengan akal atau ayat yang

    saling bertentangan :

    1. Nabi Daud berzina dengan istri orang lain

    II Samuel 11 : 4-5

    “Dan Nabi Daud mengantar para utusan, dan mengambilnya (isteri

    Uriah); lalu ia datangi dan tidur bersama maka setelah perempuan itu

    membersihkan dirinya, lalu kembali ke rumahnya. Dan wanita itu telah

    hamil, lalu mengirim dan memberitahu Daud dan katanya saya bersama

    bayi”.

    Mungkinkah ini ayat dari Allah? Atau ditulis oleh rasul suci ?

    Berpikirlah !

    2. Nabi Nuh Mabuk dan Bugil

    Kejadian 9 : 23 – 24

    ” Dan Shem dan Japhet mengambil sehelai pakaian, dan meletakan di

    atas bahu mereka, dan berjalan undur ke belakang dan menutup tubuh

    bapanya yang telanjang dan muka mereka membelakangi bapa mereka

    agar tidak melihat tubuh bapa mereka yang bugil itu. Dan Nuh tersadar

    dari araknya, dia tahu apa yang telah dilakukan oleh kedua anaknya”.

    Apakah Allah mengutus Nabi Nuh yang digambarkan berperilaku

    seperti itu ? Berpikirlah ! Mungkinkah ini penyelewengan yang

    dilakukan Yahudi untuk menyesatkan kaum kristian?

    3. Kematian Yudas Pengkhianat, bandingkan !

    Matius 27 : 3 – 5

    “… Bila Yudas melihat Yesus telah dijatuhkan hukuman mati, dia

    menyesal lalu dia mengembalikan 30 uang perak upahnya kepada imam

    Yahudi; dan berkata : Aku telah berdosa mengkhianati orang yang tidak

    berdosa sehingga dihukum mati. Yudas melempar uang itu ke dalam

    bilik sembahyang , lalu dia menggantungkan diri.

    Kisah Para Rasul 1 : 18 – 19

    Apa yang terjadi yaitu dengan uang yang diterima Yudas dari

    perbuatannya yang jahat itu, dia membeli sebidang tanah. Di situ dia

    tersungkur mati. Badannya terbelah dan perutnya terburai. Semua orang

    yang tinggal di Yerusalem mendengar kejadian ini.”

    4. Misteri Malkisedik

    Ibrani 7 : 1 – 3 : “Adapun Malkisedik itu, yaitu raja di Salem dan Imam

    Allah Taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim tatkala Ibrahim

    kembali daripada menewaskan raja-raja lalu diberkatinya Ibrahim.”

    “Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bagian sepuluh esa. Makna

    Malkisedik itu kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja

    keadilan, kemudian pula raja di Salem, yaitu raja damai.” Yang tiada

    berbapak dan tiada beribu, dan tiada bersilsilah dan tiada berawal atau

    berkesudahan hidupnya, melainkan ia disamakan dengan Anak Allah,

    maka kekallah ia imam selama-lamanya.”

    Jelas sekarang, bahwa Malkisedik seorang raja di Salem tanpa bapa

    dan ibu, malah tiada silsilahnya. Apakah cerita yang disebutkan dalam

    Kitab Injil ini benar ayat dari Allah atau cuma dongeng purba atau

    dongeng sebelum bobo buat adik bayi kita supaya tertidur ?

    Kalau umat Kristian memuja kehebatan Yesus, memujanya anak tuhan,

    bahkan Tuhan itu sendiri, yang tidak berawal serta berakhir, maka

    kenapa Malkisedik yang sakti mandraguna ini tidak diangkat sebagai

    salah satu cabang Tuhan juga ? mungkin bisa menjadi tokoh ke-4

    memainkan peranan Tuhan.

    Yesus ternyata tewas dibanding Malkisedik, Yesus masih dilahirkan

    oleh Mariam atas kekuasaan Tuhan Bapa, sementara Malkisedik tidak

    memiliki Bapa dan tidak memiliki ibu sama sekali, silsilahnya pun tidak

    ada.

    Jika memang Malkisedik ini kekal. Dimana beliau sekarang berada dan

    sedang ngapain? Jadi masih mungkinkah kitab ini dipercaya, atau yang

    mempercayainya masih serupa mereka yang mempercayai keris, tanpa

    ilmu pengetahuan, hanya kebutaan ?

    Mengenai Bible (3)

    Kitab Suci / Holy Bible dalam agama kristen itu terbagi dalam dua

    bagian, yaitu : Old Testament (Perjanjian Lama) dan New

    Testament(Perjanjian Baru). Literatur kristen dalam bahasa Indonesia

    memanggil salinan kitab suci itu dengan “Alkitab”.

    Biblia, yang merupakan Kitab Suci dalam agama Yahudi, dipanggil oleh

    pihak kristen dengan Perjanjian Lama dan merupakan bagian dari kitab

    suci agama kristen. Biblia itu terbagi atas tiga bagian : Torah dan

    Nebiim dan Kethubiim.

    Kitab suci agama Yahudi itu disebut juga „Perjanjian”. Inti isinya

    termaktub dalam Sepuluh Perintah (Ten Commadments) seperti termuat

    dalam Keluaran (20: 1-12) dan dalam Ulangan (5:1-21), yang merupakan

    perjanjian Yahuwa dengan bani Israil. Sepuluh Perintah itu termuat

    dalam dua buah Luh, yang dibawa turun oleh Nabi Musa dari puncak

    sebuah bukit batu di semenanjung Sinai, yang pada puncak yang

    terpandang suci itu Nabi Musa menerimakan perjanjian dari Allah Maha

    Kuasa (Yahuwa)

    Di dalam hubungan perjanjian Yahuwa dengan bani Israil itu, Kitab Suci

    Al-Qur’an dari agama Islam menyebut „Perjanjian” tersebut dalam

    berbagai Surah dengan al-Mitsaq , (Baqarah, 27; Ra’ad, 27; Nisak, 153;

    Maidah, 15; Baqarah, 63, 84,93; dan berbagai Surah lainnya), yang

    bermakna: Perjanjian.

    Karena pihak kristen berpendirian bahwa ketetapan yang diberikan

    Allah Maha Kuasa kepada Jesus (Isa Al-Masih) itu pun merupakan

    perjanjian, maka lahir dua istilah dalam dunia kristen, yaitu : Perjanjian

    Lama dan Perjanjian Baru.

    Perjanjian Baru / New Testament

    Perjanjian Baru merupakan kitab suci yang paling azasi dalam agarna

    kristen sekalipun dunia kristen itu mengakui kitab suci agama Yahudi

    merupakan bagian dari kitab sucinya juga.

    Perjanjian Baru itu terbagi atas empat bagian :

    1. Gospels (himpunan Injil) terdiri atas empat Injil :

    a. Injil Matius, karya Matius.

    b. Injil Markus, karya Markus.

    c. Injil Lukas, karya Lukas.

    d. Injil Yahya, karya Yahya.

    2. Acts of Apostles (Kisah Rasul-Rasul) terdiri atas sebuah kitab saja,

    yang merupakan karya Lukas.

    3. Epistles (himpunan Surat) terdiri dari 14 buah Surat Paulus (Rum,

    Korintus Pertama, Korintus Kedua, Galatia, Epesus, Pilipi, Kolose,

    Tesalonika Pertama. Tesalonika Kedua, Timotius Pertama, Timosius

    Kedua, Titus, Pilemon, Ibrani, 1 buah Surat Yakub (James), 2 buah Surat

    Peterus, 3 buah Surat Yahya, 1 buah Surat Yahuda.

    4. Apocalypse (Wahyu) terdiri’ atas sebuah kitab saja, yang merupakan

    karya Yahya.

    Perbandingan luas isi dari keempat-empat bagian itu, dengan meminjam

    Kitab Perjanjian Baru cetakan 1955 yang diterbitkan Gedung Alkitab di

    Jakarta, tercatat sebagai berikut :

    Injil Matius : 93 halaman

    Injil Markus : 60 halaman

    Injil Lukas : 97 halaman

    Injil Yahya : 74 halaman

    Kisah Rasul-Rasul : 90 halaman

    Surat Paulus : 216 halaman

    Surat-surat lain : 43 halaman

    Kitab Wahyu : 45 halaman

    jumlah : 718 halaman

    Melihat perbandingan luas isi di atas dapat disimpulkan suatu fakta

    bahwa himpunan Surat-Surat Paulus itu merupakan bagian yang sangat

    dominan di dalam Perjanjian Baru itu.

    Synoptic Gospels

    Keempat Injil di atas itu adalah tulisan empat tokoh mengenai

    peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Jesus, semenjak lahir sampai

    menjalankan missinya dalam wilayah Galelia (Palestina Utara) dan

    terakhir dalam wilayah Judea (Palestina Selatan).

    Tiga Injil yang pertama (Matius, Markus, Lukas) itu disebut dengan

    Synoptic Gospels, yakni Injil-Injil yang hampir bersamaan isinya.

    Sekalipun dijumpai perbedaan-perbedaan kecil di sana sini mengenai

    urutan Silsilah, urutan Kejadian, ragam Peristiwa, akan tetapi dalam

    rangka keseluruhannya hampir bersamaan.

    Kalangan Sarjana-sarjana-Bible (Biblical Scholars), yang melakukan

    penelitian secara intensif terhadap satu persatu Injil itu,

    menyimpulkan bahwa masing-masing penulis Injil sama-sama memungut

    dari suatu Sumber Asal, akan tetapi Sumber-Asal (Q) itu sudah tidak

    dijumpai kini dan tidak dikenal sama sekali.

    Sebaliknya Injil Yahya mempunyai cara sendiri di dalam mengisahkan

    kehidupan beserta missi dari Jesus itu. Baikpun urutan Kejadian

    maupun ragam peristiwa agak jauh berbeda dengan 3 Injil yang disebut

    Synoptic Gospels itu.

    Perbedaan lainnya bahwa 3 lnjil yang pertama itu bercerita dalam bentuk

    yang sederhana dan mudah dipahami, akan tetapi Injil Yahya telah

    dipenuhi oleh ungkapan-ungkapan filosofis.

    Perbedaan lainnya yang sangat tajam sekali ialah mengenai lama missi

    yang dijalankan Jesus dalam wilayah Galelia dan wilayah Judea itu. 3

    Injil pertama bercerita bahwa Jesus Kristus itu menjalankan missinya

    dalam masa satu kali Perayaan Paskah, lalu tertangkap pada masa

    perayaan Paskah itu di Jerusalem. Jadi, Jesus menjalankan missinya

    dalam tempo lebih kurang satu tahun saja.

    Tetapi Injil Yahya bercerita bahwa Jesus Kristus itu menjalankan

    missinya dalam masa tiga kali Perayaan Paskah, dan terakhir ditangkap

    dalam Perayaan Paskah di Jerusalem. Jadi menurut Yahya, Jesus

    Kristus menjalankan missinya dalam tempo 3 tahun, bukan satu tahun

    seperti keterangan ketiga Injil yang tergolong Synoptic Gospels itu.

    Keempat Injil itu disusun penulisnya di dalam bahasa Greek kuno

    (Yunani). Sedangkan Jesus Kristus lahir dan hidup dalam lingkungan

    masyarakat Yahudi di Palestina, yang dewasa itu berada di bawah

    kekuasaan imperium Roma, dan menjalankan missinya dalam

    lingkungan masyarakat Yahudi itu, yang dewasa itu cuma mengenal dan

    mempergunakan bahasa Arainik yaitu suatu dialek dari bahasa Ibrani

    (Yahudi).

    Nazarenes dan Christians

    Pengikut Jesus yang pertama sekali terdiri atas kelompok-kelompok

    Yahudi dalam wilayah Galelia maupun Judea, yang oleh kalangan

    Sarjana-sarjana Bible (Biblical Sholan) disebut dengan Early Christians,

    yakni Orang kristen yang pertama sekali.

    Pada masa hidup Jesus sendiri maupun masa berikutnya belum dikenal

    sebutan orang kristen (Christianis). Mereka itu cuma disebut oleh

    kalangan lainnya, terutama oleh pihak-pihak yang menantang Jeus,

    dengan sebutan Nazarenes. Yakni para pengikut Nazareth. Hal itu

    disebabkan Jesus sekalipun dilahirkan di Bethlehem, akan tetapi

    keluarganya menetap di kota-kecil Nazareth dalam wilayah Galelia.

    Oleh sebab itulah para mukmin pertama itu disebut pihak lawannya

    dengan pengikut orang Nazareth atau Nazarenes. Dari sebutan

    Nazarenes itulah lahir sebutan Nashara dalam bahasa Arab dan sebutan

    Nasrani dalam bahasa Indonesia.

    Sedangkan sebutan Christians (Kristen) baru muncul pada masa

    belakangan, jauh sepeninggal Jesus. Sebutan itu bermula lahir di kota

    besar Antiokia di Syria Utara, sewaktu Barnabas dan Paulus

    menjalankan missinya di kota besar itu, yang mempunyai kedudukan

    sebagai ibukota imperium Roma untuk wilayah belahan Timur.

    Disebabkan Barnabas dan Paulus di dalam missinya tidak henti-hentinya

    menyatakan dan menegaskan bahwa Jesus itu adalah Christos

    (AI-masih) maka orang sekitarnya memanggilkan mereka itu dengan

    para pengikut Kristus (Christians). Dari situlah lahir sebutan Orang

    kristen di dalam bahasa Indonesia.

    Jesus wafat, menurut A. Powell Davies di dalam The First Christian

    cetakan 1957 halaman 13, sekitar tahun 29 Masehi. Pendapat itu

    dikukuhkan oleh Hugh J. Schonfield dalam The Authentic New

    Testament cetakan 1958 halaman XIV.

    Sedangkan peristiwa pada kota-besar Antiokia itu terjadi, menurut Hugh

    J. Schonfield, sekitar tahun 46-48 masehi. Jadi Iebih kurang dua puluh

    tahun sepeninggal Jesus barulah muncuI sebutan Christians (orang

    Kristen).

    Early Christians (Kristen Pertama) dan Gentile Christians (Orang

    Kristen Asing / Berikutnya)

    Pada akhirnya pecah sengketa sengit antara Barnabas dengan Paulus

    pada kota-kota besar Antiokia itu (Kisah Rasul-Rasul, 15 :39), dan juga

    Peteros dengan Paulus pada kota-besar Antiokia itu ia, 2: 11-21 ). Inti

    pokok yang menyebabkan sengketa itu tidak pernah dijelaskan di dalam

    Kisah Rasul-Rasul, akan tetapi hal itu akan dicoba dijelaskan dalam

    uraian berikut.

    Karena sengketa sengit itu Paulus bersama Silas meninggalkan

    kota-besar Antiokia untuk selama-lamanya (Kisah Rasul-Rasul,

    15:40-41) menuju Asia Kecil dan Makedonia dan semenanjung Achaia

    (Grik) guna mengembangkan ajarannya dalam lingkungan orang Grik

    dan mereka itulah yang disebut dengan Gentile Christians (Orang

    kristen Asing).

    Sebutan itu lahir dalam dunia kristen untuk membedakan kelompok

    Pengikut yang Baru itu dengan Kristen Petama, Early Christians, yakni

    para pengikut Jesus Kristus yang mula-mula dalam lingkungan

    masyarakat Yahudi di Palestina, yang disebut dengan Nazarenes itu.

    Para pengikut yang pertama diyakini telah musnah sebagian besarnya

    pada masa pemberontakan total bangsa Yahudi di Palestina terhadap

    penindasan imperium Roma, yang berlangsung sepuluh tahun lamanya,

    yaitu antara tahun 65 sampai 75 masehi. Legiun X dari pihak Roma

    melakukan pembunuhan-pembunuhan massal (massacre) pada

    perkampungan-perkampungan Yahudi di seluruh Palestina, kecuali yang

    sempat melarikan diri ke lembah Mesopotamia dan Arabia Selatan dan

    berbagai wilayah lainnya.

    Sewaktu Panglima Titus pada tahun 70 masehi berhasil merebut dan

    menguasai benteng pertahanan terakhir dari pihak Yahudi, yaitu Kota

    Suci Jerusalem, maka berlangsung pembunuhan massal lagi. Panglima

    Titus bertindak menghancurkan Bait Allah di atas bukit Zion, yakni Bait

    Allah yang terkenal megah dan agung itu, yang pada masa dulu bermula

    dibangun oleh Nabi Sulaiman dan dikenal dengan Kuil Sulaiman

    (Solomon’s Temple).

    Panglima Titus mengumumkan wilayah Jerusalem dan sekitarnya

    dikuasai kini oleh pihak imperium Roma dan wilayah tersebut diberi

    nama dengan : Aeliae Capitolae. Semenjak tahun 70 masehi itu setiap

    orang Yahudi tidak di izinkan memasuki wilayah Aelice Capitolae itu.

    Semenjak pemberontakan total yang gagal itulah dikenal dalam sejarah

    bangsa Yahudi dengan Great Diaspora, yakni masa memencar tanpa

    tanah air. Pada masa yang sangat tragis itu diyakini

    kelompok-kelompok pengikut Jesus yang pertama-tama (Early

    Christians) ikut musnah. Kecuali kelompok kecil yang sempat

    meliputkan dirinya ke kota Pella di seberang sungai Jordan, yang pada

    masa belakangan dikenal dengan sekte Ebionites yang mempunyai Injil

    sendiri yang dikenal dalam sejarah dengan Ebionite Gospel (Injil

    Ebionites), yang isinya jauh berbeda dengan Injil-Injil yang menjadi

    pegangan dunia kristen pada masa berikutnya dan kini.

    Karena kelompok yang pertama-tama dapat dikatakan telah musnah

    pada masa pemberontakan itu maka berkembanglah kelompok pengikut

    yang baru, dibawah ajaran Paulus, yaitu Gentile Christians (Orang

    Kristen Asing).

    ====================
    1. I Yohannes 5: 7-8
    ====================

    Menurut Alkitab terjemahan LAI 1984:

    [I Yohannes 5:7] Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga:
    Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
    [5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah
    dan ketiganya adalah satu.

    Ada dua sumber berbeda yang digunakan untuk menulis Alkitab Versi NIV (New
    International Version) dan NASV (New American Standard Version) serta King
    James Version (KJV). KJV berasalkan dari teks Alkitab Bizantium, sedangkan
    NIV dan NASV berdasarkan terjemahan dari Teks Alexandria.

    Berikut ini akan kita lihat di mana bedanya.

    (In the following examples the King James Version differs from the NIV, and
    NASV. because it bases it’s translation on the Byzantine text-type and the
    NIV and NASV base theirs on the Alexandrian text-type.)

    a. KJV [1 John 5:7-8] “For there are three that bear record in heaven, the
    Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are
    three that bear witness in earth, the spirit, and the water, and the blood;
    and these three agree in one.”
    NIV [1 John 5:7] “For there are three that testify: v. 8 the Spirit, the
    water and the blood: and the three are in agreement.”

    Pada KJV tercantum bahwa yang memberikan kesaksian di surga adalah: BAPA,
    FIRMAN, dan ROH KUDUS, ditambahkan keterangan bahwa ketiganya adalah satu,
    serta ada tiga yang memberikan kesaksian di bumi, yakni: ROH, AIR dan DARAH,
    dan ketiganya juga satu.

    Tetapi pada NIV hanya dicantumkan mengenai ROH, AIR, dan DARAH, tetapi tidak
    dicantumkan mengenai Bapa, Firman dan Roh.

    Di bawah ini ada keterangan mengapa terjadi demikian:
    ——————————————————
    1. When Erasmus first printed the Greek New Testament in 1514 it did not
    contain the words “in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and
    these three are one. And there are three that bear witness in earth,”
    because they were not found in any of the Greek manuscripts that Erasmus
    looked at.

    (Ketika Erasmus pertama kali mencetak Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani
    pada tahun 1514, maka hal itu tidak mengandung kalimat: ” in heaven, the
    Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are
    three that bear witness in earth,”, karena hal tersebut tidak ditemukan pada
    manuskrip Yunani yang dilihat oleh Erasmus).

    2. These words were not quoted by any of the Greek church fathers. They most
    certainly would have been used if the Trinity in the 3rd and 4th centuries.

    (Kalimat ini tidak pernah dikutip oleh para Bapa Gereja Yunani. Mereka
    secara pasti baru menggunakannya pada abad ke III dan ke IV saat doktrin
    Trinitas diperkenalkan).

    3. These words are not found in any ancient versions of the New Testament.
    These include Syriac, Coptic, Armenian, Ethiopic, Arabic, Slavonic, nor in
    the Old Latin in its early form.

    (Kalimat ini tidak ditemukan pada versi-versi tua Perjanjian Baru, termasuk
    versi-versi Siria, Koptik, Armenia, Ethiopia, Arab, Slavonik, dan tidak pula
    pada Bhs Latin Kuno pada bentuknya awalnya).

    4. These words begin to appear in marginal notes in the Latin New Testament
    beginning in the fifth century. From the sixth century onward these words
    are found more and more frequently.

    (Kalimat ini mulai timbul pada catatan pinggir dari Perjanjian Baru
    berbahasa Latin yang diawali pada Abad ke V. Semenjak Abad ke VI dan
    seterusnya, kalimat ini makin sering ditemukan).

    5. Erasmus finally agreed to put these words into new editions of his Greek
    New Testament if his critic’s could find one Greek manuscript that contained
    these words. It appears that his critics manufactured manuscripts to include
    these words.

    (Erasmus akhirnya setuju untuk memasukkan kalimat ini pada edisi baru
    Perjanjian Baru berbahasa Yunaninya asalkan dapat ditemukan
    sekurang-sekurangnya satu manuskrip Yunani yang mengandung kalimat ini.
    Nampaknya bahwa kritik manuskrip buatannya untuk memasukkan kalimat ini).

    6. These additional words are found in only eight manuscripts as a variant
    reading written in the margin. Seven of these manuscripts date from the
    sixteenth century and one is a tenth century
    manuscript.

    (Kalimat tambahan ini ditemukan hanya pada delapan manuskrip sebagai bacaan
    variatif yang ditulis sebagai catatan pinggir. Tujuh dari
    manuskrip-manuskrip yang berasal dari Abad ke XVI dan satu buah berasal dari
    abad ke X – jadi relatif baru – penterjemah).

    7. Erasmus’ New Testament became the basis for the Greek New Testament,
    “Textus Receptus”, which the King James translators used as the basis for
    their translation of the New Testament into English.

    TAMBAHAN PENJELASAN SEHUBUNGAN DENGAN TOPIK INI
    ————————————————
    Silahkan anda membuka SURAT KIRIMAN YAHYA (I YOHANES) 5: 6-8

    [I Yohanes 5:6] Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu
    Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah.
    Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.
    [5:7] Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh
    kudus dan ketiganya adalah satu.
    [5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan
    ketiganya adalah satu. (sebelum mendapat kritikan kalimat mulai kata “di
    dalam sorga” pada ayat 7 sampai kata “bumi” pada ayat 8 tidak memakai tanda
    kurung, yang ngritik DR GC Van Niftrik)

    SEDANGKAN menurut THE HOLY BIBLE international version, Zondervan Bible
    publisher, Grand Rapid Michigan USA, 3th printing july 1981 halaman 926
    BERBUNYI :

    [I Yohanes 5:6] This is the one who come by water and blood- jesus christ.
    He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit
    who tetifies, because the spirit is truth.
    [5:7] for there are three that tetify
    [5:8] the spirit, the water, and blood. And three are in agreements.

    ARTINYA :
    [I Yohanes 5:6] INILAH DIA YANG DATANG DENGAN AIR DAN DARAH. IA TIDAK DATANG
    DENGAN AIR SAJA, MELAINKAN AIR DAN DARAH. DAN ROHLAH YANG MENYAKSIKAN,
    KARENA ROH ADALAH KEBENARAN.
    [5:7] ADA TIGA YANG MENYAKSIKAN
    [5:8] AIR, DARAH DAN ROH DAN KETIGANYA MENJADI SATU.

    Membaca ayat diatas, tampaklah penyisipan yang dilakukan penterjemah
    Alkitab. Ternyata kalimat mulai dari “Didalam sorga” pada ayat 7 sampai kata
    “di bumi pada ayat 8 adalah palsu. Kalau ayat itu dulunya nggak ada mengapa
    sekarang muncul? Kalau dulunya memang ada mengapa sekarang di hilangkan?

    BERIKUT KOMENTAR TENTANG PEMALSUAN AYAT INI:
    ———————————————
    1. DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak
    diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL
    ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1
    Yahya 5 : 6-8. Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera
    dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak- tidaknya harus diberi kurung.
    (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418). Penterjemah Alkitab
    rupanya menuruti saran keduanya. Dengan
    memberi kurung kalimat itu.

    2. Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah
    begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH. Rupanya
    TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN
    KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan
    penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam
    perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145). Mengapa keterangan pinggir itu
    dapat masuk menjadi ayat tuhan dengan
    begitu gampangnya?? Padahal ayat ini pokok doktrin trinitas. Mengapa bisa
    ketambahan ayat???

    3. Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengomentari
    pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : THE REST OF VERSE 7 AND FIST NINE
    WORDS OF VERSE 8 ARE NOT ORIGINAL, AND ARE NOT TO BE CONSIDERD AS APART OF
    THE WORDS OF GOD. (Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson
    Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian
    kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli
    dan tidak bisa dianggap
    sebagai firman Tuhan.

    Keterangan tambahan:

    Justru dengan adanya penambahan tersebut maka menimbulkan suatu perbedaan
    doktrinal yang nyata, perbedaan yang ada adalah mengenai konsep tritunggal
    yang menjadi doktrin utama gereja Kristen dewasa ini. Karena jika kita
    melihat pada ayat-ayat pada manuskrip yang lebih tua, yang tidak mengandung
    tambahan tersebut, maka tidak ada pendukung yang kuat akan doktrin
    tritunggal yang dianut oleh gereja. Maka ditambahkanlah ayat tersebut.

    ==================
    2. Matius 28:16-20
    ==================

    [Matius 28:18] Yesus mendekati mereka dan berkata: “KepadaKu telah diberikan
    segala kuasa di sorga dan bumi.

    Ayat Matius 28:18 ini adalah AYAT PALSU!. PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU!
    PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU!

    Karena Kitab Matius fasal 28 sebetulnya hanya sampai ayat 15. Sebagai
    berikut:

    [Matius 28:15] Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan
    kepada mereka. Dan CERITERA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI
    SEKARANG INI.

    King James Version:
    [Matthew 28:15] So they took the money, and did as they were taught: and
    this saying is commonly reported among the Jews UNTIL THIS DAY.

    American Standard Version:
    [Matthew 28:15] So they took the money, and did as they were taught: and
    this saying was spread abroad among the Jews, and continueth UNTIL THIS DAY.

    Fokuskan pada kata yang saya huruf besarkan diatas: CERITA INI TERSIAR (di
    antara orang Yahudi) SAMPAI SAAT INI. Ini adalah KATA-KATA PENUTUP DARI
    LAZIMNYA SEBUAH CERITA!

    Pada Alkitab versi King James dan American Standard diatas, jelas sekali
    tertulis …”Until this day” (sampai hari ini). Begitu pula kalau kita
    melihat Alkitab dalam bahasa sehari-hari:

    [Matius 28:15] Maka tentara pengawal itu mengambil uang itu, dan melakukan
    seperti yang dipesankan kepada mereka. Oleh karena itu cerita itu masih
    tersiar di antara orang Yahudi SAMPAI PADA HARI INI.

    Ayat Matius 28:15 inilah sesungguhnya ayat terakhir dari Kitab Matius fasal
    28.

    Sedangkan lima ayat berikutnya, Matius 28:16-20, adalah ayat-ayat yang baru
    ditambahkan oleh Gereja kemudian.

    [Matius 28:16] Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang
    telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
    [28:17] Ketika melihat Dia mereka menyembahNya, tetapi beberapa
    orangragu-ragu.
    [28:18] Yesus mendekati mereka dan berkata: “KepadaKu telah diberikan segala
    kuasa di sorga dan di bumi.
    [28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah
    mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    [28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan
    kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir
    zaman.”

    Mereka yang dikaruniai akal sehat dan membaca Kitab Matius fasal 28 ini
    dengan cermat akan segera mendeteksi bahwa Injil Matius 28:15 merupakan
    penutup Injil Matius 28.

    “Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka.
    Dan CERITA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI SAAT INI” (Matius
    28:15).

    Perhatikan kata-kata yang saya huruf besarkan diatas, “CERITA INI TERSIAR
    SAMPAI SAAT INI” (;Sampai hari ini) menunjukkan bahwa peristiwanya sudah
    lama berlalu. Ini memperlihatkan bahwa Injil ini sudah lama selesai ditulis.
    Cerita ini sudah menjadi cerita rakyat yang terus dipupuk selama puluhan
    tahun, baru kemudian ayat 16-20 ditambahkan.

    Namun karena Gereja ingin menambahkan doktrin keimanan mereka dalam Injil,
    sehingga tanpa malu-malu mereka menambahkan ayat-ayat palsu tersebut,
    walaupun akhirnya janggal di kuping yang mendengarnya.

    Maka tulisan yang ada pada ayat Matius 28 pasal 15 itu seharusnya akan
    ditaruhnya pada akhir ayat Matius 28 atau tepatnya SETELAH/PADA ayat Matius
    28:20! Perhatikan kalimat “… CERITERA INI TERSIAR DIANTARA ORANG YAHUDI
    SAMPAI SAAT INI!” (;sampai hari ini/until this day) Kalimat begini kan jelas
    merupakan SEBUAH KALIMAT PENUTUP! Semoga apa yang saya maksudkan dalam
    pemaparan saya ini bisa difahami oleh rekan-rekan sekalian.

    Baiklah akan saya jelaskan lagi.
    ——————————–
    – Matius 28 pasal 11-15 adalah berisikan mmengenai Dusta Mahkamah Agama
    (cerita mengenai serdadu-serdadu romawi disogok). Menariknya adalah sebagian
    tulisan terakhir dari ayat Mat.28:15 itu: ‘CERITERA INI TERSIAR DIANTARA
    ORANG YAHUDI SAMPAI SEKARANG INI’. Kalau ibarat film kalimat macam begini
    kan sama artinya dengan kalimat ‘THE END’ atau kalau dalam komik ‘TAMMAT’
    (^_^)

    – Matius 28 pasal 16 sampai 20 intinya adaalah perintah untuk memberitakan
    Injil kepada seluruh makhluk, padahal dulu jelas-jelas Yesus telah
    memerintahkan kepada murid-muridnya untuk HANYA menyebarkan Injil kepada
    bangsa Yahudi saja (Matius 15:5-6 & 15:24-26), tapi sekarang fokus saya
    adalah Mat.28:16-20 ini bukan ke pertentangan masalah tersebut. Silahkan
    perhatikan lagi:

    [Matius 28:16] ….. (Silahkan baca diatas)
    [28:17] …..
    [28:18] …..
    [28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah
    mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,[28:20] dan ajarlah mereka
    melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah,
    Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir
    zaman.

    Sekarang saya tanya. Apakah cerita ketika Yesus memerintahkan untuk
    menyebarkan Injil kepada seluruh bangsa seperti dikatakan dalam Mat.28:19-20
    ini TIDAK TERSIAR SAMPAI SAAT INI????? (^_^) Jelas sampai sekarang cerita
    tersebut masih tersiar bahkan cerita ini JAUH LEBIH TERSIAR daripada cerita
    dalam Mat.28:11-15 mengenai dusta mahkamah agama (serdadu romawi disogok)
    itu.

    Tapi mengapa tulisan “…CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI” sudah ada
    sebelum Mat.28:16? Yaitu tepatnya pada ayat Mat.28:15? Sebabnya karena
    memang ayat itulah sebetulnya AYAT PENUTUP dari Injil Matius 28! Seharusnya
    kalau ayat-ayat Kitab Matius 28:16 itu benar-benar ada, maka sebagai ayat
    penutup Matius 28 adalah ayat Mat.28:20 dan isinya seharusnya sbb:

    [28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan
    kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir
    zaman. DAN CERITERA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI.

    Masalahnya adalah kalau memang ayat Mat.28:16-20 itu benar-benar ada dan
    merupakan kelanjutan dari Mat.28:11-15 maka kalimat “… CERITA INI TERSIAR
    SAMPAI SAAT INI”.. alias kalimat “THE END” atau “TAMMAT” itu harusnya baru
    ada setelah Ayat Matius pasal 28:20 (atau menjadi ayat terakhir dari Matius
    28)!

    Karena bukankah KEDUA CERITA itu (Mat.28:15-cerita tentang serdadu romawi
    disogok MAUPUN Mat.28:20-cerita tentang perintah dari Yesus untuk
    menyebarkan Injil) MERUPAKAN SATU RANGKAIAN CERITA? Merupakan bagian-bagian
    cerita YANG SAMBUNG-BERSAMBUNG dalam Injil Matius 28?

    Kenapa ketika belum sampai ayat Mat.28:20, melainkan baru sampai Mat.28:15
    sudah ada tulisan “memvonis” seperti lazimnya seorang kakek yang ingin
    menyudahi cerita ketika sedang mendongeng kepada cucunya: “KISAH/TULISAN INI
    MASIH TERSIAR SAMPAI SEKARANG INI CUCUKU!”… (^_^)

    Masalah ini kalau mau dianalogikan, ibarat komik yang terdiri dari jumlah
    keseluruhan 100 halaman, jelas halaman terakhirnya dari komik tersebut
    adalah halaman 100 (analogi dengan Kitab Matius 28; Halaman 100 itu sama
    dengan Mat.28:20).

    Saya lanjutkan kembali. Maka seharusnya tulisan ‘THE END’ atau ‘TAMMAT’
    untuk mengakhiri, atau sebagai penutup dari komik tersebut harusnya juga
    adanya di halaman terakhir buku tersebut, yaitu halaman 100. Seperti juga
    seharusnya kalimat ‘CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI’ pada Matius 28
    harusnya juga ada pada ayat terakhir pada Matius 28 itu yaitu tepatnya pada
    ayat Matius 28:20.

    Ndilalah kok pada kenyataannya sekarang ini kalimat ‘CERITA INI TERSIAR
    SAMPAI SAAT INI’ dalam Matius pasal 28 kok sudah ada pada ayat ke-15nya
    -(harusnya pada Matius pasal terakhir/ke-220 donk)-?!?!? Ini sama aja tulisan
    ‘THE END’ atau ‘TAMMAT’ dalam komik yang saya ceritakan diatas itu sudah ada
    pada halaman 90! Atau malah baru di halaman 70 dsb! -(Harusnya yang benar
    pada halaman terakhirnya alias halaman 100 donk!)…

    Jadinya tulisan “CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI’ dalam Matius 28 dan
    tulisan ‘THE END’/’TAMMAT’ dalam komik diatas itu ibarat bayi berarti
    LAHIRNYA TERLALU CEPAT alias PREMATURE! (^_^) Harusnya baru muncul pada ayat
    Mat.28:20 kok sudah ada pada ayat Mat.28:15. Harusnya baru ada pada halaman
    100 kok sudah keburu nongol pada halaman 90! (^_^)

    Mengenai ayat-ayat palsu yang baru ditambahkan oleh Gereja ini,
    perhatikanlah pernyataan para pakar Alkitab dan sejarah pemikiran Kristen
    seperti:

    – Hugh J. Schonfield, nominator pemenang HHadiah Nobel tahun 1959, dalam
    bukunya The Original New Testament, hal. 124:

    “This (Matthew 28:15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew).
    What follows (Matthew 28:16-20) from the nature of what is said, would then
    be a latter addition”

    “Ayat ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup Injil (Matius). Dengan
    demikian, ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya,
    nampak sebagai (ayat-ayat) yang BARU DITAMBAHKAN KEMUDIAN”.

    – Selanjutnya, Robert Funk, Professor Ilmuu Perjanjian Baru, Universitas
    Harvard, dalam bukunya The Five Gospels, mengomentari ayat-ayat tambahan ini
    sebagai berikut:

    “The great commission in Matthew 28:18-20 have been created by the
    individual evangelist… reflect the evangelist idea of launching a world
    mission of the church. Jesus probably had no idea of launching a world
    mission and certainly was not the institusion builder. (is is) not reflect
    direct instruction from Jesus”

    “Perintah utama dalam Matius 28:18-20… diciptakan oleh para penginjil….
    memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. YESUS
    SANGAT MUNGKIN TIDAK MEMILIKI IDE UNTUK MENGAJARKAN AJARANNYA KE SELURUH
    DUNIA DAN (Yesus) SUDAH PASTI BUKAN PENDIRI LEMBAGA INI (agama Kristen).
    (Ayat ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus”

    Lagi pula meskipun SEANDAINYA (;hanya pengandaian, karena sudah terbukti ini
    ayat palsu) ayat tersebut benar diucapkan Yesus, belum dapat dianggap
    sebagai rumusan Trinitas, sebab ayat ini hanya menyebut tiga oknum, dan
    tidak pernah mengatakan bahwa yang tiga tersebut adalah satu.

    Yang tidak palsu adalah ayat-ayat berikut ini, bahwa Yesus sama sekali tidak
    memiliki kuasa baik di dunia maupun di akhirat, dan hanya Allah lah yang
    memiliki kuasa:

    [Yohanes 4:6] Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh
    perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul
    dua belas.

    [Yohanes 5:30] Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku
    menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab
    Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus
    Aku.

    [Yohanes 7:1] Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak
    mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk
    membunuh-Nya

    [Yohanes 12:27] Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan?
    Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang
    ke dalam saat ini.

    [Markus 6:5] Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali
    menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.

    [Lukas 23:8] Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah
    lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula
    ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda.
    [23:9] Ia mengajukan banyak pertanyaan kepada Yesus, tetapi Yesus tidak
    memberi jawaban apapun.

    [II Korintus 13:4] Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena
    kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di
    dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena
    kuasa Allah.

    Kalau memang Yesus berkuasa di sorga dan bumi, maka dalam pertarungan bebas
    melawan prajurit romawi di bukit golgotta itu, Yesus akan menang, tidak
    kalah seperti yang kita ketahui dalam kepercayaan Kristen. Dan kemudian
    prajurit Romawi itu akan digantung di tiang salib, dan setelah itu Yesus
    juga akan mengampuni dosa umat Kristen! (^_^)

    =================
    3. Markus 16:9-20
    =================

    [Markus 16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia,
    beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
    [16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang
    tidak percaya akan dihukum.

    Lagi-lagi ayat yang satu ini, yaitu Markus 16:15-16 adalah AYAT PALSU.

    Jadi menurut mereka Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil untuk
    seluruh makhluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat
    Palsu. Kitab Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8:

    [Markus 16:8] Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab
    gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada
    siapapun juga karena takut.
    Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan
    teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-muridNya
    memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan
    tentang keselamatan yang kekal itu.

    Ayat Markus 16:8 diatas inilah yang sebetulnya merupakan ayat penutup dari
    Markus 16. Sedangkan ayat Markus 16:9-20 adalah palsu dan baru disusupkan
    oleh gereja kemudian. Berikut ayat-ayat PALSU tersebut:

    [Markus 16:9] Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu,
    Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus
    pernah mengusir tujuh setan.
    [16:10] Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu
    mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
    [16:11] Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat
    olehnya, mereka tidak percaya.
    [16:12] Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua
    orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
    [16:13] Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang
    lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
    [16:14] Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika
    mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati
    mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah
    melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
    [16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia,
    beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
    [16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang
    tidak percaya akan dihukum.
    [16:17] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan
    mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa
    yang baru bagi mereka,
    [16:18] mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut,
    mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas
    orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
    [16:19] Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah
    Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
    [16:20] Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan
    turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang
    menyertainya.

    – Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterrbitkan Lembaga Biblika Indonesia
    yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya
    berbunyi:

    “Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah.
    Nampaknya baru dalam abad ke-2 masuk ditambahkan dalam injil Markus. Bagian
    akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang
    termasuk kitab suci, TETAPI AGAKNYA TIDAK TERMASUK INJIL MARKUS YANG ASLI”.

    – Pada The Christian Counselor’s New Testaament, Markus 16 berakhir pada
    pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki:

    “These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is
    found in same”.

    “Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih
    pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8) bisa ditemukan pada
    beberapa versi lainnya.

    – Pada The Holy Bible New International Veersion pada catatan kaki ayat 8
    berbunyi :

    “The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20″.

    “DUA MANUSKRIP PALING TUA TIDAK MEMILIKI MARKUS 16:9-20″.

    – “Serious doubts exists as to whetheer these verses belong to the Gospel of
    Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain
    peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike
    the rest of Mark. HIS GOSPEL PROBABLY ENDED AT 16:8, OR ITS ORIGINAL ENDING
    HAS BEEN LOST. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)”

    – Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Daviees, “Injil Matius 28:19 (28:19
    Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
    dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,) dan Injil Markus 16:9-19 ADALAH
    SISIPAN. Bacalah bukunya.” (Hashem, “Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J.
    Verkuyl,” terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).

    Jadi perintah Yesus untuk memberitakan injil kepada seluruh makluk adalah
    ayat Palsu yang sengaja disisipkan oleh tangan-tangan jahil. Jadi dengan ini
    yang benar adalah Yesus hanya untuk bani Israel saja seperti yang Yesus
    katakan dengan tegas di Matius 10:5-6:

    [Matius 10:5] Kedua belasmurid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada
    mereka, “JANGANLAH KAMU MENYIMPANG KE JALAN BANGSA LAIN atau masuk ke dalam
    kota orang Samaria,
    [10:6] melainkan PERGILAH KEPADA DOMBA-DOMBA YANG HILANG DARI UMAT ISRAEL.

    Dan Matius 15:24-26:

    [Matius 15:24] Jawab Yesus: “AKU DIUTUS HANYA KEPADA DOMBA-DOMBA YANG HILANG
    DARI UMAT ISRAEL.”
    [15:25] Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata:
    “Tuhan, tolonglah aku.”
    [15:26] Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan
    bagi anak-anak dan melemparkannya kepada ANJING.”

    Itulah ayat yang asli dan tidak palsu.

  171. Ketika Tuhan menciptakan Adam tanpa Ibu, agama Islam mengamini, benar adanya sesuai dengan Al Quran, tetapi ketika Yesus diciptakan Tuhan tanpa Ayah – melalui wahyu , orang Islam kebakaran jenggot, Bro, Yesus lahir itu untuk menggenapi firman Allah. Seharusnya Orng islam juga meng amiiininya. Jngan memusuhi orang Nasrani melolooh.

  172. Saudara Sain’s

    no.252

    Saudara Iqbal, sdr. keliru besar kalau semua ini sudah clear,
    apanya yg clear. Masak AMAL kita di akhirat nanti dihitung oleh ISA ALMASIH… ? Ketahuilah AMAL kita masing-masing yg akan menolong kita di Akhirat nanti, bukan siapa-siapa akan tetapi apa-apa yg kita kerjakan didunia ini AMAL baik, AMAL Buruk dituai nanti di akhirat.

    Alkitag Injil mengatakan: Keselamatan yang kita peroleh bukan krn hasil perbuatan baik kita melainkan karena “KASIH KARUNIA ALLAH ” yang diberikan melalui Yesus Kristus secara cuma-cuma.

    td saya baca tulisan anda diatas mengenai amal dan perbuatan saja saya sdh dapat menilai bahwa anda orang yang dianggap ” sombong ” dimata Allah. kenapa saya bilang demikian, karena amal anda telah menyogok sorga, artinya anda dpt berpikir bahwa anda dapat menyogok Allah agar mendapatkan sorga dengan menyogok amal dan perbuatan , bukankah demikian saudaraku sains.

    ketahuilah bahwa seluruh yang kita miliki adalah milik Allah, segala ternak kita, kebun kita, usaha kita, dllll semua itu Allah percayakan kpd kita utk kita lestarikan bagi bumi ini supaya kita dapat memeliharanya sampai akhir zaman. itu adalah sdh tugas kita dari jaman adam dan hawa diperintahkan lalu turun temurun supaya kita bisa menyambung hidup. sbb kita ini sdh dikutuk akibat dosa adam hawa maka Allah mengutuk adam dengan susah payah engkau akan mncari nafkahmu dari hasil tanah.

    jadi ngapain susah payah kesorga dengan amal baik, kalau lho kaya bila miskin heheheheheheeee. bukan itu yang Tuhan mau buuuuug, Tuhan mau hatimu berikan kpd Nya, bukan hanya hati tp tubuh,jiwa rohmu serta waktumu kau serahkan bagiNya.ameeeeen dahhhh

    SELAMAT NATAL BAGI Bpk LL GULO DAN ANAK-ANAK TUHAN YG LAINNYA DIATAS. TUHAN YESUS BUKAN DATANG SEBAGAI BAYI LAGI MELAINKAN IA AKAN DATANG KEMBALI SEBAGAI RAJA diatas segala Raja, Tuhan diatas segala Tuhan, Allah diatas segala allah, dan Hakim diatas segala hakim.

    Saudara2ku pesan natal untuk tahun ini adalah” IMMANUEL, Allah beserta kita sampai Ia datang kembali kedua kaliNya dan Allah akan melawat Indonesia dengan KemuliaanNya serta penuaian jiwa beribu-ribu laksa, tahun ini adalah tahun bagi kita orang percaya kpd Yesus sebagai tahun pemulihan, kelimpahan tahun pelipat gandaan, dan tahun mata Tuhan semakin tertuju kpd kita dan tahun Tuhan semakin mengajar dan menuntun kita kpdNya amiiiiiiiinnnn!!!!

  173. bila nabi muhammad adalah nabi terakhir yang dipilih oleh Allah untuk menyempurnakan kitab2 sebelumnya. apakah anda tidak berpikir bahwa Allah kita anggap bodoh, sedangkan nabi yang kita anggap sempurna itu hidupnya saja tidak sempurna bahkan ia berkata ,” aku tidak dapat menyelamatkan diriku, dosanya banyak, tidak tahu kepastian hidupnya setelah kematian bahkan memohon didoakan dan lebih lagi ia mengatakan ia tdk dpt menyelamatkan diri dari alam maut dan aku tidak dapat menyelamatkaqn dirimu dari alam maut. ayah dan ibukupun saat ini berada dineraka dan aku tdk dpt menyelamatkan mrk dari alam maut.

    jadi intinya bagaimana muhammad dapat menyempurnakan Kitab sebelumnya sedangkan Muhammad sendiri tidak ada kesempurnaan sedikitpun dimata Allah

    Ingat bukan orang yang menyebut nyebut Allah itu Yang Maha Esa yang diselamatkan melainkan orang yang melakukan kehendak Allah serta orang yang percaya bahwa Allah Yang Maha Esa dan yang dipercayakan oleh Allahlah yang diselamatkan.

    jadi kamu harus tahu, apakah kamu menyebut nama Allah yang maha Esa itu sdh menjadi orang yang dipercayakanNya juga/tidak, saya rasa bila nabumu saja tidak dipercayakan apalagi umatnya.

    MOHON MAAF BILA AGAK KERAS, AKAN TTP SAYA BERBICARA APA ADANYA DALAM KENYATAAN KITABMU.

    GBUGBUGBU JBUJBUJBUJBUJBUJBUJBUJBUJBU GBUGBUGBUGBU