
Liputan Redaksi:
Acara Deklarasi Pilar Nias Barat, ternyata sukses dan menggembirakan.
Keceriaan itu saya lihat di wajah para Panitia dan Ketua Umum sdr. Ir. Mustika Ranto Gulo, mengapa? Karena dua hari terakhir ini merupakan hari-hari yang sangat berat yang mereka dilalui oleh seluruh Panitia. Penanggung jawab acara adalah Ir. Abisaloni Gulo. MM, Pdt. Haeli Hia STh, MA, Otenieli Hia, Meiatasi Dolai, Agustinus Enoni Gulo, STh, Pariaman Daeli, Ebenezer Hia dan Leopole Hia. Dalam doa persiapan kemarin Jumat 25 Mei 2006, semua panitia bersatu-hati memohon dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan agar acara ini sukses dan dihindari dari hal-hal yang tidak baik. Kebersamaan ini begitu indah dan sangat dirasakan betapa dalamnya arti sebuah solidaritas dalam berorganisasi. Akhirnya Panitia boleh bersyukur dan berbangga atas semua yang didoakan dan dicita-citakan terwujud dan hari ini menjadi kenyataan, ada pernyertaan Tuhan.Acara dihadiri oleh:
- Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal, diwakili Oleh Sekjen Bapak Rahmat Tatang B.
- Tokoh-tokoh Nias : (Letkol) Drs. Fa’ano Daeli, M.Sinufa Zebua, SH, Drs. M.J. Daeli, MA, Kasaro Daeli, Fadaosi Waruwu, SH, Pdt. Orwel Swastika Gulo, Mth., Torowa Daeli SH, MH., Drs. S. Laoli, Ir. Ichtiar Ndruru, Ir. Sudirman Halawa, SH (
Medan), Ir. Firman Nefos, Mkeh dan lain-lain sebagainya. - Vocal Group STT Setia
- Gloria Group Band
- Fotu Singers
- Tari Hiwo, oleh Ama Albert Daeli
- dan masih banyak lagi yang lain.
Gedung Landmark Tower A Lantai 22 ini, adalah sebagai tempat kebaktian Gereja Diaspora, sangat mewah dan memenuhi syarat untuk acara yang berkelas national dengan kapasitas 800 kursi. Panitia terlihat mulai gelisah pada saat hadirin semakin membludak dan terpaksa memanfaatkan kursi di sisi lain ruangan tersebut.Acara dipandu oleh Pdt. Haeli Hia STh.MA, yang dimulai dengan Nyanyian Rohani dan diiringi dengan Full Band. Tanpa diduga, setelah nyanyian tersebut, langsung saja Sekjen Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal dipanggil untuk membaca Pidato Bapak Menteri tersebut. Bapak Rahmat Tatang B, berpidato 20 menit, dan selanjutnya disambut dengan Firman Tuhan (khotbah) yang disampaikan oleh Pdt. Orwel Swastika Gulo, MTh. Acara mengalir begitu indahnya apalagi ketika acara Sikola Wanuno Orudua dipimpin Ama Velo, kemudian tari Hiwo yang dipimpin oleh Ama Albert dengan membawa Bendera Merah Putih dan sembilan bendera Pilar Nias Barat yaitu PILAR Sirombu, Pilar Mandrehe, Pilar Mandrehe Utara, Pilar Ulu Moro’o, Pilar Lahomi, Pilar Mandrehe Barat, Pilar Moro,o, Pilar Lolofitu Moi dan Pilar Hinako. Lagu Indonesia Raya, berkumandang dan hening cipta oleh Kasaro Daeli, kemudian ORASI BERSATULAH NIAS BARAT oleh Bapak Ama Surya Daeli (Letkol Purn. Drs. Faano Daeli). Begitu hening dan berhikmat, sebab kata-kata orang tua sesepuh masyarakat Nias ini sangat baik dan berfaedah. Beliau menyampaikan agar Nias kelak menjadi Propinsi Kepulauan Nias, ini impian kita bersama. Kemudian Pembacaan Hasil Musyawarah Akbar Pilar Nias Barat pada tanggal 5 Mei 2007 lalu, oleh Ebenezer Hia (Direktur Eksekutif LP2N). Selanjutnya para Pimpinan Rapat dipanggil kedepan dan kemudian disusul oleh pengurus dan para Pengawas dan Para Penasihat. SK DEKLARASI diserahkan oleh M Sinufa Zebua, SH kepada Ketua Umum dan disusul penyerahan BENDERA PATAKA oleh Bapak Ama Surya Daeli kepada Ir. Mustika Ranto Gulo sebagai Ketua Umum. Pesan-pesan para penasihat disampaikan sambil bersalam-salaman. Kemudian Orasi “Overview Nias 2007 dan Pasca BRR 2009″ oleh Drs. S Laoli selaku Ketua Umum HIMNI yang menyatakan bahwa “Program Pembangunan di Nias tidak menyentuh esensi rehabilitasi yang diharapkan oleh masyarakat Nias saat ini, sangat disayangkan”. Pada kesempatan tersebut KETUA UMUM menyampaikan PIDATO PERDANA yang berapi-api dengan menyampaikan visi misi dan tujuan / platform organisasi. menguraikan agenda yang harus dicapai dimasa yang akan datang dalam jangka pendek dan jangka panjang. Disusul oleh acara pemgumpulan dana diselingi oleh lagu-lagu dari artis Nias.Selanjutnya Pembacaan pesan-pesan “sambutan’ Bapak Fauzi Bowo (calon Gubernur DKI Jakarta) oleh Bapak Kasaro Daeli dengan harapan agar Masyarakat Nias di DKI
jakarta menggunakan Hak Pilihnya dalam PILKADA DKI yang akan datang. Sambutan selanjutnya oleh Ir. Sudirman Halawa, SH selaku sekretaris BPP Kanisbar Sumatera Utara yang sengaja datang dari kota
Medan untuk menghadiri acara deklarasi Nias Barat hari ini. Dalam pidatonya menyampaikan agar PILAR NIAS BARAT menjadi induk organisasi Nias Barat termasuk Panitia BPP Kanisbar baik yang ada di Gunung sitoli, Medan dan
Jakarta. Dengan alasan bahwa PILAR NIAS BARAT berada di Pusat ibu kota RI, Visi dan Misi yang jelas untuk memperjuangkan Nias Barat menjadi Kabupaten, dan alasan lainnya BPP KANISBAR hanya bersifat sementara tidak permanen. Dan terakhir sekali, Sambutan dari Sekjen HIMNI oleh Bapak Ir. I. Ndruru yang menyampaikan ucapan selamat kepada PILAR NIAS BARAT dengan harapan agar menjadi pendamping HIMNI kedepan memperjuangkan kepentingan masyarakat Nias pada umumnya dan Nias Barat pada khususnya. Acara ditutup dengan doa oleh Bapak Drs. M.J Daeli, MA dan hadirin menuju ruang lainnya untuk menikmati makan malam bersama.
Selamat kepada Pengurus Pilar Nias Barat, semoga berhasil dalam mencapai cita-cita dan harapan kita bersama.
Redaksi http://niasbarat.wordpress.com