Bupati Nias berjanji menyiapkan Dana sebesar
Rp. 5 Milyar Untuk Pemekaran Nias Barat
Pada hari minggu tanggal 13 Mei 2007, di pertemuan Mayarakat Nias Barat di Jakarta yang di selenggarakan di aula Sekolah Tinggi Theologia (STT) Jakarta. Ama Klara Daeli (Drs. Marthin Luther Daeli, MSi) menyampaikan bahwa BUPATI BINAHATI BAEHA telah berjanji untuk menyiapkan dana pemekaran Nias Barat Rp. 5 Milyar. Peserta Rapat sempat kaget dan mepertanyakan kebenarannya, karena informasi ini baru disampaikan kepada masyarakat. Jika kabupaten Nias Utara dan Kota Gunungsitoli diikutsertakan maka akan bisa menghabiskan dana 15 milyar, dari mana kita dapat uang sebanyak itu? Drs. Marthin Luther Daeli, MSi menjelaskannya: itu bukan biaya pemekaran tapi modal awal dari Kabupaten Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli untuk menjalankan pemerintahannya nanti kalau sudah sah dimekarkan. Uang yang 5 milyar ini merupakan komitmen Pak Bupati yang akan diambil dari APBD Nias sebagai Kabupaten Induk yang akan diberikan kepada 3 daerah pemekaran ini nantinya.
“Jika inforamsi ini benar, maka masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Tingkat II Nias, berkomitmen membangun Nias Barat. Namun informasi ini perlu ditelusuri kebenarannya, termasuk anggarannnya, apakah sudah disetuji oleh DPRD tingkat II Nias atau belum? Dan untuk apa saja dana itu?” kata Bapak Ama Valen Zebua (Sinufa Zebua, SH) dalam pertemuan tersebut.
Beberapa orang yang kami hubungi di Gunungsitoli, menyatakan belum tahu mengenai anggaran tersebut. Oleh karena itu, masyarakat meminta kepastian janji Bupati Nias tersebut apakah sudah dianggarkan dalam APBD atau belum. Jika, belum, maka informasi ini merupakan “isapan jempol saja” untuk menenangkan masyarakat yang mulai gerah terhadap konsipirasi yang ingin menggagalkan Kabupaten Nias Barat.
Harapan masyarakat agar para pengurus BPP KANISBAR tidak begitu saja percaya terhadap informasi yang mengambang tersebut. Bapak Ir. Abisaloni Gulo, MM menyarankan “Kita jangan terbius oleh informasi itu, kita ini bukan anak kecil yang diberi iming-iming 5 milyard dan kita disuruh diam, jika kita berteriak entar kita dituduh menggagalkan Nias Barat, masih banyak pekerjaan lain”.
Sebaiknya kebenaran informasi tersebut dapat disampaikan pada Deklarasi PILAR NIAS BARAT tanggal 26 Mei 2007 Sabtu depan, dimana masyarkat Nias Barat di Jakarta bertemu dan berkumpul. Apakah Panitia mengundang sdr . Binahati Baeha selaku Bupati Nias. Semoga !
Redaksi (Phone 021 68861905)