Nias Barat Siapa Yang Punya ?

I LOVE YOU NIAS

  • Top Posts

  • KITA ADALAH HAMBA KEBENARAN

    Jadilah hamba kebenaran,Hamba tidak memiliki hak untuk membenarkan diri, Hamba tidak memiliki apa-apa di dunia ini, Hamba bukan ahli waris, Hamba pasti tidak memiliki harta yang melebihi kekayaan Tuannya. Hamba Kebenaran tidak melawan kebenaran, Hamba kebenaran pasti dihina dan dicaci karena berjuang demi kebenaran, Seorang Hamba lebih rendah dari tamu-tamu Tuannya, Hamba kebenaran adalah HAMBA TUHAN, Hamba tidak berkuasa atas dirinya, dan Hamba Kebenaran Tidak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Salam, Mustika Ranto Gulo. Pemerhati Nias Barat
  • BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA

    Baca Buku "BERKOMUNIKASI DENGAN KUASA" oleh Charles H. Craft. Kami referensikan buku ini karena mampu memberi inspirasi yang sangat nyata dalam berkomunikasi. Buku ini sangat berguna sebagai buku pedoman bagi para KOMUNIKATOR KRISTEN yang menerapkan metode Komunikator ala Tehologi Kristen. Saya yakin buku ini mampu bekuasa untuk mengantar anda kepada level kehidupan baru dalam rangka bagaimana anda berkomunikasi dengan baik.
  • PILAR NIAS BARAT

    SEJARAH PILAR NIAS BARAT Pada tanggal 5 Mei 2007, Segenap Masyarakat Nias asal Nias Barat berkumpul di Aula DPP Partai Golkar DKI Jakarta di Jalan Penggasaan Barat No 24 Jakarta Pusat dan menyatakan dengan tekad bulat untk mendirikan organisasi bernama "PILAR NIAS BARAT". Pada saat itu melakukan pemilihan pengurus DPP Pusat dengan hasil yang sangat demokratis adalah Ketua Umum Ir. Mustika Ranto Gulo, Sekretaris Umum Meiatasi Dolai, Bendahara Umum Otenieli Hia. Dalam Rapat tersebut diputuskan bahwa target 6 bulan pertama kerja Pengurus DPP dengan harapan dapat mencapai hasil adalah: 1. AD/ART dan Pengurusan Legalitas sebagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) 2. Membuka DPW dan DPC diseluruh Indonesia dan mengutamakan Wilayah Nias dan Sumatera Utara dan Jawa. 3. Melaksanakan Deklarasi Pilar Nias Barat (telah dilaksanakan tgl 26 Mei 2007) di Gedung Landmark Lantai 22 Tower A Jalan Sudirman No.1 Jakarta Pusat. 4. Melakukan kunjungan dan dengar pendapat kepada semua instansi pemerintah yang terkait dengan PEMEKARAN DAERAH. (5) Melakukan event SEMINAR tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam menyikapi Pra Pemekaran Nias Barat. 6. Mengajukan Permohonan ke BI dan Bank Swasta agar membuka kantor bank cabang pembantu di Kecamatan Lolofitu Moi, Kecamatan Mandrehe dan Kecamatan Sirombu sebagai kantong-kantong ekonomi rakyat. 7. Mempersiapkan MUNAS pada awal tahun 2008 di Jakarta untuk meletakkan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi Pilar Nias Barat. Berbagai program lainnya yang akan dikonsolidasikan terus kepada komponen masyarakat Nias di Jakarta termasuk kepada PANITIA BPP KANISBAR di Nias, SUMUT dan Jakarta. "SALAM SUKSES PILAR NIAS BARAT"
  • Kertas Putih Yang Tercoret Tanpa Arti

    Hidup ini bagaikan lembaran kertas putih yang polos dan tak beracat cela. Hari-hari kita satu menit ke depan sungguh tak terduga. Tidak ada seorangpun yang sanggup memahami masa depan sekalipun dia seorang peramal ulung. Kertas putih itu kita isi dengan sebuah lukisan yang sangat indah yaitu lukisan tentang kehidupan. Ada yang melukisnya dengan warna yang sederhana, bahkan ada yang menuangkan ribuan warna-warni, ada yang membiarkannya tanpa cretan apapun, banyak yang berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa dalam hidupnya. Ada juga orang yang hanya menunggu uluran tangan sang pelukis lain, dia berharap agar orang lain yang menorehkan warna kehidupan dalam hidupnya, sangat tragis. Mengapa bukan kita sendiri yang menorehkan lukisan itu ? Bukakah kita berhak berbuat apa saja dalam hidup kita ? Apakah itu baik atau jahat, keputusan ada dalam tangan anda. Saran saya, jangan biarkan ada tangan lain yang memberi warna dalam hidup anda. Dan berikanlah yang terbaik dalam lukisan itu, yaitu kebajikan dan kemurahan, suka cita, kasih dan sebagainya yang dipandang baik dan mulia. Jagalah, kwalitas tinta dan tatalah warna-warninya yang bisa dipandang manis dan lemah lembut. Sungguh hari esok ada, dan semuanya terserah anda bagaimana melukisnya dengan indah. Kertas Putih yang tercoret tanpa arti, membuktikan bahwa kita tak berarti pula, kita telah menyia-nyiakan waktu begitu saja berlalu. Hari ini, telah kulukiskan dalam hidupku sesuatu yang baik dan mulia, aku akan buktikan. Amin. Ir. Mustika Ranto Gulo
  • MULAI DARI DIRI SENDIRI

    Bangsa yang makmur berasal dari keluarga yang makmur dan keluarga yang makmur berasal dari setiap individu yang makmur. Individu yang makmur berasal dari produktifitas dan efesiensi yang maksimum. Jika kita menghasilkan yang baik tentu efek baliknya terhadap keluarga dan bangsa. Jadilah entrepreuner yang sejati untuk meningkatkan produktifitas dan efesiensi hidup yang baik. Saya selalu mengusulkan agar SDM Nias selalu berpikir dan belajar menjadi enterpreuner. Maaf, tidak betujuan merendahkan prinsip dan pola hidup aman yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Nias saat ini yaitu ramai-ramai menjadi "PEGAWAI NEGERI". Padahal sumber daya alam yang dapat diolah sangat menjanjikan di daerah kita, sedangkan gaji PNS belum diperbaiki oleh pemerintah, masih dibawah rata-rata Pendapatan perkapita Regional Asia. Akibatnya sangatlah fatal, karena biaya hidup besar, akhirnya terjerumus dalam Lingkaran Setan yaitu mencari peluang dan kesempatan lain. Misalnya menghemat anggaran dilingkungannya agar dapat dinikmti (dikorupsi). Faktor utama yang membuat bangsa ini semakin terpuruk adalah cara dan pola hidup seperti ini. Coba, jika kita memilih untuk menjadi enterpreuner, maka cara-cara diatas dapat diminimalis bahkan tidak akan terjadi. SAran, mulailah dari diri anda sendiri untuk memulihkan bangsa ini. Pulihkan dirimu sejak dini sehingga keluargapun dapat dipulihkan juga, yang pada akhirnya membawa dampak bagi kemakmuran Nias dan bangsa kita. Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo
  • Arship

  • Kategori Tulisan Adalah:

Arsip untuk Mei, 2007

PATRIOTISME NIAS BARAT

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 31 May 2007 00:47:41 +000047Kamis 4, 2007

BANGUNKAN PATRIOTISME NIAS BARAT

Team Redaksi

Suhu perjuangan masyarakat Nias Barat semakin menaik temperaturnya dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini. Dalam wawancara eksklusif kami dengan Bapak Torowa Daeli SH,MH, sebagai PUTRA DAERAH Nias Barat di Jakarta menyatakan bahwa “Siapapun berhak berjuang demi terwujudnya Kabupaten Nias Barat, apakah berjuang dengan cara sendiri-sendiri atau secara indvidu atau berjuang secara berkelompok atau berjuang dengan gaya parsial, itu syah-syah saja. Selama Goal Kita adalah tercapainya Kabupaten Nias Barat“.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 9 Komentar »

Kembangkan Nilai-Nilai Keluhuran

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpWed, 30 May 2007 09:37:15 +000037Rabu 4, 2007

KEMBANGKAN NILAI-NILAI KELURUHAN DALAM DIRI ANDA SEJAK DINI

cimg4554.jpg

Tulisan IR. ABISALONI GULO, MM

Nilai-nilai Keutamaan

  • Apa yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik?
  • Memberi nilai pujian yang baik kepada seseorang atau kelompok tertentu, tetapi disisi lain kita memberi cela kepada kelompok yang lain. Mengapa?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 47 Komentar »

Pesan Sekretaris Menteri Negara PPDT

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 28 May 2007 22:38:10 +000038Senin 4, 2007

Masyarakat Nias Harus Sejajar dengan Daerah Lain

Jakarta, (Analisa)

Setelah tertimpa musibah gempa bumi dan gelombang tsunami yang memporak-porandakan kepulauan Nias, Masyarakat Nias harus bangkit kembali dengan semangat yang tinggi untuk membangun kembali Nias agar sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Hal itu ditegaskan Sekretaris Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Rahmat Tatang B dalam sambutan deklarasi Pilar Perjuangan Nias Barat (P2NISBAR) di Jakarta, Sabtu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Berita Nias | 10 Komentar »

12 Kata Mutiara

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpMon, 28 May 2007 18:09:15 +000009Senin 4, 2007

PILAR NIAS BARAT

Kita sudah mengetahui & menyaksikan bersama bahwa pada hari Sabtu, 26 Mei 2007 Deklarasi Pilar Nias Barat telah dilaksanakan dengan baik dan sukses hanya karena Kuasa KasihNya yang besar terhadap umatNya khususnya asal Nias Barat didukung oleh Bapak Rahmat Tatang B, Bapak Fauzi Bowo (calon Gubernur DKI Jakarta) yang memberikan kepercayaan kepada Bp. Kasaro Daeli untuk mewakili, Bp. S. Halawa, Bp. Fa’a Daeli, Bp. Danieli Hia, Bp. S. Laoli, Bp. I. Ndruru dll.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | 6 Komentar »

Ribuan Masyarakat Nias berkumpul di Jakarta

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpMon, 28 May 2007 10:55:33 +000055Senin 4, 2007

Dekel Inginkan Duet Fauzi-Edy
Minggu 27 Mei 2007, Jam: 10:57:00
JAKARTA (Pos Kota) – Dukung-mendukung terhadap tokoh untuk maju dalam pilkada terus bergulir. Contohnya, Forum Komunikasi Dekel DKI, secara resmi ‘pasang badan’ mendukung Mayjen TNI (Purn) Edy Waluyo menjadi cawagub untuk mendampingi Cagub Fauzi Bowo.

Deklarasi dukungan Dekel DKI terhadap Edy untuk mendampingi Fauzi digelar Sabtu (26/5). Dalihnya, tokoh bersangkutan saat memimpin DPRD dianggap sukses, memiliki integritas tinggi, jujur, bersih, dan lainnya.

“Kami tidak ragu terhadap sosok Edy Waluyo yang pernah menjabat Ketua DPRD DKI itu. Orangnya familiar dan komitmen dalam membela wong cilik, dia pantas menjadi cawagub untuk mendampingi Fauzi,” tegas Moh Yusuf, Ketua Forum Komunikasi Dewan Kelurahan (Dekel) DKI.

Saat Edy belum muncul dalam bursa calon wakil gubernur (cawagub) yang menggelinding dalam wacana publik, pengakuan Yusuf, Forum Dekel tidak tertarik mendukung cawagub. “Tapi sekarang kami harus menyuarakan kalau Edy pantas menjadi cawagub,” sambungnya.

Sesuai dengan data jumlah dekel di Jakarta lebih dari tiga ribu orang. Keberadaan dekel di masyarakat tidak bisa dipungkiri sangat strategis, karena mereka ketokohannya jelas.

WARGA NIAS
Dengan menggelindingnya nama Edy, kini bursa wacana seputar cawagub untuk mendampingi Cagub Fauzi bertambah. Sebelumnya Mayjen TNI (Purn) Jasri Marin dan Mayjen TNI (Purn) Slamet Kirbiantoro disebut-sebut calon kuat mendampingi Fauzi yang biasa dipanggil Bang Foke.

Hanya saja perkembangan terakhir, kini muncul dua jenderal yang masih aktif satu di antaranya bakal dipilih untuk mendampingi Bang Foke yakni Mayjen TNI Tritamtomo atau Mayjen TNI Syamsul Maarif. Mereka konon bisa menjadi kuda hitam cawagub.

Sementara itu, ribuan masyarakat asal Pulau Nias yang berada di Jakarta mendeklarasikan kebulatan tekad untuk mensukseskan Pilkada Jakarta 2007. Selain itu mereka mendukung Fauzi sebagai gubernur mendatang.

Mustika Ranto Gulo, Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat Pilar Nias Barat, menegaskan warga asal pulau Nias siap mensukseskan pilkada. “Kami disini akan menyatukan satu persepsi agar warga Nias bersatu padu untuk memilih calon gubernur pilihan bersama,” katanya pada acara Deklarasi Pilar Nias di Gedung Landmark.

(sutiyono)

Ditulis dalam Berita Nias | 10 Komentar »

ACARA DEKLARASI, SUKSES!

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpSun, 27 May 2007 00:50:47 +000050Minggu 4, 2007

Deklarasi Pilar Nias Barat 1

Liputan Redaksi:

Acara Deklarasi Pilar Nias Barat, ternyata sukses dan menggembirakan.

Keceriaan itu saya lihat di wajah para Panitia dan Ketua Umum sdr. Ir. Mustika Ranto Gulo, mengapa? Karena dua hari terakhir ini merupakan hari-hari yang sangat berat yang mereka dilalui oleh seluruh Panitia. Penanggung jawab acara adalah Ir. Abisaloni Gulo. MM, Pdt. Haeli Hia STh, MA, Otenieli Hia, Meiatasi Dolai, Agustinus Enoni Gulo, STh, Pariaman Daeli, Ebenezer Hia dan Leopole Hia. Dalam doa persiapan kemarin Jumat 25 Mei 2006, semua panitia bersatu-hati memohon dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan agar acara ini sukses dan dihindari dari hal-hal yang tidak baik. Kebersamaan ini begitu indah dan sangat dirasakan betapa dalamnya  arti sebuah solidaritas dalam berorganisasi. Akhirnya Panitia boleh bersyukur dan berbangga atas semua yang didoakan dan dicita-citakan terwujud dan hari ini menjadi kenyataan, ada pernyertaan Tuhan.Acara dihadiri oleh:

  1. Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal, diwakili Oleh Sekjen Bapak Rahmat Tatang B.
  2. Tokoh-tokoh Nias : (Letkol) Drs. Fa’ano Daeli, M.Sinufa Zebua, SH, Drs. M.J. Daeli, MA, Kasaro Daeli, Fadaosi Waruwu, SH, Pdt. Orwel Swastika Gulo, Mth., Torowa Daeli SH, MH., Drs. S. Laoli, Ir. Ichtiar Ndruru, Ir. Sudirman Halawa, SH (
    Medan), Ir. Firman Nefos, Mkeh dan lain-lain sebagainya.
  3. Vocal Group STT Setia
  4. Gloria Group Band
  5. Fotu Singers
  6. Tari Hiwo, oleh Ama Albert Daeli
  7. dan masih banyak lagi yang lain.

Gedung Landmark Tower A Lantai 22 ini, adalah sebagai tempat kebaktian Gereja Diaspora, sangat mewah dan memenuhi syarat untuk acara yang berkelas national dengan kapasitas 800 kursi. Panitia terlihat mulai gelisah pada saat hadirin semakin membludak dan terpaksa memanfaatkan kursi di sisi lain ruangan tersebut.Acara dipandu oleh Pdt. Haeli Hia STh.MA, yang dimulai dengan Nyanyian Rohani dan diiringi dengan Full Band. Tanpa diduga, setelah nyanyian tersebut, langsung saja Sekjen Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal dipanggil untuk membaca Pidato Bapak Menteri tersebut. Bapak Rahmat Tatang B, berpidato 20 menit, dan selanjutnya disambut dengan Firman Tuhan (khotbah) yang disampaikan oleh Pdt. Orwel Swastika Gulo, MTh. Acara mengalir begitu indahnya apalagi ketika acara Sikola Wanuno Orudua dipimpin Ama Velo, kemudian tari Hiwo yang dipimpin oleh Ama Albert dengan membawa Bendera Merah Putih dan sembilan bendera Pilar Nias Barat yaitu PILAR Sirombu, Pilar Mandrehe, Pilar Mandrehe Utara, Pilar Ulu Moro’o, Pilar Lahomi, Pilar Mandrehe Barat, Pilar Moro,o, Pilar Lolofitu Moi dan Pilar Hinako. Lagu Indonesia Raya, berkumandang dan hening cipta oleh Kasaro Daeli, kemudian ORASI BERSATULAH NIAS BARAT oleh Bapak Ama Surya Daeli (Letkol Purn. Drs. Faano Daeli). Begitu hening dan berhikmat, sebab kata-kata orang tua sesepuh masyarakat Nias ini sangat baik dan berfaedah. Beliau menyampaikan agar Nias kelak menjadi Propinsi Kepulauan Nias, ini impian kita bersama. Kemudian Pembacaan Hasil Musyawarah Akbar Pilar Nias Barat pada tanggal 5 Mei 2007 lalu, oleh Ebenezer Hia (Direktur Eksekutif LP2N). Selanjutnya para Pimpinan Rapat dipanggil kedepan dan kemudian disusul oleh pengurus dan para Pengawas dan Para Penasihat. SK DEKLARASI diserahkan oleh M Sinufa Zebua, SH kepada Ketua Umum dan disusul penyerahan BENDERA PATAKA oleh Bapak Ama Surya Daeli kepada Ir. Mustika Ranto Gulo sebagai Ketua Umum. Pesan-pesan para penasihat disampaikan sambil bersalam-salaman. Kemudian Orasi “Overview Nias 2007 dan Pasca BRR 2009″ oleh Drs. S Laoli selaku Ketua Umum HIMNI yang menyatakan bahwa “Program Pembangunan di Nias tidak menyentuh esensi rehabilitasi yang diharapkan oleh masyarakat Nias saat ini, sangat disayangkan”. Pada kesempatan tersebut KETUA UMUM menyampaikan PIDATO PERDANA yang berapi-api dengan menyampaikan visi misi dan tujuan / platform organisasi. menguraikan agenda yang harus dicapai dimasa yang akan datang dalam jangka pendek dan jangka panjang. Disusul oleh acara pemgumpulan dana diselingi oleh lagu-lagu dari artis Nias.Selanjutnya Pembacaan pesan-pesan “sambutan’ Bapak Fauzi Bowo (calon Gubernur DKI Jakarta) oleh Bapak Kasaro Daeli dengan harapan agar Masyarakat Nias di DKI
jakarta menggunakan Hak Pilihnya dalam PILKADA DKI yang akan datang.
Sambutan selanjutnya oleh Ir. Sudirman Halawa, SH selaku sekretaris BPP Kanisbar Sumatera Utara yang sengaja datang dari kota
Medan untuk menghadiri acara deklarasi Nias Barat hari ini. Dalam pidatonya menyampaikan agar PILAR NIAS BARAT menjadi induk organisasi Nias Barat termasuk Panitia BPP Kanisbar baik yang ada di Gunung sitoli, Medan dan
Jakarta. Dengan alasan bahwa PILAR NIAS BARAT berada di Pusat ibu kota RI, Visi dan Misi yang jelas untuk memperjuangkan Nias Barat menjadi Kabupaten, dan alasan lainnya BPP KANISBAR hanya bersifat sementara tidak permanen.
Dan terakhir sekali, Sambutan dari Sekjen HIMNI oleh Bapak Ir. I. Ndruru yang menyampaikan ucapan selamat kepada PILAR NIAS BARAT dengan harapan agar menjadi pendamping HIMNI kedepan memperjuangkan kepentingan masyarakat Nias pada umumnya dan Nias Barat pada khususnya. Acara ditutup dengan doa oleh Bapak Drs. M.J Daeli, MA dan hadirin menuju ruang lainnya untuk menikmati makan malam bersama.

Selamat kepada Pengurus Pilar Nias Barat, semoga berhasil dalam mencapai cita-cita dan harapan kita bersama.

Redaksi http://niasbarat.wordpress.com

 

Ditulis dalam Artikel | 21 Komentar »

Hadapi Isu Dengan Kepala Dingin

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSat, 26 May 2007 22:50:38 +000050Sabtu 4, 2007

Kepada : Para Netter Yth.
Web ini adalah untuk kepentingan bersama sebagai sarana untuk bisa berkomunikasi, menyampaikan buah pikiran, curhat demi kemajuan Nias pada umumnya dan khususnya Nias Barat tercinta.
Hujatan, caci maki, fitnah dsb, bukan tujuan kita bersama. Kita harus pakai logika bahwa hujatan, dsb bukan cara untuk maju tetapi malah menghancurkan reputasi, citra, diri kita sendiri, keluarga, teman dst bahkan akan berimbas pada tatanan hidup bermasyarat, umumnya Nias, khususnya Nisbar.
Marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk mempergunakan Web ini sebaik-baiknya, mulai dalam hal memberi komentar yang, padat, berisi, bertanggung jawab dan bermanfaat luas. Inisial diri kita harus yang benar, bila perlu dibawah komentar anda tulis alamat dan no. telp. Misal nama Iraono khoda/.. kenapa bukan namanya langsung, dsb. Memang hal ini tidak diwajibkan untuk memberitahu nama asli tetapi marilah kita bicara dalam hati nurani kita masing-masing dan berkata “APAKAH BENAR DAN WAJAR HAL INI SAYA LAKUKAN?”…..Semua pendapat/komentar tetap dihargai di web ini, buktinya komentar hujat menguhujat, caci maki dsb bisa masuk dan diterima. Apalagi komentar yang tujuannya baik dan membangun, kata pa Moderator, PUJI TUHAN……, orang nias banyak juga yang berpikiran baik dan ingin membagi sesuatu untuk kepentingan kita bersama. PUJI TUHAN …GBU…
Di NIC kemarin, saya telah menyampaikan himbauan saya kepada segenap masyarakat nias barat khususnya PILAR NIAS BARAT yang akan dideklarasikan pada tanggal 26/5/07 mendatang, bahwa. Segala usaha-usaha pihak lain dengan tujuan untuk menggagalkan PILAR NIAS BARAT, hadapilah dengan kepala dingin, kalau bisa tidak usah di tanggapi. Oya Wehede…..Oya Golalowa. Saya harus akui bahwa keberpihakan masyarakat Nias Barat pada PILAR NIAS BARAT pantas saya acungkan jempol, tetapi dalam keadaan seperti ini jangan LENGAH, jangan CEPAT PUAS, justru dalam keadaan seperti ini kita dituntut untuk berbuat lebih dan lebih lagi, dan dapat membuktikan bahwa PILAR NIAS BARAT ADALAH BENAR-BENAR “PILAR”, sehingga Pilar Nias Barat sekarang dan dimasa yang akan datang, dapat melaksanakan Visi/Misi dengan lancar dan tidak minyimpang dari TUJUAN AWAL. Dengan kerendahan hati saya menyampaikan, JADIKANLAH PILAR NIAS INI MENJADI AIR diwaktu Panas,API UNGGUN diwaktu Dingin dan LILIN diwaktu Gelap serta dapat dipercaya oleh segenap masyarakat Nias Barat sebagai lembaga pengawal, pengawas dalam hal apapun untuk kemajuan Nias Barat.
Terimakasih,
Firman Hia
A.Gaby

Ditulis dalam Bahasa Nias | 5 Komentar »

Semakin Dihambat, Semakin Merambat

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 25 May 2007 21:13:06 +000013Jumat 4, 2007

MENGAPA PILAR NIAS BARAT SEMAKIN BERJAYA ?

Solidaritas masyarakat akar rumput Nias Barat semakin merambat, mengapa ? Karena mereka dihambat oleh oknum intelektual yang sengaja menggagalkan Kabupaten Nias Barat. Siapa oknum intelektual tersebut? Mereka adalah orang-orang yang menghalalkan segala cara, suka mencari muka dan menjilat penguasa demi tercapainya keinginan hati mereka. Mereka pikir kelicikan mereka untuk mengelabui data dan  bermain mata dengan trik-trik kotor adalah solusi. Mulai saat ini oknum intelektual tersebut tidak bisa lagi mengatas namakan dirinya sebagai wakil masyarakat Nias Barat. Bayangkan saja kalau nama-nama mereka menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat, bahkan sebagian nama mereka sudah terbit di harian lokal dan nasional yang dindikasikan sebagai koruptor (terlibat KKN). Oknum-oknum yang menggagalkan rencana kabupaten Nias Barat tersebut adalah orang-orang yang paranoid, rela berbohong, memainkan sandiwara, seakan-akan mereka sudah berhasil. Rencana mereka menipu dan memalsukan documen  disampaikan di depan umum, bahkan trik untuk menghianati sesamanya di sampaikan begitu lugas tanpa malu. Wah, Bangsa Indonesia ini bakal hancur oleh perilaku orang-orang ini, bukan bangsa lain yang menjajah kita. Tetapi bangsa dan diri kita sendiri, telah mewariskan budaya korup dan licik dalam menghalalkan segala cara. Orang lain membantu kita dengan memberi bantuan 198 juta pada tiga kegiatan sosial untuk bencana di Nias. Tetapi kita sendiri merusaknya dengan menahan bantuan tersebut selama dua tahun lamanya serta memutahirkan data Kelayakan Nias Barat dengan mengubah data tertentu supaya memenuhi syarat. Mengubah dengan tujuan baik, tak masalah tetapi mengubah dengan tujuan berbohong, itu tidak etis, datanya menjadi tidak benar dan palsu. Sehingga hasil kerja mereka sudah cacat dan ternoda, cepat atau lambat kelak akan menjadi duri dalam daging anak cucu kita, dalam meluruskan sejarah perjuangan Nias Barat. Pasti sulit dipertanggung jawabkan. Akhirnya berakibat fatal, Nias Barat berdiri karena datanya bohong. Oknum inteletual ini merasa dirinya lelah dan menyatakan bahwa sudah berjuang mati-matian tetapi dihadang oleh kebenaran dan keluhuran dan keadilan dan kerelaan, dan kejujuran. Jangan berpikir bahwa Nias Barat didirikan oleh sebuah konspirasi tingkat tinggi dengan melakukan deal-deal kotor,  demi memuaskan hawa nafsu kaum paranoid.

PILAR NIAS BARAT, mulai bekerja setelah deklarasi  hari ini, sabtu tanggal 26 Mei 2007 dengan agenda yang jelas. Jadi, organisai ini jangan dipandang sebelah mata, sebab LSM ini bekerja dengan bukti keluhuran dan kebenaran. ‘ini janji iman kami’, ! Dukungan masyarakat yang terlihat hari ini membuktikan bahwa PILAR NIAS BARAT  adalah solusi bagi kita semua. Ajakan semua orang tua agar semua elemen masyarakat bergandeng tangan dengan PILAR NIAS BARAT.

Semakin dihambat semakin merambat, hal ini terjadi karena berbagai metode yang digunakan oleh oknum tertentu untuk menggagalkan Deklarasi Nias Barat pada 26 Mei 2007 ini, dengan cara menulis  di e-media tertentu bahwa acara tersebut mencekam dan menakutkan. Kemudian menyebar SMS yang berbunyi “Jangan Menghadiri Acara Pilar Nias Barat”. Wah, upaya ini sangat kotor sekali, namun karena  Pertolongan TUHAN, PILAR NIAS BARAT tidak tergoyahkan sama sekali. Semakin dihadang, semakin berjaya semakin dihambat semakin merambat. Kesempatan ini tidak terjadi dua kali, dan bagi mereka yang sadar maka segera bergabunglah dengan aksi kebenaran.

Diskusi panjang dengan Bapak Ama Surya Daeli selaku tokoh Nias Barat yang sudah berjaya dan berjasa dimana perjuangan bangsa ini. Mengatakan bahwa “Keluhuran tidak bisa dibendung oleh siapapun”. Mudah-mudahan jeritan anak bangsa dari Nias Barat yang dikhianati oleh oknum pejuangnya semakin nyaring dan didengar oleh sang khalik. Doa kami didengar oleh Tuhan, dan diikabulkan.

Harapan kita semua, semoga tidak ada lagi pertengkaran dan perbedaan pendapat mengenai Pilar Nias Barat ini ke depan, karena arahnya sudah jelas.

Karena semakin dihambat, semakin merambat, semakin dibenci, semakin menawan di hati.

Saran:

SILU SOTÖRA SIMBÖLÖ AFASI, HA SOWÖHÖ ZILÖ MÖI BAZISÖCHI

Segera bergabung sekarang, sukses selalu!

Ditulis dalam Artikel | 16 Komentar »

Deklarasi Pilar Nias Barat, Ada Apa?

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpThu, 24 May 2007 22:28:53 +000028Kamis 4, 2007

Selamat Atas Deklarasi Pilar Nias Barat! 

Pada Hari Sabtu Tanggal 26 Mei 2007,  Di Landmark Tower A Lantai 22 Jalan Sudirman No. 1 Jakarta Pusat, akan di deklarasikan Pilar Nias Barat. Acara deklarasi ini, sempat heboh sekali, karena bertepatan dengan situasi Nias Barat yang sedang hangat diperjuangkan untuk menjadi Kabupaten Baru di Pulau Nias tersebut.

Ada apa dengan Pilar Nias Barat ?

Pilar Nias Barat lahir sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat Nias Barat untuk  menyatukan hati dan merapatkan  barisan untuk membangun dan memberdayakan semua komponen masyarakat, potensi serta sumber daya yang ada di Nias Barat. Sepintas semangat ini semakin membara karena situasi perjuangan atas PEMEKARAN NIAS BARAT MENJADI KABUPATEN dinilai tidak jelas hasilnya dan tidak transparan apa yang sudah dicapai selama ini. Lahirlah Pilar Nias Barat, yang diwakili oleh delapan kecamatan dan satu wilayah Kepulauan Hinako.

Apa yang diperjuangkan oleh PILAR NIAS BARAT?

  1. Meningkatkan & memberdayakan Perekonomian masyarakat Nias, khususnya masyarakat Nias Barat.
  2. Menghimpun & memberdayakan SDM masyarakat Nias Barat, untuk bersatu hati membangun Nias Barat.
  3. Mengawal BPP KANISBAR dalam rangka melanjutkan perjuangan pemekaran  kabupaten Nias Barat.

Apa Platforms Perjuangan Organisasi Pilar Nias Barat?

  1. Platforms Tingkat Nasional
    a. Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu berdasar Pancasila dan UUD - NKRI.

    b. Memperjuangkan penegakkan hukum yang adil dan
    tertib serta martabat dan hak-hak asasi manusia.

  2. Platforms Tingkat Daerah Nias

    a. Memperjuangkan penegakkan hukum nasional dan PERDA yang adil dan tertib serta martabat dan hak-hak asasi manusia di Nias.
    b. Membantu PEMDA Kabupaten Nias mensosialisasikan kebijakan-kebijakan PEMDA kepada warga di Nias Barat.
    c. Membantu PEMDA dan aparat hukum lainnya untuk pemberantasan korupsi dan KKN dalam berbagai bentuk.

  3. Platforms Terkait Nias Barat
    a. Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa
    yang pasti dalam hidup di dunia ini hanyalah
    “perubahan”.
    b. Membantu masyarakat membangun hubungan ekonomi berdasar “kebersamaan” (mutuality) dan “asas kekeluargaan” (brotherhood atau ukhuwah, bukan kinship, atau kekerabatan) yang partisipatif dan emansipatif. Keadilan yang genuine hanya bisa terwujud di dalam suasana kekeluargaan (brotherhood atau ukhuwah) itu.
    c. Membantu masyarakat untuk melaksanakan pelaksanaan pembangunan yang berdasarkan inisiatif lokal. Melalui program “Gerakan Satu Desa Satu Komoditas”.
    d. Membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan waktu, terutama yang tekait dengan pembicaraan “huku hada”.
    e. Menggali nilai-nilai positif dari budaya Nias yang menunjang pembangunan.

Jadi, PILAR NIAS BARAT memiliki tujuan yang luhur demi perjuangan Nias Barat, sekalipun mendapat tantangan dan halangan dari oknum tertentu namun PILAR NIAS BARAT tidak terbendung karena kesehatian dan solidaritas yang tinggi untuk tetap bersatu.

Selamat!

Team Redaksi 

 

Ditulis dalam Opini | 23 Komentar »

Puisi Yaredi Waruwu

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpWed, 23 May 2007 23:46:23 +000046Rabu 4, 2007

Yaredi Waruwu, SWITZERLAND

NIAS BARATKU…!

Bercita- citalah…….,

Banyak mimpi……..,

Banyak …ingin……….,

Setinggi bintang di langit.

Meskipun mimpi dan ingin tidak tercapai

Namun cita, mimpi dan ingin tetap setinggi bintang di langit.

Nias Baratku, berubah dengan cepatnya………,

Keinginan jiwa menerjang segala yang ada,

Ntah itu halal ataukah haram……..

Ntah itu menyenangkan atau menyakitkan tapi itulah keinginan jiwa,

Sekarang bagaimana menyikapinya…………..

Nias Baratku, berubah dengan cepatnya……..

Dengan berbagai macam dalih, seni juga budaya,

Tinggalkan norma yang katanya tidak sesuai dengan Nias Barat yang berubah dengan cepatnya……

Marilah bersatu dan bergandeng tangan,

Nias Barat sudah memanggil.

Marilah bersatu dalam satu tujuan,

Kami bersedia untuk mati.

Nias Barat sudah memanggil

Untuk bersatu dan mencintai satu sama lain.

Kesatuan dan kecintaan tunjukkan kepada sesama

Marilah bersumpah untuk bebaskan Nias Barat,

Bersatu di bawah Tuhan.

Siapa yang mengalahkan kita……….?

Nias Baratku bercita- citalah……….,

Untuk menjadi contoh dan teladan terbaik,

Diantara kabupaten se Indonesia di muka bumi ini…….,

Namun tidak hanya bercita……

Capailah dengan segala kekuatan jiwa dengan niat tulus dan jujur.

Nias Baratku ……….,

Bermimpilah………,

Karena mimpi awal segalanya.

Seseorang yang mempunyai mimpi menjadi manusia,

Yang bermanfaat bagi makhluk lainnya.

Dan setiap saat ia katakan pada dirinya akan mimpinya,

Karena baginya, mimpi itu harus di bangkitkan…….,

Dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat….biar kecil namun berarti.

Nias Baratku……….,

Ingin kedamaian dan keadilan.

Anak cucu kita, butuh warisan yang penuh dengan kedamaian dan keadilan.

Akankah kita bersatu……….?

Satu langkah……..bergandeng tangan,

Untuk mewujudkan ” NIAS BARAT”

Menjadi teladan dan contoh kabupaten kelak…….,

Saudara- saudariku……….,

Satukan cita dan mimpi kita,

Setinggi bintang di langit.

Satu niat kita untuk bersatu

Menjadikan Nias Barat ini menjadi aman, damai, jujur dan adil………,

Hingga sejahtera tercapai.

Saudara- saudariku……..,

Tiada kata besok………..,

Semua harus di mulai dari sekarang ……….,

Untuk menuai hasil esok hari.

Nias Baratku……………..,

Bercita- citalah…………..,

Banyak ingin……………..,

SEMOGA SUKSES DAN BERSATU”

WARUWU, YAREDI.2007.NIAS BARATKU. SWITZERLAND.

Ditulis dalam Artikel | 5 Komentar »

Konsolidasi Internal

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpTue, 22 May 2007 00:35:30 +000035Selasa 4, 2007

 Artikel

KATA BIJAK UNTUK DIRI SENDIRI 

Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo

“MAAF, MUNGKIN AKU SALAH!”

Konsolidasi Internal maksudnya adalah koreksi atas diri kita sendiri atau juga disebut sebagai “Self Corection”. Tujuannya adalah agar kita bisa melihat diri kita yang sesungguhnya. Apakah kita sudah cukup baik atau tidak, mungkin saja kita baru menyadari siapa kita yang sesungguhnya, setelah ada respon dari orang lain yang mengatakan bahwa kita sangat baik, baik, atau kurang baik.  

Maaf, Mungkin Aku Salah!, ungkapan ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang rendah hati dan memiliki kemampuan untuk mendiagnosa dirinya sendiri. Orang seperti ini cepat sadar diri, dari semua apa yang dilakukannya.

Saya bertanya, apakah saudara sudah cukup rendah hati untuk melakukan pemerikasaan dini atas diri saudara?  Sangat sulit, sebab “perbuatan ini sangat berbahaya dilakukan oleh orang yang memiliki confident yang tinggi. Orang yang sangat percaya diri, yang selalu merasa dirinya hebat:  saya lebih tahu, saya paling okey …. dan seterusnya.

Sebaiknya Kita Perlu Konsolidasi Internal!

Kami bermaksud supaya kita cepat-cepat melakukan koreksi baik secara kolektif terhadap kelompok masyarakat dimana kita berada, maupun terhadap diri kita. Termasuk koreksi dan analisa terhadap ‘FAHAM’ yang kita anut atau yang kita yakini, mungkin saja kita salah mengimplementasikannya atau kita sudah kebablasan.

Jika kita bersedia melakukan konsolidasi internal, maka ada tiga langkah yang harus kita tempuh:

  1. Langkah Pertama, Kita harus mengakui bahwa sumber kebenaran di atas kebenaran adalah Tuhan, oleh karena itu kita ini ternyata tidak seratus persen benar. Sekalipun kita mengaku sudah benar atau “Hamba Kebenaran”, ingat bahwa masih ada kebenaran di atas kebenaran. Saya pernah menulis bahwa kita adalah “Hamba Kebenaran”, tujuannya adalah supaya kita termotivasi melakukan hal yang benar. Supaya kita sadar siapa kita ini di tengah-tengah 3 milyar manusia di bumi ini. Jika ada satu yang benar semoga mempertahankannya sekalipun tidak sempurna, karena itulah  namanya disebut “hamba”.

  2. Langkah Kedua, Kita harus mengakui eksistensi orang lain atau kelompok lain di sekitar kita. Alasannya bahwa orang lain juga, ternyata mengklaim dirinya benar. Jadi, sama-sama benar, tetapi cara dan jalur yang ditempuh adalah berbeda. Jika kita sanggup mengakui orang lain maka kitapun diterima dengan baik dan sebaliknya. Belajarlah menerima orang lain apa adanya, karena tidak mungkin orang lain kita atur sesuai dengan keinginan hati kita.

  3. Langkah Ketiga, Kita harus mengakui bahwa kita terbatas dari semua aspek kehidupan, sebab tidak ada manusia yang sempurna “No body perfect”. Sehingga kita dapat merendahkan diri dan mau belajar terus menerus sehingga kita bisa sejajar dengan pengetahuan orang lain. Kita mampu memahami orang lain, bahwa apa yang dikatakannya dapat kita tangkap maksudnya. Selain itu, kita harus mengakui bahwa kita masih perlu berjuang untuk ekonomi kita dan meningkatkan taraf hidup keluarga kita masing-masing.

Dengan demikian maka kita bisa intropeksi jauh ke dalam diri kita sendiri dan tidak berbuat seenaknya kepada orang lain. Sebab kita harus akui bahwa pengetahuan kita ternyata masih sangat terbatas dari semua aspek kehidupan di dunia ini, masih banyak hal yang belum kita ketahui.

Jika semua komponen dalam masyarakat kita, mau konsolidasi internal maka perdamaian dan kesejahteraan akan kita raih bersama.

Sekalai lagi

“Maaf, Mungkin aku salah!”

Apakah saudara bisa memulainya sekarang ?

Semoga!

Ditulis dalam Artikel | 13 Komentar »

5 Milyar Rupiah Dana Untuk KANISBAR

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpSun, 20 May 2007 12:43:08 +000043Minggu 4, 2007

Bupati Nias berjanji menyiapkan Dana sebesar

Rp. 5 Milyar Untuk  Pemekaran Nias Barat

Pada hari minggu tanggal 13 Mei 2007, di pertemuan Mayarakat Nias Barat di Jakarta yang di selenggarakan di aula Sekolah Tinggi Theologia (STT) Jakarta. Ama Klara Daeli (Drs. Marthin Luther Daeli, MSi) menyampaikan bahwa BUPATI BINAHATI BAEHA telah berjanji untuk menyiapkan dana pemekaran Nias Barat Rp. 5 Milyar. Peserta Rapat sempat kaget dan mepertanyakan kebenarannya, karena informasi ini baru disampaikan kepada masyarakat. Jika kabupaten Nias Utara dan Kota Gunungsitoli diikutsertakan maka akan bisa menghabiskan dana 15 milyar, dari mana kita dapat uang sebanyak itu? Drs. Marthin Luther Daeli, MSi menjelaskannya: itu bukan biaya pemekaran tapi modal awal dari Kabupaten Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli untuk menjalankan pemerintahannya nanti kalau sudah sah dimekarkan. Uang yang 5 milyar ini merupakan komitmen Pak Bupati yang akan diambil dari APBD Nias sebagai Kabupaten Induk yang akan diberikan kepada 3 daerah pemekaran ini nantinya.

“Jika inforamsi ini benar, maka masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Tingkat II Nias, berkomitmen membangun Nias Barat. Namun informasi ini perlu ditelusuri kebenarannya, termasuk anggarannnya, apakah sudah disetuji oleh DPRD tingkat II Nias atau belum? Dan untuk apa saja dana itu?” kata Bapak Ama Valen Zebua (Sinufa Zebua, SH) dalam pertemuan tersebut.

Beberapa orang yang kami hubungi di Gunungsitoli, menyatakan belum tahu mengenai anggaran tersebut. Oleh karena itu, masyarakat meminta kepastian janji Bupati Nias tersebut apakah sudah dianggarkan dalam APBD atau belum. Jika, belum, maka informasi ini merupakan “isapan jempol saja” untuk menenangkan masyarakat yang mulai gerah terhadap konsipirasi yang ingin menggagalkan Kabupaten Nias Barat.

Harapan masyarakat agar para pengurus BPP KANISBAR tidak begitu saja percaya terhadap informasi yang mengambang tersebut. Bapak Ir. Abisaloni Gulo, MM menyarankan “Kita jangan terbius oleh informasi itu, kita ini bukan anak kecil yang diberi iming-iming 5 milyard dan kita disuruh diam, jika kita berteriak entar kita dituduh menggagalkan Nias Barat,  masih banyak pekerjaan lain”.

Sebaiknya kebenaran informasi tersebut dapat disampaikan pada Deklarasi PILAR NIAS BARAT tanggal 26 Mei 2007 Sabtu depan, dimana masyarkat Nias Barat di Jakarta bertemu dan berkumpul. Apakah Panitia mengundang  sdr . Binahati Baeha selaku Bupati Nias. Semoga !

Redaksi (Phone 021 68861905)

Ditulis dalam Artikel | 7 Komentar »

SINERGIKAN SELURUH KOMPONEN NIAS BARAT

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 18 May 2007 14:44:02 +000044Jumat 4, 2007

OPINI

KERAHKAN SEGALA KEKUATAN UNTUK MENCAPAI

NIAS BARAT YANG MANDIRI

Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo

Setelah melewati Proses Pembelajaran yaitu Gesekan Yang Menuju Kepada Penyempurnaan,

Maka Nias Barat Menjadi Kokoh Kerena Bersatu untuk Maju.

Bagaimana Caranya ?

  1. PD SALOM (SIROMBU, MANDREHE, LOLOFITU MOI) Apa yang dilakukan ? Berdoa dan Bersukutu, menyatukan hati semua komponen masyarakat Nias Barat dalam Persekutuan Doa. Pertemuan sekali sebulan BERDOA SYAFAAT agar diberkati oleh Tuhan baik yang berada di Nias atau di seluruh Tanah Air atau di manasaja di seluruh Dunia. Dukungan PD SYALOM yang lebih konkrit adalah dalam bentuk dorongan moril dan juga hal-hal yang strategis. Apa itu hal-hal yang strategis, adalah melobi ketingkat yang lebih tinggi, mengarahkan dan juga sekaligus menasihati dan mencairkan suasana apabila ada gesekan-gesekan dalam keluarga besar Nias Barat. Membina BPP KANISBAR dan PILAR NIAS BARAT agar bisa memberikan hasil yang maksimal. Tetapi pekerjaan teknis dilapangan, percayakan kepada BPP Kanisbar dan Pilar NIAS BARAT.
  2. PANITIA BPP KANISBAR Gunung Sitoli, Medan dan Jakarta kerjakan urusan administrasi untuk melengkapi data Teknis Kabupaten Nias Barat. Jangan masuk dalam wilayah Politik Praktis sebab DPP KANISBAR harus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Nias, Propinsi Sumatera Utara dan Pusat di Jakarta. Termasuk kepada DPRD NIAS, DPRD Tingkat I SUMUT dan
    DPR RI. Panitia BPP KANISBAR bersifat temporary yang akhirnya akan dibubarkan setelah mengantar Nias Barat menjadi Kabupaten.
  3. PILAR NIAS BARAT, bersifat PERMANEN yang mengawal proses Pembentukan ias Barat baik yang bersifat politik praktis mulai dari perjuangan (a) Pra Kabupaten (b) Paska Kabupaten. Pekerjaan Utamanya adalah hal-hal yang bersifat teknis dan politis dilapangan untuk mendukung pekerjaan Panitia BPP KANISBAR . Agar bisa tercapai cita-cita bersama ini, diharapkan kerja sama dan dukungan masing-masing elemen, baik institusi maupun perorangan atau individu. Jadi sudah jelas bahwa pekerjaan BPP KANISBAR tidak berbenturan dengan PILAR NIAS BARAT karena BPP KANISBAR sifatnya membantu untuk Menyelesasikan Administrasi Kabupaten Nias Barat (termasuk Pemutahiran Data).

Argumentasi:

  • Panitia BPP KANISBAR tidak bisa masuk dalam politik praktis, karena tugasnya membantu Pemerintah untuk mengurus Administrasi Persiapan Pemekaran. BPP KANISBAR harus berteman dengan orang-orang dalam Pemerintahan.

  • Tidak mungkin Panitia BPP KANISBAR memprotes atau mengawasi pihak lain dalam system pemerintahan, bagaimana mengawasi gerak-gerik orang yang bermain dibelakang layar yang menggagalkan Nias Barat.

  • PILAR NIAS BARAT sebagai LSM mengambil bagian ini yaitu sebagai Control Social dan sebagai Ormas yang melakukan aktifitas Politik Praktis untuk mencapai Nias Barat yang mandiri dan Tangguh.

  • PILAR NIAS BARAT tidak mengganggu eksistensi BPP KANISBAR, PD SYALOM dan juga sebaliknya. Semua Komponen ini bersinergi dan tidak berbenturan, karena arahnya sudah jelas.

  • PILAR NIAS BARAT tidak saja hanya terbatas terhadap upaya Pemekaran Nias Barat, tetapi lebih luas dalam hal melakukan kontrol sosial terhadap pembangunan di wilayah Nias Barat. Memberdayakan Sumber Daya Manusia, Potensi Daerah dan Mencari Donatur untuk menjadi Investor di wilayah Nias Barat. Pilar Nias Barat adalah jawaban bagi masyarakat Nias Barat yang ingin mengambil bagian sekecil apapun untuk membangun kampung halamannya, jangan dihalangi. Biarkanlah Pilar Nias Barat berjuang berama-sama dengan semua komponen masyarakat Nias dimana pun berada. Jika diperlukan “PILAR NIAS BARAT” akan melakukan pengawasan serta gebrakan terhadap upaya-upaya oknum tertentu untuk menggagalkan Nias Barat.

 

Demikianlah analisa kami terhadap komposisi elemen NIAS BARAT di atas, sehingga dapat menjawab semua kekwatiran kita selama ini. Percayalah kepada Tuhan, maka DIA mendatangkan Damai Sejahtera bagi kita. Sejauh ini tidak ditemukan sinyal konflik apapun, masyarakat Nias Barat tidak akan benturan satu sama lain. Mari Menjujung tinggi etika bermain dalam kancah politik ini dan kita bergandeng tangan. Ketiga kelompok organisasi masyarakat Nias Barat ini menjadi tangguh dan bersinergi. Selamat

SARAN

MARI DENGAN SADAR MENGHENTIKAN SEMUA KECURIGAAN DIANTARA KITA

BANGKITLAH!

Ditulis dalam Artikel | 18 Komentar »

Berita Nias Post

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpFri, 18 May 2007 12:07:38 +000007Jumat 4, 2007

Liputan Pemekaran Nias Barat


Jakarta (NiasPost.Com)

Bertepatan dengan hari minggu tanggal 13 Mei 2007, masyarakat Nias khususnya dari Nias Barat mengadakan pertemuan yang diselenggarakan di aula Sekolah Tinggi Theologia (STT) Jakarta. Acara yang mestinya dimulai pukul 15.00 WIB baru dimulai jam 16.00 WIB.Forum diskusi ini dipimpin oleh Ama Klara Daeli (Drs. Marthin Luther Daeli, MSi) yang dipandu oleh moderator. Drs. Marthin Luther Daeli, MSi dalam sambutannya menyampaikan perkembangan terakhir panitia/tim pemekaran Nias Barat. Serta memberitahu ke peserta forum bahwa sesuai dengan arahan Pak Bupati Nias, maka Bupati meminta agar ketiga calon Kabupaten dan kotamadya yaitu Nias Barat, Nias Utara dan kota Gunung Sitoli agar perlu bersatu dan membentuk tim fasilitasi. Tugas tim fasilitasi ini adalah untuk menghadapi DPR dan Departemen Dalam Negeri.Selanjutnya moderator mempersilahkan peserta forum untuk bertanya dan memberikan tanggapan. Dalam sesi tanya jawab ini, peserta forum sangat antusias bertanya, apresiasi dan kritikan tajam yang ditujukan kepada panitia datang silih berganti. Salah satu Peserta forum mempertanyakan kenapa mesti ada tim fasilitasi, “ini adalah konspirasi, dalam sejarah pemekaran di
Indonesia mana ada 3 daerah (dari satu kabupaten induk, red) dimekarkan sekaligus”. Drs. Marthin Luther Daeli, MSi menjawabnya, ini bukan konspirasi, kita perlu bersatu .
Peserta forum juga mempertanyakan besarnya dana yang dihabiskan untuk pemekaran Nias Barat ini, masa sampai 5 Milyar? Berarti ketiga daerah: Nias Barat, Nias Utara dan kota Gunung Sitoli akan menghabiskan 15 milyar, dari mana kita dapat uang sebanyak itu. Drs. Marthin Luther Daeli, MSi menjelaskannya: itu bukan biaya pemekaran tapi modal awal dari Kabupaten Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli untuk menjalankan pemerintahannya nanti kalau sudah sah dimekarkan. Uang yang 5 milyar ini merupakan komitmen Pak Bupati yang akan diambil dari APBD Nias sebagai Kabupaten Induk yang akan diberikan kepada 3 daerah pemekaran ini nantinya.Setelah memasuki pukul 18.30 malam, peserta forum dipersilahkan istrahat sambil menikmati makan malam yang disediakan panitia selama setengah jam. Sesudah makan peserta forum diajak memasuki aula untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban panitia yang mengumpulkan dana kemanusiaan untuk orang Nias yang terkena bencana 2 tahun lalu.Dalam laporannya pertanggungjawabannya, panitia juga mendapat kritikaan keras dari peserta forum. Kenapa pembagian/pendistribusian sangat terlambat? 1 triliun saja kalau sekarang dibawa ke Nias tidak ada gunanya, tetapi Rp. 1.000 saja waktu gempa 2 tahun lalu sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Nias sana, kata Meiatasi Dolay.Secara umum laporan pertanggungjawaaban panitia diterima peserta forum, panitia juga meminta maaf atas keterlambatan dan kesalahan yang mungkin mereka perbuat. Kami siap diaudit bila forum menghenfakinya kata panitia. Dalam perkembangannya, laporan pertanggungjawaban keuangan dana kemanusiaan Nias ini akan diaudit oleh Bapak Eben Hia dan kawan-kawan, auditor dipersilahkan bekerja paling lambat 2 bulan dan setelah itu diminta untuk memberikan laporannya.Pada tanggal 2 Juni 2007 ini juga akan diadakan malam pesona budaya Nias. Karena sudah larut malam, forum ditutup dengan diakhiri doa oleh Ir Mustika Ranto Gulö (Ama Maya).

Acara berakhir pukul 21:49 WIB. (NiasPost.Com)


Ref:http://www.niaspost.com

Ditulis dalam Berita Nias | 1 Komentar »

Pintar, tetapi Tertutup

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpFri, 18 May 2007 00:34:44 +000034Jumat 4, 2007

 Pintar, tetapi Tertutup

Rhenald Kasali Dalam buku Genom, yang ditulis Matt Ridley, ada nama Joe-Hin Tjio. Disebutkan, Joe, orang Indonesia, telah berperan penting dalam upaya manusia mengurai sandi-sandi yang tersimpan dalam DNA. Upaya yang dilakukan tahun 1955 itu telah menjembatani karya spektakuler Francis Crick dan James Watson (penemu teori DNA dalam genetika biologi) dengan turunannya, yaitu genetika perilaku. Bersama Albert Levan, Joe-Hin Tjio berhasil mengurai bahwa genetika manusia terdiri atas 23 pasang sel kromosom, bukan 24, seperti dimiliki spesies kera. Proses evolusi menggabungkan dua pasang kromosom kera pada kromosom dua sehingga terwujud sosok manusia. Demikian dijelaskan pakar teori evolusi yang menyaksikan perbedaan pada kromosom dua itu, yang tampak pada pola pita-pita hitam. Berkat temuan itu, kini para ahli berhasil membaca karakter-karakter apa yang disimpan pada setiap pasang dari 23 sel kromosom manusia, mulai dari kecerdasan, konflik, stres, kepribadian, seks, sampai kemampuan merakit diri. Bibit-bibit pintar Joe-Hin Tjio adalah fakta pintarnya orang-orang asal Indonesia. Fakta-fakta lain, diurai Prof Yohanes Surya, yang berhasil mengibarkan bendera Indonesia di antara pelajar asing yang bertarung dalam Olimpiade fisika. Yohanes Surya telah membawa putra- putri asal Irian Jaya, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, sampai Pulau Jawa, yang ternyata tidak kalah pintar dengan pelajar asing. Padahal, kalau kita jujur, berapa besar investasi yang ditanamkan di bidang pendidikan dibandingkan dengan investasi serupa di negara-negara blok Timur. Dalam bidang bisnis, putra-putri Indonesia juga tidak kalah pintar. Pada akhir abad ke-20, dua kakak-beradik, Sehat dan Pantas Sutarya, terpilih sebagai orang terkaya di bawah usia 40 tahun di Amerika Serikat. Dua alumnus SMA Kanisius, Jakarta, itu diketahui merantau ke AS sekitar tahun 1980-an dan bersekolah di kampus bergengsi di sana, lalu melakukan penemuan spektakuler di bidang teknologi informasi dan berhasil mengapitalisasinya melalui pasar modal. Di mana-mana di Indonesia, orang menginginkan anak-anaknya menjadi juara kelas. Perbincangan di kalangan orangtua yang menjemput anak-anaknya di berbagai sekolah (khususnya sekolah dasar) juga tidak lebih dari soal prestasi belajar. Melalui pertanyaan, apa yang membuat para ibu/bapak bangga terhadap anak- anaknya, selalu dijawab: juara kelas. Keinginan itu dijawab sejumlah pedagang. Mereka menawarkan kursus-kursus berhitung, buku, bahkan aneka seminar yang menjanjikan anak-anak bisa diubah seketika menjadi super-rajin dan superpintar. Bahkan, ada yang menjanjikan dua hal sekaligus: pintar dan cepat kaya. Terbuka dan kreatif Kepintaran seseorang dalam dunia akademis bukan penentu tunggal dalam kesuksesan hidup. Bahkan, bukan itu pula tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan adalah untuk memperbaiki cara berpikir seseorang, sekaligus membebaskan manusia dari berbagai belenggu mitos yang mengikatnya. Prosesnya pun panjang, antara 12-18 tahun. Dalam rentang waktu panjang itu sulit ditemui orang yang begitu persisten, pandai secara akademis. Sejarah menemukan ada orang-orang yang memiliki pola bekerja dan belajar seperti mesin diesel, yang panasnya memerlukan waktu. Lebih mengagetkan lagi, mereka yang pintar secara akademis belum tentu pintar di dunia bekerja. Dalam hukum genetika perilaku, unsur-unsur pembentuk kepribadian manusia tersimpan dalam bentuk sandi-sandi. Salah satu unsur penting dalam sandi itu adalah huruf O yang mengandung makna keterbukaan (Open mind atau Openness to experience). Dengan demikian, kita mengenal dua jenis manusia pintar. Pertama, orang-orang pintar yang dikenal sebagai wirausaha sukses yang berhasil membangun berbagai perusahaan besar dan penerima hadiah nobel diketahui memiliki unsur O amat tinggi. Mereka memiliki banyak minat, terbuka terhadap hal-hal baru, kritis, imajinatif, cenderung fleksibel, dan menyukai originalitas. Kedua, kepintaran mereka berbeda dengan orang-orang yang suka menghabiskan waktu sia-sia sejak di SD yang hanya mengejar nilai tinggi di sekolah. Mereka ini memang pintar, tetapi unsur O mereka bisa jadi amat rendah. Banyak ditemui orang-orang, yang meski berpendidikan tinggi, cenderung reaktif, defensif, bahkan dogmatik. Meski tidak semua orang pintar bersikap demikian, orang-orang yang tertutup punya kecenderungan seperti ini. Akibatnya, mereka amat resisten dengan hal-hal berbau pembaruan. Bahkan, mereka ingin cepat menyerang, bukan memikirkan atau memeriksa segala hal yang bertentangan dengan pendapatnya atau ilmu yang dianutnya. Mereka tidak welcome terhadap fakta-fakta baru, bahkan cenderung menyangkalnya. Orang-orang seperti ini, meski track-record sekolahnya terbilang pandai dan kemampuan berteorinya tinggi, adalah orang-orang yang tertutup sehingga kurang adaptif. Jika sebuah institusi dipimpin atau banyak dipimpin oleh orang-orang pintar tipe kedua, dapat dibayangkan apa yang bakal terjadi dengan masa depan institusinya. Kinerjanya akan terus merosot, penerimaan publik dan respek terhadapnya berkurang, tetapi oknum-oknum pintar itu selalu menyangkalnya. Kenyataan ini berbeda dengan berbagai organisasi yang dipimpin orang-orang yang memiliki cara pandang yang terbuka (pintar tipe pertama). Orang-orang dengan sandi O yang tinggi ini terlihat demikian bergairah mengeksplorasi hal-hal baru dan cenderung kreatif. Mereka juga bukan pemarah yang mudah larut dimakan gosip, tetapi pemberani yang mewujudkan impian baru di masa depan. Kita perlu memikirkan kembali makna pembelajaran, yaitu apakah untuk membebaskan diri dari berbagai belenggu dengan cara lebih terbuka, atau hanya untuk memintarkan secara akademis. Tentu jauh lebih baik membebaskan mereka dari ketertutupan daripada membesarkan orang- orang pintar, tetapi otaknya tertutup. Seperti kata Albert Einstein, “Ukuran kecerdasan manusia sebenarnya terletak pada kemampuannya untuk berubah.” Itulah makna kecerdasan, yang terkait erat dengan keterbukaan dalam berpikir.

Rhenald Kasali Ketua Program Magister Manajemen Universitas Indonesia

Ditulis dalam Artikel | 13 Komentar »

Jangan Mewariskan Perpecahan

Ditulis oleh niasbarat di/pada AMpThu, 17 May 2007 03:06:33 +000006Kamis 4, 2007

SEHARUSNYA KITA ADALAH SATU

Ada 5 (lima) alasan mengapa Nias Barat harus bersatu:

Ir. Mustika Ranto Gulo

1. Secara Religius Nias Barat yang terdiri dari 8 Kecamatan dan 1 Hinako memiliki kepercayaan “iman” yang mayoritas sama sekalipun berbeda-beda organisasi keagamaan yang dipilih sebagai induk organisasi sekterian, misalnya ONKP, BNKP, GPDI, KATOLIK, dan lain sebagainya.

2. Secara Emosional  Nias Barat yang disebut sebagai IRAONO GAECHULA, artinya PUTRA MATAHARI TERBENAM. Memiliki ikatan emosional yang sangat dalam diantara masyarakatnya. Tidak ada sebutan ini ditempat lain kecuali sebutan NIHA RAYA, NIHA YOU, NIHA HILI dan sebagainya. Iraono Gaechula memiliki POWER yang besar yang dibangun oleh IRAONO artinya PEMUDA, Generasi Muda, Angkatan Muda dan sebagainya.

3. Secara Social Culture Nias Barat yang memiliki hubungan kekerabatan yang dibangun oleh nenek moyang kita sejak dulu. Contoh, Sitolu Banua Lahomi berbesan dengan Lawelu atau Simaeasi. Ono Limbu mengambil putri Hiliwa’ele Bukit Tinggi. Hiliwase dengan Sisarahili Moro’o dan seterusnya. Jadi, di Nias Barat itu tidak ada siapa-siapa, semua bersaudara dengan tali kekerabatan yang sangat dalam. Hali ini sudah berlangsung secara turun temurun dan memang bertujuan supaya kita tetap bersatu.

4. Secara Political Act Nias Barat yang sering mengalami perlakuan tidak adil oleh kelompok lain di daerah Nias pada umumnya. Kita harus akui bahwa Nias Barat mendapat perlakuan nomor dua dalm kancah politik yang disebabkan oleh “kekurang Sadaran berpolitik”, “Kekurang Mampuan memahami politik” mudah dibeli dan menjilat kepada penguasa. Pembelajaran politik yang belum matang, selalu saja ada yang menghianati dan menghalangi saudaranya maju. Sehingga semangat untuk merdeka atau menjadi kabupaten baru di Propinsi Sumatera Utara sangat besar, seakan-akan semangat juangnya setara dengan perjuangan untuk merdeka.

5. Secara Bahasa “etnis - language” Nias Barat yang sangat berbeda dengan bagian Nias lainnya, seperti “SOMBUYU LI” dimana vocal dan intonasi serta iramanya sangat KHAS. Sehingga orang yang mendengarnya langsung memahami dengan mudah bahwa kita dari Nias Barat.

Lalu, apa masalah kita? Masalah kita ada 5 kebiasaan (5 Habit) bersifat klasik, dimana hal ini mungkin saja terjadi disetiap orang, a.l.:

1. Egocentris, dimana orang ini belum matang dari semua aspek kehidupan, tetapi ingin menampilkan namanya, ingin cepat kaya dan ingin punya nama, sulit untuk mengakui orang lain, selalu ingin lebih dari siapapun. hal ini terjadi kepada anak2 Nias yang merantau, ingin menunjukkan kepada orang-orang dikampungnya bahwa dirinya sudah sukses, sudah makmur dan sebagainya. Jadi, jika ada orang lain yang tampil “lebih”, orang itu adalah musuh yang harus dibasmi. Tidak akan memberi waktu dan kesempatan kepada yang lain. Susah bersatu!

2. Dikotomi, dimana selalu menunjukkan perbedaan antara dirinya, nenek moyangnya dengan orang lain. Sehingga orang ini selalu saja tampil exclusif dimana pun dia berada. Bagaimana bisa bersatu?

3. Jealos, dimana orang ini tidak bisa melihat orang lain sukses, selalu iri dan sulit untuk setia. Selalu memposisikan dirinya sebagai korban, selalu mengataan aku sakit hati, lalu membalasnya dengan segala cara. Bagaimana bisa bersatu?

4. Hyperbolic, dimana orang ini selalu mengatakan “lebih” dari yang sesungguhnya, sehingga orang lain lebih rendah dan lebih lemah. Contoh dalam kata “lo uto” artinya tidak ada otak, dihyperbolic menjadi “Lo uto-uto”. Ada pengulangan kata disetiap objek, misalnya “mara-marase wo ndra’aga”. Jika bahasa ini dipakai dalam setiap proses perjuangan maka semua orang akan terbawa arus sehingga salah mengambil tindakan. Tidak bisa memimpin, bagaimana bisa bersatu ?

5. Integritas, sulit dipercaya, tidak jujur dan sangat diragukan dalam setiap kesepakatan, Bagaimana bisa bersatu?

Pesan:

“WARISKAN SESUATU YANG BAIK KEPADA ANAK CUCU KITA DI NIAS BARAT”

Dalam Tutur Kata, Kesantunan dan Kesopanan.

Ditulis dalam Opini | 21 Komentar »

Sisa Dana Sudah Aman

Ditulis oleh niasbarat di/pada PMpTue, 15 May 2007 22:36:09 +000036Selasa 4, 2007

Arifman Gulo, ST (AMA NISO GULO)

Arifman Gulo, ST 

Sekarang aman sudah, sisa dana yang ditahan oleh Panitia BPBGN selama ini, sesuai keputusan Rapat Pertanggung jawaban Panitia BPBGN di Gedung Aula STT Jalan Proklamasi Jakarta tgl 13.5.2007. Bahwa uang tersebut diserahkan kepada saudara Arifman Gulo, ST (Ama Niso Gulo) selaku Team auditor dari unsur Panitia BPP KANISBAR Jakarta. Selanjutnya uang tersebut disetorkan ke salah satu bank a.n saudara Arifman Gulo, ST dan untuk sementara tidak boleh digunakan dengan alasan apapun sebelum masyarakat Nias Barat dalam Rapat resmi menyatakan sikapnya terhadap hasil audit nantinya.

Uang tersebut telah disetorkan pada hari Selasa tgl 15 Mei 2007 dengan perincian sbb:

1

Diterima Uang Tunai Rupiah dari Panitia Rp.

37.159.200

2

Uang USD 600,- di tukarkan ke rupiah Rp.

5.250.000

3 Uang Yuan China 500 di tukarkan ke rupih Rp.

577.500

4

Sumabangan Bapak Ama Valen Zebua untuk Biaya Pemekaran Nias Barat Rp.

2.500.000

5

Sumbangan Bapak Arifman Gulo, ST Rp.

888.000