Gunungsitoli, Nias, 06-04-2007 WASPADA Online
Berbagai elemen masyarakat di Kab. Nias seperti Ormas, Parpol, LSM, mahasiswa dan tokoh masyarakat menyampaikan dukungan penuh atas usul yang telah disetujui DPRD dan Bupati Nias tentang pemekaran tiga daerah otonom baru yang telah diajukan ke DPR RI belum lama ini.
Menurut beberapa tokoh masyarakat Nias, usul pemekaran tiga daerah otonom baru yang telah diajukan ke
DPR RI masing-masing Kab. Nias Utara (Kanira), Kab. Nias Barat (Kanibar) dan Kota G. Sitoli merupakan harapan seluruh masyarakat Nias untuk dapat memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan tingkat kesejahteraan di daerah pemekaran. Direktur LPM Garansi, Y. Restu Gulo, SH yang juga tokoh masyarakat Nias Barat didampingi Ketua Ikatan Mahasiswa Mandrehe (IMAM), Kalvinus Gulo kepada Waspada, Jumat (6/3) di G. Sitoli mengatakan, pihaknya sangat mendukung terobosan bupati dan DPRD dalam memperjuangkan pemekaran tiga daerah otonom baru yang sudah lama menjadi impian masyarakat Nias.
“Kita sangat menghargai keputusan DPRD dan Bupati Nias untuk percepatan pemekaran Kab. Nias Utara, Kab. Nias Barat dan Kota G. Sitoli karena sudah lama menjadi impian masyarakat, sekaligus sebagai sarana mewujudkan Provinsi Nias ke depan,” ujar Gulo. Ketua IMAM, Kalvinus Gulo senada mengatakan ribuan mahasiswa dari calon Kab. Nias Barat siap mendukung bupati dan DPRD mewujudkan pemekaran daerah otonom baru, sembari menegaskan jangan ada oknum-oknum menghalangi pembentukan Kanibar karena akan berhadapan dengan IMAM.
Secara terpisah, Ir. Otorius Harefa, tokoh masyarakat Kab. Nias Utara mengakui terobosan yang dilakukan bupati dan DPRD memperjuangkan pemekaran daerah otonom baru merupakan hal luar biasa, kerena pada pengalaman di beberapa daerah lain sangat jarang kepala daerah dan DPRD memberi persetujuan, bahkan dengan nyata langsung memperjuangkannya sampai ke DPR RI.(cbj) (wns)